Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles
7,112 Documents
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V
Nur Annisa;
Syarifah Aeni Rahman;
Emil
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4435
Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD Inpres Sero. Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, lembar observasi dan dokumentasi. Sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan observasi. Teknik analisis menggunakan analisis data kuantitatif dan deskriptif. Hasil penelitian ini telah mencapai target yang ditetapkan, dimana peserta didik telah menunjukkan pemahaman konsep pada pembelajaran IPAS. Hasil observasi aktivitas peserta didik terhadap pemahaman konsep sebelum melakukan tindakan adalah 10,50%, pada siklus I mengalami peningkatan 36% dan pada siklus II meningkat menjadi 78,10% yang menunjukkan meningkatnya pemahaman konsep peserta didik. Hasil tes ketuntasan KKM peserta didik menunjukkan hanya 15,7% (3 peserta didik) yang dapat mencapai nilai KKM sebelum memberikan tindakan, setelah penerapan model problem based learning pada siklus I mengalami peningkatan 42,1% (8 peserta didik) yang dapat mencapai nilai KKM dan pada siklus II setelah menerapkan model pembelajaran problem based learning berbantuan pendekatan berdiferensiasi pemahaman konsep peserta didik meningkat menjadi 84,2% (16 peserta didik) yang mencapai nilai KKM. Maka berdasarkan hasil penelitian diatas, penggunaan model problem based learning berbantuan pendekatan berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik kelas VB SD Inpres Sero.
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS VB SD INPRES SERO KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA
Wanda Wulandari;
Syarifah Aeni Rahman;
Emil
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4436
Permasalahan utama yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya prestasi akademik siswa kelas VB di SD Inpres Sero Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Rendahnya efek pembelajaran disebabkan karena hanya sedikit metode yang biasa digunakan di sekolah yang digunakan dalam proses pembelajaran, seperti metode ceramah, metode tanya jawab, metode pekerjaan rumah, dan lain-lain. Sehingga siswa merasa tidak tertarik dan tidak termotivasi selama proses pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran metode bermain peran dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas SD Inpres Sero VB di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Berdasarkan pokok permasalahan penelitian, maka metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi lanjutan (PTK), dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, tes, dan pencatatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode bermain peran dalam proses pembelajaran di kelas VB di SD Inpres Sero Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil akhir tes yang dilakukan selama pembelajaran, 13 siswa (45%) tuntas pada siklus I, sedangkan 16 siswa (55%) tidak tuntas. Kemudian pada siklus II yang tuntas sebanyak 26 siswa (90%) dan yang tidak tuntas sebanyak 3 siswa (10%). Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas SD Inpres Sero VB Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa dapat ditingkatkan melalui penerapan metode bermain peran.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MENGENAI SISTEM SARAF PADA SISWA KELAS VI DI SDN SUNGGUMINASA II
Hardiani Hardiani;
Ira Pasira
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4439
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas VI tentang sistem saraf di SDN Sungguminasa II melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini dirancang sebagai penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Subjek penelitian melibatkan 20 siswa. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa, serta observasi dan wawancara untuk mendapatkan umpan balik mengenai pengalaman belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang sistem saraf. Rata-rata nilai pre-test sebelum intervensi adalah 68, sedangkan rata-rata nilai post-test pada siklus I meningkat menjadi 78, dan pada siklus II meningkat lebih lanjut menjadi 85. Observasi juga mencatat peningkatan partisipasi dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran, diiringi dengan peningkatan motivasi. Hasil wawancara mengindikasikan bahwa siswa merasa lebih memahami konsep sistem saraf dan menikmati pengalaman belajar yang menggunakan model pembelajaran berbasis proyek. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang sistem saraf di kelas VI. Oleh karena itu, disarankan agar guru terus menerapkan model ini dan mempertimbangkan variasi dalam pembelajaran untuk menjaga minat dan motivasi siswa. Dengan menciptakan lingkungan belajar yang menarik, guru dapat membantu siswa mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep-konsep ilmiah yang kompleks.
PROSES PENGUATAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB DENGAN METODE RESITASI PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI SDN 13 KOTA SERANG
Reksa Adya Pribadi;
Alma Maulida;
Farhan Oktavian;
Salsa Novianti Ariadila
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.444
Education is very important in human life. Because education allows humans to know their abilities and potential. In an education there are 6 characters that must be developed, one of which is the character of responsibility. Therefore, this study aims to determine the development of the character of responsibility in thematic learning using the recitation method at SDN 13 Serang City. This study uses descriptive qualitative with the subjects in this study are teachers and students of SDN 13 Serang City. Data collection techniques in this study used observation, interviews and documentation techniques. The results of this study indicate that the recitation method is considered appropriate to shape the character of student responsibility because in this method students are required to work on assignments independently and the answers will be accounted for.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN GOOGLE SITES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA MATERI UNSUR INTRINSIK PESERTA DIDIK KELAS V SD INPRES SERO KEC. SOMBA OPU KAB. GOWA
Rahmayanti. M;
Syarifah Aeni Rahman;
Emil
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4440
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Inpres Sero melalui media pembelajaran Google Sites. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan agar mengatasi permasalahan yang sedang terjadi di kelas. Setelah dilakukan observasi didalam kelas dengan pembelajaran yang monoton dengan metode ceramah hasilnya tidak ssuai dengan harapan karena rata-rata peserta didik mengalami kesulitan dalam menerima dan memahami materi Pelajaran dengan cepat. Hal ini dibuktikan dengan rendahnya hasil ujian yang diberikan setelah pembelajaran selesai. Dari hasil refleksi ditemukan penyebab dari kegagalan tersebut yaitu karena dalam mengajar guru menerapkan metode ceramah secara terus menerus, tidak menggunakan media teknologi yang mampu menarik perhatian peserta didik. Untuk itu penetili berinisiatif untuk melakukan penelitian atau perbaikan pembelajaran dengan menggunakan sebuah websites yang ada di internet yang dapat dimanfaatkan untuk membuat media pembelajaran dengan design sendiri yaitu Google Sites. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Inpres Sero mengalami peningkatan yang awalnya nilai rata- rata 60 dengan nilai presentase ketuntasan 31% pada siklus I dan mengalami peningkatan nilai rata- rata 80 dengan nilai presentase ketuntasan menjadi 90% pada siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa melalui media Google Sites dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Inpres Sero
PENERAPAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VI SDN PARANG TAMBUNG 1 KOTA MAKASSAR
Yogi Cahyadi;
Andi Adam;
Sri Wahyuni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i03.4445
This study aims to determine by analyzing the impact of the implementation of the teaching at the right level model problem based learning approach in improving student learning outcomes in mathematics. This research method uses the Classroom Action Research (CAR) method, this provides an opportunity to understand and analyze the planning, implementation and evaluation process and identify challenges and obstacles in improving student learning outcomes in mathematics in Class VI SDN Parang Tambung 1 Makassar City.This study went through several cycles, each cycle including planning, implementation, observation and reflection. The implementation of learning using the teaching at the right level model problem based learning approach adapts to each different student's abilities. This data was obtained through observation results and assessment of learning outcomes, this shows positive changes in student involvement in understanding the material. In addition, these initial results provide information faced by teachers in implementing learning from traditional teaching to the implementation of the teaching at the right level model problem based learning approach. The results of this study indicate an increase in student learning outcomes from cycle 1 of 0.25 with a low category and cycle 2 of 0.58 with a medium category. This shows that the application of teaching at the right level problem based learning model is able to improve student learning outcomes.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN LKPD PADA MATA PELAJARAN PKN DI UPT SPF SD INPRES BALANG BODDONG
Mirnawati Bakki;
Mutmainnah Mutia Kahar;
Nur Widiyana Anwar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4447
This research aims to improve student learning outcomes in Civic Education through the use of Student Worksheets (LKPD) at UPT SPF SD Inpres Balang Boddong. Using Classroom Action Research method with two cycles, this study involved 17 fifth-grade students. The results showed a significant improvement in learning outcomes, with classical completeness increasing from 41.18% in cycle I to 100% in cycle II. The class average also increased from 73.17 to 86.35. The implementation of structured student worksheets not only improved cognitive aspects but also developed students' social skills and civic values. Positive transformation was observed in learning interaction patterns, with an increase in active student engagement from 65% to over 90%. This research proves that the use of well-designed student worksheets can be an effective solution in improving the quality of Civic Education learning at the elementary school level.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL BERBASIS GAME BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA
Asniar;
Dilfa;
Lukman Ismail;
Nasir;
Siti Sahirah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4449
Penelitian ini dilakukan untuk mengethui pengaruh media pembelajaran wordwall berbasis game based learning siswa kelas VIII 3 SMP Negeri 11 Barru terhadap hasil belajar materi berpikir komputasional. Sampel penelitian ini sebanyak 25 siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimen one group pre-test post-test design. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda yang diberikan dua kali yakni sebelum diberikannya perlakuan (pre-test) dan setelah diberikan perlakuan (post-test). Maka berdasarkan hasil analisis data, peneliti mengetahui bahwa terdapat peningkatan hasil belajar informatika menggunakan media Wordwall. Ditunjukkan dari nilai rata-rata post-test (86%) yang lebih bedar dari nilai pre-test (52,4%), terdapat kenaikan sebesar 33,6%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Wordwall memiliki pengaruh terhadap hasil belajar sisiwa kelas VIII 3 SMP Negeri 11 Barru.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Lina Marcelina;
Darmansyah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.445
Kemampuan komunikasi matematis siswa SDN Gugus VI Kecamatan Lubuk Basung masih rendah sehingga ini menjadi alasan untuk melakukan penelitian ini. Siswa cendrung pasif dan tidak memahami soal terlebih dahulu serta tidak membuat perencanaan dalam menyelesaikan soal dengan langsung menulis jawaban. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Think Pair Share (TPS).Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Gugus VI Kecamatan Lubuk Basung. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 57 Anak Air Kumayan dan siswa kelas V SDN 57 Anak Air Kumayan Kecamatan Lubuk Basung. Data penelitian diperoleh dari hasil tes dan angket. Analisis data menggunakan uji T dan anova dua arah.Hasil penelitian menunjukkan: 1) Kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar dengan model TPS lebih baik dari yang menggunakan pendekatan konvensional. 2) Kemampuan komunikasi matematis siswa dengan motivasi belajar tinggi dan rendah yang mengikuti pembelajaran dengan model TPS lebih baik dari yang menggunakan pendekatan konvensional. 3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar dalam mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis.
INDIKATOR DISIPLIN KERJA
Muhammad Nawir;
Rahmi Annisa Bachtiar;
Sulis Rifka Afifah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i03.4451
Disiplin kerja merupakan aspek fundamental yang berperan penting dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis indikator-indikator utama disiplin kerja melalui kajian literatur dan studi empiris. Indikator disiplin kerja mencakup berbagai aspek yang mencerminkan kepatuhan, komitmen, dan kinerja karyawan terhadap aturan dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui studi literatur, wawancara dan survei. Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa indikator utama disiplin kerja, yaitu: (1) Kehadiran dan ketepatan waktu; (2) Kepatuhan terhadap aturan dan prosedur; (3) Produktivitas kerj; (4) Kualitas kerja; (5) Perilaku dan sikap. Penelitian ini menemukan bahwa disiplin kerja yang baik berkontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan efisiensi organisasi. Karyawan yang memiliki disiplin kerja tinggi cenderung menunjukkan performa yang lebih konsisten dan dapat diandalkan, menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertib dan efisien, serta mengurangi risiko kesalahan dan pelanggaran.