cover
Contact Name
Avid Leonardo sari
Contact Email
goacademica@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
goacademica@gmail.com
Editorial Address
Jln. Cibolerang 2, Cileunyi - Bandung - Jawa Barat - Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Papatung : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik
ISSN : -     EISSN : 27150186     DOI : https://doi.org/10.660303/japp
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Papatung : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik is an open access and peer-reviewed Journal, JAPP is scientific journal that contains the results of theoretical research and studies on Government, Politics and Public Administration. Managed by GlobalWriting Academica Consulting and Publishing. Focus and Scope Jurnal Papatung : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik is a multi-disciplined journal focused on the study of Government, Politics and Public Administration in Indonesia, Asia and The World. The journal publishes theoretical and empirical research articles intending to promote and disseminate academic atmosphere in and on the region. The journal publication includes articles, research notes, notices on conferences, workshops and seminars, and book reviews.
Articles 274 Documents
MOTIF PERUSAHAAN MINYAK DAN GAS MELIBATKAN MITRA LOKAL DALAM PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Ahmad Taufik; Rupiarsieh; Ida Swasanti
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 1 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i1.1576

Abstract

Penelitian bertujuan mendalami sejauhmana motif perusahaan minyak dan gas melibatkan mitra lokal, termasuk dalam hal ini NGO, dalam pengelolaan CSR di Kabupaten Bojonegoro. Metode kualitatif melalui studi kasus Yin dan Cresswell digunakan dalam studi ini. Data diperoleh dari subyek penelitian yang meliputi media massa, NGO, perwakilan perusahaan migas, pemerintahan desa dan kabupaten, serta penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan, motif EMCL atau because of motive melibatkan mitra lokal dalam pelaksanaan program CSR ada empat. Yakni, motif ekonomi bisnis perusahaan, meliputi kelancaran bisnis perusahaan, dan pembawa misi perusahaan; motif komunikasi perusahaan, yakni sebagai saluran baru komunikasi perusahaan ke masyarakat, memudahkan komunikasi ke pemerintah); motif politik, yakni sebagai bentuk mencari dukungan dan legitimasi dari masyarakat luas, NGO punya akses politik, tekanan pemerintah ke perusahaan); dan motif sosiologis, yakni upaya pemberdayaan perusahaan, wujud komitmen perusahaan kepada aktor lokal, NGO ingin terlibat langsung, kedekatan dengan sumber migas, dan peredam gejolak sosial). Sedangkan tujuan (in order to motive) dari pelibatan mitra lokal dalam pengelolaan program-program CSR mencakup bertujuan untuk distribusi sumber daya ekonomi dan manusia, serta agar program CSR tepat sasaran, dan konflik sosial minim.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DAN TATA KELOLA MAKANAN BERGIZI GRATIS PADA TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN Nur Ariyani; Herman Dema; Irwan Irwan
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 2 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i1.1579

Abstract

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah kebijakan strategis nasional dalam upaya meningkatkan level kecukupan gizi dan kapasitas belajar peserta didik melalui intervensi makanan di lingkungan sekolah. Namun, efektivitas pelaksanaannya sangat bergantung pada proses implementasi dan kualitas tata kelola di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi dan tata kelola Program MBG pada satuan pendidikan di Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Proses pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap siswa, guru, kepala sekolah, pengelola dapur MBG, serta koordinator MBG kecamatan. Tahapan analisis data mengadopsi model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang dioperasikan melalui perangkat lunak NVivo, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program MBG dipengaruhi oleh empat faktor utama implementasi kebijakan, yakni komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi, dengan sumber daya dan disposisi pelaksana sebagai faktor yang paling dominan. Dari perspektif tata kelola, pelaksanaan MBG telah mencerminkan prinsip-prinsip good governance, terutama pada transparansi, akuntabilitas, partisipasi,dan responsivitas, meskipun masih terdapat keterbatasan pada komunikasi formal dan fleksibilitas birokrasi. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG ditentukan oleh integrasi antara kapasitas implementasi kebijakan dan perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik pada tingkat satuan pendidikan.
ANALISIS PEMAHAMAN, PERSEPSI, MOTIVASI, DAN PERILAKU TENAGA KESEHATAN DALAM PELAPORAN OBAT SUBSTANDAR DAN ILEGAL TERMASUK PALSU MELALUI APLIKASI BPOM MOBILE Mimin Jiwo Winanti; Tora Akadira; Heri Wahyudi
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 1 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i1.1584

Abstract

Peredaran obat substandar dan ilegal termasuk palsu masih menjadi ancaman serius terhadap keselamatan pasien dan sistem kesehatan, sehingga diperlukan partisipasi aktif tenaga kesehatan dalam pelaporan melalui platform digital seperti aplikasi BPOM Mobile. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemahaman tenaga kesehatan, persepsi kemudahan penggunaan aplikasi, serta motivasi terhadap perilaku pelaporan obat substandar dan ilegal termasuk palsu. Pendekatan kuantitatif deskriptif dan inferensial digunakan dengan pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert kepada 72 tenaga kesehatan pengguna BPOM Mobile. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modelling-Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antar variabel laten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap motivasi dan perilaku pelaporan, sementara motivasi terbukti menjadi faktor dominan yang memediasi hubungan tersebut. Model penelitian memiliki tingkat goodness of fit yang baik dengan nilai SRMR sebesar 0,060 serta nilai R² yang kuat pada variabel motivasi dan perilaku pelaporan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi sistem pelaporan digital tidak hanya bergantung pada aspek teknologi, tetapi juga pada literasi, persepsi pengguna, serta dukungan kebijakan yang mendorong partisipasi tenaga kesehatan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam penguatan early warning system pengawasan obat melalui integrasi pendekatan perilaku dan evaluasi program berbasis model CIPP.
EVALUASI KEBIJAKAN KEDUDUKAN DAN TUGAS POKOK DISTRIK DI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG Moritz Johanes Lombogia; Muhammad Sawir; Agus Prastyawan
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 1 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i1.1589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan mengenai kedudukan dan tugas pokok distrik di Kabupaten Pegunungan Bintang serta mengidentifikasi berbagai faktor yang menghambat optimalisasi kinerjanya. Sebagai perangkat daerah yang paling dekat dengan masyarakat, distrik memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, namun realitas di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan signifikan antara kebijakan dan implementasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluasi kebijakan publik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di lapangan, serta studi dokumentasi untuk memperoleh gambaran sistematis mengenai fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas pokok distrik belum berjalan secara optimal, terutama di wilayah perbatasan dan daerah terpencil yang sulit dijangkau. Hambatan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan aksesibilitas, sumber daya, serta lemahnya koordinasi antarinstansi. Selain itu, tantangan geografis yang ekstrem dan kondisi keamanan yang tidak stabil menjadi faktor krusial yang menurunkan efektivitas pelayanan publik. Penelitian ini menyarankan penguatan kapasitas aparatur, perbaikan infrastruktur komunikasi dan transportasi, serta sinkronisasi program kerja untuk memastikan pemerataan kualitas pelayanan di seluruh wilayah distrik. Strategi khusus juga sangat diperlukan guna mengatasi kendala keamanan agar proses kepemerintahan tetap berjalan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN ANAK BERHADAPAN HUKUM DALAM PELAYANAN LK3 BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2012 Marcella Damayanti Pandiangan; Gun Gun Gumilar; Dwiki Yulian Reynaldi
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 2 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i2.1572

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan perlindungan hukum Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) oleh Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) di Karawang. Fokus utamanya adalah sejauh mana pelayanan LK3 sejalan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA). Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan TB Smith, penelitian ini mengkaji indikator ideal kebijakan, mengidentifikasi kelompok sasaran, kapasitas pelaksana, dan faktor lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kebijakan oleh LK3 telah berjalan baik dan komprehensif, ditandai dengan pendampingan psikososial, diversi penerapan, dan kolaborasi lintas sektor. Namun, masih terdapat kendala terkait pengakuan formal peran pekerja sosial, keterbatasan sumber daya dan fasilitas, serta stigma sosial di masyarakat.
HYBRID LEADERSHIP AND LOCAL GOVERNANCE PERFORMANCE: A COMPARATIVE STUDY OF URBAN AND RURAL GOVERNMENTS IN INDONESIA Mhd Fajri; Aidinil Zetra; Yola Febrianti
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 1 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i1.1601

Abstract

Artikel ini menganalisis peran kepemimpinan hibrida dalam praktik pemerintahan lokal dan pengaruhnya terhadap efektivitas tata kelola (governance) di dua daerah di Indonesia yaitu Kota Bukittinggi dan Kabupaten Dharmasraya. Terdapat perdebatan teoretis tentang fleksibilitas kepemimpinan dan sifat kompleksitas dalam tata kelola publik yang membawa diskusi pada bagaimana gaya kepemimpinan transformasional, transaksional, partisipatif, dan direktif dapat diterapkan dalam situasi berbeda dan sesuai dengan konteks sosial, politik, dan administratif dimasing-masing kepemimpinan. Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus komparatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi dan telaah dokumen kebijakan. Data dianalisis secara tematik dan komparatif berdasarkan delapan indikator utama tata kelola yang merujuk pada tata kelola modern. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk kepemimpinan hibrida muncul dalam dua bentuk yang berbeda. Di Kota Bukittinggi, kepemimpinan hibrida bersifat populis-personalistik dengan responsivitas tinggi dan dominasi figur pemimpin, namun dengan kelemahan dalam pelembagaan tata kelola. Di sisi lain, di Kabupaten Dharmasraya, para pemimpin hibrida muncul secara institusional-kontekstual dan terdapat ketertaturan yang lebih besar antara sistem birokrasi dengan jaringan aktor lokal yang mengarah pada stabilitas tata kelola yang lebih berkelanjutan.
ANALISIS PENGARUH TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI TERHADAP DISIPLIN KERJA DAN KINERJA ASN: STUDI EMPIRIS PADA KECAMATAN SINGKUT KABUPATEN SAROLANGUN Ilham Akbar Syaihu; Sofjan Aripin; Rahmat Budiman
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 2 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i2.1602

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memahami seberapa besar peran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dalam membentuk disiplin kerja sekaligus meningkatkan kinerja aparatur di Kantor Kecamatan Singkut. Pengujian dilakukan baik secara terpisah maupun secara bersamaan guna memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai hubungan antarvariabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei sebagai teknik pengumpulan data. Untuk menganalisis hubungan antarvariabel, digunakan Generalized Linear Model (GLM) sehingga dapat diketahui seberapa besar kontribusi TPP terhadap disiplin kerja dan kinerja pegawai. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara individual TPP memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap disiplin kerja, dengan kontribusi sebesar 69,3%. Terhadap kinerja pegawai, pengaruhnya juga signifikan, meskipun sedikit lebih rendah, yakni sebesar 59,1%. Ketika kedua variabel dependen diuji secara simultan, kontribusi TPP tercatat sebesar 33%. Temuan ini mengisyaratkan bahwa TPP memang memiliki peran penting, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas disiplin dan kinerja aparatur. Artinya, peningkatan performa pegawai juga dipengaruhi oleh aspek lain seperti kepemimpinan, budaya organisasi, dan sistem pengawasan yang diterapkan.
SOLIDARITAS SIPIL DALAM PERANG MODERN: STUDI KASUS PERLAWANAN MASYARAKAT SIPIL UKRAINA DALAM PERANG MELAWAN RUSIA TAHUN 2023-2024 Valetta Sophie Jacob; Indra Wisnu Wibisono; Roberto Octavianus Cornelius Seba
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 2 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i2.1605

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran solidaritas sipil dalam membangun perlawanan masyarakat Ukraina terhadap agresi Rusia pada periode 2023-2024 dalam konteks perang modern. Transformasi karakter perang modern yang ditandai dengan taktik hibrida, keterlibatan aktor nonnegara, serta perang informasi menjadikan masyarakat sipil bukan lagi pihak pasif, tetapi aktor strategis dalam arsitektur ketahanan negara. Dengan menggunakan kerangka konstruktivisme, soft power, masyarakat sipil transnasional, dan ketahanan nasional, penelitian ini menjelaskan bagaimana identitas nasional, nilai bersama, serta narasi kolektif membentuk kapasitas mobilisasi rakyat Ukraina selama konflik berlangsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa solidaritas sipil terbentuk melalui proses historis yang panjang, mulai dari penguatan identitas pasca-kemerdekaan, mobilisasi politik pada Revolusi Oranye dan Euromaidan, hingga konsolidasi jaringan sosial setelah invasi 2022. Pada masa eskalasi perang, solidaritas ini termanifestasi dalam berbagai bentuk, seperti mobilisasi relawan, dukungan logistik pertahanan, kampanye digital, aktivisme diaspora, serta diplomasi publik akar rumput yang memperkuat dukungan internasional. Seluruh dinamika tersebut memperlihatkan bahwa perlawanan Ukraina tidak hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga ditopang oleh kohesi sosial dan inisiatif sipil yang berfungsi sebagai fondasi ketahanan nasional nonmiliter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa solidaritas sipil berperan sebagai mekanisme kunci yang memungkinkan masyarakat Ukraina mempertahankan kedaulatan negara di tengah karakter perang modern yang kompleks dan multidimensional.
PENGARUH IMPLEMENTASI APLIKASI SIBERAS TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR DESA CARAWALI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Misriani; Lukman; Sofyan Bekkah
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 2 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i2.1617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi aplikasi SIBERAS terhadap pelayanan publik di Kantor Desa Carawali, Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 88 responden yang berasal dari masyarakat Desa Carawali, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan bantuan program SPSS serta skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekapitulasi variabel implementasi aplikasi SIBERAS memperoleh persentase sebesar 70,8% yang termasuk dalam kategori cukup baik, sedangkan variabel pelayanan publik memperoleh persentase sebesar 70,7% yang juga berada pada kategori cukup baik. Berdasarkan hasil uji statistik, diperoleh nilai t hitung sebesar 13,546 dengan tingkat signifikansi 0,000 (0,000 < 0,05), sehingga t hitung lebih besar dari t tabel (13,546 > 1,988). Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi aplikasi SIBERAS memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pelayanan publik di Kantor Desa Carawali, Kabupaten Sidenreng Rappang.
THE INFLUENCE OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP AND SERVICE QUALITY ON THE EFFECTIVENESS OF LAND SERVICE DIGITALIZATION Ach Backhrurozak; Agus Widodo; Moh. Khusaini
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 2 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i2.1618

Abstract

The purpose of this study is to examine how transformational leadership and service quality affect how well land service digitization is implemented in public sector companies. Digital transformation in land services not only requires technological readiness, but also requires adequate leadership support and service quality to ensure the successful implementation of electronic systems. This study uses a quantitative approach with an explanatory design and is analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS). Data was collected through a questionnaire of 75 employees who were directly involved in the implementation of digital services at the Sidoarjo Regency Land Office. The results of the analysis showed that transformational leadership had a positive and significant effect on the effectiveness of digitalization implementation with a coefficient of 0.558 and a significance value below 0.05. Service quality also has a positive and significant effect with a coefficient of 0.718, and has a more dominant influence than transformational leadership. The research model has a strong explainability with an R-square value of 0.744. These findings show that the success of land service digitization is more determined by the quality of the system and digital services that users feel, along with transformative leadership support. This research implies that increasing the effectiveness of digitalization requires strengthening leadership and improving service quality simultaneously.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 3 Tahun 2026 Vol 9 No 2 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026 Vol 9 No 1 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026 Vol 8 No 3 (2025): PAPATUNG Volume 8 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 8 No 2 (2025): PAPATUNG Volume 8 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 8 No 1 (2025): PAPATUNG Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025 Vol 7 No 3 (2024): PAPATUNG Volume 7 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 7 No 2 (2024): PAPATUNG Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024 Vol 7 No 1 (2024): PAPATUNG Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024 Vol 6 No 3 (2023): PAPATUNG Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023 Vol 6 No 2 (2023): PAPATUNG Volume 6 Nomor 2 Tahun 2023 Vol 6 No 1 (2023): PAPATUNG Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023 Vol 5 No 3 (2022): PAPATUNG Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022 Vol 5 No 2 (2022): JURNAL PAPATUNG Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022 Vol 5 No 1 (2022): JURNAL PAPATUNG Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022 Vol 4 No 3 (2021): JURNAL PAPATUNG Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021 Vol 4 No 2 (2021): JURNAL PAPATUNG Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021 Vol 4 No 1 (2021): JURNAL PAPATUNG Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021 Vol 3 No 3 (2020): JURNAL PAPATUNG Volume 3 Nomor 3 Tahun 2020 Vol 3 No 2 (2020): JURNAL PAPATUNG Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020 Vol 3 No 1 (2020): JURNAL PAPATUNG Volume 3 Nomor 1 Tahun 2020 Vol 2 No 3 (2019): JURNAL PAPATUNG Volume 2 Nomor 3 Tahun 2019 Vol 2 No 2 (2019): JURNAL PAPATUNG Volume 2 Nomor 2 Tahun 2019 Vol 2 No 1 (2019): JURNAL PAPATUNG Volume 2 Nomor 1 Tahun 2019 Vol 1 No 3 (2018): JURNAL PAPATUNG Volume 1 Nomor 3 Tahun 2018 More Issue