cover
Contact Name
Dinasti Publisher
Contact Email
dinasti.info@gmail.com
Phone
+62 811-7404-455
Journal Mail Official
dinasti.info@gmail.com
Editorial Address
Case Amira Prive Jl. H. Risin No. 64D Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS)
Published by DINASTI REVIEW
ISSN : 27163768     EISSN : 2716375X     DOI : https://doi.org/10.38035/jmpis.v1i1
Focus and Scope FOCUS Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) memfokuskan diri pada riset tentang Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial. Pendekatan metode penelitian meliputi: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) memiliki tujuan sebagai berikut: Menyediakan sarana publikasi penelitian empiris dan alternatif bidang Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial. Menyebarkan hasil penelitian ilmiah baru kepada masyarakat. Mempercepat alih pengetahuan dari hasil penelitian empiris dan alternatif ke praktik. Oleh karena itu jurnal ini memuat artikel empiris dan tinjauan kritis baik yang menggunakan pendekatan kuantitatif (mainstream), pendekatan kualitatif (alternatif), maupun metode lainnya. SCOPE Topik yang dapat dimuat dalam jurnal ini adalah topik yang berhubungan dengan: PENDIDIKAN Pengelolaan Kurikulum, Pengelolaan Lulusan, Pengelolaan Proses Pembelajaran, Pengelolaan Sarana dan Prasarana, Pengelolaan Pendidikan, Pengelolaan Pembiayaan, Pengelolaan Penilaian, Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Pendidikan Kepemimpinan, Kebijakan dan Perencanaan Pendidikan, Ekonomi Pendidikan, Politik Pendidikan, Sekolah, Akademis, Pendidikan Sains, Matematika, Fisika, Kimia, Bahasa, Sosial, dll Ilmu Sosial Manajemen Ekonomi Politik Hukum Psikologi Komunikasi Humaniora (Budaya, Bahasa, dll) Seni Bidang Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial terapan Scopenya tidak terbatas hanya pada bidang-bidang tersebut. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) juga mempublikasikan hasil penelitian yang relevan dengan bidang ilmu manajemen dan terapannya.
Articles 1,793 Documents
Model Integratif Pengaruh Armada Logistik Ramah Energi, Strategi Hub Berbasis Energi Lokal, dan Kualitas Infrastruktur Logistik terhadap Loyalitas Pelanggan dengan Peran Ketahanan Sistem Distribusi Logistik pada Perusahaan Kurir di Indonesia Agil Prasetyo; Agus Purnomo; Erna Mulyati
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.7978

Abstract

Dengan ketahanan sistem distribusi logistik sebagai variabel mediasi, penelitian ini mengkaji hubungan antara loyalitas pelanggan dan armada logistik hemat energi, strategi pusat berbasis energi lokal, dan kualitas infrastruktur logistik. Temuan menunjukkan bahwa ketiga faktor operasional tersebut memiliki dampak signifikan terhadap loyalitas pelanggan dan ketahanan distribusi, dengan nilai β = 0,396 (p < 0,001), β = 0,460 (p < 0,001), dan β = 0,380 (p < 0,001), masing-masing. Daya penjelas yang kuat ditunjukkan oleh nilai R2 sebesar 0,815, yang berarti bahwa variabel yang diteliti dapat menjelaskan 81,5% varians dalam loyalitas pelanggan. Hubungan antara faktor operasional dan loyalitas pelanggan sangat dimediasi oleh Ketahanan Sistem Distribusi Logistik, menurut uji mediasi. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur logistik, pembentukan strategi pusat berbasis energi lokal, dan penggunaan armada hemat energi semuanya berkontribusi pada sistem distribusi yang lebih tangguh, yang pada gilirannya meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap jasa kurir di Indonesia.
Hubungan Antara Religiusitas dengan Quarter Life Crisis Generasi Z pada Fresh Graduate Arya Syafaromania Rachma; Siti Nabila Ramadhanti; Ghozali
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.7980

Abstract

Quarter Life Crisis sering terjadi pada generasi Z yang fresh graduate. Karena pesatnya perkembangan teknologi dan kurangnya pengalaman dalam bekerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi quarter life crisis adalah religiusitas. Religiusitas menjadi faktor penting dalam memberikan kekuatan bagi individu dalam menghadapi quarter life crisis. Selain itu, religiusitas juga menjadi faktor yang masih dipegang erat oleh masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara religiusitas dengan quarter life crisis generasi Z pada fresh graduate. Setelah dilakukan penelitian, terbukti bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara religiusitas dengan quarter life crisis generasi Z pada fresh graduate dengan korelasi yang kuat. Artinya, individu yang memiliki tingkat religiusitas tinggi mengalami quarter life crisis yang lebih rendah, begitupun sebaliknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan alat ukur religiusitas dan quarter life crisis. Penelitian ini melibatkan 105 responden generasi Z yang fresh graduate. Data yang ada dilakukan uji hipotesis dengan teknik analisis korelasi spearman’s rho. Hasil uji korelasi memiliki taraf nilai signifikansi sebesar p=0.000 (p<0.05) dan nilai koefisien korelasi r = -0.534**. Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara religiusitas dengan quarter life crisis generasi Z pada fresh graduate. Artinya, semakin tinggi tingkat religiusitas maka semakin rendah quarter life crisis yang dihadapi. Selain itu kekuatan dari korelasi antar variabel bersifat kuat. Penelitian ini dapat membantu orang tua dan praktisi psikologi membantu individu dalam menghadapi masa quarter life crisis.
Pengaruh Media Sosial terhadap Habitus, Persepsi, dan Komodifikasi Seni Rupa Kontemporer Urban Berdampak pada Arah dan Kurikulum Pendidikan Seni Lusi Heldayani; Indrayuda; Heldi; Jupriani
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.7983

Abstract

Media sosial telah menjadi arena penting yang memengaruhi praktik produksi, distribusi, dan konsumsi seni rupa kontemporer urban, sekaligus membentuk habitus kreatif, persepsi estetis, dan mekanisme komodifikasi karya seni. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana media sosial memengaruhi habitus seniman dan audiens, perubahan persepsi nilai seni, serta percepatan komodifikasi, dan bagaimana dinamika tersebut berdampak pada arah serta pengembangan kurikulum pendidikan seni. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif sosioantropologi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis praktik digital. Kerangka teori memadukan konsep habitus dan arena budaya, teori mediatization, serta ekonomi kreatif untuk memahami hubungan antara praktik seni dan ruang digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial membentuk orientasi produksi seni berbasis visibilitas, identitas performatif, dan strategi branding, yang memengaruhi persepsi audiens terhadap nilai estetika dan fungsi sosial seni. Proses ini mendorong komodifikasi yang semakin terintegrasi dengan logika ekonomi perhatian. Dampaknya, pendidikan seni perlu mengadaptasi kurikulum yang responsif terhadap literasi digital, kritik visual, dan pemahaman ekonomi budaya agar relevan dengan ekosistem seni kontemporer. Studi ini menegaskan pentingnya rekonstruksi pedagogi seni dalam menghadapi transformasi budaya digital.
Peran Manajemen Kepala Sekolah dalam Implementasi Visi Pendidikan di Era Transformasi Sekolah Silvia Marniati; Masbirorotni; Raden M. Ali
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.7868

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen kepala sekolah dalam mewujudkan visi pendidikan di era transformasi sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi pustaka melalui telaah berbagai literatur ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi visi sekolah sangat ditentukan oleh kemampuan kepala sekolah dalam menjalankan fungsi manajerial secara efektif, terutama pada aspek perencanaan strategis, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Kepemimpinan visioner menjadi faktor penggerak utama dalam membangun motivasi, partisipasi, dan budaya kerja kolaboratif di lingkungan sekolah, sementara penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) memperkuat otonomi dan tanggung jawab bersama dalam mencapai tujuan pendidikan. Kesimpulannya, kepala sekolah berperan sentral sebagai agen perubahan yang mengintegrasikan visi pendidikan ke dalam seluruh proses manajemen dan pengambilan keputusan. Penelitian ini memiliki urgensi tinggi karena menunjukkan pentingnya penguatan kompetensi kepemimpinan visioner dan manajemen berbasis visi dalam menghadapi tantangan transformasi pendidikan di era digital.
Pengaruh Self Regulated Learning terhadap Student Engagement melalui Scholl Well Being sebagai Mediasi Arif Suganda; Hasanuddin; Suryani Hardjo
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.7869

Abstract

Student engagement merupakan indikator penting dalam menilai efektivitas pembelajaran berbasis kompetensi karena mencerminkan keterlibatan kognitif, emosional, dan perilaku peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self-regulated learning terhadap student engagement melalui School Well-Being pada siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 300 siswa aktif kelas X dan XI SMK Negeri 1 Tanjung Morawa. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-regulated learning berpengaruh signifikan terhadap student engagement (p < 0,05; t > 1,96) dengan kontribusi sebesar 8,3%. Self-regulated learning juga berpengaruh signifikan terhadap school well-being dengan kontribusi sebesar 15,6%. Selanjutnya, school well-being memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap student engagement dengan kontribusi sebesar 86%. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa school well-being berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan self-regulated learning terhadap student engagement dengan pengaruh tidak langsung sebesar 13,4%, lebih besar dibandingkan pengaruh langsung sebesar 8,3%. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan student engagement tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan regulasi diri siswa, tetapi juga oleh tingkat kesejahteraan mereka di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, penguatan self-regulated learning dan penciptaan school well-being yang positif menjadi strategi penting dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Solidaritas Sosial (‘Asabiyyah) dalam Pemikiran Ibnu Khaldun: Studi atas Kemunduran Dinasti Abbasiyah (850–1258 M) Afifi Takrimi Lubis; Kasron Nasution
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.7975

Abstract

Penelitian ini mengkaji kemunduran Dinasti Abbasiyah pada periode 850–1258 M melalui perspektif pemikiran Ibnu Khaldun, khususnya konsep ‘asabiyyah sebagai fondasi solidaritas sosial dan politik. Dengan menggunakan metode analisis pemikiran yang dipadukan dengan pendekatan historis, penelitian ini menelaah Al-Muqaddimah sebagai sumber primer teoritis dan Tārīkh al-Ṭabarī sebagai sumber primer historis, serta didukung oleh kajian sejarawan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemewahan elit, konflik politik internal, dominasi militer, krisis legitimasi khalifah, serta keruntuhan moral dan ekonomi secara bertahap melemahkan ‘asabiyyah dalam tubuh Abbasiyah. Melemahnya solidaritas sosial tersebut menyebabkan rapuhnya struktur kekuasaan, sehingga serangan Mongol pada 1258 M menjadi faktor pemercepat kehancuran kekhalifahan. Temuan ini menegaskan relevansi pemikiran Ibnu Khaldun dalam memahami dinamika kemunduran peradaban Islam.
Kepemimpinan Transformasional Berbasis Nilai Kula Babong dalam Meningkatkan Kinerja Dosen Mikael Emi Bernadus; Neti Karnati; Rihlah Nur Aulia
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.7999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan relevansi nilai budaya Kula Babong dengan praktik kepemimpinan transformasional serta implikasinya bagi peningkatan kinerja dosen, terutama dosen pada perguruan tinggi Katolik. Dalam konteks pendidikan tinggi, praktik kepemimpinan akademik masih dihadapkan pada tantangan seperti rendahnya motivasi dosen, terbatasnya kolaborasi, serta resistensi terhadap kebijakan nasional yang bersifat struktural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data lapangan mengenai nilai-nilai budaya Kula Babong di Sikka, Nusa Tenggara Timur, yang kemudian diperkuat oleh studi pustaka tentang teori kepemimpinan transformasional dan kinerja dosen pada pendidikan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai utama Kula Babong meliputi keteladanan moral, semangat kebersamaan, dialog reflektif, dan kepedulian relasional yang secara konseptual sejalan dengan empat dimensi kepemimpinan transformasional. Model kepemimpinan berbasis budaya lokal ini menawarkan kerangka konseptual yang lebih kontekstual, humanis, dan partisipatoris, sekaligus memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan kepemimpinan pendidikan tinggi Katolik di Indonesia.
Model Pembelajaran Berbasis Bermain dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Systematic Literature Review Berdasarkan Prisma 2020 Putu Gitta Fortuna; Nice Asril Maylani; Ni Ketut Desia Tristiantari
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.8007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis secara sistematis berbagai model pembelajaran berbasis bermain dalam pendidikan anak usia dini, mengkaji pola implementasinya, serta menganalisis dampaknya terhadap perkembangan anak berdasarkan literatur ilmiah terkini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mengikuti pedoman PRISMA 2020 untuk memperoleh sintesis yang sistematis dan komprehensif mengenai model pembelajaran berbasis bermain dalam PAUD. Penelusuran literatur dilakukan pada rentang 2014–2025 melalui basis data seperti Google Scholar, Scopus, ERIC, DOAJ, dan jurnal terakreditasi Sinta dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Artikel yang lolos seleksi dianalisis secara deskriptif-analitis melalui sintesis naratif untuk mengidentifikasi jenis model bermain, aspek perkembangan anak yang diteliti, serta pola temuan yang muncul. Hasil Systematic Literature Review menunjukkan bahwa terdapat lima klasifikasi utama model pembelajaran berbasis bermain dalam PAUD yang terstruktur, aplikatif, dan berpusat pada anak sebagai subjek aktif pembelajaran. Sintesis temuan menegaskan bahwa seluruh model tersebut secara konsisten memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak usia dini. Dampak yang paling dominan terlihat pada peningkatan kreativitas dan perkembangan kognitif, disertai penguatan motorik kasar, motorik halus, serta perkembangan sosial-emosional dan karakter anak.
Hubungan Antara Body Dissatisfaction dan Self-Esteem dengan Perilaku Diet pada Mahasiswi Universitas X Emil Afriza Harditama; Miftakhul Jannah; Hermien Laksmiwati
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.8020

Abstract

Emil Afriza Harditama (2025). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body dissatisfaction dan self-esteem dengan perilaku diet pada mahasiswi yang berada dalam rentang usia emerging adult (18–25 tahun). Masa emerging adulthood merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan pencarian jati diri, termasuk dalam hal penampilan fisik, yang dapat memengaruhi persepsi individu terhadap tubuh dan harga diri mereka. Body dissatisfaction atau ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh sering kali menjadi pemicu munculnya perilaku diet, baik yang sehat maupun tidak sehat. Di sisi lain, tingkat self-esteem juga berperan dalam membentuk sikap individu terhadap tubuh dan kebiasaan makan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 500 mahasiswi dari berbagai angkatan program studi psikologi sebuah universitas di Indonesia. Instrumen yang digunakan adalah Body Shape Questionnaire (BSQ), Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), dan Dieting Behavior Scale (DBS). Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara body dissatisfaction dan perilaku diet (p < 0,05), serta antara Self-Esteem dan perilaku diet (p < 0,05). Secara simultan, body dissatisfaction dan self-esteem berkontribusi signifikan terhadap kecenderungan perilaku diet pada mahasiswi. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pendekatan psikologis dalam upaya pencegahan perilaku diet yang ekstrem di kalangan remaja dewasa, khususnya melalui intervensi yang berfokus pada citra tubuh dan harga diri.
Pengaruh Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak di TK Jembatan Budaya Ni Putu Mei Anggreni; I Wayan Widiana; I Gusti Agung Ayu Wulandari
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.8025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis anak di TK Jembatan Budaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan kemampuan berpikir kritis sejak usia dini sebagai salah satu keterampilan dasar dalam proses pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak pada kelas B di TK Jembatan Budaya yang berjumlah 34 anak, yang terdiri atas kelas B1 dan B2, masing-masing berjumlah 17 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan uji linearitas. Setelah data berdistribusi normal dan linier maka selanjutnya dilakukan analisis Somers’ d dengan bantuan program SPSS versi 22 untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel X terhadap Variabel Y. Berdasarkan hasil analisis Somers’ d diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) dengan nilai koefisien sebesar 0,501 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis anak. Dengan demikian, penerapan Project Based Learning terbukti mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak di TK Jembatan Budaya.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026) Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025) Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025) Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2025) Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2025) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025) Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober - November 2024) Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2024) Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2024) Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2024) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2024) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2023 - Januari 2024) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2023 - November 2023) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2022 - Mei 2023) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2022 - November 2022) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2021 - Mei 2022) Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Januari 2022) Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2021 - November 2021) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2020 - Mei 2021) Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2020 - November 2020) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2019 - Mei 2020) More Issue