cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 680 Documents
Penyuluhan dan Pendampingan Perancangan Model Pembelajaran Inovatif Melalui Lesson Study pada Guru SMP di Palu Gamar BN Shamdas; Mursito Bialangi; Amalia Buntu
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4659

Abstract

pengalaman belajar yang atraktif dan melibatkan siswa secara aktif. Keadaan ini dapat diciptakan dengan menerapkan model pembelajaran inovatif. Sayangnya banyak guru belum terampil merancang model pembelajaran inovatif. Tujuan program ini adalah melatih guru di sekolah mitra untuk bekerja dalam lesson study (LS) (1) merancang dengan mudah model pembelajaran inovatif, dan (2) mampu menghasilkan RPP berbasis PBL serta perangkat pembelajaran lainnya penunjang pembelajaran inovatif. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 dalam bentuk penyuluhan dan kerja praktek. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi untuk mengamati kerja sama, komunikasi, peran anggota dan ketuntasan kerja dalam kegiatan lesson studi serta penyusunan perangkat berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan indikator amatan yaitu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) disusun sesuai sintaks PBL, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) memicu aktivitas siswa, media menarik minat belajar dan assesmen berkategori HOTS. Dilakukan wawancara tidak terstruktur sebagai pelengkap data. Mitra pada kegiatan ini adalah seluruh guru SMP Negeri 4 Palu  berjumlah 60 guru. Hasil observasi menunjukkan (1) guru sanggup bekerjasama dan berkomunikasi dengan baik dalam merancang model pembelajaran inovatif sesuai sintaksnya dalam tim lesson study, dan (2) guru sanggup menghasilkan RPP berbasis PBL serta perangkat pembelajaran lainnya yang menunjang pembelajaran inovatif. Hasil wawancara menginformasikan bahwa kegiatan lesson study menyebabkan guru-guru lebih mudah merancang pembelajaran inovatif. Selain itu, kolaborasi dalam LS dapat melatih guru mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang lebih baik dan sesuai kebutuhan model pembelajaran yang digunakan. Kerjasama secara kolegatif dalam tim lesson study untuk merancang model-model pembelajaran inovatif penting dilanjutkan dan disebarluaskan.  The success of learning can be achieved when the teacher can provide an engaging learning experience and engage students actively. This state of being can be created by applying innovative learning models. Unfortunately, many teachers have not designed innovative learning models and used them correctly. This program aims to train teachers in partner schools to work in lesson study groups so that teachers can (1) easily design innovative learning models, (2) be able to produce PBL-based lesson plans and other learning tools to support innovative learning. This activity will be held in August 2021 in counselling and practical work. The instrument used is an observation sheet to observe cooperation, communication, member roles and work completeness in lesson study activities, as well as the preparation of PBL-based tools with observational indicators, namely lesson plans arranged according to PBL syntax, the student worksheet triggers student activity, media attracts interest in learning and assessments in the HOTS category. Unstructured interviews were conducted as a complement to the data. Partners in this activity are all 60 SMP Negeri 4 Palu teachers, totalling 60 teachers. The observations show (1) teachers can work together and communicate well in designing innovative learning models according to the syntax in the lesson study team, and (2) teachers can produce PBL-based lesson plans and other learning tools that support innovative learning. The interview results inform that lesson study activities make it easier for teachers to design innovative learning. In addition, collaboration in lesson study can train teachers to produce better learning devices according to the learning model's needs. Cooperation in lesson study teams to design innovative learning models is important to continue and disseminate.
Pelatihan Penulisan Buku Antologi Non-Fiksi Pengalaman Belajar Fisika pada Mahasiswa Calon Guru Fisika Lutfiyanti Fitriah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4363

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mahasiswa menulis buku antologi non-fiksi tentang pengalaman hidup sehingga dihasilkan sebuah buku antologi yang dapat diterbitkan secara nasional. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, penugasan, dan corrective feedback (umpan balik korektif) dari dosen selaku mentor kepada mahasiswa. Instrumen penilaian yang digunakan pada kegiatan ini adalah lembar penilaian artikel antologi yang diadaptasi dari Badan Standar Nasional Pendidikan. Peserta kegiatan berjumlah 22 orang mahasiswa calon guru fisika di Program Studi Tadris Fisika FTK UIN Antasari Banjarmasin. Kegiatan workshop terselenggara secara daring dengan baik dan lancar pada tanggal 24 Juni sampai 10 Agustus 2021. Berdasarkan kegiatan yang diselenggarakan diketahui bahwa mahasiswa telah mampu menulis dengan baik. Hasil dari kegiatan ini adalah diterbitkannya sebuah buku antologi non-fiksi dengan judul “Aku dan Fisika: Penggalan Pengalaman Seru Saat Belajar Fisika” secara nasional. Selain itu, mahasiswa menjadi termotivasi untuk menghasilkan buku lainnya. This activity aimed to train students to write non-fiction anthology books about life experiences to produce an anthology book that can be published nationally. The methods used were lecture, question, assignment, and corrective feedback from the lecturer as a mentor to students. The assessment instrument used in this activity was an anthology article assessment sheet adapted from the Badan Standar Nasional Pendidikan. The activity participants were 22 prospective physics teacher students at Physics Education Department, FTK UIN Antasari Banjarmasin, from June 24 to August 10, 2021. Workshop activities were held online well and smoothly. Based on the activities held, it was known that students were able to write well. The result of this activity was the publication of a non-fiction anthology book with the title "Aku dan Fisika: Penggalan Pengalaman Seru Saat Belajar Fisika" nationally. In addition, students become motivated to produce other books.
Akses Internet Gratis untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah Menggunakan Teknologi Wireless Manajemen Channel Muhammad Yusuf Bagus Rasyiidin; Indra Hermawan; Asep Kurniawan; Fachroni Arbi Murad; Maria Agustin; Defiana Arnaldy
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4868

Abstract

Koneksi internet bertujuan untuk memfasilitasi sebuah komunikasi layanan file atau data yang sangat dibutuhkan. Pada saat pandemi COVID-19, dimana produktivitas masyarakat saat ini lebih banyak di rumah. Seiring dengan perkembangan penggunaan internet yang melonjak pada saat pandemik COVID, perlu menjadi perhatian karena tidak semua masyarakat yang menggunakan internet sudah berlangganan kepada penyedia internet. Pemberian teknologi tepat guna seperti internet gratis ini bermaksud agar produktivitas masyarakat secara daring dapat lebih meningkat.  Politeknik Negeri Jakarta dalam hal ini Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan bekerja sama dengan Kelurahan Tanah Baru Depok guna untuk menyelenggarakan sebuah program sosialisasi internet positif dan pemasangan internet gratis untuk masyarakat dalam usaha memaksimalkan usaha kecil mikro menengah (UMKM) serta aktivitas daring. Program tersebut dilaksanakan dalam rangka kepedulian dalam penggunaan internet yang semakin meningkat di masyarakat. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran dalam membantu pemerintah atau pelaksana peningkatan penjualan UMKM secara daring. Hal tersebut berguna untuk mengurangi aktivitas di luar sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus. Selain itu pengabdian ini menggunakan teknologi nirkabel sebagai media yang menghubungkan perangkat masyarakat menuju akses internet gratis. Adapun hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu 1) pemasangan perangkat jaringan internet, 2) sosialisasi internet positif dan 3) sosialisasi penggunaan internet gratis. Pengujian dilakukan secara kualitatif untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan. Masyarakat merasa terbantu dengan adanya fasilitas internet gratis dan sosialisasi internet sehat.  Internet connection aims to facilitate a needed file or data service communication during the COVID-19 pandemic, where people's productivity is currently more at home. The community group is the community. Internet use that surged during the pandemic needs to be considered because not all internet users have subscribed to internet providers. The provision of appropriate technology such as free internet is intended to increase public productivity online. In this case, the Jakarta State Polytechnic, the Multimedia and Network Engineering Study Program, collaborates with the Tanah Baru Depok Village to organize a positive internet socialization program and free internet installation for the community to maximize small and medium-sized enterprises (MSMEs) and online activities. The program was held in concern for increasing internet users in the community. This program aims to optimize its role in helping the government or implementers to increase sales of MSMEs online. This is useful for reducing outdoor activities to prevent the spread of the virus. In addition, this service uses wireless technology as a medium that connects people's devices to free internet access. The results of community service activities are installing internet network devices, positive internet socialization and socialization of free internet usage. The test was carried out qualitatively to determine community satisfaction with community service that had been carried out. People feel helped by the free internet facilities and healthy internet socialization. 
Pelatihan Pengembangan dan Penerapan Media Big Book untuk Pembelajaran Membaca yang MEA (Menyenangkan dan Aktif) bagi Guru-Guru SDN 30 Kendari Kasmawati Kasmawati; Chairan Zibar L Parizu; La Sisi; Arna Juwariyah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4669

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan dan penerapan media big book ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan dan menerapkan media big book dalam pembelajaran membaca yang menyenangkan dan mengaktifkan siswa, bagi guru-guru SDN 30 Kendari disajikan secara kualitatif. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap. Pertama, tahap persiapan meliputi survei dan mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan pelatihan. Kedua, tahap pelaksanaan program berupa pelatihan dan workshop. Pelatihan dan workshop ini dilakukan dengan metode ceramah, demontrasi, tanya jawab, unjuk kerja (praktik), simulasi dan diskusi. Ketersediaan tenaga ahli yang memadai dalam pengembangan media pembelajaran big book, antusiasme peserta, dukungan kepala sekolah terhadap pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2021 dan diikuti oleh tujuh belas orang guru. Hasil kegiatan PKM secara garis besar mencakup beberapa komponen sebagai berikut: (1) keberhasilan target jumlah peserta pelatihan; (2) ketercapaian tujuan pelatihan; (3) ketercapaian target materi yang telah direncanakan; dan (4) kemampuan peserta dalam penguasaan materi. Target peserta pelatihan seperti direncanakan sebelumnya adalah paling tidak 17 orang, sesuai dengan jumlah guru yang mengajar di kelas rendah. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diikuti oleh 17 orang peserta. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa target peserta tercapai 100%. Angka tersebut menunjukkan bahwa kegiatan PKM dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti dapat dikatakan berhasil/sukses. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu program pelatihan pendampingan dan penerapan media big book dalam pembelajaran membaca yang Mea dapat diselenggarakan dengan baik dan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun meskipun belum semua peserta pendampingan menguasai dengan baik materi yang disampaikan. Kegiatan ini mendapat sambutan sangat baik terbukti dengan keaktifan peserta mengikuti pendampingan dengan tidak meninggalkan tempat sebelum waktu pelatihan berakhir. This community service activity in the form of training in the manufacture and application of big book media is carried out to improve the abilities and skills of teachers in developing and applying big book media in learning to read that is fun and activates students, for teachers at SDN 30 Kendari it is presented qualitatively. The method of implementing the activity consists of three stages. First, the preparation phase includes surveys and preparing everything related to training. Second, the program implementation phase is in the form of training and workshops. This training and workshop are conducted using lecture, demonstration, question and answer methods, performance (practice), simulation and discussion. Availability of adequate experts in the development of big book learning media, participants' enthusiasm, and school principals' support for the implementation of activities. This activity was held on August 14, 2021, and was attended by seventeen teachers. The results of community service activities generally include the following components: (1) the success of the target number of training participants; (2) achievement of training objectives; (3) the achievement of the material targets that have been planned; and (4) the ability of participants in mastering the material. According to the number of teachers who teach in lower grades, the target of training participants as previously planned is at least 17 people. In its implementation, this activity was attended by 17 participants. Thus it can be said that the participants' target was achieved 100%. This figure shows that community service activities seen from the number of participants who follow can be successful. This activity concludes that the mentoring training program and the application of big book media in learning to read can be carried out properly and run smoothly according to the activity plan that has been prepared, although not all of the mentoring participants have mastered the material presented well. This activity received a very good response, as evidenced by the active participation of participants in the mentoring by not leaving the place before the end of the training.
Sosialisasi dan Pelatihan Pembelajaran STEM IPA-Kimia Berkonteks Lahan Basah pada MGMP IPA-Kimia se Kabupaten Banjar Syahmani Syahmani; Rilia Iriani; Mahdian Mahdian; Shabrina Adzhani Febriati; Jahidah Rahmatillah; Dwi Maulina
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4415

Abstract

Pendekatan STEM (Science Technology Engineering and Mathematics) menunjang proses pembelajaran dan mendukung tercapainya kompetensi di abad 21 dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang konsep dan implementasi pembelajaran STEM IPA-Kimia berkonteks lahan basah. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru MGMP IPA/Kimia yang berada pada wilayah Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan sebagai mitra dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan pengembangan kegiatan pembelajaran kimia berbasis STEM di SMA sesuai tuntutan kurikulum 2013. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Materi sosialisasi dan pelatihan terdiri dari: (1) Pendekatan pembelajaran STEM IPA-Kimia berkonteks lahan basah, (2) desain perangkat pembelajaran meliputi silabus, RPP, LKPD, dan alat evaluasi, (3) contoh video atau simulasi implementasi pembelajaran STEM IPA-Kimia berkonteks lahan basah. Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini peserta akan dapat menggunakan pembelajaran STEM IPA-Kimia sebagai sebuah strategi pembelajaran kimia di kelas. They used the STEM (Science Technology Engineering and Mathematics) approach to support the learning process and support the achievement of competencies in the 21st century and the development of science and technology. This community service activity aims to increase teachers' understanding of the concept and implementation of STEM Science-Chemistry learning in a wetland context. The targets of this activity are MGMP Science/Chemistry teachers located in the Banjar Regency, South Kalimantan, as partners in the implementation of training activities and assistance in developing STEM-based chemistry learning activities in high school according to the demands of the 2013 curriculum. This activity uses lecture, discussion, and question and answer methods. The socialization and training materials consist of: (1) STEM Science-Chemistry learning approach in the context of a wetland, (2) the design of learning devices including syllabus, lesson plans, student worksheet, and evaluation tools, (3) an example of a video or simulation of the implementation of STEM Science-Chemistry learning in a wetland context. Through this socialization and training activity, participants will be able to use STEM Science-Chemistry learning as a chemistry learning strategy in the classroom.
Peningkatan Capacity Building Guru Madrasah Ibtidaiyah Ma`Arif Kabupaten Purbalingga Berbasis Active Learning Ahmad Sahnan; Siswadi Siswadi; Riris Eka Setiani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.5105

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis prodi ini bermaksud untuk menambah pengetahuan sekaligus mengembangkan kapasitas guru-guru Madrasah Ibtidaiyah Ma`arif Purbalingga. Pengabdian ini menggunakan pendekatan andragogik melalui program workshop active learning. Adapun sasaran dari program pengabdian ini ialah guru-guru Madrasah Ibtidaiyah Ma`arif Purbalingga dengan jumlah 30 orang peserta yang dilaksanakan hari kamis 12 Agustus 2021. Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan kelas, active learning, dan memahami gaya belajar siswa. Adapun hasil yang dicapai dari program ini bahwa implementasi pembelajaran aktif harus didukung dengan pengelolaan kelas yang baik. Pengelolaan kelas ini merupakan salah satu indikator tercapainya pembelajaran aktif. Selain itu guru-guru memperoleh wawasan dan pengetahuan seputar strategi pembelajaran aktif pada gilirannya proses pembelajaran di sekolah akan berlangsung aktif dan menyenangkan. Melalui program workshop ini guru-guru menyadari bahwa sudah sepatutnya kegiatan seperti ini dilakukan secara berkesinambungan agar sumber daya manusia semakin meningkat dan tentunya kapasitas guru-guru madrasah ibtidaiyah semakin baik ke depannya sehingga melahirkan generasi yang memiliki pengetahuan, keterampilan, nilai dan sukses dalam dunia akademik maupun di luar akademik.  This study program-based community service activity aims to increase knowledge and develop the capacity of madrasah Ibtidaiyah maarif Purbalingga teachers. This service uses an andragogic approach through an active learning workshop program. The targets of this service program are teachers of Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Purbalingga with 30 participants, which will be held on Thursday, 12 August 2021. The material presented includes classroom management, active learning, and understanding student learning styles. The results achieved from this program are that the implementation of active learning must be supported by good classroom management. Classroom management is one indicator of the achievement of active learning. In addition, teachers gain insight and knowledge about active learning strategies, which will make the learning process in schools active and fun. Through this workshop program, teachers realize that activities like this should be carried out continuously to increase human resources. Of course, the capacity of Madrasah Ibtidaiyah teachers will be better in the future to give birth to a generation that has the knowledge, skills, values and success in the academic or outside academic world. 
Belajar dari Rumah: Pelatihan Kompetisi Sains Nasional Tingkat SMP Bidang Matematika di Masa Pandemi Muhammad Ahsar Karim; Yuni Yulida; Muhammad Mahfuzh Shiddiq; Miftahul Jannah; Gian Septiansyah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4712

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini berbentuk pelatihan online dan bertujuan untuk berbagi pengetahuan tentang teknis pelaksanaan, silabus, serta tips dan trik di dalam menyelesaikan soal-soal pada Kompetisi Sains Nasional (KSN) tingkat SMP di bidang Matematika. Kegiatan ini dilakukan selama dua hari pada bulan Juli tahun 2021. Peserta kegiatan ini adalah para guru matematika dan siswa-siswi di SMP IT Qardhan Hasana, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, yang terdiri dari 3 orang guru matematika dan 74 orang siswa. Pelatihan ini berjalan lancar dan dapat menjadi solusi bagi sulitnya pelaksanaan kegiatan pelatihan KSN di sekolah di masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan diantaranya adalah ceramah, diskusi, dan latihan soal. Hasil kegiatan ini, pemateri memberikan teknik-teknik dalam menyelesaikan soal-soal KSN diantaranya adalah mencari pola, menggunakan variabel, melangkah mundur, dan menggunakan ilustrasi. Dari kegiatan ini, panitia mengidentifikasi 10 dari 74 orang siswa yang berbakat dan merekomendasikan ke pihak sekolah untuk dibina lebih lanjut untuk mengikuti KSN Bidang Matematika. Hal ini sesuai dengan ketentuan KSN tahun 2021, yaitu setiap sekolah diwakili maksimal 9 (sembilan) peserta. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti 1 (satu) bidang lomba dan setiap bidang lomba maksimal 3 (tiga) peserta. Selanjutnya, kegiatan ini dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh para guru matematika di sekolah tersebut untuk melakukan pembinaan kepada para siswa di dalam menghadapi KSN bidang Matematika. Pihak SMP IT Qardhan Hasana mengharapkan agar kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun dalam bentuk kerja sama antara pihak sekolah dengan pihak Program Studi Matematika FMIPA ULM. This Community Service activity is in the form of online training. It aims to share knowledge about technical implementation, syllabus, and tips and tricks in solving problems in the National Science Competition (NCS) for junior high school mathematics. This activity was carried out for two days in July 2021. Participants in this activity were mathematics teachers and students at SMP IT Qardhan Hasana, Banjarbaru City, Province of South Kalimantan, which consisted of 3 mathematics teachers and 74 students. This training ran smoothly and could be a solution to the difficulty of implementing KSN training activities in schools during the Covid-19 pandemic. The methods used include lectures, discussions, and practice questions. The results of this activity show that the presenters provide techniques for solving KSN questions, including looking for patterns, using variables, stepping back, and using illustrations. The committee identified 10 out of 74 gifted students from this activity and recommended the school be further nurtured to participate in KSN in Mathematics. This is following the provisions of the 2021 KSN, which is that each school is represented by a maximum of 9 (nine) participants. Each participant is only allowed to participate in 1 (one) competition field, and each competition field is a maximum of 3 (three) participants. Furthermore, this activity can be utilized and developed by mathematics teachers at the school to guide students in facing KSN in the field of Mathematics. The SMP IT Qardhan Hasana hopes that this activity can be carried out regularly every year in collaboration between the school and the Study Program of Mathematics, FMIPA ULM. 
Pemanfaatan Microsoft PowerPoint untuk Kegiatan ‘Guess Who’ dan ‘Guess What’ dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Elvina Arapah; Emma Rosana Febriyanti; Dini Noor Arini
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.2501

Abstract

Pandemi Covid-19 menelurkan kebijakan “Sekolah dari Rumah”. Platform pembelajaran daring (online) pun telah banyak disiapkan untuk diakses guru dan siswa di seluruh Indonesia. Kenyataan yang terjadi sekarang adalah ketidaksiapan masal pembelajaran daring. Ketika guru ingin melakukan pembelajaran melalui Zoom atau Google Meet misalkan, guru seharusnya menyiapkan bahan pembelajaran yang tentu saja berbasis teknologi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dimaksudkan untuk memberikan tutorial penggunaan media sederhana seperti Microsoft PowerPoint dapat menjadi sarana yang memungkinkan digunakan dalam pembelajaran Bahasa Inggris secara daring oleh guru-guru Bahasa Inggris SMP dan SMA. Kegiatan PkM pemanfaatan Microsoft PowerPoint untuk Kegiatan ‘Guess Who’ dan ‘Guess What’ secara daring pada tanggal 28 Oktober 2020 pukul 16.00 -17.00 WITA. Kegiatan ini diikuti oleh 37 orang peserta yaitu guru-guru Bahasa Inggris SMP dan SMA. Dalam kegiatan pengabdian ini, contoh kegiatan untuk pembelajaran Bahasa Inggris di kelas VII, VIII, IX, X XI dan XII ditampilkan. Dari respons kuesioner yang berupa pendapat dari peserta kegiatan tentang penggunaan Microsoft PowerPoint dalam pembelajaran Bahasa Inggris menunjukkan Microsoft PowerPoint adalah alat pembelajaran yang ramah pengguna (user-friendly) dan fitur-fitur dasar dalam Microsoft PowerPoint mudah digunakan. Sebagian besar responden sudah mengetahui tentang penggunaan Microsoft PowerPoint seperti yang disajikan pada kegiatan ini; namun beberapa orang responden mangakui bahwa mereka tidak selalu menggunakan Microsoft PowerPoint dalam mengajar. Di akhir, semua responden berjanji akan menggunakan pengetahuan yang didapat untuk pembelajaran dengan Microsoft PowerPoint ini dalam pembelajaran. The Covid-19 pandemic spawned the “School from Home” policy. Many online learning platforms have also been prepared to be accessed by teachers and students throughout Indonesia. The reality that is happening now is the mass unpreparedness of courageous learning. For example, when the teacher wants to do learning via Zoom or Google Meet, the teacher must prepare technology-based learning materials. This Community Service activity is to provide tutorials on the use of media such as Microsoft PowerPoint, which can be a tool that can be used in bold English learning by Middle and High School English teachers. The community service Activities Using Microsoft PowerPoint for 'Gues Who' and 'Guess What' activities boldly on October 28, 2020, at 16.00-17.00 WITA. This activity was attended by 37 participants, namely middle and high school English teachers. In this service activity, examples of activities for learning English in grades VII, VIII, IX, X, XI and XII are shown. The answers to the questionnaire in the form of opinions from activity participants about the use of Microsoft PowerPoint in learning English show that Microsoft PowerPoint is a user-friendly learning tool and the basic features of Microsoft PowerPoint are easy to use. Most respondents already know about using Microsoft PowerPoint as presented in this activity; however, some respondents admitted that they did not always use Microsoft PowerPoint in teaching. In the end, all respondents will use the knowledge gained for learning with this Microsoft PowerPoint in learning.
Optimalisasi Lahan Pekarangan Sebagai Rumah Pangan Lestari Melalui Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya Patricia Putir; Nuwa Nuwa; Milad Madiyawati; Desy N Koroh; Eritha K Firdara
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4408

Abstract

Kelompok Tani Ukil Ngemil di Kecamatan Jekan Raya merupakan kelompok tani dari 2 (dua) kelompok yaitu kelompok sayur mayur dan kelompok ternak. Kelompok tani ini dibentuk dengan tujuan untuk pemberdayaan masyarakat dalam mengelola lahan pekarangan dengan tanaman sayur mayur dan ternak untuk menghasilkan produk pertanian dan peternakan guna memenuhi kebutuhan hidup harian maupun untuk dijual sehingga dapat meningkatkan pendapatan bagi anggota  kelompok tani tersebut. Adanya pandemi virus corona saat ini, mengakibatkan mereka harus mengurangi aktivitas keluar rumah untuk bekerja. Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan, wawasan dan ketrampilan anggota kelompok tani dalam pemanfaatan lahan pekarangan serta teknik budidaya tanaman, agar pemanfaatan lahan pekarangan dapat dilakukan secara optimal. Metode pengabdian adalah melalui pelatihan dan penyuluhan (ceramah, diskusi dan tanya jawab) dari narasumber yang berpengalaman di bidang  budidaya tanaman pangan untuk pemanfaatan lahan pekarangan (teknik pengolahan tanah, penyemaian bibit dan penanaman) serta   melakukan demonstrasi plot (Demplot).  Waktu pengabdian  dilaksanakan mulai bulan Agustus sampai dengan Nopember 2021. Hasil dari pendampingan yang dilakukan yaitu terbentuknya sikap, perilaku dan kebiasaan baik untuk memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam tanaman pangan, menghasilkan produk sayuran (mentimun, terong dan kacang panjang) serta mendapatkan keuntungan dari penjualan sayuran. Mentimun rata-rata Rp 2.240.000, terong rata-rata Rp 2.400.000,- dan kacang panjang rata-rata Rp 3.200.000,- dalam 1(satu)  kali tanam. Ukil Ngemil Farmer Group in Jekan Raya Subdistrict is a farming group of 2 groups, namely vegetable groups and livestock groups. This farming group was formed with the aim of empowering the community in managing yard land with vegetable crops and livestock to produce agricultural and livestock products to meet daily living needs and for sale so as to increase income for members of the farming group. The existence of the current coronavirus pandemic, resulting in them having to reduce outdoor activities to work. The purpose of Community Service is to improve the knowledge, insight and skills of farmers group members in the use of yard land and plant cultivation techniques, so that the use of yard land can be done optimally. The method of empowerment assistance carried out is through Training / Extension from Sources who are experienced in the field of food crop cultivation for the use of yard land (soil processing techniques, seedling and planting) and conducting plot demonstrations (Demplot). The result of mentoring is the formation of good habits to utilize yard land by growing food crops, producing vegetable products (cucumbers, eggplants and long beans) and benefiting from the sale of vegetables. Cucumbers average Rp 2,240,000, eggplants average Rp 2,400,000, - and long beans average Rp 3,200,000, - in 1 (one) planting.
Melejitkan Potensi Anak Melalui Pengembangan Minat Dan Bakat Menggunakan Metode Heartstart Chandra Asri Windarsih; Rita Nurunnisa; Mustika Dian Nur Suci
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4872

Abstract

Setiap anak mempunyai minat dan bakat yang berbeda, sebagai pendidik selayaknya dapat menstimulus anak dengan cara yang tepat sehingga potensi anak dapat melejit sesuai dengan kemampuannya. Masih banyak baik orang tua ataupun pendidik yang mendikte anak bahkan berkesan cenderung memaksakan kehendaknya sehingga anak tidak punya pilihan. Pendekatan di usia pengenalan dengan menggunakan metode heartstart yang cenderung memberi kebebasan pada anak secara alami menggali potensi melalui bermain dan eksplorasi. Rumusan masalah dari pengabdian ini bagaimana melejitkan potensi anak melalui pengembangan minat dan bakat menggunakan metode heartstart ?. Tujuannya diharapkan dapat memberikan gambaran tentang pengembangan minat bakat anak, merubah pendekatan cara melejitkan potensi anak  dari mementingkan kecerdasan otak kiri IQ ( Headstart ) ke era mementingkan kecerdasan emosi otak kanan  (Heartstart). Metode yang dipakai melalui kegiatan parenting education dengan pendampingan dengan tahapan sebagai berikut: (a). Mengumpulkan guru dan orang tua, (b). Memberikan gambaran umum tentang pengabdian yang akan dilaksanakan, (c). Melakukan diskusi dan refleksi, (d). Pelaksanaan kegiatan pendampingan pengembangan minat dan bakat, (e). Evaluasi pengembangan melejitkan potensi anak. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari kamis, tanggal 9 Desember 2021 di Yayasan Pendidikan dan Pelatihan Padanta Na Togu Armia.  Hasil dari pengabdian ini guru dan orang tua mendapatkan informasi dan wawasan baru dalam melejitkan potensi anak dengan pilihan yang sesuai dengan minat dan bakat anak tanpa paksaan dari orang tua, secara alami muncul dari dalam diri anak sesuai dengan potensinya.    Every child has different interests and talents, and educators should be able to stimulate children in the right way so that the potential of children can skyrocket according to their abilities. There are still many good parents or educators who dictate to their children and even tend to impose their will so that children have no choice. Approach the introduction age by using the heartstart method, which gives children the freedom to explore their potential through play and exploration naturally. The problem with this service is how to jump-start children's potential through developing interests and talents using the heartstart method? Right brain (Heartstart). The method used is through mentoring with the following stages: (a). Gathering teachers and parents, (b). Provide a general description of the service to be carried out, (c). Conduct discussion and reflection, (d). Implementation of interest and talent development assistance activities, (e). evaluation of development jump-start children's potential. This activity was held on Thursday, December 9, 2021, at the Padanta Na Togu Armia Education and Training Foundation. As a result of this dedication, teachers and parents get new information and insights into boosting the potential of children with choices that follow the interests and talents of children without coercion from parents, naturally emerge from within the child according to his potential.