cover
Contact Name
M. Yusuf Tahir
Contact Email
yusuftahir@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285213181972
Journal Mail Official
piaud@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Prodi PIAUD FTK UIN Alauddin Makassar, Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36 Samata, Gowa, Sulawesi Selatan
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
NANAEKE
ISSN : 27149684     EISSN : 26558483     DOI : -
NANAEKE: Indonesian Journal of Early Childhood Education aims to provide a forum for researchers in education, especially from Islamic studies to publish the original articles. The scope of NANAEKE: Indonesian Journal of Early Childhood Education is teaching and learning, education policy, development of teaching and learning theories, teacher education, and contemporary issues in education. NANAEKE: Indonesian Journal of Early Childhood Education published by Teacher Training Institute (LPTK) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar in collaboration with PPS PGRA Indonesia. NANAEKE: Indonesian Journal of Early Childhood Education accept submission from all over the world. All accepted articles will be published on payment of an article-processing charge and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage.
Articles 84 Documents
MANAJEMEN TENAGA KEPENDIDIKAN PAUD DI RA AL-IKHLAS BINAAN DHARMA WANITA KANWIL KEMENTERIAN AGAMA, PROVINSI SULAWESI SELATAN Ahmad Afiif; Hardianti Hardianti; Fitri Febrianti; Nabila Nabila; Asmidar Asmidar
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v2i1.6925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen tenaga kependidikan di RA Al-Ikhlas Binaan Dharma Wanita Kanwil Kementerian Agama, Provinsi Sulawesi Selatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru RA Al-Ikhlas yang berjumlah 7 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: 1) guru melakukan pengamatan terhadap tumbuh kembang anak secara bertahap; 2) guru melakukan konsultasi dengan kepala sekolah terhadap permasalahan yang dihadapi di dalam kelas; 3) memberikan perhatian dalam bentuk kasih sayang kepada anak didik; 4) guru mengenali kepribadian anak dengan baik; 5) guru memberi kesempatan kepada anak untuk bermain; 6) memiliki kepribadian yang ceria; 7) guru memiliki kemampuan berinteraksi dengan baik terhadap orang lain termasuk peserta didik.
CAPAIAN DAN STIMULASI ASPEK PERKEMBANGAN SENI PADA ANAK KEMBAR USIA 5 TAHUN Eka Damayanti; Andi Rezeky Amaliah; Ismawati Ismawati
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v3i1.14176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perkembangan seni pada anak kembar usia 5 tahun berdasarkan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak dan merumuskan stimulasi yang tepat. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian sebanyak dua anak kembar yang berusia 5 tahun. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara dengan menggunakan pedoman observasi dan wawancara. Data dianalisis menggunakan narasi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kedua anak telah memenuhi capaian perkembangan pada aspek seni anak berdasarkan standar usia 5 tahun, khususnya dalam hal menikmati berbagai alunan lagu atau suara yang dibuktikan dengan kemampuan: (1) bersenandung atau bernyanyi sambil mengerjakan sesuatu; (2) memainkan alat musik/instrument/benda bersama teman. Anak juga telah tertarik dengan kegiatan seni yang dibuktikan dengan kemampuan: (1) menyanyikan lagu dengan sikap yang benar; (2) menggunakan berbagai macam alat musik; (3) bermain drama sederhana; (4) menggambar berbagai macam bentuk yang beragam; (5) melukis dengan berbagai cara dan objek; (6) membuat karya seperti bentuk sesungguhnya dengan berbagai bahan. Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa stimulasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian aspek perkembangan seni pada anak usia 5 tahun, yakni: (1) mendukung minat anak dan memperdengarkan anak lagu-lagu yang disukainya; (2) memberikan apresiasi berbentuk pujian pada anak; (3) memberikan fasilitas berupa beberapa alat permainan yang dapat mengembangkan aspek seni anak; dan (4) apabila anak berhasil melakukan hal positif, maka anak diberikan reward.
TINGKAT PENCAPAIAN ASPEK PERKEMBANGAN ANAK USIA 5-6 TAHUN BERDASARKAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Umar Sulaiman; Nur Ardianti; Selviana Selviana
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v2i1.9385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pencapaian perkembangan anak usia 5-6 tahun berdasarkan Standar Pendidikan Nasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan melakukan deteksi dini terhadap hambatan pencapaian perkembangannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitiatif jenis deskriptif dengan subjek penelitian dua anak yang berusia 5 tahun dan usia 6 tahun. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara dan beberapa rangkaian stimulus untuk mendukung munculnya respon pencapaian perkembangan yang hendak diukur mulai aspek nilai agama-moral, fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, sampai pada aspek seni. Data yang sudah terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kedua subjek masih ada beberapa indikator pencapaian yang belum dan lebih banyak yang sudah tercapai dari semua aspek perkembangan anak usia dini. Keberhasilan dari pencapaian standar tingkat pencapaian perkembangan anak usia dini dapat disebabkan oleh pola asuh yang diberikan oleh orangtua kepada anak, pemberian stimulasi yang sesuai dengan tingkat usia dan perkembangan anak serta faktor-faktor pendukung yang bersumber dari lingkungan sekitar anak.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PADA BRIGHT STAR MAKASSAR SCHOOL DI KOTA MAKASSAR Dahlia Patiung; Nurul Mujahidah; Nurafia Nurafia; Nur Hayati; Suci Amalia; Nur Ardianti
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v1i1.6905

Abstract

Judul : Sarana dan prasarana Bright Star Makassar School. Dalam judul penilitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Penelitian ini membahas sarana dan prasarana di Bright Star Makassar School. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sarana dan prasarana apa saja yang ada di Bright Star Makassar School. Adapun metode penelitian meliputi jenis penelitian, rancangan penelitian, populasi dan sampel, instrument pengumpulan data dan teknik analisis data. Pembahasan dalam penelitian ini meliputi pemeliharaan, alat permainan indoor dan outdoor, ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru, perpustakaan permainan, UKS, toilet, tempat wudhu dan pembiayaan. Implikasi penenlitian ini sarana dan prasarana di sekolah Bright Star Makassar School sudah lengkap namun sekolah Bright Star Makassar School dalam tahap renovasi sehingga penggunaan sarana dan prasarana belum digunakan secara maksimal. Adapun jumlah peserta didik di Bright Star Makassar School tersebut sebanyak 156 peserta didik, yang mana jumlah peserta didik di kindergarten sebanyak 53 peserta didik
CAPAIAN DAN STIMULASI ASPEK PERKEMBANGAN AGAMA PADA ANAK USIA 5 TAHUN M. Yusuf T; Eka Diah Safitri; Siti Masnah; Bahriatul Ibadiyah
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v3i1.14362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perkembangan agama anak pada usia 5 tahun berdasarkan standar tingkat perkembangannya serta merumuskan stimulasi yang tepat untuk memaksimalkan perkembangan itu berdasarkan teori perkembangan anak. Penelitian dilakukan   menggunakan   pendekatan   kualitatif   deskriptif   dengan   teknik   pengamatan terstruktur terhadap tiga orang anak yang dipilih berdasarkan kriteria, yaitu: (1) berusia 5 tahun; (2) bersedia menjadi subjek penelitian; (3) dapat dijangkau secara fisik. Dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara, instrumen disiapkan mengikuti rumusan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) PAUD dan dianalisis secara deskriptif-naratif. Hasilnya menunjukan bahwa berdasarkan STPPA, anak telah memenuhi capaian  perkembangan  pada  aspek  agama  pada  indikator:  (1)  mengenal  agama  yang dianutnya; (2) mengerjakan ibadah sederhana yang menjadi ajaran agama yang dianutnya; (3) mengetahui hari besar agamanya; dan (4) menghormati agama orang lain. Berdasarkan hasil penelitian pula ditemukan beberapa stimulasi yang dapat meningkatkan capaian aspek perkembangan agama pada anak usia 5 tahun, yaitu: (1) mendongeng di depan anak tentang kisah tokoh agama; (2) mengingatkan anak  untuk melakukan ibadah;  (3) memberi  anak contoh perbuatan yang baik; (4) memberi anak reward jika anak berperilaku positif.
ANALISIS PENERAPAN METODE TABARAK MENGHAFAL AL-QUR’AN JUZ 30 DI SEKOLAH TAHFIDZ AL-HUSNA BALITA DAN ANAK MAKASSAR Tendri Herma; Umi Kusyairy; Muh Rusdi T
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v3i1.14332

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui gambaran, faktor pendukung serta faktor penghambat penerapan metode Tabarak dalam menghafal al-Qur’an pada juz 30 di Sekolah Tahfidz Al-Husna Balita dan Anak Makassar. Sumber data penelitian adalah ketiga ustadzah yang mengajar metode Tabarak kelas Balita, kepala sekolah dan ustadzah berlisensi yang memvalidasi prosesnya. Instrumen penelitian berupa observasi, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses pembelajaran metode Tabarak dalam menghafal al-Qur’an di Sekolah Tahfidz Al-Husna Balita dan Anak Makassar memiliki buku pedoman khusus yang disusun oleh  Kamil el-Laboody. Pelaksanaannya dengan mentalqinkan anak bacaan al-Qur’an dan muraja’ah hafalan dengan memperdengarkan murattal yang memanfaatkan media elektronik (TV, MP3, Speaker, dan MIC); 2) faktor pendukung yaitu ruangan kondusif, ustadzah yang ramah, tahsin dan tahfidz ustadzah yang bagus, sarana dan prasarana memadai, serta dukungan orangtua dalam menghafal al-Qur’an; 3) faktor penghambat yaitu anak kurang fokus karena bermain dalam kelas, anak yang terlambat atau tidak hadir ke sekolah, kesibukan orangtua sehingga kurang terkontrolnya muraja’ah hafalan anak di rumah, ketiga ustadzah yang belum berlisensi, serta sekolah tidak menerapkan 2 file video yang ada pada metode Tabarak (Tikror dan muraja’ah) sehingga tidak maksimal terutama kedisiplinan anak.
ANALISIS PENERAPAN METODE TABARAK MENGHAFAL AL-QUR’AN JUZ 30 DI SEKOLAH TAHFIDZ AL-HUSNA BALITA DAN ANAK MAKASSAR Herma, Tendri; Kusyairy, Umi; T, Muh Rusdi
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui gambaran, faktor pendukung serta faktor penghambat penerapan metode Tabarak dalam menghafal al-Qur?an pada juz 30 di Sekolah Tahfidz Al-Husna Balita dan Anak Makassar. Sumber data penelitian adalah ketiga ustadzah yang mengajar metode Tabarak kelas Balita, kepala sekolah dan ustadzah berlisensi yang memvalidasi prosesnya. Instrumen penelitian berupa observasi, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses pembelajaran metode Tabarak dalam menghafal al-Qur?an di Sekolah Tahfidz Al-Husna Balita dan Anak Makassar memiliki buku pedoman khusus yang disusun oleh  Kamil el-Laboody. Pelaksanaannya dengan mentalqinkan anak bacaan al-Qur?an dan muraja?ah hafalan dengan memperdengarkan murattal yang memanfaatkan media elektronik (TV, MP3, Speaker, dan MIC); 2) faktor pendukung yaitu ruangan kondusif, ustadzah yang ramah, tahsin dan tahfidz ustadzah yang bagus, sarana dan prasarana memadai, serta dukungan orangtua dalam menghafal al-Qur?an; 3) faktor penghambat yaitu anak kurang fokus karena bermain dalam kelas, anak yang terlambat atau tidak hadir ke sekolah, kesibukan orangtua sehingga kurang terkontrolnya muraja?ah hafalan anak di rumah, ketiga ustadzah yang belum berlisensi, serta sekolah tidak menerapkan 2 file video yang ada pada metode Tabarak (Tikror dan muraja?ah) sehingga tidak maksimal terutama kedisiplinan anak.
PENCAPAIAN INDIKATOR SEKOLAH RAMAH ANAK PADA PAUD DI KECAMATAN MAJAULENG KABUPATEN WAJO Rismayani Rismayani; Ahmad Afiif; Besse Marjani Alwi; Ilyas Ismail
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v4i1.21545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan indikator-indikator pencapaian pendidikan ramah anak yang diterapkan lembaga pendidikan anak usia dini di Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo. Tulisan ini dihasilkan melalui penelitian lapangan (Field Reaserch) metode Kualitatif deskriptif. Sumber data berasal dari lingkungan dan bangunan sekolah TK Negeri Pembina dan TK PGRI Totengriajarangi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi dengan teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu tahap reduksi data, data display, dan tahap penarikan kesimpulan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan 4 komponen pendidikan ramah anak sekolah TK Negeri Pembina telah menerapkan yaitu: 1) komponen Kebijakan sekolah menerapkan 7 indikator; 2) Pelaksanaan kurikulum menerapkan 7 indikator; 3) Pendidik dan tenaga kependidikan terlatih hak anak dengan 2 indikator tercapai dari 7 indikator; 4) Komponen sarana prasarana memenuhi 13 dari 16 indikator. Sekolah TK PGRI Totengriajarangi telah menerapkan 4 komponen yaitu: 1) Komponen kebijakan sekolah menerapkan 2 dari 7 indikator; 2) komponen pelaksanaan kurikulum menerapkan 7 indikator; 3) Pendidik dan tenaga kependidikan terlatih hak anak menerapkan 1 dari 7 indikator; 4) Komponen sarana prasarana menerapkan 13 dari 16 indikator. Implikasi penelitian ini adalah untuk mengembangkan pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik serta mewujudkan lingkungan yang mendukung peserta didik untuk menumbuh kembangkan potensi yang ada dalam diri peserta didik.
METODE BERMAIN BERPERAN DALAM PERKEMBANGAN MORAL ANAK Eka Damayanti; Yuspiani Yuspiani; Nur Intan Tri Rejeki; Ade Agusriani; Nurhasanah Nurhasanah
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v3i2.17096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran metode bermain pada perkembangan moral anak. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi pustaka (library research). Pengumpulan data menggunakan dokumentasi dari buku ataupun karya ilmiah jurnal yang relevan. Data dianalisis menggunakan narasi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peran metode bermain pada perkembangan moral anak. Bermain dapat mendorong anak memiliki kemampuan mengekspresikan dan mengontrol emosi, sikap empati, adil, tidak membeda-bedakan dalam berteman, memiliki kesadaran akan hak dan tanggungjawab serta mampu menghargai cara berpikir orang lain yang berbeda dengan dirinya. Jenis permainan yang paling berperan dalam peningkatan perkembangan moral anak yakni bermain peran. Hasil penelitian mengimplikasikan kepada orangtua, guru atau pengasuh untuk senantiasa memberikan stimulasi permainan pada anak khususnya bermain peran agar perkembangan moralnya mengalami peningkatan. 
STIMULASI PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR DI MASA PANDEMI COVID-19 USIA 5-6 TAHUN Ika Dewi Sartika; Umi Kusyairy; Muh Rapi
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v4i1.21605

Abstract

Tujuan dari penelitian ini: (1) untuk mengetahui bentuk stimulasi perkembangan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun selama pandemi covid-19; dan (2) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam memberikan stimulasi perkembangan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun selama pandemi covid-19. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk stimulasi untuk perkembangan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun sangat beragam seperti memberikan kebebasan anak untuk bermain sepeda, senam, bulutangkis, berjalan diatas papan titian, berlari, bermain bola sedangkan untuk kegiatan dalam rumah membantu orangtua seperti menyapu serta mencuci piring. Kegiatan tersebut tidak terlepas dari pantauan orangtua terlebih untuk kebersihan dan kesehatan anak sehingga kegiatan mencuci tangan dan membuang sampah pada tempatnya. (2) Faktor pendukung sebagai berikut: lingkungan masyarakat yang kondusif, bimbingan dari sekolah, pemberian motivasi, kebutuhan gizi dan kreativitas orangtua selama pandemi covid-19. (3) Faktor penghambat seperti kecanduan gadget yang memicu kemalasan anak, minimnya peran ayah dalam pengasuhan, serta kurangnya penerapan protokol kesehatan.