cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2026)" : 9 Documents clear
Sosialisasi Profesi Bidang Sistem dan Teknologi Informasi kepada Siswa SMK AL ISLAH Surabaya Susanto, Fajar Annas; Sulistiyani, Endang; Wulan, Tri Deviasari; Sofia, Ainin; Yuliana, Yuliana; Irwana, Galeh Aria
Indonesia Berdaya Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261498

Abstract

Pengenalan terhadap profesi di bidang Sistem dan Teknologi Informasi masih kurang dipahami oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Islah Surabaya, terutama dalam hal pemahaman mengenai jenis-jenis profesi yang ada, keterampilan yang dibutuhkan, dan peluang karir yang tersedia. Hal ini mengakibatkan terbatasnya wawasan siswa terkait prospek kerja di bidang Teknologi Informasi. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk mengenalkan berbagai jenis profesi di bidang Sistem dan Teknologi Informasi kepada siswa kelas 12 SMK AL ISLAH Surabaya, serta mempromosikan Program Studi S1 Sistem Informasi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) sebagai pilihan studi lanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai profesi di bidang Sistem dan Teknologi Informasi, serta ketertarikan yang lebih besar terhadap studi lanjut di bidang ini. Siswa juga memberikan respons positif terhadap materi yang disampaikan dan fitur demo website https://sarjanasiunusa.id/. Kesimpulannya, sosialisasi ini berhasil memberikan wawasan yang lebih baik mengenai profesi di bidang Teknologi Informasi kepada siswa SMK, serta berpotensi meningkatkan minat mereka untuk melanjutkan pendidikan di Program Studi Sistem Informasi UNUSA.
Pelatihan Pembelajaran Koding pada Komunitas Belajar Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Banjarbaru [Coding Learning Training at the Muhammadiyah Banjarbaru Elementary and Secondary Education (Dikdasmen) Learning Community] Utama, Agus Hadi; Qomario, Qomario; Rahman, Abdul; Dewantara, Brezto Asagi
Indonesia Berdaya Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261252

Abstract

The community service activity (abdimas) titled "Coding Learning Training for the Muhammadiyah Primary and Secondary Education Learning Community (Dikdasmen) Banjarbaru" was implemented as part of the 2025 PDWA program. This activity was designed to enhance teacher competencies in response to the new curriculum direction, which integrates coding and Artificial Intelligence (AI). The target participants were teachers associated with the Muhammadiyah Teachers Forum (FGM) in Banjarbaru. The effectiveness of the training was measured using quantitative methods (pre-test and post-test) and qualitative methods (satisfaction surveys). Quantitative results from 39 participants indicated a highly significant improvement in understanding, with the average score increasing from 68.5 (pre-test) to 88 (post-test). These findings were reinforced by qualitative feedback, which showed high levels of satisfaction regarding the material, instructor performance, and training methods. More than 80% of participants gave a rating of 4 or 5 (on a 1-5 scale) for key aspects such as material applicability, instructor competence, and hands-on practice sessions. Overall, this training successfully achieved its objectives, proving capable of measurably increasing teacher capacity and being well-received by the partner community. Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) dengan judul Pelatihan Pembelajaran Koding pada Komunitas Belajar Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Banjarbaru telah diselenggarakan sebagai implementasi program PDWA 2025. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi arah baru kurikulum yang mengintegrasikan pembelajaran koding dan Kecerdasan Artifisial (KA), sasaran guru yang tergabung dalam Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kota Banjarbaru. Efektivitas pelatihan diukur melalui metode kuantitatif (pre-test dan post-test) dan kualitatif (survei kepuasan). Hasil kuantitatif dari 39 peserta menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang sangat signifikan, di mana nilai rata-rata peserta meningkat dari 68,5 (pre-test) menjadi 88 (post-test). Hasil ini diperkuat oleh umpan balik kualitatif dari peserta, yang menunjukkan tingkat kepuasan sangat tinggi terhadap materi, kinerja pemateri, dan metode pelatihan yang digunakan. Mayoritas peserta lebih dari 80% memberikan nilai 4 atau 5 (skala 1-5) untuk aspek-aspek kunci seperti aplikabilitas materi, kompetensi pemateri, dan adanya sesi praktik langsung. Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya, terbukti mampu meningkatkan kapasitas guru secara terukur, dan diterima dengan sangat baik oleh komunitas mitra.
Training on Environmentally Friendly Technology for Processing Tofu Waste for MSMEs in Yogyakarta Sabila, Liya Yusrina; Amelia, Shinta; Evitasari, Rachma Tia; Fadhilla, Irvanda Cheza Noor; Yasa, Fakhra Kurnia; Fatikha, Ninda Nurul
Indonesia Berdaya Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261490

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) producing tofu play an important role in the national economy, but most of them have not properly managed their production waste, which has the potential to cause environmental pollution. This community service activity aims to implement a simple, effective, and sustainable tofu liquid waste treatment technology, as well as to enhance the human resource capacity of MSME partners in Yogyakarta to manage waste independently. The methods used include observation, in-depth interviews, questionnaires, and the implementation of four outreach sub-activities: (1) the hazards of tofu waste content, (2) wastewater quality standards, (3) wastewater treatment methods, and (4) Internet of Things (IoT)-based waste treatment technology. The results of the activity show that more than 80% of the partners have been educated about the dangers of waste, understand the correct treatment methods, and are able to use IoT technology to monitor waste parameters in real-time via smartphones. The impact of this community service is an increase in partners' awareness of environmental responsibility and their readiness to implement sustainable waste treatment technology.
Edukasi dan Pelatihan Tanaman Herbal, Teh Rosella Untuk Mengatasi Hipertensi (Darah Tinggi) di Masyarakat [Education and Training on Herbal Plants, Rosella Tea, to Treat Hypertension (High Blood Pressure) in the Community] Kurniawati, Darini; Irpiana, Irma; Kiptiyah, Mariyatul; Alfisah, Firda; Daud, Muhammad Alfian
Indonesia Berdaya Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261492

Abstract

Hypertension or high blood pressure is one of the non-communicable diseases that is the leading cause of premature death in the world, which if left untreated can trigger serious complications such as heart disease and stroke. One alternative non-pharmacological treatment that is starting to be widely developed in the community is the use of the herbal plant Rosella (Hibiscus sabdariffa). The objectives and focus of this activity are: Increase public knowledge about the dangers of hypertension, Provide education about the content of anthocyanin compounds in Rosella flowers that function as natural ACE-inhibitors and diuretics, Provide training on how to process dried Rosella flower petals into a safe brewed tea, and introduce the correct dosage to avoid side effects for the stomach. There was an 83,75% increase in public knowledge about complementary therapies after the counseling. The community is now able to independently process Rosella tea as a family health drink that is economical and effective in helping to maintain stable systolic and diastolic blood pressure. Abstrak. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian dini di dunia, yang jika tidak ditangani dapat memicu komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke. Salah satu alternatif pengobatan non-farmakologis yang mulai banyak dikembangkan di masyarakat adalah pemanfaatan tanaman herbal Rosella (Hibiscus sabdariffa). Tujuan dan fokus kegiatan ini adalah untuk: Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya hipertensi, Memberikan edukasi mengenai kandungan senyawa antosianin dalam bunga Rosella yang berfungsi sebagai ACE-inhibitor alami dan diuretik, Memberikan pelatihan cara pengolahan kelopak bunga Rosella kering menjadi teh seduhan yang aman dikonsumsi, serta mengenalkan dosis penggunaan yang tepat agar tidak menimbulkan efek samping bagi lambung. Terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai terapi komplementer sebesar 83,75% setelah dilakukan penyuluhan. Masyarakat kini mampu secara mandiri mengolah teh Rosella sebagai minuman kesehatan keluarga yang ekonomis dan efektif dalam membantu menjaga kestabilan tekanan darah sistolik dan diastolik.
Enhancing Elderly Health Cadre Capacity Through Church-Based Community Training for Early Detection of Non-Communicable Diseases in Southwest Papua Mustamu, Alva Cherry; Samaran, Elisabeth; Fabanyo, Rizqi Alvian
Indonesia Berdaya Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261495

Abstract

Non-communicable diseases remain a leading cause of morbidity among the elderly, particularly in underserved regions with limited access to preventive health services. This study aimed to evaluate the effectiveness of a church-based community training program in improving the capacity of elderly health cadres for early detection of non-communicable diseases in Southwest Papua. A participatory action research design with a one-group pre-test–post-test approach was applied to 17 cadres from seven congregations. The intervention consisted of interactive lectures, hands-on practice, and simulation using a structured training manual. The results showed a significant increase in knowledge scores from 54.1±12.3 to 86.5±8.7 (p
Kewenangan Penegakan Hukum Pidana Perikanan di Indonesia [Authority of Fisheries Criminal Law Enforcement in Indonesia] Taufik, Zahratul'ain; Nirmala, Atika Zahra
Indonesia Berdaya Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261512

Abstract

Fisheries criminal law enforcement is a vital instrument in maintaining the sustainability of national marine and fisheries resources, particularly in combating IUU Fishing. However, the construction of fisheries criminal law enforcement authority in Indonesia still faces overlapping authority among law enforcement agencies, which impacts coordination effectiveness and legal certainty in the investigation process of fisheries crimes. This study aims to analyze the construction of fisheries criminal law enforcement authority in Indonesia and examine the ideal arrangement of authority within the fisheries law enforcement system. This study is a normative legal research employing statutory and conceptual approaches. The results indicate that the construction of fisheries criminal law enforcement authority is formed by granting authority to multiple law enforcement institutions, namely Fisheries Civil Servant Investigators (PPNS Perikanan), the Indonesian National Police, and the Indonesian Navy. Nonetheless, this multi-institutional authority structure still leads to a disharmony of authority, weak inter-agency coordination, and unclear division of operational competence in law enforcement practices. Therefore, a restructuring of the authority framework is required through regulatory harmonization, clearer division of authority, and the strengthening of coordination mechanisms among law enforcement agencies to create an effective, integrated fisheries law enforcement system that provides legal certainty in combating IUU Fishing. Abstrak. Penegakan hukum pidana perikanan merupakan instrumen penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan nasional, khususnya dalam pemberantasan IUU Fishing. Namun demikian, konstruksi kewenangan penegakan hukum pidana perikanan di Indonesia masih menghadapi persoalan overlapping authority antarlembaga penegak hukum yang berdampak pada efektivitas koordinasi dan kepastian hukum dalam proses penyidikan tindak pidana perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi kewenangan penegakan hukum pidana perikanan di Indonesia serta mengkaji bentuk penataan kewenangan yang ideal dalam sistem penegakan hukum perikanan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi kewenangan penegakan hukum pidana perikanan dibentuk melalui pemberian kewenangan kepada beberapa institusi penegak hukum, yaitu PPNS Perikanan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan TNI Angkatan Laut. Namun demikian, pengaturan kewenangan yang bersifat multi-institusional tersebut masih menimbulkan disharmonisasi kewenangan, lemahnya koordinasi antarlembaga, dan belum jelasnya pembagian kompetensi operasional dalam praktik penegakan hukum. Oleh karena itu, diperlukan penataan ulang konstruksi kewenangan melalui harmonisasi regulasi, penegasan pembagian kewenangan, dan penguatan mekanisme koordinasi antarlembaga penegak hukum guna menciptakan sistem penegakan hukum perikanan yang efektif, terpadu, dan memberikan kepastian hukum dalam pemberantasan IUU Fishing.
Strengthening The Capacity of Tunggularum Hamlet Community, In Optimizing the Lemongrass Plants into Essential Oil Products Fitriani, Aprilia; Hidayah, Nurul; Sabila, Liya Yusrina; Fathurrahman, Haris Imam Karim
Indonesia Berdaya Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261501

Abstract

Tunggularum Hamlet, Wonokerto Village, Sleman Regency, has considerable potential in lemongrass cultivation, but its utilization remains limited to traditional uses such as seasoning and herbal drinks. This community service program aimed to strengthen community capacity in optimizing lemongrass into value-added essential oil products through socialization, training, and the provision of distillation equipment. The activities included discussions with partners, socialization on lemongrass essential oil processing and packaging, practical distillation training, and evaluation through questionnaires. The program involved lecturers, students, and approximately 20–25 community participants, predominantly women farmers and housewives. The results showed that the program positively improved participants’ knowledge, management skills, economic independence, and mindset regarding the business potential of lemongrass essential oil. Most participants reported sufficient knowledge improvement, slight increases in management capability and economic independence, as well as positive changes in their entrepreneurial mindset. In addition, participants highly appreciated the support provided by the community service team during the program. Overall, the program successfully enhanced community awareness and initial capacity in developing lemongrass essential oil businesses, although further mentoring and practical assistance are still needed to achieve sustainable economic impacts and stronger entrepreneurial readiness.
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Suku Pamona untuk Meningkatkan Literasi Digital di SDN 2 Tonusu Kabupaten Poso [Training on Creating Digital Comic Teaching Materials Based on Local Wisdom Pamona Tribe to Improve Digital Literacy at SDN 2 Tonusu Poso Regency] Nashrullah, Nashrullah; Hariana, Kadek; Lagandesa, Yun Ratna; Lapasere, Sisriawan; Alfulaila, Noor; Ratu, Bau; Deviyanti, Ida Ayu Putu Puja
Indonesia Berdaya Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261504

Abstract

To improve digital literacy at Tonusu 2 Public Elementary School in Poso Regency, a community service program was designed with a focus on training in the creation of digital comic teaching materials based on the local wisdom of the Pamona tribe. Local wisdom provides a strong foundation for developing teaching materials because it can connect learning to students' cultural contexts, making it more relevant and engaging. The main objective of this program is to improve digital literacy among teachers and students at Tonusu 2 Public Elementary School while strengthening local cultural identity. The first step was to conduct a series of intensive training sessions for Tonusu 2 Public Elementary School teachers in digital comic creation. This training involved teaching technical skills in using digital comic creation software as well as pedagogical approaches for integrating local wisdom into teaching material content. After the training, teachers were asked to apply the skills they learned by creating digital comics relevant to the daily lives and cultural values of the Pamona tribe. Furthermore, the digital comics created will be used in the learning process at SDN 2 Tonusu. Abstrak. Dalam rangka meningkatkan literasi digital di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tonusu, Kabupaten Poso, sebuah program pengabdian kepada masyarakat dirancang dengan fokus pada pelatihan pembuatan bahan ajar komik digital berbasis kearifan lokal suku Pamona. Kearifan lokal menjadi landasan yang kuat dalam pengembangan bahan ajar karena dapat mengaitkan pembelajaran dengan konteks budaya siswa, sehingga lebih relevan dan menarik minat belajar. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan literasi digital di kalangan Guru dan Siswa SDN 2 Tonusu sambil memperkuat identitas budaya lokal. Langkah pertama adalah menyelenggarakan serangkaian pelatihan intensif bagi guruguru SDN 2 Tonusu dalam pembuatan komik digital. Pelatihan ini melibatkan pengajaran keterampilan teknis dalam penggunaan perangkat lunak pembuatan komik digital serta pendekatan pedagogis dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam konten bahan ajar. Setelah pelatihan, guru-guru diminta untuk menerapkan keterampilan yang mereka pelajari dengan membuat komik digital yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai budaya suku Pamona. Selanjutnya, komik-komik digital yang telah dibuat akan digunakan dalam proses pembelajaran di SDN 2 Tonusu.
Pencegahan Adiksi Pornografi Secara Online Pada Remaja Melalui Program Sex Education [Prevention of Online Pornography Addiction in Adolescents Through the Sex Education Program] Monepa, Jane Mariem; Aryuni, Muthia; White, I Putu Fery Immanuel
Indonesia Berdaya Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261506

Abstract

This community service project is motivated by the urgent need to address the rising levels of online pornography addiction among adolescents. Technological advancements have led to an unstoppable flow of information, allowing teenagers easy access to pornographic content, which ultimately results in addiction. Furthermore, pornography addiction has serious repercussions on school performance, including lack of concentration, declining academic grades, increased violent behavior among youth, and various mental health issues. Therefore, this community service aims to provide understanding and raise student awareness regarding the prevention and impact of online pornography addiction. The target participants were students of SMP Negeri 4 Palu. The method used was a Sex Education program utilizing lecture and QA techniques. To measure the program's success, a pretest was conducted before the session, followed by a posttest afterward. The N-Gain score results indicate an increase in knowledge after the implementation of the Sex Education program. Abstrak. Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh adanya urgensi dalam penanganan adiksi pornografi secara online yang terus meningkat di kalangan remaja. Adanya kemajuan teknologi, mendorong arus informasi menjadi tidak dapat terbendung dan akibatnya banyak remaja dengan mudah mengakses konten-konten pornografi yang pada akhirnya mengakibatkan adiksi pornografi dikalangan remaja. Bukan hanya itu saja, adiksi pornografi yang terjadi mengakibatkan dampak yang serius bagi pelaksanaan Pendidikan di Sekolah diantaranya siswa menjadi kurang konsentrasi, penurunan nilai akademis, meningkatnya perilaku kekerasan di kalangan remaja dan terjadinya permasalahan yang berhubungan dengan Kesehatan mental remaja. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta meningkatkan kesadaran siswa terkait dengan pencegahan dan dampak yang diakibatkan oleh adiksi pornografi secara online. Target peserta dalam pengabdian ini adalah siswa SMP Negeri 4 Kota Palu dan Metode yang digunakan yaitu dengan melaksanakan program Sex Education dengan tehnik ceramah dan tanya jawab dimana sebagai tolak ukur untuk melihat keberhasilan program ini yaitu dengan melakukan pretest sebelum dilaksanakannya program Sex Education dan posttest yang dilakukan setelah dilaksanankannya Program Sex Education. Hasil N-Gain score menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilaksanakan program Sex Education.

Page 1 of 1 | Total Record : 9