cover
Contact Name
Funsu Andiarna
Contact Email
jpp@uinsby.ac.id
Phone
+6282234077008
Journal Mail Official
jpp@uinsa.ac.id
Editorial Address
Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Kampus Gunung Anyar Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.682 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Psikologi
ISSN : 20873441     EISSN : 25499882     DOI : https://doi.org/10.29080/jpp.vxix.xxx
Core Subject : Social,
Jurnal Penelitian Psikologi (JPP), memuat artikel hasil penelitian tugas akhir studi dan hasil penelitian empiris lainnya terkait dengan bidang psikologi, antara lain: bidang psikologi pendidikan, psikologi sosial, psikologi industri dan organisasi, psikologi klinis, psikologi perkembangan, psikologi agama, psikometri, dan psikologi terapan baik hasil penelitian kuantitatif maupun kualitatif
Articles 103 Documents
Self Efficacy Akademik, Moral Integrity, Religiosity, Conformity dan Academic Dishonesty pada Siswa Sekolah Nada Nur Jannah; Abdul Muhid; Syafruddin Faisal Thohar; Jainudin Jainudin; Rr Retno Handasah
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i2.1625

Abstract

Isu Meningkatnya academic dishonesty pada siswa menjadi perhatian penting dalam dunia pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self-efficacy akademik, moral integrity, religiusitas dan konformitas terhadap academic dishonesty pada siswa. Penelitian kuantitatif ini menggunakan lima alat ukur dalam pengumpulan data yaitu skala self-efficacy akademik, moral integrity, religiusitas, konformitas dan academic dishonesty. Subjek penelitian berjumlah 123 siswa yang dipilih melalui probability sampling dengan metode simple random sampling.  Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan self-efficacy akademik, moral integrity, religiusitas dan konformitas memiliki pengaruh terhadap academic dishonesty. Temuan ini menunjukkan pentingnya faktor internal individu dan nilai moral dalam mencegah perilaku tidak jujur dalam konteks akademik
Understanding Loneliness among Muslim Students: The Mediating Effect of Social Support in the Pathway from Islamic Religiosity Fuad Nashori; Raden Rachmy Diana; Zulmi Ramdani; Alfian Fajar Nugroho; Syifa Nur Azzizah
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i2.1655

Abstract

Religiusitas dan dukungan sosial dianggap penting dalam mengurangi kesepian yang dialami para mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran religiusitas Islam terhadap kesepian mahasiswa dengan dukungan sosial sebagai mediator. Partisipan penelitian adalah 332 mahasiswa aktif pada berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah MUDRAS (Muslim Daily Religiosity Assesment), MSPSS (Multidimensional Scale of Perceived Social Support), dan SELSA-S (The Social and Emotional Loneliness Scale-Short). Analisis mediasi digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas Islam berpengaruh terhadap kesepian yang dirasakan mahasiswa. Selain itu juga terlihat bahwa dukungan sosial berperan sebagai mediasi dalam pengaruh religiusitas Islam terhadap kesepian. Religiusitas berperan penting dalam membentuk pengalaman psikososial mahasiswa hingga mengurangi kesepian. Hal ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan intervensi berbasis nilai agama dan peningkatan dukungan sosial dalam setting pendidikan tinggi.
Efikasi Diri Akademik dan Ketidakjujuran Akademik di Kalangan Mahasiswa: Peran Mediasi Prokrastinasi Akademik Siti Khumaidatul Umaroh; Iin Andriani; Dengah Yeremia Alexander; Salsa Shabila Achsan
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i2.1660

Abstract

Ketidakjujuran akademik menjadi masalah serius yang cukup sering terjadi bahkan menjadi masalah global hampir di seluruh lembaga pendidikan. Tujuan dari penelitian adalah untuk melihat pengaruh efikasi diri akademik terhadap ketidakjujuran akademik dengan melibatkan prokrastinasi akademik sebagai variabel mediator. Penelitian ini melibatkan 255 responden dengan latar belakang mahasiswa yang berasal dari universitas negeri dan swasta di wilayah Kalimantan Timur. Responden dalam penelitian ditetapkan dengan menggunakan teknik non-probablilty sampling, dengan jenis accidental sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan regresi dengan mediasi yang diperkuat dengan sobel test. Hasil analisis menunjukkan bahwa efikasi diri akademik tidak berpengaruh langsung terhadap ketidakjujuran akademik. Namun prokrastinasi akademik terbukti berhasil menjadi mediator yang signifikan dalam pengaruh efikasi diri akademik terhadap ketidakjujuran akademik. Dengan kata lain, efikasi diri akademik dalam penelitian ini tidak menjadi penyebab langsung terjadinya ketidakjujuran akademik di kalangan mahasiswa. Mahasiswa yang memiliki efikasi diri akademik rendah cenderung menunda-nunda tugas, dan akibatnya lebih rentan melakukan kecurangan akademik untuk menutupi kekurangan waktu atau kesiapan diri dalam menghadapi tanggung jawab akademik.
Kualitas Tidur, Growth Mindset, dan Dukungan Sosial sebagai Prediktor Stres Akademik pada Individu dengan Perilaku Self Harm Haningrum Rossa Zabba; Sri Lestari
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v17i1.1589

Abstract

Stres akademik yang dialami mahasiswa dapat menyebabkan terjadinya self-harm. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris peran kualitas tidur, growth mindset, dan dukungan sosial terhadap stres akademik pada mahasiswa pelaku self-harm. Responden pada penelitian ini adalah mahasiswa pada rentang usia  remaja dan dewasa awal yang didominasi oleh perempuan yang pernah melakukan self-harm. Instrumen yang digunakan adalah Self-harm Inventory, Educational Stress Scale for Adolescents, Sleep Quality Scale, Multidimensional Mindset Scale, dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support yang telah diadaptasi. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda dengan bantuan software JAMOVI. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kualitas tidur, growth mindset, dan dukungan sosial berpengaruh terhadap stres akademik pada mahasiswa pelaku self-harm. Kualitas tidur memiliki pengaruh lebih besar terhadap stres akademik daripada dukungan sosial. Sementara growth mindset tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap stres akademik. Implikasi dari penelitian ini adalah menjaga agar tidur berkualitas dan memiliki dukungan sosial yang memadai penting untuk menurunkan stres akademik dan mencegah terjadinya self-harm pada mahasiswa.
Is the Indonesian Parental Stress Scale Psychometrically Valid and Reliable for Muslim Parents? Irwan Nuryana Kurniawan; Agus Abdur Rahman; Lukman Nadjamuddin
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v17i1.1611

Abstract

Meskipun Parental Stress Scale (PSS) banyak digunakan secara internasional, konsistensi psikometriknya bervariasi antar budaya. Versi Indonesia yang tervalidasi untuk orang tua muslim, yang merupakan mayoritas di Indonesia, belum tersedia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sifat psikometrik versi Indonesia dari PSS (PSS-ID), termasuk struktur faktor, reliabilitas konsistensi internal, dan validitas konvergen, pada 189 orang tua muslim Indonesia. PSS-ID dan Brief Child Abuse Potential Inventory versi Indonesia (BCAPI-ID) digunakan. Analisis Faktor Eksploratori dengan estimasi WLSMV dan rotasi Geomin menghasilkan struktur tiga faktor yang kuat dengan 10 item: Parental Stressor, Unsatisfied Parental, dan Unrewarded Parental menjelaskan 51,1% varians. Skala menunjukkan reliabilitas tinggi (α=0,80) dan validitas konvergen sedang dengan potensi kekerasan anak (r=0,40, p<.001). PSS-ID yang tervalidasi secara budaya ini mendukung pengembangan dan evaluasi intervensi pengasuhan di Indonesia.
Modification of the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) Measurement Instrument for Pencak Silat Athletes Muhammad Haidarsyah Kasyfillah; Farida Agus Setiawati; Muhammad Anis Bachtiar
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v17i1.1615

Abstract

Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) merupakan instrumen yang secara luas digunakan untuk mengukur persepsi dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik psikometrik MSPSS yang dimodifikasi untuk atlet pencak silat Indonesia melalui kontekstualisasi redaksi item dan penambahan empat indikator dengan tetap mempertahankan kerangka tiga sumber dukungan pada instrumen asli. Penelitian menggunakan desain modifikasi instrumen dengan melibatkan 111 atlet pencak silat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Validitas isi dievaluasi menggunakan indeks Aiken’s V dengan koefisien 0,91–1,00. Kelayakan data untuk analisis faktor didukung oleh nilai Kaiser–Meyer–Olkin (KMO) sebesar 0,933 dan Bartlett’s Test of Sphericity yang signifikan (χ² = 1072, df = 120, p < 0,001). Confirmatory Factor Analysis (CFA) menunjukkan kecocokan model yang memadai (CFI = 0,955; TLI = 0,946; RMSEA = 0,064; SRMR = 0,048), dengan konsistensi internal yang tinggi (Cronbach’s α=0,940). Temuan ini mendukung penggunaan MSPSS yang dimodifikasi sebagai instrumen yang memadai secara psikometrik untuk mengukur persepsi dukungan sosial pada atlet pencak silat Indonesia.
Apakah Kepribadian Big Five Memprediksi Perilaku Phubbing? Peran Mediasi Kecerdasan Moral Tahrir Tahrir; Asep Saepudin Malik; Deding Ishak; Sarbini Sarbini; Mursidin Mursidin; Tasya Augustiya
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v17i1.1616

Abstract

Fenomena maraknya phubbing di kalangan mahasiswa menunjukkan kecenderungan individu lebih fokus pada gawai dibandingkan lawan bicara, yang berdampak negatif terhadap komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Big Five Personality terhadap perilaku phubbing dengan kecerdasan moral sebagai variabel mediator. Menggunakan rancangan explanatory research, penelitian ini melibatkan  592 mahasiswa UIN Bandung yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan skala Big Five Personality, kecerdasan moral, serta phubbing yang diolah menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Big Five Personality dan kecerdasan moral berpengaruh signifikan terhadap phubbing. Extraversion dan neuroticism berpengaruh negatif signifikan, openness to experience positif signifikan, sedangkan agreeableness dan conscientiousness negatif tidak signifikan. Kecerdasan moral memediasi secara signifikan dan negatif hubungan antara extraversion serta agreeableness terhadap phubbing, tetapi tidak signifikan pada variabel lainnya. Temuan ini menegaskan adanya kontribusi kepribadian dan kecerdasan moral terhadap perilaku phubbing mahasiswa.
Construct Validity and Reliability Measures of the Institutional Betrayal Questionnaire: Indonesian version (IBQ–Indonesian) Tsania M. Isa; Nathanael E. J. Sumampouw; Theresia Indira Shanti; Murniati Agustian
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v17i1.1654

Abstract

Pengkhianatan institusional mengacu pada kegagalan institusi-institusi yang dipercaya untuk secara tepat merespons dan mencegah pengalaman negatif, khususnya dalam kasus kekerasan seksual. Ketika kegagalan tersebut terjadi, korban sering kali mengalami tekanan yang signifikan, yang mengakibatkan berbagai konsekuensi psikologis dan fisik. Menanggapi isu ini, penelitian sebelumnya telah menetapkan properti psikometrik dari pengkhianatan institusional seperti validitas konstruk dan reliabilitasnya melalui berbagai versi Institutional Betrayal Questionnaire (IBQ) dan versi revisinya, IBQ.2. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas konstruk dari adaptasi IBQ versi Bahasa Indonesia (IBQ–Indonesian) serta mengevaluasi struktur faktornya. Sebanyak 504 partisipan berusia 15 hingga 61 tahun, yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan anggota Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS), direkrut melalui Google Forms. Analisis Faktor Konfirmatori (CFA) dan analisis statistik reliabilitas menunjukkan bukti bahwa IBQ–Indonesian memiliki properti psikometrik yang baik. Namun, nilai RMSEA yang tinggi mengindikasikan adanya potensi penyempurnaan pada spesifikasi model. Rekomendasi untuk penelitian lanjutan turut dibahas.
Kebahagiaan dalam Konteks Budaya: Peran Nilai Budaya Batak dan Kepuasan Kerja pada Individu Dewasa di Medan Nenny Ika Putri Simarmata; Nancy Naomi Gabe Parsaulian Aritonang; Ronald Panaehan Pasaribu; Sisca Silvana
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v17i1.1669

Abstract

Kebahagiaan individu dalam masyarakat Batak berkaitan erat dengan internalisasi nilai budaya seperti hagabeon, hamoraon, dan hasangapon yang membentuk orientasi hidup dan standar keberhasilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai budaya Batak dan kepuasan kerja terhadap kebahagiaan individu dewasa suku Batak Toba dan Simalungun di Medan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini melibatkan 320 responden dewasa. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan luring yang mengukur nilai budaya Batak, kepuasan kerja, dan kebahagiaan. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai budaya Batak dan kepuasan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kebahagiaan, dengan kontribusi dominan berasal dari nilai budaya Batak. Temuan ini menegaskan pentingnya peran nilai budaya dalam membentuk kebahagiaan individu dewasa Batak.
Peran Kecerdasan Emosional dan Dukungan Sosial terhadap Burnout pada Perawat Rumah Sakit Tazlila Heliza; Ahmad Hidayat
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v17i1.1756

Abstract

Burnout merupakan salah satu masalah psikologis yang banyak dialami perawat akibat tingginya tuntutan pekerjaan dan dapat berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kecerdasan emosional dan dukungan sosial dengan burnout pada perawat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini melibatkan 223 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Wong and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan Oldenburg Burnout Inventory (OLBI), kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan dukungan sosial berperan signifikan terhadap burnout. Perawat yang memiliki kecerdasan emosional lebih baik dan memperoleh dukungan sosial yang lebih tinggi cenderung mengalami burnout yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kemampuan emosional serta dukungan sosial di lingkungan kerja dapat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan burnout pada perawat.

Page 10 of 11 | Total Record : 103