cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGOPTIMALISASIAN POTENSI DESA MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH MEBEL BERBASIS EKONOMI KREATIF Azizah, Devanur; Sari, Diva Yunia Cipta; Aji, Haryo Kusuma
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34494

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan sebuah bentuk intrakurikuler yang merupakan implementasi dari Tridharma Perguruan Tinggi memberikan pengalaman bekerja dan belajar mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat. Kegiatan kuliah kerja nyata menjadi peluang emas bagi mahasiswa yang cerdas, kritis, inovatif dan kreatif dalam mencarikan solusi, formulas dan strategi yang tepat untuk berbagai permasalahan unit-unit usaha/UMKM yang tidak produktif dan pengembangan yang ada didesa. Penempatan lokasi mahasiswa KKN banyak diarahkan pada desa yang memiliki potensi yang unggul namun masih minim skill masyarakat dalam pengelolaan hasil alamnya. Ini menjadi tantangan tersendiri untuk kelompok peserta kuliah nyata untuk mengubah potensi unggul desa yang ada bernilai ekonomis melalui program kerja pemberdayaan masyarakat yang akan didampingi langsung oleh praktisi dan civitas akademika. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN yaitu metode observasi, pelatihan dan sosialisasi. Adapun sasaran dalam kegiatan ini yaitu masyarakat sekitar lokasi KKN yang terdiri atas ibu-ibu rumah tangga, personal pemilik usaha mebel.
KEMANDIRIAN DAN PENGUATAN EKONOMI MELALUI PEMBUATAN TEMPE HYGIENIS PADA PONPES DAARUSSALAAM DEPOK Pamungkas, Adhis Darussalam; Suendarti, Mamik; Alfarisi, Salman; Habibah, Nur; Fatihah, Anami
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34497

Abstract

Biasanya masyarakat mengenal pesantren sebagai lembaga yang menghasilkan pemimpin agama dengan fokus pada pengajaran keislaman, namun kini pandangan tersebut berubah. Pesantren bisa pula menjadi inkubator wirausaha. Peluang usaha kekinian adalah menjual tempe higienis, karena masyarakat semakin sadar mengkonsumsi tempe yang pembuatannya bersih dan mengdepankan kesehatan konsumen. Acuan yang digunakan yaitu Peraturan kepala BPOM RI nomor HK.03.1.23.04.12.2206 tahun 2012 tentang cara produksi pangan yang baik untuk industri rumah tangga. Pesantren Daarussalaam di Kota Depok mendapatkan pelatihan pembuatan tempe higienis dalam rangka pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Universitas Indraprasta PGRI. Program ini didanai oleh DRTPM, Ditjen Diktiristek, Kemendikbudristek tahun anggaran 2024. Sebanyak 20 orang peserta yang terdiri dari guru dan santri mengikuti kegiatan PkM agar memahami bagaimana pelatihan produksi tempe higienis. Metode PkM (Program Pengabdian kepada Masyarakat) melibatkan sosialisasi untuk menguatkan teori tentang pembuatan tempe higienis, pelatihan produksi, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa program berjalan sesuai target, rata-rata produksi dalam sehari yaitu 20 buah tempe ukuran 450 gram, tempe higienis tersebut kemudian dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi di pesantren. Integrasi ilmu agama dengan pengetahuan umum serta teknologi dapat meningkatkan kualitas hidup santri dan berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat pesantren.
PENINGKATAN KREATIVITAS KEWIRAUSAHAAN PADA SISWA PONPES AL QURTUBIYAH TEGAL UNTUK MEWUJUDKAN EKOSISTEM EKONOMI DIGITAL Hariyono, Rito Cipta Sigitta; Khasanah, Muthi'atul; Nursetyo, Arif; Septiani, Dwi; Prasetyono, Rizki Noor; Khasbulloh, M. Wahab
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34525

Abstract

Pendidikan kewirausahaan di berbagai jenjang pendidikan penting untuk dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan atau kompetensi abad ke-21 para peserta didik. Kendala yang dihadapi mitra minimnya pengetahuan dan keterampilan berwirausaha, para santri belum memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai terkait kewirausahaan, khususnya bidang ekonomi digital. Akibatnya menghambat kreativitas mereka seperti takut mengambil risiko, takut dikritik, kurang berani mengemukakan ide, pola pikir yang kaku, tidak percaya diri, serta kurangnya motivasi dari lingkungan sekitar untuk berkreasi. Tujuannya untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi kewirausahaan para siswa Pondok Pesantren Al Qurtubiyah di Kabupaten Tegal agar mereka dapat menjadi wirausaha muda yang berkualitas dan mampu bersaing di era ekonomi digital. Melalui pelatihan dan pendampingan, para siswa akan dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan untuk memulai dan menjalankan usaha secara kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan teknologi digital. Metode pelaksanaan melalui pelatihan dan pendampingan (training and mentoring) yaitu melakukan pemberian materi, pelatihan konkret dan pendampingan dalam menumbuhkan kreativitas dan semangat berwirausaha. Hasilnya peningkatan kreativitas dan keterampilan berwirausaha pada santri pondok pesantren Al Qurtubiyah untuk mewujudkan ekosistem ekonomi digital berhasil dan mendapatkan responsi yang baik dari pihak mitra. Beberapa pertemuan dalam pelatihan santri antusias untuk memahami dan mecoba dalam berwirausaha berbasis digital. Didukung dengan hasil rata-rata keseluruhan yaitu sebelum pelaksanaan 53,26% dan sesudahnya 88,89% menujukan kategori sangat baik dengan peningkatan sebesar 35,63%.
SOSIALISASI PEMANFAATAN AIR BERSIH DAN JAMBAN SEHAT PADA MASYARAKAT DESA MINANGAKA’E Rusydi, Arni Rizqiani; Kasim, Muhammad Ridha; Nasir, Muhammad Fajruddin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34537

Abstract

Secara geografis, wilayah Desa Minangaka’e memiliki risiko tinggi terhadap dampak perubahan iklim. Air bersih yang sulit lagi diperoleh menyebabkan masyarakat sekitar harus membeli air bersih secara bergiliran/ mengantri dalam memperoleh air bersih tersebut. Selain itu, air pasang yang terjadi bahkan tiap tahun dan disertai hujan juga menyebabkan sebagian besar kondisi tempat tinggal mereka tidak lagi memenuhi syarat kesehatan dan tidak layak huni sehingga perilaku hidup masyarakat sekitar jauh dari perilaku hidup bersih dan sehat. Banyaknya bangunan rumah sampai pada WC masyarakat akibat seringnya terjadi air pasang menyebabkan masyarakat sekitar harus melakukan kegiatan BAB di sembarang tempat. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat Desa Minangaka’e terkait pentingnya penggunaan air bersih dan pemanfaatan jamban sesuai syarat kesehatan. Metode awal pelaksanaan PkM ini adalah sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan sosialisasi ini di hadiri oleh masyarakat Desa Minangaka’e terutama kelompok nelayan Minangaka’e. Banyaknya masyarakat yang hadir pada kegiatan sosialisasi ini, mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan PkM yang dilakukan. Satu minggu setelah diadakannya sosialisasi, tim pengabdi melanjutkan tahapan kegiatan PkM dengan melaksanakan kegiatan FGD. Memastikan lokasi/titik penjernihan air dan pembangunan jamban sehat merupakan hal yang sangat penting dibahas dalam FGD ini. Berdasarkan hasil FGD dapat disimpulkan bahwa kelompok nelayan Minangaka’e berkomitmen untuk bekerjasama dengan tim pengabdi dalam membangun jamban sehat dan sistem penjernihan air guna mewujudkan lingkungan dan kehidupan masyarakat yang bersih dan sehat.
PELATIHAN MITIGASI BENCANA DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MITIGASI BENCANA UNTUK GURU SEKOLAH DASAR WILAYAH RAWAN BENCANA Sahudra, Tengku Muhammad; Kenedi, Ary Kiswanto; Harahap, Hanif; Asnawi, Asnawi; Ardiansyah, Teguh; Sinulingga, Diva Krisanti Br; Syntia, Rita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34538

Abstract

Wilayah rawan bencana memerlukan kesiapsiagaan yang tinggi, terutama di kalangan guru sekolah dasar yang memiliki peran penting dalam pendidikan mitigasi bencana. Program pelatihan mitigasi bencana dan pengembangan kurikulum berbasis komunitas sosial lokal bagi guru SD di wilayah rawan bencana ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menghadapi bencana. Metode pelatihan mencakup dua kegiatan utama: pelatihan mitigasi bencana yang mencakup perencanaan evakuasi, penggunaan teknologi, dan strategi komunikasi; serta pelatihan penyusunan kurikulum berbasis komunitas sosial lokal yang mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan mitigasi bencana, dengan rata-rata peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebesar 67%. Selain itu, pelatihan kurikulum menunjukkan peningkatan sebesar 66,7%. Strategi pembelajaran partisipatif yang melibatkan komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di sekolah. Dampak positif terlihat pada kesiapan dan kepercayaan diri guru, serta kesiapsiagaan seluruh komunitas sekolah. Hasil ini menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, serta pendekatan berbasis komunitas dalam upaya mitigasi bencana, menjadikan program ini sebagai model efektif untuk diterapkan di wilayah rawan bencana lainnya.
PENDAMPINGAN LITERASI MENATA LINGKUNGAN SEKOLAH YANG LITERAT DAN KAYA TEKS, IMPLEMENTASI PROGRAM LITERASI PADA SEKOLAH DASAR DAERAH PERBATASAN Jewarut, Siprianus; Sumarni, Margaretha Lidya; Usman, Usman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34539

Abstract

Pendampingan ini dilakukan untuk mendukung efektivitas pelaksanaan literasi pada sekolah dasar daerah perbatasan dalam hal ini pada SDN 11 Semangak, Bengkayang Kalimantan Barat. Pelaksanaan pendampingan dilakukan selama kurang lebih 3 bulan dengan konsistensi pendampingan 1 kali dalam 1 minggu. Subjek dampingan tim pada saat itu berjumlah 36 siswa, yang terdiri dari para siswa kelas tinggi yang antara lain, kelas 4 berjumlah 11 siswa, kelas 5 berjumlah 13 siswa dan kelas 6 berjumlah 12 Siswa. Alasan pemilihan siswa kelas tinggi adalah, karena siswa di kelas tinggi sudah memiliki pengetahuan yang baik tentang literasi, selain itu dalam proses pendampingan lebih banyak menggunakan fisik dalam menata lingkungan sekolah yang literat dan kaya akan teks-teks bacaan, maka pemilihan para siswa kelas tinggi menjadi sangat tepat. Dalam kurun waktu 3 bulan tersebut tim melakukan pendampingan pada tahap literasi pembiasaan dengan 3 tahap pendampingan diantaranya, tahap I; pembenahan perpustakaan sekolah, tahap II; pojok baca dan pohon literasi dan tahap III; pembuatan majalah dinding sekolah dan tulisan inspiratif pada lingkungan sekolah. Dengan tahapan pendampingan ini, diharapkan mampu memberi kontribusi baik pada upaya peningkatan semangat berliterasi di SDN 11 Semangak, Bengkayang Kalimantan Barat.
PERAN FESTIVAL ANAK SHOLEH ANTAR DUSUN DALAM MENINGKATKAN PENTINGNYA MODERASI BERAGAMA PADA GENERASI MUDA Anggraini, Dwi; Fitri, Raehanun Aisyah; Syamia, Nanda; Budhiawan, Adlin; Almanda, Rico
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34615

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara di Desa Durian, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, melaksanakan program "Festival Anak Sholeh" pada 11 Agustus 2024. Program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai agama, kebaikan, dan moral pada anak-anak melalui kegiatan edukatif. Festival ini mencakup lomba adzan subuh, hafalan surah pendek, dan pidato, dengan 35 peserta dari tingkat SD dan SMP. Selain perlombaan, acara juga diisi dengan ceramah mengenai moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk memahami dampak festival terhadap pengembangan potensi anak dan moderasi beragama. Hasilnya menunjukkan bahwa festival ini tidak hanya mengasah keterampilan agama anak-anak tetapi juga mempromosikan toleransi dan keseimbangan dalam beragama. Festival ini berperan penting dalam memperkuat hubungan antara keluarga, sekolah, dan komunitas dalam mendukung pertumbuhan anak secara menyeluruh.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SECARA BIJAK SEBAGAI CARA MENGHINDARI JARIMU JERUJIMU Endi W., Teguh; Asmorowati, Tutik; Thoif, Mokh.; Nugroho, Aguk; Ruminingsih, Ruminingsih; Dimyati, Achmad Wildan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34620

Abstract

Penggunaan media sosial yang semakin meluas di berbagai kalangan masyarakat berpotensi menimbulkan masalah hukum apabila tidak digunakan secara bijak. Fenomena "Jarimu Jerujimu" mengacu pada dampak negatif dari aktivitas pengguna media sosial yang melanggar norma hukum, seperti pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan pelanggaran terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya peserta didik di PKBM Taman Siswa, Desa Mondokan, Kecamatan Tuban, mengenai pemanfaatan media sosial secara bijak agar terhindar dari masalah hukum yang dapat berakibat pidana. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), yang melibatkan peserta secara aktif dalam mengumpulkan dan menganalisis informasi. Edukasi diberikan melalui penyuluhan hukum yang disampaikan oleh tim pengabdian dari Fakultas Hukum Universitas Sunan Bonang. Materi yang disampaikan mencakup aturan-aturan dalam UU ITE terkait penggunaan media sosial, serta bagaimana membedakan konten yang dapat menyebabkan tindak pidana. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya berhati-hati dalam berkomunikasi di media sosial. Peserta yang awalnya tidak memahami detail aturan hukum dalam UU ITE, menjadi lebih sadar bahwa setiap tindakan di media sosial dapat memiliki konsekuensi hukum. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil mencapai tujuannya dalam memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang penggunaan media sosial secara bijak, meskipun diperlukan upaya lanjutan untuk memperkuat pemahaman tersebut.
PELATIHAN PEMBUATAN MODUL AJAR DAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLEGENCE Mahmudah, Wilda; Nisa, Roisatun; Masruroh, Lailatul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34629

Abstract

Di dalam era yang serba digital ini, penguasaan teknologi dalam pendidikan menjadi sebuah keharusan, terutama dalam meningkatkan hasil belajar dan kualitas pembelajaran siswa sebagai bekal untuk masa depan mereka. SMP Ma'arif Miftahul Ulum menghadapi tantangan dalam meningkatkan literasi numerasi siswa, salah satu faktornya adalah keterbatasan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi terkini. Oleh karena itu, pelatihan pembuatan modul ajar dan media pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) diperlukan untuk memperkuat kompetensi guru. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mendesain pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan siswa. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup sosialisasi, pelatihan, pendampingan penerapan teknologi, dan evaluasi. Guru diberikan pelatihan pembuatan pembuatan modul ajar berbasis AI yaitu dengan Chat GPT yang dapat diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari, dan juga pembuatan media pembelajaran yang didukung AI yaitu dengan Gamma dan Canva sehingga diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami konsep materi yang diajarkan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan kemampuan guru menggunakan teknologi AI dalam pembelajaran. Guru mampu menciptakan modul ajar dan media pembelajaran berbasis AI untuk mendukung pembelajaran. Dengan adanya pelatihan ini guru juga sangat terbantu dalam hal efektifitas dalam pembuatan administrasi maupun media pembelajaran. Oleh karena itu penguatan kompetensi guru melalui pelatihan berbasis teknologi seperti AI terbukti penting dalam upaya meningkatkan literasi numerasi siswa, yang pada akhirnya mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
PENDAMPINGAN DESA BERKELANJUTAN DAN EDUKASI POLA HIDUP SEHAT DI ERA NEW NORMAL Sukirno, Sukirno
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34664

Abstract

Lingkungan Keganteran Kelurahan Kasemen Kecamatan Kasemen Serang Banten merupakan Lingkungan padat penduduk yang terletak di pusat pemerintahan Provinsi Banten. Kelurahan ini memiliki potensi wilayah pertanian dan perkebunan. Masyarakat setempat selain memiliki pekerjaan sebagai petani, juga kebanyakan bekerja sebagai buruh tani, wiraswasta, pedagang. Tema Pendampingan Desa Berkelanjutan dan Edukasi Pola Hidup Sehat di Era New Normal. Berdasarkan potensi yang ada dan sesuai dengan tema KKM Unsera 2021 hal tersebut perlu adanya pembenahan UMKM desa guna meningkatkan inovasi produk dan jasa, pengembangan sumber daya manusia dan teknologi, serta perluasan area pemasaran. Berdasarkan hasil pengamatan awal terhadap potensi desa tersebut di tengah-tengah masa pandemi covid-19 terdapat UMKM yang produktivitasnya menurun salah satunya produksi emping melinjo. Maka dari itu kami akan membuatkan strategi inovasi pada produksi UMKM tersebut dalam mewujudkan peningkatan ekonomi masyarakat Lingkungan Keganteran. Selain meningkatkan potensi sumber daya manusia guna meningkatkan ekonomi pada lingkungan tersebut kami juga membantu tenaga pengajar dalam melakukan kegiatan belajar mengajar, melakukan kegiatan dalam pembenahan lingkungan serta melakukan suatu pencegahan covid-19 guna mengurangi penyebaran virus covid-19.