Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 1 (2023): April"
:
14 Documents
clear
Pelatihan penulisan artikel ilmiah menggunakan metode korelasi bagi Konselor
Indriyana;
Riskiyana Prihatiningsih;
Henny Indreswari
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v4i1.102
Penulisan artikel ilmiah masih jarang dilakukan oleh konselor sekolah sebab kurang pemahaman metode penelitian dan melaksanakan penelitian itu sendiri, terlebih selama ini konselor hanya menggunakan penelitian tindakan untuk bukti kinerja dalam karya ilmiah. Konselor masih jarang menggunakan metode penelitian lain, seperti korelasi dalam menyusun artikel ilmiah, pada hal dapat membantu konselor dalam menyusun program layanan bimbingan dan konseling dan pengembangan keterampilan siswa. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan latihan menulis artikel ilmiah menggunakan metode korelasi bagi konselor sekolah di Kota Malang. Kegiatan pengabdian ini diberikan kepada konselor sekolah yang tergabung dalam MGBK Kota Malang. Prosedur pengabdian, terdiri atas analisis kebutuhan, persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan umpan balik. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan pemahaman konselor sekolah dalam menyusun artikel ilmiah menggunakan metode penelitian korelasi.
Pendampingan Pelaku UMK Dalam Program Sertifikat Halal Gratis (SEHATI) Tahun 2022
Aep Saefullah
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v4i1.108
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung dan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada UMKM yang tergabung dalam Program Sertifikat Halal Gratis (SEHATI) 2022. Empat daerah tersebut adalah Kabupaten Kuningan, Kota Palu, Kota Pekanbaru dan Jakarta. Kegiatan berlangsung selama enam bulan, yaitu Juli hingga Desember 2022. Kesimpulan hasil penelitian ini antara lain: 1) Tingkat pemahaman UMKM dalam mengajukan SEHATI 2022 masih rendah. 2) Pelaku UMKM masih kesulitan mengadaptasi teknologi agar sistem bisa berjalan untuk rekening sahal. 3) Pengetahuan tentang produk halal terbatas. 4) Banyak UMKM yang belum memahami proses pengajuan sertifikasi produk Halal dengan mekanisme self-declaration. 5) Mereka belum mendengar dan memahami mekanisme pengoperasian program SEHATI 2022. 6) Pendaftaran SEHATI 2022 via scan masih canggung, kebanyakan belum mengerti cara membuat email, mendaftarkan nomor perusahaan (NIB) dalam satu akun OSS dan buat akun siahalal. 7) Pelaku ekonomi menilai program SEHATI 2022 berhasil. 8) Pihak komersial tidak memiliki cukup waktu luang untuk menangani proses teknis pengajuan produk halal 9) Kurangnya sosialisasi dari pemerintah untuk program SEHATI 2022 10) Tidak ada fungsi penyelia halal bagi pelaku usaha
Budidaya Tanaman Sauropus Androgynus (Daun Katuk) untuk Bahan Olahan Pangan Ibu Menyusui
Nurul Pujiastuti;
Novita Rina Antarsih;
Apriningsih;
Halisah Suriani;
Noor Faridha
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v4i1.109
Daun katuk merupakan tanaman yang pada umumnya sudah dikenal oleh masyarakat khususnya ibu hamil maupun ibu menyusui. Tanaman daun katuk mempunyai manfaat bagi kesehatan dan membantu ibu menyusui untuk melancarkan produksi ASI. Tanaman daun katuk mempunyai potensi menjadi berbagai macam olahan pangan untuk ibu menyusui. Namun, tanaman daun katuk masih jarang ditemui, karena kurangnya pengetahuan tentang manfaat dari tanaman daun katuk dan berbagai macam olahan pangan yang dapat dibuat dari tanaman tersebut. Tujuan pengabdian masyarakat yaitu melakukan budidaya tanaman daun katuk sehingga kebutuhan untuk membuat olahan pangan dari tanaman daun katuk dapat terpenuhi. Metode yang digunakan yaitu diskusi dan praktek. Diskusi tentang manfaat daun katuk dan praktek tentang membuat bibit daun katuk. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan dimulai dari mencari tanaman daun katuk yang akan dijadikan sebagai bibit yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat. Selanjutnya, menyiapkan bahan-bahan untuk pembibitan yang dilakukan bersama peserta pengabdian. Peserta sebanyak 10 orang. Hasil pre-test pengetahuan, sebagian besar kurang dan post-test sebagian besar baik. Nilai praktek, sebelum diberikan contoh sebagian besar kurang dan setelah diberikan contoh sebagian besar baik. Kesimpulan yaitu budidaya tanaman daun katuk berhasil memotivasi peserta kegiatan untuk melakukan budidaya tanaman daun katuk sebagai upaya menyediakan bahan olahan pangan untuk membantu ibu menyusui melancarkan produksi ASI.
Peningkatan kesadaran publik terhadap Fenomena Sosial Sexting sebagai Kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual Anak Berbasis Gender Online di Kota Samarinda
Shorea Helminasari;
Helnisa;
Kurnawati Pasulle
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v4i1.128
Dewasa ini, kekerasan seksual semakin banyak terjadi seiring berkembangnya akses media sosial berbasis teknologi. Kemajuan teknologi khususnya teknologi berbasis internet sangat terlihat jelas dalam kehidupan saat ini. Salah satu fenomenanya yaitu adanya smartphone, komputer, laptop, Personal Digital Assistant (PDA). Sexting merupakan salah satu fenomena sosial yang saat ini sedang banyak terjadi khususnya dikalangan remaja. Aktifitas sexting merupakan metode interaksi melalui jejaringsosial pada golongan masyarakat khususnya anak dan remaja yang sedang dibentuk kembali dan didefinisikan ulang melalui teknologi komunikasi. Dari berbagai macam bidang kehidupan yang dijalani dengan teknologi berbasis internet ini, salah satunya adalah bidang kehidupan seksualitas. Kasus kekerasan seksual di Kota Samarinda selama kurun 3 tahun ke belakang kian memprihatinkan (2019-2021). Tercatat pada tahun 2021 Kota Samarinda menjadi daerah tertinggi dengan laporan 173 kasus kekerasan seksual di antara kabupaten/kota lainnya di provins Kalimantan Timur. Maka dari pada itu, kekerasan seksual akan terus terjadi jika tidak ada kesadaran untuk terus memanfaatkan kemajuan teknologi, internet dan berbagai aplikasi serta media sosial dengan positif, bijak, dan sehat. Karena kendali seksualitas diri adalah pada individu itu sendiri. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentangfenomenasosial sexting dan sekaligus memberikan advokasi kepada masyarakat umum kota Samarinda khususnya yang menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual namun minim ruang dan informasi terkait alur pelaporan dan pelayanan publik yang disediakan oleh pemerintah Republik Indonesia khususnya di kota Samarinda. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dalam tahapan bentuk metode penyuluhan dengan terjun langsung pada masyarakat sasaran guna meningkatkan edukasi dan advokasi kepada korban kekerasan seksual. kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan dapat menjadi gambaran bagi seluruh elemen masyarakat berkaitan fenomena sosial yang terjadi dalam pergeseran prilaku masyarakat di era komunikasi digital khususnya di Kota Samarinda tentang fenomena sosial sexting.
Pengenalan subtitle dan terjemahan film berbahasa Inggris
Arbain Arbain;
Dimas Santoso
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v4i1.129
Salah satu cara untuk membantu penonton memahami percakapan yang terjadi dalam sebuah film adalah dengan menggunakan subtitle. Subtitle tersebut disesuaikan dengan ritme percakapan antar tokoh dalam film tersebut. Namun, tidak selalu subtitle tersebut dapat menjelaskan secara lengkap pesan dari percakapan antar tokoh karena terbatasnya barisan kata yang tersedia. Dengan adanya permasalahan tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk menjelaskan prinsip yang digunakan dalam penulisan subtitle dan bagaimana penggunaan terjemahan dalam sebuah film. Adapun film yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah film Stranger Things season 1. Film ini merupakan film dengan tema horor dan merupakan salah satu film paling laris pada aplikasi Netflix. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada bulan April 2023 dengan sasaran mahasiwamaupun mahasiswa umum yang ada di Samarinda maupun kota lainnya. Kegiatan ini menjelaskan penggunaan subtitle baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kemudian, pelaksana kegiatan akan menyampaikan penggunaan teknik terjemahan pada subtitle tersebut merujuk pada teori (Molina & Albir, 2003).
Upaya Pencegahan Stunting melalui Sosialisasi Program Pendewasaan Usia Perkawinan dan Anemia Remaja
Intan Mutiara Putri;
Luluk Rosida
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v4i1.130
Pimpinan Ranting Nasyiatul ‘Aisyiyah Nogotirto (PRNA) merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang ada diwilayah Kalurahan Nogotirto. Anggota PRNA sejumal 25 orang remaja putri. Selama ini belum ada informasi tentang Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) dan Anemia. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang upaya pencegahan stunting melalui program (PUP) dan anemia remaja. Metode pengabdian dengan Participatory Learning And Action. Hasil Kegiatan pada tahap pertama Assesment yaitu pendataan terkait pengetahuan anggota PRNA tentang pemahaman Program PUP dan Anemia Remaja dengan kuesioner dengan hasil 76% remaja memiliki pengetahuan yang kurang. Tahap dua Planning and development Perencanaan dan persiapan terkait sosialisasi program PUP dan anemia remaja. Pembuatan media vidio dan jadwal pelaksanaan program. Tahap tiga Implementation pemberian sosialisasi program PUP dan anemia remaja. Mitra sangat antusias dan berperan aktif saat kegiatan. Kegiatan diakhiri dengan gerakan minum tablet Fe bersama remaja. Tahap empat Evaluation setelah pelaksanaan sosialisasi dengan cara pendataan kembali pengetahuan program PUP dan anemia remaja didapatkan peningkatan pengetahuan mencapai 56% dimana remaja memiliki pengetahuan yang tinggi sebesar 82%. Kegiatan pengabdian ini mempunyai dampak positif bagi para remaja putri dengan meningkatnya pengetahuan remaja tentang paya pencegahan stunting melalui program (PUP) dan anemia.
Penguatan Faham Fikih Ibadah Menurut Tarjih Muhammadiyah kepada Jamaah Masjid An-Nashir Pimpinan Ranting Muhammadiyah Nitikan
Niki Alma Febriana Fauzi;
Qaem Aulassyahied;
Muhammad Hasnan Nahar
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v4i1.131
Issues related to the practice of worship are issues that are always closely related to Muslim society. Islam makes worship a manifestation of one's faith, so If mapped, there are at least two problems that are often found in community, namely (1) the problem of authenticity and originality of the practice of worship itself, whether taught by the Prophet or not; and (2) the problem of the lack of literacy in the fiqh of worship of a community towards authoritative sources of religious teachings. Therefore, this service aims to strengthen understanding of the fiqh of worship according to Tarjih Muhammadiyah. From the above background, concerning the research and service road map of the study programme, we see that several solutions can be done, namely: (1) providing religious insights according to Muhammadiyah tarjih, as well as explaining the characteristics of Muhammadiyah fiqh to the congregation of An-Nashir Mosque; (2) providing material on fiqh of worship according to Muhammadiyah tarjih to the congregation of An-Nashir Mosque as a medium to strengthen their religious understanding. Referring to the service road map of the hadith department in UAD, this service is in the realm of Muhammadiyah Studies by taking two parts at once, namely institutional studies (in this case empowering branches and twigs) and tarjih product studies (in this context, fatwas and tarjih decisions). The two parts are combined simultaneously to strengthen the understanding of fiqh worship according to Muhammadiyah tarjih to the congregation of the An-Nashir Mosque. The hope is that this strengthening programme can realise the congregation of the An-Nashir mosque who understand the fiqh of worship according to Muhammadiyah tarjih. This service will be carried out offline or offline while still implementing health protocols.
Pelatihan Sistematika Penulisan Skripsi bagi Mahasiswa
Jasiah Jasiah;
Ita Rahmania Kusumawati;
Sutiharni;
Wetri Febrina;
Yetti Elfina S
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v4i1.112
Kemampuan menyusun tugas akhir berupa skripsi menjadi standar mutu bagi mahasiswa sebagai insan akademik. Saat ini masih ada mahasiswa berpendapat menulis skripsi menjadi suatu tugas yang sangat sukar dikerjakan, suatu yang tidak urgent dan hal yang tidak diinginkan sebagai tugas dalam menyelesaikan studi. Hasil wawancara dengan mahasiswa prodi PGMI permasalahan yang sering dihadapi adalah ketidakmampuan dalam menyusun skripsi, hal ini disebabkan karena kurangnya motivasi mahasiswa dalam menulis skripsi; kurangnya kemampuan mahasiswa dalam menulis skripsi, kualitas hasil skripsi mahasiswa masih kurang berkualitas , dan 4 (empat) mahasiswa memiliki pemikiran bahwa skripsi hanyalah formalitas sebagai syarat kelulusan studi sehingga dikesampingkan secara kualitasnya. Berdasarkan permasalahan di atas dilakukan upaya berupa pelatihan sistematika penulisan skripsi bagi mahasiswa Prodi PGMI FTIK IAIN Palangkaraya. Pelaksanaan kegiatan, kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka atau luring. Metode dalam pelaksanaan pelatihan yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktik serta bimbingan. Hasil dari pelatihan ini ada 30% dari 83 mahasiswa sudah menemukan permasalahan dan memformulasikan dalam sebuah topik melalui penelusuran tulisan-tulisan ilmiah baik berupa artikel maupun e book pada google schoolar dan mahasiswa mampu menggunakan manajer referensi yaitu Mendeley. Kegiatan ini diharapkan dilaksanakan secara kontinyu agar dapat membantu mahasiswa menulis skripsi sebagai tugas akhir penyelsaian studi.
Penerapan Teknologi Internet of Things Pada SMK Negeri 1 Perhentian Raja Kampar Riau
Yoyon Efendi;
Tri Astari;
Alfry Aristo Jansen Sinlae;
Ahmad Arif Zulfikar;
Masriatus Sholikhah
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v4i1.113
Abstrak Seiring dengan perkembangan jaman, penggunaan teknologi dalam segala lini kehidupan adalah sebuah keharusan teramsuk dalam konteks pendidikan. Menanggapi kebutuhan akan sumber daya manusia Indonesia yang cakap digital dan teknologi, SMK Negeri 1 Perhentian Raja menyediakan dua jurusan unggulan yakni Jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Budidaya Perikanan. Secara spesifik, permasalahan yang menjadi fokus program PKM ini adalah adanya beberapa guru pada kelas tertentu di Jurusan Teknik Komputer Jaringan masih menggunakan sistem absensi manual. Para guru memanggil satu persatu siswa lalu ditandai oleh guru di lembar absensi. Ini akan memakai waktu mengajar di kelas dan laboratorium, akibatnya kegiatan belajar menjadi kurang efektif. Selain itu bagi siswa diperlukan pengenalan teknologi baru yang berhubungan erat dengan jurusan yang mereka tempuh di SMK. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, tim PKM memberikan pelatihan teknologi baru seperti teknologi Internet of Things (IoT) menggunakan Radio Frequency Identification (RFID). Kegiatan diikuti oleh 5 orang guru dan 30 orang siswa jurusan TKJ dengan diawali Pre-test dan di akhiri Post-test. Program ini masih dalam masa perlakuan (pelatihan dan pendampingan) jadi hasil akhir yang diharapkan peningkatan 90% pengetahuan dan keterampilan siswa dan guru. Kata Kunci: Radio Frequency Identification (RFID); Internet of Things (IoT); Absensi Kehadiran siswa; Teknik Komputer Jaringan (TKJ); SMK N 1 Perhentian Raja; Abstract Along with the times, the use of technology in all lines of life is a must, including in the context of education. Responding to the need for digital and technology-savvy Indonesian human resources, SMK Negeri 1 Perhentian Raja provides two excellent majors, namely the Department of Computer Network Engineering (TKJ) and Aquaculture. Specifically, the problem that is the focus of this PKM program is that there are several teachers in certain classes in the Computer Network Engineering Department who still use a manual attendance system. On average, the teachers called the students one by one and then marked by the teacher on the attendance sheet. This will use up teaching time in classrooms and laboratories, resulting in less effective learning activities. In addition, students need an introduction to new technologies that are closely related to the majors they take at SMK. To overcome these problems, the PKM team provides training on new technologies such as Internet of Things (IoT) technology using Radio Frequency Identification (RFID). The activity was attended by 5 teachers and 30 students majoring in TKJ starting with the Pre-test and ending with the Post-test. This program is still in the treatment period (training and mentoring) so the final result is expected to be a 90% increase in the knowledge and skills of students and teachers. Keywords: Radio Frequency Identification (RFID); Internet of Things (IoT); Absence Attendance of students; Computer Network Engineering (TKJ); SMK N 1 Perhentian Raja;
Pemberdayaan Ibu dalam Antenatal Class Terintegrasi Gentlebirth dan Hypnoprenatal terhadap proses Kelahiran
Elita Vasra;
Hendawati;
Aprilina
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v4i1.114
Kontraksi mutlak dibutuhkan untuk terjadinya pembukaan serviks saat proses persalinan maupun untuk pengeluaran bayi. Faktanya, tercatat angka kejadian Section Cesarea di rumah sakit pemerintah sekitar 20-25%, sedangkan di rumah sakit swasta sekitar 30-80% dari total persalinan yang ada di Indonesia. Tercatat sebesar 55% ibu bersalin mengalami kecemasan. Kecemasan yang dialami seorang wanita akan meningkatkan produksi hormon serotonin yang bisa menghambat kerja oksitosin. Akibatnya ibu bersalin yang seharusnya bisa bersalin secara normal harus di intervensi medis dengan induksi persalinan oksitosin drip yang menyebabkan rasa nyeri bertambah hebat. Kecemasan dan rasa nyeri dapat diminimalisir dengan meningkatkan kemampuan ibu untuk melakukan relaksasi selama kehamilan dan persalinan serta persiapan-persiapan fisik dan psikologis dengan mengikuti antenatal class terintegrasi gentlebirth dan hypno prenatal. Sayangnya, petugas kesehatan masih banyak menggunakan biomedical model dalam memberikan asuhan pada ibu bersalin yang memicu terjadinya kecemasan pada ibu bersalin. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu serta bidan/kader dalam tatalaksana gangguan atau masalah pada ibu hamil trimester III melalui pelatihan hypno prenatal dengan afirmasi positif. Hasil kegiatan setelah dilakukan intervensi menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam tatalaksana gangguan atau masalah dalam trimester III menjadi 78,6%, sehingga melakukan hypno prenatal sangat baik untuk diberikan kepada ibu hamil trimester III.