cover
Contact Name
Partini
Contact Email
partiniprasetia2@gmail.com
Phone
+6281378522370
Journal Mail Official
unisiagribisnis@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Indragiri Jl. Provinsi Parit 1, Tembilahan Hulu Indragiri Hilir, Riau
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agribisnis
ISSN : 23015330     EISSN : 2598733x     DOI : https://doi.org/10.32520/agribisnis
Jurnal Agribisnis fokus mempublikasikan artikel artikel dalam bidang ilmu sosial ekonomi pertanian yang meliputi agribisnis mulai dari pengadaan sarana produksi, usahatani, agroindustri, pemasaran dan sarana penunjang termasuk sektor kelembagaan Agribisnis, serta penyuluhan pertanian, perencanaan pembangunan wilayah pertanian, pemberdayaan masyarakat petani dan kebijakan pembangunan pertanian . Scope/Ruang lingkup kajian jurnal Agribisnis mencakup hasil penelitian atau artikel review yang berkaitan dengan pertanian mulai dari hulu sampai hilir serta seluruh sektor pendukungnya.
Articles 138 Documents
PENGELOLAAN KAWASAN PERTANIAN SEBAGAI AGROWISATA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Jamalludin, Jamalludin; Noer, Melinda; Syahni, Rahmat; Nofialdi
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Agribisnis Volume 13 No 1 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v13i1.3203

Abstract

Artikel ini melakukan tinjauan sistematis terhadap literatur penelitian di bidang agrowisata. Dalam penelitian ini, dengan menggunakan metodologi tinjauan literatur terstruktur, kelompok penelitian yang sudah ada dan yang baru muncul telah diidentifikasi untuk analisis epistemologis. Analisis tersebut membantu dalam mengidentifikasi topik penelitian utama, keterkaitan, dan pola kolaborasi di bidang agrowisata dan bidang penelitian lain yang melibatkan konsep serupa. Pemetaan grafis bidang penelitian agrowisata dilakukan dengan menggunakan VOSviwer. Berdasarkan hasil pencarian artikel memperoleh 500 hasil penelusuran karya ilmiah dan kemudian di export dalam format RIS dan diolah dengan mengunakan VOSviwer, dalam jangka waktu 2017 sampai 2022. Pemetaan grafis ini menggambarkan kontribusi penulis dan negara, kolaborasi mereka, dan pola publikasi selama periode tersebut. Makalah ini memberikan wawasan tentang tema-tema penelitian utama yang dipelajari dan juga mengidentifikasi bidang-bidang umum yang menjadi minat penelitian saat ini dan potensi arah untuk penelitian di masa depan. Pengelolaan kawasan pertanian sebagai agrowisata perlu dikembangkan karena selain menjadi media edukasi bagi pengunjung tentang pertanian juga dapat meningkatkan pendapatan bagi masyarakat. This article conducts a systematic review of the research literature in the field of agritourism. In this study, using a structured literature review methodology, existing and emerging research groups have been identified for epistemological analysis. The analysis helps in identifying key research topics, linkages, and collaboration patterns in the field of agritourism and other research fields involving similar concepts. Graphic mapping of the agrotourism research field was carried out using VOSviwer. Based on the article search results, 500 scientific work search results were obtained and then exported in RIS format and processed using VOSviwer, in the period 2017 to 2022. This graphic mapping illustrates the contribution of authors and countries, collaborations them, and publication patterns over the period. This paper provides insight into the main research themes studied and also identifies general areas of current research interest and potential directions for future research.
ANALISIS USAHA PENGOLAHAN SAGU BASAH DI DESA HARAPAN MAKMUR KECAMATAN GAUNG ANAK SERKA (STUDI KASUS KILANG H. BAHTIAR ) Zulmansyah; Sawitri, Nina; Partini
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Agribisnis Volume 13 No 1 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v13i1.3222

Abstract

Sagu merupakan tanaman perkebunan yang banyak dikembangkan oleh masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir, salah satunya Kecamatan Gaung Anak Serka. Salah satu produk turunan sagu adalah tepung sagu basah. Salah satu usaha pengolahan tepung sagu basah di Desa Harapan Makmur adalah usaha pengolahan sagu basah milik H.Bahtiar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, keuntungan dan efisiensi usaha dari pengolahan sagu basah Pak H.Bahtiar. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, analisis penerimaan, analisis keuntungan dan analisis efisiensi usaha. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Biaya total usaha sagu basah adalah sebesar Rp. 71.939.555,5/bulan, (2) Total penerimaan diperoleh adalah sebesar Rp. 82.744.200,00/bulan, (3) Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp. 10.804.644,5/bulan, (4) Usaha pengolahan sagu basah kilang H. Bahtiar efisien dengan nilai RCR sebesar 1,15 Sago is a plantation crop that has been widely developed by people in Indragiri Hilir Regency, one of which is Gaung Anak Serka sub-district. One of the sago derivative products is wet flavor sago. One of the largest wet sago processing business in Harapan Makmur Village is Mr. H. Bahtiar . The purpose of this study was to determine the cost, revenue, profit and business efficiency of Mr. H. Bahtiar wet sago processing. The method used are cost analysis, revenue analysis, profit analysis and business efficiency analysis. The results of the study show that: (1) The total cost was Rp. 71.939.555,5/month, (2) The total revenue was Rp. 82.744.000,00/month, (3) The profit is Rp. 10.804.644,5/month, (4) The H. Bahtiar refinery’s wet sago processing business is efficient with an RCR value of 1,15.
ANALISIS PEMASARAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) ECO-ENZYME DI KELOMPOK TANI SUMBER JAYA : MARKETING ANALYSIS OF ECO-ENZYME LIQUID ORGANIC FERTILIZER (POC) IN SUMBER JAYA FARMERS' GROUP Fatmawati, Nurlaila; Opnamiati, Isnaeni; Rodliyah, Umi; Hayati, Ana Maghfiroh; Widodo, Khodi
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Agribisnis Volume 13 No 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v13i2.3337

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengidentifikasi pola saluran pemasaran Pupuk Organik Cair (POC) eco-enzyme, (2) menganalis marjin pemasaran, keuntungan, keuntungan dan farmer’s share (3) mengevaluasi seberapa efisiensi pemasaran Pupuk Organik Cair (POC) eco-enzyme pada Kelompok Tani Sumber Jaya, Desa Sidobunder, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Pelaksanaan penelitian pada bulan Desember 2023 - Januari 2024. Metode pemilihan lokasi dengan porposive. Metode snowball sampling untuk menentukan responden. Pengumpulan data dilakukan diantaranya observasi, wawancara dan pencatatan. Hasil penelitian menunjukan ada 2 tipe saluran pemasaran pemasaran pupuk cair eco-enzyme di Kelompok Tani Sumber Jaya Desa Sidobunder Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen, yaitu saluran pemasaran I: produsen – konsumen dan saluran pemasaran II: produsen-pedagang pengecer - konsumen. Total biaya pemasaran saluran pemasaran I yaitu Rp 1000, sedangkan saluran pemasaran II yaitu 500. Total keuntungan pemasaran tertinggi pada saluran pemasaran I Rp 2.235, sedangkan saluran pemasaran II Rp. 735/botol. Total marjin pemasaran terbesar pada saluran pemasaran II sebesar Rp 2000 sedangkan saluran pemasaran I sebesar 0. Farmer’s share tertinggi pada saluran pemasaran I adalah 100% sedangkan saluran pemasaran II adalah 83,33%. Total rasio biaya dan keuntungan saluran pemasaran 2 terbesar 4,47 sedangkan saluran pemasaran I yaitu 2,24. Ditinjau dari efisiensi pemasaran kedua saluran pemasaran tergolong efisisien. Saluran pemasaran terbaik yaitu pada saluran pemasaran I
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG IKAN NILA DI KOTA BENGKULU Marantika, Yustri; Suci Asriani, Putri; Mulyasari, Gita
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Agribisnis Volume 13 No 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v13i2.3381

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia berdampak luas terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat termasuk keberlangsungan pekerjaan dan penurunan pendapatan pedagang ikan nila. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghitung pendapatan pedagang ikan nila di Kota Bengkulu, dan 2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang ikan nila. Penelitian dilakukan di Kota Bengkulu dengan total responden 30 pedagang ikan nila yang ditentukan dengan menggunakan teknik sensus. Analisis pendapatan dan model regresi linier berganda digunakan untuk menjawab tujuan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan pendapatan yang diperoleh oleh pedagang ikan nila di Kota Bengkulu adalah sebesar Rp. 222,253,-/hari. Hal ini berarti usaha pedagang ikan nila di Kota Bengkulu masih bisa berlanjut pada saat kondisi pandemi Covid-19. Faktor yang berpengaruh signifikan pada usaha dagang ikan Nila di Kota Bengkulu adalah modal dan lama usaha, sedangkan jam kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang ikan nila di Kota Bengkulu. The COVID-19 pandemic in Indonesia has had a broad impact on the socio-economic conditions of society, including the continuity of work and a decrease in the income of tilapia traders. This research aims to 1) calculate the income of tilapia traders in Bengkulu City and 2) analyze the factors that influence the income of tilapia traders. The research was conducted in Bengkulu City with 30 tilapia fish traders as respondents who were determined using census techniques. Income analysis and multiple linear regression models are used to answer the objectives of this research. The research results show that the income earned by tilapia traders in Bengkulu City is IDR. 222,253,-/day. This means that the business of tilapia traders in Bengkulu City can continue during the COVID-19 pandemic. Factors that have a significant influence on the tilapia fish trading business in Bengkulu City are capital and length of business. In contrast, working hours do not significantly affect the income of tilapia traders in Bengkulu City.
PENGEMBANGAN MODEL SARIMA UNTUK MERAMALKAN PRODUKSI TANAMAN OBAT DI INDONESIA Nugra Irianta Denashurya
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Agribisnis Volume 13 No 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v13i2.3601

Abstract

Tanaman obat memiliki peran penting dalam budaya Indonesia dan digunakan secara luas dalam bidang kesehatan dan kecantikan. Produksi tanaman obat sangat krusial bagi industri fitofarmaka, yang merupakan industri penting bagi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, meramalkan produksi tanaman obat di masa depan menjadi sangat penting untuk memastikan ketersediaan bahan baku yang memadai bagi industri fitofarmaka. Salah satu metode peramalan yang sering digunakan adalah Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA), yang digunakan untuk memprediksi data berkala atau data yang memiliki pola musiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model SARIMA untuk meramalkan produksi kencur sebagai salah satu jenis tanaman obat di Indonesia dan menganalisis dampaknya pada industri fitofarmaka. Data produksi kencur dan dua jenis tanaman obat lainnya diambil dari Badan Pusat Statistik (2024) dan sumber lainnya, untuk setiap bulan dari Januari 2015 sampai Desember 2024. Software statistik Python dengan menggunakan paket "statsmodels" digunakan untuk mengolah data dan membuat ramalan produksi kencur di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SARIMA yang dikembangkan dapat digunakan untuk meramalkan produksi tanaman obat di masa depan dengan akurasi yang baik. Medicinal plants play an important role in Indonesian culture and are widely used in health and beauty fields. The production of medicinal plants is crucial for the phytopharmaceutical industry, which is an important industry for public health. Therefore, forecasting medicinal plant production in the future becomes very important to ensure adequate raw materials for the phytopharmaceutical industry. One of the forecasting methods commonly used is Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA), which is used to predict periodic or seasonally patterned data. This study aims to develop a SARIMA model to forecast the production of "kencur" as one of the medicinal plants in Indonesia and analyze its impact on the phytopharmaceutical industry. Data on "kencur" production and two other types of medicinal plants were taken from the Central Bureau of Statistics (2024) and other sources, for every month from January 2015 to December 2024. Python statistical software using the "statsmodels" package was used to process data and create forecasts of future "kencur" production. The results of the study showed that the developed SARIMA model can be used to forecast medicinal plant production in the future with good accuracy.
ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHATANI PERKEBUNAN KELAPA RAKYAT DI KECAMATAN KERITANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Rahmah; Muwardi, Didi; Yusri, Jumatri
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Agribisnis Volume 13 No 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v13i2.3624

Abstract

ABSTRACT Keritang District is one of the coconut production centers in Indragiri Hilir Regency, Riau Province. However, community coconut plantation farming in Indragiri Hilir Regency in recent years has experienced several problems, namely a decrease in land area and coconut production, fluctuating coconut selling prices, and the absence of extension institutions and farmer groups, which can affect the sustainability of community coconut plantation farming. Research objectives (1) analyze and determine the sustainability status of coconut plantation farming; (2) find out the sensitive attributes of people's coconut plantation farming. The research method used was a survey method with a sample size of 98 respondents taken using the purposive sampling method. Data analysis was carried out using the MDS method with RAP-Coconut software. The results of the research show that people's coconut plantation farming in Keritang District, Indragiri Hilir Regency, has a less sustainable status in ecological, economic, and social dimensions. Sensitive attributes in the ecological dimension are pest and disease control, the use of pesticides, and fertilization. Sensitive attributes in the economic dimension are capital institutions, employment, land ownership, and the stability of selling prices. Sensitive attributes in the social dimension are farmers' relationships with marketing actors, farmer groups, age of farmers, availability of extension services, family participation, farmers' views on coconut farming, and level of education. Keywords : Sustainability, farm business, coconut, sensitive attributes
ANALISIS RANTAI PASOK CABAI MERAH DI DESA KEPAU JAYA KECAMATAN SIAK HULU KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU Ilma Satriana Dewi; Andrian, Jeffry
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Agribisnis Volume 13 No 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v13i2.3652

Abstract

Aktivitas rantai pasok dapat mempengaruhi kuantitas dan kualitas cabai merah. Perubahan cabai merah yang cukup cepat memerlukan pelaku rantai pasok yang terlibat dan waktu pendistribusian yang efektif, agar pada saat sampai ke konsumen cabai merah masih dalam kondisi yang segar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme rantai pasok dan efisiensi rantai pasok cabai merah. Metode yang digunakan adalah adalah survei. Lokasi penelitian di Desa Kepau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan dari Januari – Juni 2023. Responden petani dan pedagang pengumpul diambil secara sensus dengan jumlah sebanyak 24 petani dan 2 orang pedagang pengumpul, pedagang pengecer dan konsumen diambil secara sengaja (purposive) masing – masing sebanyak 2 orang. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan mekanisme aliran rantai pasok cabai merah terdiri dari aliran barang yang dimulai petani cabai merah ke pedagang pengumpul, selanjutnya dialirkan ke pedagang pengecer kemudia ke konsumen. Aliran informasi terjadi secara timbal balik antar setiap pelaku rantai pasok. Aliran keuangan mengalir dari konsumen ke pedagang pengecer, lalu pedagang pengumpul dan terakhir ke petani cabai merah. Biaya distribusi cabai merah sebesar Rp.1.672,22/kg margin distribusi sebesar Rp.23.000/kg, farmer’s share sebesar 52,08% dan efisiensi distribusi 3,48%. Supply chain activities can affect the quantity and quality of red chilies. A fairly fast change in red chilies requires involved supply chain actors and effective distribution times, so that when they reach consumers the red chilies are still in fresh condition. This research aims to analyze the supply chain mechanism and efficiency of the red chili supply chain. The method used is a survey. The research location is Kepau Jaya Village, Siak Hulu District, Kampar Regency. The research was carried out for six months from January - June 2023. Respondents from farmers and collecting traders were taken by census with a total of 24 farmers and 2 collecting traders, retailers and consumers were taken purposively (2 people each). The data analysis used is descriptive qualitative and quantitative. The research results show that the red chili supply chain flow mechanism consists of the flow of goods starting from red chili farmers to collecting traders, then flowing to retailers and then to consumers. The flow of information occurs reciprocally between each supply chain actor. Financial flows flow from consumers to retailers, then collectors and finally to red chili farmers. Red chili distribution costs are IDR 1,672.22/kg, distribution margin is IDR 23,000/kg, farmer's share is 52.08% and distribution efficiency is 3.48%.
ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN PERTANIAN KOMODITAS PADI DI KABUPATEN LUWU TIMUR Baso Majuanna; S Arzam, Taruna; Yasmin
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Agribisnis Volume 13 No 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v13i2.3657

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Luwu Timur yang terdiri dari sebelas (11) Kecamatan tiga (3) kelurahan dan seratus dua puluh lima (125) desa, dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan sentral tanaman pangan terutama beras. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui untuk mengetahui tingkat ketersedian pangan beras dan kebutuhan pangan beras terhadap penduduk di Kabupaten Luwu Timur serta untuk mengetahui status daya dukung lahan pertanian (lahan sawah) dan status daya dukung pangan beras dalam penunjang pemenuhan pangan penduduk di Kabupaten Luwu Timur, Menggunakan data sekunder yang diperoleh dari hasil kajian, hasil sensus dan Instansi terkait, pendekatan digunakan adalah pendekatan metode analisis kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif. Metode analisis kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif merupakan metode pengolahan data melalui perhitungan aritmatika dan selanjutnya dilakukan penjabaran atau deskripsi dari hasil pengolahan data tersebut. Perhitungan aritmatika digunakan untuk menghitung analisis terkait dengan judul penelitian. Hasil penelitian menunjukkan ketersediaan pangan Kabupaten Luwu Timur masih terpenuhi, dengan nilai ketersediaan pangan di Kabupaten Luwu Timur pada tahun 2023 mencapai 313.347 ton gabah kering panen atau sebesar 167.263,98 ton setelah dikonversi menjadi beras dan daya dukung lahan pertanian di Kabupaten Luwu Timur memiliki nilai daya dukung lahan pertanian yang tinggi dengan nilai rata-rata 11,32 atau dengan kata lain daya dukung lahan pertanian di Kabupaten Luwu Timur telah mampu melakukan swasembada pangan The purpose of this study was to determine the level of rice food availability and rice food needs of the population in East Luwu Regency and to determine the status of the carrying capacity of agricultural land (paddy fields) and the status of rice food carrying capacity in supporting the food fulfilment of the population in East Luwu Regency, Using secondary data obtained from the results of studies, census results and related agencies, the approach used is a quantitative analysis method approach with descriptive analysis techniques. The quantitative analysis method with descriptive analysis techniques is a method of processing data through arithmetic calculations and then describing or describing the results of the data processing. Arithmetic calculations are used to calculate analyses related to the research title. The results showed that the food availability of East Luwu Regency was still fulfilled, with the value of Food Availability in East Luwu Regency in 2023 reaching 313,347 Tonnes of harvested dry grain or 167,263.98 Tonnes after being converted into rice and the carrying capacity of agricultural land in East Luwu Regency had a high agricultural land carrying capacity value with an average value of 11.32 or in other words the carrying capacity of agricultural land in East Luwu Regency had been able to carry out food self-sufficiency.
MODEL RANTAI PASOK DAN NILAI TAMBAH MINYAK GORENG KELAPA SAWIT Wardah, Siti; Sultan Asis Munandar; Zulrahmadi
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Agribisnis Volume 13 No 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v13i2.3701

Abstract

Kelapa sawit adalah tanaman yang tumbuh di daerah beriklim tropis dan menghasilkan minyak nabati yang bernilai ekonomi tinggi. Model rantai pasok dan nilai tambah pada CV. X berhubungan langsung dengan model rantai pasok dan nilai tambah yang diperoleh dari minyak goreng kelapa sawit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis mekanisme rantai pasok minyak goreng serta memperoleh nilai tambah dari CV X. Mendefinisikan dan menganalisis berbagai rantai pasokan menggunakan kerangka Vorst dan mengukur nilai tambah menggunakan metode hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota rantai pasok pemasok CV. Perusahaan X adalah perusahaan penghasil minyak kelapa sawit, distributor dan konsumen. Nilai tambah kelapa sawit besar sebesar 80,909% dan nilai tambah kelapa sawit besar sebesar 66,666%. Oil palm is a plant that grows in tropical climates and produces vegetable oil with high economic value. The supply chain model and added value at CV. X is directly related to the supply chain model and added value obtained from palm cooking oil. The purpose of this study is to identify and analyze the mechanism of the cooking oil supply chain and obtain added value from CV X. Defining and analyzing various supply chains using the Vorst framework and measuring added value using the Hayami method. The results of the study indicate that members of the CV supplier supply chain. Company X is a palm oil producing company, distributor, and consumer. The added value of large palm oil is 80.909% and the added value of large palm oil is 66.666%.
ANALISIS USAHA IKAN PATIN ASAP DENGAN MENGGUNAKAN METODE RUMAH ASAP DI DESA KAMPUNG BARU KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Saputra, Irwan; Hadi, Nariman; Mashadi
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Agribisnis Volume 13 No 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v13i2.3703

Abstract

Ikan patin merupakan salah satu bahan pangan yang cepat rusak dan membusuk. Untuk dapat memperpanjang masa simpannya maka perlu dilakukan penanganan segera antara lain dengan proses pengawetan. Terdapat beberapa cara untuk mengawetkan ikan patin, diantaranya adalah pengawetan dengan menggunakan metode pengasapan, dimana asap yang dihasilkan dari pembakaran kayu bakar akan dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme pembusuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar produksi, biaya produksi, besarnya pendapatan serta nilai efisiensi dari usaha ikan patin asap di Desa Kampung Baru Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif dengan menggunakan kalkulator dan Excel. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata penggunaan bahan baku ikan patin segar adalah sebanyak 22,5 kg dan setelah dilakukan pengolahan dengan metode pengasapan akan menghasilkan ikan patin asap sebanyak 12,9 kg. Rata-rata Biaya Produksi yang dikeluarkan dalam proses pengolahan ikan patin asap ini adalah sebesar Rp. 647.108/proses produksi, sementara rata-rata pendapatan kotor yang diperoleh adalah sebesar Rp 1.038.000/proses produksi dan rata-rata Pendapatan Bersih adalah sebesar Rp 390.891/proses produksi, dengan rata-rata nilai Efisensi sebesar 1,59. Dengan demikian maka usaha ikan patin asap dengan menggunakan metode rumah asap di desa Kampung baru ini layak untuk dikembangkan. Catfish is a food ingredient that quickly spoils and rots. To extend its shelf life, it needs to be handled immediately, including a preservation process. There are several ways to preserve catfish, including preservation using the smoking method, where the smoke produced from burning firewood can inhibit the growth of spoilage microorganisms. The aim of this research is to find out how much production, production costs, income and efficiency value of the smoked catfish business in Kampung Baru Village, Gunung Toar District, Kuantan Singingi Regency. The data analysis method used is qualitative analysis and quantitative analysis using a calculator and Excel. Based on the research results, it was found that the average raw material used for fresh catfish was 22.5 kg and after processing using the smoking method it would produce 12.9 kg of smoked catfish. The average production costs incurred in the process of processing smoked catfish are IDR. 647,108/production process, while the average gross income obtained was IDR 1,038,000/production process and the average Net Income was IDR 390,891/production process, with an average Efficiency value of 1.59. Thus, the smoked catfish business using the smokehouse method in Kampung Baru village is feasible to develop.

Page 11 of 14 | Total Record : 138