cover
Contact Name
Partini
Contact Email
partiniprasetia2@gmail.com
Phone
+6281378522370
Journal Mail Official
unisiagribisnis@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Indragiri Jl. Provinsi Parit 1, Tembilahan Hulu Indragiri Hilir, Riau
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agribisnis
ISSN : 23015330     EISSN : 2598733x     DOI : https://doi.org/10.32520/agribisnis
Jurnal Agribisnis fokus mempublikasikan artikel artikel dalam bidang ilmu sosial ekonomi pertanian yang meliputi agribisnis mulai dari pengadaan sarana produksi, usahatani, agroindustri, pemasaran dan sarana penunjang termasuk sektor kelembagaan Agribisnis, serta penyuluhan pertanian, perencanaan pembangunan wilayah pertanian, pemberdayaan masyarakat petani dan kebijakan pembangunan pertanian . Scope/Ruang lingkup kajian jurnal Agribisnis mencakup hasil penelitian atau artikel review yang berkaitan dengan pertanian mulai dari hulu sampai hilir serta seluruh sektor pendukungnya.
Articles 138 Documents
ANALISIS USAHA DAN NILAI TAMBAH KOPRA PUTIH DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Rocky Nurhadi; Yuslizar; Gunawan Syahrantau
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Agribisnis Volume 12 No 1 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v12i1.2540

Abstract

Harga kelapa yang tidak stabil menyebabkan petani melakukan usaha alternatif yaitu mengolah buah kelapa menjadi produk turunan yaitu kopra putih. Usaha ini memberikan nilai tambah bagi petani kelapa yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui besar penerimaan dan pendapatan usaha kopra putih di Kabupaten Indragiri Hilir, (2) untuk mengetahui berapa tingkat efisiensi usaha kopra putih di Kabupaten Indragiri Hilir, (3) untuk mengetahui nilai tambah usaha kopra putih di Kabupaten Indragiri Hilir. Metode yang digunakan dalam penelitain ini adalah analisis biaya, penerimaan, keuntungan, efisiensi, dan nilai tambah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) biaya total pada usaha pengolahan kopra putih sebesar Rp.36.458.737,50 per produksi, penerimaan sebesar 160.200.000,00 per produksi, dan keuntungan sebesar Rp.123.741.262,50 per produksi, (2) Nilai RCR sebesar 4,44 yang artinya usaha kopra putih efisien, (3) Nilai tambah pada usaha kopra putih sebesar Rp.10.560,85 per Kg. Unstable coconut price cause farmers to do alternative business, namely processing coconut into derivative products such as white copra. This business to provide added value for farmers in Indragiri Hilir. The aims of this study were: (1) To determine the revenue and income of white copra business in Indragiri Hilir Regency. (2) To find out the level of business efficiency of white copra in Indragiri Hilir District. (3) To find out the added value of white copra business in Indragiri Hilir Regency. The method data analysis were analysis of costs, revenues, profits, efficiency, and added value. The results of this study show that: (1) The total cost in the white copra processing business is Rp.36.458.737,50 per production, the average revenue is Rp.160.200.000,00 per production, and the average profit in the white copra business is Rp.123.741.262,50 per production. (2) The RCR value is 4.44 which means the white copra business is efficient. (3) The added value in the white copra business is Rp.10.560,85 per Kg.
SIKAP DAN PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN KERIPIK CABE IKA DI KOTA DUMAI Nadira Islami; Didi Muwardi; Novian
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Agribisnis Volume 12 No 1 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v12i1.2420

Abstract

Kota Dumai merupakan salah satu daerah sentra produksi keripik cabe. Banyak terdapat keripik cabe yang dijual di Kota Dumai. Beredarnya berbagai produk keripik cabe yang ditawarkan membuat konsumen memiliki banyak pilihan dalam membeli. Salah satu keripik cabe yang disukai masyarakat adalah keripik cabe IKA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap dan perilaku konsumen dalam pembelian keripik cabe IKA di Kota Dumai. Penelitian dilaksanakan di Kota Dumai dengan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria konsumen yang berbelanja minimal 1x dan usia sampel ≥ 25 tahun. Jumlah sampel adalah 96 sampel. Data dianalisis dengan model sikap, model norma subjektif dan model perilaku menggunakan theory of reasoned action. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan sikap konsumen terhadap atribut keripik cabe IKA bernilai 12,07. Artinya konsumen memiliki sikap baik dan merasa puas dengan atribut yang ada pada keripik cabe IKA. Perilaku konsumen dalam pembelian keripik cabe IKA di Kota Dumai bernilai 500,151. Artinya perilaku konsumen dalam melakukan pembelian keripik cabe IKA adalah baik. Dumai City is one of the chili chip production centers. There are many chili chips sold in Dumai City. The circulation of various chili chip products offered makes consumers have many choices in buying. One of the chili chips that people like is the IKA chili chips . This study aims to analyze the attitudes and behavior of consumers in purchasing chili IKA chips in the city of Dumai. The research was carried out in the city of Dumai using the method purposive sampling with the criteria of consumers who shop at least once and sample age ≥ 25 years. The number of samples is 96 samples . The data were analyzed using the attitude model, the subjective norm model and the behavioral model using the theory of reasoned action . The results showed that the overall attitude of consumers towards the attributes of chili IKA chips worth 12.07. This means that consumers have a good attitude and are satisfied with the attributes of the IKA chili chips. Consumer behavior in purchasing IKA chili chips in Dumai City is worth 500.151. This means that consumer behavior in purchasing IKA chili chips is good.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI SAGU DI KECAMATAN GAUNG ANAK SERKA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Nina Sawitri; Masyitah Darmasari; Partini Partini
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Agribisnis Volume 12 No 1 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v12i1.2568

Abstract

Sagu merupakan tanaman perkebunan yang banyak dikembangkan oleh masyarakat Kecamatan Gaung Anak Serka dan menjadi sumber pendapatan keluarga petani. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani sagu di Kecamatan Gaung Anak Serka Kabupaten Indragiri Hilir. Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani sagu di Kecamatan Gaung Anak Serka. (2) untuk mengetahui besarnya pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap pendapatan usahatani sagu di Kecamatan Gaung Anak Serka. Metode penelitian dilakukan dengan cara survey. Jumlah sampel yang digunakan berjumlah 77 keluarga petani. Metode analisis data yang digunakan adalah uji reliabilitas, uji normalitas, regresi linear berganda, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap pendapatan usahatani sagu adalah jumlah produksi (α = 1%), tenaga kerja (α = 5%) dan harga jual (α = 1%). Koefisien regresi masing-masing variabel adalah jumlah produksi sebesar 16.360,32, tenaga kerja sebesar 173.689,48 dan harga jual sebesar 104,37. Sago is a plantation crop that has been widely developed by the people of Gaung Anak Serka District and is a source of income for farming families. Therefore, it is necessary to analyze the factors that influence sago farming income in Gaung Anak Serka District, Indragiri Hilir Regency. The aims of this study were: (1) to determine the factors that influence sago farming income in Gaung Anak Serka District. (2) to determine the influence of these factors on sago farming income in Gaung Anak Serka District. The research method was carried out by means of a survey. The number of samples used amounted to 77 farming families. The data analysis method were the reliability test, normality test, multiple linear regression, and the classical assumption test. The results of this study showed that the variables that affect sago farming income are the amount of production (α = 1%), labor (α = 5%) and selling price (α = 1%). The regression coefficient of each variable is the total production of 16,360.32, the workforce of 173,689.48 and the selling price of 104.37.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PANGAN LOKAL SAGU DI KECAMATAN GAUNG ANAK SERKA Yeni Afiza; Hayatun Nurul; Rifni Novitasari
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Agribisnis Volume 12 No 1 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v12i1.2681

Abstract

Sagu merupakan salah satu komoditas pangan lokal komoditas alternatif yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai bahan pangan lokal karena memiliki beberapa keunggulan ketersediaannya sangat besar, rantai distribusinya pendek, kualitas gizinya baik serta tumbuh sesuai kondisi agroekologi setempat. Penelitian dilakukan pada Bulan Januari 2023. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja pada daerah sentra produksi sagu yakni Desa Teluk Sungka dan Desa Teluk Pantaian Kecamatan Gaung Anak Serka dengan jumlah responden 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap pangan lokal sagu adalah sangat baik dengan skor 447. Sago is one of the alternative local food commodities that has the potential to be developed as a local food ingredient because it has several advantages: very large availability, short distribution chain, good nutritional quality and grows according to local agroecological conditions. The research was conducted in January 2023. The determination of the research location was carried out deliberately in the sago production center areas, namely Teluk Sungka Village and Teluk Pantaian Village, Gaung Anak Serka District, with 100 respondents. The results showed that the public's perception of local sago food was very good with a score of 447.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA MINYAK JELENG OLEH KWT NINE SERU DI DESA LANTAN Mulyawati, Sri; Febrilia, Baiq Rika Ayu
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Agribisnis Volume 12 No 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v12i2.2766

Abstract

Komoditi kelapa merupakan komoditi yang mudah dijumpai di pulau Lombok. Beberapa pelaku usaha mengolah buah kelapa menjadi minyak kelapa atau minyak jeleng. Salah satunya adalah Kelompok Wanita Tani Nine Seru yang telah memproduksi minyak jeleng selama lebih dari 5 tahun. Meski telah cukup lama memproduksi minyak jeleng, belum diketahui apakah usaha tersebut mengalami keuntungan atau kerugian sehingga dapat dikatakan layak atau tidak untuk terus dijalankan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan dan kelayakan usaha minyak jeleng KWT Nine Seru di Desa Lantan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan data kuantitatif. Rumus yang digunakan adalah rumus TR-TC untuk mengetahui jumlah pendapatan, dan rumus R/C ratio untuk mengetahui rasio kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha minyak jeleng KWT Nine Seru memperoleh pendapatan sebesar Rp 219.167,- dalam satu kali produksi. Hasil analisis kelayakan menunjukan nilai R/C ratio sebesar 1,37 yang artinya usaha tersebut mengalami keuntungan dan layak untuk diteruskan. Coconut is a commodity that is easily found on the island of Lombok. Some businesses process coconut fruit into coconut oil, or jeleng oil. One of them is the Nine Seru Women Farmers Group, which has been producing jeleng oil for more than five years. Although it has been producing jeleng oil for a long time, it is not yet known whether the business has experienced profits or losses so that it can be said to be feasible or not to continue running. The purpose of this study is to analyze the income and feasibility of KWT Nine Seru's jeleng oil business in Lantan Village. This research is descriptive research using quantitative data. The formulas used are the TR-TC formula to determine the amount of income, and the R/C ratio formula to determine the business feasibility ratio. The results showed that KWT Nine Seru's jeleng oil business earned an income of Rp 219.167 in one production. The results of the feasibility analysis showed an R/C ratio value of 1,37, which means that the business is profitable and feasible to continue.
USAHATANI PAKCOY SISTEM HIDROPONIK DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI Rifqi, Muhammad; Sasmi, Meli; Mashadi, Mashadi
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Agribisnis Volume 12 No 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v12i2.2810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan, pendapatan kerja keluarga dan efisiensi usahatani pakcoy secara hidroponik milik Bapak Budianto di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan analisis pendapatan terhadap produksi, biaya dan harga pada sayuran pakcoy hidroponik dengan menggunakan program Microsoft Excel untuk menganalisis pendapatan dan tingkat efisiensi. Hasil analisis menunjukkan biaya penyusutan peralatan dalam satu kali proses produksi sebesar Rp 86.432,-, biaya tidak tetap Rp 559.263,- dan total biaya sebesar Rp 645.695,-, penerimaan sebesar Rp 715.000,-, pendapatan sebesar Rp 69.305,-, pendapatan kerja keluarga sebesar Rp 958.959 dan Nilai R/C sebesar 1,11 yang artinya setiap biaya yang dikeluarkan Rp 1,-, akan menghasilkan pendapatan kotor sebesar Rp 1,11,- atau pendapatan bersih sebesar Rp 0,11,-, dikarenakan nilai R/C lebih dari satu, maka dapat disimpulkan bahwa usahatani pakcoy hidroponik milik Bapak Budianto layak untuk dikembangkan. The purpose of this study is to analyze production costs, receipts, income, family work income and the level of efficiency in Mr. Budianto's hydroponic pakcoy farming business in Simpang Tiga Village, Central Kuantan District, Kuantan Singingi Regency. The data were quantitatively analyzed using revenue analysis of production, costs and prices on hydroponic pakcoy vegetables using the Microsoft Excel program to analyze revenues and efficiency levels.The results of the analysis show that the cost of depreciation of equipment in one production process is IDR 86,432,-, non-fixed costs of IDR 559,263,- and the total cost of IDR 645,695,-, receipts of IDR 715,000,-, income of IDR 69,305,-, family work income of IDR 958,959 and R/C value of 1.11 which means that each cost incurred by IDR 1,-, will generate gross income of IDR 1.11,- or net income of Rp 0.11,-, because the R/C value is more than one, it can be concluded that Mr. Budianto's hydroponic pakcoy farming business is worthy of development.
ANALISIS NILAI TAMBAH USAHA PENGOLAHAN KOPRA PUTIH CV. AMARTA DI KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Sapri, Sapri; Afiza, Yeni; Syahrantau, Gunawan
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Agribisnis Volume 12 No 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v12i2.2813

Abstract

Tingginya produksi kelapa mendorong masyarakat untuk mengolahnya menjadi berbagai produk turunan yang telah dikembangkan salah satunya yaitu kopra putih. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besaran keuntungan dan efisiensi usaha pengolahan kopra putih CV.Amarta. Analisis data yang digunakan biaya produksi, penyusutan, penerimaan, keuntungan dan efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuntungan diperoleh sebesar Rp. 131.168,42 per bulan dan nilai efesiensi atau R/C yang diperoleh pada pengolahan kopra putih adalah sebesar 1,14, sedangkan nilai tambah sebesar Rp. 366,30 per kg. Kata Kunci: Kopra Putih, Keuntungan, Efesiensi, Nilai Tambah.
ANALISIS KOMPARASI KELAYAKAN USAHA TANI JAGUNG POLA KEMITRAAN DAN MANDIRI Sillia, Nova; Ismawati, Iis; Fitrianti, Siska; Nofianti, Sri; Raflis, Hidayat; Hanum, Latifa
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Agribisnis Volume 12 No 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v12i2.2832

Abstract

Analisis kelayakan usaha penting dilakukan untuk menentukan kontinuitas suatu usaha. Usaha tani jagung di Nagari Taram yang merupakan sentra produksi jagung pipil di Kabupaten Lima Puluh Kota, dilakukan dengan dua pola yaitu bermitra dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kelayakan usaha tani jagung dengan pola kemitraan dan pola mandiri. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan bantuan kuesioner. Penelitian ini melibatkan 96 petani jagung dengan teknik stratified random sampling. Kelayakan usaha diukur dengan variabel R/C ratio. Studi komparasi kelayakan usaha tani jagung bermitra dan mandiri digunakan uji t. Hasil penelitian menjelaskan usaha tani jagung dengan pola kemitraan lebih layak untuk diusahakan dari pada pola mandiri. Hal ini didasarkan dari hasil R/C ratio usaha tani jagung pola kemitraan (2.41) lebih besar dibanding pola mandiri (1.60). Feasibility study is important to determine the viability of a business. Corn farming in Taram sub-district which is the center of corn production in Lima Puluh Kota district, is carried out using two patterns, namely partnership and independence. This research aims to analyze the differences in the feasibility of corn farming businesses with partnership and independent patterns. Data was collected through observation and interviews with the help of questionnaires. This research involved 115 corn farmers using a stratified random sampling technique. Feasibility study is measured by the R/C ratio variable. Comparative study of the feasibility of partnered and independent corn farming uses the t test. The results of the research explain that corn farming with a partnership pattern is more feasible to operate independently. This is based on the results of the R/C ratio of partnership pattern corn farming (2.41) which is greater than independent (1.60).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEM PENGARUHI PARTISIPASI PETANI PADI SAWAH DALAM KEGIATAN PENYULUHAN PERTANIAN DI KECAMATAN BANTIMURUNG, KABUPATEN MAROS Aldayani; Jamil, Muh. Hatta; Sulili, Anwar
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Agribisnis Volume 12 No 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v12i2.2770

Abstract

Penyuluh pertanian diakui menjadi sarana kebijaksanaan yang efektif untuk mendorong pembangunan pertanian dalam situasi petani tidak mampu mencapai tujuannya karena keterbatasan pengetahuan dan wawasan, untuk itu partisipasi petani sangat penting dalam penyuluhan pertanian. Partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan pertanian vberperan penting dalam pengentasan kemiskinan, perbaikan kapasitas pengambilan keputusan, peningkatan produktivatas pertanian dan peroleh pengetahuan baru dalam pertanian. Namun untuk dapat berpartisipasi dalam penyuluhan pertanian terdapat banyak faktor yang mempengaruhi petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani padi sawah dalam kegiatan penyuluhan pertanian di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Adapun metode penelitian yang digunakan ini yaitu metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis logistic biner sebanyak 98 responden petani padi sawah. Berdasarkan hasil pengujian, faktor usia, tingkat pendidikan, luas lahan, kosmopolitan, keterampilan penyuluh, sikap penyuluh, media penyuluhan dan materi penyuluhan berpengaruh terhadap partisipasi petani padi sawah dalam kegiatan penyuluhan pertanian di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Sedangkan faktor jumlah tanggungan keluarga, pendapatan, keanggotaan kelompok tani, dan pengetahuan penyuluh tidak berpengaruh signifikan terhadap partisipasi petani padi sawah dalam kegiatan penyuluhan pertanian di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Agricultural extension services are recognized as an effective expert tool to encourage agricultural development in situations where farmers are unable to achieve their goals due to limited knowledge and insight, therefore farmer participation is very important in agricultural extension. Farmers' participation in agricultural extension activities plays an important role in poverty alleviation, increasing decision-making capacity, increasing agricultural productivity and obtaining new knowledge in agriculture. However, to be able to participate in agricultural extension there are many factors that affect farmers. This study aims to determine the factors that influence the participation of lowland rice farmers in agricultural extension activities in Bantimurung District, Maros Regency. The research method used is a quantitative research method using binary logistic analysis as many as 98 rice paddy farmer respondents. Based on the test results, the factors of age, education level, land area, cosmopolitan, extension skills, attitudes, extension media and extension materials affect the participation of lowland rice farmers in agricultural extension activities in Bantimurung District, Maros Regency. Meanwhile, the number of family dependents, income, farmer groups, and extension knowledge had no significant effect on the participation of lowland rice farmers in agricultural extension activities in Bantimurung District, Maros Regency.
KARAKTERISTIK DAN PERAN PENYULUH TERHADAP DIGITALISASI PEMASARAN KARET MENURUT PERSEPSI PEKEBUN DALAM MENDUKUNG LEMBAGA APKARKUSI DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Rosnita, Rosnita; Yulida, Roza; Andriani, Yulia; Septya, Fanny; Herlon, Meki; Nurfitasari, Mimi
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Agribisnis Volume 12 No 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v12i2.2818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa karakteristik dan peran penyuluh yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi dalam membantu lembaga Asosiasi Pekebun Karet Kuantan Singingi (APKARKUSI) dalam memasarkan hasil panen karet pekebun yang tergabung kedalam lembaga Apkarkusi. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan survei melalui wawancara untuk mengetahui karakteristik penyuluh perkebunan karet dan peran penyuluh menurut persepsi pekebun. Metode pengambilan data dan informasi menggunakan teknik wawancara dan observasi langsung kepada pekebun karet dan penyuluh perkebunan di Kabupaten Kuantan Singingi. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, data primer diambil dari data Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2022 dan data perkebuna Kabupaten Kuantan Singingi, data sekunder diambil berdasarkan hasil dilapangan. Analisis data menggunakan analisis skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh di Kabupaten Kuantan Singingi masih tergolong kurang baik, akubat kurangnya sumberdaya penyuluh dan peran yang diberikan kepada pekebun karet juga belum dilakukan secara maksimal. This research aims to find out what the characteristics and role of extension workers in Kuantan Singingi Regency are in assisting the Kuantan Singingi Rubber Growers Association (APKARKUSI) in marketing the rubber harvest of planters who are members of the Apkarkusi institution. The research method used is a survey approach through interviews to determine the characteristics of rubber plantation instructors and the role of instructors according to the planters' perceptions. The data and information collection method uses interview techniques and direct observation of rubber planters and plantation extension workers in Kuantan Singingi Regency. The data used are primary data and secondary data, primary data is taken from data from the Central Statistics Agency for Kuantan Singingi Regency in 2022 and plantation data for Kuantan Singingi Regency, secondary data is taken based on field results. Data analysis uses Likert scale analysis. The research results show that the role of extension workers in Kuantan Singingi Regency is still relatively poor, due to the lack of extension resources and the role given to rubber planters has not been carried out optimally.

Page 9 of 14 | Total Record : 138