cover
Contact Name
Iskandar Arfan
Contact Email
jumantik@unmuhpnk.ac.id
Phone
+6285245100200
Journal Mail Official
jumantik@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak, Jalan Ahmad Yani No.111 Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
ISSN : 24072559     EISSN : 25034731     DOI : 10.29406/jjum
Core Subject :
JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan bergerak dari hasil penelitian preventif, promotof, kuratif dan rehabilitas atau bergerak dari hulu ke hilir. Sedangkan ruang lingkupnya antara lain; Epidemiologi, Biostatistik, Kesehatan Lingkungan, Pendidikan Kesehatan dan Perilaku, Administrasi Kesehatan Masyarakat, Gizi Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Kesehatan Reproduksi masyarakat dan Sistem Informasi Kesehatan. Jurnal Jumantik diharapkan menjadi sebuah kawah candra dimuka, solusi efektif dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakt. Selain itu untuk membantu pemerintah, swasta dan masyarakat. Bukan tanpa perjuangan yang panjang, kontribusi yang bersifat sukarela para peneliti baik senior maupun yunior. Jurnal Jumantik juga mengemban tanggung jawab berfungsi untuk mendorong mahasiswa, dosen dan peneliti agar dapat mengembangkan keilmuan secara mandiri dan berdaya guna dalam bidang kesehatan masyarakat.
Articles 240 Documents
Kebiasaan Makan, Durasi Tidur dan Kejadian Anemia pada Remaja Putri : Case Control Study: Eating Habits, Sleep Duration and Anemia Incidence in Adolescent Girls : Case Control Study Wella, Widyani; Gustina, Erni; Febriana, Kania Valentia; Oktaviana, Ardyawati Wira; Sofiana, Liena; Wardani, Yuniar; Hariyanti, Baiq Qatrunnada
Jumantik Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Berdasarkan Riset kesehatan Dasar tahuan 2018, prevalensi anemia pada kelompok usia 12-24 tahun mencapai 48,9%. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang, termasuk meningkatnya risiko komplikasi kehamilan seperti persalinan premature, bati berat lahir rendah (BBLR), dan kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pola hidup remaja yang berpotensi menyebabkan anemia, meliputi kebiasaan makan dan durasi tidur pada remaja putri di wilayah kerja UPT Puskesmas Rawat Inap Alabio. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan penelitian case control. Sampel terdiri dari 22 orang kelompok kasus dan 22 orang kelompok kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket. Proses pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus-September 2021 melalui google form dan data status anemia diperoleh dari hasil pemeriksaan Hb yang dilakukan pada bulan Februari 2020. Hasil penelitian ini berdasarkan uji Chi-Square diketahui hubungan kebiasaan makan dengan kejadian anemia memiliki nilai p-value = 1,00; OR =1; CI=0,31-3,26. Hubungan durasi tidur dengan kejadian anemia memiliki nilai p-value=0,73; OR=0,78; CI=0,2-3,08. Tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kebiasaan makan dan durasi tidur dengan kejadian anemia pada remaja putri.
Pengaruh Video Edukasi Personal Hygiene Menstruasi Terhadap Pengetahuan Kebersihan Menstruasi Pada Siswi SMP Negeri 1 Kemusu Boyolali: The Effect of Menstrual Hygiene Education Video on Menstrual Hygiene Knowledge among Female Students at SMP Negeri 1 Kemusu Boyolali Khoirotul Umaroh, Ayu; Rahmadina Mauliza Sihar, Fassha
Jumantik Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personal hygiene menstruasi yang kurang baik dapat meningkatkan risiko ISR dan berdampak pada kesehatan jangka panjang. Hasil need assesment di SMP Negeri 1 Kemusu ditemukan kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku personal hygiene menstruasi, serta 80% siswi memilih video animasi sebagai media edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh video edukasi personal hygiene menstruasi terhadap pengetahuan kebersihan menstruasi pada siswi SMP Negeri 1 Kemusu. Penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperiment One Group Pretest-Posttest Design without control group dilaksanakan pada 09 Februari 2026 dengan populasi 177 dan sampel 54 siswi dengan teknik simpel random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner 16 item valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha 0,825). Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan kategori pengetahuan baik dari 83,3% menjadi 98,1%, kenaikan nilai rata-rata dari 13,50 menjadi 14,57. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p=0,000 (< 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test. Disimpulkan bahwa video edukasi personal hygiene menstruasi efektif meningkatkan pengetahuan siswi dan direkomendasikan sebagai alternatif media pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah.
Gambaran Kepuasan Pengguna Pelayanan Posyandu Remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura, Sukoharjo : An Overview of User Satisfaction with Adolescent Integrated Health Post Services in the Service Area of the Kartasura Community Health Center, Sukoharjo Khoirotul Umaroh, Ayu; Syafilla, Zhahra
Jumantik Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu remaja merupakan salah satu program pemerintah untuk memfasilitasi akses layanan kesehatan bagi remaja. Kepuasan pengguna merupakan salah satu indikator kunci dalam menilai kualitas layanan kesehatan. Kualitas layanan dapat diukur dengan metode SERVQUAL (Service Quality) dengan mengukur sejauh mana pelayanan yang dilihat dari Tangible (Bukti Fisik), Reliability (Keandalan), Responsiveness (Daya Tanggap), Assurance (Jaminan), dan Empathy (Empati). Dalam penelitian ini membahas bagaimana gambaran tingkat kepuasan pengguna dengan metode SERVQUAL terhadap kualitas pelayanan Posyandu Remaja di wilayah kerja Puskesmas Kartasura. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif yang dilakukan di 12 posyandu remaja, pada bulan November sampai Desember tahun 2025. Jumlah sampel sebanyak 183 responden menggunakan metode proportional random sampling dengan kuesioner. Analisis data yang digunakan analisis univariat dari variabel kepuasan pengguna layanan posyandu remaja dari 5(lima) dimensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden yang merasa puas pada dimensi Tangible (Bukti Fisik) sebanyak 45,4%, dimensi Reliability (Keandalan) sebanyak 43,2%, dimensi Responsiveness (Daya Tanggap) sebanyak 39,9%, dimensi Assurance (Jaminan) sebanyak 44,8% dan dimensi Empathy (Empati) sebanyak 46,4%. Oleh karena itu, Puskesmas Kartasura perlu meningkatkan kualitas Posyandu Remaja melalui perbaikan fasilitas, peningkatan kompetensi petugas, serta penguatan kerahasiaan dan komunikasi yang sesuai dengan karakteristik remaja.
Analisis Hubungan Spasial Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap dan Status Gizi Pada Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut Balita Di Kota Cirebon: Analysis of the Spatial Relationship between Complete Basic Immunization Coverage and Nutritional Status in the Incidence of Acute Respiratory Tract Infections in Toddlers in Cirebon City Nadiya Laura, Agista; Karmanto, Bambang; Ismail Mohammad, Maula; Khasanah, Lina
Jumantik Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita. Prevalensi ISPA di Jawa Barat (44%) lebih tinggi dibandingkan angka nasional (34,2%), disertai ketimpangan cakupan imunisasi dan status gizi di Kota Cirebon. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan spasial antara cakupan imunisasi dasar lengkap dan status gizi dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kota Cirebon tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik deskriptif melalui pendekatan studi ekologis dan rancangan potong lintang (cross-sectional), menggunakan data sekunder dari 22 wilayah kerja Puskesmas. Analisis dilakukan menggunakan Global Moran’s I dan Local Indicators of Spatial Association (LISA) berbantuan GeoDa dan QGIS. Hasil menunjukkan tidak terdapat autokorelasi spasial global yang signifikan (p>0,05). Hubungan imunisasi dasar lengkap dengan ISPA signifikan secara statistik (p<0,05) namun lemah, sedangkan status gizi underweight tidak signifikan. Analisis lokal menunjukkan adanya klaster terbatas dan outlier di beberapa wilayah. Disimpulkan bahwa kejadian ISPA lebih dipengaruhi faktor lokal sehingga intervensi perlu difokuskan pada wilayah prioritas melalui penguatan imunisasi dan perbaikan gizi.
Zat Pewarna Dan Sakarin Pada Es Krim Produksi Rumah Tangga, Jember, Indonesia: Analysis of Coloring Substances and Saccharin in Home made Ice Cream, Jember Ningrum, Prehatin Trirahayu; Pujitiana, Lia; Ma’rufi, Isa; Milawati, Milawati
Jumantik Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Es krim produksi rumah tangga sering menggunakan bahan tambahan pangan (BTP), seperti pewarna sintetis dan pemanis buatan. Penggunaan BTP yang tidak sesuai ketentuan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan, terutama apabila digunakan secara berlebihan akibat keterbatasan pengetahuan produsen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan zat pewarna dan sakarin pada es krim produksi rumah tangga di Jember. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling terhadap 4 produsen es krim skala rumah tangga di Kecamatan Kota Jember, dengan masing-masing produsen diambil 3 variasi warna es krim yaitu merah, hijau dan coklat sehingga diperoleh 12 sampel. Hasil penelitian dari 12 sampel yang diperiksa, terdapat 2 sampel es krim yang positif mengandung pemanis buatan sakarin dengan kadar rata-rata 8mg/kg. Hasil pemeriksaan pewarna pada 12 sampel es krim seluruhnya menggunakan pewarna sintetis, 6 sampel mengandung pewarna sintetis yang diijinkan yaitu 4 sampel Coklat Bismark dan 2 sampel menggunakan Tartrazine. Sementara 6 sampel lainnya menggunakan pewarna sintetis berbahaya, yaitu 4 sampel es krim Ponceau Kristal/Ponceau 6R dan 2 sampel menggunakan Sudan. Kesimpulan penelitian ini sebagian besar sampel tidak mengandung sakarin, sedangkan dua sampel positif masih memenuhi batas aman BPOM. Namun, 50% sampel mengandung pewarna sintetis yang dilarang untuk pangan, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan konsumen.
Analisis Kepadatan Tikus dan Keberadaan Leptospira pada Ginjal Tikus di Dukuh Ngeropoh, Condongcatur, Depok, Sleman : Analysis of Rat Density and Presence of Leptospira in Rat Kidneys in Ngeropoh, Condongcatur, Depok, Sleman Istikhomah, Intan; Elissa Maharani, Nine; Puspito Sari, Dewi; Ani, Nur
Jumantik Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v13i1.9082

Abstract

Leptospirosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena tingginya angka kesakitan dan kematian, serta hubungan erat dengan tikus sebagai reservoir utama. Penelitian ini dilakukan karena Dukuh Ngeropoh merupakan wilayah berisiko leptospirosis yang telah mencatat dua kasus terkonfirmasi, termasuk satu kematian, namun data mengenai kepadatan tikus dan keberadaan bakteri Leptospira masih terbatas. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kepadatan tikus, dan keberadaan bakteri Leptospira pada ginjal tikus di Dukuh Ngeropoh, Condongcatur, Depok, Sleman. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi mencakup seluruh tikus di area penelitian, dengan sampel diambil dari semua tikus yang tertangkap melalui teknik consecutive sampling. Penelitian dilakukan pada April-Mei 2026 dengan 150 perangkap. Analisis data dilakukan secara deskriptif univariat dengan indikator success trap dan pemeriksaan ginjal tikus menggunakan metode PCR real-time untuk mendeteksi bakteri Leptospira. Hasil menunjukkan success trap 31,3% yang termasuk kategori kepadatan tinggi. Sebanyak 47 ekor tikus tertangkap, didominasi oleh spesies Rattus argentiventer. Sebanyak 14,9% tikus positif Leptospira, dengan spesies yang terinfeksi meliputi Rattus norvegicus, dan Rattus argentiventer. Kesimpulannya, kepadatan tikus yang tinggi disertai infeksi Leptospira pada sebagian tikus menandakan risiko penularan leptospirosis, sehingga diperlukan pengendalian tikus, peningkatan sanitasi, dan edukasi.
Analysis of Determinants of Re-Referral of PRB Patients to Hospitals in Sukoharjo Regency : A Cross-Sectional Study : Analysis of Determinants of Re-Referral of PRB Patients to Hospitals in Sukoharjo Regency : A Cross-Sectional Study Yuliana Dian Prawesti, Eka; Anang Baja, Prasetya
Jumantik Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Rujuk Balik (PRB) merupakan strategi penting dalam pengendalian penyakit kronis, namun tingginya angka rujukan kembali ke rumah sakit berpotensi menurunkan efisiensi sistem pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi rujukan kembali pasien PRB ke rumah sakit di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh data rujukan peserta PRB dari FKTP ke FKRTL periode Januari–Maret 2026 di tiga fasilitas kesehatan, dengan jumlah sampel 210 yang diambil menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji chi-square untuk mengidentifikasi hubungan antar variabel. Variabel yang diteliti meliputi diagnosa PRB, poli tujuan, jenis FKTP, dan klaster alasan rujukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan rujukan paling dominan adalah permintaan pasien (41,9%), diikuti indikasi medis (30,0%) dan keterbatasan alat/layanan (21,4%), sedangkan kondisi tidak stabil paling rendah (6,7%). Terdapat hubungan signifikan antara indikasi medis dengan diagnosa PRB (p=0,017) dan jenis FKTP (p=0,029), namun tidak terdapat hubungan signifikan dengan poli tujuan (p=0,291). Kesimpulannya, rujukan pasien PRB masih didominasi faktor non-medis sehingga diperlukan penguatan edukasi peserta, serta optimalisasi kapasitas layanan di FKTP untuk mewujudkan sistem rujukan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Analisis Kesenjangan Kompetensi Berbasis Standar Kompetensi Jabatan (SKJ) dan Riwayat Pelatihan di RSUD Dr. Moewardi: Competency Gap Analysis Based on Job Competency Standars and Training History at Dr. Moewardi Regional Hospital Al-Laili, Nursyafina; Suswardany, Dwi Linna; Shaleh, Muhammad Abdurrahman
Jumantik Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v13i1.9123

Abstract

Perencanaan kebutuhan pelatihan di rumah sakit belum sepenuhnya mengintegrasikan Standar Kompetensi Jabatan (SKJ) dengan riwayat pelatihan pegawai sehingga berpotensi menimbulkan kesenjangan kompetensi teknis yang tidak teridentifikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan kompetensi teknis menggunakan pendekatan Competency-Based Training Needs Assessment (CB-TNA) berbasis dokumen di RSUD Dr. Moewardi. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional berdasarkan data sekunder berupa dokumen SKJ dan riwayat pelatihan pegawai. Sampel berjumlah 239 pegawai yang mewakili 53 jabatan dan ditentukan melalui total sampling. Analisis dilakukan dengan membandingkan kompetensi teknis ideal dalam SKJ dan kompetensi aktual berdasarkan pelatihan terdokumentasi. Hasil menunjukkan variasi kesenjangan kompetensi antar kelompok jabatan, dengan kesenjangan tertinggi pada jabatan pelaksana dan relatif lebih rendah pada jabatan administrator dan pengawas. Temuan ini menunjukkan bahwa pemenuhan pelatihan teknis belum merata pada seluruh level jabatan. Pendekatan CB-TNA berbasis dokumen terbukti mampu mengidentifikasi kesenjangan kompetensi secara objektif dan mendukung penetapan prioritas pelatihan yang lebih terarah dalam pengembangan sumber daya manusia rumah sakit.
Faktor Penentu Klaster Pending Claim Pada Pelayanan Rawat Inap JKN Di Rumah Sakit Tipe B: Studi Potong Lintang Dengan Regresi Logistik Multinomial: Determinants of Pending Claim Clusters in JKN Inpatient Services in Type B Hospitals: Cross-Sectional Study with Multinomial Logistic Regression Jayanti, Siskadwi; Linna Suswardany, Dwi
Jumantik Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pending klaim BPJS Kesehatan pada pelayanan rawat inap masih menjadi permasalahan yang berdampak pada keterlambatan pembayaran klaim dan kinerja keuangan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kluster penyebab pending klaim rawat inap BPJS Kesehatan di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari 935 berkas klaim rawat inap yang mengalami pending pada periode Januari–Juni 2025. Variabel terikat adalah kluster penyebab pending klaim (medis, koding, dan administrasi), sedangkan variabel bebas meliputi lama hari rawat (length of stay/LOS), cara pulang, dan kelas perawatan. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik multinomial dengan kluster administrasi sebagai kategori referensi. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa LOS pendek berkorelasi signifikan terhadap kluster penyebab pending klaim, dengan estimasi risiko dilaporkan sebagai odds ratio (OR) dan interval kepercayaan (95% CI). Pada kluster koding, pasien dengan LOS pendek memiliki risiko pending yang lebih rendah (OR = 0,389; p < 0,001).  Sebaliknya, pada kluster medis, pasien dengan LOS pendek memiliki peluang lebih besar mengalami pending klaim (OR= 2,039; p < 0,001). Pentingnya penguatan justifikasi klinis rawat inap dan pengelolaan klaim berbasis karakteristik kluster penyebab. 
Hubungan Literasi Kesehatan Mental, Ketergantungan Media Sosial, Tuntuntan Akademik, Dan Kualitas Tidur Terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Semester Akhir Universitas Muhammadiyah Pontianak: Factors Associated with Stress Levels among Final-Year University Students Fitri, Lisda Syawallianiza; Mardjan, Mardjan; Suwarni, Linda
Jumantik Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang sering dialami mahasiswa, terutama mahasiswa semester akhir yang menghadapi berbagai tuntutan akademik dan psikososial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan literasi kesehatan mental, ketergantungan media sosial, tuntutan akademik, dan kualitas tidur dengan tingkat stres pada mahasiswa semester akhir Universitas Muhammadiyah Pontianak. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 69 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan mental (r=0,389; p=0,001), ketergantungan media sosial (r=0,589; p=0,000), tuntutan akademik (r=0,583; p=0,000), dan kualitas tidur (r=0,460; p=0,000) dengan tingkat stres. Seluruh variabel memiliki kekuatan hubungan kategori sedang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi kesehatan mental, ketergantungan media sosial, tuntutan akademik, dan kualitas tidur berhubungan dengan tingkat stres mahasiswa semester akhir. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesehatan mental dan mengelola faktor-faktor yang berkontribusi terhadap stres mahasiswa.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan Vol 12 No 1 (2025): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan Vol 11 No 2 (2024): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan Vol 11 No 1 (2024): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan Vol 10 No 2 (2023): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 10 No 1 (2023): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 9 No 2 (2022): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 9 No 1 (2022): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan Vol 8 No 2 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 8 No 1 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 7 No 2 (2020): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 7 No 1 (2020): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 6, No 2 (2019): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 6, No 1 (2019): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 5, No 1 (2018): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 4, No 2 (2017): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 4, No 1 (2017): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 3, No 1 (2016): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 4 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 3 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 2 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 1 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 1, No 02 (2014): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 1, No 1 (2014): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan More Issue