cover
Contact Name
Funsu Andiarna
Contact Email
jpp@uinsby.ac.id
Phone
+6282234077008
Journal Mail Official
jpp@uinsa.ac.id
Editorial Address
Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Kampus Gunung Anyar Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.682 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Psikologi
ISSN : 20873441     EISSN : 25499882     DOI : https://doi.org/10.29080/jpp.vxix.xxx
Core Subject : Social,
Jurnal Penelitian Psikologi (JPP), memuat artikel hasil penelitian tugas akhir studi dan hasil penelitian empiris lainnya terkait dengan bidang psikologi, antara lain: bidang psikologi pendidikan, psikologi sosial, psikologi industri dan organisasi, psikologi klinis, psikologi perkembangan, psikologi agama, psikometri, dan psikologi terapan baik hasil penelitian kuantitatif maupun kualitatif
Articles 93 Documents
Subjective Well-Being dan School Climate: Faktor Penting dalam Academic Achievement Siswa Sella; Rianda Elvinawanty; Rina Mirza
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i1.1407

Abstract

Academic achievement  tidak lepas dari pengaruh faktor internal dan eksternal dari peserta didik. Ada banyak hal yang dapat membantu peningkatan academic achievement. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh subjective well-being dan school climate terhadap academic achievement. Sampel penelitian melibatkan 222 peserta didik yang ada di tingkat Sekolah Menengah Atas. Design penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Pengambilan sample dilakukan dengan teknik simple random sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Alat ukur yang digunakan adalah Brief Adolescents’ Subjective Well-Being in Scale (BASWBSS) dan School Climate Scale. Hasil penelitian menunjukkan subjective well-being dan school climate berpengaruh signifikan pada academic achievement. Kondisi subjective well-being siswa dan school climate baik secara parsial maupun simultan memberikan kontribusi terhadap peningkatan academic achievement.
Bagaimana Perceived Challenges Mahasiswa Kedokteran untuk Mencapai Flow Academic? Rizma Fithri; Endang Wahyuni; Nabilah Rizki Amalia
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i1.1409

Abstract

Fenomena flow akademik yang menurun di kalangan mahasiswa kedokteran membuat banyak dari mereka kehilangan fokus dan minat belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tantangan yang dirasakan dan flow akademik pada mahasiswa kedokteran. Partisipan dalam penelitian ini adalah 319 mahasiswa kedokteran. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probabilitas dengan metode simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Flow Perceptions Questionnaire (FPQ) untuk menilai variabel flow, dan perceived challenge yang dikembangkan sendiri oleh peneliti dengan mengikuti dimensi-dimensi teori perceived challenge dari Moneta & Csikszentmihalyi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tantangan yang dirasakan dengn flow akademik. Temuan ini menyiratkan bahwa tantangan yang tinggi dapat membuat mahasiswa lebih terlibat dan memperhatikan kegiatan belajar mereka. Oleh karena itu, penciptaan lingkungan yang membantu siswa menghadapi tantangan dapat meningkatkan pengalaman belajar mereka secara keseluruhan.
Is Curiosity a Problem? Mediasi Academic Burnout pada Epistemic Curiosity dan Psychological Well-Being M. Choirul Ibad; Cempaka Putrie Dimala; Linda Mora; Fauzul Adim Ubaidillah
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i1.1456

Abstract

Rasa ingin tahu yang mendalam dapat membuat psikologis individu merasa tidak tenang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh epistemic curiosity terhadap psychological well-being dengan tambahan academic burnout sebagai variabel mediator. Menggunakan design kuantitatif, penelitian ni melibatkan responden sebanyak 534 mahasiswa dari universitas negeri dan swasta. Data diambil dengan tehnik convenience & snowaball sampling melalui google-form secara online. Hasil analisis menunjukkan epistemic curiosity tidak berpengaruh secara langsung terhadap psychological well-being. Namun academic burnout berhasil menjadi mediator pada pengaruh epistemic curiosity terhadap psychological well-being. Dengan kata lain, mahasiswa yang mengalami ketidaksejahteraan psikologis tidak semata-mata karena rasa keingintahuan yang mendalam, akan tetapi secara bersamaan individu juga mengalami kelelahan dalam menghadapi serta menjalani tugas dan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa.
Mandiri dengan Arahan Spesifik dan Umpan Balik Dialogis: Efektifitas “Writing Journal” di Madrasah Ibtidaiyyah Esti Zaduqisti; Tri Astutik Haryati
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i2.1413

Abstract

Self-regulated learning siswa di sekolah dasar masih menjadi perhatian yang cukup serius. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyajikan bagaimana upaya peningkatan self-regulated learning siswa sekolah dasar yang dilakukan melalui pembelajaran menulis jurnal dengan teknik arahan dan umpan balik. Menggunakan rancangan penelitian kuasi-eksperimen, penelitian ini melibatkan 33 siswa kelas lima sekolah dasar di Pekalongan Jawa tengah. Instrument menggunakan skala self-regulated learning dengan menggunakan lima alternatif jawaban (skala Likert). Adapun instrumen panduan treatmen adalah pedoman dalam bentuk buku panduan untuk guru kelas sebagai pedoman pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa self-regulated learning siswa dapat dikembangkan melalui metode menulis jurnal belajar yang disertai arahan spesifik sekaligus dengan umpan balik. Upaya pengembangkan self-regulated learning siswa sekolah dasar melalui metode menulis jurnal belajar harus disertai dengan arahan yang spesifik dan umpan balik baik secara tulisan maupun lisan.
Pemahaman Agresi Remaja Melalui Keterlibatan Ayah dan Kecerdasan Moral Dewi Fitriana; Wina Sepriani; Muhammad Aqil Tashdiqi
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i2.1564

Abstract

Perilaku agresi merupakan salah satu masalah psikososial yang banyak muncul pada remaja dan dapat berkembang menjadi gangguan perilaku yang serius jika tidak ditangani secara tepat dapat. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh father involvement terhadap perilaku agresi dengan kecerdasan moral sebagai mediator. Melibatkan 251 siswa SMK, penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dan model mediasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Alat ukur yang digunakan adalah skala father involvement, skala kecerdasan moral, dan skala perilaku agresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan moral secara signifikan memediasi pengaruh father involvement terhadap perilaku agresi pada siswa SMK. Keterlibatan ayah membuat kecerdasan moral anak semakin baik yang pada akhirnya menurunkan tingkat perilaku agresif. Implikasi dari hail penelitian ini adalah pentingnya  keterlibatan aktif orang tua terutama ayah dalam pengasuhan terutama pembentukan nilai moral anak. Sekolah dan konselor juga perlu mengembangkan program penguatan kecerdasan moral sebagai strategi pencegahan perilaku agresif pada remaja.
Bystander Behavior dalam Situasi Bullying pada Remaja Sekolah Menengah Pertama Sri Maslihah; Gemala Nurendah; Ghinaya Ummul Mukminin Hidayat; Selfiyani Lestari; Muhammad Ilham Mudin
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i2.1573

Abstract

Peran bystander dalam kejadian bullying dapat mencegah insiden perundungan yang dampaknya memengaruhi kesejahteraan siswa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran perilaku bystander dalam kejadian perundungan pada siswa SMP. Studi deskriptif ini melibatkan 205 siswa berusia 12–15 tahun dengan menggunakan Bullying Bystander Role Scale (BBRS). Instrumen itu mengukur lima peran, yakni Assistant, Reinforcer, Outsider, Defender, dan Digital Defender. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi Spearman, dan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan seluruh tipe bystander berada pada kategori rendah, kecuali peran defender yang berada pada kategori tinggi. Ditemukan juga perbedaan signifikan pada semua tipe bystander berdasarkan jenis kelamin. Siswa perempuan menunjukkan perilaku membela yang lebih tinggi baik secara langsung maupun Digital sedangkan siswa laki-laki cenderung lebih pasif atau bahkan mendukung tindakan perundungan. Tidak ditemukan perbedaan signifikan berdasarkan usia. Temuan ini mendukung perlunya pengembangan program intervensi anti-perundungan yang disesuaikan dengan karakteristik tipe bystander serta jenis kelamin, khususnya strategi untuk mendorong perilaku membela pada siswa laki-laki dan memperkuat sikap defender pada siswa sekolah menengah pertama.
Peran Dukungan Sosial dan Resiliensi Akademik dalam Menjelaskan Burnout Akademik pada Mahasiswa Nisa Hermawati; Ulfiah Ulfiah; Putri Amalia Nurul Ummah; Feri Indra Irawan
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i2.1587

Abstract

Burnout akademik merupakan fenomena psikologis yang banyak dialami mahasiswa sebagai akibat dari tekanan akademik yang berlebihan dan tuntutan belajar yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan resiliensi akademik terhadap burnout akademik pada mahasiswa. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional,  penelitian ini melibatkan 268 mahasiswa melalui snowball teknik sampling. Instrumen yang digunakan adalah Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Academic Resilience Scale (ARS-30), dan Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI-SS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan resiliensi akademik secara simultan berpengaruh terhadap burnout akademik. Secara parsial dukungan sosial dan resiliensi akademik juga berpengaruh terhadap burnout akademik. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penguatan jaringan sosial dan pengembangan resiliensi psikologis mahasiswa sebagai strategi preventif untuk mencegah burnout di lingkungan perguruan tinggi.
Peran Rasa Syukur dan Kecerdasan Emosional terhadap Subjective Well-being pada Mahasiswa Durrotunnisa Durrotunnisa; Besse Nirmala; Ika Juhriati; Hesti Putri Setianingsih; Sita Awalunisah; Niluh Nanda
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i2.1591

Abstract

Ketidakpuasan terhadap kehidupan seringkali dialami oleh mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk melihat  pengaruh rasa syukur dan kecerdasan emosional terhadap subjective well-being mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di Universitas Tadulako. Menggunakan rancangan kuantitatif korelasional, penelitian ini melibatkan  106 mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling serta Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini yang sedang menyusun skripsi di Universitas Tadulako. Data dikumpulkan melalui Gratitude Questionnaire–6 (GQ-6), skala kecerdasan emosional dan Satisfaction With Life Scale (SWLS). Analisis data  menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa syukur dan kecerdasan emosional berpengaruh terhadap subjective well-being mahasiswa baik secara parsial maupun simultan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya menumbuhkan rasa syukur dan mengelola kecerdasan emosional dengan baik agar subjective well-being tetap terjaga selama proses penyusunan tugas akhir.
Waktu Luang dan Stres Pengasuhan dalam Relasi Orangtua–Anak dengan Disabilitas Intelektual Fikrie Fikrie; Zahratun Nisa; Lutfiyah Lutfiyah
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i2.1599

Abstract

Menjaga keharmonisan dalam hubungan orangtua–anak menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga yang memiliki anak dengan disabilitas intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana waktu luang dan stres pengasuhan berpengaruh terhadap kualitas relasi orangtua–anak dalam konteks tersebut. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 108 orangtua yang memiliki anak dengan disabilitas intelektual yang dilakukan dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Family Leisure Activity Profile (FLAP), Parenting Stress Scale (PSS), dan Parent–Child Interaction Questionnaire–Revised (PACHIQ–R) yang telah diadaptasi ke dalam konteks Indonesia. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa waktu luang dan stres pengasuhan berpengaruh signifikan terhadap kualitas relasi orangtua–anak. Hal ini menunjukkan bahwa faktor stres pengasuhan memiliki kontribusi dominan dalam menjelaskan variasi kualitas relasi orangtua–anak pada keluarga dengan anak disabilitas intelektual.
Validasi Psikometrik Skala Regulasi Motivasi pada Sampel Mahasiswa Indonesia Firsty Oktaria Grahani; Anindito Aditomo; Lena Nessyana Pandjaitan
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i2.1619

Abstract

Regulasi motivasi merupakan proses sadar dan terencana yang dilakukan individu untuk mempertahankan, meningkatkan, atau mengubah tingkat motivasi dalam rangka mencapai tujuan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi dan menguji validitas serta reliabilitas instrumen skala Motivation Self-Regulation Strategies in College Students Questionnaire (MSRS-CSQ) dalam konteks mahasiswa Indonesia. Data dikumpulkan melalui laporan diri menggunakan adaptasi MSRS-CSQ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis konfirmatori untuk menilai struktur internal MSRS-CSQ. Jumlah total responden penelitian adalah 129 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 item MSRS-CSQ yang diadaptasi ke dalam versi Indonesia memiliki kesesuaian untuk responden di Indonesia. Peranan skala MSRS-CSQ versi Indonesia terbukti bermanfaat dan dapat digunakan dalam penelitian berikutnya. Pengembangan skala MSRS-CSQ dapat mengidentifikasi strategi regulasi motivasi  mahasiswa dalam proses pembelajaran, mengukur intensitas penggunaan strategi tersebut dalam konteks kehidupan akademik. Implikasi dari penelitian ini adalah dapat digunakan sebagai dasar intervensi psikoedukatif serta mendorong penelitian selanjutnya tentang regulasi motivasi pada konteks Indonesia.

Page 9 of 10 | Total Record : 93