cover
Contact Name
Hoiruddin Fathurohman
Contact Email
ssyarah077@gmail.com
Phone
+6289618357674
Journal Mail Official
syntaxbandung@gmail.com
Editorial Address
Perum Derwati Mas Jl. Derwati Mas, No.20 Rancasari, Ciwastra - Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Published by Cv.Rifainstitut
Syntax Imperatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan dua bulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Jurnal Syntax Imperatif akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cangkupan ilmu sosial dan pendidikan. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian, kajian atau telaah ilmiah atas issue penting dan terkini atau resensi buku ilmiah.
Articles 600 Documents
Kontroversi Pandangan Nilai Pluralisme Atas Tafsir Hamka Husein, Muhammad
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v5i4.479

Abstract

Pluralisme agama diyakini oleh sebagian kelompok sebagai solusi untuk konflik antarumat beragama karena kemampuannya untuk menerima perbedaan. Namun, pluralisme agama masih menjadi topik kontroversial di masyarakat hingga kini. Hamka, sebagai tokoh Islam yang berpengaruh di Indonesia, sering diperdebatkan terkait pandangan pluralisnya. Kontroversi ini terutama muncul dalam tafsir Hamka mengenai surat Al-Baqarah ayat 62 dan surat Al-Maidah ayat 69, di mana pandangan pluralisme dalam tafsirnya menjadi bahan perdebatan. Perbedaan pandangan terkait penafsiran Hamka terhadap kedua ayat tersebut telah menimbulkan polemik di masyarakat.  Pembahasan dalam artikel ini menyoroti tiga tokoh utama yang mendukung pluralisme, yaitu Ahmad Syafi’i Ma’arif, Ayang Utriza NWAY, dan Hamka Haq, serta tiga tokoh yang menentang pluralisme, yakni Adian Husaini, Akmal Sjafril, dan Syamsul Hidayat. Kubu pro-pluralisme mengutip QS. Al-Baqarah:62 dan QS. Al-Maidah:69 dari Tafsir Al-Azhar untuk menolak pembatalan oleh QS. Ali Imran:85, namun mengabaikan asbabun nuzul dan tafsir lengkap. Kubu kontra menegaskan iman kepada Allah harus mencakup semua rasul, termasuk Nabi Muhammad, serta amal salih. Kubu pro juga berpendapat non-Muslim yang taat masuk surga, sementara kubu kontra menyebut ini sebagai pandangan pribadi yang dikaitkan dengan Hamka. Terkait mundurnya Hamka dari MUI, kubu pro menyebut ketidaksetujuan dengan fatwa Natal, sedangkan kubu kontra menyalahkan kesalahpahaman dengan pemerintah
The Role of Nigerian and United States Air Forces in Implementing Nigeria's Foreign Policy Against Boko Haram Terrorism in 2014-2021 Putri, Faradillah Isnaeni; Pedrason, Rodon; Wenas Inkiriwang, Frega Ferdinand; Wulandari, Adelia
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v5i4.480

Abstract

This research analyzes the role of the Nigerian government and United States Air Forces in implementing Nigeria's foreign policy against Boko Haram terrorism from 2014 to 2021. The problem statement focuses on how military cooperation between Nigeria and the US, particularly through air power, supported Nigeria in combating the Boko Haram threat. The study employs a qualitative approach, using secondary data sources such as government reports, academic articles, and official statements. The theoretical framework is based on the concepts of national interest and international cooperation, examining how these factors shaped the bilateral relationship and military strategies. The research concludes that the cooperation between the Nigerian and US air forces significantly contributed to Nigeria's efforts to achieve its national security goals, emphasizing the importance of international collaboration in addressing complex security challenges.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Persaingan Saudara Hingga Dewasa Alfaridzi, Genta Rizki; Putra Hutama, Vigie Priantika
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v5i4.481

Abstract

Tak jarang orang tua suka membanding-bandingkan anaknya. Terlebih saat ada perkumpulan keluarga. Bukannya memotivasi, hal ini justru cenderung menimbulkan konflik antar saudara dan merusak tali silahturahmi. Saudara hendaknya saling mendukung dan tidak bersaing, apalagi saling menyakiti perasaan. Perkumpulan saudara bukanlah ajang pamer dan berkompetisi untuk melihat siapa yang terbaik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap persaingan saudara. Metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling dan diuji dengan analisis regresi linear (parametrik/non parametrik). Hasil analisis dari output JASP menyatakan pola asuh otokratis, demokratis dan permisif sebagai variable independent signifikan secara statistic terhadap variable dependen (agresifitas, kompetitif dan perasaan iri). dengan masing-masing nilai p (<0.001). artinya pola asuh orang tua memiliki pengaruh terhadap persaingan saudara.
Pelayanan Publik Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia di Kantor Daerah Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah Saiful, Andi; Nuraisyah, Nuraisyah; Susanti, Ani
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v5i4.482

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelayanan public di kantor daerah provinsi Sulawesi tengah dalam rangka pelayanan terhadap anggota DPD RI beserta masyarakat dan daerah agar keberadaan kantor daerah dan kerja-kerja kedewanan diketahui kahalayak banyak demi untuk mejembatani kepentingan daerah untuk dibawah ke tingkat nasional, olehnya itu penelitian ini mencakup kantor daerah yang keberadaannya di ibu kota provinsi Sulawesi tengah. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik dalam pengumpulan data dan informasi adalah observasi wawancara mendalam dengan menggunakan pedoman wawancara dan dokumentasi. Penentuan informasi dilakukan dengan cara purposive sampling, informan dalam hal ini ada 03 (tiga) orang. Data yang dikumpulkan disaring dan dipilih berdasarkan kebutuhan yang kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitataif. Teori yang digunakan dari Parasuraman, A. P., A. Zeithaml, V., & L Berry, L. (1988). Meskipun model ini sering dipakai untuk mengukur kepuasan konsumen, namun dimensi yang digunakan juga dapat diterapkan pada institusi public. Berikut 5 dimensi utama yang dinilai dalam konsep servqual ini yaitu 1. Tingeble, 2. reability, responsiveness, 4. assurance, dan 5. Emphaty.
Tanggung Jawab Hukum Pimpinan Rumah Sakit Pada Penyelesaian Sengketa Medik Secara Non Litigasi di Rumah Sakit Dwi Putra, Jevon Agustinus; Nasser, M.; Edwin, Edwin
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v5i4.483

Abstract

Penyelesaian sengketa medik menjadi hal penting dalam perawatan kesehatan. Salah satu pendekatan yang tepat untuk menyelesaikan sengketa medik adalah metode non litigasi seperti mediasi. Di Indonesia, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 memberikan landasan hukum penyelesaian sengketa non ligitasi. Dalam hal ini, pimpinan rumah sakit mempunyai tanggung jawab hukum yang penting, yakni bertanggung jawab untuk memfasilitasi proses mediasi dan memastikan kepatuhan terhadap hasil mediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab hukum pemimpin rumah sakit dalam penyelesaian sengketa medik di rumah sakit secara non litigasi. Penelitian ini menganalisis peran dan tanggung jawab hukum pimpinan rumah sakit serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penyelesaian sengketa medik secara non litigasi di rumah sakit. Hasil penelitian ini adalah pimpinan rumah sakit bertanggung jawab untuk memastikan penyelesaian sengketa medik yang adil dan sah serta memberikan perlindungan hukum bagi dokter dan pasien. Selain itu, kepastian hukum sengketa medis secara non litigasi dirumah sakit Penyelesaiannya memastikan bahwa semua pihak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengajukan bukti mereka.
Relevansi Konsep Silih Asih, Silih Asah, Silih Asuh dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Era Society 5.0 Mulyani, Noni; Koswara, Dedi; Darajat, Danan
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v5i4.484

Abstract

Indonesia, dengan keberagaman suku dan budaya, menghadapi tantangan besar di era globalisasi yang mengancam identitas dan nilai-nilai tradisional, terutama di kalangan generasi muda. Pengaruh budaya asing dan perkembangan teknologi sering kali menyebabkan masyarakat meninggalkan kearifan lokal demi modernitas. Kearifan lokal Sunda, yang tercermin dalam konsep Silih Asih, Asah, dan Asuh, menawarkan panduan berharga untuk menjaga karakter dan identitas budaya bangsa. Silih Asih menekankan pentingnya kasih sayang dan empati dalam hubungan sosial, Silih Asah mendorong saling mencerdaskan dan berbagi pengetahuan, sementara Silih Asuh menekankan pentingnya bimbingan dalam kehidupan. Konsep-konsep ini tetap relevan di era 5.0. Implementasi kearifan local dalam pendidikan dapat membantu membentuk generasi muda yang tangguh, berempati, dan adaptif di tengah tantangan global. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis kearifan lokal seperti Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh sangat penting untuk memastikan bahwa generasi mendatang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan emosional yang kuat. Melalui pendekatan ini, Indonesia dapat mempertahankan identitas budayanya sambil tetap beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Komunikasi Pembelajaran Efektif dalam Meningkatkan Karakter Siswa Raudatul Athfal Sunani, Eneng
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v5i4.485

Abstract

Peserta didik dapat membentuk karakter yang baik melalui komunikasi efektif yang diberikan oleh para pendidik. Karakter seseorang akan diwujudkan dalam bentuk perilaku sesuai dengan pendidikan atau pengalaman yang diterimanya. Dengan demikian, sangat penting diupayakan agar pendidikan dirancang secara sistemik, baik mengenai program, materi, media maupun kompetensi dari pendidik. Agar pendidikan karakter dapat berjalan efektif dan dapat diterima dengan sempurna maka harus dirancang strategi komunikasi yang tepat dalam pelaksanaan pendidikan karakter, Pembentukan karakter yang baik tidak hanya diberikan melalui komunikasi secara langsung, namun juga dapat melalui contoh berupa kebiasaan-kebiasaan baik yang diterapkan para pendidik di depan para peserta didik. Oleh sebab itu, hal ini menjadi menarik sehingga peneliti ingin melihat bagaimana guru melakukan komunikasi pembelajaran efektif dalam meningkatkan karakter siswa. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan komunikasi pembelajaran yang efektif serta meningkatkan karakter peserta didik hingga terjadi perubahan sikap, pandangan, maupun perilaku yang dilakukan dengan kesadaran sendiri. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif dengan cara pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mencakuap Pelaksanaan, dampak serta faktor pendukung komunikasi pembelajaran efektif dalam meningkatkan karakter siswa hingga terjadi memiliki kebiasaan positif yang akan terpatri untuk masa yang akan datang, dengan kerelaan, kesadaran diri dan senang hati.
Aspek Hukum dan Tantangan Etika Jurnalisik dalam Penyebaran Konten Viral di Era Digital: (Studi di Kabupaten Toboali, Bangka Selatan) Arifah, Arifah; Ashidiq, Abdul Rahman
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v5i4.486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum dan tantangan etika dalam praktik jurnalisme di Kabupaten Toboali, Bangka Selatan, dengan fokus pada penyebaran konten viral di era digital. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana jurnalis dan media mainstream beradaptasi dengan teknologi digital dan media sosial serta menerapkan kode etik jurnalistik dalam menghadapi informasi yang sering kali tidak terverifikasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan jurnalis, editor, pemilik media, dan tokoh masyarakat, serta observasi partisipatif untuk mendapatkan gambaran komprehensif tentang praktik jurnalisme di daerah tersebut. Analisis data dilakukan secara interaktif, melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jurnalis di Kabupaten Toboali menghadapi tantangan signifikan dalam menjaga integritas dan akurasi informasi di tengah kecepatan penyebaran konten viral yang tidak terverifikasi. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kesadaran hukum dan etika di kalangan jurnalis serta masyarakat, dan memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kepatuhan terhadap hukum dan etika jurnalistik dalam peliputan berita. Kesimpulannya, menjaga integritas jurnalistik dan mematuhi regulasi hukum adalah kunci untuk menghadapi tantangan informasi digital yang semakin kompleks.
Bias Islam Modernis dalam Pendidikan Akhlak: Studi Terhadap Naskah Pendidikan Budi Pekerti K.H. E. Abdurrahman Nugraha, Roni
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v4i6.494

Abstract

Degradasi akhlak telah menjadi isu penting sepanjang sejarah manusia, termasuk dalam diskursus Islam modernis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gagasan pendidikan budi pekerti E. Abdurrahman dalam konteks sosial-keagamaan Indonesia antara tahun 1950-1980. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan. Data dikumpulkan dari berbagai artikel E. Abdurrahman yang diterbitkan di majalah Risalah, at-Taqwa, dan Iber, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagasan pendidikan budi pekerti Abdurrahman berfokus pada pembinaan akhlak, pembinaan hati, serta kritik terhadap praktik bid'ah, takhayul, dan taklid. Kesimpulannya, gagasan Abdurrahman mencerminkan bias ideologi Islam modernis yang relevan dalam memperkaya pendidikan akhlak di kalangan masyarakat Muslim Indonesia
Pertanggungjawaban Hukum Pembukaan Rekam Medis Oleh Verifikator BPJS Kesehatan Dalam Rangka Pembayaran Klaim Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan Rianadita, Della; Nasser, Nasser; Maryani, Ani
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v5i5.491

Abstract

Fasilitas pelayanan dan dukungan keuangan merupakan bagian dari tanggung jawab negara untuk memenuhi jaminan kesehatan masyarakat. Sistem pelayanan kesehatan dirancang untuk memberikan kepastian hukum kepada pemberi dan penerima pelayanan kesehatan. Sistem jaminan sosial nasional yang diselenggarakan oleh BPJS didasarkan pada prinsip kemanusiaan, kemanfaatan, dan keadilan sosial bagi seluruh warga negara Indonesia. BPJS Kesehatan membiayai fasilitas kesehatan modern berdasarkan INA-CBG. Pembiayaan dari perspektif ini disebut case mix. Tujuan penyidikan adalah untuk mengetahui pertanggungjawaban hukum atas pengungkapan rekam medis oleh verifikator kesehatan BPJS terkait pembayaran klaim asuransi berdasarkan Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum preskriptif dengan menggunakan tipe deskriptif analitis. Penelitian ini menunjukkan bahwa rahasia medis terkait pengendalian mutu dan biaya pelayanan kesehatan dapat terungkap. Pengendalian mutu dilakukan melalui audit medis dan pengendalian biaya dilakukan melalui tinjauan penggunaan. Verifikator BPJS Kesehatan harus ahli di bidang medis, mempunyai wewenang untuk mengungkapkan rahasia medis, dan bersumpah untuk melakukan audit medis dan peninjauan aplikasi.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 6 (2022): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 5 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 4 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 5 (2020): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 4 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif More Issue