cover
Contact Name
Dr. Intan Dwi Hastuti
Contact Email
jurnal.jpin@gmail.com
Phone
+6281216119880
Journal Mail Official
intancendekiamataram@gmail.com
Editorial Address
Perum Elit Kota Mataram Asri Blok Q 11 Ling. Geguntur Kelurahan Jempong Baru Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JPIn : Jurnal Pendidik Indonesia
ISSN : 27228134     EISSN : 26208466     DOI : https://doi.org/10.47165/jpin
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) mempublikasikan artikel kajian teori atau penelitian terkait dengan Pendidikan. JPIn menerima publikasi dari guru-guru (PAUD, SD, SMP, SMA), Dosen, serta dari pemerhati dan peneliti pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 276 Documents
Pengembangan Video Pembelajaran Sebagai Media Pembelajaran Matematika SD/MI Djuita Hidayati; Rina Yunita Rahmawati,; Miftahul Husna Riadi
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 4, No 2: Oktober 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v4i2.228

Abstract

Pengembangan media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, pengembangan tersebut dapat dimulai dari proses pembelajaran yang menarik seperti menggunakan video sebagai referensi serta media dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research & Development), sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menelaah serta mengeksplorasi jurnal-jurnal atau informasi lainnya yang relevan dengan kajian. Hasil dari penelitian pengembangan ini berupa produk video pembelajaran yang telah diuji kelayakannya oleh ahli media, ahli materi dan siswa sebagai pengguna media tersebut. Keseluruhan hasil uji coba menunjukkan hasil yang baik yaitu memperoleh kategori Layak dengan rincian: (1) uji ahli materi mendapatkan hasil rerata 3,6 yaitu dikategorikan sangat layak (2) uji ahli media mendapatkan hasil rerata 3,25 yaitu dikategorikan layak (3) uji skala kecil oleh siswa mendapatkan hasil rerata 3,46 yaitu dikategorikan layak, (4) uji skala besar oleh siswa mendapatkan hasil rerata 3,14 yaitu dikategorikan layak. Berdasarkan hasil uji kelayakan media tersebut maka dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran matematika SD.
PEMETAAN KOMPETENSI GURU PAUD SE PULAU LOMBOK TAHUN 2018 Dwi Istati Rahayu; Fahruddin .
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 2, No 1: April 2019
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v2i1.31

Abstract

Kompetensi guru PAUD akan menentukan kualitas pengelolaan pembelajaran pada pendidikan anak usia dini. Pengelolaan pembelajaran yang baik  dapat menstimulasi kebutuhan perkembangan anak secara optimal. Kompetensi guru terdiri dari empat jenis kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, professional, kepribadian, dan sosial. Kenyataannya adalah banyak guru belum dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagaimana mestinya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memetakan kompetensi guru berdasarkan ijazah yang dimiliki dan bidang-bidang kompetensi melalui survey yang dilakukan di pulau Lombok dengan sampel 161 orang guru.  Pengumpulan data menggunakan metode angket, dan  Focus Group Discussion (FGD). Analisis dilakukan secara kuantitatf menggunakan program ITEMAN, dan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata tertinggi adalah guru-guru dengan ijasah S1 PAUD, yaitu 2,730. Skor rata-rata kompetensi guru dengan ijasah S1 secara umum adalah 2,716, yang sama dengan skor rata-rata keseluruhan sampel. Guru yang belum memiliki ijasah S1 skor rata-rata kompetensinya adalah 2,484. Kompetensi pedagogik daari keseluruhan sampel rata-rata skornya 2,644, kompetensi kepribadian 2,742, kompetensi professional 2,813, dan kompetensi sosial 3,056. Disarankan pada pihak-pihak terkait agar ketika melakukan upaya peningkatan kompetensi guru lebih difokuskan pada kompetensi pedagogik, karena kompetensi ini yang paling mendukung tugas utama guru, sementara justru hasilnya paling rendah.   
Analisis Perceraian dalam Kompilasi Hukum Islam Fahrul Mauzu
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 4, No 2: Oktober 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v4i2.214

Abstract

Pernikahan merupakan sunnatullah yang umum dan berlaku pada semua makhluknya baik manusia, hewan, maupun tumbuhan. Pernikahan adalah suatu cara yang dipilih oleh Allah Swt sebagai jalan bagi makhluknya untuk berkembang biak dan melestarikan hidupnya. Pernikahan adalah suatu perbuatan yang mulia, ikatan perkawinan adalah ikatan yang paling suci dan paling kokoh, begitu kuat dan kokohnya hubungan suami istri, maka tidak sepatutnya dirusak oleh hal – hal yang sepele. Setiap usaha untuk menyepelekan hubungan pernikahan dan melemahkannya sangat dibenci oleh Allah swt, seperti perceraian. Perceraian merupakan sesuatu perbuatan yang halal tetapi sangat dibenci oleh Allah. Pada dasarnya semua ajaran agama tidak mengijinkan perceraian. Maka dianjurkan bagi umat islam untuk dapat menjaga keutuhan dan keharmonisan dalam rumah tangga, dan dapat menyelesaikan permasalahan – permasalahan yang ada dengan cara damai sehingga tidak terjadi suatu perceraian. Faktor penyebab perceraian adalah faktor biologis, faktor psikologis, faktor moral, faktor ekonomi, dan faktor sosiologi.
KORELASI ANTARA HARGA DIRI DENGAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA Wayan Tamba
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 3, No 1: April 2020
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v3i1.180

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara harga diri dengan kepercayaan diri siswa SMA Negeri 6 Mataram. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah berupa kuesioner harga diri dan kepercayaan diri yang dikembangkan berdasarkan indikator dari masing-masing variabel penelitian. Analisis data menggunakan bantuan SPSS korelasi Bivariat Pearson. Bedasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa harga diri berkorelasi signifikan terhadap kepercayaan diri siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 6 Mataram.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Pada Materi Program Linear Untuk Siswa Kelas XI SMA/MA Zanadia Zanadia; Syofni Syofni; Maimunah Maimunah
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 1: April 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v4i2.139

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya perangkat pembelajaran matematika yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran dengan penerapan model problem based learning (pbl) pada materi Program Linear kelas XI. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D yang terdiri dari empat tahap pengembangan yaitu define (pendefenisian), design (perancangan), develop (pengembangan), disseminate (penyebaran). Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen validitas dan instrumen praktikalitas. Instrumen validitas berupa lembar validasi untuk menilai kelayakan perangkat pembelajaran berupa silabus, RPP, dan LAS. Instrumen praktikalitas berupa angket respon siswa terhadap penggunakan LAS. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan divalidasi oleh tiga validator.Uji coba terbatas dilakukan terhadap 6 orang siswa kelas XI SMAN 1 Pekanbaru. Hasil analisis data kevalidan diperoleh nilai rata-rata untuk silabus, RPP, dan LAS berturut-turut 3,57; 3,68; 3,56 dalam kategori sangat valid. Hasil analisis data kepraktisan LAS terbatas adalah 3,35 dengan kategori sangat praktis. Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran matematika dengan menerapkan model PBL pada materi Program Linear kelas XI yang meliputi Silabus, RPP yang valid dan LAS yang valid dan praktis.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Model PBL Untuk Memfasilitasi KPMM Materi SPLTV Afifahtunnisak Afifahtunnisak; Yenita Roza; Maimunah Maimunah
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 1: April 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i1.204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika melalui penerapan model Problem Based Learning untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis materi sistem persamaan linear tiga variabel yang valid dan praktis. Penelitian ini terdiri dari empat tahap penelitian pengembangan 4-D yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Validitas perangkat pembelajaran dinilai berdasarkan hasil validasi ahli. Praktikalitas perangkat pembelajaran dinilai berdasarkan hasil ujicoba kelompok kecil terhadap 6 orang peserta didik. Subjek ujicoba penelitian ini adalah peserta didik kelas X MAN 2 Pekanbaru. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi perangkat pembelajaran dan angket respon peserta didik. Teknik analisis data pada penelitian ini terdiri dari analisis kevalidan dan analisis kepraktisan. Hasil validasi silabus, RPP dan LKPD menunjukan kriteria sangat valid dengan rata nilai validasi secara berurutan yaitu 3,67, 3,66, 3,71. Hasil ujicoba terhadap LKPD menunjukan kriteria sangat praktis dengan nilai 3,69. Penelitian ini menghasilkan produk berupa silabus, RPP, dan LKPD model problem based learning untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis materi sistem persamaan linear tiga variabel dengan kategori sangat valid dan praktis.
Resistensi Kultur Pesantren di Madura Menghadapi Kemajuan Teknologi (Studi Pelaksanaan Pendidikan Daring di Pesantren Banyuanyar Kabupaten Pamekasan) Mohammad Afifuddin
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 1: April 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i1.256

Abstract

Pesantren adalah lembaga pendidikan yang memiliki kultur khas, sebab posisi pesantren selama ini dianggap sebagai sub-kultur. Saat ini kultur yang berkembang di pesantren menghadapi tantangan berupa masifnya penggunaan teknologi sebagai instrumen pembelajaran di lembaga pendidikan. Hal tersebut awalnya merupakan konsekuensi dari globalisasi revolusi teknologi informasi, akan tetapi terakselerasi dengan sangat cepat di era pandemi Covid-19. Di Indonesia, bahkan di seluruh dunia mengalami transformasi pola pembelajaran dari awalnya berbasis luring menjadi daring (online). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana respon pesantren dengan kulturnya yang khas menghadapi transformasi pola pembelajaran berbasis online. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analytical approach, dan case approach. Lokasi penelitian dilakukan di Pesantren Banyuanyar Pamekasan. Hasil penelitian menunjukkan fakta bahwa terjadi resistensi kultural dari pesantren terhadap kebijakan pemerintah untuk melaksanakan pembelajaran daring. Pesantren tetap berpegang pada tradisi bahwa santri tidak diizinkan menggunakan handphone atau laptop untuk pembelajaran daring. Bahkan beberapa kali pesantren mengadakan pembelajaran tatap muka secara diam-diam. Kemudian ada faktor lain yakni belum tersedianya akses terhadap jaringan internet.
Relasi Sosial Minoritas Muslim di Kalangan Mayoritas Kristen di Dusun Nggeru Kopa Desa Palama Kec. Donggo Kab.Bima Jamaludin Jamaludin; Nuruddin Nuruddin
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 1: April 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i1.208

Abstract

Masyarakat Indonesia sekalipun mayoritas beragama Islam secara data statistik Nasional, namun dari sejumlah wilayah di Indonesia 24 Provinsi ini belum tentu di duduki oleh umat beragama Islam semata. Namun terkadang Islam bisa berlaku minoritas, hal ini juga yang berlaku di Provinsi Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Dusun Nggeru Kopa, Masyarakat Nggeru Kopa adalah salah satu etnis yang mendiami salah satu wilayah yang ada di Kecamatan Donggo yakni di Desa Palama, masyarakat di dusun ini cukup majemuk karena masyarakatnya terdiri atas berbagai penganut agama yang monoteis seperti agama Islam, Kristen Katholik, Kristen Protestan, namun demikian mereka mampu menyikapi dan menghindari konflik yang berbasiskan agama. Dengan kemampuan dalam menyikapi arti perbedaan tersebut dengan melalui kearifan lokal seperti acara mbolo weki, teka ra ne’e, karawi ulu cempe,dan ina riha. Dengan demikian masyarakatnya tetap terjaga dengan harominis. Metode dalam penelitianini kualitatif, dengan tehnik pengumpulan data yakni, observasi, wawancara, Dokumentasi, yang menjadi tumpuan utama dalam penelitian ini. Masyarakat Dusun Nggeru Kopa menggunakan tradisi dan kearifan lokal sebagai strategi untuk menghindari dari konflik sekaligus mempereratkan tali persaudaraan antar umat beragama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal yang hidup di Dusun Nggeru Kopa mampu menjadi pilar dalam merajuk relasi sosial antar umat beragam di Dusun tersebut.
Literasi Keuangan dan Pengelolaan Keuangan Keluarga Generasi Milenial Resti Kartika Dewi; Sabrang Gilang Gemilang
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 4, No 2: Oktober 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v4i2.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi keuangan dan pengelolaan keuangan keluarga yang diterapkan oleh generasi milenial dalam hal ini alumni mahasiswa Jurusan Akuntansi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan untuk mengetahui keberadaan variabel mandiri tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel lain. Data kuantitatif dalam penelitian ini berupa jawaban kuesioner mengenai literasi keuangan dan pengelolaan keuangan keluarga. Populasi dalam penelitian ini adalah alumni mahasiswa Jurusan Akuntansi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram angkatan 2008-2011. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling metode simple random sampling. Hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata tingkat literasi keuangan berada pada rentang nilai 80 yang berarti rata-rata dari 40 alumni memiliki tingkat literasi keuangan tinggi. Hasil lainnya menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengelolaan keuangan keluarga yaitu 67% yang berarti rata-rata dari 40 alumni telah menerapkan pengelolaan keuangan keluarga dengan cukup baik.
Model Pembelajaran Creative Problem Solving Terhadap Kemampuan Keterampilan Berpikir Kreatif Anak di Raudhatul Athfal Al Amin Sudirman, Sudirman; Samudera, Wawan; Maula, Inayatul; Jauhari, Hardian
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 1 (2022): JPIN: Jurnal Pendidik Indonesia
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i1.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran Creative Problem Solving dapat meningkatkan Kemampuan Berpikir kreatif Anak di Raudhatul Athfal Al Amin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Jenis eksperimen pada penelitian ini yaitu eksperimen semu (quasi eksperiment). Sampel dalam penelitian ini adalah anak di RA Al Amin Gersik sebanyak 20 anak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu rubrik keterampilan berpikir kritis. Data dianalisis dengan menggunakan pre-test dan post test one group design Sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving dapat meningkatkan Kemampuan Berpikir kreatif Anak di Raudhatul Athfal Al Amin.