Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles
7,304 Documents
PENERAPAN COOPRATIVE LEARNING TIPE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUBTEMA KEBERSAMAAN DALAM KEBERAGAMAN
Rahmatdani, Sukmah;
Kartika Rini, Ayu
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (436.961 KB)
|
DOI: 10.36989/didaktik.v2i2.51
This study aims to improve student learning outcomes by using model Cooperative Learning type Mind Mapping on the theme of togetherness togetherness subtema in Diversity. This research was conducted in the class IV D SDN Komplek Karang Taruna Sari and background of the students who showed less result of study which still low and many criteria of minimal mastery because teacher often use lecture motto which tend to monoton and not yet using model Cooperative Learning Type Mind Mapping which consist of 5 Phases of conveying goals and motivating students, presenting information, organizing students into study groups, guiding study and work groups, and evaluating. Assessment used in this research is Pretest and Posttest test technique to know student learning result of cognitive assessment, attitude assessment, making mind mapping and observation sheet to know teacher and student attitudes during learning process. The results showed an increase in the average of the assessment of learning outcomes. On the cognitive assessment of the average value of cycle I is 69 while the second cycle reached 72.5 and the third cycle reached 74, on the affective assessment of the average value of cycle I is 61 while the second cycle reached 63 and the third cycle reached 74. This shows that the use of model Cooperative Learning Type Mind Mapping can improve student learning outcomes on the theme of togetherness kebersamaa subtema in the diversity of class IV D SDN Komplek Karang Taruna Sari. Thus, the use of Cooperative Learning type Mind Mapping model can be used as one of the learning models to be applied to thematic learning with other themes and subthemes.
PELAKSANAAN ASESMEN DIAGNOSTIK NON-KOGNITIF DALAM MEMETAKAN KEBUTUHAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X AKL 2 DI SMK NEGERI 2 SEMARANG
Sifa Sofiana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5100
The aim of the research is to map students' learning needs in learning Indonesian through non-cognitive diagnostic assessments. Non-cognitive diagnostic assessments can facilitate learning and provide complete information as feedback for teachers, students and parents so that they can find out the results of the goals that have been set and can serve as a guide in determining strategies, approaches, techniques and methods in the learning process furthermore. In this research, students' learning needs were mapped in learning Indonesian, especially in the classroom. The research uses a qualitative approach. The results obtained were that students' learning needs based on interests and talents were in good condition, and students' learning needs based on learning styles were found to vary. namely 17 people need a visual learning style, 8 people need an auditory learning style, and 11 people need a kinetic learning style. Based on the results of the non-cognitive diagnostic assessment analysis, the Indonesian language teacher has created a learning preparation plan, process plan, content plan and ongoing evaluation steps.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENUMBUHKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA DI SEKOLAH DASAR
Zulfatul Khoiriyah;
Siti Fatonah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5103
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan pemahaman konsep Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat Sekolah Dasar. Model Discovery Learning sangat penting karena melibatkan siswa secara aktif melalui kegiatan eksplorasi, percobaan, dan observasi. Dengan pendekatan ini, peserta didik diberi kesempatan untuk menemukan dan memahami konsep-konsep IPA secara mandiri, menjadikan mereka agen aktif dalam proses penemuan, bukan sekadar penerima informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan literatur, dimana peneliti mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model Discovery Learning secara signifikan meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Siswa diberikan ruang untuk berpikir kritis dan kreatif, serta didorong untuk merumuskan hipotesis mereka sendiri. Proses ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga membantu mereka membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang materi yang diajarkan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa model Discovery Learning tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA, tetapi juga dalam menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan menyenangkan bagi peserta didik. Pendekatan ini berpotensi meningkatkan motivasi peserta didik dan mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, yang sangat penting dalam pendidikan modern.
PENGGUNAAN DIGITAL TOOLS UNTUK EVALUASI PEMBELAJARAN KELAS V DI SDN 216 SONDARIAH KOTA BANDUNG
Irawati Nuraeni;
ArfI Purnama Nur Indah;
Ramanda Putri Mardiyyana;
Selvi Novitasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5104
Dengan kemajuan teknologi informasi yang berkembang pesat telah membawa dampak yang positif terutama pada dunia pendidikan, khususnya dalam proses belajar mengajar dan salah satu inovasinya adalah penggunaan platfrom digital dalam evaluasi Pembelajaran, Meskipun terdapat berbagai keunggulan seperti kemudahan akses, respon instan terhadap hasil jawaban siswa, serta ketersediaan berbagai fitur menarik, terdapat tantangan yang perlu diatasi. Beberapa masalah yang muncul antara lain adalah ketidakmampuan beberapa siswa dalam menggunakan digital tools secara efektif, adanya ketergantungan pada pendampingan guru atau orang tua, serta kurangnya ketelitian siswa dalam mengerjakan soal karena fitur-fitur yang ada pada platform digital seperti Quizizz, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan platform digital, khususnya Quizizz, dalam evaluasi pembelajaran di SDN 216 Sondariah Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru kelas V dan observasi langsung terhadap penggunaan digital tools dalam evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan digital tools seperti Quizizz meningkatkan antusiasme dan motivasi siswa.
STRATEGI GURU DALAM MENDUKUNG ANAK AUTISME DENGAN PENDEKATAN EFEKTIF DI SLB ANANDA MANDIRI
Ira Restu Kurnia;
Putri kirana;
Annisa Amelia Setiawan;
Putri Ayu Wandira;
Arzeinia Salsabila Darmawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5106
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang diterapkan guru dalam mendukung tumbuh kembang anak autis di Sekolah Berkebutuhan Khusus (SLB) Ananda Mandiri dengan pendekatan yang efektif Anak autis memerlukan perhatian khusus secara kognitif, sosial, dan emosional selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, strategi pengajaran yang adaptif dan individual sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam penelitian ini melalui pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara, guru SLB Ananda Mandiri menggunakan berbagai metode seperti pembelajaran visual, penguatan positif, dan penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan individu setiap siswa. Selain itu, keterlibatan orang tua dan tim medis merupakan faktor penting dalam mendorong tumbuh kembang anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan belajar anak autis sangat bergantung pada kemampuan guru dalam memahami karakteristik anak dan menggunakan strategi yang fleksibel dan kolaboratif. Strategi-strategi ini lebih dari sekadar menguasai materi, tetapi juga membantu anak-anak mengembangkan keterampilan sosial dan emosional yang penting untuk kesuksesan jangka panjang.
PENERAPAN METODE LEARNING BY DOING DALAM PEMBELAJARAN IPAS KELAS V DI SEKOLAH DASAR
Muhamad Sudharsono;
Amelia Putri;
Asma Zakiyah;
Deby Anatasya Salsabila;
Komala Sari;
Muhammad Wafa Rifqia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5109
The learning by doing method or learning method involves students directly to the learning material, which helps students play an active role in the classroom. This study aims to analyze the process of applying the learning by doing method in learning Natural and Social Sciences (IPAS) in elementary schools. This research uses qualitative methods and literature studies, which collect a number of theories from various books and scientific journals. The main stages in this research are to find out how to apply the learning by doing method, what are the supporting and inhibiting factors in the process of applying the learning by doing method. It can be outlined that in this study the learning by doing method will be very helpful in increasing student interest, high curiosity, helping students solve problems independently and wisely, and developing critical and creative thinking skills. Metode learning by doing atau metode pembelajaran yang melibatkan siswa secara langsung terhadap materi pembelajaran, yang membantu siswa berperan aktif di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis proses penerapan metode learning by doing dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Penelitian ini mengguanakan metode kualitatif dan studi literatur, yaitu mengumpulkan sejumlah teori dari berbagai buku dan jurnal ilmiah. Tahapan utama dalam penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana cara penerapan metode learning by doing, faktor pendukung dan penghambat apa saja dalam proses penerapan metode learning by doing. Dapat digaris besari bahwa dalam penelitian ini metode learning by doing akan sangat membantu dalam meningkatkan minat siswa, rasa keingintahuan yang tinggi, membantu siswa memecahkan masalah secara mandiri dan bijak, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS II SD MAKEDONIA
Na Lian Tjoen;
Asep Samsudin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.511
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks bacaan pada siswa kelas II SD Makedonia dengan menggunakan model Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) yang berjumlah 15 siswa. Penelitian ini menggunakan Mixed Methode dengan desain Sequential Explanatory. Sumber data yang diperoleh adalah data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan Pretest, Postest sedangkan data kualitatif diperoleh dengan menggunakan angket respon siswa dan lembar observasi. Sebelum menggunakan model pembelajaran CIRC. Hasil nilai rata–rata siswa (pretest) adalah 61,1. Selanjutnya hasil rata–rata test (post test) kemampuan membaca pemahaman siswa pada teks bacaan setelah menggunakan model CIRC adalah 83,2. Berdasarkan hasil uji N-gain diperoleh score 0,67 dengan kategori sedang. Dilihat dari presentase efektivitas N-gain diperoleh score 66,69% dengan tafsiran cukup efektif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran CIRC untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks bacaan pada siswa kelas II SD Makedonia cukup efektif untuk digunakan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL DENGAN PENDEKATAN TARL, CRT, DAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS I SD
Nia Listiani;
Arfilia Wijayanti;
Ika Susianingsih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5113
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran PBL menggunakan pendekatan TaRL, CRT, dan berdiferensiasi terhadap hasil belajar kognitif peserta didik kelas IA SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi penerapan sila Pancasila dalam lingkungan sekolah dan keluarga. Metode yang diterapkan pada penelitian ini yaitu mixed method dengan desain sequential explonatory. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar pembelajaran PBL yang diperoleh menggunakan pendekatan TaRL sebesar 80,3, hasil belajar pendekatan CRT adalah 74,1, dan hasil belajar pendekatan berdiferensiasi yaitu 76,2. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar menggunakan pendekatan TaRL memperoleh rata-rata tertinggi dibandingkan pendekatan lainnya. Hal ini karena pendekatan TaRL mampu menyesuaikan proses pembelajaran PBL dengan tingkat kemampuan peserta didik, sehingga mereka lebih termotivasi untuk belajar dan mendukung pencapaian hasil belajar menjadi lebih baik.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN ANTUSIAS DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD INPRES 3 BIROBULI
Ni Putu Novi Damayanti;
Nashrullah;
Arni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5116
This study aims to increase the enthusiasm for learning Indonesian language subjects through the application of interactive media for fourth-grade students at SD Inpres 3 Birobuli. This study uses the Classroom Action Research (CAR) method, which is carried out in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects of this study were 20 fourth-grade students. Data were collected through observation, interviews and documentation, then analyzed descriptively to see the increase in student enthusiasm for learning. The indicator of success in this study is the achievement of 80% of students who have high enthusiasm for learning. The results showed a significant increase in each indicator of student enthusiasm for learning after the application of interactive media. The average percentage of student enthusiasm for learning increased from 55.5% in the pre-cycle, to 76.3% in cycle I, and reached 87% in cycle II. These findings indicate that interactive media can increase student enthusiasm for learning, by making the learning process more interesting and motivating. The application of interactive media in learning is recommended to continue to be developed and adjusted to student needs in order to achieve optimal learning outcomes.
PENGARUH PENGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL ANIMASI TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SDI PATAUNG KABUPATEN GOWA
Naldi;
Nasir;
Firdaus R
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5117
Masalah utama dalam penelitian ini yaitu bagaimana pengaruh penggunaan media audio visual animasi terhadap minat belajar IPA di SDI Pataung Kabupaten Gowa. Penelitian iini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media audio visual animasi terhadap minat belajar IPA di SDI Pataung Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pre-eksperimen. Desain penelitian inni terdapat pretest dan posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah murid kelas V SDI Pataung Kabupaten Gowa sebanyak 13 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum media audio visual animasi diterapkan, diperoleh nilai rata-rata 35,38 (kategori kurang). Sedangkan minat belajar siswa setelah media pembelajaran audio visual animasi diterapkan diperoleh nilai rata-rata 91,53 (kategori sangat baik). Pengujian hipotesis menggunakan rumus uji-t dengan taraf signifikan 5% diperoleh thitung = 12,581 > ttabel = 2,178 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Maka kesimpulan dari penelitian ini, Ada pengaruh yang positif signifikan antara penggunaan media audio visual animasi terhadap minat belajar siswa mata pelajaran IPA di SDI Pataung Kabupaten Gowa.