cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
jp2bs@umnaw.ac.id
Phone
+6281362192627
Journal Mail Official
jp2bs@umnaw.ac.id
Editorial Address
Editor's Address: Abdul Rahman Syihab Campus First Floor Jl. Garu II No. 52 LP2M Secretariat UMN Al Washliyah
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA
ISSN : 25029584     EISSN : 25029592     DOI : 10.32696/kjhsd
Core Subject : Education,
JP2BS is a high-quality open access research journal published by Institute for Research and Community Service of Muslim Nusantara Al Washliyah University (LP2MUMNAW). JP2BS receives research articles written by researchers, teachers, students, academics, professionals, and practitioners, this journal is published every April and October. Jurnal Penelitian bahasa dan Sastra UMN Al Washliyah fokus menerbitkan Artikel Hasil; Penelitian Sastra, linguistik Penelitian Tindakan Kelas; Kajian Pustaka; Kualitatif, dan Kuantitatif.
Articles 192 Documents
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS NEGOSIASI Astrid Audry Milenia
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v9i1.2820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learningterhadap kemampuan menulis teks negosiasi pada siswa kelas X SMK PAB 2 Helvetia tahunpembelajaran 2022/2023. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas X SMK PAB 2 Helvetiayang terdiri dari enam kelas yaitu kelas X MPLB-1, X MPLB-2, X AKL, X PPLG 1, X- PPLG- yangberjumlah 160 siswa dengan kelas eksperimen yaitu kelas X MPLB-2 yang berjumlah 40 siswa dankelas kontrol yaitu kelas X MPLB-1 yang berjumlah 40 siswa. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain postest only control design dengan instrumentes esai. Hasil dari penelitian ini diperoleh rata-rata nilai sebesar 80,31 yang berada pada kategorisangat baik dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning dengan rincian siswamemperoleh nilai 80-100 sebanyak 26 orang (65%), dan yang siswa memperoleh nilai 66-79 sebanyak14 orang (35%) oleh siswa kelas eksperimen. Nilai rata-rata sebesar 60,15 berada pada kategoricukup yang diajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran Project Based Learning denganrincian nilai 80-100 sebanyak 7 orang (17,5%), nilai 66-79 sebanyak 5 orang (12%), siswa yangmemperoleh nilai 56-65 sebanyak 12 orang (30%), dan siswa yang memperolah nilai 40-55 sebanyak9 orang (22,5%) siswa memperoleh nilai 30-39 kategori kurang sebanyak 6 0rang (15%) oleh siswakelas kontrol. Hasil uji hipotesis diperoleh ????ℎ???????????????????? = 8,06 selanjutnya harga ????ℎ???????????????????? ini dibandingkandengan taraf signifikan α= 5 % dengan Db= ????1 + ????2 -2 = 78 maka diperoleh ???????????????????????? = 1,664.Demikian dapat diketahui ????ℎ???????????????????? > ???????????????????????? yaitu 8,06 > 1,664 maka ???????? diterima denganhipotesis ada pengaruh Project Based Learning terhadap kemampuan menulis teks negosiasi padasiswa kelas X SMK PAB 2 Helvetia tahun pembelajaran 2022/2023
MEMAKSIMALKAN POTENSI SISWA DENGAN METODE PROBLEM BASED LEARNING DI SMP NEGERI 4 KISARAN Juniarti Sipayung
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v9i1.2840

Abstract

Menginvestigasi efektivitas metode Problem Based Learning (PBL) dalam memaksimalkan potensi siswa di SMP Negeri 4 Kisaran. Metode PBL telah diadopsi sebagai pendekatan pembelajaran yang memungkinkan siswa terlibat dalam proyek-proyek nyata yang mempromosikan pemecahan masalah, kerja tim, dan penerapan pengetahuan dalam konteks dunia nyata. Pendekatan kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui analisis dokumen atau studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, memperkuat keterampilan pemecahan masalah, dan mendorong kreativitas. Siswa juga menunjukkan peningkatan dalam penguasaan materi dan kemampuan berkomunikasi. Temuan ini mendukung penggunaan PBL sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk memaksimalkan potensi siswa, meningkatkan motivasi belajar, dan mempersiapkan mereka untuk tantangan dunia nyata.
PENDEKATAN STUDI KASUS DALAM PENGAJARAN BAHASA ASING– SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA Roswani Siregar; Heni Subagiharti; Diah Syafitri Handayani; Ahmad Laut Hasibuan; Sutarno Sutarno
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v9i1.2845

Abstract

The aim of this article is to provide general theoretical information regarding the case study approach and present a step-by-step overview of the use of case studies by ESP practitioners. The steps for using case study learning include case discussion, solution finding, feedback, and class discussion. The use of case studies produces great benefits for students in improving foreign language skills. However, there are difficulties in its use, namely designing case studies is a time and energy consuming process. The benefits gained from using case studies in ESP teaching depend on the material covered. Topics that are relevant to knowledge of scientific disciplines will be more interesting to students because they are relevant to the field of science they are involved in. During case study learning, students read cases (reading), listen to each other during group work (listening), present arguments/findings/solutions (speaking), can also provide written analysis of a case (writing), and interact with friends. the group and other students (interaction). Case studies can improve language skills in an integrated manner for students which allows simultaneous use of five language skills, so that this learning method can become an option in teaching foreign languages at the tertiary level
SPEAK THE STUDENT'S LANGUAGE TO COMPLETE THE CONTEXTUAL LISTENING ASSESSMENT Marhaeni K.D Matondang; Tutiariani Nasution; Tiodora Fermiska Silalahi; Rosmeri Saragih
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 8 No. 2 (2023): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v8i2.2849

Abstract

The research aims to describe the form of student speech acts, especially students' questioning speech acts in contextual listening activities. Contextual listening is related to listening activities and what is happening in everyday life. This research method uses the pattern used is grounded research pattern, that is, researchers are prioritized to be able to develop knowledge and several theories after knowing the problems and field data. In this case, the researcher enters a social situation by collecting data, in this way the researcher takes the data source using a purposive sampling technique, namely a technique for taking data sources with certain considerations, in the case that the researcher takes into consideration 2 English literature students. The results of the research are that it is known that students will have their patterns in the speech act of asking questions. It is known that student A uses questions more often by using speech acts in the form of directives 9 times followed by 1 time commissive, 1 time expressive, or 1 time representative, by focusing on the student appointed to answer the question, while Student 2 uses more commissive speech acts 4 times and uses representative 2 times, this shows that many of the questions given by the teacher are more challenging for students to answer and not burdensome for one student, but for students who are ready to answer questions. Thus, it can be concluded that contextual listening activities allow students to carry out speaking activities through active speech. In this case, it is also emphasized that when students listen well, it will give them the ability to ask questions to understand the material being taught.
STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI Dea Adinda; Khairun Nisa; Julida Hasmi Panjaitan
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v9i1.2852

Abstract

Studi ini menyelidiki bagaimana meningkatkan kemampua menulis puisi dengan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) digunakan di sekolah menengah atas untuk memastikan bahwa itu bekerja dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran menulis puisi berbasis proyek dalam meningkatkan hasil belajar siswa di tingkat sekolah menengah. Dalam penelitian ini, metode kuantitatif deskriptif dilaksanakan melalui dua siklus pembelajaran yang menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek, tahap pertama melibatkan perencanaan dan implementasi pembelajaran berbasis proyek pada materi puisi. Hasil dari siklus pertama menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari pre tes ke post tes, meskipun terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Pada tahap kedua terlihat jelas peningkatan nilai setelah dilakukannya perubahan pada beberapa aspek seperti manajemen kelompok serta peningkatan partisipasi siswa pada materi puisi dengan memperoleh nilai siswa rata-rata mencapai 87,75, dengan rentang nilai antara 75 hingga 95,5. Metode ini menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan strategi untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di masa depan.
ADVERBIA SANGKALAN DAN ADVERBIA PENJUMLAHAN DALAM KUMPULAN CERPEN SENANDUNG KUNANG-KUNANG KARYA WIDIAYATI Nurulanningsih, Arinda Putri
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 9 No. 2 (2024): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v9i2.1982

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang adverbia yang ada pada buku kumpulan cerpen Senandung Kunang-Kunang karya Widiayati. Fokus penelitian ini pada dua jenis adverbia, yaitu adverbia sangkalan dan adverbia penjumlahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang diperoleh didapat langsung dari buku kumpulan cerpen Senandung Kunang-Kunang. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis konten. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah adverbia sangkalan sebanyak 31 data, yaitu adverbia sangkalan bukan sebanyak 10 data, adverbia sangkalan tidak sebanyak 18, dan adverbia sangkalan tanpa sebanyak 3 data. Sedangkan adverbia penjumlahan ditemukan sebanyak 22 data, yaitu adverbia penjumlahan banyak sebanyak 4 data, adverbia penjumlahan sedikit sebanyak 1 data, adverbia penjumlahan beberapa sebanyak 13 data, adverbia penjumlahan semua sebanyak 3 data, dan adverbia penjumlahan seluruh sebanyak 1 data. Berdasarkan temuan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa dalam buku kumpulan cerpen Senandung Kunang-Kunang paling banyak ditemukan adalah adverbia sangkalan dengan jumlah 31 data. Kata kunci: cerpen, adverbia, kualitatif
MAKNA SIMBOLIK DALAM RUMAH ADAT SUKU KULAWI (KAJIAN SEMIOTIK) Ulum, Mohamad Bahrul
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 9 No. 2 (2024): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v9i2.3704

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana makna simbolik dalam rumah adat suku Kulawi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna simbol dalam rumah adat suku Kulawi di desa Bolapapu. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang berusaha memberikan gambaran objektif berdasarkan kenyataan yang sesungguhnya di lapangan, mengenai makna simbol yang terkandung dalam rumah adat suku Kulawi, desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi. Tekhnik yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi yaitu melakukan pengamatan terlebih dahulu dilokasi rumah adat suku Kulawi. Kemudian wawancara, Populasi wawancara didalam penelitian ini adalah ketua adat Bolapapu, sekretaris adat Bolapapu, dan tokoh masyarakat desa Bolapapu. Dan melakukan dokumentasi berupa foto dan rekaman suara serta diperkuat dengan tekhnik terakhir yaitu pencatatan. Tekhnik analisis data dalam penelitian ini meliputi tiga proses yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini didapatkan data bahwa rumah adat suku Kulawi menyimpan banyak benda didalamnya yang memiliki arti yang berbeda-beda. Diantaranya tanduk kerbau yang memiliki arti setiap masyarakat suku Kulawi jika menyelenggarakan hajatan diharuskan menyembelih kerbau. Kemudian tombak yang mengartikan keperkasaan dan keberanian para kaum adam suku Kulawi. Tombak sering digunakan masyarakat suku Kulawi didalam berburu binatang dihutan. Siga atau penutup kepala yang mengartikan kebangsawanan atau orang yang berkuasa. Pedang mengartikan kekebalan tubuh masyarakat suku Kulawi.
PEMAHAMAN SPEKTAKEL DALAM PEMBELAJARAN DRAMA MELALUI SIMULASI ADEGAN ELEKTRONIK (SAE) Sudarisman, Yoga; Priyawan, Pepen; Rifqiana, Widaad
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 9 No. 2 (2024): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v9i2.3705

Abstract

Drama hadir dimana-mana termasuk dalam dunia pendidikan. Artikel ini membahas tentang transformasi drama dari panggung fisik ke digitalisasi visual dan pengaruhnya terhadap proses kreativitas siswa di era digital dan memahami spektakel sebagai unsur penting dalam drama. Dengan metode analisis konten terhadap media visual, aplikasi Simulasi Adegan Elektronik (SAE) dikenalkan dan dideskripsikan dalam memproduksi pertunjukan teater digital. Dalam produksi teater apapun, ide teknis dan naskah drama saling melengkapi dan dibutuhkan untuk menciptakan karya seni yang unik dan bermakna. Artikel ini menyimpulkan bahwa teknologi dapat membantu siswa dalam memahami unsur-unsur dramatis khususnya unsur spektakel. Proses pemahaman spektakel ini juga secara tidak langsung berdampak pada proses kreativitas dan inovasi siswa. Kata Kunci: Kreativitas, Drama, Spektakel, Teater, Simulasi Adegan Elektronik
EVALUATING THE EFFECTIVENESS OF A PBL-BASED ESP MODULE FOR NAVAL ARCHITECTURE STUDENTS Antika, Rindilla; Asfina, Risda
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 9 No. 2 (2024): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v9i2.3730

Abstract

This study explores the effectiveness of the English for Naval Architecture module based on Problem-Based Learning (PBL) in improving students' English proficiency in the context of naval architecture. The need for a specialized English module in this field arises from the specific language requirements faced by students in technical disciplines such as naval architecture. The research aims to assess how PBL-based instruction impacts students’ language skills, particularly in their ability to understand and apply technical English in real-world naval engineering scenarios. A pre-experimental with one group pretest - posttest research design was utilized. The data were collected through test to seek for the module’s effectiveness meanwhile questionnaires were employed to gather students’ feedback. The study involved 17 naval architecture students who used the PBL-based module over a semester. The effectiveness of the module was evaluated using N-Gain analysis, which revealed a moderate improvement in students' English proficiency with a score of 0.46. Additionally, student feedback indicated positive responses regarding the module’s structure, relevance, and its influence on skill development, especially in problem-solving, technical English usage, and critical thinking. While the improvement in English proficiency was moderate, the PBL approach significantly enhanced students’ ability to apply language skills in professional and technical contexts. Students also appreciated the module’s alignment with their field of study, and its real-world problem-solving activities engaged their interest. In conclusion, the English for Naval Architecture PBL module is an effective tool for teaching English in technical fields, offering a valuable model for future curriculum development in similar disciplines.
ANALISIS WACANA KRITIS VIDEO INSTAGRAM OBJEK WISATA KEBUMEN MELALUI PERSPEKTIF FAIRCLOUGH Sofyaningrum, Rosita; Setiawan, Ajis
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 9 No. 2 (2024): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v9i2.3767

Abstract

Penelitian ini menganalisis wacana kritis video promosi Instagram objek wisata Pantai Karang Bolong di Kebumen menggunakan pendekatan Norman Fairclough. Media sosial, khususnya Instagram, memainkan peran penting dalam membentuk citra destinasi wisata melalui kombinasi visual dan narasi yang menarik. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana bahasa dan elemen visual dalam video memengaruhi persepsi audiens, serta mengungkap ideologi, hubungan kekuasaan, dan strategi komunikasi yang digunakan. Metode penelitian kualitatif dengan analisis wacana kritis diterapkan untuk menganalisis teks, praktik diskursif, dan konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana video ini mencerminkan ideologi keberlanjutan, pelestarian budaya, dan pengembangan ekonomi lokal. Hubungan kekuasaan terlihat dalam produksi dan penyebaran narasi oleh pemerintah daerah untuk membangun citra positif destinasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam kajian wacana kritis dan wawasan praktis bagi pengelola wisata untuk meningkatkan efektivitas promosi melalui media sosial.