cover
Contact Name
ACEP RONI HAMDANI
Contact Email
acepronihamdani2@gmail.com
Phone
+6285223970654
Journal Mail Official
acepronihamdani2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Marsinu No.5, Dangdeur, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
ISSN : 2614722X     EISSN : 24775673     DOI : https://doi.org/10.36989/didaktik
Core Subject : Education,
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles 7,112 Documents
PEMBELAJARAN KONSEP TITIK DAN GARIS UNTUK MENGEMBANGKAN LITERASI MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Farah Azra Razita; Rella Widya Kenari; Yulia Saputri; Azamul Fadhly Noor Muhammad
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9690

Abstract

Learning the concepts of points and lines is an important foundation in elementary mathematics because it serves as the foundation for understanding geometry and space. This study aims to analyze the effectiveness of a learning model that emphasizes an understanding of the concepts of points and lines. The research method used was a literature review and descriptive analysis of various relevant sources, including textbooks, research articles, and observations of elementary school students' practices. The study results indicate that a constructivist-based learning approach, the use of concrete media, and visual exploration activities can improve students' abilities to identify, describe, and connect points and lines in contextual situations. Furthermore, the integration of simple problem-solving activities enables students to strengthen mathematical literacy, particularly in the aspects of reasoning, representation, and communication. Overall, this study strengthens and confirms that a learning strategy centered on understanding basic geometric concepts, especially points and lines, significantly improves elementary school students' mathematical literacy.
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V POKOK PEMBAHASAN “BANGUN RUANG” SD NEGERI 85 KENDARI Edisus Suseng; Zila Razilu; Hendra Nelva Saputra
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9693

Abstract

Pembelajaran matematika pada materi bangun ruang di kelas V SD Negeri 85 Kendari masih menggunakan metode konvensional sehingga membuat siswa kesulitan memahami konsep yang bersifat abstrak, seperti jaring-jaring, volume, dan sifat-sifat bangun ruang. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis web menggunakan Articulate Storyline 3 sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dihasilkan berupa media pembelajaran interaktif yang memuat materi, video, animasi, simulasi GeoGebra, serta kuis berbasis interaksi. Hasil validasi ahli media memperoleh persentase 95,42% dan ahli materi 94,15%, keduanya berada pada kategori sangat valid. Uji coba lapangan kepada 20 siswa memperoleh respons positif dengan tingkat kelayakan 88,00%, menunjukkan bahwa media mudah digunakan, menarik, serta membantu siswa memahami konsep bangun ruang secara visual dan interaktif. Dengan demikian, media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif untuk mendukung pembelajaran matematika, khususnya pada topik bangun ruang di sekolah dasar.
ANALISIS KONSEP DAN IMPLEMENTASI TAFSIR TARBAWI SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN QUR’ANI Arif Atma Mahendra; Darul Mustofa; Ainal Gani; Muhammad Akmansyah; Amirudin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9694

Abstract

This study examines the concept and scope of tafsir tarbawi as a Qur’anic interpretive approach that emphasizes educational values, character formation, and the development of human potential based on divine guidance. The problem addressed in this article is the lack of comprehensive understanding regarding how educational principles in the Qur’an can be systematically extracted through tafsir tarbawi and applied to contemporary Islamic education. The purpose of this study is to identify the essential concepts of tafsir tarbawi, outline its theoretical foundations, and explain its relevance to current educational challenges. This research employs a qualitative library research method, analyzing classical and contemporary tafsir works as well as literature on Islamic education. The analysis reveals that tafsir tarbawi focuses on extracting pedagogical values from Qur’anic verses, including principles of faith education, moral cultivation, character development, balance between worldly and spiritual aspects, and dialogical methods in teaching. Furthermore, the study highlights key educational principles embedded in the Qur’an, such as tauhid as the foundation of education, exemplary behavior as a method of value internalization, wisdom and dialogue as pedagogical approaches, and holistic human development as the ultimate goal. The findings indicate that tafsir tarbawi provides a strong epistemological basis for constructing a comprehensive Islamic education framework that integrates cognitive, affective, and behavioral dimensions. Therefore, tafsir tarbawi is highly relevant for responding to modern educational challenges, strengthening Islamic identity, and shaping a generation with strong character, spiritual depth, and intellectual competence. Overall, this study affirms the importance of tafsir tarbawi as a strategic approach in grounding educational practices in Qur’anic principles.
Pendidikan sebagai Kunci Menghadapi Perubahan Sosial di Masa Kini Rafika Juita; Ansor Azhari Simanungkalit; Januar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9695

Abstract

Perubahan sosial yang terjadi akibat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan arus globalisasi menuntut dunia pendidikan untuk berperan lebih aktif dalam menyiapkan masyarakat agar mampu beradaptasi dengan dinamika tersebut. Pendidikan memiliki fungsi strategis sebagai pengarah perubahan yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai moral, etika, dan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam, dalam membentuk individu yang tangguh, adaptif, serta mampu merespons perubahan sosial secara konstruktif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji buku, artikel ilmiah, dan penelitian relevan, kemudian dianalisis melalui pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berperan penting dalam membangun literasi sosial, memperkuat sikap religius, serta menumbuhkan kesadaran moral sebagai landasan menghadapi tantangan modernitas. Pendidikan Agama Islam secara khusus memberikan kontribusi signifikan melalui internalisasi nilai-nilai spiritual, etis, dan sosial yang menjaga keseimbangan antara perkembangan teknologi dengan prinsip-prinsip keislaman. Dengan demikian, pendidikan yang berkualitas dan berbasis nilai menjadi fondasi utama dalam membentuk masyarakat yang bermoral, inovatif, dan siap menghadapi perubahan sosial.
Hakikat dan Implementasi Pendidikan Multikultural di SD Muhammadiyah 1 Koto Baru, Kab. Solok Amirul Akbar Marfit; Rahmayanti; Januar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9697

Abstract

Pendidikan multikultural adalah proses sadar yang bertujuan mengembangkan kepribadian peserta didik untuk memahami dan menghargai keberagaman budaya, ras, etnis, dan agama dalam masyarakat, sehingga tercipta karakter yang toleran dan rasa persatuan antar individu dan kelompok yang berbeda latar belakang, Pada penulisan artikel ini penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Kegiatan penulisan dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi dan data yang menggambarkan, menjelaskan, dan menampilkan keadaan objek penelitian sesuai dengan situasi dan kondisi saat penelitian dilakukan. Tujuan dari pembuatan artikel ini untuk pemahaman dan menguasai ilmu tentang hakikat pendidikan multikultural, dan mengetahui bagaimana implementasi pendidikan multikultural di SD Muhammadiyah 1 Koto Baru, Kab. Solok. Berdasarkan analisis yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa Pendidikan multikultural berupaya membantu peserta didik untuk meningkatkan rasa hormat kepada orang yang berbeda budaya, Implementasi pendidikan multikultural di SD Muhammadiyah 1 Koto Baru, Kab. Solok menunjukkan bahwa nilai-nilai multikultural diintegrasikan dalam pembelajaran tematik, kegiatan keagamaan, serta ekstrakurikuler. Guru mengajarkan toleransi melalui kegiatan diskusi kelompok dan permainan edukatif yang menumbuhkan kerja sama lintas latar belakang siswa. Pada kegiatan “pekan budaya sekolah”, siswa menampilkan tarian daerah, lagu tradisional, dan cerita rakyat dari berbagai wilayah di Indonesia.
Rekonstruksi Pendidikan Indonesia di Era Globalisasi: Upaya Mengatasi Permasalahan Melalui Transformasi Teknologi Muhammad Sharif; Hayatul Khairi; Januar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9698

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan bangsa dan sepanjang sejarah mengalami transformasi sesuai perkembangan zaman dan teknologi. Memasuki abad ke-21, pendidikan menghadapi tantangan kompleks, terutama digitalisasi dan perubahan paradigma kurikulum dalam kerangka globalisasi. Pendidikan dituntut menjadi lebih adaptif, inovatif, dan kontekstual agar dapat menjawab kebutuhan zaman, termasuk membentuk kompetensi abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreatif, kolaborasi, dan komunikasi. Di Indonesia, terdapat ketimpangan akses teknologi antara wilayah perkotaan dan pedesaan, kesiapan guru yang belum merata, serta kurikulum yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan global. Oleh sebab itu, rekonstruksi pendidikan melalui transformasi teknologi sangat penting guna meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan secara nasional di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yang komprehensif dengan menganalisis berbagai sumber tertulis terkait pendidikan, globalisasi, dan teknologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa transformasi teknologi mampu meningkatkan kualitas, efektivitas, aksesibilitas pendidikan, serta mendukung inovasi pembelajaran yang adaptif dan inklusif. Namun, masih terdapat tantangan seperti kesenjangan digital dan kesiapan sumber daya manusia yang harus diatasi secara sistematis untuk mewujudkan pendidikan yang berdaya saing global.
UPAYA PENCAPAIAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN METAKOGNITIF Milawati, Fina; Siallagan, Timbo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.853 KB) | DOI: 10.36989/didaktik.v5i2.97

Abstract

ABSTRACT For the development of education towards more advanced learning mathematics sought metacognitive learning. Learning that can build students' perspectives on mathematical problems, by thinking of an appropriate strategy. Then, from the knowledge obtained by the student is able to draw conclusions or reasoning, in this case the achievement of students' mathematical reasoning abilities. This study aims to determine the achievement of the reasoning ability of students who are given learning with a metacognitive approach and students who are given conventional learning. This study uses an experimental method conducted on eighth grade students of SMP Negeri 3 Kalijati. The sample selection is done randomly by selecting two classes from three classes. Of the two classes selected, class VIIIC as an experimental class whose learning uses a metacognitive approach and class VIIIB as a control class whose learning uses conventional learning models. To determine the ability of the two classes are given a preliminary test and a final test with the same questions. The results of the study concluded that students' reasoning abilities on the subject of the circle using learning metacognitive approaches were higher than using conventional learning.     ABSTRAK Untuk pengembangan pendidikan kearah lebih maju dalam pembelajaran matematika diupayakan suatu pembelajaran metakognitif. Pembelajaran  yang dapat membangun cara pandang siswa terhadap masalah matematika, dengan memikirkan suatu strategi yang tepat. Kemudian, dari pengetahuan yang diperoleh siswa tersebut mampu mengambil kesimpulan atau penalaran, dalam hal ini pencapaian kemampuan penalaran matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian kemampuan penalaran siswa yang diberi pembelajaran dengan pendekatan metakognitif dan siswa yang diberi pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kalijati. Pemilihan sampel dilakukan secara acak dengan memilih dua kelas dari tiga kelas. Dari dua kelas yang terpilih, kelas VIIIC sebagai kelas eksperimen yang pembelajarannya menggunakan pendekatan metakognitif dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran konvensional. Untuk mengetahui kemampuan dari kedua kelas tersebut diberi tes awal dan tes akhir dengan soal yang sama. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kemampuan penalaran siswa pada pokok bahasan lingkaran menggunakan pembelajaran pendekatan metakognitif lebih tinggi daripada menggunakan pembelajaran konvesional.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam pembelajaran IPAS materi sistem peredaran darah manusia untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di Kelas V SDK Anugerah Haukoto : Model problem based learning Hellen Secund Keyti Maner Kilmas; Silvester Petrus Taneo; Adam Bol Nifu Benu
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9700

Abstract

Skripsi oleh Hellen S K M Kilmas NIM.2101140066 dengan judul : Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Pembelajaran IPAS materi sistem peredaran darah manusia untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas V SDK Anugerah Haukoto. Masalah dalam penelitian adalah Bagaimana Penerapan Model problem based Learning untuk Meningkatkan Hasil belajar Peserta Didik pada materi sistem peredaran darah manusia kelas V SDK Anugerah Haukoto? Tujuan penelitian ini adalah untukMeningkatkan Hasil Belajar IPAS tentang Sistem Peredaran darah manusia di kelas V SD Kristen Anugerah Haukoto.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, teknik tes, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini berjumlah 19 orang peserta didik yang terdiri dari 10 laki-laki dan 9 perempuan, dengan teknik analisis data yakni mencari persen (%) untuk mengetahui minimal ketuntasan dengan deskriptif kualitatif.
Hubungan Antara Kematangan Emosi dengan Gaya Pengambilan Keputusan karier pada Mahasiswa Zakia Zakia Maulida
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9701

Abstract

Final-year students are at a critical stage in determining their career paths; however, many still experience difficulties in making appropriate decisions. Emotional maturity is suspected to play a role in this ability. This study aims to examine the relationship between emotional maturity and career decision-making styles among 4th–8th semester students at several public and private universities in Jakarta. The research employed a quantitative correlational method with 150 participants selected through purposive sampling. The instruments used were the Emotional Maturity Scale (EMS) to measure emotional maturity and the General Decision-Making Style (GDMS) to assess career decision-making styles.Data analysis was conducted using SPSS 26, including tests for validity, reliability, normality, linearity, heteroscedasticity, correlation, and simple linear regression. The results indicated that all instrument items were valid and reliable (Cronbach’s Alpha: EMS = 0.974; GDMS = 0.980). Regression analysis showed that emotional maturity had a significant effect on career decision-making styles (p < 0.05). The coefficient of determination (R² = 0.981) indicated that emotional maturity explained 98.1% of the variation in career decision-making styles. Correlation tests revealed a very strong and significant relationship between the two variables (r = 0.990; p = 0.000). These findings confirm that the higher the students’ emotional maturity, the better the career decisions they are able to make. This study has implications for educational institutions to develop career guidance programs that also emphasize the enhancement of emotional skills. Keywords: emotional maturity, career decision-making, students.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA DENGAN MENGGUNAKAN VIDEO ANIMASI PADA SISWA KELAS VI UPT SDN 78 BALANG,DESA BONTOKASSI, KABUPATEN TAKALAR Wiwi Aulia Firman; Risna; Syamsinah; Ika Zulfika
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9702

Abstract

Elementary school students' story writing abilities still face significant challenges, particularly in developing ideas, constructing coherent plots, and applying appropriate linguistic conventions. This study aims to determine the improvement in story writing skills using animated videos among sixth-grade students at UPT SDN No. 78 Balang, Bontokassi Village, Takalar Regency. The method employed was Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model with two cycles, involving 30 students, integrating the Discovery Learning model with a Deep Learning approach based on 3-5 minute animated videos. Data were collected through observation, evaluation tests, and documentation, then analyzed using a mixed-method approach. Research results showed significant improvement with average scores increasing from 83% in cycle I to 89% in cycle II, and mastery percentage dramatically surging from 18% to 80%, indicating a 62% increase. Qualitative transformation was identified through improved abilities in developing narrative ideas, constructing coherent story plots, using richer vocabulary variations, and applying linguistic conventions appropriately. Animated videos proved effective as visual stimuli facilitating understanding of intrinsic story elements while simultaneously increasing students' motivation and active participation. This study concludes that the use of animated videos in story writing instruction is highly effective in enhancing elementary school students' literacy competencies.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Produce Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025. Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Proccess Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress. Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023 Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023 Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022 Vol. 7 No. 02 (2021): Volume 07, Nomor 02, Desember 2021 Vol. 7 No. 01 (2021): Volume 07, Nomor 01, Juni 2021 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6, Nomor 2, Desember 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6, Nomor 1, Juni 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Juni 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4, No. 2 Desember 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4, No. 1, Juni 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3, No. 1 Desember 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2, Juni 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1, No. 1, Desember 2015 More Issue