cover
Contact Name
Aldila Wanda Nugraha
Contact Email
aldilanugraha89@gmail.com
Phone
+6281249651421
Journal Mail Official
aldilanugraha89@gmail.com
Editorial Address
Universitas Bhinneka PGRI Jl. Mayor Sujadi Timur. No.24, Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kode pos 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA
ISSN : -     EISSN : 27209458     DOI : doi.org/10.29100
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA menyajikan hasil penelitian yang berkenaan dengan bidang kajian fisika, kimia, biologi, dan penerapan IPA atau sains dalam pendidikan. Jurnal diterbitkan 2 kali setahun (Januari dan Juli).
Articles 304 Documents
ANALISIS MISKONSEPSI BERBANTUAN CRI (CERTAINTY OF INDEX) DALAM MODEL PEMBELAJARAN DIFFERENSIASI PADA SISTEM PERNAPASAN MANUSIA Anita Anita; Billyardi Ramdhan; Setiono Setiono
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4414

Abstract

Tujuan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui kesalahpahaman siswa dan menjelakan alasan mereka munculnya kesalahpahaman material tentang sistem pernapasan manusia. Penelitian ini termasuk ke dalam metode penelitian kuantitatif diikuti 21 peserta didik kelas VIII di salah satu sekolah di Kabupaten Sukabumi. Instrumen yang digunakan adalah two tier test disertai dengan CRI (Certainty of Index), respon siswa pada model pembelajaran differensiasi berbasis multiple intelligences. Hasil penelitian menunjukan siswa memiliki miskonsepsi terhadap materi sistem pernapasan yang terdiri dari stuktur organ serta fungsinya, mekanisme dan penyakit pernapasan pada manusia 36,90%, adapun ketika di kelompokan menjadi 3 kelompok menjukan peserta didik mendapatkan miskonsepsi pada anak kinestetik 37,50%, anak linguistik 37,50% dan anak visual 35,42%. Kesimpulan dari hasil pembahasan ini faktor yang menyebabkan miskonsepsi terjadinya kesalahpahaman adalah peserta didik beragumentasi dengan keyakinannya sendiri, dan metode pengajaran.
PENGARUH PEMBELAJARAN IPA DENGAN PENDEKATAN KETRAMPILAN PROSES BAGI SISWA SMP N 1 KOTAGAJAH Erni Mariana; Kusuma Wardany; Ayang Kinasih; M. Khoirudin
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i2.5114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi beberapa aspek, yaitu: 1) Menganalisis perbedaan dampak antara penerapan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen dan demonstrasi terhadap pemahaman konsep siswa pada materi Usaha. 2) Mengidentifikasi perbedaan dampak antara tingkat keadaan awal siswa yang tinggi, sedang, dan rendah terhadap pemahaman konsep pada materi Usaha. 3) Mengevaluasi apakah ada interaksi dampak antara pendekatan ketrampilan proses dan tingkat keadaan awal siswa terhadap pemahaman konsep pada materi Usaha. Metode penelitian ini melibatkan pemberian perlakuan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen pada kelompok eksperimen, sementara kelompok kontrol menerima perlakuan pendekatan ketrampilan proses melalui metode demonstrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ketrampilan proses melalui metode eksperimen memberikan dampak positif pada ketrampilan proses sains siswa kelas VII A dan VII B di SMP N 1 Kotagajah. Rata-rata nilai siswa yang menjalani pembelajaran dengan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen mencapai 18,50, melebihi rata-rata siswa yang menggunakan metode demonstrasi sebesar 16,06. Temuan ini menandakan bahwa pembelajaran dengan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen lebih efektif dalam mempengaruhi ketrampilan proses sains siswa kelas VII dibandingkan dengan metode demonstrasi. dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran IPA dengan pendekatan keterampilan proses sains terhadap siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kotagajah. Oleh karena itu, disarankan agar siswa diberikan latihan yang lebih intensif untuk mengembangkan keterampilan proses sains selama pembelajaran.
EFFECT PICTURE AND PICTURE MODELS ASSISTED BY PUZZLE ON COGNITIVE LEARNING OUTCOMES STUDENT KINGDOM ANIMALIA MATERIAL AT SMPN 20 BENGKULU Tyas Yuliani Putri; Irwan Satria; Erik Perdana Putra
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4253

Abstract

The purpose of this research is to ascertain whether or not puzzle media may improve students' cognitive learning results when used in conjunction with the image and picture model. A quasi-experimental study with a pre- and post-test control group design was conducted. Twenty-nine pupils made up the study's sample. They engaged in systematic stumbling in order to sample properly. The 15 multiple-choice questions on the pretest and posttest provided the raw material for this study. The SPSS 26.0 application was used to conduct a t-test analysis in the two groups. The data analysis revealed that the average value of class VII students' cognitive learning outcomes using the picture and picture model assisted by puzzle media was higher than the average value of students' cognitive learning outcomes using the conventional model, coming in at 84 77.34. When the t-test is performed at the 5% level of significance, a result of Sig. (2-tailed) 0.05 or 0.030 0.05 indicates that H0 is rejected and Ha is accepted. This demonstrates that the cognitive learning results of class VII pupils in the kingdom animalia content at SMPN 20 Bengkulu City are significantly influenced by the use of the image and picture models supplemented by media puzzles.
DEVELOPMENT OF E-MODULE WITH PROBLEM-BASED LEARNING MODEL ON HUMAN DIGESTIVE SYSTEM MATERIALS AT SMPN CITY OF BENGKULU Sri Widia Astuti; Sukarno Sukarno; Meirita Sari
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i2.4658

Abstract

This research is a type of ADDIE model development research aimed at developing e-modules based on problem-based learning models. The percentage of achievement of the feasibility analysis results is 80.6% for material experts, 97.3% for linguists, and 95% for media/design experts that the product is suitable for use. The response results showed "very practical" criteria with an average percentage of students in the initial trial of 87.6%, operational trial students of 87.34%, and science education teachers of 90%. The calculation of the paired sample t-test with a significance level of 0.05 and degrees of freedom (df) = 29 obtained a sig value. (2-tailed) 0.000 0.05 and tcount = 20.239 and ttable = 2.045, the average pretest score was 48.6 and the posttest showed a higher average score of 86.5 which resulted in very “effective criteria”.  The null hypothesis (H0) is rejected and (Ha) is accepted because tcount is greater than ttable. This means that students who use e-modules get better learning outcomes. The findings of this study indicate that the e-module created has been successfully used as a student learning resource on human digestive system material to support the teaching and learning process at SMP Negeri Kota Bengkulu.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI TUBUH MAKHLUK HIDUP BERDASARKAN KURIKULUM MERDEKA DAN PENDEKATAN SAINTIFIK SISWA SMP KELAS VIII Muhamad Amrul Wafa; Rahyu Setiani
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i2.4509

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru yang diterapkan pada bidang pendidikan di Indonesia. Dalam penerapan kurikulum merdeka dibutuhkan suatu bahan ajar serta pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan peserta didik untuk menyampaikan materi pembelajaran. Pada mata pelajaran IPA di SMPN 1 Boyolangu dalam menyampaikan pembelajaran di kelas masih menggunakan bahan ajar kurikulum 2013, dimana guru membutuhkan 2 bahan ajar kurikulum 2013 untuk menyampaikan matari dalam satu Capaian Pembelajaran. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti mengembangkan bahan ajar berdasarkan kurikulum merdeka dan pendekatan saintifik materi struktur dan fungsi tubuh makhluk hidup pada kelas VIII. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation) dalam mengembangkan produk bahan ajar. Berdasarkan hasil penelitian produk bahan ajar ini memperoleh nilai kevalidan dan kepraktisan yang tinggi, produk bahan ajar ini memperoleh rata-rata nilai kevalidan dari ahli materi sebesar 83% dengan kriteria “Sangat Valid” dan memperoleh rata-rata nilai sebesar 86,36% dengan kriteria “Sangat Valid” untuk nilai validasi ahli media. Sedangkan pada penilaian kepraktisan guru dan peserta didik memperoleh nilai rata-rata sebesar76,1% dengan kategori “Praktis”. Dengan demikian Bahan Ajar materi struktur dan fungsi tubuh makhluk hidup berdasarkan kurikulum merdeka dan pendekatan saintifik ini layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran IPA di kelas.
MODEL-MODEL PEMBELAJARAN UNTUK ERA PASCA PANDEMI Annisa Isro'ul Utami; Achmad Ali Fikri; Fitalia Rohmawati; Wahyu Indah Sari
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.2581

Abstract

Pandemi COVID-19 telah merevolusi setiap aspek kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Salah satunya pada bidang pendidikan yang termasuk salah satu sektor vital yang terdampak oleh pandemi ini. Tatanan baru di masa pandemic covid-19 mengakibatkan perubahan di semua kehidupan termasuk sector Pendidikan. Salah satunya beberapa model pembelajaran yang yang sudah di persiapkan oleh pendidikan dalam menghadapi pembelajaran era pasca pandemi. Penelitian ini mendeskripsikan model-model pembelajaran untuk era pasca pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model mana yang sesuai diterapkan untuk era pasca pandemi. Untuk mendeskripsikan hal tersebut, penulis menggunakan metode studi literatur dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan model analisis data Miles   Huberman. Pada penelitian studi literatur ini penulis menggunakan berbagai sumber referensi seperti artikel jurnal nasional dan internasional, buku dan sumber berita yang relevan. Hasil penelitian yang diperoleh dengan menggunakan studi literatur menunjukkan bahwa model-model pembelajaran sesuai untuk era pasca pandemi.
KETERAMPILAN METAKOGNITIF PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA Fitri Fatimah; Sistiana Windyariani; Setiono Setiono
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4382

Abstract

This study aims to determine the metacognitive skills of students using the experiential learning model on the subject of the human respiratory system. The research method used is Quasi Experiment with Non-Equivalent Control Group Design. The research population used in this research series was students at MTs Nurul Huda in the Sukabumi district, the experimental class numbered 20, and the control class had the same number, namely 20 students. Taking the two sample classes was carried out using a purposive sampling method. The research instrument used a metacognitive skills questionnaire; several tests were used, including the N-Gain, normality, homogeneity, and hypothesis testing. The results showed a difference in the mean and N-gain values of the scores obtained by the two research classes. It was shown that the experimental class had a higher average score of 86 than the control class of 76. While the N-Gain value of the experimental class was 0.33 can be categorized as moderate, and the control class 0.30 is categorized as low. Besides that, based on hypothesis testing on the independent sample t-test, it shows a 2-tailed sig value. of 0.000 which means H0 is rejected and H1 is accepted. So it can be concluded that applying the Experiential Learning model affects improving students' metacognitive skills in the subject of the human respiratory system.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR SISWA PADA MATERI PESAWAT SEDERHANA Ardita Ardita; Mursalin Mursalin; Masra Latjompoh; Dewa Gede Eka Setiawan; Muhammad Yusuf
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i2.5280

Abstract

Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir siswa pada materi Pesawat Sederhana. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Mootilango. Kemampuan peserta didik diukur menggunakan Indikator Taksonomi SOLO. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, eksprerimen semu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar tes. Hasil penelitian yang didapatkan Kemampuan Berpikir peserta didik setelah diajarkan menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Materi Pesawat Sederhana menyatakan: Kemampuan berpikir peserta didik pada level Unistruktural dengan persentase 58,75%, termasuk dalam kriteria baik. Kemampuan berpikir peserta didik pada level  Multistruktural dengan persentase 40%, termasuk dalam kriteria cukup baik. Kemampuan berpikir peserta didik di level Relasional dengan persentase 1,25%, termasuk dalam kriteria kurang. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan kemampuan berpikir peserta didik sebagian besar masih berada pada tingkat rendah, kemudian diikuti peserta didik yang berkemampuan sedang, peserta didik yang berkemampuan tinggi.
DENTAL X-RAY RADIATION EXPOSURE IN RADIOPROTECTION CASES AND DENTAL IMAGES REPEATABILITY FACTORS Asmiati Amir; Muhammad Yunus; Septiana Kurniasari; Citron Supu Payu
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.5123

Abstract

This research was carried out using a literature review method to determine radioprotection cases and repeatability factors of dental images on dental X-rays. Determination of the repeatability factor for dental photographs using data over three months obtained at Rajawali Citra Hospital, RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo, and RSUD Muntilan Magelang. Case A, case B, and case C produce high percentage values. This is because dental practitioners consider the provision of protection in reducing the scattered dose of dental X-rays for patients to be often overlooked. Determination of X-ray radiation exposure given by a radiographer does not have significant differences for each patient, such as thin, standard, and obese. Meanwhile, the data on the percentage value of repetition of dental images exceeds the Minimum Hospital Service Standard indicator limit by the Decree of the Minister of Health Number 129 of 2008 concerning the incidence of X-ray service failure, which has a photo failure standard of ≤ 2%. The highest position factor was obtained at Hospital-2 at 75%, and the lowest was obtained at Hospital-1 at 50%. Meanwhile, the highest exposure factor was obtained at Hospital-1 at 39% and the weakest at Hospital-2 at 25%. Position errors made by the radiographer cause position factors, and exposure errors are caused by exposure factors that are too high or low.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TEMA PEMANFAATAN GELOMBANG DALAM KEHIDUPAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Nurul Kholisoh; Lukman Nulhakim; Liska Berlian
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4361

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan efisiensi e-LKPD berbasis inkuiri terbimbing tema pemanfaatan gelombang dalam kehidupan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan (Research and Development) dengan model penelitian berdasarkan prosedur pengembangan yang dikembangkan oleh Sugiyono yang dimodifikasi berdasarkan kebutuhan peneliti yang dibatasi hanya pada tahap uji coba terbatas. Instrumen yang digunakan  lembar angket ahli untuk uji kevalidan dan lembar angket respon siswa untuk mengukur tingkat efisiensi produk. Data analisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan tingkat kevalidan secara keseluruhan hasil  rata-rata sebesar 88,3% dengan kategori ”Sangat Valid” hal tersebut berdasarkan validasi ahli materi yang mendapatkan  persentase nilai sebesar 89,3% dengan kategori “sangat valid”, validasi ahli media mendapatkan  persentase nilai sebesar 86,3% dengan kategori “sangat valid” dan validasi guru IPA mendapatkan persentase nilai sebesar 89,3% pada kategori “sangat valid”. Hasil tingkat efisiensi produk e-LKPD mendapatkan persentase nilai sebesar 85,7% dengan kategori “Sangat Efisien’.

Page 10 of 31 | Total Record : 304