cover
Contact Name
Aldila Wanda Nugraha
Contact Email
aldilanugraha89@gmail.com
Phone
+6281249651421
Journal Mail Official
aldilanugraha89@gmail.com
Editorial Address
Universitas Bhinneka PGRI Jl. Mayor Sujadi Timur. No.24, Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kode pos 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA
ISSN : -     EISSN : 27209458     DOI : doi.org/10.29100
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA menyajikan hasil penelitian yang berkenaan dengan bidang kajian fisika, kimia, biologi, dan penerapan IPA atau sains dalam pendidikan. Jurnal diterbitkan 2 kali setahun (Januari dan Juli).
Articles 617 Documents
ANALISIS IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPAS: PERSEPSI GURU LULUSAN PPG DI SD TERAKREDITASI A KOTA SUKABUMI Kaisa Aulia; Iis Nurasiah; Din Azwar Uswatun
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.9956

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendekatan deep learning pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar berdasarkan sudut pandang guru lulusan PPG. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap empat guru lulusan PPG di Kota Sukabumi. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak NVivo 12 untuk memetakan tema-tema esensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mempersepsikan deep learning sebagai transformasi holistik yang mencakup pilar meaningful, mindful, dan joyful learning. Keberhasilan implementasi didukung oleh kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial yang diperoleh selama PPG, yang memungkinkan guru berperan sebagai fasilitator melalui strategi scaffolding. Meskipun terkendala oleh manajemen waktu dan kesiapan kognitif siswa, guru menunjukkan strategi adaptif berupa inovasi pedagogik spontan, pemanfaatan media digital, serta gamifikasi. Strategi tersebut efektif dalam meminimalisir kecemasan belajar dan menstimulasi kompetensi 6C siswa. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa profesionalisme guru lulusan PPG menjadi faktor penentu utama dalam mengubah tantangan menjadi pengalaman belajar yang mendalam dan bermakna.
PENGEMBANGAN MEDIA BULETIN DIGITAL PADA MATERI BIOTEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA KELAS IX Fandi Muhammad Arfan; Suroso Mukti Leksono; Septi Kurniasih
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.9449

Abstract

Literasi sains merupakan kemampuan seseorang dalam memahami, mengkomunikasikan, dan menerapkan pengetahuan sains untuk memecahkan masalah. Kemampuan ini penting bagi siswa di era abad ke-21, namun hasil studi PISA menunjukkan bahwa literasi sains siswa Indonesia masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang kontekstual dan interaktif untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis validitas, efektivitas, dan respon siswa terhadap media buletin berbasis digital pada materi bioteknologi dalam meningkatkan literasi sains siswa SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media buletin berbasis digital memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan skor rata-rata 88,5% dari hasil penilaian ahli materi, ahli media, dan guru IPA; (2) hasil uji efektivitas menunjukkan nilai N-gain sebesar 0,82 dengan kategori tinggi, yang berarti media buletin berbasis digital efektif meningkatkan literasi sains siswa; dan (3) respon siswa terhadap media menunjukkan nilai rata-rata 91,1% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, media buletin berbasis digital dinyatakan valid, efektif, dan menarik digunakan dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa SMP.
ANALISIS PERSEPSI GURU DAN PENGALAMAN GURU SMP KOTA CIMAHI TERHADAP PENGGUNAAN GOOGLE FORMS SEBAGAI SARANA ASESMEN EPISTEMIK SAINS PADA SISWA Titin Supriatin; Ana Ratna Wulan; Sariwulan Diana
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.10353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan pengalaman guru terhadap penggunaan Google Forms sebagai sarana asesmen epistemik sains pada siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan survei, melibatkan 100 guru IPA SMP di Kota Cimahi. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Forms yang mencakup pengalaman penggunaan, pemahaman, dan sikap guru terhadap pemanfaatannya dalam pembelajaran dan penilaian. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan persepsi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Google Forms tergolong cukup tinggi, dengan 47,50% guru sering dan 4% selalu menggunakannya, meskipun masih terdapat 41% yang jarang dan 7,75% yang tidak pernah menggunakan. Sikap guru terhadap penggunaannya juga positif, dengan 69% setuju dan 23% sangat setuju. Pemahaman guru terhadap asesmen epistemik sains berada pada kategori baik, dengan 42,50% setuju dan 36% sangat setuju. Selain itu, pengalaman praktik asesmen epistemik didominasi kategori sering (68,75%), meskipun masih terdapat guru yang jarang atau tidak pernah melaksanakan. Di sisi lain, kebutuhan terhadap instrumen asesmen epistemik sains sangat tinggi 74,75% dengan mayoritas guru menyatakan setuju dan 11,25% sangat setuju. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun pemanfaatan teknologi sudah cukup baik, pengembangan instrumen asesmen yang valid, praktis, dan mudah digunakan tetap diperlukan untuk mendukung pelaksanaan penilaian yang lebih optimal.
TRANSFORMATION OF SCIENCE LEARNING: THE EFFECTIVENESS OF DIFFERENTIATED INSTRUCTION-BASED TEXTBOOKS IN IMPROVING SCIENCE LITERACY AND CURIOSITY IN BIOTECHNOLOGY Mardiana Dewi; Insih Wilujeng
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.10040

Abstract

This study was motivated by low science literacy and declining inquiry motivation among students due to the limited availability of teaching materials that accommodate diverse learning readiness. The purpose of this research was to develop differentiated science textbooks on biotechnology and to examine their validity, practicality, and effectiveness in improving science literacy and curiosity among ninth-grade junior high school students. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The textbooks were designed based on learning readiness levels (basic, intermediate, and advanced) and integrated with Discovery Learning syntax. Data were collected through expert validation, teacher and student questionnaires, and effectiveness testing using a quasi-experimental design. Descriptive statistics and non-parametric inferential tests were applied for data analysis. The findings indicated that the developed textbooks demonstrated very high validity and practicality. Furthermore, students in the experimental group achieved significantly higher posttest scores in science literacy and curiosity compared to the control group. These results suggest that differentiated science textbooks are effective in supporting student-centered learning and enhancing both cognitive and affective outcomes.
PENGARUH MEDIA GIMKIT TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS X MAS AL -WASHLIYAH STABAT Nia Zunita; Ekariana S. Pandia; Dini Fitria
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.9628

Abstract

Penerapan media Gimkit dalam pembelajaran sesuai dengan karakteristik siswa yang telah terbiasa menggunakan teknologi digital, serta dapat menghadirkan lingkungan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, yang pada gilirannya meningkatkan partisipasi aktif siswa dan pencapaian hasil belajar yang lebih optimal. Riset ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi pengaruh implementasi Gimkit sebagai media pembelajaran terhadap pencapaian hasil belajar pada siswa kelas X MAS Al-Washliyah Stabat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain pretest-posttest control group design. Subjek penelitian meliputi seluruh siswa kelas X MIA MAS Al-Washliyah Stabat yang berjumlah 42 orang, dengan kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan X MIA 2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes pretest dan posttest. Berdasarkan hasil uji-t menggunakan SPSS 25.0, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan nilai thitung 6,914 lebih besar dari ttabel 2,821, dengan rata-rata nilai kelas kontrol 70,45 sedangkan kelas eksperimen mencapai 85,25, yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompokData analisis mengonfirmasi bahwa Ha diterima sementara H0 ditolak. Dengan demikian, dapat diinterpretasikan bahwa media Gimkit memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan hasil pembelajaran siswa kelas X di MAS Al-Washliyah Stabat.
ANALYSIS OF BASIC SCIENCE PROCESS SKILLS OF 12TH GRADE STUDENTS THROUGH CONTEXTUAL-BASED CHEMISTRY PRACTICUM: A CASE STUDY AT SMAN 1 ANGGANA Sumarni Sumarni; Pintaka Kusumaningtyas; Muflihah Muflihah; Tri Lestari
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.9226

Abstract

Science Process Skills (SPS) are essential for developing scientific literacy and critical thinking, yet many students struggle with applying these skills in real-world contexts. This study investigated 12th-grade students’ basic science process skills (SPS) through a contextual-based chemistry practicum, addressing the persistent gap between content mastery and authentic scientific competencies at the end of secondary education. An explanatory sequential mixed-methods design was employed with 36 purposively selected high-achieving students from SMAN 1 Anggana, using validated observation rubrics (37 activities across five indicators), student worksheets, and semi-structured interviews with students and the chemistry teacher to triangulate findings. SPS indicators included observing, measuring (tools and reagents), inferring, classifying, and communicating; scores were converted to percentages and categorized using a five-level scale. The overall mean SPS achievement was 44.97% (“fair”), revealing uneven mastery across indicators despite the sample’s high academic standing. Observing was “excellent” (93.75%) and measuring with reagents was “excellent” (91.67%), whereas measuring with instruments was “very poor” (18.75%) and scientific report writing was “very poor” (0%), indicating limited hands-on experience with instrumentation and insufficient scaffolding for scientific communication. Inferring was “poor” (36.81%) and classifying was “fair” (60.42%), suggesting challenges in integrating empirical data with chemical concepts (e.g., Winkler DO calculations) and applying criterion-based justification for water-quality judgments. Qualitative evidence corroborated that prior “recipe-style” practicums emphasized procedural compliance over evidence-based reasoning, constraining higher-order skills development. The findings support contextual practicum as a diagnostic vehicle to surface differential SPS profiles and inform targeted interventions that shift from procedural verification to problem-based inquiry with authentic, sustained SPS assessment and explicit training in instrumentation and scientific argumentation.
PROFIL KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI EKOLOGI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI SERTA KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP DI SMPN 4 PATOKBEUSI Annisa Fatma Palupi; Winarto Winarto; Insih Wilujeng; Susilowati Susilowati
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.9658

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di SMP Negeri 4 Patokbeusi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan 93 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen berupa tes pilihan ganda 20 soal yang dianalisis berdasarkan lima indikator berpikir kritis. Penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa secara keseluruhan tergolong dalam kategori cukup (54,6%). Rinciannya, indikator Elementary Clarification 64,7% dan Basic Support 62,3% berada pada kategori tinggi, Inference 54,1% pada kategori cukup, sedangkan Advanced Clarification 45,4% dan Strategies and Tactics 43,0% berada pada kategori rendah. Analisis berdasarkan gender menunjukkan siswa perempuan memiliki capaian yang relatif unggul dengan siswa laki-laki pada hampir seluruh indikator, terutama pada Elementary Clarification (perempuan 67,2%; laki-laki 61,5%) dan Basic Support (perempuan 64,0%; laki-laki 60,5%), sedangkan perbedaan pada indikator tingkat lanjut lebih kecil. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan keterampilan berpikir kritis tingkat lanjut dengan penerapan metode pembelajaran yang menekankan analisis, evaluasi, dan perancangan strategi pemecahan masalah. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan strategis bagi guru dalam mengembangkan rangkaian aktivitas pembelajaran IPA yang dirancang untuk memfasilitasi penguatan kemampuan berpikir kritis secara menyeluruh dan berkelanjutan.
PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL STORYTELLING BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN SELF-EFFICACY SISWA SMPN 2 KALIORI Oktavina Nikmatuz Zahra; Arif Widiyatmoko; Arka Yanitama
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.9441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media, mengetahui validitas dan efektivitas media digital storytelling berbasis kontekstual terhadap kemampuan berpikir kreatif dan self-efficacy siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kaliori. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (RD) dengan prosedur pengembangan model 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Namun pada penelitian ini terbatas pada tahap develop. Hasil penelitian menunjukkan validitas media digital storytelling berbasis kontekstual pada materi suhu, kalor, dan pemuaian diperoleh kriteria sangat valid digunakan sebagai media pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan self-efficacy. Pada penilaian ahli media mendapatkan nilai rata-rata sebesar 96,67% sedangkan pada penilaian ahli materi mendapatkan rata-rata sebesar 96,67%, dan didukung dengan penilaian keterbacaan produk oleh siswa diperoleh nilai rata-rata sebesar 85,44% dengan kriteria sangat layak. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan self-efficacy siswa dibuktikan dengan hasil nilai N-gain yang memperoleh kategori tinggi serta hasil uji paired sample t-test yang menunjukkan hasil peningkatan signifikan.
THE EFFECT OF USING TEACHING AT THE RIGHT LEVEL APPROACH WITH AUDIO-VISUAL MEDIA ON IPAS LEARNING OUTCOMES OF FIFTH GRADE STUDENTS AT SD INPRES 5 LOLU Yuli Rahmawati; Azizah Azizah; Nuraini Nuraini; Abdul Rahman; Mas'adi Mas'adi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.10113

Abstract

This research examines how the Teaching at the Right Level (TaRL) approach, combined with audio-visual media, IPAS learning outcomes among fifth-grade students at SD Inpres 5 Lolu. The primary issue identified was suboptimal academic performance in science, stemming from instruction that failed to accommodate varying student competency levels and limited implementation of engaging instructional resources. A quantitative experimental design was employed, specifically utilizing a one-group pretest-posttest framework. Twenty-one fifth-grade students participated as research subjects, selected through saturated sampling methodology. Assessment was conducted using a validated and reliable multiple-choice instrument designed to measure learning achievement. Statistical analysis incorporated both descriptive methods and the Paired Sample t-Test. Findings revealed a substantial increase in mean scores from 50.37 during the pretest to 83.01 in the posttest. Hypothesis testing yielded a significance value of 0.000 (p 0.05), leading to the rejection of H₀ and acceptance of Hₐ. Therefore, the research concludes that implementing the TaRL approach with audio-visual support significantly enhances IPAS learning outcomes for fifth-grade students at SD Inpres 5 Lolu.
TREND OF SOCIO SCIENTIFIC ISSUES IN SCIENCE LESSON: A BIBLIOMETRIC ANALYSIS USING SCOPUS DATABASE IN 2020-2025 Annisa Lea Kharismayani; Sigit Saptono
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.10010

Abstract

The purpose of this study is a bibliometric analysis of Socioscientific Issues (SSI) research trends in science learning based on 126 research publication data in the form of articles in Scopus metadata from 2020 - 2025. This study will reveal information in the form of topic trends that are often collaborated with SSI, the contribution of various countries in SSI research, and provide research recommendations for future SSI researchers. The method used follows the steps of bibliometric analysis, namely the search stage, filtering stage, bibliometric attribute examination, and bibliometric analysis. Data analysis uses Scopus, VOSviewer, and biblioshiny. The findings of this study are the fluctuating dynamics of SSI research trends from 2020 - 2025 and thematic relationships, research topic trends that are often collaborated with SSI topics, SSI research publication productivity from the top five countries, and recommendations for further research.