cover
Contact Name
Zulfadhli
Contact Email
zulfadhli@utu.ac.id
Phone
+6285359854557
Journal Mail Official
marinekreatif@utu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan Universitas Teuku Umar Jln. Kampus Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo, Meulaboh 23615, Aceh Barat, Indonesia
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Marine Kreatif
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : 25812238     EISSN : 27456900     DOI : https://doi.org/10.35308/jmk.v4i1
Core Subject : Agriculture,
Marine Kreatif merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat, meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan kelautan dan perikanan dalam arti luas, meliputi: 1. Ilmu dan Teknologi Kelautan 2. Budidaya Perairan (Akuakultur) 3. Teknologi Perikanan Tangkap 4. Teknologi Hasil Perairan 5. Manajemen Sumberdaya Perairan 6. Sosial ekonomi perikanan dan kelautan
Articles 118 Documents
Pencegahan Stunting dengan Pelatihan Pengolahan Ikan Lele melalui Fortifikasi Mikronutrien Berbahan Baku Lokal di Desa Ujung Kalak, Aceh Barat Muhsin, Sri Wahyuni; Rinawati, Rinawati; Fadhillah, Radhi; Iskandar, Wardah
Marine Kreatif Vol 8, No 1 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i1.10312

Abstract

Berdasarkan data (SSGI), prevalensi balita stunting di Aceh sangat tinggi yaitu sebesar 33.2 persen. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengurangi angka stunting salah satunya yaitu dengan meningkatkan edukasi mengenai kecukupan makanan untuk balita terutama terkait protein hewani. Upaya pencegahannya tidak hanya membutuhkan pemenuhan zat gizi makro saja tetapi juga dari gizi mikro, salah satunya dengan fortifikasi bahan pangan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai gizinya dan sebaiknya berbasis bahan pangan lokal. Salah satu jenis bahan pangan lokal yang dapat ditambahkan adalah daun kelor yang mengandung vitamin B6, Vitamin B2, Vitamin C, Vitamin A, Zat Besi (Fe) dan Magnesium. Potensi pembudidayaan ikan lele ini sangat besar sebagai pemberdayaan masyarakat di desa ujung kalak dalam hal keterampilan masyarakat dalam pembudidayaan ikan lele sehingga perlunya keterampilan dalam pengolahan ikan lele dengan fortifikasi mikronutrien berbahan baku lokal yang dapat mendukung dalam penanganan stunting. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memberdayakan kelompok mitra di desa Ujung Kalak agar dapat melakukan pengolahan ikan lele dengan ditambahkan bahan baku lokal. Hasil atau luaran yang sudah dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan mitra yaitu ibu-ibu PKK terkait stunting dan keterampilan mitra dalam mengolah ikan lele yang ditambahkan daun kelor sehingga menghasilkan produk berupa abon dan nugget.
Pembersihan Pantai Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Sampah Di Pesisir Pantai Ujung Karang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat Lisdayanti, Eka; Marlian, Neneng; Isbah, Faliqul; Zurba, Nabil; Lubis, Friyuanita; Najmi, Nurul
Marine Kreatif Vol 7, No 2 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i2.8898

Abstract

Produksi sampah plastik telah meningkat secara global dan juga terjadi peningkatan sampah plastik ke lingkungan pesisir dan laut. Limbah darat seperti sampah dapat mencemari pantai, perairan laut, sungai, muara dan danau. Pertambahan penduduk dan perubahan gaya hidup modern masyarakat Indonesia telah meningkatkan produksi sampah terutama di perkotaan. Sifat sampah plastik yang cenderung ringan, apung dan mudah terbawa arus, angin dan pasang surut berkontribusi terhadap penumpukan sampah disepanjang garis pantai. Hal ini menyebabkan semakin bertambahnya volume sampah plastik di pesisir Indonesia setiap tahunnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penggunaan sampah sekali pakai. Selain itu tujuan dari kegiatan kampanye atau sosialisasi ini adalah untuk mendorong masyarakat setempat menjadi penjaga lingkungan dengan melibatkan secara langsung dalam kegiatan pembersihan pantai. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan selama satu hari yaitu pada tanggal 18 Maret 2023, di pesisir Pantai Ujung Karang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Pendekatan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan adalah dimulai dengan kegiatan sosialisasi dan pelaksanaan kegiatan bersih pantai. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah tumbuhnya kesadaran penggunaan plastik sekali pakai, meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan serta terciptanya kerja sama berbagai pihak dalam pengelolaan sampah plastik khususnya di daerah pesisir dan laut.
Identifikasi terhadap preferensi ikan kayu terhadap kesukaan dan profil tekstur ikan kayu pada masyarakat Aceh Barat Sulaiman, Ismail; Irawan, Risnadi; Kamal, Mustafa; Ayunda, Hanif Muchdatul; Harmen, Hamdi; Idram, Irwansyah; Herlina, Eva
Marine Kreatif Vol 8, No 1 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i1.9308

Abstract

Aceh Barat merupakan salah satu kabupaten yang terletak di pinggir laut bagian Selatan Aceh, dengan posisinya yang menjadikan Aceh Barat bagian dari masyarakat nelayan. Garis pantai yang membentang panjang menjadikan laut sebagai tempat pencaharian masyarakat sebagai nelayan. Para nelayan yang melaut terkadang mendapatkan hasil tangkapan yang banyak dan terkadang hasil yang sedikit tergantung dari cuaca alam. Pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan ikan kayu atau olahan ikan menjadi ikan yang dikeringkan dan diolah menjadi diversifikasi makanan baru yang dikenal dengan ikan kayu oleh masyarakat Aceh. Namun proses pengolahan yang dilakukan dengan berbagai metode bahkan tingkat kesukaan konsumen juga berbeda beda. Pada pengabdian ini dilakukan identifikasi terhadap prefensi ikan kayu terhadap masyarakat khusus daerah Aceh Barat. Sampel yang digunakan sebanyak 96 responden yang berada di Meulaboh-Aceh Barat dan yang mengkonsumsi ikan kayu. Hasil dari pengabdian ini dari responden dengan umur 18 s.d 60 tahun dengan berbagai profesi. Hasil responden menunjukan 80% masyarakat Aceh Barat mengenal Ikan Kayu atau dikenal dengan ikan keumamah. 65 % masyarakat pernah makan ikan kayu, namun 32% ikan kayu bukan makanan yang utama.
Bimbingan Teknis Kultur dan Treatment Bahan Baku Lokal untuk Meningkatkan Kualitas Pakan Ikan pada Kelompok Rumah Produksi Pakan di Kabupaten Aceh Singkil Saputra, Fazril; Hendri, Afrizal; Diansyah, Sufal; Samuki, Khairul; Syahril, Alfis
Marine Kreatif Vol 7, No 2 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i2.8899

Abstract

Kabupaten Aceh Singkil merupakan salah satu provinsi di Provinsi Aceh dengan luas daerah 1.857,88 Km2. Kabupaten Aceh singkil terbagi dalam 11 Kecamatan yang terdiri dari dua wilayah yakni daratan dan kepulauan. Letak geografis Kabupaten Aceh Singkil berada pada posisi 2002’-2027’30” Lintang Utara dan 97004’-97045’00” Bujur Timur. Topografi Kabupaten Aceh Singkil mendukung untuk melakukan budidaya perikanan air tawar dan air laut. Selama ini untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan masyarakat kabupaten Aceh Singkil membeli pakan komersial dari wilayah Sumatera Utara, namun biaya yang ditawarkan sangat mahal. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membimbing teknis kultur dan treatment bahan baku lokal untuk meningkatkan kualitas pakan ikan pada kelompok rumah produksi pakan di Kabupaten Aceh Singkil. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah bimbingan teknis bahan baku lokal bagi kelompok rumah produksi pakan di Kabupaten Aceh Singkil. Program diawali dengan melakukan edukasi tentang konsep pemilihan bahan baku lokal pada pakan ikan, cara penggunaan bahan baku lokal pada pakan ikan, metode pemberian bahan baku lokal dan diakhiri dengan pelatihan cara budidaya ikan yang baik. Monitoring dan evaluasi juga akan dilakukan untuk melihat tingkat kemandirian pembudidaya ikan dalam mengaplikasikan ilmu dan teknologi yang telah diajarkan dan keberlanjutan program serta kendala-kendala selama program ini berlangsung. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah bimbingan teknis kultur dan treatment bahan baku lokal mampu meningkatkan pemahaman kelompok rumah produksi tentang kualitas pakan ikan.
Diversifikasi Produk Olahan Pangan Berbasis Bahan Baku Perikanan Abdiani, Ira Maya; Bija, Stephanie; Nurhikma, Nurhikma; Luthfiyana, Novi; Irawati, Heni; Simanjuntak, Ricky Febrinaldy; Rozi, Anhar
Marine Kreatif Vol 8, No 1 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i1.9789

Abstract

Diversifikasi produk olahan pangan berbasis bahan baku perikanan merupakan salah satu upaya penganekaragaman produk pangan yang berasal dari ikan dengan memperhatikan faktor gizi dan keamanan pangannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan masyarakat melalui pembuatan olahan-olahan produk diversifikasi perikanan. Mitra dari kegiatan PkM ini adalah ibu-ibu PKK Desa Tagul, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi dua tahapan, yaitu sosialisasi dan pelatihan. Diharapkan ibu-ibu PKK dapat mengolah sumberdaya ikan lokal menjadi produk makanan yang lebih bervariasi dan menarik untuk dikonsumsi, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakan melalui produksi olahan diversifikasi ikan. Kegiatan ini penting dilakukan untuk meningkatkan konsumsi produk perikanan, baik dari kualitas, kuantitas, hingga menambah nilai jual.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Rumah Ikan Buatan Dan Transplantasi Karang Kepada Masyarakat Nelayan Keude Susoh Di Pulau Gosong, Aceh Barat Daya Bahri, Samsul; Sarong, Muhammad Ali; Rizal, Muhammad; Hafinuddin, Hafinuddin; Irfannur, Irfannur; Pratama, Fajar Oza; Erijal, Erijal
Marine Kreatif Vol 8, No 1 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i1.9019

Abstract

Kabupaten Aceh Barat Daya di sisi selatan Samudera Hindia.  Wilayah ini memiliki potensi kelautan dan perikanan yang luar biasa mulai dari sumberdaya pesisir mangrove, dan keberadaan biota terancam punah yang dilindungi. Salah satu upaya rehabilitasi habitat karang yang banyak dilakukan adalah melalui pembuatan rumah ikan buatan dan penanaman karang. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari pembuatan media berupa rumah ikan buatan ramah lingkungan yang dikombinasikan dengan penanaman karang yang disebut dengan Eco Hybrid Shelter. Kegiatan dilaksanakan dengan tujuan sebagai upaya percepatan restorasi terumbu karang dan habitat ikan, mengedukasi masyarakat tentang aplikasi media rumah ikan yang efektif dan efesien dalam upaya restorasi ekosistem terumbu karang menggunakan media Eco Hybrid Shelter. Kegiatan dilaksanakan di desa Keude Susoh, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya pada bulan Desember 2023 hingga januari 2024. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah pembuatan media Eco Hybrid Shelter bersama masyarakat. Kontruksi media dibuat dengan susunan bambu yang masih menggunakan tulang besi dan pcor pemberat sebagai penyangga media. Kegiatan yang kedua adalah penenggelaman media Eco Hybrid Shelter di wilayah potensi perikanan pulau gosong. Media yang yang telah ditenggelamkan kemudian akan disusun secara horizontal oleh penyelam yang telah siap menggunakan alat selam. Kegiatan yang ketiga adalah penanaman terumbu karang pada media Eco Hybrid Shelter. Kegiatan yang ke empat adalah pengukuran awal terhadap donor karang yang telah ditanam pada media Eco Hybrid Shelter. Tujuannya untuk mengetahui tinggi awal pada masing-masing donor karang bercabang yang ditanam. Kegiatan pembuatan rumah ikan yang ramah lingkungan sejatinya berdamoak besar baik terhadap masyarakat nelayan pesisir dan lingkungan perairan. Dengan adanya rumah ikan demersal, maka akan dapat mengundang kehadiran ikan-ikan demersal yang bernilai ekonomis tinggi yang dapat dimanfaatkan oleh nelayan.
Pemanfaatan Buah Mangrove Sonneratia alba Sebagai Sirup Alami di Desa Lhok Bubon, Aceh Barat Salsabila, Farah; Gazali, Mohamad; Anggraini, Deri; Ropita, Ropita; Mardalena, Selvi; Alfarisi, Irnu; Syafitri, Rina; Zuriat, Zuriat
Marine Kreatif Vol 8, No 1 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i1.9790

Abstract

Mangrove memiliki banyak manfaat dan dapat dijadikan sebagai sumber pangan fungsional. Mangrove merupakan jenis tanaman dikotil yang hidup di habitat air laut dan air payau. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah untuk mentransferkan keterampilan dan pengetahuan dalam memproduksi sirup buah pedada (Sonneratia alba) kepada masyarakat pesisir Lhok Bubon Aceh Barat. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat meliputi sosialisasi, persiapan bahan baku, dan pelatihan kepada masyarakat pesisir di Lhok Bubon Aceh Barat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan melibatkan Wanita pesisir Lhok Bubon yang menghasilkan produk sirup buah pedada yang berasal dari mangrove S. alba. Outcomes yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah pemanfaatan secara berkelanjutan mangrove S. alba sebagai sirup alami yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.
Program Pengenalan Metode Ekstraksi Sargassum sp Sebagai Fitoimunostimulan Bagi Ikan Nila di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Ujong Batee, Aceh Besar Zuriat, Zuriat; Gazali, Mohamad; Syafitri, Rina; Zuraidah, Syarifah; Amarullah, T; Wahyuni, Sri
Marine Kreatif Vol 8, No 2 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i2.10247

Abstract

Alga cokelat Sargassum sp memiliki potensi untuk dapat dijadikan sebagai sumber pakan antiobiotik bagi komoditas budidaya ikan nila. Sargassum sp merupakan salah satu organisme laut yang tersebar pada zona intertidal pada kedalam 1-3 m yang masih tembus penetrasi Cahaya matahari. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah untuk memperkenalkan metode ekstraksi Sargassum sp sebagai fitoimunostimulan bagi ikan nila di Balai Perikanan Air Payau Ujong Batee, Aceh Besar. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat meliputi sosialisasi, penyerahan bahan baku Sargassum sp, dan pengenalan invensi paten sederhana dan hasil riset kepada stakeholder. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan melibatkan stakeholder memberikan dampak dan respon positif untuk meningkatkan produktivitas ikan nila (Oreochromis niloticus). Outcomes yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah implementasi paten sederhana berkaitan dengan metode ekstraksi Sargassum sp sebagai fitoimmunostimulan pada ikan nila (O. niloticus).
Sosialisasi Jenis Ikan Hiu Pari Yang Dilindungi Dan Eduksi Penanganan Hiu Pari Yang Tertangkap Di TPI Manggar Kota Balipapan Nurfadilah, Nurfadilah; Jailani, Jailani; Syahrir, Muhammad
Marine Kreatif Vol 9, No 1 (2025): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v9i1.11374

Abstract

Hiu dan pari di Indonesia menghadapi ancaman serius akibat penangkapan dan perdagangan yang berlangsung secara massif, salah satu penyebab keterancaman hiu pari karena ketidak tahuan nelayan akan status dan penanganan hiu pari yang tertangkap oleh nelayan. Oleh karena itu pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan sosialisasi jenis hiu pari yang dilindungi dan edukasi penangan hiu pari yang tertangkap. Pengabdian ini dilakukan pada 10-11 Oktober 2024 di Pemukiman nelayan di Manggar Kota Balikapapan. Metode yang digunakan dengan metode sosialisasi dan penyebaran informasi melalui poster dan buku penangganan hiu pari yang tertangkap. Hasil pengabdian ini didapatkan sebanyak 23% nelayan sangat memahami dan 75 % paham hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dan nelayan berkomitmen untuk ikut serta menjaga dan melestarikan hiu dan pari yang dilindungi. Hasil poster dan buku disebar di beberapa lokasi papan pengumuman di TPI Manggar dan kantor Desa/RT sebagai bahan infromasi bagi nelayan yang tidak ikut serta dalam kegiatan sosialisasi.
Pendampingan Pembesaran Kepiting Bakau Dengan Menggunakan Crab Ball Untuk Wadah Pembesaran Kepiting Di Kampung Petta Barat Kabupaten Kepulauan Sangihe Mose, Numisye Iske; Indriani, Yeni; Saselah, Jetti; Ulaan, Magdalin; Manganang, Yessi
Marine Kreatif Vol 9, No 1 (2025): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v9i1.10710

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam pembesaran kepiting bakau (Scylla spp.) menggunakan crab ball sebagai wadah pemeliharaan di Kampung Petta Barat, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Metode yang diterapkan mencakup pelatihan teknik budidaya, pengenalan alat crab ball, serta pendampingan secara langsung dalam praktik pemeliharaan. Hasil evaluasi menunjukkan partisipasi masyarakat dalam program ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam budidaya kepiting. Program ini juga berdampak positif terhadap pendapatan ekonomi masyarakat lokal. Diharapkan, hasil pengabdian ini dapat menjadi model pengelolaan budidaya kepiting yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir.

Page 11 of 12 | Total Record : 118