cover
Contact Name
Yusuf Rahman
Contact Email
ushuluna@uinjkt.ac.id
Phone
+628128340778
Journal Mail Official
ushuluna@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 95 Tangerang Selatan
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin
ISSN : 24609692     EISSN : 2721754X     DOI : 10.15408
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin is a journal published by the Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta. The journal is published twice annually (June and December) and consists of articles on Qur’anic studies and interpretation, hadith and Prophetic tradition, religious studies, and mysticism.
Articles 225 Documents
MERUNUT EMPIRISME, ISLAM DAN MODERNITAS DALAM RELEVANSINYA PADA MASA KEKINIAN Syauqi, Muhammad Labib
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 9 No. 1 June 2023
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v9i01.31633

Abstract

The Philosophy of Empiricism is a branch of Epistemology whose existence is increasingly being ignored. Even though empiricism has had strong roots since its emergence. Empiricism is also closely related to the culture of inductive thinking in Islam. Empiricism with the theory of Tabula rasa also makes an important contribution to the world of education. Empiricism also has a powerful effect on the development of science, technology and the industrial revolution. Although empiricism as a method of philosophy is not absolutely true, at a certain level, empiricism has significance. This article uses the library research method by operationalizing Kuntowijoyo's theory of the history of thought to capture the development of thought more comprehensively. This study concludes that empiricism is closely related to Islam and modern reasoning, which is all based on empirical things. This standard of empiricism then greatly influences the values used in modern reasoning.
Prinsip-prinsip Islam tentang Diplomasi Wisata Halal di Indonesia Azmi, Agus Nilmada; Wijaya, Fajrin Putra; Fikri, Ahmad Ali
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 9 NO. 2 DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v9i02.37059

Abstract

Tulisan ini membahas tentang prinsip-prinsip wisata dalam Islam dan perkembangan pariswisata halal di Indonesia. Prinsip-prinsip wisata dalam tulisan ini dielaborasi berdasarkan ayat-ayat al-Qur’an yang memuat penjelasan tentang wisata. Sementara untuk menganalisis perkembangan wisata halal di Indonesia, tulisan ini secara spesifik akan memotret IMT-GT, dengan teori pendekatan Neo Liberal Institusional, Soft Power dan kerja sama growth triangle. Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas wisata dalam Islam diperbolehkan sepanjang tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Melalui kerja sama IMT-GT, Indonesia turut aktif dalam berdiplomasi dan mengupayakan meningkatkan pariwisata halal dalam bentuk forum dialog kerja sama sebagai acuan dalam merumuskan kerja sama IMT-GT. Upaya ini sesuai dengan nilai kerja sama IMT-GT sekaligus sesuai dengan ciri khas diplomasi Indonesia yang berlandaskan pada prinsip bebas dan aktif, yaitu dialog dan komunikasi dalam berdiplomasi.
Pengaruh Tharīqah Alawiyyah dalam Proses Islamisasi di Betawi Abad 19-20 M Dzikara, Mabda
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol 10, No 1 (2024): USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 10 NO. 1 JUNE 2024
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v10i1.39415

Abstract

Abstrak:Penelitian ini menyusun puzzle perjalanan keilmuan guru Tharīqah Alawiyyah di Betawi pada abad ke-19 dan 20, meliputi genealogi keilmuan, jaringan ulama, tokoh utama, dan pengaruhnya terhadap model keberislaman masyarakat Betawi. Penulis mengkaji silsilah keilmuan tokoh Tharīqah Alawiyyah di Betawi dengan jejaring keilmuan di Makkah dan Hadramaut, pusat pergerakan Tharīqah Alawiyyah, termasuk hubungan guru-murid, nasab, dan pengaruh ajaran. Meskipun Betawi sebagai kota perdagangan dan pemerintahan tidak terlalu dekat dengan lembaga ketarekatan, tarekat bertransformasi menjadi kegiatan pengajaran Islam dan sosial seperti majlis taklim, madrasah, maulid, dan tabligh akbar. Dengan demikian, tarekat tidak dilakukan di ruang eksklusif, tetapi menjadi bagian dari kultur hidup masyarakat Betawi. Kata Kunci : Tharīqah, Alawiyyah, Betawi Abstract:This research pieces together the scholarly journey of Tharīqah Alawiyyah teachers in Betawi during the 19th and 20th centuries, encompassing their genealogies, scholarly networks, key figures, and their influence on the Islamic practices of Betawi society. The study examines the scholarly lineage of Tharīqah Alawiyyah figures in Betawi and their connections with the scholarly networks in Mecca and Hadramaut, the centers of Tharīqah Alawiyyah activities, including teacher-student relationships, genealogical links, and doctrinal influences. Although Betawi, as a trade and administrative city, was not closely associated with tarekat institutions, the tarekat transformed into activities of Islamic teaching and social gatherings such as majlis taklim, madrasas, maulid celebrations, and tabligh akbar. Thus, the tarekat was not confined to exclusive spaces but became an integral part of the living culture of Betawi society.Keywords: Tharīqah, Alawiyyah, Betawi
Representasi Makna Istathā’a pada QS. Ali Imran: 97 Menurut Wahbah Al-Zuhaili dalam Konteks Haji Hasanah, Maghfirotul; Chofifah, Chofifah; Zulkarnain, Yulia Nur
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 9 No. 2 December 2023
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v9i02.35966

Abstract

 Penelitian ini membahas tentang istathā’a atau mampu QS. Ali Imran: 97 menurut Wahbah al-Zuhaili yang merupakan salah satu syarat untuk bisa menunaikan haji.Lebih jauh lagi ada dua aspek yang mendasari kata istathā’a dalm konteks haji,yaitu: aspek sosial dan aspek ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. yang mengungkap makna istathā’a QS. Ali Imran: 97 dalam pandangan Wahbah al-Zuhaili menurut analisis kajian tafsir tematik. Selain itu, juga menjawab semua keresahaan terkait representasi makna istathā’a yang sesungguhnya dalam al-Qur’an. Adapun hasil dari penelitian ini mengatakan akanistathā’a yang berkaitan dengan kemampuan fisik, yaitu: sehat secara jasmani dan ruhani, biaya yang cukup selama perjalanan menuju tanah suci sampai dia kembali, keluarga yang ditinggalkan selama melakansanakan rangkaian haji, kendaraan yang digunakan selama perjalanan dan rasa aman dari segala mara bahaya serta adanya mahram bagi perempuan. Istaṭhā’a diukur dari keimanannya, jika seseorang yang meyakini akan kewajiban ibadah haji bagi yang mampu maka ia tidak dihukumi kafir, namun bagi ia yang mengingkarinya maka ia dikatakan kafir. Dan siapa yang melaksanakannya maka ia merupakan hamba muthi’ atau ta’at namun jika tidak melaksanakannya maka ia adalah hamba yang telah melakukan kema’siatan kepada Allah Swt.
Distingsi Prodi Ilmu Hadis di Indonesia: Studi Komparatif Kurikulum Thohari, Fuad; Huda, Muhamad Khoirul; Misbahuddin, Misbahuddin; al-Farizi, Miqdad
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol 10, No 1 (2024): USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 10 NO. 1 JUNE 2024
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berupaya mengeksplorasi distingsi kurikulum Prodi Ilmu Hadis di Indonesia. Sebanyak 5 Program Studi Ilmu Hadis (PSIH) yang menjadi objek penelitian. Analisis difokuskan pada konstruksi kurikulum yang ditawarkan. Dengan memetakan mata kuliah dalam kurikulum yang ditawarkan pada setiap Program Studi menjadi klasik dan kontemporer. Distingsi muncul pada mata kuliah dalam kategori kontemporer. Dengan sumber data primer dokumen akreditasi, sosiologi-interpretatif hadis (PSIH Jogja), kajian hadis bercorak sosiologi-kawasan-interpretatif atas hadis (PSIH Surabaya), interpretasi-sosiologis terhadap hadis berbasis hukum Islam dan turats hadis (PSIH Jakarta), kajian sosiologis atas hadis dengan penekanan pada pluralitas sektarian dan kawasan (PSIH Bandung), kajian hadis tematik sosial (PSIH Makassar). Seluruh PSIH berusaha melakukan integrasi ilmu hadis dengan ilmu-ilmu sosial. Distingsi berada pada aras ilmu sosial yang hendak diintegrasikan. Integrasi ilmu agama dengan ilmu sosial yang beragam merupakan upaya mengisi ruang kosong diskursus integrasi keilmuan yang cenderung didominasi kajian filosofis, dan belum menyentuh ranah praksis dalam kebijakan pendidikan. Di sini, integrasi ilmu hadis dan ilmu sosial yang beragam merupakan upaya yang berguna memperkaya kajian integrasi keilmuan secara umum.
Konstruksi Kesalehan Sosial dalam Komunitas Santri Tradisional Sairi, Muhammad; Lubis, Salwa Shafira
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 9 No. 2 December 2023
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v9i02.32468

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kesalehan sosial sebagai paktik keagamaan di lingkungan pesantren tradisional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah hasil wawancara dengan informan dan literatur-literatur yang relevan dengan penelitian, baik buku, artikel dan lain sebagainya. Adapun objek penelitian ini adalah santriwati Ponpes Assalafiyyah II Sukabumi. Penelitian ini menunjukkan bahwa konstruksi kesalehan sosial komunitas santri di Ponpes Assalafiyyah II Sukabumi merupakan praktik dan perilaku keberagamaan yang muncul secara rasional dan terstruktur.
Inovasi Mata Kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan dan Pengaruhnya terhadap Sikap Moderasi Beragama Mahasiswa UIN Jakarta Qur'any, Fardiana Fikria
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 9 No. 2 December 2023
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v9i02.36186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat inovasi yang dilakukan dosen dalam pengembangan kurikulum khususnya Rancangan Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan dan pengaruhnya terhadap sikap moderasi beragama mahasiswa di dua program studi yaitu, Agribisnis dan Fisika. Metode pengumpulan data berupa kuesioner yang disebar pra dan pasca pembelajaran mata kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan dan juga wawancara oleh dosen mata kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan di dua prodi tersebut. Data kuesioner tersebut kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS untuk melihat validitas dan reabilitas dan data wawancara akan dianalisis secara induktif-deduktif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa inovasi hanya terjadi pada RPS tidak pada proses pembelajaran seperti metode pembelajaran. Adapun pengaruh mata kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan tidak terlalu signifikan terhadap sikap moderasi beragama mahasiswa yang ditunjukkan oleh uji t dengan Sig. (0.889) dimana angka ini berada di atas 0.05 sehingga dikatakan tidak berpengaruh.
Konsep Al-Raja’ dalam Al-Qur’an dan Hubungannya terhadap Mental Husna, Rifqatul; Ni’mah, Nailun
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 9 NO. 2 DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v9i02.36091

Abstract

Among the factors of increasing depression rates in Indonesia is motivated by a sense of hopelessness or loss of hope in someone. This is one of the reasons for raising the theme in this thematic study. Research that aims to reveal more deeply the meaning of al-raja' in the Qur'an so that it is expected to be applied in everyday life, and make the concept of al-raja' as a motivation in facing every phase of life that will be lived. This study uses thematic method of interpretation (mauḍū’i) by collecting verses about al-raja' in the Qur'an along with data related to the study of the meaning of al-raja'. There are 7 concepts of al-raja' in the Qur'an that are more applicable in contrast to previous studies that tend to be overshadowed by Sufism studies, namely: hope for Allah Swt., prayer, tawakkal, hope for forgiveness, hope for just retribution, hope for obedience, and hope for guidance. This concept is expected to be applied easily in every situation, so that it becomes a source of strength, peace, and comfort for individuals in facing life's challenges and tests.
Ritual Galungan-Kuningan dan Navrati (Studi Komparasi Hindu Bali dan India) Nisa, Muria Khusnun; Wasil, Wasil
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 10 No. 1 June 2024
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v10i1.37896

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan ritual Galungan-Kuningan pada Hindu Bali dan Navratri pada Hindu India dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaan kedua ritual tersebut. Persamaan terdapat pada makna ritual yaitu untuk memperingati kemenangan dharma (kebaikan) melawan adharma (keburukan), kedua ritual tersebut dilaksanakan setiap dua kali dalam satu tahun, serta memiliki tujuan untuk memohon bhakti kepada Tuhan dan meminta perlindungan-Nya. Hari raya Galungan-Kuningan dan Navratri juga merupakan bentuk dari salah satu Panca Yadnya yaitu Dewa Yadnya, dengan fokus utama dari perayaan Galungan-Kuningan dan Navratri yaitu untuk beribadah kepada Tuhan. Perbedaan hari raya Galungan-Kuningan dan hari raya Navratri yaitu terletak pada tata-cara pelaksanaannya dan mitologinya. Penelitian ini merekomendasikan kepada pembaca untuk mengetahui keanekaragaman tradisi dan saling menghargai satu sama lain.
Analysis of Al-Qur'an Verses Used in Ruqyah Syar'iyyah Practice as Treatment Method : A Thematic Interpretation Nurhikam, Nurhikam; Mumtaz, Auziah; Fajrussalam, Hisny
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 9 NO. 2 DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v9i02.35541

Abstract

Establishing from the increasingly major phenomenon of ruqyah therapeutic development. The research described here tries to gain an understanding of  Holy Quranic verses in the practice of ruqyah syar'iyyah, as well as how these verses connect to current medical and psychological concepts. Researchers used a thematic interpretation (maudhu'i) approach and library research techniques to analyze the findings in order to get some insight to this issue at hand. This approach was chosen to comprehend the context and significance of Quranic verses used for the practice of ruqyah syar'iyyah. The Holy Quran, Hadith, books, manuscripts, writings, and works from multiple genres of literature that are related to the issue at hand were used as research data sources. The findings of this research indicate that there's a significant connection between each verse of the Al-Qur'an and the medical approach of ruqyah syar'iyyah. It is expected the following research conducted will help the scholars who have an interest in this issue face a more thorough understanding of how the verses of the Quran are applied in the practice of ruqyah syar'iyyah.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 12 No. 1 June 2026 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 11 No. 2 December 2025 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 11 No. 1 June 2025 Vol 10, No 2 (2024): USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 10 NO. 2 DECEMBER 2024 Vol 10, No 1 (2024): USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 10 NO. 1 JUNE 2024 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 10 No. 2 December 2024 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 10 No. 1 June 2024 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 9 NO. 2 DECEMBER 2023 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 9 NO. 1 JUNE 2023 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 8 NO. 2 DECEMBER 2022 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 8 NO. 1 JUNE 2022 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 7 NO. 2 DECEMBER 2021 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 7 NO. 1 JUNE 2021 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 6 NO. 2 DECEMBER 2020 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 6 NO. 1 JUNE 2020 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 5 No. 2 December 2019 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 5 No. 1 June 2019 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 4 No. 2 December 2018 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 4 No. 1 June 2018 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 3 No. 2 December 2017 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 3 No. 1 June 2017 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 2 No. 2 December 2016 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 2 No. 1 June 2016 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 1 No. 2 December 2015 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 1 No. 1 June 2015 More Issue