Journal of Nursing and Public Health (JNPH)
Journal of Nursing and Public Health is an open access and peer-reviewed journal. Journal of Nursing and Public Health is an international journal which provides a forum for publishing the scientific works of nurse practitioners, academics, and researchers. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects. The journal is published regularly in every year. Journal of Nursing and Public Health considers submissions on any aspect of public health across age groups and settings. The focus and scopes of the journal include adult Nursing, Emergency nursing, Gerontological nursing, Community nursing, Mental health nursing, Pediatric nursing, Maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing, education in nursing, Public health practice and impact, Epidemiology and Biostatistic, Applied Epidemiology, Need or impact assessments, Health service effectiveness, management and re-design, Health Protection including control of communicable diseases, Health promotion and disease prevention, Evaluation of public health programmes or interventions, Public health governance, audit and quality, Public health law and ethics, Health policy and administration, Capacity in public health systems and workforce, Public health nutrition, Environmental health, Occupational health and safety, Reproductive health and Maternal and child health, science, philosophy, and practice of public health, especially in under-developed and developing countries. Journal of Nursing and Public Health is published by Universitas Dehasen Bengkulu in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) and Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ). It is aimed at all public health practitioners and researchers and those who manage and deliver public health services and systems. It will also be of interest to anyone involved in provision of public health programmes, the care of populations or communities and those who contribute to public health systems in any way. This is not an exhaustive list and the Editors will consider articles on any issue relating to nursing and public health.
Articles
420 Documents
RANCANG BANGUN MANEKIN BOKONG INJEKSI DENGAN SENSOR METAL DETEKTOR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PRAKTIK MAHASISWA
YULIANTHI, YULIANTHI;
SARI, FARISMA RUSDIANA;
HIMALAYA, DARA
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6329
Phantom bokong injeksi merupakan salah satu media pembelajaran yang digunakan pada kegiatan praktikum mahasiswa kebidanan. Ketersediaannya yang terbatas tidak sesuai dengan rasio jumlah manekin dan banyaknya mahasiswa. Frekuensi penggunaan phantom yang sering mengakibatkan kondisi kulit dari phantom tersebut mudah robek selain itu harga phantom cukup mahal. Kelemahan phantom dengan bahan silikon adalah teksturnya mudah berubah menjadi lembek jika terkena air secara terus menerus. Tujuan dari penelitian ini adalah pembuatan phantom dengan fungsi yang sama sebagai media pembelajaran praktik dengan pengadaan yang lebih murah dan lebih mudah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan dengan tahapan penelitian ini dimulai dengan merancang bentuk anatomi bokong/gluteus, menentukan kebutuhan bahan dan peralatan yang dibutuhkan yaitu menggunakan kain nylex, dakron atau busa dengan proses penjahitan, selain itu phantom ini dilengkapi dengan sensor metal detektor. Hasil uji validasi kesesuaian alat peraga manikin/boneka phantom dengan materi pembelajaran diperoleh hasil 83,6%. Hasil uji validasi penggunaan manekin bokong injeksi dengan sensor metal detektor diperoleh persentase 81,6% dan hasil uji coba manekin bokong injeksi dengan sensor metal detektor diperoleh persentase sebesar 85,6% dengan kriteria sangat valid.
HUBUNGAN KOMUNIKASI PERAWAT DENGAN KECEMASAN HOSPITALISASI ANAK PRASEKOLAH
MAYDINAR, DIAN DWIANA;
RAHMADANI, ELSI;
PURI, CHANDRAINY
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6330
Hospitalisasi adalah suatu keadaan anak dirawat di rumah sakit yang sering juga disertai dengan kecemasan. Tujuan Penelitian ini adalah diketahui Hubungan Komunikasi Perawat Dengan Kecemasan Hospitalisasi Anak Prasekolah. Metode yang digunakan adalah desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian 33 orang tua anak prasekolah yang dirawat di Ruang Rawat Rumah Sakit di Bengkulu. Penelitian ini menggunakan SPSS dengan uji statistik bivariate chi-Square dengan nilai ɑ=<0,05. Hasil analisis univariat bahwa hampir sebagian responden 33,3% atau responden memiliki usia 3 tahun dan Sebagian besar responden 63,6 % atau 21 responden menilai komunikasi perawat baik. Hasil analisis bivariat bahwa ada Hubungan Komunikasi Perawat Dengan Kecemasan Hospitalisasi Anak Prasekolah (p 0,002). Kesimpulan Hubungan Komunikasi Perawat Dengan Kecemasan Hospitalisasi Anak Prasekolah. Peneliti menyarankan Bagi Rumah Sakit diharapkan dapat memberikan informasi tentang kesehatan terutama tentang komunikasi perawat dalam menurunkan kecemasan anak yang dirawat di Rumah Sakit.
PEMBERIAN EDUKASI ANEMIA MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DENGAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 19 DAN PONDOK PESANTREN SALAFIYAH HIDAYATUL QOMARIYAH KOTA BENGKULU TAHUN 2023
YULIANTI, LINDA ALIFIA;
YULYANA, NISPI;
WIDIYANTI, DESI
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6332
Pendahulan: World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa anemia pada saat ini remaja yang mengalami anemia masih tinggi. Prevalensi anemia di dunia 40-88% pada tahun 2019. Menurut data Dinas Kesehatan Kota Bengkulu tahun 2022, bahwa terdapat daerah yang remaja putri mengalami risiko anemia. Daerah tersebut berada di Padang Serai dengan jumlah risiko anemia 26 atau 12,2 % siswa dari 212 siswa remaja putri yang terjaring. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri di SMP Kota Bengkulu. Metode: Desain penelitian ini menggunakan Quasy Eksperiment dengan rancangan “Pretest-Posttest Two Group Design”. pengambilan sampel menggunakan proportional Random Sampling dengan jumlah sampel 23 orang. Metode penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil dan pembahasan: Hasil uji wilcoxon nilai P-Value pengetahuan dan sikap 0,000<0,05 pada kelompok media video sehingga ada pengaruh media video erhadap pengetahuan dan sikap remaja putri di SMP Kota Bengkulu. Pada kelompok leaflet P-Value 0,000<0,05 sehingga ada pengaruh leaflet terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri di SMP Kota Bengkulu. Kesimpulan: ada perbedaan efektivitas media video dengan leaflet terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN (PUP) DI SMAN 03 KOTA BENGKULU
BURHAN, RIALIKE;
SURIYANTI, MELSYAH;
YULYANA, NISPI
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6333
Pendahuluan: Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) sebagai upaya untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama, sehingga pada saat perkawinan mencapai usia minimal 20 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki. Batasan usia ini dianggap sudah siap baik dipandang di sisi kesehatan maupun perkembangan emosional untuk menghadapi kehidupan berkeluarga. Metode: Jenis penelitian ini adalah dengan metode cross sectional. Populasi pada penelitian adalah siswa di SMAN 03 Kota Bengkulu kelas XI berjumlah 389 orang pengambilan sampel berjumlah 86 orang, menggunakan teknik proportionate Stratified Random sampling. Analisis data dalam penelitian menggunakan uji chi square. Hasil dan Pembahasan: Hasil uji chi square menunjukkan nilai OR 3,333 artinya responden yang memiliki pengetahuan tentang pendewasaan usia perkawinan kurang baik lebih berisiko 3 kali lipat dari pada responden yang memiiki pengetahuan tentang pendewasaan usia perkawinan yang baik dan nilai P Value 0,019 (<0,05) artinya ada hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap remaja tentang Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) di SMAN 03 Kota Bengkulu 2023. Kesimpulan: Berdasarkan hasil peneitian yang telah dilakukan di SMA N 03 Kota Bengkulu, dapat disimpulan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) di SMAN 03 Kota Bengkulu.
PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PERSONEL MANGGALA AGNI
FATHONI, MUHAMMAD RIDHO;
LESTARI, MONA;
ANDARINI, DESHEILA;
UTAMA, FERANITA
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6334
Wilayah operasional Mangala Agni Daops Sumatera XVII OKI yang luas, ditambah tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan, menuntut petugas pemadam kebakaran dan manajemen Daops untuk meningkatkan kinerjanya. Salah satunya dengan menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) setiap proses kerja personel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja secara individu dan bersamaan terhadap kinerja personel Manggala Agni Daops Sumatera XVII OKI. Penelitian ini adalah asosiatif kuantitiatif dengan metode survey, melalui angket kepada 55 responden. Analisis data dilakukan melalui pendekatan uji regresi linear sederhana dan melalui uji regresi linear berganda.Melalui Uji Regresi Linier Sederhana diperoleh nilai koefisien regresi Keselamatan kerja (X¬1¬) sebesar 0,576 dengan nilai sig. 0,000, kemudian untuk nilai koefisien regresi Kesehatan kerja (X2) sebesar 0, 833 dengan nilai sig. 0,000, sementara itu berdasarkan hasil uji regresi linear berganda diperoleh nilai koefisien regresi variabel keselamatan kerja (b1) = 0,324 dan Kesehatan Kerja (b2) = 0,636) dengan nilai signifikasi yaitu sebesar 0,000. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara individu maupun bersamaan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kinerja Personel Manggala Agni Daops Sumatera XVII OKI.
PENGARUH MEDIA EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG HYGIENE GENITALIA SAAT MENSTRUASI DI SMP NEGERI 2 KOTA BENGKULU
RIZKI HASANAH, APRIL YANTI;
HARTINI, LELA;
EFRIANI, ROLITA
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6337
Pendahuluan: Masa remaja merupakan tahap kehidupan dimana orang mencapai proses kematangan emosional, psikososial, dan seksual. Hygiene menstruasi merupakan usaha yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan dan memelihara kebersihan genitalia saat menstruasi untuk mencegah infeksi. Di Indonesia 43,3 juta jiwa remaja usia 10-14 tahun berprilaku hygiene sangat buruk. Hasil riset di Indonesia membuktikan 5,2% remaja puteri di seluruh provinsi di Indonesia mengalami keluhan yang sering terjadi setelah menstruasi akibat tidak menjaga hygiene genitalia. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh media edukasi leaflet terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang hygiene genitalia saat menstruasi pada remaja putri SMPN 2 Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain “Quasy Experiment Pretest And Posttest With Control Group”. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan instrumen penelitian adalah quisioner. Hasil dan Pembahasan: Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada pengaruh perbedaan rata-rata pengetahuan dan sikap remaja putri tentang hygiene genitalia saat menstruasi sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan media edukasi leaflet (9.00) maupun dengan power point (7,71). Hasil uji statistik Mann-Whitney (p=0.013) menunjukkan media leaflet lebih berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang hygiene genitalia saat menstruasi. Kesimpulan: Agar remaja putri dapat menerapkan cara menjaga hygiene genitalia saat menstruasi yang baik dan benar sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya infeksi saluran reproduksi bagi remaja putri.
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS TERAS TERUNJAM KABUPATEN MUKO-MUKO
RETNI, RETNI;
ARFIANTI, MARIZA
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6338
Pendahuluan: Stunting pada bayi dan anak sampai saat ini menjadi masalah utama di dunia, termasuk Indonesia. Stunting berkontribusi terhadap 15-17 persen dari seluruh kematian anak. Sekitar 8 Juta anak Indonesia mengalami pertumbuhan tidak maksimal. Faktor penyebab Stunting disebabkan oleh faktor multidimensi diantarnya Pengetahuan ibu tentang gizi seimbang, riwayat penyakit infeksi, dan keragaman konsumsi pangan. Jenis penelitian ini adalah studi case-control. Jumlah sampel pada kelompok kasus dan kontrol masing-masing 39 balita di Puskesmas Teras terunjam Kabupaten Muko-Muko. Pengambilan sampel menggunakan metode non probability sampling dengan teknik consecutive sampling. Data primer wawancara langsung kepada responden menggunakan kuesioner yaitu data pengetahuan ibu, keragaman konsumsi pangan, data sekunder diperoleh dari pencatatan pengukuran pada buku Kesehatan Ibu Anak (KIA), yaitu data balita stunting dan balita tidak stunting, dan riwayat penyakit infeksi. Data dianalisis dengan komputerisasi menggunakan program software SPSS. Hasil uji statistik menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang (p value=0,001), keragaman konsumsi pangan (p value=0,041), riwayat penyakit infeksi (p value=0,001) dengan kejadian stunting. Sebagai upaya preventif terhadap risiko kejadian stunting maka ibu balita perlu meningkatkan pengetahuan gizi seimbang, meningkatkan keragaman konsumsi pangan, dengan cara memanfaatkan pekarangan rumah dan mengolah pangan lokal dengan menu yang sederhana namun tinggi zat gizi. Selain itu diharapkan kepada ibu balita untuk berperilaku hidup bersih dan sehat agar balita terhindar dari penyakit infeksi.
PENGARUH ACTIVE STRETCHING DAN HAND EXERCISE TERHADAP PENURUNAN KELUHAN CARPAL TUNNEL SYNDROME (CTS) PADA PEMETIK TEH PTPN VIII MALABAR
SUHERDIN, SUHERDIN;
HADIANSYAH, WALDI ISRA;
KURNIAWATI, RATNA DIAN
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6339
Angka Penyakit Akibat Kerja (PAK) dari tahun ke tahun terus meningkat, salah satu PAK yang sering terjadi yaitu Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Pekerja pemetik teh berisiko tinggi mengalami keluhan CTS akibat gerakan berulang pada bagian pergelangan tangan. Pengendalian CTS diketahui dapat dilakukan praktik konservatif untuk menurunkan keluhan subjektif diantaranya dengan active stretching dan hand exercise. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh intervensi active stretching dan hand exercise terhadap penurunan keluhan CTS. Jenis penelitian ekperimen dengan desain penelitian quasi eksperiment, rancang bangun penelitian two group design pre and post test. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh pekerja pemetik teh PTPN VIII Malabar unit Kertamanah berjumlah 87 orang. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 18 pekerja untuk kelompok A (intervensi active stretching) dan 18 pekerja untuk kelompok B (intervensi hand exercise), teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengukuran keluhan subjektif CTS menggunakan Boston Carpal Tunnel Syndrome (BCTQ). Analisi data menggunakan uji non-parametrik wilcoxon dan mann-whitney. Hasil penelitian menunjukan pada kelompok intervensi dengan active stretching, p-value 0,002 (p>0,05), dan hand exercise p-value 0,000 (p>0,05), artinya terdapat perbedaan signifikan keluhan CTS sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Uji efektivitas menunjukkan nilai p-value 0,001 (p>0,05), artinya terdapat perbedaan yang signifikan penurunan keluhan CTS pada masing-masing kelompok intervensi, dengan intervensi hand exercise lebih efektif. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat perbedaan yang signifikan pada skor rata-rata keluhan CTS sebelum dan sesudah diberikan masing-masing perlakuan, dengan hand exercise diketahui lebih efektif untuk menurunkan keluhan CTS.
IMPLEMENTASI AROMA TERAPI LEMON PADA EMISIS GRAVIDARUM
YORITA, EPTI;
EKANUGRAHENI, DIAH;
AFELA, INTAN;
BURHAN, RIALIKE;
SAVITRI, WEWET
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6340
Mual muntah adalah gejala yang sering dialami pada wanita hamil akibat faktor hormonal, genetik, infeksi dan psikologi. Ini merupakan kondisi ringan, dapat sembuh dengan sendirinya, dapat dikontrol dengan tindakan konservatif serta tidak menimbulkan gejala sisa yang merugikan pada janin, namun mual muntah yang kepanjangan berdampak buruk terhadap ibu dan janin. Oleh karena diperlukan terapi non farmakologi yang mudah, murah dan tidak menimbulkan efek samping seperti aromaterapi lemon. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan dengan menerapkan aroma terapi lemon pada ibu hamil dengan emisis gravidarum. Desain penelitian studi kasus, Subjek penelitian Ibu hamil normal trimester I primigravida, usia kehamilan 7-8 minggu yang mengalami mual muntah >3-4 kali sehari. Tempat penelitian di PMB “F” Kota Bengkulu, dengan waktu pengambilan data pada bulan Mei 2023. Pengumpulan data menggunakan data primer menggunakan instrument format pengkajian metode Varney dan catatan perkembangan menggunakan metode SOAP. Bahan penelitian berupa minyak aromaterapi lemon pure essential oil yang dibeli di toko online dan telah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diberikan 2x1 hari selama 7 hari. Skala mual muntah pada ibu hamil diobservasi menggunakan 24 hours pregnancy unique quantification of emesis (PUQE -24). Hasil penelitian mendapatkan bahwa terjadi penurunan skor mual muntah dari skor 7 menjadi 3 setelah pemberian aroma terapi lemon. Ini berarti aroma terapi leon dapat mengurang mual munta pada ibu hamil. Disarankan kepada bidan atau pemberi pelayanan Kesehatan tingkat pertama agar memberikan aroma terapi lemon untuk menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KELUHAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI
HILINTI, YATRI
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6342
Pendahuluan: SMK Negeri 3 memiliki 9 kelas dengan jumlah siswa yang memiliki keluhan dismenore sebanyak 228 orang. Remaja termasuk siswi yang masih sekolah memiliki aktivitas fisik dalam kategori ringan, aktivitas mereka lebih cenderung belajar disekolah yang mungkin ada pelajaran tambahan serta berbagai aktivitas harian lainnya, setelah pulang sekolah memungkinkan aktivitas fisik para siswi di SMK N 3 Lubuk Linggau tergolong dalam aktivitas fisik berat. Didapatkan dari 10 siswi sebanyak 4 siswi (40,0%) sering tidak hadir kesekolah karena dismenore yang dialaminya tepat saat hari pertama dan hari kedua menstruasi sedang berlangsung, Tujuan penelitian ini yaitu Diketahuinya hubungan aktivitas fisik dengan keluhan dismenore pada remaja putri di SMK Negeri 3 Lubuk Linggau. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik. Penelitian analitik merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara aktivitas fisik dengan keluhan dismenore pada remaja putri di SMKN 3 Lubuk Linggau. Populasi dalam penelitian ini yaitu 228 orang remaja putri dan sampel sebanyak 70 siswi. Hasil dan Pembahasan: Hasil Penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik ringan dengan menggunakan uji chi-square ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan keluhan dismenore. Kesimpulan : aktivitas fisik adalah hal yang penting diperhatikan saat masa remaja. Peneliti menyarankan kepada pihak SMKN 3 Lubuklinggau dapat meningkatkan pemberian KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) pada remaja putri terutama tentang dismenore untuk mengurangi keluhan nyeri dismenore.