cover
Contact Name
Pande Komang Suparyana
Contact Email
jurnalaplikasidaninovasiiptek@gmail.com
Phone
+6287865309966
Journal Mail Official
jasintek@denpasarinstitute.com
Editorial Address
Jln. Sari Dana IV No.1 DPS 80116 Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek (JASINTEK)
Published by Denpasar Institute
ISSN : 2721107X     EISSN : 27211061     DOI : -
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek memuat tulisan mengenai aplikasi dan Inovasi IPTEK dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk dapat meningkatkan level keberdayaan mitra sasaran/masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 138 Documents
Pemberdayaan Ekonomi Perdesaan Wanita Tani Melalui Pengolahan Limbah Buah Kelapa di Desa Lendang Nangka Lombok Timur Suparyana, Pande Komang; Lestari, Andi Tri; Novesa, Ayu Hikmatullaela; Hakim, Muhamad Shaufil; Eliyati, Sukra; Pandya, Lalu Wahyu Ardis; Azreira, Ratu Adhilla
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 1 Oktober, 2023
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i1.136

Abstract

Sabut kelapa yang merupakan limbah pengolahan minyak kelapa, dapat diolah menjadi cocopeat yang memiliki nilai jual tinggi. Cocopeat merupakan produk olahan kelapa yang berasal dari proses pemisahan sabut kelapa. Dusun Jejolok Punik, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan kawasan daerah pedesaan dengan potensi perkebunan dan pertanian terutama komoditas kelapa. Kelompok Wanita tani di desa ini sangat ingin menjaga kelestarian lingkungan yang baik dan bisa memberikan nilai tambah ekonomi dari pemanfaatan limbah kelapa. Mengingat Kurangnya pemahaman masyarakat terkait dengan produk turunan dari kelapa itu sendiri membuat tim pengabdian ingin memberikan edukasi kepada masyarakat Kelompok Wanita Tani (KWT) Al-Ummahat terkait dengan produk turunan kelapa dan cara pengolahannya menjadi cocopeat. Program ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan limbah yang dihadapi masyarakat Kelompok Wanita Tani dan menambah nilai ekonomis dari limbah itu sendiri. Berdasarkan solusi yang telah ditawarkan maka tim pengabdian menggunakan metode pelaksanaan dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan keterlibatan masyarakat (mitra) dalam keseluruhan kegiatan. Selanjutnya dikombinasikan dengan pendekatan Participatory Technology Development (PTD) yang memanfaatkan teknologi tepat guna berbasis IPTEKS dan kearifan budaya lokal masyarakat, serta melakukan pendampingan teknik pembuatan cocopeat. Setelah dilakukannya kegiatan penyuluhan ini dapat dilihat peningkatan kemampuan dari seluruh anggota KWT Al-Ummahat. Berdasarkan hasil kuisioner yang telah diberikan untuk mengetahui tingkat pemahaman Anggota KWT terdapat peningkatan pemahaman setelah penyuluhan menjadi 87%. Untuk itu dapat dikatakan bahwa apa yang menjadi tujuan utama untuk menambah wawasan serta menerapkan IPTEK kepada mitra dapat dikatakan berhasil
Efisiensi Usahatani Nenas Melalui Peningkatan Penggunaan Pupuk Organik dan Pengurangan Pupuk NPK di Desa Lendang Nangka Utara Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur NTB Ngawit, I Ketut; Sudika, I Wayan; Suparyana, Pande Komang
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 2 April, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i2.137

Abstract

Tujuan kegiatan ini untuk melatih dan membina petani memproduksi pupuk organik untuk mewujudkan masyarakat dusun yang mandiri dalam mencukupi kebutuhan pupuk untuk usahatani tanaman nenasnya. Kegiatan dilaksanakan dengan metode tindak partisipatif mulai bulan Maret 2022 sampai bulan Nopember 2023. Peserta kegiatan sebanyak 30 orang petani dari Dusun Benteng Utara, Benteng Selatan dan Loang Sawak. Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan sukses, terbukti partisipasi dan antusiasme petani yang semula rendah ternyata dapat ditingkatkan menjadi tinggi setelah pelaksanaan pendampingan langsung di lapang tentang praktek pembuatan pupuk organik, pembuatan ransum pakan ternak sapi dan demplot aplikasi pupuk organik pada tanaman nenas. Kegiatan penyuluhan dan pendampingan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mengelola tanaman nenasnya lebih intensif melalui peningkatan aplikasi pupuk organik dan pengurangan aplikasi NPK secara bertahap. Pertumbuhan dan hasil buah nenas terbaik diperoleh pada aplikasi pupuk organik 25 ton ha-1 ditambah dengan pupuk NPK Ponska 100 kg ha-1, dengan total jumlah buah nenas yang dapat dipanen sebanyak 137.500 buah ha-1 dengan total bobot buah segar mencapai 35.720 ton ha-1. Dosis aplikasi pupuk organik hasil produksi ini dianjurkan 25 ton ha-1 untuk tanaman nenas dengan waktu aplikasi setelah pengolahan tanah
Pelatihan Pengolahan Kelapa dalam Menghasilkan Minyak Kelapa di Desa Imana, Kecamatan Atinggola, Gorontalo Utara Fitriani, A. Nur; Angelia, Ika Okhtora; Arifin, Arifin; Mege, Revolson Alexius; Moko, Emma Mauren; Mewengkang, Alfrina
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 2 April, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i2.138

Abstract

Desa Imana terletak di Kab.Gorontalo Utara memiliki tanaman kelapa yang sangat melimpah dan menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat disekitarnya. Tujuan dari kegiatan ini memberikan pelatihan kepada warga dalam pengolahan kelapa guna menghasilkan minyak kelapa secara tradisional dan berkualitas pada desa Imana kecematan Atinggola, Kab Gorontalo Utara. IKM Mikas melakukan proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional dengan metode cara basah berbeda dari pembuatan minyak pada umumnya, adapun tahapan proses pembuatan melalui sortasi bahan baku, pengepresan santan, pemeraman santan selama 24 jam, ekstraksi santan melalui pemanasan hingga diperoleh minyak murni kelapa. Berdasarkan studi literatur minyak kelapa tradisional mengandung 5 jenis asam lemak yaitu asam laurat (44,83%), asam miristat (22,83%), asam palmitat (12,82%), asam oleat (11,68%), dan asam stearat (3,90%). Minyak kelapa yang dihasilkan IKM Mikas dari segi aroma dari sisi aroma yang jauh lebih harum dibanding dengan produk-produk pabrikan. Menurut Bapak Supanto Patingki yang merupakan Ketua IKM Mikas, setiap bulannya IKM Mikas memproduksi minyak kelapa kampung sebanyak 4 kali (sepekan sekali) Setiap produksi menghasilkan 100 botol
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Kedelai Pada Wilayah Lahan Kering Kabupaten Lombok Tengah Mandalika, Eka Nurminda Dewi; Hidayanti, Anna Apriana
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 2 April, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i2.139

Abstract

Lahan kering di wilayah Kabupaten Lombok Tengah masih belum terkelola secara maksimal. Usahatani kedelai diketahui dapat dikembangkan di lahan kering dan wilayah kabupaten Lombok tengah khususnya di desa segala anyar merupakan salah satu wilayah yang menjadi pusat program Upsus Pajale. Jumlah responden terdiri dari 30 petani di Desa Segala Anyar. Penelitian ini menggunakan analisa biaya dan pendapatan. Hasil penelitian yang dilakukan untuk musim tanam pada periode Juni - September 2022, Usahatani kedelai di desa segala anyar memperoleh hasil produksi sebanyak 676 Kg/LLG dan 1386 Kg/Ha dan petani bisa mendapatkan rata-rata nilai produksi sebesar Rp. 8.956.667 /LLG dan Rp. 18.366.370 /Ha. Jumlah nilai pendapatan rata-rata yang diperoleh pada musim tanam tersebut senilai Rp. 4.451.432 / LLG dan Rp. 9.128.021/ Ha dan dengan nilai R/C Ratio 1,99 maka usahatani kedelai di Desa Segala Anyar Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Usaha atau bisnis dinyatakan layak (feasible). Selain itu terdapat kendala-kendala yang dihadapi seperti penggunaan sarana produksi yang tidak maksimal dan juga sistem tanam yang masih konvensional tanpa memikirkan jarak tanam kedelai sehingga hal tersebut mengakibatkan hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan target petani sehingga berdampak pada rendahnya harga jual kedelai dipasaran
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Buruh Tani Perempuan Pada Usahatani Cabai Rawit Di Kawasan Kabupaten Lombok Timur Hidayanti, Anna Apriana; Mandalika, Eka Nurminda Dewi
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 2 April, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i2.140

Abstract

Buruh tani di Desa Paok pampang di dominasi oleh Perempuan, kegiatan sebagai buruh tani Perempuan ini dilakukan untuk menambah pendapatan keluarga. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalaha untuk faktor apasaja yang memepengaruhi pendapatan buruh tani Perempuan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 orang. Data yang terkumpul dianalisis lebih lanjut dengan metode Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan adalah variabel usia, lamanya pendidikan, jumlah tanggungan dan pengalaman sebagai buruh tani bahwa variabel yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pendapatan buruh tani Perempuan di adalah variabel jumlah tanggungan sedangkan variabel lain tidak mempengaruhi secara signifikan hal ini disebabkan karena salah satu alasannya dengan pengalaman rata-rata delapan belas tahun, pengalaman buruh tani Perempuan sudah cukup lama namun belum tentu menjamin hasil yang diterima
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Wisata Lantan Kabupaten Lombok Tengah Mulyawati, Sri; Febrilia, Baiq Rika Ayu; Danasari, Idiatul Fitri; Sari , Ni Made Wirastika
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 2 April, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i2.141

Abstract

Desa Lantan merupakan salah satu desa wisata di Pulau Lombok yang masih dalam kategori desa wisata rintisan. Desa Lantan memiliki banyak potensi sumber daya yang dapat dikembangkan oleh masyarakat setempat. Pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat adalah suatu model pembangunan yang mengharuskan adanya keterlibatan masyarakat secara holistik dalam segala aktivitas kepariwisataan. Beberapa hasil penelitian terdahulu menyebutkan bahwa pengembangan desa wisata dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Namun status desa wisata lantan yang belum mengalami peningkatan hingga saat ini adalah tanggung jawab setiap pihak, khususnya masyarakat lokal. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlibatan masyarakat lokal dalam tahap perencanaan, tahap implementasi, dan tahap pengawasan Desa Wisata Lantan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan snowball sampling. Responden yang terpilih merupakan representasi dari setiap peran dan profesi yang ada di dalam masyarakat, seperti tokoh agama, pemilik usaha rumah makan, pemilik usaha penginapan, pedagang, petani, sesepuh desa, dan pemilik tanah di dekat lokasi wisata. Jumlah responden yaitu sebanyak tujuh orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan Desa Wisata Lantan belum maksimal, karena tidak semua lapisan masyarakat ikut serta dalam setiap tahap pengembangan yang dibutuhkan
PKM Kerajinan Anyaman Bambu Di Desa Belok Sidan Kecamatan Petang Kabupaten Badung Kartika, I Made; Sumada, I Made; Sudika, I Gusti Made; Suwandana, I Made Adi; Sedana, I Dewa Gede Putra
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 2 April, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i2.143

Abstract

Kelompok usaha pengerajin anyaman bambu terutama penjor sebagai sarana upakara memiliki suatu prospek yang baik. Solusi kegiatan dengan memberikan bantuan dalam produksi berupa mesin paku tembak yang akan dikombinasikan dengan mesin kompresor. Hal ini ditujukan untuk mempermudah pembentukan kerangka dan mempercepat proses pembuatan kerangka sanggah penjor yang akan diproduksi. Pada bidang pemasaran diberikan penyuluhan berbasis teknologi 4.0 yaitu pemasaran memakai media elektronik dan media sosial. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat dilaksanakan di Desa Belok Sidan pada bulan Oktober-November 2023. Metode yang digunakan yaitu: penyuluhan dan pelatihan pada pendampingan pembuatan anyaman bambu sebagai aksesoris kelengkapan upacara berupa penjor. Hasil kegiatan kelompok usaha pengrajin anyaman bambu Desa Belok Sidan menunjukkan peningkatan dari 50 buah menjadi 150 buah per hari. Model manajemen operasional yang telah dilakukan pada proses produksi dapat mempercepat waktu kerja, sehingga biaya operasional pekerjaan menjadi murah dan penggunaan tenaga kerja serta waktu yang efesien. Manfaat kegiatan ini dapat melestarikan tanaman bambu di sekitar lahan penduduk, memperkenalkan hasil kerajina anyaman bambu, serta mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan pendapatan kelompok usaha pengerajin pengerajin dan masyarakat. Diharapkan melalui kegiatan ini masyarakat dapat mengambil peran aktif dalam menciptakan lapangan kerja dengan memanfaatkan sumberdaya lokal
Analisis Peran Stakeholder dalam Pengembangan Desa Agrowisata Kebon Ayu Selvia, Siska Ita; Ulya, Ayu Fitriatul; Sari, Ni Made Wirastika; Mulyawati, Sri
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 2 April, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i2.144

Abstract

Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi destinasi wisata beragam yang mengkombinasikan atraksi wisata alam dengan sektor pertanian yang dikenal dengan konsep agrowisata. Konsep ini menjadi penggerak perekonomian lokal karena memiliki multiplier effect bagi berkembangnya pertanian hortikultura dengan teknik hidroponik menggunakan greenhouse pada komoditi unggulan golden melon dan juga dapat menyerap lapangan pekerjaan untuk wisata kuliner, UMKM, kelompok seni lokal dan pelaku usaha lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pemetaan peran dan kepentingan stakeholder-stakeholder yang terlibat dalam pengembangan Desa Agrowisata Kebon Ayu. Penelitian ini menggunakan Teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk menjaring partisipasi aktif dari stakeholder-stakeholder lokal guna mengumpulkan beberapa informasi terkait keterlibatan stakeholder dalam pengembangan desa agrowisata tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa stakeholder yang menduduki posisi sebagai keyplayer dimana memiliki kepentingan dan pengaruh yang sama-sama tinggi antara lain Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Pemerintah Desa Kebon Ayu, Pokdarwis, Kelompok Tani, BUMDes, UMKM dan Akademisi. Kolaborasi antar stakeholder tersebut sangat berpengaruh bagi keberhasilan dan keberlanjutan pengembangan Desa Agrowisata Kebon Ayu
Kelayakan Usaha Produk Black Garlic pada UD. Malsye Putri Rinjani Sejahtera Kecamatan Sembalun Danasari, Idiatul Fitri; Selvia, Siska Ita
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 2 April, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i2.145

Abstract

Kecamatan Sembalun sebagai sentra produksi bawang putih memiliki peluang dalam pengembangan usaha produk olahan, salah satunya yaitu black garlic. Tumbuhnya pelaku usaha black garlic skala rumahan di Kecamatan Sembalun merupakan respon dari adanya sumberdaya yang cukup, permintaan domestik, dan peluang ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha produk black garlic yang sedang berkembang di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Metode penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif dilakukan untuk menjelaskan fenomena dan kejadian yang terjadi sedangkan kuantitatif dilakukan untuk menentukan kelayakan usaha black garlic. Penelitian dilakukan secara sengaja dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam kepada pelaku usaha black garlic yaitu UD. Malsye oleh KWT Putri Rinjani Sejahtera. Jumlah responden yang digunakan sebanyak 8 orang yang merupakan pemilik dan tenaga kerja dari UD. Malsye Putri Rinjani Sejahtera. Analisis kelayakan usaha dilakukan menggunakan analisis R/C ratio dan Net Present Value (NPV), analisis ini menggunakan perhitungan produksi untuk pasar domestik. Berdasarkan penelitian dan analisis yang dilakukan bahwa kegiatan usaha produk black garlic yang dilakukan adalah layak untuk diusahakan. Hal ini dibuktikan dengan nilai R/C ratio > 1 yaitu dan nilai NPV > 0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan usaha olahan bawang putih di Kecamatan Sembalun dengan skala rumahan memberikan keuntungan dan prospek pemasaran yang baik dengan target pasar ekspor
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Rumput Laut di Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita; Nabilah , Sharfina
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 2 April, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i2.146

Abstract

Rumput laut memiliki peran penting dan strategis bagi masyarakat di Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. keberadaan komoditi rumput laut memberikan pendapatan bagi masyarakat sekitar melalui usahatani rumput laut. Pendapatan yang diperoleh petani salah satunya bergantung pada jumlah produksi yang dihasilkan. Jumlah produksi dapat dipengaruhi oleh luas lahan, jumlah bibit, dan tenaga kerja. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi rumput laut di Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. analisis yang digunakan adalah analisis regresi dengan fungsi cobb-douglas dan taraf nyata 5%. Responden pada penelitian ini adalah petani rumput laut. Jumlah responden ditentukan secara purposive sampling sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel luas lahan, jumlah bibit dan tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap produksi rumput laut. Sedangkan secara parsial variabel luas lahan dan jumlah bibit tidak berpengaruh nyata terhadap produksi rumput laut. Variabel tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap produksi rumput laut. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu adanya pengelolaan sistem budidaya yang baik dan benar oleh petani rumput laut agar penggunaan bibit dan luas lahan memiliki kontribusi dalam peningkatan jumlah produksi rumput laut

Page 10 of 14 | Total Record : 138