cover
Contact Name
Yadi Mardiansyah
Contact Email
hijai.bsa@uinsgd.ac.id
Phone
+6281313446559
Journal Mail Official
hijai.bsa@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Jl. AH Nasution 105 Cibiru Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
ISSN : -     EISSN : 26211343     DOI : https://doi.org/10.15575/hijai
Core Subject : Education,
Hijai Journal is managed by Arabic Department , State Islamic University of Sunan Gunung Djati and Asosiasi Prodi Bahasa dan Sastra Arab (AP-BSA). It publishes research reports on Arabic language and Literature such as linguistics, literary studies and criticism, translation, and multidisciplinary research such as language and politics, as well as literature and psychology.
Articles 194 Documents
PENGARUH GANGGUAN BERBAHASA BERBICARA GAGAP (STUTTERING) DALAM PEMBELAJARAN MAHARAH KALAM Muhlis, Nur Khozim; Dusturia, Nida; Fahrudin, Fahrudin; Arifa, Zakiyah; Bashith, Abdul
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v7i1.18792

Abstract

ABSTRAKGagap adalah gangguan yang dapat dilihat dalam arti ada petunjuk bicara dalam kata yang diucapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk gangguan bicara santri pondok alkhoirot dan pengaruh gangguan berbahasa santri terhadap pembelajaran keterampilan berbicara. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan studi kasus. Data penelitian dalam penelitian ini berupa hambatan bicara dan pengaruhnya dalam pembelajaran keterampilan. Sumber data yang diambil dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Penelitian ini adalah (1) bentuk gangguan bicara gagap yang dialami siswa x meliputi murtad dan khilaf.(2) adapun pengaruhnya terhadap pembelajaran keterampilan berbicara: berupa murtad mengakibatkan kalimat tidak lengkap, kesalahan makna. Bentuk sirkumlokusi mengakibatkan tidak adanya beberapa kata,Kata kunci : kesulitan berbicara, pembelajaran bahasa Arab, keterampilan berbicaraABSTRAKGagap merupakan suatu kelainan bicara yang bisa dilihat dengan ciri-ciri adanya sendatan ujaran pada kata-kata yang akan diucapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk gangguan berbahasa bicara gagap siswa madrasah diniyah alkhoirot dan dampak gangguan bicara gagap siswa terhadap pembelajaran maharah kalam. Adapun pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan studi kasus. Data penelitian ini adalah bentuk-bentuk gangguan berbicara dan dampak dalam pembelajaran maharah kalam. Adapun sumber data penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini adalah (1) Bentuk gangguan berbicara gagap yang dialami siswa X meliputi penjedaan dan hambatan. (2) Dampak terhadap pembelajaran maharah kalam yaitu: dalam bentuk penjedaan berdampak pada terbentuknya kalimat yang tidak tuntas, kesalahan arti (maknanya berbeda). Sedangkan dalam bnetuk hambatan berdampak kerancuan dan kurang tepat kata atau kalimat yang diucapkanya, menggulangi suku kata awal dan Intonasi yang terlalu cepat setelah terjadinya hambatan.Kata Kunci: Gangguan berbicara gagap , Pembelajaran bahasa Arab, Maharah Kalam
JENIS DAN FUNGSI NA’AT DALAM CERPEN ‘UDU AL QASB KARYA IHSAN ‘ABDUL QUDDUS Fuadah, Hasna Aulia; Akmaliyah, Akmaliyah
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v6i2.13578

Abstract

Setiap bahasa yang tertulis dan terdengar memiliki makna yang ingin disampaikan olel penutur. Dalam berbagai buku fiksi ataupun non-fiksi dapat ditemukan berbagai susunan kalimat yang memiliki makna tersendir. Kalimat-kalimat tersebut juga dapat ditemukan di berbagai naskah berbahasa arab yang sangat kompleks. Diantara kaidah bahasa arab ialah susunan kalimat sifat yang biasa disebut na’at. Na’at banyak ditemukan di dalam naskah arab seperti prosa imajinatif maupun non imajinatif. Penyusun telah meneliti tentang na’at dan fungsinya yang terdapat dalam cerpen ‘Udu Al Qasb karya Ihsan Abdul Quddus.Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui jenis na’at dalam cerpen ‘Udu Al Qasb, (2) mengetahui fungsi na’at dalam cerpen ‘Udu AL Qasb. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif. Dengan metode ini penyusun menelii kalimat yang mengandung kata sifat dalam cerpen ‘Udu Al Qasb. Penelitian in mencakup jenis dan fungsi na’at. Penyusun menggunakan pendekatan ilmu nahwu karena na’at yang akan diteliti termasuk kedalam kajian ilmu nahwu.Hasil penelitian yang ditemukan penysun ialah yang pertama, Jenis-jenis na’at yang terdapat dalam cerpen ‘Udu AL Qasb terbagi kedalam tiga, yaitu na’at mufrad terdapat 183 data, na’at jumlah terdapat 18 data dan na’at syibhul jumlah terdapat 2 data. Seluruhnya termasuk kedalam na’at hakiki. Maka na’at hakiki yang ditemukan ada 203 data sedangkan na’at sababi tidak ditemukan di dalamnya. Kedua, Fungsi-fungsi na’at yang terdapat dalam cerpen ini terbagi kedalam tiga fungsi yaitu (1) Taudhih atau menjelaskan terdapat 103 data, (2) takhsis atau mengkhususkan terdapat 93 data dan (3) ta’kid atau menguatkan terdapat 6 data.KEYWORDS:nahwu, na’at, cerpen
العروض القوافي والأمانة في شعر إرشاد الإخوان لبياني شرب القهوة والدّخان لشّيخ إحسان محمد دحلان جامفيسي الكديري Al Parizi, Ali Rois Salman; Halim, Muhamad Abdul; Heryani, Yani
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v7i1.28690

Abstract

كتاب إرشاد الإخوان الّذي ألّفه الشّيخ إحسان محمد دحلان الجامفيسي الكديري هو كتاب يشرح قوانين التدخين وشرب القهوة.الهدف من هذا البحث هو التّعرف على التّغييرات في عروض قوافي والأمانة في شعر كتاب ارشاد الاخوان من تأليف الشّيخ إحسان محمد دحلان جامفيسي الكديري. تستخدم هذه الدّراسة المنهج النّوعي ، والطّريقة المستخدمة هي المنهج الوصفي التّحليلي ، وجمع البيانات باستخدام أسلوب دراسة الأدب الّذي نشأ من الشّعر في كتاب إرشاد الإخوان المؤلّف من 4 فصول و 160 شعرا. جاءت نتائج البحث في شعر كتاب إرشاد الإخوان في شكل وزان يتكون من بحر طويل وبحر كامل وبحر بسيط وبحر حاج وبحر ساري  وبحر رجاز. هناك تغيرات في الوزان بسبب الزّحاف والعلّة  وهما: زحاف قبل و زحاف كاف و زحاف عصب و زحاف اضمار و زحاف خبن و زحاف طي و علة حذف و علة قطع و علة كشف و علة صلم. القافية في شعر إرشاد الإخوان هي كلمة قافية وتتكون من أنصاف كلمات وكلمة ونصف وكلمتين . حروف قافية تتكون من الراوي والوصل والخروج والردف والتأسيس والدّخيل. حركات قافية تتكون من راس وإشباع وحدو ومجر ونفذ وهي نوع من القافية تتكون من قافية مطلقة لها ردف ووصل على شكل مد . قافية مطلقة هي عبارة عن وصل على شكل حروف مد ولكن ليس بها ردف وتأسس وقافية مطلقة هي عبارة عن وصل على شكل هاء ضامرا ولكن ليس بها ردف وتأسيس واسم قافية يتكون من متقارب ومتدارك ومتواتر عيب القافية يتكون من الإكفاء والابطاء.تتكون أنواع الأمانة من أمانة تثقيفية وأمانة دينية وأمانة اجتماعية.الكلمات الدالة : عروض, قوافي, أمانة.
CAMPUR KODE BAHASA SUNDA BANTEN KE DALAM BAHASA ARAB PADA PERCAKAPAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN DAAR EL-HUDA TANGERANG (Kajian Sosiolinguistik) Gunawan, Syifa Fata Auliya; Nandang, Ade; Rakhtikawati, Yayan
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v7i1.36108

Abstract

Penelitian ini menyoroti fenomena bilingualisme di Pondok Pesantren Daar El-Huda, yang terletak di desa Sukabakti, terbagi antara kecamatan Curug dan Sukabakti. Dengan hanya tiga lembaga keterampilan bahasa di daerah tersebut, banyak wali murid memilih pesantren modern dengan program bahasa asing. Pesantren ini menekankan penggunaan bahasa Arab, namun santri sering mencampur bahasa Arab, Sunda Banten, dan Indonesia dalam percakapan sehari-hari. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan teknik simak-catat untuk mengumpulkan data percakapan santri. Hasil menunjukkan bahwa campur kode sering terjadi dalam bentuk penyisipan dan leksikalisasi kongruen, dipengaruhi oleh faktor budaya, kebijakan pesantren, dan tujuan komunikasi.
NAHWU AL-FARRA’S THOUGHTS IN SURAH AL-MULK’S IN THE BOOK OF MA’ANI AL-QUR’AN LINGUISTIK MADZHAB STUDY Nashihah, Halimatun; Habib, Moh.; Nulhakim, Lukman
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v7i2.38166

Abstract

Al-Farra’ is a major figure in the Kufah school of thought who made many contributions to Arabic grammar or nahwu. Al-Farra’s most famous work is the book Ma’ani al-Qur’an which is divided into three Juz/parts. The uniqueness of the book Ma’ani al-Qur’an is that it is a book of interpretation which has a nahwu style, and in each surah not all verses are written. Therefore, it will be very interesting to explore and uncover the contents of the book Ma’ani al-Qur’an by al-Farra’. The method used in this study is descriptive-qualitative, with the material object used being the book Ma’ani al-Qur’an juz 3 in the surah al-Mulk. The results of the study show that of the 11 verses of surah al-Mulk, there are 8 verses that are the subject of debate among experts and the pure thoughts of al-Farra’. In his thinking, al-Farra’ always considers the diction of word forms so as not to change the essence of the meaning of the text contained in the verses of the Qur’an. In addition, he tends to use the principles of ta’wil (interpretation), qiyas (analogy), ijma’, and lughah (eloquent language) in his ushul (principles) of nahwu.
BILINGUALISME DALAM PROSES PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA ARAB DI PONDOK PESANTREN ISLAMIC CENTER LIMBANGAN Triana, Hetty Waluati; Ritonga, Mahyudin; Zulyatmi, Yuke Alfi
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v7i2.39820

Abstract

Penelitian ini dilakukan oleh peneliti untuk mengetahui bagaimana adanya proses bilingualisme dalam pembeljaran keterampilan berbicara bahasa Arab di Pondok Pesantren Islamic Center Limbangan, Di Pondok ini para santri dan santriwati diwajibkan untuk berbicara bahasa Arab dan tahap awal daripada keterampilan berbicara bahasa Arab adalah pembentukan lingkungan dan pembiasaan. Untuk meneliti bagaimana terjadinya proses bilingualisme dalam pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Arab di pondok ini, peneliti menggunakan metode deskriptif untuk menemukan data-data melalui observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti kepada para beberapa pihak terkait, ditemukan beberapa hasil, diantaranya bahwa memang benar dalam proses pembelajaran bahasa Arab di pondok ini terdapat perpaduan bahasa atau bilingualisme yaitu bahasa Arab dan bahasa Indonesia dalam berbicata sehari-hari, namun hal ini menjadi suatu yang utama untuk membentuk pembiasaan dan menciptakan lingkungan berbahasa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan bilingualisme tidak terjadi dengan sengaja melainkan bagian daripada proses pembelajaran bahasa di Pondok ini.
KESALAHAN KEBAHASAAN HASIL TERJEMAHAN BUKU SULTÂN LIYAUMI WÂHIDI KARYA YAQUB AL-SYÂRAWANî Maharani, Auliaty Andika; Damai, Ilham Rezki; Rahman, Putri Maulidya; suparno, darsita
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v7i2.25419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan hasil penyuntingan kesalahaan kebahasaan seperti logika kalimat, efektivitas kalimat, kebakuan, kesalahan ejaan dan ejaan dalam teks hasil terjemahan buku Sultân Liyaumi Wâhidi. Penelitian ini menggunakan jenis metode kualitatif. Data penelitian kualitatif berupa kata-kata atau gambar-gambar. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah memberikan gambaran mengenai penyuntingan kesalahan kebahasaan pada teks terjamahn. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, standar dan analisis isi. Teks yang disunting adalah terjemahan buku Sultân Liyaumi Wâhidi pada bab 8. Terdapat 25 kesalahan tanda baca, 31 kesalahan ejaan, 19 kesalahan efektivitas kalimat.
Kesantunan Berbahasa Maksim Kesepakatan Tokoh Utama dalam Film Animasi Kisah Ibnu Haitsam karya Syarif Jamal (Kajian Pragmatik) Sudrajat, Destia Zacharany; Suprianto, Ade Ahmad
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v7i2.38254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa maksim kesepakatan tokoh utama yang muncul dalam film animasi kisah “Ibnu Haitsam” karya Syarif Jamal. Penelitian ini berjenis penelitian dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif analitik. Objek yang akan dikaji pada kesantunan berbahasa maksim kesepakatan ini adalah percakapan yang ada dalam film animasi kisah “Ibnu Haitsam” karya Syarif Jamal. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data tertulis berupa tuturan atau ucapan tokoh utama yang ada dalam film animasi kisah “Ibnu Haitsam” karya Syarif Jamal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik catat. Terdapat kesantunan berbahasa maksim kesepakatan pada tuturan tokoh utama dalam film animasi kisah “Ibnu Haitsam” karya Syarif Jamal. Dengan demikian, dalam penelitian ini akan dibahas satu permasalahan, yaitu bagaimana menggunakan kesantunan berbahasa maksim kesepakatan pada tokoh utama dalam film animasi kisah “Ibnu Haitsam” karya Syarif Jamal. Berdasarkan batasan masalah tersebut maka dapat diidentifikasi tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan kesantunan berbahasa untuk mengetahui adanya maksim kesepakatan yang terdapat pada tokoh utama dalam film animasi kisah “Ibnu Haitsam” karya Syarif Jamal. Adapun kesantunan berbahasa secara spesifik yang diuraikan dalam pembahasan ialah kesantunan berbahasa bentuk maksim kesepakatan, yakni pada nomor dengan data 1,3,9. Data-data tersebut mempunyai banyak kesamaan, yaitu tokoh Ibnu Haitsam memberikan pernyataan tuturan yang menyatakan kesepakatan dalam tuturannya, ada juga kesamaan dalam segi konteks yakni terdapat dalam key yang menyatakan bahwa Ibnu haitsam menyatakan tuturan tersebut dengan perasaan senang. Kata Kunci: Ibnu Haitsam, Kesantunan Berbahasa, Skala Kesantunan.
MAKNA GRAMATIKAL KATA MA DALAM KITAB ADAB AL-‘ALIM WA AL-MUTA’ALLIM KARANGAN HADROT AL-SYEKH HASYIM ASY’ARI Arifin, Nadin; Nurhasan, Muhamad; Solihin, Ihin
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v7i2.40136

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengetahuan tentang makna gramatikal kata “ما”. Pemahaman yang mendalam tentang fungsi kata “ما“ sangat penting bagi para pelajar untuk memahami suatu konteks ucapan dalam bahasa arab. Dalam konteks bahasa Arab, kata “ما“ memiliki berbagai fungsi gramatikal yang mempengaruhi makna kalimat secara keseluruhan. Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya monumental ulama indonesia Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari tidak hanya menjadi pedoman dalam bidang akhlak dan etika, tetapi juga menjadi sarana bagi pelajar bahasa Arab untuk memperdalam ilmu gramatika. Dengan menganalisis penggunaan kata “ما” dalam kitab ini, dapat dilihat jenis suatu kata dan bagaimana gramatika berperan penting dalam membangun struktur dan makna teks, serta memahami pesan yang ingin disampaikan oleh penulis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis kata “ما” dalam Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari serta mengetahui makna gramatikal kata “ما” dalam Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari. Jenis penelitian ini adalah library research atau penelitian kepustakaan, Objek kajiannya adalah kalimat yang mengandung kata “ما”, adapun sumber data yang penulis gunakan adalah yang digunakan adalah Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari yang dibatasi dari Bab satu sampai Bab tiga.. dan juga menggunakan yaitu buku-buku, jurnal, artikel yang berkaitan dengan penelitian ini. Pendekatan penelitian ini adalah dengan pendekatan ilmu semantik menggunakan analisis makna gramatikal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kata “ما” dalam Kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim karya Hadrat al-Syekh Hasyim Asy’ari dari Bab satu sampai tiga ditemukan sebanyak 64 kata “ما”. Dengan jenis ismiyah berjumlah 39 kata, diantaranya : 22 “ما” ma’rifat naqishoh/maushulah, 12 “ما” nakiroh naqishoh, 4 “ما” istifham dan 1 “ما” ta’ajubiyah. Sedangkan jenis harfiyah ditemukan sebanyak 25 kata, diantaranya : 4 “ما” nafiyah, 10 “ما” masdariyah dan 11 “ما” zaidah. Kata Kunci : Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim, Kata Ma, Makna Gramatikal
Ketidaksantunan Positif dan Negatif dalam Film Dubbing “One Piece” Maulana, Ariandito Hilmy; Jalil, Maman Abdul; Dayudin, Dayudin
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 7 No 2 (2024): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v7i2.40141

Abstract

Kesantunan merupakan salah satu kunci  agar terjalinnya komunikasi yang lancar. Akan tetapi masih banyak orang yang menggunakan ketidaksantunan sehingga komunikasi menjadi terhambat. Dalam film dubbing One Piece karya Eichiro Oda, peneliti melihat bahwa terdapat fenomena ketidaksantunan berbahasa dalam film tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk untuk : 1) mengidentifikasi dan mendeskripsikan strategi ketidaksantunan positif dan negatif yang terdapat di dalam dialog film dubbing One Piece, dan 2) mengidentifikasi dan mendeskripsikan faktor penyebab ketidaksantunan dari tuturan tidak santun yang terdapat di dalam film dubbing One Piece Penelitian ini termasuk deskriptif-kualitatif yang dimana data yang berupa tuturan dideskripsikan secara rinci. Kemudian data diambil dari dialog antar tokoh film dubbing One Piece. Data-data tersebut dikumpulkan dengan menggunakan metode simak dan catat, kemudian di analisis menggunakan metode kontekstual.Hasil penelitian ini ditemukan total 10 tuturan yang mengandung strategi ketidaksantunan positif dan strategi ketidaksantunan negatif, serta ditemukan tiga faktor penyebab ketidaksantunan berbahasa.

Page 9 of 20 | Total Record : 194