cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
MEKANISME PELAKSANAAN PROSES MEDIASI YANG EFEKTIF DALAM PROBLEMATIKA HUKUM YANG TERJADI DI DESA AEK HITETORAS KECAMATAN MERBAU KABUPATEN LABUHANBATU UTARA Zainal Abidin Pakpahan; Sriono Sriono; Hilman Arfandy Siregar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16542

Abstract

Mekanisme Pelaksannaan mediasi merupakan sebua proses dalam melaksanakan mediasi dalam setiap terjadinya permasalahan hukum berupa kasus-kasu yang terjadi ditengah-tengah masyarakat melalui jalur mediasi sebagai penempuh solusinya, dimana mediasi sebagai sarana alternatif dalam menyelesaian sengketa melalui perundingan para pihak yang berperkara dengan dibantu oleh mediator, hal ini sebagai wadah dalam melakukan sebuah proses mediasi bagi tokoh-tokoh masyarakat, agama dan para prangkat desa terkhusus bagi kepala desa yang berada di desa Aek Hitetoras sebab awal permasalahan yang terjadi dimasyarkat pasti kepala desa sebagai andil utama yang berperan sebagai mediator nya dalam penyelesaian yang berada di masyakaratnya. Mitra dalam pelaksanaa pengabdian kepada masyarakat ini merupakan institusi Desa Aek Hitetoras, Kecamatan Merbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara dan dosen pada Program Studi Hukum Program Magister Universitas Labuhanbatu. Permasalahan mitra yaitu kurangnya pemahaman para perangkat desa dan tokoh masyarakat, agama dan tokoh pemuda dalam melaksanakan proses mediasi yang efektif agar menghasilkan berupa solusi dalam problematika hukum yang terjadi di Desa Aek Hitetoras, Kecamatan Merbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan terkait dengan mediasi yang efektif dalam problematika hukum yang terjadi di Desa Aek Hitetoras di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan metode ceramah, diskusi dan dilaksanakan secara tatap muka. Peserta pada pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini berjumlah 20 orang berupa perangkat desa, kepala dusun, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, termasuk kepala desa yang ada di Desa Aek Hitetoras. Hasil pengabdian kepada masyarakat menujukkan bahwa setelah diadakan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, perangkat desa, kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda termasuk kepala desa tersebut di Desa Aek Hitetoras pengetahuan tentang mekanisme pelaksanaan mediasi yang efektif dalam problematika hukum yang terjadi di tengah masyarakat semakin meningkat dan berkomitmen untuk dapat merealisasikannya jika terjadi masalah-masalah hukum untuk dilakukannya proses mediasi untuk mencapai perdamaian berupa win-win solution.
SOSIALISASI PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) DI UPT SD NEGERI 067250 MEDAN Nurhafni Siregar; Rofiqoh Hasan Harahap; Yulia Sari Harahap; Nurmairina Nurmairina; Nila Lestari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16545

Abstract

Pada kegiatan pengabdian masyarakat yang menjadi mitra adalah UPT SD NEGERI 067250 Medan yang beralamat di Jl.mangaan I Gg Amal I kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli Kota Medan. Masalah mitra dari hasil observasi diketahui masih banyak guru yang belum memahami proses Pembelajaran Berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan baik dan benar hal ini dapat dilihat dari seluruh jumlah guru yang hadir pada kegiatan PKM sebanyak 30 Guru yang akan mengikuti Pembelajaran Berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) hanya 3 orang saja yang pernah mendengar Pembelajaran Berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) sedangkan 27 orang guru belum mengetahuinya. Metode kegiatan ini : (1) Penyajian materi mengenai pembelajran berbasis Culturally Pesponsive Teaching (CRT). , (2) Pendampingan sosialisasi pembelajaran berbasis budaya, (3) Evaluasi kegiatan dengan memberikan angket, (4) Refleksi hasil kegiatan. Dari keseluruhan rangkaian proses kegiatan pelatihan yang dilakukan, jumlah guru yang hadir yang ada berjumlah 30 orang, sehingga total dari kegiatan tersebut adalah 100% guru ikut berpartisipasi dan antusias dalam mengikuti pelatihan pembuatan Pembelajaran Berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) Sebanyak 90% guru memberikan respon berupa pertanyaan dapat memahami Pembelajaran Berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT). Dan 10 % memberikan pernyataan belum memahami dengan baik terkait kegiatan tersebut di UPT SD NEGERI 067250.
PEMBERDAYAAN ANGGOTA KOPERASI DALAM MENGATASI PORTOFOLIO AT RISK (PAR) PADA KOPDIT SERVIAM BHAKTI MANDIRI Paskalis Xaverius Hurint; Richardus Beda Toulwala
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16546

Abstract

Persoalan portofolio at risk (PAR) telah menjadi hal yang sangat urgen di dalam Gerakan Koperasi Kredit Indonesia (GKKI) di Wilayah Puskopdit Flores Mandiri. Hal ini terjadi karena mayoritas koperasi kredit (kopdit) tingkat primer telah mengalami tingkat PAR yang melampaui 10%. Hal ini menunjukkan bahwa kopdit-kopdit primer sedang berada dalam kondisi keuangan yang tidak sehat. Kopdit Serviam Bhakti Mandiri (Kopdit SBM) yang merupakan salah satu anggota kopdit primer di wilayah Puskopdit Flores Mandiri, pernah mencapai tingkat PAR hanya sebesar 3% di antara kopdit-kopdit primer. Dengan kondisi ini maka Kopdit Serviam Bhakti Mandiri pernah menjadi Kopdit Primer urutan pertama dalam kategori PAR terkecil. Kondisi ini pada akhirnya berubah sampai dengan akhir tahun 2021, di mana tingkat PAR pada Kopdit Serviam Bhakti Mandiri telah mencapai angka 13%. Tulisan ini hendak mendeskripsikan upaya pemberdayaan anggota Kopdit Serviam yang mengalami wanprestasi melalui kegiatan pelatihan cerdas keuangan. Pelatihan ini dimaksudkan agar anggota yang mengalami wanprestasi memiliki kesadaran baru dalam mengelola keuangan mereka sehingga dapat mengatasi tingkat PAR yang dialami. Kegiatan ini berlangsung selama 6 bulan. Hasil dari kegiatan ini adalah 100% anggota yang mengikuti pelatihan telah kembali mencicil pinjamannya dan menabung secara teratur. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelatihan cerdas keuangan telah membawa manfaat terhadap penurunan tingkat PAR.
PELATIHAN PROSEDUR REKONSILIASI BUKU KAS SEDERHANA DI LAPAKITA SANMARE BINTARO JAYA Dalizanolo Hulu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16550

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi LapaKita adalah kendala administrasi pengelolaan keuangan yaitu penataan arus kas, pencatatan piutang dan hutang. Hal ini diketahui berdasarkan survei yang dilakukan terhadap peserta sebelum pelatihan, informasi yang disampaikan tentang omset dan keuntungan bisnis dari kegiatan Lapak tidak berdasarkan catatan keuangan, tetapi lebih dari ingatan pengalaman yang telah terjadi dan berlangsung selama ini. Oleh karena itulah dilakukan pelatihan pengelolaan keuangan. Tiga tahap metode pengabdian yang digunakan, yaitu metode survei, ceramah, dan pelatihan. Sebelum pelatihan, dijelakan secara rinci beberapa konsep terkait dengan pencatatan manajemen keuangan, meliputi: komponen keuangan, pencatatan keuangan sederhana, dan buku kas sederhana. Hasil dari kegiatan pengabdian ini melalui pelatihan, para peserta antusias menyampaikan pertanyaan dan diskusi. Juga membawa produk yang telah dihasilkan. Melalui ceramah, mereka mengerti penting melakukan pencatatan keuangan atas transaksi dari kegiatan yang dilakukan. Dengan kesadaran penuh, para peserta mengusulkan agar ke depan dilakukan pendampingan secara intensif menyusun laporan keuangan usaha yang diimplementasi langsung sesuai dengan kasus masing-masing Lapak.
PEMBINAAN SIKAP KHIDMAT DAN TAWADUK PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN AN-NUR CANDIREJO TUNTANG SEMARANG 2023 Muhammad ‘Indi Mun’im
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16553

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembinaan sikap khidmat dan tawaduk santri di pondok pesantren An-Nur Desa Candirejo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, informan penelitian ini adalah pengasuh, ustadz-ustadzah, pengurus, dan santri pondok pesantren An-Nur. Penelitian ini menggunakan tehnik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Dalam pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan trangulasi metode. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Pembinaan sikap khidmat dan tawaduk santri di pondok pesantren An-Nur. Melaui strategi keteladanan, pembiasaan, pemberian nasehat, penerapan kedisiplinan serta pemberian sangsi. Hal ini diterapkan pada semua kegiatan yang berada di pondok pesantren, yang meliputi: sholat berjamaah, mengaji Al-Qur’an atau kitab, dziba’an, khitobah, ziarah makam, dan kegiatan lainya. 2. Faktor pendukung dan penghambat yaitu, faktor internal yan mendukung yaitu dari kesadaran diri santri yang kuat. Faktor eksternal yang mendukung yakni kondisi lingkungan pondok pesantren seperti teladan yang diberikan oleh pengasuh, ustadz-ustadzah hingga pengurus. Adapun faktor internal yang menghambat juga muncul dari diri sendiri sorang santri yang kurang memiliki motivasi. Selanjutnya faktor eksternal yang menghambat yaitu dari lingkungan, lebih tepatnya teman sesama santri yang dapat memberikan pengaruh kurang baik.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN SEJAK DINI DAN PELATIHAN BUSINESS PLAN BAGI SISWA-SISIWI SMP SAPTA ANDIKA DENPASAR Ni Komang Mela Tri Utari; Ni Luh Laksmi Rahmantari; I Putu Dharmawan Suryagita Susila Putra; Agus Putra Mardika; I Gede Bayu Wirayudha; Ni Kadek Dwi Maharani; Intan Ayu Aisyiah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16557

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memperkenalkan konsep kewirausahaan dan mengembangkan pemahaman siswa-siswi tentang pentingnya kewirausahaan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini dilaksanakan selama dua hari, dengan hari pertama diperuntukkan untuk memberikan pemahaman tentang kewirausahaan, sementara hari kedua difokuskan pada pelatihan pembuatan business plan menggunakan Business Model Canvas. Kegiatan ini melibatkan beberapa dosen dari Universitas Tabanan, bersama dengan mahasiswa program studi kewirausahaan, yang menyelenggarakan kegiatan tersebut di SMP Sapta Andika Denpasar. Melalui kegiatan pengabdian ini dapat menanamkan semangat kewirausahaan pada siswa-siswi sejak dini. Selain itu, inisiatif ini secara tidak langsung mempromosikan Universitas Tabanan kepada khalayak yang lebih luas, terutama di luar wilayah Tabanan. Sebagai kesimpulan, implementasi pendidikan kewirausahaan sejak dini dan pelatihan business plan bagi siswa-siswi SMP Sapta Andika Denpasar merupakan inisiatif yang penting dan berdampak positif. Kolaborasi antara Universitas Tabanan dan pihak sekolah menunjukkan betapa pentingnya menanamkan semangat kewirausahaan pada siswa-siswi dari berbagai jenjang mulai dari jenjang dasar, menengah hingga atas.
MENGEMBANGKAN KOMPETENSI ANAK ASUH PADA PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK MELALUI PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN Wustari L. Mangundjaya; Tri Widyastuti; Ni Yoman Sawitri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16558

Abstract

Menuju Indonesia maju memerlukan berbagai kompetensi yang berbeda, sehinga program pengembangan kompetensi diperlukan oleh semua SDM di Indonesia termasuk didalamnya anak remaja yang berada pada Panti Sosial Asuhan Anak. Program pelatihan ini dilakukan pada Panti Sosial Asuhan Anak di Jakarta Timur yang pantinya terdiri dari anak remaja wanita. Sebanyak 60 orang partisipan mengikuti program pengembangan kewirausahaan ini. Program ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan pengembangan organisasi melalui intervensi manajemen SDM. Berdasarkan analisis program pengembangan organisasi tersebut, diperoleh informasi bahwa anak asuh yang berada di panti tersebut memerlukan pengembangan kompetensi kewirausahaan utnuk menjadi bekalnya kelak setelah keluar dari Panti. Tujuan dari program pelatihan ini adalah untuk pengembangan pengetahuan, keterampilan dan sikap menjadi wirausaha, jadi tidak hanya sekedar wacana, tetapi juga pengembangan sikap dan keterampilan. Program pelatihan dilakukan dengan cara experiential learning, dengan berbagai simulasi dan permainan, maupun kegiatan pemberdayaan life-skills, dengan cara memelajari materi daur ulang yang dapat dijadikan berbagai produk yang dapat menghasilkan uang. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa partisipan menyukai dan merasakan manfaat dari program pelatihan yang diberikan.
SOSIALIASASI SYARAT PERKAWINAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANGN NOMOR 16 TAHUN 2019 DI DESA AEK HITETORAS KECAMATAN MARBAU KABUPATEN LABUHANBATU UTARA Sriono Sriono; Zainal Abidin Pakpahan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16560

Abstract

Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita untuk membentuk keluarga yang bahagia. Syahkan sebuah perkawinan harus apabila dilaksanakan berdasarkan agama dan kepercayaan yang dianut masing-masing pihak, kemudian dicatatkan. Pencatatan perkawinan yang dilakukan harus memenuhi syarat perkawinan yang didasarkan kepada Undang-Undang Perkawinan yang berlaku. Syarat perkawinan berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 mensyaratkan bahwa usia minimal baik pria atau wanita adalah 19 tahun. Apabila perkawinan yang dilakukan dibawah usia minimal yang diperbolehkan harus mendapatkan dispensasi dari Pengadilan. Di desa Aek Hitetoras masih adanya perkawinan di bawah usia yang disyaratkan, sehingga diperlukan sosialisasi terhadap syarat perkawinan khususnya usia minimal yang diperbolehkan untuk menikah. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan di Desa Aek Hitetoras tidak lagi adanya perkawinan dibawah usia minimal yang diperbolehkan menikah dan apabila harus terjadi perkawinan dibawah usia minimal telah mengetahui ketentuan terhadap perkawinan yang dilakukan di bawah usia minimal tersebut.
PELATIHAN BAHASA INGGRIS BERBASIS CERITA RAKYAT PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 BATUBULAN BALI Dewa Ayu Kadek Claria; I Gusti Ngurah Adi Rajistha; Ni Made Suwendri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16565

Abstract

Ketrampilan komunikasi dalam bahasa Inggris perlu didukung dengan kefasihan dalam berbicara, pemahaman tata bahasa, pengetahuan kosakata dan ejaan. Tujuan dari diberikannya pelatihan bahasa Inggris dengan menggunakan cerita rakyat adalah untuk membuat pemberian materi menjadi lebih menyenangkan karena lebih mudah dipahami akan tetapi penggunaan buku cerita rakyat ini belum diterapkan secara maksimal di SDN2 Batubulan. Melalui hasil evaluasi yang dilakukan dapat dilihat kemampuan para siswa meningkat baik dari segi pengetahuan bahasa Inggris maupun pemahaman akan nilai didaktis yang terkandung dalam cerita. Kegiatan PKM ini dilaksanakan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya yang berjudul Struktur, Konteks dan Nilai Didaktis Cerita Rakyat Calonarang yang mana dalam PKM ini lebih ditekankan pada penerapan Nilai Didaktis yang dimiliki oleh teks.
PENDEKATAN CULTURAL STUDIES PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI KABUPATEN BOALEMO Zamroni Abdussamad; Apripari Apripari; Mohamad Hidayat Muhtar; Ahmad Ahmad; Dolot Alhasni Bakung; Suwitno Yutye Imran
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16597

Abstract

Penyandang disabilitas merupakan bagian integral dari masyarakat dan berhak mendapatkan perlindungan hukum serta diakui keberadaannya. Meski demikian, realitas menunjukkan masih banyak penyandang disabilitas yang mendapatkan diskriminasi dan tidak mendapatkan haknya secara penuh. Kabupaten Boalemo, seperti daerah lain di Indonesia, memiliki jumlah penyandang disabilitas yang signifikan. Namun, perlindungan hukum dan pemenuhan hak-hak mereka masih menjadi isu yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Diskriminasi, akses yang terbatas terhadap pendidikan, pekerjaan, dan fasilitas publik, serta kurangnya pemahaman masyarakat terhadap hak dan kebutuhan penyandang disabilitas menjadi tantangan utama. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh budaya dan nilai-nilai masyarakat di Kabupaten Boalemo terhadap pandangan dan perlakuan terhadap penyandang disabilitas serta merumuskan rekomendasi tentang bagaimana perlindungan hukum bagi penyandang disabilitas dapat ditingkatkan dengan memperhatikan budaya dan nilai-nilai lokal. Pendekatan cultural studies menjadi landasan dalam mengungkap dinamika dan interaksi antara budaya, hukum, dan hak-hak penyandang disabilitas.