cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 675 Documents
DIGITASI BAHAN PUSTAKA NON-BUKU LEKSI PERPUSTAKAAN REKSO PUSTOKO ANGKUNEGARAN SURAKARTA, JAWA TENGAH Naniek Widayati Priyomarsono; Doddy Yuono; Harsiti Harsiti
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.035 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v3i1.7994

Abstract

Pura Mangkunegaran in Surakarta, holds many unique cultures, classics, and amazing architecture. In addition it has a library that holds 13,871 book titles, more than 15,000 titles of written documents / ancient manuscripts, and 40,000 pictures / photos with rare information worth of historical relics of the nation. The problem that arises is the financial factor so that it cannot use professional staff both in quantity and quality. Storage of documents has not been organized and is well maintained, so that the search for information is very difficult and physically the document becomes faded, the paper is getting worn, damaged, so that its preservation is not maintained. On the other hand, the existence of Puro Mangkunegaran as a tourist location is open to the public, and every day the Rekso Pustoko Library is visited by students, students, teachers, and researchers looking for information. The reason is encouraging Tarumanagara University through its Research and Community Engagement Institute (LPPM), to do the Digitizing of Non-Book Library Material Collection of Rekso Pustoko Library. The aim of digitizing is to preserve the libraries of royal events with valuable information, efficient use of space, practical, easy management, optimizing information utilization through on-line, widely publicized, facilitating information dissemination, and promoting Mangkunegaran Temple. The method uses observation techniques, survey techniques, literature studies, interviews, and digitization to shoot non-book documents (pictures / photos), using a camera. The results of digitization activities were 2000 pictures / portraits in digital form. Expected output: the realization of digitization helps manage digital library materials, facilitates retrieval, optimizes information utilization, facilitates dissemination, preserves scarce information, and promotes Mangkunegaran Temple. The results are published in posters, and proceedingsABSTRAK:Pura Mangkunegaran di Surakarta, menyimpan banyak budaya unik, klasik, dan karya arsitektur yang mengagumkan. Selain itu mempunyai perpustakaan menyimpan 13.871 judul buku, lebih dari 15.000 judul dokumen tertulis/naskah kuno, dan 40.000 gambar/foto bernilai  informasi langka sejarah peninggalan bangsa. Masalah yang timbul adalah faktor finansial sehingga belum bisa menggunakan tenaga professional baik kuantitas maupun kualitas. Penyimpanan dokumen belum tertata dan terawat baik, sehingga pencarian informasi sangat sulit dan secara fisik dokumen menjadi pudar, kertasnya mulai usang, rusak, sehingga kelestariannya belum terjaga. Di lain fihak, eksistensi Puro Mangkunegaran sebagai lokasi wisata dibuka untuk umum, setiap harinya Perpustakaan Rekso Pustoko banyak dikunjungi para siswa, mahasiswa, pengajar, dan peneliti mencari informasi. Alasan tersebut mendorong Universitas Tarumanagara melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM), melakukan Digitasi Bahan Pustaka Non-Buku Koleksi Perpustakaan Rekso Pustoko. Tujuan digitasi untuk melestarikan bahan pustaka peristiwa kerajaan bernilai informasi langka, efisiensi penggunaan ruangan, praktis, memudahkan pengelolaan, mengoptimalkan pemanfaatan informasi melalui on-line, terpublikasi secara luas, memudahkan desiminasi informasi, dan mempromosikan Pura Mangkunegaran. Metode menggunakan teknik observasi, teknik survei, studi literatur, wawancara, dan digitasi melakukan pemotretan dokumen non buku (gambar/foto), menggunakan kamera. Hasil kegiatan digitasi sebanyak 2000 gambar/potret dalam bentuk digital. Luaran yang diharapkan: terealisasinya digitasi membantu pengelolaan bahan pustaka digital, memudahkan pencarian kembali, mengoptimalkan pemanfaatan informasi, memudahkan desiminasi, melestarikan informasi langka, dan mempromosikan Pura Mangkunegaran. Hasilnya dipublikasikan dalam poster, dan prosiding.
PERSEPSI PENGEMUDI TERHADAP BANGUNAN PELENGKAP JALAN DI TOL CIPULARANG Shinta, Ni Luh Putu; Linggasa, M.I. Dewi; Limawan, Hendy; Antonius, Antonius
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.156 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v2i1.4318

Abstract

Jalan tol merupakan jalan yang dibangun khusus untuk mempersingkat jarak dan waktu tempuh dari satu tempat ke tempat lainnya dengan lalulintas yang padat. Salah satunya adalah Tol Cipularang telah digunakan sejak tahun 2005 dan dari tahun ke tahun jumlah kendaraan yang melalui Tol Cipularang terus bertambah. Dengan semakin ramainya kendaraan yang melalui Tol ini maka resiko terjadinya kecelakaan akan bertambah juga. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan tersebut adalah bangunan pelengkap jalan yaitu rambu lalu lintas , marka dan median jalan. Penelitian ini dilakukan dengan mendata persepsi pengemudi tentang rambu , marka jalan dan median jalan yang sekaligus sebagai bangunan peredam sialau yang ada di Tol Cipularang. Untuk Rambu dan Marka setelah mendata persepsi pengemudi maka dibandingkan dengan keadaan rambu dan marka jalan yang faktual ada di Tol Cipularang. Untuk Median jalan setelah kita mengetahui persepsi pengemudi terhadap bahan median yang paling aman untuk peredam silau, kenyamanan serta keindahan di jalan tol, maka pengolahan data persepsi pengemudi yang dalam bentuk kuisioner dilakukan dengan program SPSS. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah ketidaktersediaan rambu dan marka jalan tidak mempengaruhi pengemudi untuk mencapai tujuan dengan selamat dan pangemudi cenderung memilih bahan beton sebagai median sekaligus peredam silau.
ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERILAKU KEUANGAN PADA MAHASISWA PRODI MANAJEMEN UNIVERSITAS TERBUKA Hamdani, Mailani
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.793 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v1i1.1889

Abstract

The purpose of this study is to examine and analyze the level of financial literacy and its effect on financial behavior among students at the Universitas Terbuka Management Study Program. The sample in this study were 500 students from the Universitas Terbuka Management Study Program. Data were analyzed using the Partial Least Square (PLS) method using SmartPLS tools. The results of this study are the greatest significance value is at financial literacy variables in the Universitas Terbuka Management Study Program students are having enough savings for unexpected expenses. The t-statistic value of the influence of financial literacy on financial behavior is 46.011197, this value is greater than the t-table value of 1.98 for a significance level of 0.05 (5%) which indicates the significance of the influence between latent variables. R-square value for the latent variable Keputusan Berkunjung is 0.598824, this shows that the financial literacy variable has an effect as much as 59.8824% on financial behavior, while the rest is explained by other variables not included in this study. The implication of this research is meant for the students of the Universitas Terbuka Management Study Program to be knowledgeable about finance from an early age, so that they can manage finances well, to not experience financial difficulties in the futureABSTRAK:Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji dan menganalisis tingkat literasi keuangan dan pengaruhnya terhadap perilaku keuangan pada mahasiswa Prodi Manajemen universitas Terbuka. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 500 mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Terbuka. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dan menggunakan tools SmartPLS. Hasil dari penelitian ini adalah nilai signifikasi terbesar pada variabel literasi keuangan pada mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Terbuka adalah memiliki tabungan yang cukup untuk pengeluaran tidak terduga. Nilai t-statistik pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku keuangan sebesar 46.011197, nilai ini lebih besar dari nilai t-tabel 1.98 untuk level signifikan 0.05 (5%) yang menunjukkan signifikansi pengaruh antar variabel laten. Nilai R-square untuk variabel laten Keputusan Berkunjung didapatkan nilai sebesar 0.598824, hal ini menunjukkan bahwa variabel literasi keuangan berpengaruh sebesar 59.8824% terhadap perilaku keuangan. Sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Implikasi dari penelitian ini ditunjukkan bagi para mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Terbuka agar mereka memiliki pengetahuan tentang keuangan sejak dini, agar mereka dapat menjadi manusia cerdas yang dapat mengatur keuangan dengan baik sehingga tidak mengalami kesulitan keuangan dimasa depan.
MEMBANGUN PEMAHAMAN KEWIRAUSAHAAN DAN PENGETAHUAN EKONOMI UNTUK MENINGKATKAN KINERJA BAGI PELAKU UKM CILODONG BERKARYA DI DEPOK Desmintari Desmintari; Lina Aryani; Pusporini Pusporini
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.956 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v3i1.8001

Abstract

History has shown that Small and Micro Enterprises (MSMEs) in Indonesia continue to exist and develop with the economic crisis that has plagued the country since 1997, even becoming a rescue valve for the nation's economic recovery because of its ability to make a significant contribution to the GDP of the city of Depok and employment. At present, the ability and knowledge of small businesses towards management science is still very limited, especially in the field of entrepreneurship, so that in business management they often experience obstacles. The high interest of participants in Community Service Activities this time can be demonstrated by the ability of members of UKM Cilodong Karya to understand more deeply the problems of entrepreneurship / interpreneursip and economic understanding in general and aims to provide socialization of knowledge about entrepreneurship and knowledge of the economy in order to gain understanding, the innovation that ultimately will increase business by making profits and making families more prosperous and the GDP of the city of Depok will increase. Abdimas activities took place smoothly and were attended by participants as expected. In addition, participants can understand the material on entrepreneurship and economics, indicated by the question and answer and active participation of most participants. Based on the results of this abdimas implementation, the next abdimas participants in order to be able to improve the ability and spirit of entrepreneurship more compactly for those whose businesses are similar or have similarities to the goal if there are large orders can be done collectivelyABSTRAK:Sejarah telah menunjukkan bahwa Usaha Kecil dan Mikro (UMKM) di Indonesia tetap eksis dan berkembang dengan adanya krisis ekonomi yang telah melanda negeri ini sejak tahun 1997, bahkan menjadi katup penyelamat bagi pemulihan ekonomi bangsa karena kemampuannya memberikan sumbangan yang cukup signifikan pada PDB  kota Depok maupun penyerapan tenaga kerja. Saat ini kemampuan dan pengetahuan para usaha kecil terhadap ilmu manajemen masih sangat terbatas khususnya di bidang kewirausahaan , sehingga dalam pengelolaan bisnis mereka sering kali mengalami hambatan. Tingginya minat peserta dalam Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat kali ini dapat ditunjukkan dengan mampunya anggota UKM Cilodong Berkarya memahami lebih dalam masalah kewirausahaan/interpreneursip  dan pemahaman ekonomi secara umum serta  bertujuan untuk  memberikan sosialisasi mengenai pengetahuan tentang kewirausahaan dan pengetahuan tentang ekonomi guna mendapatkan pemahaman, inovasi yang akhirnya akan meningkatkan usaha dengan mendapatkan keuntungan dan membuat keluarga semakin sejahtera serta GDP kota Depok  menjadi meningkat. Kegiatan abdimas berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh peserta sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu peserta dapat memahami materi tentang kewirausahaan dan  ekonomi, ditunjukkan dengan adanya tanya jawab dan partisipasi aktif dari sebagian besar peserta. Berdasarkan hasil pelaksanaan abdimas ini, peserta abdimas selanjutnya supaya dapat meningkatkan kemampuan dan jiwa wirausaha dengan lebih kompak yaitu bagi yang usahanya mirip atau mempunyai kesamaan dengan tujuan bila ada pemesanan yang besar bisa dikerjakan secara kolektif.
PERANCANGAN ILUSTRASI WAYANG POTEHI UNTUK APLIKASI KE MEDIA PROMOSI Valentina, Anny; Tando, Herwindo; Regina, Regina
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.096 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v2i1.4333

Abstract

Salah satu jenis wayang yang unik dan menarik adalah wayang milik orang Tionghoa yaitu yang kita kenal denganWayang Potehi. Wayang Potehi sendiri merupakan akulturasi budaya yang sangat bernilai untuk dijagakelestariannya. Dewasa ini Wayang Potehi mengalami penurunan minat atau bahkan sudah dilupakan, terutama darikalangan anak muda. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkankepedulian anak muda pada khususnya dan masyarakat pada umumnya tentang keberadaan Wayang Potehi. Melaluisurvei yang dilakukan sebagian besar responden (anak muda) jika ditanya tentang Wayang Potehi banyak diantaramereka yang tidak mengetahui. Salah satu hal yang bisa digunakan untuk membangkitkan ketertarikan generasimuda adalah melalui media yang mereka kenal dan sukai saat ini. Salah satunya adalah melalui membuat gambarilustrasi karakter Wayang Potehi dengan gaya yang lebih dekat dengan anak muda sehingga kedepan bisa dibuatkanaplikasinya ke media promosi yang dekat dengan anak muda.
IMPLEMENTASI ARCHITECTURE FOR ALL PADA PEMANFAATAN RUANG TERBUKA HIJAU SEBAGAI RUANG TUNGGU DI KANTOR PEMERINTAHAN Hasibuan, Friska; Siwi, Samsu Hendra
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.16 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v2i1.4338

Abstract

Artikel ini berisi tentang implementasi arsitektur untuk semua pada pemanfaatan ruang terbuka sebagairuang tunggu bagi masyarakat yang berkepentingan/ pengurusan perijinan pada Kantor Walikota AdministrasiJakarta Barat. Kantor Walikota merupakan salah satu wujud kantor pemerintahan sebagai penyedia layanan publikyang tidak terlepas dari ketersediaan ruang tunggu pelayanan, baik ruang tunggu di dalam kantor maupun di luarruangan/ ruang terbuka publik. Aktifitas menunggu di ruang terbuka berada diantara beberapa bangunan denganfungsi berbeda, yakni diantara gedung walikota (PTSP), bangunan parkir, bangunan kantin, taman, Bank DKI.Masyarakat berkumpul pada pada bahu taman, di depan minimarket, di pinggiran selasar dan pinggiran tamandengan beragam aktifitas yang menyebabkan dan menimbulkan keramaian tidak pada tempatnya dan secaar visualmengganggu estetika. Dalam ha ini dapat diidentifikasi butuhnya pengolahan ruang terbuka hijau sebagai saranaruang tunggu guna peningkatan pelayanan di kantor Pemerintahan. Penerapan pengolahan ruang luar secaraarsitektural, mengimplementasikan ilmu arsitektur dapat mengakomodir kebutuhan manusia, penataan lingkungan,bangunan dan penambahan elemen sarana prasarana dapat mencerminkan bahwa arsitektur adalah untuk semua,bukan hanya kalangan tertentu dan kawasan tertentu. Metode yang digunakan adalah deskritif kualitatif sehinggamenggambarkan analisa keadaan dan kebutuhan pada area terpilih dan dapat disimpulkan bahwa penataan secaraarsitektural meberi nilai lebih baik untuk kawasan dan peningkatan kepuasan masyarakat.
PENELITIAN RUANG KOTA PRODUKTIF PANGAN: EKSPLORASI TERHADAP POTENSI RUANG HUNIAN VERTIKAL DAN RUANG PUBLIK JAKARTA Indrawati, Klara Puspa; Ariaji, Priscilla Epifania; Nathania, Nathania
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (971.253 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v1i1.1896

Abstract

The excessively complicated food production-distribution-consumption, as evident in Jakarta today will result in economic, ecological, health, and even socio-cultural losses for the citizens. Food produced outside the area of a city means increasing carbon foot print, cutting off direct relations between producers and consumers as the key to controlling food quality, the emergence of intermediary traders, and city residents not knowing about good food sources. Living involves a bond of dependency between three elements: the body, food, and shelter. For city dwellers, their body are becoming increasingly detached from their shelter. Jakarta residents must face the complicated problem of land limitations, land prices that are becoming increasingly expensive, as well as their occupation as employees that does not allow producing their own food. Dependence of a city on food production outside its region or on industrial food cannot guarantee the future fulfillment of citizens' food with environmental quality that is predicted to experience degradation. This research was meant to present food production space in the context of housing and city public spaces. The method in this research is participatory and experimental by involving researchers and Jakarta residents to produce a study and directions on vertical farming design. Furthermore, it is hoped that some of the prototype designs produced can educate Jakarta citizens about the economic and ecological benefits of simple farms around their dwellings.ABSTRAK: Rantai produksi-distribusi-konsumsi pangan yang terlalu panjang, seperti yang terjadi di Jakarta hari ini akan menciptakan kerugian ekonomi, ekologis, kesehatan, bahkan sosio-kultural bagi warga kota itu sendiri. Pangan yang dihasilkan di luar daerah suatu kota berarti meningkatkan carbon foot print, memutus hubungan langsung antara produsen dan konsumen sebagai kunci mengontrol kualitas pangan, munculnya pedagang perantara, dan hilangnya pengetahuan warga kota tentang sumber pangan yang baik. Praktek bertinggal selalu melibatkan ikatan ketergantungan antara tiga unsur: tubuh penghuni, makanan, serta tempat tinggal. Tubuh warga kota semakin terlepas dari ikatan terhadap tempat tinggal mereka. Warga Jakarta harus menghadapi masalah pelik soal keterbatasan lahan, harga lahan yang semakin mahal, serta kesibukan sehari-hari sebagai pekerja yang tak memungkinkan penduduk kota memproduksi makanan seminimal apapun. Ketergantungan suatu kota terhadap produksi pangan di luar daerahnya maupun terhadap makanan industrial tidak dapat menjamin pemenuhan pangan warga di masa depan dengan kualitas lingkungan hidup yang diprediksi mengalami degradasi. Penelitian ini dibuat untuk menghadirkan ruang produksi pangan pada konteks pemukiman maupun dan ruang publik kota. Metode dalam penelitian bersifat partisipatif dan eksperimental dengan melibatkan peneliti dan warga pemukiman Jakarta untuk menghasilkan studi dan arahan tentang rancangan pertanian vertikal. Selanjutnya, diharapkan beberapa prototype desain yang dihasilkan dapat mengedukasi warga Jakarta tentang manfaat ekonomi dan ekologis dari pertanian sederhana di sekitar hunian mereka.
PEMETAAN PROFIL ANTROPOMETRI, DAN BIOKIMIA DARAH SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP PENYAKIT TIDAK MENULAR DI KELURAHAN TOMANG JAKARTA BARAT Alexander Halim Santoso; Triyana Sari; Shirly Gunawan
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.325 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v3i1.8033

Abstract

Increasing the welfare of the community has an impact on lifestyle changes such as low physical activity, high carbohydrate, and low diet. Along with these conditions, the incidence of non-communicable diseases (PTM / Non-Communicable Diseases / NCD) also increases. PTM includes cardiovascular disease, diabetes mellitus, lung disease, and cancer. WHO reports that each year PTM causes 35 million deaths worldwide, and many of these deaths occur in low-to-middle income economies. Obesity is one of the risk factors for PTM. Many residents of Tomang village are known to suffer from diabetes. Based on the above conditions, the Faculty of Medicine intends to carry out anthropometric and biochemical profiles to get a picture of the nutritional status and PTM in Tomang village. The invitation was distributed by cadres from Tomang Urban Village. On the day of implementation, participants registered and then filed out the questionnaire. Furthermore, participants were directed to anthropometric examination and continued with biochemical examination. This dedication activity involved the Tarumanagara University Faculty of Medicine students. From eighty-three residents, only 10.8% of residents had high blood pressure (hypertension), high blood sugar (GDS) (> 200 mg / dL) 4.8%, high cholesterol (> 200 mg / dL) 16 , 9%, and high uric acid (male> 7 mg / dL; female> 6 mg / dL) 25.3%. Based on the calculation of the Body Mass Index (BMI), it was found that more than sixty percent of the population had more nutritional status to fat. Continuous efforts are needed in the form of outreach to continue to increase community awareness and knowledge of PTMABSTRAK:Peningkatan kesejahteraan masyarakat berdampak terhadap perubahan gaya hidup seperti aktifitas fisik yang rendah, pola makan tinggi energi dan rendah serta. Seiring dengan keadaan tersebut, insiden penyakit tidak menular (PTM/Non-Communicable Diseases/NCD) ikut meningkat. PTM mencakup penyakit kardiovaskuler, diabetes melitus, penyakit paru dan kanker. WHO melaporkan setiap tahunnya PTM menyebabkan 35 juta kematian di seluruh dunia, dan kematian ini banyak terjadi di negara berpendapatan ekonomi rendah hingga sedang. Obesitas merupakan salah satu faktor resiko terjadinya PTM. Banyak warga kelurahan Tomang diketahui menderita Diabetes. Berdasarkan kondisi diatas, Fakultas Kedokteran hendak melaksanakan pemeriksaan antropometri dan profil biokimia untuk mendapatkan gambaran mengenai status gizi dan PTM di kelurahan Tomang. Penyebaran undangan dilakukan oleh para kader dari Kelurahan Tomang. Pada hari pelaksanaan, peserta melakukan registrasi dan kemudian mengisi kuesioner. Selanjutnya peserta diarahkan untuk pemeriksaan antropometri, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan biokimia. Kegiatan pengabdian ini melibatkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Dari delapan puluh tiga warga, didapatkan hanya 10,8% warga yang tekanan darahnya tinggi (hipertensi), gula darah sewaktu (GDS) tinggi (>200 mg/dL) 4,8%, kolesterol tinggi (>200 mg/dL) 16,9%, dan asam urat tinggi (laki-laki >7 mg/dL; perempuan >6 mg/dL) 25,3%.  Berdasarkan perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT), didapatkan lebih dari enampuluh persen warga memiliki status gizi lebih hingga gemuk. Diperlukan upaya berkelanjutan dalam bentuk penyuluhan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan pengetahun masyarakat akan PTM
OPTIMASI DAN MONITORING PERINGKAT GREEN BUILDING PADA GEDUNG TERBANGUN DI GEDUNG SAMPOERNA STRATEGIC SQUARE JAKARTA Purbantoro, Firma; Siregar, Marsul
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1227.435 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v2i1.4344

Abstract

Konsep Bangunan hijau / Green Building yang sedang menjadi tren secara global apabila diterapkan makabukan saja akan memperkuat brand image dari bangunan itu sendiri tetapi juga bisa menghemat biayaoperasional pengelolaan gedung, Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Metodekualitatif dilakukan melalui wawancara dengan pengelola gedung dan kamimteam konsultan perencana dariFakultas Teknik Universitas Atmajaya, studi kepustakaan, observasi/pengamatan, dan dokumentasi.. dalamstudi kasus gedung sampoerna strategic square setelah melakukan pekerjaan retrofit sistem Ventilation AirCondition (VAC) dengan mengganti chiller, Recycle air buangan, penggantian lampu konvensional denganlampu Hemat Energi dan juga sosialisasi kepada seluruh karyawan dan penyewa, maka didapatkan penghematandari pembayaran tagihan listrik saja sebesar Rp 477.932.856,43 / bulan (18%) dan secara kasar akan kembalimodal selama 3,77 Tahun.
STUDI KOMPARATIF MODEL OCB DI UNIVERSITAS GALUH-CIAMIS, GARUT, DAN KUNINGAN YANG BERDAMPAK KEPADA KINERJA UNIVERSITAS Marinda, Vina S; Budiansyah, Yusep; Amalia, Shendy
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.059 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v1i1.1901

Abstract

Private universities face obstacles in achieving maximum performance, this is shown by their accreditation scores. The accreditation score of majors at private universities in Ciamis, Garut, Kuningan is mostly B and C. The obstacles in achieving maximum performance may be due to the behavior of their human resources management. OCB is an HR behavior that provides benefits for the organization and cannot be developed as a formal role obligation or in the form of contracts that are indicated at these universities. This study aims to determine OCB and university performance at Galuh-Ciamis University, Garut, and Kuningan and the OCB model that has an impact on university performance. Quantitative and qualitative approaches are used in this study. Meanwhile, the research methods are comparative studies and development research. Comparative studies compare similarities and differences in the facts and properties of the object under study. Development research is used to develop the OCB model that impacts university performance.This study shows that Galuh-Ciamis University has OCB quality of 78.46% (good), university performance quality of 75.60% (good) and OCB influence on university performance of 21.3% while the remaining 78.7% is influenced by other variables. Garut University has OCB quality of 79.17% (good), university performance quality of 75.08% (good) but close to ‘good enough’ and OCB's influence on university performance is 28.6% while the remaining 71.4% is influenced by other variables. Kuningan University has OCB quality of 80.86% (good), university performance quality of 79.24% (good) and OCB's influence on university performance of 65.1% while the remaining 34.9% is influenced by other variables. OCB also has an influence on university performance, however the influence of OCB on the organizational performance of each university is different, so the OCB model was developed for maximum university performanceABSTRAK: Universitas swasta menghadapi kendala dalam mencapai kinerja universitasnya, ini ditujukan oleh nilai akreditasi di universitas swasta. Nilai akreditasi program studi di universitas swasta di Ciamis, Garut, Kuningan sebagian besar B dan C. Kendala dalam mencapai kinerja uiversitas mungkin disebabkan oleh perilaku SDMnya. OCB merupakan perilaku SDM yang memberikan manfaat bagi organisasi dan tidak bisa ditumbuhkan sebagai kewajiban peran formal atau dengan bentuk kontrak yang ditunjukan di universitas-universitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui OCB dan kinerja universitas di Universitas Galuh-Ciamis, Garut, dan Kuningan serta model OCB yang berdampak pada kinerja universitas tersebut. Pendekatan kuantitatif dan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Sedangkan metode penelitiannya adalah studi komparatif dan penelitian pengembangan. Studi komparatif membandingkan persamaan serta perbedaan fakta-fakta dan sifat-sifat objek yang diteliti. Penelitian pengembangan digunakan untuk mengembangkan model OCB yang berdampak kepada kinerja universitas. Penelitian ini menujukan, Universitas Galuh-Ciamis memiliki OCB dengan kualitas 78,46% (baik), kinerja universitas dengan kualitas 75,60% (baik) dan pengaruh OCB terhadap kinerja universitas sebesar 21,3% sedangkan sisanya 78,7,6% pengaruh variabel lain. Universitas Garut memiliki OCB dengan kualitas 79,17% (baik), kinerja universitas dengan kualitas 75,08% (baik) namun mendekati cukup baik dan pengaruh OCB terhadap kinerja universitas sebesar 28,6% sedangkan sisanya 71,4% pengaruh variabel lain. Universitas Kuningan memiliki OCB dengan kualitas 80,86% (baik), kinerja universitas dengan kualitas 79,24% (baik) dan pengaruh OCB terhadap kinerja universitas sebesar 65,1% sedangkan sisanya 34,9% pengaruh variabel lain. OCB sama-sama memiliki pengaruh terhadap kinerja universitas namun besar pengaruh OCB terhadap kinerja organisasi setiap universitas berbeda, sehingga dikembangkanlah model OCB agar kinerja universitas maksimal.

Page 10 of 68 | Total Record : 675