cover
Contact Name
Iskandar Arfan
Contact Email
jumantik@unmuhpnk.ac.id
Phone
+6285245100200
Journal Mail Official
jumantik@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak, Jalan Ahmad Yani No.111 Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
ISSN : 24072559     EISSN : 25034731     DOI : 10.29406/jjum
Core Subject :
JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan bergerak dari hasil penelitian preventif, promotof, kuratif dan rehabilitas atau bergerak dari hulu ke hilir. Sedangkan ruang lingkupnya antara lain; Epidemiologi, Biostatistik, Kesehatan Lingkungan, Pendidikan Kesehatan dan Perilaku, Administrasi Kesehatan Masyarakat, Gizi Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Kesehatan Reproduksi masyarakat dan Sistem Informasi Kesehatan. Jurnal Jumantik diharapkan menjadi sebuah kawah candra dimuka, solusi efektif dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakt. Selain itu untuk membantu pemerintah, swasta dan masyarakat. Bukan tanpa perjuangan yang panjang, kontribusi yang bersifat sukarela para peneliti baik senior maupun yunior. Jurnal Jumantik juga mengemban tanggung jawab berfungsi untuk mendorong mahasiswa, dosen dan peneliti agar dapat mengembangkan keilmuan secara mandiri dan berdaya guna dalam bidang kesehatan masyarakat.
Articles 240 Documents
Video Strategi Koping Adaptif Efektif Dalam Menurunkan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Aprilia, Rani; Yaiza, Siti Nur Yazmine; Awalia, Rizki; Suwarni, Linda
Jumantik Vol 10 No 2 (2023): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i2.5791

Abstract

Latar Belakang: Meningkatnya kejadian stres saat ini cukup tinggi, yaitu hampir lebih dari 350 juta penduduk dunia mengalami stres dan merupakan penyakit dengan peringkat ke-4 di dunia. Mahasiswa merupakan salah satu kelompok yang berisiko mengalami stress karena faktor pengerjaan tugas akhir atau skripsi, termasuk mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Pontianak. Strategi Koping merupakan salah satu metode yang dapat membantu mengatasi permasalahan dari stres. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan video strategi koping untuk menurunkan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi. Metode: Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-experiment dengan menggunakan one group pre test dan post test. Sampel dalam penelitian sejumlah 15 orang. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat (uji t berpasangan). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa tingkat akhir yang mengerjakan skripsi mengalami stres berat (53,3%) dan sedang (46,7%) sebelum diberikan intervensi dengan video strategi koping, dan terdapat penurunan persentase stres berat menjadi (13,3%) dan ringan (20%) setelah diberikan intervensi. Hasil uji t berpasangan menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan stress mahasiswa antara sebelum dan setelah diberikan intervensi melalui video strategi koping (p value < 0,05). Kesimpulan: Video strategi koping efektif dalam menurunkan stress pada mahasiswa tingkat akhir, sehingga dapat menjadi solusi alternatif dalam mengatasi stress pada mahasiswa.
Obesitas Dan Aktvitas Fisik Menjadi Faktor Risiko Hipertensi Pada Dewasa Muda Di Puskesmas Tuan-Tuan Kabupaten Ketapang Maulana, Taya Ningsih; Suwarni, Linda; Riyadi, Heru; Kusyandini, Andry; Nuur, Alfian; Apriyanti, Apriyanti; Apila, Theresia
Jumantik Vol 10 No 2 (2023): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i2.5792

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi menjadi masalah kesehatan di dunia, termasuk di Indonesia. Data Riset Kesehatan tahun 2018 menunjukkan kejadian hipertensi dari  hasil pengukuran pada penduduk umur >18 tahun mengalami peningkatan yang sebelumnya pada Riskesdas 2013 sebesar 25,8% bertambah menjadi 34,1%. Data Dinas Kesehatan Ketapang hipertensi tahun 2022 yaitu 19,910 jiwa dan kasus hipertensi tertinggi di Puskesmas Tuan- Tuan sebanyak 2.570 jiwa.  Obesitas dan aktivitas fisik merupakan faktor risiko kejadian hipertensi pada dewasa muda. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan obesitas dan aktivitas fisik dengan kejadian Hipertensi pada dewasa muda di wilayah Puskesmas Tuan-Tuan. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling dengan responden sebanyak 120 responden  Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95%). Hasil: Penelitian menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas (PR= 1,526) dan aktivitas fisik (PR= 2,047) dengan kejadian hipertensi (p value ≤ 0,05). Kesimpulan: Obesitas dan aktivitas fisik merupakan faktor risiko hipertensi. Diperlukan upaya promotif dan preventif pada usia dewasa muda untuk menjaga body mass index dan melakukan aktivitas fisik secara teratur.
Hubungan Kebiasaan Makan, Aktivitas Fisik, dan Sosial Ekonomi dengan Overweight pada Siswa SMP Negeri 1 Garung Pratiwi, Aziza Intan; Farida, Eko
Jumantik Vol 10 No 2 (2023): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i2.5826

Abstract

Overweight merupakan keadaan tubuh akibat ketidakseimbangan antara asupan dengan pengeluaran kalori, beberapa faktor risiko yang dapat berpengaruh pada kegemukan adalah seperti asupan gizi, sosial ekonomi, dan aktivitas fisik. Pada usia remaja, kecukupan gizi memerlukan perhatian khusus karena faktor gizi membantu proses perkembangan dan pertumbuhan fisiologis maupun kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan makan, aktivitas fisik, dan sosial ekonomi dengan kejadian overweight pada siswa SMPN 1 Garung. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan di SMPN 1 Garung. Populasi penelitian berjumlah 569 siswa dengan jumlah sampel terpilih 90 siswa, pengambilan sampel melalui teknik simple random sampling. Adapun perolehan data kebiasaan makan melalui formulir SQ-FFQ (Semiquantitative Food Frequency Questionnaire), data aktivitas fisik didapatkan dari kuesioner PAQ-A (Physical Activity Questionnaires for Adolescent), dan data sosial ekonomi diperoleh dari kuesioner. Analisis bivariat dengan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara asupan energi (p=0,000), asupan protein (p=0,000), dan asupan karbohidrat (0,015) dengan overweight. Penelitian juga menunjukan adanya hubungan antara aktivitas fisik (p=0,003) dengan kejadian overweight. Namun tidak terdapat hubungan antara asupan lemak (p=0,071), pendidikan ayah (p=1,000), pendidikan ibu (p=0,768), pekerjaan ayah (p=0,661), pekerjaan ibu (p=0,965), dan pendapatan keluarga (p=0,235) dengan kejadian overweight. Kesimpulan; Diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang bermakna.asupan energi, asupan protein, asupan karbohidrat, dan aktivitas fisik dengan kejadian overweight pada remaja.
Fаktor-fаktor yаng Berhubungаn dengаn Kejаdiаn Leptospirosis di Jаwа Tengаh: Tinjauan Literatur Rujiаti, Rujiati; Sukesi, Tri Wahyuni; Sulistyawati, Sulistyawati
Jumantik Vol 10 No 2 (2023): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i2.5828

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan risiko sedang penularan leptospirosis. Pada tahun 2021 tercatat kasus leptospirosis di Indonesia sebanyak 734 kasus yang tersebar di delapan wilayah masing-masing, terdapat 84 kasus kematian. lntelijen berbasis komputer dengan Case Casualty Rate (CFR) sebesar 11,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai variabel yang berhubungan dengan kejadian leptospirosis di Jawa Tengah. Metode penelitian ini adalah menggunkan tinjauan literature. Jurnal yang dipilih, menggunakan kata kunci berupa faktor risiko, leptospirosis dengan kriteria inklusi adalah memiliki teks lengkap yang tidak berbayar, menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, terbit tahun 2012-2022. Kriteria eksklusi terdiri dari duplikasi, artikel literature review, artikel berbayar, tidak menggunakan teks lengkap dan tidak sesuai dengan kata kunci yang digunakan. Terdapat 9 literatur yang memenuhi kriteria inklusi. Seluruh artikel penelitian yang didapat berasal dari studi yang dilakukan di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Kesimpulan dalam tinjauan literatur ini adalah terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi atau berhubungan dengan leptospirosis di Jawa Tengah dan sekitarnya diantaranya adalah faktor keberadaan tikus, penggunaan APD, adanya riwayat luka, kontak dengan genangan air, pekerjaan berisiko. Hasil tinjauan literatur ini dapat dijelaskan bahwa adanya keberadaan tikus, riwayat luka dan kontak dengan genangan air merupakan faktor yang paling banyak mempengaruhi kejadian leptospirosis di Jawa tengah dan sekitarnya.
Determinan Obesitas Pada Siswa SMP Islam Al-Azhar 17 Pontianak Dewi, Dwi Oktviantika; Marlenywati, Marlenywati; ruhama, Ufi; Budiastutik, Indah; Rizky, Ayu
Jumantik Vol 10 No 2 (2023): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i2.5886

Abstract

Obesitas atau kegemukan adalah kondisi tubuh yang tidak normal ditandai dengan meningkatnya lemak berlebih di dalam tubuh. Kasus obesitas meningkat setiap tahun khususnya remaja. Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa prevalensi obesitas sebesar 16,0% pada remaja usia 13-15 tahun. Penumpukan lemak tubuh yang berlebihan menyebabkan beberapa gangguan kesehatan seperti penyakit kronik degeneratif, obesitas juga berdampak pada akademik siswa sekolah seperti mudah mengantuk dan kurang konsentrasi saat belajar, kualitas hidup secara keseluruhan dan berkaitan dengan psikologi seperti sindiran berat badan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor determinan Obesitas pada Remaja Di SMP Islam Al-Azhar 17 Pontianak. Desain yang digunakan adalah cross-sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 145 orang. Sampel berjumlah 63 orang menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Penelitian menunjukan ada hubungan signifikan antara pola makan (p=0,001) nilai PR=11,692 (1,671-81,815), aktivitas fisik (p=0,003) nilai PR=9,500 (1,363-66,204), screen time (p=0,005) nilai PR=8,837 (1,270-61,474), dan body image (p=0,004) nilai PR=3,321 (1,471-7,496) dengan kejadian obesitas pada siswa SMP Al-Azhar 17 Pontianak.  Diharapkan sekolah dapat mendorong siswa untuk menerapkan perilaku hidup sehat dan sekolah memantau secara berkala status gizi siswa. Untuk siswa diharapkan lebih memperhatikan kesehatan sehingga terhindar dari kelebihan berat badan atau kegemukan.
Hubungan Emotional Eating Dengan Kejadian Obesitas Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UPN “Veteran” Jakarta Rachmawati, Elshinta; Sofianita, Nur Intania; Arini, Firlia Ayu; Maryusman, Taufik
Jumantik Vol 10 No 2 (2023): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i2.5892

Abstract

Epidemik obesitas menjadi salah satu tantangan terbesar kesehatan masyarakat global yang terus meningkat pesat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018, terdapat 21,8% remaja usia 18 tahun keatas mengalami obesitas. Obesitas terjadi disebabkan karena perubahan dan perkembangan jaman dan teknologi serta adanya pergeseran asupan makan tinggi kalori, gula, garam lemak dan kurangnya aktivitas fisik. Hal lainnya yang menjadi penyebab terjadinya obesitas adalah perilaku emotional eating. Emotional Eating merupakan salah satu perilaku makan (berlebihan) sebagai respons terhadap emosi negatif. Emotional Eating dapat berdampak pada kesehatan umum karena kelebihan asupan energi dan terganggunya kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan emotional eating dengan kejadian obesitas pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UPN “Veteran” Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan teknik  stratified random sampling dengan sampel sebanyak 108 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan emotional eating dengan kejadian obesitas pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UPN “Veteran” Jakarta (p value =0,004; OR 95% CI = 3,326). Disarankan untuk remaja dapat memperhatikan perilaku pola makan ketika sedang menghadapi perasaan stres atau emosi negatif, yaitu dengan memilih makanan yang sehat dan bergizi serta sesuai dengan kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan serta mengawasi dan memantau status gizi merupakan langkah yang penting untuk mencegah masalah kesehatan yang mungkin timbul di kemudian hari.
Hubungan Faktor Asupan Makan dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Atlet Renang di Indonesia Inas Shabrina, Wemona Obelia; Sofianita, Nur Intania; Bakhrul Ilmi, Ibnu Malkan; Marjan, Avliya Quratul
Jumantik Vol 10 No 2 (2023): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i2.5985

Abstract

Status gizi dan kesehatan serta pengaturan latihan adalah aspek penting bagi seorang atlet renang. Keduanya memiliki peran dalam menentukan performa dan prestasi atlet dalam perlombaan olahraga renang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan asupan makanan dan aktivitas fisik dengan status gizi atlet renang di Indonesia. Studi ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan cross-sectional, yang melibatkan 25 atlet renang sprinter nasional yang aktif berkompetisi selama 1 tahun terakhir. Analisis statistik yang digunakan uji Chi-Square. Data mengenai asupan makan dengan menggunakan wawancara food recall 2x24 jam, dan aktivitas fisik menggunakan kuesioner PAL (Physical Activity Level). Status gizi atlet diukur menggunakan parameter Indeks Massa Tubuh (IMT). Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan antara asupan energi (p-value = 0,039) asupan lemak (p-value = 0,026) asupan karbohidrat (p-value = 0,017) aktivitas fisik (p-value = 0,026) dengan status gizi. Tidak terdapat hubungan antara asupan protein dengan status gizi atlet (p-value= 0,096). Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat bermanfaat bagi organisasi yang membawahi atlet renang, pelatih, dan pengelola untuk dapat mengoptimalkan pengaturan latihan, memperhatikan konsumsi makanan untuk menunjang performa atlet renang nasional.
Pengaruh Umur dan Paritas terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Prambanan, Yogyakarta Astari, Siti -; Puspitawati, Theresia; Sahayati, Sri
Jumantik Vol 10 No 2 (2023): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i2.6079

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah gizi yang banyak dialami oleh ibu hamil, yang berpotensi menimbulkan abortus, persalinan prematuritas, hambatan tumbuh kembang janin dalam rahim, mudah terjadinya infeksi, pendarahan antepartum, dan lain sebagainya. Banyak faktor yang dapat menyebabkan anemia dalam kehamilan, diantaranya adalah umur dan paritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Prambanan Yogyakarta. Desain penelitian cross sectional dengan pengambilan sampel total sampling ibu hamil trimester 2 dan 3 yang memeriksakan diri di Puskesmas Prambanan Sleman pada Maret-Juni 2021. Jumlah sampel 169 ibu hamil dengan sampling jenuh. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif, chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian ditemukan kejadian anemia sebanyak 52 responden (30,8%). Umur ibu hamil, sebagian besar tidak berisiko, yaitu 133 responden (78,7%). Paritas ibu hamil, sebagian besar tidak berisiko, yaitu 163 responden (96,4%). Umur tidak berpengaruh terhadap kejadian anemia, dengan c2 sebesar 0,055 dan p sebesar 0,814 (p > 0,05). Paritas tidak berpengaruh terhadap kejadian anemia, dengan c2 sebesar 0,000 dan p sebesar 1,000 (p > 0,05). Umur dan paritas tidak berpengaruh terhadap kejadian anemia di Puskesmas Prambanan Yogyakarta. Peran kader kesehatan perlu ditingkatkan untuk memotivasi ibu hamil untuk mengikuti program kelas ibu, diharapkan akan terjadi perubahan perilaku terkait konsumsi tablet Fe baik pada ibu hamil dengan paritas dan umur berisiko maupun yang tidak berisiko.
Pola Hidup Gizi Seimbang, Dukungan Sosial Dan Lingkungan Fisik Terhadap Kejadian Obesitas Sentral Pada Pegawai Dinkes Kota Depok Apriningsih, Apriningsih; Arini, Firlia Ayu; Octaria, Yessi Crosita; Fithri, Nayla K
Jumantik Vol 10 No 2 (2023): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i2.6275

Abstract

Prevalensi obesitas di Indonesia meningkat pesat sejak tahun 1993 dan tingkat kenaikannya sebesar 1,5–2 kali lebih tinggi daripada yang terlihat secara global. Kementerian Kesehatan telah meluncurkan beberapa program untuk mencegah dan mengendalikan status gizi lebih dan obesitas melalui program Germas, Gizi seimbang, isi piringku, dan banyak lagi. Namun program tersebut perlu didukung dengan dukungan sosial organisasi dan lingkungan fisik yang mendukung pencapaian program tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi obesitas sentral pada pegawai kesehatan pemerintah kota (pemkot) Depok dan menganalisis faktor yang berhubungan untuk program pencegahan obesitas dan diperlukan untuk saran masukan pada kebijakan sistem di lingkungan pemkot Depok dan berkontribusi dalam program peningkatan status kesehatan dan gizi Masyarakat. Penelitian menggunakan rancangan analitik kuantitatif desain cross sectional. Populasi penelitian adalah pegawai dinas kesehatan Kota Depok, UPT Puskesmas Cinere dan Beji. Jumlah sampel 97 pegawai  diambil menggunakan teknik purposive sampling yang dilakukan pada bulan Juni – Agustus 2023. Analisis regresi logistic multivariat didapatkan faktor kebiasaan makan sehat (p-value: 0,00;POR 0,19 CI: 0,05—0,64) sebagai faktor dominan untuk mencegah obesitas central selain itu faktor dukungan sosial (p-value:0,00;POR0,16, CI:0,04—0,58),melakukan aktifitas fisik berat (p-value:0,00;POR 0,13 CI: 0,04—0,43), dan dukungan fasillitas fisik (p-value:0,01;POR 0,03 CI:0,00—0,46) menjadi faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas sentral pada pegawai pemkot Depok. Terdapat faktor konfounding dalam model pencegahan obesitas sentral yaitu jenis kelamin, kebiasaan konsumsi makanan berisiko terhadap kesehatan dan merokok.Kebiasaan makan sehat bergizi seimbang,aktifitas fisik berat, dukungan sosial dan dukungan fasilitas fisik menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan obesitas pada pegawai pemkot Depok.
Ancaman Merkuri (Hg) pada Pekerja Tambang Rakyat di Desa Bakan Kabupaten Bolaang Mangondow Sulawesi Utara Maddusa, Sri Seprianto; Asrifuddin, Afnal; Mantjoro, Eva M
Jumantik Vol 10 No 2 (2023): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i2.6305

Abstract

Latar Belakang: Merkuri (Hg) adalah bahan kimia yang bersifat neurotoksik. Bahan ini dimanfaatkan dalam kegiatan pengolahan emas oleh para penambang emas tanpa izin (PETI) yang berada di Desa Bakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat ancaman kesehatan akibat paparan merkuri pekerja tambang yang ada di Desa Bakan Kabupaten Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara. Metode: Metode penelitian yaitu deskriptif analitik dengan melibatkan 30 responden yang diperoleh dengan metode accidental sampling. Wawancara dilakukan untuk mengetahui penggunaan APD dan penyakit yang dialami. Pengambilan sampel rambut dilakukan terhadap pekerja tambang yang berhubungan secara langsung maupun yang tidak langsung dengan merkuri. Sampel rambut diuji Total Merkuri (T-Hg) di Balai Kesehatan Kota Makassar dengan menggunakan metode ICP-MS (Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry). Hasil: Terdapat tiga responden yang kadar Hg pada rambut melebihi ambang batas (Hg>1). Terdapat 15 responden (50%) yang mengalami gangguan pencernaan dalam 2 minggu terakhir seperti terdapat luka pada rongga mulut, terasa logam di mulut, mual/muntah, mulas/sakit perut, diare/mencret. Tidak ada responden yang menggunakan APD yang lengkap. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa merkuri menjadi ancaman Kesehatan para pekerja karena sudah ditemukan pada rambut dan berdampak terhadap Kesehatan. Disarankan agar penambang harus menggunakan APD yang lengkap (Masker pernafasan khusus, kacamata, sarung tangan karet, sepatu boot, pakaian panjang, helem dan pelindung wajah) dan disiplin pada saat bekerja. Disarankan kepada pihak yang berwenang untuk tetap melakukan pemantauan kesehatan pekerja dan pemantauan lingkungan

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan Vol 12 No 1 (2025): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan Vol 11 No 2 (2024): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan Vol 11 No 1 (2024): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan Vol 10 No 2 (2023): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 10 No 1 (2023): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 9 No 2 (2022): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 9 No 1 (2022): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan Vol 8 No 2 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 8 No 1 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 7 No 2 (2020): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 7 No 1 (2020): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 6, No 2 (2019): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 6, No 1 (2019): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 5, No 1 (2018): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 4, No 2 (2017): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 4, No 1 (2017): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 3, No 1 (2016): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 4 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 3 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 2 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 1 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 1, No 02 (2014): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 1, No 1 (2014): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan More Issue