cover
Contact Name
HESEKIEL
Contact Email
sisfokomtek.org@gmail.com
Phone
+6287818522131
Journal Mail Official
sisfokomtek.org@gmail.com
Editorial Address
JL. Karya Jaya Deli Serdang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara
ISSN : -     EISSN : 27454053     DOI : -
Jurnal JPkMN adalah jurnal yang diterbitkan oleh lembaga sistem informasi dan teknologi (SISFOKOMTEK) medan yang bertujuan untuk mewadahi tentang hasil pengabdian kepada masyarakat. JPkMN (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara) adalah wadah informasi berupa hasil pengabdian, studi kepustakaan, gagasan, aplikasi teori dan kajian analisis kritis dibidang berbagai ilmu, jurnal JPkMN (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara) terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu di bulan Maret dan September. Jurnal ini pertama kali mendapat E-ISSN dengan nomor 2745-4053 untuk terbitan online. Pengiriman artikel tidak dipungut biaya, kemudian artikel yang diterima akan diterbitkan secara online dan dapat diakses Secara Gratis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,708 Documents
Pelatihan Financial Technology dan Mengelola Manajemen Keuangan Kuliah Sembari Bekerja pada Karang Taruna Banjarharjo, Bimomartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Alfiatul Maulida; Nala Tri Kusuma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.6711

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan manajemen keuangan generasi muda melalui pelatihan Financial Technology (Fintech) bagi anggota Karang Taruna Banjarharjo, Bimomartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Fenomena meningkatnya jumlah mahasiswa dan pemuda yang menjalani peran ganda sebagai pelajar sekaligus pekerja menuntut kemampuan pengelolaan keuangan yang baik agar dapat mencapai keseimbangan antara kebutuhan akademik dan finansial. Pelatihan ini meliputi pemahaman konsep dasar Fintech, penggunaan aplikasi keuangan digital, perencanaan anggaran pribadi, serta strategi menabung dan berinvestasi secara cerdas. Metode pelaksanaan dilakukan melalui ceramah interaktif, simulasi penggunaan aplikasi Fintech, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta terhadap penggunaan teknologi keuangan serta kesadaran pentingnya pengelolaan keuangan yang terencana. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang melek finansial, adaptif terhadap teknologi, dan memiliki kemampuan manajemen keuangan yang berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Sumber Daya Lokal sebagai Pakan Ternak Kambing serta Pemeriksaan Kesehatan Ternak Kambing di Desa Dukuh Agung Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan Alfian Adi Atma; Wenny Ladhunka Nur Aliyya; Dyanovita Al Kurnia; Edy Susanto; Wahyuni Wahyuni; Muhammad Fathul Amin; Arif Aria Hertanto; Mahendra Mahendra
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.6842

Abstract

Salah satu permasalahan lingkungan yang terjadi pada setiap wilayah adalah masalah Limbah Pertanian yang belum termanfaatkan dengan baik yang tentunya menjadi hal yang tidak bisa dihindari, Desa Dukuh Agung Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan merupakan salah satu kawasan penghasil Limbah Pertanian yang belum termanfaatkan dengan baik terbanyak, dengan jumlah penduduk sebesar laki-laki 26.248 dan perempuan 20.574 mayoritas penduduk Desa Dukuh Agung adalah beternak kambing dan bertani di sawah. Limbah Pertanian yang belum termanfaatkan dengan baik tentunya dapat berbahaya bagi lingkungan. Diperlukan upaya-upaya untuk mengurangi volume Limbah Pertanian yang belum termanfaatkan dengan baik yang akan dibuang ke lingkungan. Bentuk upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pengelolaan Limbah Pertanian yang belum termanfaatkan dengan baik seperti pembutan pakan berupa silase. Limbah Pertanian dalam bentuk silase dapat dijadikan alternatif bahan pakan untuk budidaya kambing. Melalui kegiatan ini masyarakat Desa Dukuh Agung yang di kelola oleh BUMDES yang diwakili oleh ibu-ibu rumah tangga di RT 11 dan RT 03 Desa Dukuh Agung Kecamatan Dukuh Agung Kabupaten Lamongan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dengan cara mengolah  kembali Limbah Pertanian yang belum termanfaatkan dengan baik sebagai media budidaya kambing untuk pakan alternatuf yang murah dan praktis, sehingga dapat mengurangi biaya pembelian pakan untuk ternak kambing, selain itu dengan adanya kegiatan ini, maka dapat mengurangi pencemaran lingkungan sekitar.
UMKM Berdaya, Tumbuh, dan Mandiri di Era Digital melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cair di Desa Dalung Asih Kurnianingsih; Lona Noviani; Anggi Haerani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.7104

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh KKM Kelompok 12 di Desa Dalung dengan tema “UMKM Berdaya, Tumbuh, dan Mandiri di Era Digital.” Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memproduksi sabun cair sebagai produk rumah tangga bernilai jual serta memperkuat kemampuan pemasaran digital UMKM lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari sosialisasi hingga evaluasi. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi peluang usaha sabun cair, pelatihan teknis pembuatan sabun menggunakan bahan sederhana seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS), Texapon, NaCl, serta pewangi dan pewarna alami; praktik langsung bersama peserta; pendampingan digital marketing melalui marketplace dan media sosial; serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan keterampilan dan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam memproduksi sabun cair yang higienis dan layak jual, terbentuknya merek dan label produk lokal “Sabun Gacor,” serta meningkatnya literasi digital masyarakat melalui kemampuan memasarkan produk secara daring.Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kemandirian ekonomi dan daya saing UMKM Desa Dalung, serta menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi produk dan pemanfaatan teknologi digital.
Pemberdayaan Pengrajin Tikar Melalui Inovasi Produk dan Pemasaran Digital di Desa Bandar Sono Hanna Aulia Siregar; Halimah Berliani; Runy Anggiani Pratiwi; Dela Feby Lestari; Elza Paramitha Handayani; Nomi Noviani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.7164

Abstract

Desa Bandar Sono, berada pada Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi lokal berupa kerajinan tikar tradisional. Produk tikar ini telah menjadi sumber penghidupan bagi sebagian masyarakat setempat, namun keberadaannya belum mampu bersaing secara optimal di pasar modern. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan para pengrajin tikar dengan meningkatkan kapasitas mereka dalam inovasi produk dan strategi pemasaran digital. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, wawancara, pelatihan langsung, pendampingan dan evaluasi turut dilakukan. Dan hasil kegiatan mengungkapkan bahwa para pengrajin mengalami kemajuan pemahaman dalam mengembangkan desain produk dan mulai memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan penjualan. Kendala yang ditemukan antara lain keterbatasan sarana produksi, literasi digital yang rendah, dan koneksi internet yang terbatas. Namun demikian, respons masyarakat sangat positif dan menunjukkan antusiasme terhadap peluang pengembangan kerajinan lokal. Pemberdayaan ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya lokal sekaligus menciptakan keberlanjutan ekonomi berbasis komunitas.
Kolaborasi KKN dan Puskesmas dalam Upaya Edukasi Pencegahan Stunting Melalui Seminar di Desa Namuukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat Yenni Samri Julianti Nasution; Muhfita Choiriyah Siregar; Haikal Theo Putra Sinaga; Ridho Alfi Fajar Hidayat; Mia Maulida; Dinda Haswen
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.7374

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Kabupaten Langkat. Program pemerintah seperti posyandu, pemeriksaan ibu hamil, dan pemberian makanan tambahan sudah berjalan, namun pemanfaatannya belum maksimal karena masyarakat masih kurang memahami pentingnya gizi dan sanitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan seminar edukasi pencegahan stunting dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta mengeksplorasi dampaknya terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat si Desa Namuukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Partisipan penelitian berjumlah 30 orang yang terdiri dari 8 ibu hamil, 15 orang tua balita, 2 kader posyandu, dan 5 perangkat desa, dipilih dengan teknik purposive sampling karena relevan dengan isu stunting. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi catatan tanya jawab. Analisis data dilakukan dengan analisis tematik, yaitu mengidentifikasi tema-tema utama dari jawaban wawancara, diskusi, dan hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seminar mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dalam empat aspek utama: (1) meluruskan persepsi keliru antara stunting dan faktor keturunan, (2) meningkatkan kesadaran ibu hamil terhadap pentingnya gizi dan pemeriksaan rutin, (3) mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai solusi pencegahan stunting yang terjangkau, dan (4) menumbuhkan kesadaran pentingnya pencegahan sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan. Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu, fasilitas, dan faktor ekonomi, yang diatasi melalui pendekatan partisipatif, penggunaan bahasa lokal, serta media edukasi sederhana. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa KKN, Puskesmas, dan perangkat desa merupakan strategi edukasi berbasis komunitas yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap masyarakat terhadap pencegahan stunting, serta berpotensi menjadi model pendukung program nasional percepatan penurunan stunting.  
Intervensi Roleplay Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Serta Gizi Seimbang Bagi Suku Anak Dalam Tria Atika Juliani; Yesicca Magdalena Turnip; Agave Sidabutar; Yosi Oktarina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.7398

Abstract

Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Koto Rayo masih memiliki pengetahuan rendah mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan praktik dasar PHBS dan gizi seimbang pada anak‐anak SAD. Metode yang dilakukan meliputi penyuluhan sederhana di lokasi tempat tinggal SAD, demonstrasi sikat gigi dan cuci tangan, permainan kolase makanan bergizi, serta pelatihan mengolah ubi menjadi bolu sebagai variasi pangan lokal. Evaluasi dilakukan melalui observasi respons peserta dan kemampuan mendemonstrasikan ulang. Hasil menunjukkan anak mampu menirukan teknik kebersihan, mengenali makanan sehat, dan lebih antusias mencoba olahan pangan bergizi. Masyarakat SAD juga merespons positif karena ini merupakan edukasi kesehatan pertama yang mereka terima. Edukasi melalui demonstrasi dan permainan efektif meningkatkan pemahaman awal PHBS dan gizi seimbang pada masyarakat SAD serta dapat dilanjutkan pada intervensi berikutnya.
Pemanfaatan Hasil Pekarangan Untuk Peningkatkan Nilai Ekonomis dan Gizi di Bumdes Nekafmese Oeltua Regina Ilse Marcelina BanoEt; Welfrid Fini Ruku; Yudith Febrianty Lerrick; Margarethy Rohanie Mbado; Amanda Priscilla Nainiti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.7722

Abstract

Pemanfaatan hasil pekarangan memiliki potensi besar dalam meningkatkan nilai ekonomi dan gizi masyarakat, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok BUMDes Nekafmese Oeltua akibat keterbatasan keterampilan pengolahan dan manajemen usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah hasil pekarangan, khususnya buah ceremai dan belimbing wuluh, menjadi produk bernilai tambah serta memperkuat kapasitas manajemen usaha sederhana. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan yang mencakup pengolahan produk (manisan dan selai), teknik pengemasan, serta pembukuan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan mitra dalam mengolah produk pangan yang higienis dan bernilai gizi tinggi, peningkatan pemahaman manajemen keuangan, serta terciptanya produk olahan yang berpotensi dipasarkan. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan pendapatan rumah tangga dan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan pekarangan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pengabdian ini memiliki makna penting sebagai upaya pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kualitas gizi masyarakat berbasis potensi lokal.
Implementasi Marketing Mix pada PT Surya Biru Murni Acetylene. Tbk Nur Ismi; Juni Tristanto Laksana Putra
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.7728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi bauran pemasaran (Marketing Mix 4P), yang meliputi Produk, Harga, Tempat, dan Promosi, pada PT Surya Biru Murni Acetylene (SBMA) sebagai perusahaan penyedia gas industri di pasar Business-to-Business (B2B). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek Produk dan Harga telah diimplementasikan secara optimal. Produk SBMA memiliki keunggulan melalui sertifikasi ISO 9001:2015, mutu yang konsisten, dan keragaman jenis gas industri, sedangkan pada aspek Harga perusahaan menerapkan strategi yang fleksibel melalui kombinasi cost-based pricing dan market-based pricing. Sebaliknya, aspek Tempat dan Promosi masih memerlukan peningkatan. Distribusi menghadapi kendala efisiensi karena ketergantungan pada pihak ketiga, dan kegiatan promosi masih terbatas pada pendekatan konvensional dengan pemanfaatan digital marketing yang minim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SBMA perlu melakukan modernisasi strategi Promosi berbasis digital serta meningkatkan efisiensi distribusi melalui digitalisasi logistik dan optimasi rute. Upaya tersebut diperlukan untuk memaksimalkan keunggulan kompetitif perusahaan dan meningkatkan daya saing di industri gas B2B.
Sosialisasi Teknologi Rumah Tunnel, Dorongan Baru Bagi Produktivitas Petani Garam Di Desa Lamnga, Aceh Besar Rulita Maulidya; Faisal Syahputra; Susi Susi; Faizul Anhar; Lia Handayani; Anisa Rusliana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.7733

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani garam tradisional di Desa Lamnga, Aceh Besar, melalui sosialisasi pemanfaatan teknologi rumah tunnel dan geomembran dalam proses produksi garam. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan penyuluhan, demonstrasi langsung, dan diskusi interaktif dengan kelompok petani garam KUB-SIRA. Teknologi rumah tunnel dan geomembran diperkenalkan sebagai solusi terhadap permasalahan utama produksi garam konvensional, yaitu rendahnya efisiensi penguapan, ketergantungan pada cuaca, serta kualitas garam yang tidak seragam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani terhadap prinsip kerja teknologi tersebut, serta adanya perubahan positif dalam praktik pengolahan garam dengan penggunaan geomembran dan rumah tunnel. Penerapan teknologi ini terbukti mampu mempercepat proses kristalisasi, meningkatkan produktivitas, dan menghasilkan garam dengan kualitas lebih baik. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan terapan di bidang pendidikan teknologi tepat guna dan pemberdayaan masyarakat pesisir, khususnya dalam mendukung inovasi berkelanjutan di sektor pergaraman rakyat.
Peningkatan Daya Saing dan Kemandirian Energi di Perkebunan Hidroponik Bertani Agrofarm Melalui Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid 410 Wp eriko arvin karuniawan; Pangestuningtyas Diah Larasati; Aggie Brenda Vernandez; Adeguna Ridlo Pramurti; Arisha Putri Pradita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi listrik yang tinggi pada sistem pertanian modern, khususnya hidroponik, menjadi tantangan dalam meningkatkan efisiensi biaya dan keberlanjutan operasional. Penelitian ini membahas penerapan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) off-grid berkapasitas 410 Wp sebagai solusi peningkatan kemandirian energi di instalasi hidroponik Bertani Agrofarm yang memiliki konsumsi listrik sekitar Rp 2.000.000 per bulan. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan energi, pemetaan beban listrik utama seperti pompa nutrisi dan aerasi, serta evaluasi performa panel surya off-grid dalam menyuplai listrik secara mandiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panel 410 Wp mampu menghasilkan energi sebesar 1,2–1,5 kWh per hari atau 37–46 kWh per bulan, sehingga dapat menyuplai 1–2 pompa berdaya rendah dan memberikan kontribusi energi sekitar 3–5% terhadap kebutuhan total listrik instalasi hidroponik. Meskipun kontribusinya masih terbatas, penerapan PLTS off-grid terbukti meningkatkan efisiensi energi, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan PLN, serta menjaga kontinuitas operasional selama terjadinya pemadaman listrik. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi energi surya merupakan langkah strategis menuju pertanian modern yang mandiri, efisien, dan berkelanjutan. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengeksplorasi optimasi kapasitas panel, ukuran baterai, serta potensi implementasi pada skala kebun yang lebih besar.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 3 (2026): Edisi September - Oktober Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April Vol. 6 No. 4.1 (2025): SPESIAL ISSUE DESEMBER Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - April Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 3 No. 2.2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 3 No. 2.1 Desember (2022): SPECIAL ISSUE Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 2 No. 1 (2020): Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) More Issue