cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,670 Documents
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH PADA SISWA SMA Lopo, Ferdinan Leonadus; Luruk, Anita Gradiana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56797

Abstract

Kemampuan menulis karya ilmiah merupakan salah satu kompetensi akademik yang penting dimiliki oleh siswa sekolah menengah atas karena berkaitan dengan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta kemampuan mengolah informasi secara sistematis. Namun demikian, dalam praktiknya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyusun karya ilmiah, terutama dalam memahami struktur penulisan, menentukan topik penelitian, serta menggunakan referensi ilmiah secara tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi akademik siswa melalui pelatihan penulisan karya ilmiah di SMA Swasta Sinar Harapan Lamea. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tahap pra-perencanaan, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi kegiatan. Pelaksanaan pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, praktik penulisan karya ilmiah sederhana, serta pendampingan dalam penyusunan kerangka tulisan ilmiah. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan penulisan karya ilmiah mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep dasar karya ilmiah, sistematika penulisan ilmiah, serta teknik penggunaan referensi dalam penulisan akademik. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menyusun kerangka karya ilmiah sederhana secara sistematis. Dengan demikian, kegiatan pelatihan penulisan karya ilmiah dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi akademik siswa serta mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis dalam proses pembelajaran.
DARI AMPAS MENJADI EMAS: KREATIVITAS IBU-IBU AISYIYAH DALAM TRANSFORMASI AMPAS SUSU KEDELAI MENJADI PRODUK BERNILAI JUAL Sari, Ambar Wulan; Niswa, Khairun; Maryanti, Indra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56833

Abstract

Pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan. Salah satu limbah yang sering dihasilkan dari proses pembuatan susu kedelai adalah ampas kedelai yang umumnya belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan ibu-ibu Aisyiyah dalam mengolah ampas susu kedelai menjadi produk pangan yang bernilai jual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, serta pendampingan dalam proses pengolahan ampas kedelai menjadi berbagai produk olahan seperti kerupuk, nugget, dan kue berbahan dasar ampas kedelai. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pengemasan produk dan strategi pemasaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ibu-ibu Aisyiyah memiliki antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pelatihan serta mampu mengolah ampas susu kedelai menjadi produk yang lebih kreatif, bernilai gizi, dan memiliki potensi ekonomi. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan, membuka peluang usaha rumahan, serta mendorong pemanfaatan limbah pangan secara lebih produktif dan berkelanjutan.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN INSINERATOR RAMAH LINGKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA CIBEUREUM KABUPATEN BANDUNG Sulaksana, Rahadi Meta Tri; Yasari, Miftahu Babil; Nugroho, Jatmiko Agung; Atmawinata, Ismail
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56834

Abstract

Permasalahan sampah di wilayah pedesaan seringkali tidak tertangani dengan baik akibat keterbatasan fasilitas dan armada pengangkut. Di Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, masyarakat memiliki kebiasaan melakukan pembakaran sampah secara terbuka (open burning) yang berdampak negatif pada kesehatan dan lingkungan akibat asap pekat dan risiko kebakaran. Program pengabdian ini bertujuan memberikan solusi pengelolaan sampah melalui perancangan dan pembuatan insinerator model rocket stove berbahan bata ringan yang lebih aman dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, perancangan desain, fabrikasi alat secara partisipatif bersama warga, uji coba, serta sosialisasi penggunaan. Insinerator yang dihasilkan memiliki dimensi ruang bakar 60 cm x 40 cm x 160 cm. Hasil uji coba menunjukkan alat ini mampu membakar 20 kg sampah kering dalam waktu 20–30 menit dengan reduksi volume hingga 85–90%. Emisi asap yang dihasilkan jauh lebih sedikit dibandingkan pembakaran terbuka karena proses pembakaran yang lebih sempurna dalam ruang tertutup. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran warga mengenai pengelolaan sampah dan menyediakan fasilitas pembakaran yang lebih efektif dan minim polusi.
PELATIHAN SENI KRIYA PADA PARA SISWA DI SMA 1 GAMPING Wulandari, Endah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.56837

Abstract

Seni kerajinan sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan nilai tambah ekonomi. Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya pemanfaatan sampah rumah tangga dan industri kecil di lingkungan yang ada. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini diimplementasikan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, bantuan produksi, dan evaluasi hasil. Target kegiatan ini adalah sekelompok pemuda dan pemudi dari SMA 1 Gamping yang memiliki potensi untuk mengembangkan usaha ekonomi kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan keterampilan dalam mengolah bahan baku menjadi produk kerajinan. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran lingkungan melalui pengelolaan sampah berdasarkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Keberhasilan program ini ditunjukkan oleh inisiatif peserta untuk membentuk kelompok yang berfokus pada kerajinan daur ulang. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi nyata untuk meningkatkan kemandirian generasi saat ini melalui pemberdayaan ekonomi sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan sekolah sebagai platform pengembangan keterampilan akademik.
INOVASI BRANDING UMKM KERAJINAN KAYU UNTUK MEMPERLUAS PASAR DAN MENDUKUNG EKONOMI KREATIF DI DESA MOJO RAHAYU Afifah, Siti; Marlina, Marlina; Muzaki, Bagus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56852

Abstract

UMKM kerajinan kayu memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi kreatif lokal. Namun, permasalahan branding dan keterbatasan akses pasar sering menjadi kendala dalam pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi inovasi branding UMKM kerajinan kayu di Desa Mojo Rahayu agar mampu memperluas pasar sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi kreatif. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas visual, digital branding, storytelling, kolaborasi desain, dan sertifikasi produk menjadi faktor kunci dalam memperkuat daya saing. Dengan strategi ini, UMKM kerajinan kayu tidak hanya dapat meningkatkan nilai tambah produk, tetapi juga memperluas pasar hingga ke tingkat global
PENGEMBANGAN EKSTRAKURIKULER PETANQUE DI SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN KESEHATAN SISWA SMPN 4 TAMBANG Yulianti, Mimi; Ningsih, Rika; Algazali, M. Ghaza; Purnomo, Yuda Hadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56870

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler petanque di sekolah sebagai sarana peningkatan keterampilan motorik dan kesehatan siswa. Petanque merupakan olahraga yang sederhana, mudah diterapkan, dan dapat dimainkan oleh semua kalangan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan kepada guru serta siswa, meliputi sosialisasi, demonstrasi teknik dasar, dan pembentukan kelompok petanque sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat siswa terhadap aktivitas fisik, kemampuan koordinasi, konsentrasi, dan kebugaran jasmani. Kegiatan ini juga menumbuhkan nilai-nilai sportivitas, kerja sama, dan tanggung jawab. Dengan demikian, pengembangan ekstrakurikuler petanque dapat menjadi alternatif efektif dalam mendukung program pembinaan olahraga dan kesehatan siswa di sekolah.
INOVASI PRODUK PUDING KELAPA MUDA MENUNJANG POTENSI KEKAYAAN ALAM DESA KALONGAN KABUPATEN SEMARANG Putri, Ratih Kurnia; Kariyono, Alfirrizqi Putra; Khasanah, Dian Ratu Ayu Uswatun; Pongantung, Ronald Jolly
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56878

Abstract

Tujuan utama program adalah mengoptimalkan potensi lokal dengan mengembangkan produk kudapan inovatif "Puding Kelapa Muda COMEL" dan menumbuhkan kapabilitas wirausaha di kalangan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengembangan komunitas yang holistik melalui kerangka participatory action research. Terjadinya transformasi digital yang mengubah model pemasaran dari mulut ke mulut yang terbatas menjadi strategi pemasaran digital yang terintegrasi, mencakup penggunaan media sosial (Instagram), platform pesan-antar makanan (GoFood), dan sistem pembayaran digital (QRIS). Proses alih keterampilan dilakukan melalui pelatihan keterampilan dengan model 80% praktik dan 20% teori, memastikan peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga menguasai eksekusi. Hasil program menunjukkan keberhasilan dalam menciptakan sebuah Usaha Mikro Kreatif (UMK) baru yang mampu mentransformasi komoditas pertanian menjadi produk bernilai jual tinggi. Selain itu, terjadi transfer pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan yang efektif kepada masyarakat, serta perluasan akses pasar secara signifikan melalui adopsi platform digital. Dari sisi pemasaran, implementasi strategi digital berhasil memperluas jangkauan pasar secara signifikan, dan menjangkau konsumen yang lebih luas melalui platform daring. Antusiasme dan minat beli yang tinggi dari konsumen membuktikan bahwa produk inovatif ini diterima dengan baik oleh pasar. Melalui program ini menyimpulkan bahwa integrasi antara inovasi produk, pemberdayaan komunitas, dan transformasi digital merupakan strategi efektif untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan selaras dengan agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGUATAN KELEMBAGAAN KOPERASI MERAH PUTIH UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DI DESA GENTENG KULON Oktavianto, Mh. Rafly; Wicaksono, Itok
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pemerintah Desa dalam memperkuat kelembagaan Koperasi Merah Putih sebagai salah satu upaya meningkatkan partisipasi masyarakat di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keberadaan koperasi desa sebagai sarana pengembangan ekonomi lokal yang berlandaskan partisipasi masyarakat dalam konteks pelaksanaan otonomi desa. Dalam hal ini, pemerintah desa menempati posisi yang strategis sebagai aktor kunci dalam menjamin keberlanjutan koperasi melalui fungsi penginisiasian, fasilitasi, pembinaan, serta pengawasan kelembagaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi dengan melibatkan informan yang terdiri atas aparatur pemerintah desa, pengurus koperasi, serta anggota masyarakat. Proses analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Genteng Kulon telah menjalankan peran yang aktif dalam penguatan kelembagaan Koperasi Merah Putih, antara lain melalui penataan struktur organisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan norma dan aturan kelembagaan, pengembangan relasi antaraktor, serta pembangunan legitimasi sosial koperasi di lingkungan masyarakat. Pelaksanaan peran tersebut berdampak pada meningkatnya partisipasi masyarakat, baik dalam keanggotaan koperasi, keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan, maupun partisipasi dalam aktivitas usaha koperasi. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah kendala, seperti keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dan belum meratanya pemahaman masyarakat mengenai fungsi dan peran koperasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan kelembagaan yang berkelanjutan, partisipatif, dan adaptif agar koperasi desa mampu berfungsi secara optimal sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
TATA KELOLA KOLABORATIF PROGRAM PENANGGULANGAN KRISIS AIR BERSIH DI DESA PURNAMA Saputri, Maharani Dwi; Wicaksono, Itok
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56885

Abstract

Krisis air bersih yang terjadi berulang setiap musim kemarau di Desa Purnama, Kecamatan Tegal Ampel, Kabupaten Bondowoso, mendorong dilaksanakannya program penanggulangan melalui pembangunan sumur bor dan jaringan pipanisasi. Program ini melibatkan pemerintah desa, BPBD, lembaga sosial, dan masyarakat sehingga memerlukan tata kelola kolaboratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan tata kelola kolaboratif serta peran dan kontribusi antaraktor dalam mendukung pengelolaan air bersih yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Collaborative Governance Regime yang dikemukakan oleh Kirk Emerson, Tina Nabatchi, dan Stephen Balogh, dengan fokus pada drivers of collaboration, principled engagement, shared motivation, dan capacity for joint action. Hasil penelitian menunjukkan kolaborasi terbentuk akibat krisis air dan keterbatasan sumber daya desa. Musyawarah dan koordinasi memperkuat principled engagement, kesamaan pemahaman membangun shared motivation, serta pembagian peran, integrasi pendanaan, dan pembentukan lembaga pengelola mendukung capacity for joint action. Secara keseluruhan, tata kelola kolaboratif di Desa Purnama berjalan efektif dan mendukung keberlanjutan pengelolaan air bersih.
OPTIMALISASI POTENSI EKONOMI ANAK DAN REMAJA MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DAN PELAYANAN DIGITAL DI GEREJA Margareta, Elisabeth; Sitorus, Yesica Hageltira; Sinaga, Lasmina Boru; Simarmata, Eunike Claudia; Manurung, Friska
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56930

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk memaksimalkan potensi anak-anak dan remaja melalui sesi bimbingan belajar serta layanan digital yang berbasis gereja. Generasi muda adalah penerus yang memerlukan pengembangan secara menyeluruh, yang meliputi bidang akademis, spiritual, dan keterampilan hidup. Di zaman digital sekarang, keterampilan kreatif dan penggunaan teknologi menjadi hal penting sebagai persiapan menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Kegiatan PKM dilakukan di area gereja dan ditujukan untuk anak-anak sekolah minggu dan remaja. Pelaksanaan dilakukan dalam tiga fase, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program yang dilaksanakan termasuk bimbingan belajar gratis, pembinaan rohani, pelatihan membaca Alkitab, kelas menulis dan desain konten rohani, pelatihan berbicara di depan umum, proyek pelayanan digital gereja, serta kegiatan kebersihan di sekitar gereja. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam motivasi belajar, rasa percaya diri, serta kreativitas digital di kalangan anak-anak dan remaja. Mereka menjadi lebih aktif dalam proses belajar, berani tampil di hadapan orang banyak, dan belajar memanfaatkan teknologi dengan cara yang positif. Program ini menunjukkan bahwa gereja dapat memainkan peran penting sebagai pusat pengembangan bagi generasi muda, tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga dalam mengembangkan potensi ekonomi melalui keterampilan kreatif dan digital.