cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2025)" : 30 Documents clear
KESANTUNAN IMPERATIF PADA NOVEL DOMPET AYAH SEPATU IBU KARYA J.S. KHAIREN Nurhalisah, Nurhalisah; Sumiyani, Sumiyani; Hudhana, Winda Dwi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.14377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk kesantunan dalam kalimat imperatif pada novel Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang berorientasi pada fenomena alamiah dan berhubungan dengan individu atau kelompok yang disajikan secara deskriptif. Metode yang digunakan adalah analisis isi, yang dalam karya sastra difokuskan pada pesan-pesan yang sesuai dengan hakikat sastra. Melalui metode analisis isi, peneliti dapat menemukan dan mengelompokkan pola-pola kesantunan kalimat imperatif yang terdapat dalam novel. Setiap ungkapan imperatif yang mencerminkan kesantunan dianalisis secara mendalam. Sumber data penelitian ini adalah novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya JS Khairen, sedangkan data penelitiannya berupa kutipan tuturan yang mengandung kesantunan imperatif dalam novel tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat, yaitu dengan membaca novel secara berulang-ulang dan mencatat bagian-bagian yang berkaitan dengan kesantunan kalimat imperatif. Analisis dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima bentuk kesantunan imperatif, yaitu imperatif biasa sebanyak 6 kalimat, imperatif permintaan 10 kalimat, imperatif ajakan 6 kalimat, imperatif suruhan 4 kalimat, dan imperatif perintah sebanyak 5 kalimat. Temuan ini menunjukkan keberagaman bentuk imperatif yang digunakan oleh tokoh dalam teks sastra sebagai representasi praktik kesantunan berbahasaKata kunci: kesantunan imperative, novel
NILAI-NILAI SOSIAL KASIH SAYANG DALAM NOVEL MENUNGGU BEDUK BERBUNYI KARYA HAMKA Sari, Fazera Puspita; Adiyadmo, Dimas Anugrah; D, Yusra
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial kasih sayang yang terkandung dalam Novel Menunggu Beduk Berbunyi karya Hamka. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data penelitian ini berupa kutipan yang menunjukkan nilai sosial pada novel Menunggu Beduk Berbunyi karya Hamka. Sumber data utamanya adalah novel novel Menunggu Beduk Berbunyi karya Hamka, artikel dan buku terkait nilai sosial. Teknik pengambilan data dengan memilih data yang relevan sesuai tujuan penelitian, yaitu mengkaji nilai sosial berdasarkan teori Zubaedi. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan triangulasi teori dan divalidasi dengan membandingkan berbagai sumber. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil dari analisis novel ini, ditemukan beberapa nilai sosial kasih sayang meliputi, 7 nilai pengabdian seperti semangat generasi muda dalam berkontribusi untuk kemerdekaan bangsa, 8 nilai kepedulian seperti rasa ingin terikat dengan orang lain atau rasa ingin menunjukkan perhatian kepada orang lain, 9 nilai kekeluargaan yakni masyarakat pada saat itu mempunyai nilai kekeluargaan yang sangat erat, 6 nilai kesetiaan seperti kesetiaan masyarakat pada waktu itu terhadap negara dan 3 nilai tolong-menolong yang menunjukkan bahwa banyak masyarakat pada waktu itu yang masih mau membantu terhadap sesama.Kata kunci: Novel, Nilai, Sosial, Kasih Sayang
PROBLEMATIKA SOSIAL DALAM NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA Noviawati, Elis; Hadi, Saptono; Sa'diyah, Lailiyatus; Hermawan, Agus
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13900

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan bentuk dan penyebab problematika sosial yang terkandung dalam novel Hati Suhita Karya Khalima Anis. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra berkaitan dengan 8 data bentuk dan penyebab problematika sosial yang didapatkan melalui studi dokumentasi. Sumber data diperoleh melalui penggalan dialog dan narasi yang termuat dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis. Data tersebut terdiri atas kata-kata, kalimat, paragraf maupun ungkapan yang berkaitan langsung dengan sosiologi sastra dalam novel Hati Suhita Karya Khalima Anis. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Peneliti melakukan pembacaan data, kemudian peneliti melakukan pencatatan dan pengutipan data untuk mendokumentasikan informasi secara akurat. Analisis data penelitian menggunakan teknik analisis yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Tahapan analisis mencangkup proses penyederhanaan data, pengorganisasian informasi secara sistematis, serta penarikan kesimpulan dan pengecekan kembali kebenaran data. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa terdapat 4 bentuk problematika yang ditemukan berupa pelanggaran pada norma agama, norma hukum, norma kesopanan dan norma kesusilaan. Terdapat 4 penyebab problematika yang ditemukan, yaitu anomie, perubahan struktur sosial dan disintegrasi sosial, pergeseran nilai tradisional dan modernisasi, ketidakseimbangan antara tujuan dan sarana. Kata Kunci: Problematika Sosial, Sosiologi Satra, Novel
ANALISIS EKOLOGI SASTRA PADA VIDEO PEMENTASAN DRAMA AIR MATA SENJA KARYA JONI HENDRI DALAM PEMBELAJARAN SASTRA KELAS XI SMA Barokah, Adillah Satriani; Kadaryati, Kadaryati; Sholeh, Khabib
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk kajian ekologi sastra pada konteks ekologi alam dan ekologi budaya pada video drama Air Mata Senja karya Joni Hendri dan relevansi dengan pembelajaran sastra kelas XI SMA. Pendekatan yang digunakan yaitu ekologi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu kutipan yang mengandung ekologi dalam naskah drama yang dipentaskan. Sumber data yang digunakan dari video pementasan drama Air Mata Senja Karya Joni Hendri. Teknik pengumpulan data simak dan catat dengan teknik analisis isi dan teknik penyajian data secara informal. Hasil pembahasan analisis ekologi sastra pada video pementasan drama Air Mata Senja karya Joni Hendri terdapat konteks ekologi alam dan ekologi budaya. Aspek ekologi alam meliputi 1) hubungan sastra dengan interaksi makhluk hidup pada alam yang dengan subaspek berupa upaya manusia melestarikan alam dan upaya manusia merusak lingkungan alam; 2) hubungan sastra dengan lingkungan alam lainya sebagai sumber kehidupan lainya yang dengan subaspek peduli manusia terhadap hewan sebagai sumber kehidupan dan rasa peduli manusia terhadap air sebagai sumber kehidupan. Aspek ekologi budaya meliputi; 1) hubungan sastra dengan kepercayaan atau mitos dengan subaspek kepercayaan manusia pada mitos dan kepercayaan manusia percaya hal gaib; 2) hubungan sastra dengan makhluk hidup pada adat istiadat dengan subaspek berupa kepercayaan mansuia pada peninggalan nenek moyang dan kepercayaan manusia pada sejarah lingkungan. Hasil analisis ekologi sastra pada video pementasan drama Air Mata Senja karya Joni Hendri dinyatakan layak dan dapat direlevansikan dalam pembelajaran drama di kelas XI SMA, karena dapat mendorong peserta didik untuk lebih peduli terhadap isu-isu lingkungan dan budaya yang aktual. Pada pelaksanaannya disesuaikan dengan TP 5.3 peserta didik mampu menangkap pesan dan mengidentifikasi karakter alur, dan konflik di dalam sebuah pertunjukan drama.Kata kunci: Ekologi sastra, Drama, Pembelajaran Sastra
HEGEMONI PATRIAKI DALAM NOVEL TERJEMAHAN THE STARS SHIE DOWN: SEBUAH KAJIAN BUDAYA Pangestu, Maulani; Buansari, Istihayyu; Purwaningrum, Prapti Wigati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan hegemoni patriarki dalam novel terjemahan The Stars Shine Down karya Sidney Sheldon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Novel terjemahan karya Sidney Sheldon berjudul The Stars Shine Down dianalisis dengan menggunakan teori hegemoni patriarki dari Antonio Gramsci. Dalam teorinya, Gramsci mengklasifikasikan hegemoni ke dalam tiga bentuk: Hegemoni Integral, Hegemoni Dekaden, dan Hegemoni Minimal. Novel tersebut menjadi sumber data utama dalam penelitian ini. Data yang dikumpulkan berupa kata, frasa, kalimat, kutipan, serta narasi atau wacana yang menggambarkan dan merepresentasikan dominasi hegemoni patriarki publik terhadap tokoh perempuan dalam cerita. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode baca dan catat, di mana peneliti membaca teks secara berulang dan mencatat data yang relevan. Proses analisis data mengacu pada konsep hegemoni menurut Gramsci. Langkah awal dalam kajian ini adalah mengidentifikasi kata, frasa, kalimat, dan konteks dalam novel yang mencerminkan dominasi patriarki, untuk kemudian dianalisis lebih lanjut. Ditemukan pula bahwa jenis hegemoni patriarki yang ditemukan dalam novel ini terdapat empat jenis yaitu kekerasan, seksualitas, budaya dan produksi rumah tangga. Kemudian dua jenis hegemoni patriarki pertama yang paling dominan adalah kekerasan dan seksualitas.Kata kunci: Patriarki, Hegemoni, Novel
KESETARAAN GENDER DALAM DISKUSI “MATA NAJWA” EPISODE WOMEN IN POWER (ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS) Mawarsih, Putri Beny; Laksono, Kisyani; Savitri, Agusniar Dian
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesetaraan gender dalam diskusi Mata Najwa episode Women in Power. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan analisis wacana kritis Sara Mills. Data penelitian ini yaitu kutipan percakapan dan tulisan dalam kolom komentar mengandung makna bahasa dalam diskusi Mata Najwa episode Women in Power. Sumber data penelitian ini yaitu diskusi Mata Najwa episode Women in Power yang diunduh melalui YouTube chanel Mata Najwa. Teknik pengumpulan data melalui teknik menyimak, mencatat, transkripsi, dan dokumentasi, dengan fokus pada kata, frasa, dan kalimat yang digunakan narasumber dalam diskusi Women in Power. Analisis data dilakukan terhadap posisi penonton dengan menggunakan interpretasi data. Hasil analisis menunjukkan posisi subjek, objek, dan penonton dibentuk melalui wacana yang menggambarkan dinamika gender, kekuasaan, dan pemberdayaan perempuan. Peran perempuan sebagai agen aktif yang berjuang untuk kesetaraan, sekaligus menggambarkan tantangan yang dihadapi perempuan dalam dunia yang patriarkal. Penonton dari program tayangan Mata Najwa eposide Women in Power menunjukkan kesadaran akan ketidaksetaraan gender dan memberikan penghargaan terhadap perempuan yang menembus batas-batas yang ada. Kata kunci: Wacana Kritis, Mata Najwa, Kesetaraan Gender, Perempuan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DRAMA BERBASIS VIDEO ANIMASI ADOBE ANIMATE UNTUK KELAS VIII SMP IBNU MAS’UD GARUM Awaludin, Nur Ahmad; Hermawan, Agus; Sa’diyah, Lailiyatus; Hadi, Saptono
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran teks drama berbasis video animasi menggunakan Adobe Animate untuk siswa kelas VIII SMP Ibnu Mas’ud Garum. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE untuk merancang dan mengevaluasi media pembelajaran secara sistematis, valid, dan efisien. Data yang dikumpulkan terdiri dari data kualitatif, melalui observasi, wawancara, dan tanggapan para ahli; serta data kuantitatif yang diperoleh melalui kuesioner kepada ahli media, ahli materi, ahli pembelajaran, dan siswa sebagai pengguna. Validasi media dilakukan oleh para ahli berdasarkan tampilan, kesesuaian isi dengan kurikulum, dan efektivitas dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada teks drama. Uji coba media dilakukan terhadap 21 siswa kelas VIII SMP Ibnu Mas'ud Garum. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif (persentase kelayakan) dan deskriptif kualitatif (masukan dan perbaikan terhadap media). Hasil validasi menunjukkan media ini sangat layak digunakan, dengan skor dari ahli media sebesar 95,9%, ahli materi 79,86%, dan ahli pembelajaran Bahasa Indonesia 91,3%. Siswa juga memberikan respons positif sebesar 85,71%. Temuan ini membuktikan bahwa media berbasis Adobe Animate efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap unsur intrinsik teks drama, serta dapat menjadi referensi dalam peningkatan kualitas pembelajaran teks drama bagi siswa kelas VIII SMP Ibnu Mas’ud Garum.Kata kunci: media pembelajaran, drama, video animasi, Adobe Animate
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ANEKDOT DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI SMA BHAKTI ANANDA Silaban, Lusy Berliana; Jasmine, Meilin Aulia; Syarifah, Nahdah; Ariyana, Ariyana
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.14035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran serta asesmen pembelajaran menulis teks anekdot dengan model Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk kualitaif dan pendekatan studi kasus (Case Study). Sumber data penelitian meliputi peristiwa pembelajaran, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi pasif, analisis dokumen, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pertama, modul ajar yang disusun guru Bahasa Indonesia SMA Bhakti Ananda sudah lengkap dan sesuai dengan format penyusunan modul ajar yang mencakup informasi umum, komponen inti, dan lampiran. Kedua, pelaksanaan pembelajaran menulis teks anekdot dengan model Problem Based Learning di kelas X SMA Bhakti Ananda berjalan dengan baik dan sesuai dengan sintak Problem Based Learning. Ketiga, asesmen pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka ini adalah asesmen formatif dan asesmen sumatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran menulis teks anekdot dengan model Problem Based Learning sudah berjalan dengan baik sesuai dengan modul ajar dan sintak Problem Based Learning. Guru dapat memberikan pembelajaran yang interaktif dan bermakna bagi peserta didik. Kata Kunci: Pembelajaran, Menulis Teks Anekdot, Problem Based Learning
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI PENGENALAN KONJUNGSI BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Kurniawan, Rizky; Ars, M. Ghufroni An; Adrian, Qadhli Jafar; Ruliyanti, Try; Rahayu, Masnia; Zain, M. Yanuardi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.14091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game edukasi kata hubung bahasa Indonesia untuk meningkatkan pemahaman siswa. Tahap initiation mencakup penentuan konsep dasar game seperti jenis, desain, cara bermain, dan target pengguna. Selanjutnya, tahap pre-production berfokus pada perancangan storyboard yang mencakup genre, alur cerita, karakter, dan rintangan dalam game. Pada tahap production, dilakukan pembuatan aset, pengkodean, dan pengembangan game secara keseluruhan. Tahap testing melibatkan pengujian fitur menggunakan metode black box testing untuk memastikan fungsi berjalan dengan baik. Tahap beta merupakan uji coba oleh pengguna eksternal guna mengevaluasi kelayakan dan kenyamanan permainan. Terakhir, pada tahap release, game dinyatakan siap diluncurkan ke publik setelah melalui seluruh proses pengujian dan perbaikan. Hasil penelitian mengenai Game edukasi Kata Penghubung Bahasa Indonesia dikembangkan menggunakan Construct 2 dan Adobe Photoshop CS5, dengan menerapkan metode GDLC yang mencakup enam tahapan: initiation, pre-production, production, testing, beta, dan release. Pengujian menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan hasil alpha berhasil dan beta memperoleh persentase keberhasilan 93,33%. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test di SD Negeri 1 Kedaton, terjadi peningkatan nilai dari 60,68 menjadi 94,48. Hal ini menunjukkan bahwa game edukasi tersebut efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi kata hubung.Kata kunci: Game Edukasi, Bahasa Indonesia, Konjungsi
ANALISIS KEPRIBADIAN SIFAT KEJIWAAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL ALBIANDRA THE UNTOLD STORY KARYA MICHEL NF MENGGUNAKAN TEORI GERARD HEYMANS Saragih, Desi Karolina; Sulasti, Novalda Yulia
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13794

Abstract

Penelitian ini menganalisis kepribadian tokoh utama berdasarkan teori Gerard Heymans yang membagi karakter manusia ke dalam tipologi emosional, aktif, dan primer-sekunder. Kajian ini bertujuan mengungkap bagaimana sifat kejiwaan tokoh utama terbentuk dan berkembang dalam alur cerita serta bagaimana pengaruhnya terhadap keputusan dan konflik yang dialami. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, mengurai struktur kepribadian tokoh berdasarkan narasi dan interaksinya dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama memiliki kecenderungan emosional yang tinggi dengan kombinasi sifat aktif dan sekunder yang mempengaruhi cara ia menghadapi tekanan serta perubahan dalam hidupnya. Konflik batin dan perjalanan psikologis yang dialami mencerminkan dinamika kepribadian yang tidak statis, melainkan berkembang seiring pengalaman yang dialaminya. Studi ini menegaskan bahwa teori Heymans masih relevan dalam memahami karakter sastra modern, terutama dalam merepresentasikan realitas psikologis manusia yang kompleks. Temuan ini memberikan kontribusi dalam kajian psikologi sastra serta memperkaya pemahaman mengenai kepribadian dalam dunia fiksi.Kata kunci: Kepribadian, kejiwaan, tokoh utama, novel, teori Gerard Heymans

Page 1 of 3 | Total Record : 30