cover
Contact Name
Zulfadhli
Contact Email
zulfadhli@utu.ac.id
Phone
+6285359854557
Journal Mail Official
marinekreatif@utu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan Universitas Teuku Umar Jln. Kampus Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo, Meulaboh 23615, Aceh Barat, Indonesia
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Marine Kreatif
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : 25812238     EISSN : 27456900     DOI : https://doi.org/10.35308/jmk.v4i1
Core Subject : Agriculture,
Marine Kreatif merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat, meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan kelautan dan perikanan dalam arti luas, meliputi: 1. Ilmu dan Teknologi Kelautan 2. Budidaya Perairan (Akuakultur) 3. Teknologi Perikanan Tangkap 4. Teknologi Hasil Perairan 5. Manajemen Sumberdaya Perairan 6. Sosial ekonomi perikanan dan kelautan
Articles 118 Documents
Pemanfaatan Potensi Lokal Perikanan Menjadi Produk Maning Crispy Untuk Peningkatan Minat Ber-UMKM Mutia, Cut Vilda; Darnisah, Darnisah; Amin, Debisal; Amelia, Puja; Jumirta, Jumirta; Linawati, Linawati; Ali, M Firdaus; Zuriat, Zuriat
Marine Kreatif Vol 9, No 1 (2025): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v9i1.10840

Abstract

Kampung Kuala Baru Sungai, sebuah desa pesisir di Kabupaten Aceh Singkil, memiliki potensi besar dalam sektor perikanan, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan ikan maning menjadi produk "Maning Crispy." Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta memperkuat perekonomian lokal. Metode pengabdian dilakukan dengan survey, dan pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat, terutama di kalangan ibu rumah tangga. Selain itu, program ini juga berhasil mengubah pandangan masyarakat tentang potensi UMKM sebagai sumber pendapatan yang stabil. Dengan adanya pelatihan pemasaran digital dan e commerce, diharapkan produk "Maning Crispy" dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Keberhasilan program ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di sekitar Kampung Kuala Baru Sungai untuk mengembangkan produk lokal mereka sendiri. Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk menjaga momentum ini dan memastikan keberlanjutan program dalam jangka panjang.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Pulau Balai Dalam Pemanfaatan Ikan Kembung Menjadi Olahan Nugget Pane, Kiki Candra; Ilham, Ilham; Irja, Mhd; Verona, Naza; Serly, Serly; Anggriani, Fitri; Safna, Safna; Irmawaty, Irmawaty; Rizal, Muhammad
Marine Kreatif Vol 9, No 1 (2025): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v9i1.10481

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Pulau Balai, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil dalam memanfaatkan potensi ikan kembung yang melimpah. Melalui metode Participatory Action and Learning System (PALS), kegiatan ini fokus pada pelatihan pembuatan nugget ikan kembung dan teknik pengemasannya. Hasil pengabdiannya menunjukkan peningkatan wawasan dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam mengolah ikan kembung menjadi produk bernilai jual tinggi. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapan nelayan, tetapi juga berkontribusi pada perbaikan gizi keluarga. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan dalam pemasaran digital karena kurangnya sumber daya dan infrastruktur. Kegiatan ini berhasil membuka peluang wirausaha bagi masyarakat pesisir dan menjadi langkah awal dalam diversifikasi produk perikanan lokal.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Buah Nipah Sebagai Bahan Baku Pembuatan Manisan Nipah Hartati, Rita; Syahputri, Veni Nella; Rahma, Endah Anisa; Nufus, Hayatun
Marine Kreatif Vol 9, No 1 (2025): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v9i1.11203

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Gampong Peunaga Rayeuk Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Daerah ini dikenal sebagai Kawasan penghasil buah nipah yang melimpah di Kabupaten Aceh Barat. Masyarakat Gampong Peunaga Rayeuk mayoritas bermata pencaharian petani, salah satunya petani nipah. Akan tetapi, buah nipah yang dipanen umumnya hanya dijual dan dibuat minuman nipah dengan persentase peminat yang masih rendah. Oleh karena itu, Untuk mengatasi masalah ini, tim PKM dari Universitas Teuku Umar memberikan pemberdayaan dan pelatihan tentang cara mengolah buah nipah menjadi manisan nipah yang memiliki nilai jual tinggi dan rasa yang nikmat. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahapan observasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah pemanfaatan buah nipah yang diolah menjadi manisan nipah berwarna yang dapat dijual dan dikonsumsi untuk kesehatan. Dampak positif dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan Masyarakat dan menjadi lebih mandiri dalam meningkatkan ekonomi keluarga 
Pemberdayaan dan Pelatihan bagi Kader Posyandu Ujung Kalak Aceh Barat terkait Nutri-PLAN Menu Berbasis Pangan Lokal sebagai Upaya Pencegahan Stunting Muhsin, Sri Wahyuni; Rinawati, Rinawati; Fadhillah, Radhi; Iskandar, Wardah; Fitri Siregar, Siti Maisyaroh; Rozi, Anhar; Febrina, Citra Dina
Marine Kreatif Vol 9, No 1 (2025): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v9i1.13047

Abstract

Data hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan bahwa prevalensi balita stunting di Indonesia sebesar 21,6%. Aceh adalah salah satu provinsi dengan prevalensi stunting yang tinggi, mencapai 31,2%, dan Aceh Barat termasuk kabupaten dengan angka stunting yang tinggi. Penanganan isu stunting pada balita sangat memerlukan pendekatan yang komprehensif serta melibatkan beragam sektor. Salah satunya adalah kader posyandu ikut andil dalam melakukan deteksi awal mengenai stunting. Potensi pangan lokal di desa Ujung Kalak bisa dimanfaatkan oleh para kader untuk pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang lebih bervariasi berbasis pangan lokal yang ada di desa sehingga perlunya keterampilan dalam pengolahan PMT berbahan baku lokal yang dapat mendukung dalam penanganan stunting. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberdayakan kelompok mitra di desa Ujung Kalak dalam upaya menurunkan angka stunting dengan meningkatkan pengetahuan kader mengenai penyusunan menu PMT dengan konsep Nurti-Plan Menu yaitu kader menyusun beberapa alternatif menu sesuai dengan standar isi piringku serta mengolah menu tersebut menjadi PMT yang bervariasi dengan menambahkan bahan baku pangan lokal. Hasil yang telah dicapai menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra tentang stunting serta keterampilan mitra dalam mengolah PMT dengan tambahan daun kelor yang menghasilkan produk seperti puding, nugget, dan churros.
Diversifikasi Produk Olahan Pangan Berbasis Bahan Baku Perikanan Bija, Stephanie
Marine Kreatif Vol 8, No 2 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i2.9686

Abstract

Diversifikasi produk olahan pangan berbasis bahan baku perikanan merupakan salah satu upaya penganekaragaman produk pangan yang berasal dari ikan dengan memperhatikan faktor gizi dan keamanan pangannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan masyarakat melalui pembuatan olahan-olahan produk diversifikasi perikanan. Mitra dari kegiatan PkM ini adalah ibu-ibu PKK Desa Tagul, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi dua tahapan, yaitu sosialisasi dan pelatihan. Diharapkan ibu-ibu PKK dapat mengolah sumberdaya ikan lokal menjadi produk makanan yang lebih bervariasi dan menarik untuk dikonsumsi, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakan melalui produksi olahan diversifikasi ikan. Kegiatan ini penting dilakukan untuk meningkatkan konsumsi produk perikanan, baik dari kualitas, kuantitas, hingga menambah nilai jual.
Utilisation of Gabus Fish (Channa striata) In The Making Of Noodles As A Source Of Health Food Wintah, Wintah; Kiswanto, Kiswanto
Marine Kreatif Vol 8, No 2 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i2.10505

Abstract

noodles are a fast food high in carbohydrates and low in omega-3 fatty acids. Therefore, using snakehead fish which contains albumin and essential amino acids, fats, especially essential fatty acids, minerals, especially zinc (Zn), and several vitamins such as vitamin A, vitamin B, omega-3 fatty acids, sodium, and phosphorus, is a new innovation to create high-nutrient noodles. This community service aims to educate the public about the importance of consuming healthy food, one of which is by utilizing snakehead fish as a nutritious food source. The method used is a direct practice of making snakehead fish noodles. 
Penerapan Bubu Ramah Lingkungan (Eco Trap) Sebagai Alat Tangkap Alternatif Bagi Nelayan Hiu di Lhok Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya Bahri, Samsul; Rizal, Muhammad; Hafinuddin, Hafinuddin
Marine Kreatif Vol 8, No 2 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i2.10604

Abstract

Kabupaten Aceh Barat Daya terletak pada sisi selatan dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Wilayah ini juga termasuk kedalam Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia No.78/KEPMEN-KP/2020. Salah satu potensi jenis ikan yang banyak ditemukan pada perairan tersebut adalah perikanan hiu. Hiu dikenal dengan ikan teritorial yang sangat erat hubungannya dengan habitat yang ditempatinya. Hal ini dikarenakan hiu menjadi predator puncak pada ekosistem terumbu karang sehingga sangat berperan sebagai penyeimbang sistem rantai makanan pada ekosistem terumbu karang. Masyarakat pesisir Aceh Barat Daya masih melakukan aktifitas penangkapan terhadap populasi hiu, padahal populasi beberapa jenis hiu saat ini mulai terancam karena eksploitasi berlebihan dan permintaan pasar yang tinggi. Dalam hal ini diperlukan upaya peralihan mata pencaharian bagi masyarakat pesisir susoh untuk tidak lagi menjadikan hiu sebagai target utama tangkapan nelayan, dengan tidak mengurangi pendapatan yang selama ini diperoleh oleh nelayan tersebut. Dalam mendukung pengembangan Marine Industry dibidang konservasi, dibutuhkan gagasan yang bersifat teknologi dan terbaru yang dapat digunakan oleh masyarakat umum secara efektif dan efesien. Salah satu alat tangkap alternatif yang bisa dimanfaatkan oleh nelayan hiu adalah bubu ramah lingkungan (Eco Trap). Eco Trap memiliki keunggulan dalam selektifitas dan efektifitas serta hasil tangkapan dengan nilai ekonomis yang tinggi. Kegiatan pengabdian akan dilaksanakan dengan tahapan survey lapangan, persiapan alat dan bahan, pembuatan kontruksi media bubu, aplikasi bubu ramah lingkungan, monitoring dan evaluasi serta pembuatan laporan kegiatan dan publikasi ilmiah. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) konservasi Lhok Susoh, Aceh Barat Daya.
Food Safety Education for Processing and Marketing Groups (Poklahsar) in East Lombok Regency Aini, Muslihuddin; Hurul'in, Ruhma Ruksalana
Marine Kreatif Vol 8, No 2 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i2.10147

Abstract

Food safety is a crucial aspect that must be considered in the production of processed foods to ensure the quality and health of products consumed by the public. East Lombok Regency has several Fish Processing and Marketing Groups (Poklahsar) that require capacity building through food safety training. This activity aims to provide understanding and skills to Poklahsar in three coastal villages, namely Sugian Village, Labuhan Haji Village, and Tanjung Luar Village, regarding good food safety practices. Through pre-test stages, material delivery, and post-test, this training is expected to enhance participants' knowledge of food safety and assist them in obtaining the necessary certification for product legality. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of food safety, which is an essential prerequisite for obtaining a Home Industry Food Production (PIRT) permit. This legality will support the broader market reach of Poklahsar products, both locally and nationally.

Page 12 of 12 | Total Record : 118