cover
Contact Name
Zulfadhli
Contact Email
zulfadhli@utu.ac.id
Phone
+6285359854557
Journal Mail Official
marinekreatif@utu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan Universitas Teuku Umar Jln. Kampus Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo, Meulaboh 23615, Aceh Barat, Indonesia
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Marine Kreatif
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : 25812238     EISSN : 27456900     DOI : https://doi.org/10.35308/jmk.v4i1
Core Subject : Agriculture,
Marine Kreatif merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat, meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan kelautan dan perikanan dalam arti luas, meliputi: 1. Ilmu dan Teknologi Kelautan 2. Budidaya Perairan (Akuakultur) 3. Teknologi Perikanan Tangkap 4. Teknologi Hasil Perairan 5. Manajemen Sumberdaya Perairan 6. Sosial ekonomi perikanan dan kelautan
Articles 118 Documents
Sosialisasi Dan Demonstrasi Pembuatan Pupuk Kompos Menggunakan Substrat Limbah Sedimen Tambak Pada Masyarakat Pesisir Omar Muktaridha; S Irhami; Agusriati Muliyana; Fitria Rahmayanti; Firza Hasibuan; Alfis Syahril; Citra Dina Febrina; Faliqul Isbah
Marine Kreatif Vol 7, No 1 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i1.7955

Abstract

Limbah sedimen tambak merupakan sisa pakan dan feses organisme air yang mengendap di dasar tambak selama proses budidaya berlangsung. Sedimen tersebut secara umum menjadi permasalahan besar dalam budidaya karena dapat mengeluarkan zat yang berbahaya bagi organisme air seperti amonia, nitrit/nitrat, dan lain-lain. Zat tersebut seyogyanya merupakan unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman, sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk tujuan tersebut. Pengomposan menggunakan limbah sedimen tambak sebagai bahan baku utama disertai limbah ampas tebu dan rumput basah telah dilakukan di Gampong Pasi Pinang, Meulaboh, Aceh Barat. Proses tersebut berlangsung melalui edukasi dan demonstrasi proses pengolahan pupuk kompos. Mayoritas peserta yang mengikuti memahami konsep dan pelaksanaannya dengan baik, sehingga dapat dilanjutkan secara berkesinambungan secara mandiri untuk mengelola limbah di sekitarnya. 
Sosialisasi Dan Partisipasi Anak Usia Sekolah Dalam Penanggulangan Pencemaran Sampah Laut Di Lokasi Wisata Pantai Tanah Merah Kecamatan Samboja, Kalimantan Timur Nurfadilah Nurfadilah; Muchlis Efendi; Moh. Mustakim; Auliansyah Auliansyah; Zidhan Muhammad Fahrurozi
Marine Kreatif Vol 7, No 1 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i1.7951

Abstract

Kalimantan Timur memiliki potensi wisata pantai yang sangat besar dintaranya daerah Pantai Tanah Merah yang menjadi objek wisaya masyarakat utamnya di daerah Kecamatan Samboja. Keindahan pantai ini tentunya tidak terhindar dari ancaman kerusakan lingkungan akibat pencemaran sampah, sehingga kegiatan pengandian kepada masyarkat ini dilakukan untuk mesosialisasikan ancaman dan bahaya sampah bagi objek wisata. Kegiatan ini meliputi sosialisasi sampah laut bagi anak sekolah usia 10-15 tahun dan 15-20 tahun, partisipasi anak usia sekolah dengan ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih pantai dan membaut plakat yang berisi larangan membuat sampah sebagai contoh sikap peduli linkungan wisata. Selain itu berdasarkan pengetahun anak usia sekolah <50% belum memehami menganai sampah laut dan jenis-jenis sampah laut namun 80% anak usia sekolah memiliki sikap untuk menjaga dan peduli terhadap lingkungan.
Edukasi Pengetahuan Ekologi Dan Pengembangan Infrastruktur Kepada Wisatawan Di Pantai Lhok Bubon, Aceh Barat Nabil Zurba; Edwarsyah Edwarsyah; Neneng Marlian; Mira Mauliza Rahmi; Friyuanita Lubis; Rinawati Rinawati; Rina Syafitri
Marine Kreatif Vol 7, No 1 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i1.7956

Abstract

Wisata telah menunjukkan perannya dalam mendukung perkembangan ekonomi di suatu kawasan di hampir setiap negara berkembang. Meskipun kegiatan wisata memberikan manfaat terhadap bidang pembangunan ekonomi, namun wisata juga berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kondisi ekologi. Hal ini didasarkan pada kegiatan wisata yang umumnya dikelola secara masif tanpa memperhitungkan secara detail keberlanjutan ekologi. Keberadaan hutan manggrove dikawasan Lhok Bubon yang semakin hari jumlahnya terus berkurang akibat pemanfaatan oleh masyarakat, selain akan mengurangi fungsi mangrove secara interaksi ekologis serta proses rantai makanan diperairan tentunya akan mempengaruhi kemampuan lingkungan dalam mendukung standar daya dukung terhadap wisata pesisir. Sehingga dikhawatirkan menurunkan minat wisatawan dalam berkunjung. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat sebagai pengelola dan wisatawan tentang pentingnya kelestarian hutan mangrove dan infrastruktur pendukung bagi kelestarian konektifitas interaksi kawasan Pantai Lhok Bubon. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di pantai Lhok Bubon, Kecamatan Samatiga, Kecamatan Aceh Barat. Pada tanggal 26 Februari 2022, Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar dengan jumlah peserta adalah 40 orang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang digunakan adalah metode penyuluhan. Materi yang diberikan berupa Teknik dalam merehabilitasi sumberdaya pesisir dan pengembangan infrastruktur yang baik dan benar serta efisien. Adapun strategi yang efektif yang dapat dilakukan untuk menjembatani kepentingan para pihak dalam pengembangan infrastruktur pada ekowisata yaitu dalam bentuk kolaborasi. Kolaborasi yang dibangun perlu memuat pandangan bersama dengan memperhatikan prinsip-prinsip keberlanjutan. Pemerintah perlu lebih proaktif untuk memfasilitasi kolaborasi pembangunan infrastruktur para pihak dengan mengutamakan keberpihakan terhadap pengetahuan ekologi.
Kelompok Usaha Abon Ikan Puput Griya Persemaian Kota Tarakan Ricky Febrinaldy Simanjuntak; Ira Maya Abdiani; Mohammad Fadnan Akhmadi; Stephanie Bija; Rukisah Rukisah; Dhimas Wiharyanto; Anhar Rozi; Randi Wahyu Andila; Siti Hawa; Jabaruddin Jabaruddin; Harinto Harinto
Marine Kreatif Vol 7, No 1 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i1.7952

Abstract

Ikan puput merupakan hasil tangkapan sampingan para nelayan di Perairan Juata Tarakan. Ikan puput yang tertangkap oleh nelayan hanya di banderol dengan harga berkisar Rp. 5.000/kg – Rp. 7.000/kg. Namun, dengan nilai ekonomis yang rendah ternyata Ikan puput memiliki kandungan protein yang tinggi dan cita rasa yang lezat. Melihat kondisi nilai jual harga Ikan puput yang rendah namun memiliki nilai kandungan protein yang tinggi maka, perlu adanya strategi khusus terkait pemanfaatan hasil tangkapan sampingan, yakni hilirisasi/diversifikasi. Hilirisasi/diversifikasi produk pengolahan berbasis bahan baku Ikan puput dengan melibatkan kelompok mitra penyedia bahan baku dan kelompok mitra pengolah bahan baku/produsen yang memanfaatkan bahan baku tersebut. Dimana, calon kelompok mitra target akan diberikan pengembangan tentang olahan produk pangan dalam bentuk abon ikan berbahan baku Ikan puput. Pengembangan olahan produk Abon Ikan puput tersebut akan disertai dengan penyuluhan terkait optimalisasi hasil tangkapan sampingan, aplikasi teknologi proses tepat guna terkait produksi abon kedepan dan analisa kandungan proksimat produk Abon Ikan puput serta nilai promosi dalam bentuk desain kemasan produk akhir Abon Ikan puput. Pengembangan olahan Abon Ikan puput diharapkan mempunyai nilai jual cukup tinggi dan memberikan feedback positif bagi calon mitra penyedia bahan baku dan calon mitra pengolah bahan baku.
Diversifikasi Olahan Makanan Berbasis Ikan Menjadi Produk Kaki Naga Bagi Ibu-Ibu Nelayan Desa Aron Tunggai Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan T. Mauliyanda; Salman Salman; Syarif Ramadi; Uswatun Hasanah
Marine Kreatif Vol 7, No 1 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i1.7957

Abstract

Progam Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah partisipasi dan motivasi ibu-ibu nelayan dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan teknis pengolahan ikan yang berbasis sumber daya lokal. Tujuan khususnya adalah meningkatkan keterampilan bagi ibu-ibu nelayan dalam teknis diversifikasi produk olahan ikan salah satunya adalah kaki naga yang dapat dikembangkan menjadi salah satu usaha yang dapat mendatangkan pendapatan dan nilai tambah keluarga.  Sasaran kegiatan ini di arahkan pada kelompok wanita kaum ibu-ibu nelayan. Metode yang di gunakan dalam kegiatan ini di mulai dengan melakukan penyuluhan pentingnya diversifikasi produk olahan ikan, dengan menjelaskan materi tentang macam-macam diversifikasi, pelatihan dan pendampingan pembuatan kaki naga ikan. melakukan praktek pembuatan kaki naga dari ikan tongkol, evaluasi dan pengemasan. Pembuatan kaki naga dari ikan tongkol akan menjadi alternatif pendapatan dan menambah nilai ekonomi masyarakat Aron Tunggai dengan bahan baku dan proses produksinya yang murah dan praktis. Hasil evaluasi dari kegiatan pelatihan dan praktek sampai pengemasan nya, ibu-ibu di desa Aron Tunggai sangat antusias dalam membuat produk kaki naga dan menciptakan rasa yang baru dan enak, dan ingin membuat produk olahan tersebut di rumah masing-masing dan pengembangan produk olahan perikanan untuk meningkatkan nilai ekonomi keluarga, dan mau menjadikan produk ini sebagai bentuk usaha dan berwirausaha.
Pengenalan Trash Fish sebagai Pakan Potensial Kepada Pembudidaya Ikan Lele Sangkuriang di Gampong Ujong Drien Kabupaten Aceh Barat Zuriat Zuriat; Eri Safutra; Afrizal Hendri; Mohamad Gazali; Khairul Samuki
Marine Kreatif Vol 7, No 1 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i1.7953

Abstract

Pakan dalam bisnis ikan lele sangkuriang size konsumsi menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh para pembudidaya ikan lele di desa (gampong) Ujong Drien Kabupaten Aceh Barat. Hasil diskusi dengan pembudidaya setempat, didapatkan informasi bahwa dari awal tebar hingga panen (tiga bulan) semua pembudidaya menggunakan pakan (pelet) komersil dan setelah dianalisis didapatkan data bahwa jika dibandingkan harga jual ikan lele konsumsi ditingkat pembudidaya (Rp.23.000/kg) dengan total pakan yang dihabiskan (FCR: 2, harga pakan Rp.10.000/kg), pembudidaya hanya mendapatkan profit Rp.3.000/kg. Dengan demikian dapat diartikan para pembudidaya belum mendapatkan profitabilitas yang optimal dari bisnis ini. Keuntungan pembudidaya yang relatif kecil diduga karena mahalnya harga pakan komersil saat ini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profitabilitas mitra dalam bisnis ikan lele dengan memanfaatkan potensi sumberdaya lokal yaitu memanfaatkan ikan rucah (trash fish) dalam pembesaran ikan lele untuk jangka panjang. Hal ini karena kondisi geografis gampong yang merupakan wilayah pesisir sehingga ketersediaan bahan baku lebih terjamin disamping harga yang terjangkau/kg. Adapaun metode pelaksanaan kegiatan adalah edukasi, demostrasi dan diskusi terbuka antara pengusul dan peserta 12 orang. Kegiatan pengabdian ini telah memberikan manfaat kepada mitra seperti pengetahuan baru, meningkatkan keterampilan dan mendapatkan penghasilan lebih dalam bisnis ikan lele. Manfaat ekonomi yang dirasakan setelah kegiatan yaitu didapatkan nilai FCR selama pembesaran adalah 4, harga ikan rucah Rp.4.000/kg dan pembudidaya mendapatkan profit Rp.7.000/kg. Dengan demikian trash fish dapat dijadikan solusi dalam menekan cost pakan selama pembesaran ikan lele di wilayah pesisir.
Efektivitas Informasi Ekosistem Pulau Seurudong Aceh Selatan Sebagai Peningkatan Komunikasi Pada Masyarakat Pesisir Friyuanita Lubis; Nurul Najmi; Eka Lisdayanti; Muhammad Arif Nasution
Marine Kreatif Vol 7, No 1 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i1.7958

Abstract

Ekosistem perairan di Aceh Selatan Pulau Seurudong dimanfaatkan masyarakat sebagai salah satu tempat wisata alam yang memiliki pemandangan yang indah. Lokasi ini juga dikelilingi pulau-pulau kecil. Adanya aktivitas tersebut memungkinkan terjadinya pencemaran dan pemanfaatan sumberdaya perairan yang berlebihan. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yaitu peningkatan informasi masyarakat terkait potensi dan mendukung aspek lingkungan pesisir. Berdasarkan hasil pengamatan dari responden, komunikasi langsung kepada masyarakat dan pemberian informasi melalui flyer menunjukkan tingkat pemahaman rerata 75%. Hal ini artinya dapat memberikan efektivitas yang optimal. Kemampuan komunikasi juga terwujud terhadap masyarakat maupun pemuda sekitar. Diharapkan adanya pemberian informasi ini tidak hanya dapat membawa atensi kepada masyarakat pesisir tetapi kepada pemerintah dan stakeholder dalam mendukung tujuan pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan yang berkelanjutan. Penerapan informasi ini dapat dijadikan sebagai pengetahuan dasar yang dipalikasikan untuk diri sendiri atau masyarakat.
Pelatihan Teknologi Budikdamber (Budidaya Ikan Dalam Ember) Sebagai Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat Di Desa Babul Makmur, Kecamatan Simeulue Barat Fazril Saputra; Muhammad Rizal; Hafinuddin Hafinuddin; Ikhsanul Khairi; Muhammad Agam Thahir; Burhanis Burhanis; Zulfadhli Zulfadhli; Muhammad Arif Nasution
Marine Kreatif Vol 7, No 1 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i1.7954

Abstract

Desa Babul Makmur merupakan salah satu desa di Kecamatan Simeulue Barat dengan luas daerah 7,07 Km2atau 1,58% dari total Kecamatan Simeulue Barat. Topografi Desa Babul Makmur mendukung untuk melakukan kegiatan budidaya perikanan dan budidaya pertanian. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan teknologi budikdamber (budidaya ikan dalam ember) sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di Desa Babul Makmur. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode edukasi dan bimbingan teknis teknologi budikdamber. Program diawali dengan melakukan edukasi materi teknologi budikdamber dan diakhir dengan bimbingan teknis cara membuat teknologi budikdamber. Monitoring dan evaluasi juga dilakukan untuk melihat kemampuan masyarakat dalam membuat teknologi budikdamber dan keberlanjutan program serta kendala-kendala yang dialami selama kegiatan ini berlangsung. Hasil dari kegiatan ini adalah penggunaan teknologi budikdamber mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Babul Makmur untuk melaksanakan budidaya ikan dan budidaya tanaman dalam ember dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
Upaya Mitigasi Bencana Abrasi di Pantai Peunaga Melalui Penanaman Mangrove Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Sri Wahyuni; Eka Lisdayanti; Dafit Gunawan; Asri Mursawal; Hayatun Nufus; Rahmawati Rahmawati; Rudi Hermi; Alaudin Alaudin; Roni Arif Munandar; Muhammad Rizal
Marine Kreatif Vol 7, No 1 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i1.7959

Abstract

Mangrove merupakan tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pencegah abrasi dan pemecah gelombang. Aksi penanaman mangrove dilakukan oleh mahasiswa dan dosen sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat dengan tujuan sebagai bentuk upaya mitigasi abrasi. Pengabdian ini dilakukan pada Bulan November 2022 di Desa Peunaga, Aceh Barat. Penanaman mangrove ini menggunakan 100 bibit, dengan menggunakan jarak masing-masing bibit berjarak 4 x 2 m. Secara umum kegiatan ini dimulai dengan 1) pemaparan singkat mengenai kegiatan yang akan dilakukan, 2) memilih bibit yang layak untuk digunakan, 3) membentang jarak untuk bibit mangrove ditanam, 4) Pelepasan polybag bibit, 5) pembuatan lubang, 6) Penanaman bibit. Harapan kedepan, penanaman mangrove ini bisa menjadi cikal bakal mitigasi abrasi yang terjadi di Desa Peunaga.
Perancangan Mesin Pemberi Pakan Otomatis Berbasis Iot (Internet of Things) Untuk Budidaya Ikan Sebagai Solusi Keamanan Pangan Dan Pemanfaatan Energi Berkelanjutan Ichsan Setiawan; Sarwo Edhy Sofyan; Taufiq Saidi; Lulusi Lulusi; Yusria Darma; Said Amir Azan; Ikramullah Ikramullah; Akram Tamlicha; Iskandar Hasanuddin; Syarifah Meurah Yuni
Marine Kreatif Vol 7, No 2 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i2.8592

Abstract

Budidaya perikanan berperan penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Namun, tantangan seperti pengelolaan jadwal pemberian pakan yang teratur dan efisien masih dihadapi oleh pelaku budidaya ikan di Aceh. Dalam konteks ini, sebuah solusi diusulkan melalui perancangan mesin pemberi pakan otomatis berbasis IoT. Mesin ini memungkinkan pengawasan dan pengaturan jarak jauh terhadap pemberian pakan, yang tidak hanya mengurangi intervensi manusia tetapi juga membantu meminimalkan pemborosan pakan dan memastikan pemberian pakan yang tepat waktu. Dengan tambahan panel surya, mesin ini mampu menghasilkan energi sendiri, mendukung pemanfaatan energi terbarukan. Solusi ini memanfaatkan model manufaktur efisien dan mampu mengatasi kendala pertumbuhan ikan yang terganggu akibat pengelolaan pakan yang tidak teratur. Selain manfaat langsung bagi hasil panen ikan, produk ini juga dapat meningkatkan pendapatan nelayan mitra. Melalui langkah-langkah seperti pengajuan hak kekayaan intelektual dan pemantauan oleh tim pengusul, diharapkan produk ini dapat berkontribusi pada ketahanan pangan dan berkelanjutan di Aceh. 

Page 9 of 12 | Total Record : 118