cover
Contact Name
-
Contact Email
network@dharmawangsa.ac.id
Phone
+628126580095
Journal Mail Official
network@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Kl. Yos Sudarso No.224 Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi Network Media
ISSN : 26866552     EISSN : 27229319     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal ini berisi artikel ilmiah tentang Ilmu Komunikasi. Jurnal Network Media diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa Medan dengan ISSN : 2569-6446 dan E-ISSN : 2722-9319. Semoga Jurnal ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.
Articles 194 Documents
KONSTRUKSI BERITA KASUS KEKERASAN SEKSUAL PADA MEDIA ONLINE DETIK.COM DAN KOMPAS.COM Mayuri, Syifa; Budhiharti, Tri Widya; Rahman, Khairul Arief
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.6412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media online Detik.com dan Kompas.com membingkai pemberitaan kasus kekerasan seksual di MAN 1 Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menerapkan Model Analisis Framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki sebagai metode analisis. Objek penelitian adalah enam berita terkait kasus kekerasan seksual yang diambil dari Detik.com dan Kompas.com dalam rentang waktu 23-25 September 2024. Hasil penelitian menunjukkan adanya persamaan dan perbedaan dalam cara kedua media tersebut membingkai pemberitaan kasus ini. Persamaan Detik.com dan Kompas.com terletak pada fokus pemberitaan terkait unsur hubungan asmara atau seksual dan penekanan pada aspek video yang viral. Perbedaan tampak pada gaya penulisan dan cara penyajian informasi. Kompas.com menggunakan paragraf yang singkat namun informatif dan komprehensif, menghadirkan berbagai sumber, termasuk sudut pandang aktivis perempuan, sehingga memberikan gambaran yang lebih mendalam dan menyeluruh mengenai sanksi bagi pelaku dan kondisi korban. Perbedaan yang mencolok terdapat pada penggunaan istilah yang mempengaruhi pembaca dalam memaknai isi pemberitaan. Dalam hal ini, Kompas.com menggunakan istilah “video asusila” yang dianggap lebih formal. Sebaliknya, Detik.com menggunakan istilah “video mesum” yang dianggap kurang tepat dalam konteks pemberitaan kasus kekerasan seksual.
MENGOPTIMALKAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM UNTUK PROMOSI PLATFORM PEMBELAJARAN DIGITAL: PENERAPAN TEORI AIDA PADA EDUCOURSE.ID Ristianti, An Nisa; Oxcygentry, Oky; Ema, Ema
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.5655

Abstract

Content Marketing (Konten Pemasaran) dan strategi pemasaran dibuat untuk mengatur, membagikan, dan menciptakan konten yang menjangkau target yang tepat dan kemudian menjadikan mereka untuk menjadi pelanggan. Hal ini dilakukan oleh perusahaan platform pembelajaran digital Educourse.id dalam menggunakan instagram sebagai strategi promosinya.Melalui Instagram tersebut cara pebisnis online memasarkan atau mengenalkan produk mereka kepada konsumen dengan tampilan foto ataupun video yang diunggah ke akun instagram milik mereka. Penelitian ini mendeskripsikan pemanfaatan instagram sebagai media promosi di Educourse.id menggunakan model AIDA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Selain itu, penelitian ini juga memperuntukkan wawancara mendalam dengan narasumber, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan pada hasil penelitian, pemasaran yang dilakukan Educourse dalam menarik perhatian konsumen melalui instagram dengan menggunakan fitur reels dan story yang menampilkan konten bersifat menghibur. Untuk mempertahakan ketertarikan konsumen melalui instagram Educourse membagikan konten yang berisi testimoni dan dokumentasi. Dalam mengubah minat menjadi keinginan melalui instagram Educourse menawarkan program gratis menggunakan fitur direct message, story dan feeds. Untuk mengarahkan konsumen ke tindakan pembelian Educourse menerapkan strategi call to action dan memberikan potongan harga melalui instagram.
Identitas Diri Fandom Seventeen Carat Rahmatsari, Yelsi Ratu; Abidin, Zainal; Lubis, Fardiah Oktariani
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.5024

Abstract

Saat ini banyak sekali Fandom kpop yang sangat berkembang di Indonesia, hal ini disebabkan karena Korean Wave sangat berkembang di Indonesia sehingga banyak sekali Group Kpop yang saat ini di gemari oleh masyarakat Indonesia, salah satu Group kpop yang saat ini sedang di gemari adalah Seventeen . Seventeen memiliki Fandom yaitu Carat. Di Indonesia Carat sangat berkembang salah satunya ada di Karawang. Carat di Karawang cukup aktif dalam kegiatannya mendukung Seventeen . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui identitas diri dari Carat Fandom Seventeen . peneliti menggunakan pendekatan fenomenologi dengan teori fenomenologi Alfred Schutz dengan mengetahui dari segi dalam Order To Motive dan Since order to Motive serta dengan makna subjektif dan makna objektif selain itu peneliti juga meneliti pengalaman komunikasi dari Carat Fandom Seventeen . Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Carat memiliki masa emosional dengan Seventeen . jika terjadi emosi tersebut dalam bentuk karena dari member Seventeen itu sendiri, karena konser yang mereka tonton, dan karena musik mereka yang sesuai dengan kehidupan mereka. Selain itu motif mereka dalam menyukai Seventeen juga berbeda-beda sesuai dengan pengalaman komunikasi mereka.
KRISIS EKSISTENSIAL DI ERA MODERN: ANALISIS KONTEKS SOSIAL PADA LIRIK LAGU “WHAT WAS I MADE FOR?” KARYA BILLIE EILISH Khaerunisa, Khaerunisa; Mayasari, Mayasari; Lubis, Fardiah Oktariani
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.5667

Abstract

Lagu “What Was I Made For?” menceritakan tentang perjalanan emosional seseorang yang mengalami kebingungan identitas, kehilangan arah, dan pencarian makna hidup akibat tekanan sosial yang terus-menerus. Billie Eilish mencoba mencerminkan keadaan yang kerap kali terjadi dalam masyarakat berupa tekanan eksternal yang mendorong terciptanya perasaan keterasingan hingga mengarah ke krisis eksistensial. Wacana krisis eksistensial dalam lagu tersebut tergambarkan melalui penggunaan kata-kata yang mengandung kiasan, serta tema yang disajikan membuat peneliti ingin menganalisis lirik lagu “What Was I Made For?” dan bagaimana kaitannya dengan fenomena sosial saat ini.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya wacana krisis eksistensial pada lirik lagu “What Was I Made For?” karya Billie Eilish. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskripstif, dengan pendekatan analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk meliputi dimensi konteks sosial untuk mengetahui adanya wacana krisis eksistensial yang terkandung dalam lagu tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi teks, dan studi kepustakaan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lagu What Was I Made For? karya Billie Eilish merepresentasikan krisis identitas dan kegelisahan eksistensial yang relevan di tengah dinamika sosial masa kini. Dilihat dari dimensi konteks sosial, lagu ini menyoroti wacana mengenai tuntutan masyarakat yang tinggi, ketidakpastian ekonomi, dan perubahan sosial yang cepat, yang menyebabkan krisis eksistensial semakin relevan di kalangan generasi muda saat ini.
PENYEBARAN INFORMASI KARTU AK.1 OLEH DISNAKERTRANS KABUPATEN PURWAKARTA MELALUI SIAPKERJA DAN INSTAGRAM @NAKERTRANSPWK Azizah, Farah Nur; Nayiroh, Luluatu; Kusumaningrum, Rastri
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.5217

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penyebaran informasi kartu AK.1 oleh Disnakertrans Kabupaten Purwakarta melalui SIAPkerja dan Instagram @nakertranspwk. Teori yang digunakan adalah teori Social Construction of Technology (SCoT). Pencari kerja memerlukan kartu AK.1 untuk melamar pekerjaan, kini tersedia secara online melalui platform SIAPkerja. Sebelum menggunakan SIAPkerja, durasi antrian pelayanan di Kabupaten Purwakarta cukup lama, tetapi setelahnya hanya 5 - 10 menit lebih cepat. Ketersediaan informasi mengenai kartu AK.1 sangat penting, dan masyarakat dapat mengaksesnya melalui Instagram resmi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Purwakarta di @nakertranspwk. Pada 2023, informasi dasar mengenai prosedur pembuatan kartu AK.1 masih belum ada di Instagram, namun pada 2024, informasi lengkap sudah tersedia, membantu masyarakat dalam prosesnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran informasi layanan kartu AK.1 melalui SIAPkerja mengungkapkan perbedaan akses antara petugas antar kerja dan pencari kerja. Petugas menghadapi kendala server dan pelaporan, sementara pencari kerja sering lupa akun/password dan kurang paham teknologi. Meski ada tantangan, keduanya puas dengan SIAPkerja, yang memperkuat hubungan pemerintah dan masyarakat serta mendorong perubahan ke digital. Informasi juga disebarkan melalui Instagram @nakertranspwk, di mana petugas mengolah informasi dari Kementerian Ketenagakerjaan menjadi konten sederhana. Pencari kerja sering mengalami kesalahpahaman via direct message, memerlukan komunikasi langsung. Instagram tetap menjadi media utama untuk interaksi cepat antara pemerintah dan masyarakat.Kata Kunci: Penyebaran Informasi, Kartu AK.1, SIAPkerja, Instagram
PENERAPAN KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA KERJA JEPANG DALAM PENERIMAAN TENAGA KERJA KONTRUKSI BANGUNAN INDONESIA DI SENDING ORGANIZATION LEMBAGA PELATIHAN KERJA ERU PUTRA INDONESIA (SO LPK EPI) KABUPATEN BATU BARA Afriani, Erin; Purba, Budiman; Siregar, Rafiqah Yusna
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.6514

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Komunikasi Antar Budaya Kerja Jepang Dalam Penerimaan Tenaga Kerja Kontruksi Bangunan Indonesia Di Sending Organization Lembaga Pelatihan Kerja Eru Putra Indonesia (So Lpk Epi) Kabupaten Batu Bara. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan komunikasi antar budaya kerja Jepang dalam penerimaan tenaga kerja kontruksi bangunan Indonesia SO LPK EPI dan bagaimana hambatan yang terjadi dalam penerapan komunikasi antar budaya kerja Jepang dalam penerimaan tenaga kerja kontruksi bangunan indonesia di SO LPK EPI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan komunikasi antar budaya kerja jepang dalam penerimaan tenaga kerja kontruksi bangunan di SO Lembaga Pelatihan Kerja Eru Putra Indonesia dan untuk mengetahui hambatan yang terjaidi dalam penerapan komunikasi antar budaya kerja kerja jepang dalam penerimaan tenaga kerja Kontruksi Bangunan di SO Lembaga Pelatiha Kerja Eru Putra Indonesia. Penelitian ini dilakukan di SO LEMBAGA PELATIHAN KERJA ERU PUTRA INDONESIA yang beralamat di Jalan Putri Malu, No.8 Dusun III Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lima Puluh,Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara. Informan penelitian ini adalah 1. Konsultan 2. Pembina 3. Ketua 4. Admin. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dimana penelitian ini menggunakan tenik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Adapun kesimpulan dari penelitian ini diantaranya; 1. Penerapan Komunikasi Antar Budaya Kerja Jepang Dalam Penerimaan Tenaga Kerja Kontruksi Bangunan Indonesia Di SO LPK EPI meliputi 5 prinsip komunikasi antar budaya diantaranya tujuan, proses komunikasi, sistem transaksional, karakteristik komunikan. 2. Hambatan yang terjadi dalam penerapan komunikasi antar budaya kerja Jepang dalam penerimaan tenaga kerja kontruksi bangunan indonesia di SO LPK EPI meliputi hambatan manusiawi, hambatan semantik, dan hambatan teknis.
OPTIMALISASI STRATEGI KOMUNIKASI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @tanggap.karawang OLEH DISKOMINFO KABUPATEN KARAWANG DALAM MERESPON PENGADUAN JALAN RUSAK Nurhalizah, Siti; Abidin, Zainal; Susanto, Tri
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.5549

Abstract

Tanggap Karawang merupakanpsalah satu program yangpdibuat olehpPemerintah Kabupaten Karawang untuk wadah bagipmasyarakat Kabupaten Karawang dalam menyampaikan keluhan, aduan, keresahan maupun kritik dan saran untuk pembangunan daerah, baik social maupun Pembangunan insfrastruktur yang ada di Kabupaten Karawang salah satunya jalan rusak. Masyarakat banyak mengeluh banyaknya jalan rusak dengan memanfaatkan media sosial yaitu Instagram, @tanggap.karawang mampu menjawab segala keinginan dan keluh kesah masyarakat akan banyaknya jalan rusak.Penelitianoiniomembahas analisis strategipkomunikasi Diskominfo Kabupaten Karawangodalam merespon pengaduanojalan rusak melalui akun Instagram @tanggap.karawang. Tujuan darippenelitian ini adalahkuntuk mengetahui efektivitas berbagai strategipkomunikasi yang dilakukan dalam merespon pengaduan jalan rusak kepada masyarakat.Data penelitian dikumpulkan melalui analisis dokumen terkait pengaduan jalan rusak, wawancara mendalam dengan pihak terkait, dan juga melalui observasi yang melibatkan responden. Pendekatanpyang digunakan dalam analisispdata adalah pendekatanokualitatif.  Hasil penelitianpmenunjukan bahwa strategipkomunikasi yang digunakanpoleh Diskominfo yaitu berupa strategi komunikasi melalui media social dan laman web. Dalam melaksanakan strategi komunikasi, Diskominfo melakukannya dalam beberapa tahap yaitu mulai dari tujuan (goals), perencanaan (plans), tindakan (actions).
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @FISIPUNSIKA SEBAGAI SARANA INFORMASI MAHASISWA FISIP UNSIKA Oktavia, Suci; Mayasari, Mayasari; Budhiharti, Tri Widya
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.6418

Abstract

Penelitian ini menganalisis perilaku pencarian informasi siswa melalui Instagram @fisipunsika untuk memenuhi kebutuhan informasi. Menggunakan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan sembilan informan dari berbagai semester di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang. Hasil menunjukkan siswa memiliki beragam motif, termasuk kebutuhan akan informasi yang akurat dan interaksi yang ramah. Informasi dianggap bermanfaat dan mempermudah akses terhadap informasi penting perkuliahan, dengan siswa memaknai akun ini sebagai sumber valid dan terpercaya. Pengalaman siswa bervariasi; mahasiswa baru mencari informasi dasar, sedangkan mahasiswa semester akhir lebih fokus pada kelulusan. Penelitian ini mengungkapkan peran media sosial sebagai alat yang efektif dalam memenuhi kebutuhan informasi akademis.
PERAN MEDIA PENYIARAN KOMUNIKASI ISLAM DALAM MEMBANGUN KESADARAN PUBLIK DI ERA DIGITAL Saleh, Muhammad; Maulida, Irda; Oknita, Oknita; Restiviani, Yuliana; Faizin, T.; Kamaruzzaman, Kamaruzzaman
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.5610

Abstract

Keamanan dalam komunikasi publik adalah aspek krusial yang memerlukan perhatian serius di era digital. Penelitian ini mengeksplorasi dan mengevaluasi protokoler keamanan yang ada dalam literatur terkini. Melalui studi pustaka, ditemukan tema-tema utama seperti metode keamanan, efektivitas protokol, serta tantangan dalam penerapannya. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji peran media penyiaran komunikasi Islam dalam membangun kesadaran publik. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun ada protokol standar, masih terdapat inkonsistensi dan kesenjangan dalam penerapannya. Media penyiaran komunikasi Islam berperan penting dalam menyebarkan informasi yang relevan dan membangun kesadaran di kalangan masyarakat. Penelitian ini berkontribusi dalam mengidentifikasi area yang memerlukan penelitian lanjutan dan menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan praktik keamanan komunikasi publik
PENERIMAAN TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN DALAM KOMUNIKASI BERBASIS UTAUT2 PADA PELAJAR Aryanto, Tiara Nisa; Irwansyah, Irwansyah
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.6167

Abstract

Artikel ini memaparkan tentang penerimaan para pelajar terhadap teknologi kecerdasan buatan dalam komunikasi, dengan menggunakan UTAUT-2. Studi ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji beberapa makalah jurnal yang telah terinklusi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerimaan, penggunaan, serta tantangan teknologi komunikasi AI pada pelajar dan menawarkan solusinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja, motivasi hedonis, pengaruh sosial, dan kondisi yang memfasilitasi mendorong penerimaan AI dalam komunikasi pelajar. AI berperan sebagai alat komunikasi yang efisien dalam lingkungan belajar yang adaptif dan interaktif. Namun, tantangan seperti privasi, kurangnya pengetahuan teknologi, dan etika akademik masih menjadi kendala. Oleh karena itu, kebijakan pendidikan harus mendukung penggunaan AI secara etis dan efektif melalui literasi digital, pelatihan teknis, dan pengawasan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi institusi pendidikan, penyedia teknologi, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan penerimaan AI serta memaksimalkan manfaatnya dalam pembelajaran.