cover
Contact Name
Eny Qurniyawati
Contact Email
eny.qurniyawati@fkm.unair.ac.id
Phone
+6285785028088
Journal Mail Official
mgk@journal.unair.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Media Gizi Kesmas
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 23017392     EISSN : 27458598     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Media Gizi Kesmas (MGK) is a scientific journal under the auspices of Universitas Airlangga that uses a peer review system and is published by the Faculty of Public Health, Universitas Airlangga. It is published twice a year, in June and December. Articles published in MGK include original research articles, literature reviews, and case studies. The scope of MGK includes Nutrition (Public Health Nutrition, Community Nutrition, Clinical Nutrition, Dietetics, Food and Nutrition, Food Service Management), Public Health (Health Policy and Administration, Occupational Health and Safety, Environmental Health, Biostatistics, Epidemiology, Health Promotion and Behavioral Science, Reproductive Health), and current issues in nutrition and public health.
Articles 459 Documents
Relationship between Characteristics of Breastfeeding Mother with Exclusive Breastfeeding in Leran Village Kalitidu District Bojonegoro Regency Istighfarisma, Ana; Arini, Shintia Yunita; Widyartanto, Anggara; Lariza, Banatul; Amanda Sari, Hidayatul Rulling
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.229-236

Abstract

ABSTRACTBackground: Breast milk (ASI) is a liquid created specifically that comes directly from the breast of a mother for babies and is the best food for babies especially aged 0-6 months. Factors that influence exclusive breastfeeding to mothers include maternal sociodemographic factors, pre/post natal factors, and psychosocial factors. Bojonegoro Regency is one of the regions in Indonesia that has quite good exclusive breastfeeding coverage in 2018 to reach 87%. However, there are still a number of sub-districts and public health service in Bojonegoro that have not been able to reach the target of breastfeeding coverage by the Ministry of Health in 2015, one of them is Leran Village, Kalitidu District, Bojonegoro Regency.Objective: This study determined the relation between characteristics of breastfeeding mothers consisting of age, education, occupation, and parity with exclusive breastfeeding in Leran Village, Kalitidu District, Bojonegoro Regency.Methods: The method is observational type and analytic descriptive which uses cross sectional approach. Variables studies had a relationship with exclusive breastfeeding if p < 0,05.Result: As many as 56% of mothers do not give exclusive breastfeeding. Most of the mothers who do not provide exclusive breastfeeding have low education (78,6%), aged 36-45 years (57,1%), are housewives (64,3%), and multiparous (50%). Statistical analysis showed no relation to the variables age (p=0,099), occupation (p=0,165), parity (p=0,208) with exclusive breastfeeding. While the education (p=0,003) have a relation with exclusive breastfeeding.Conclusion: The conclusion of this study is that there is no relation between age, occupation, and parity of mothers with exclusive breastfeeding. However, there is a relation between mother's education and exclusive breastfeedingKeywords: exclusive breastfeeding, mother's age, mother's education, mother's occupation, parity
Pengaruh Kualitas Udara dan Kondisi Iklim terhadap Perekonomian Masyarakat (Literature Review) Fath, Muhammad Arsya
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.329-342

Abstract

Pendahuluan: Menyadari tingginya aktivitas dan mobilitas manusia dalam menjalankan kehidupannya membuat kualitas lingkungan terutama udara menjadi berubah yang dapat berdampak terhadap iklim dunia. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk mencegah dan mengendalikan polusi udara yang berlebihan agar tidak terjadi perubahan iklim. Tujuan: Penelitian ini diadakan untuk mengetahui pengaruh kondisi iklim dan kualitas udara terhadap perekonomian masyarakat. Metode: Penelitian ini dilakukan secara literature review dan dilakukan dengan cara mencari, memilih, mensintesis, dan mempelajari artikel yang sesuai dengan topik yang dibahas. Artikel yang ditemukan sebanyak 10 artikel yang berlokasi di Indonesia dan beberapa negara di dunia serta memiliki rentang waktu 10 tahun terakhir (2011 – 2021). Hasil dan Pembahasan: Penelitian ini mengungkapkan bahwa aktivitas masyarakat seperti pembakaran hutan dan penggunaan kendaraan bermotor yang berlebihan menyebabkan perubahan kualitas udara yang berdampak pada perubahan iklim dunia.  Akibat perubahan iklim dan polusi udara menyebabkan ekonomi masyarakat menjadi berpengaruh besar terhadap kehidupan manusia.Kesimpulan: Hasilnya didapat bahwa perekonomian masyarakat sangat bergantung terhadap iklim dan kualitas udara. Oleh karena itu, pemerintah harus melakukan langkah pencegahan dan penanganan polusi udara agar iklim dunia tetap stabil.  Kata kunci: iklim, kualitas udara, perekonomian masyarakat
Hubungan Adiksi Internet dengan Status Gizi pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Kurniawan, Harun; Farapti, Farapti
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.187-195

Abstract

ABSTRAK:Latar Belakang: Penggunaan Internet yang berlebihan saat ini menyebabkan masalah yang disebut Internet Addiction Disorder (IAD) atau kecanduan internet. Adiksi internet adalah seseorang yang tidak mampu mengontrol diri untuk menggunakan internet, yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan fisik, psikis, maupun kemampuan sosialisasi, dam perubahan pola makan yang mengakibatkan berubahan status gizi. Akses internet yang mudah merupakan faktor utama dalam kecanduan internet dan dapat mengubah gaya hidup. Karena kampus menyediakan fasilitas Internet gratis dan tidak ada pengawasan orang tua, risiko masalah penggunaan Internet mahasiswa meningkat.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari hubungan adiksi internet dengan status gizi pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas AirlanggaMetode: Penelitian ini termasuk jenis penelitian obeservasional analitik dengan desain studi cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga sebanyak 72 mahasiswa. Pengumpulan data adiksi internet menggunakan kuesioner Young's Internet Addiction Test , status gizi menggunakan perhitungan indeks massa tubuh melalui pengukuran berat badan serta tinggi badan dan analisis data menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara adiksi internet dengan status gizi (p = 0,020;r=-0,274). Berdasarkan penelitian ini, diketahui bahwa semakin seseorang adiksi terhadap internet maka akansemakin tinggi tingkat status gizinya.Kesimpulan: Kesimpulan pada penelitian ini adalah adanya hubungan negatif yang lemah antara adiksi internet dengan status gizi. Hubungan negatif menunjukkan bahwa semakin seseorang memiliki adiksi pada internet yang tinggi maka semakin rendah status gizinya. Penggunaan internet sebaiknya dibatasi terutama pada area kampus dengan cara membatasi akses wi-fi gratis yang hanya dapat digunakan untuk kebutuhan studi, sehingga dapat mencegah terjadinya permasalahan kesehatan secara psikis dan fisik.Kata kunci: adiksi internet, status gizi, mahasiswa
Sistem Ketahanan Pangan Daerah pada Masa Pandemi Covid-19 : A Literature Review Zaelani, Muhammad Ziddan; Rachmah, Qonita
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.291-297

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Ketahanan pangan merupakan isu pokok dalam pemenuhan kesejahteraan masyarakat karena akan menentukan kestabilan ekonomi, sosial, dan politik dalam suatu negara. Pandemi Covid-19 membuat segala aspek kehidupan cenderung mengarah pada situasi Adaptasi Kebiasaan Baru. Sehingga, membuat perubahan situasi hampir di semua aspek kehidupan, termasuk perubahan pola rantai pasokan pangan. Tujuan:Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sistem ketahanan pangan yang dilakukan dibeberapa daerah yang dapat digunakan dimasa pandemi Covid-19. Metode: Metode yang dipakai yaitu Literature Review yaitu penelitian dengan melakukan telaah terhadap beberapa artikel baik nasional maupun internasional. Hasil: Terdapat beberapa sistem ketahanan pangan yang dapat diterapkan di masa pandemi Covid-19 sesuai dengan kondisi dimasing-masing wilayah.Kesimpulan: Kesimpulan yang didapat adalah sistem ketahanan pangan berbeda-beda sesuai kondisi ekonomi wilayah, sumber daya manusia, kondisi geografis masing-masing wilayah terdampak.
Niat Mahasiwa di Surabaya untuk Berhenti Mengonsumsi Minuman Beralkohol Menggunakan Teori Attitude Towards Behavior Sitio, Denita Mayasari; Kevaladandra, Zulfa; Nurmala, Ira
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.205-212

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Minuman beralkohol dikaitkan dengan risiko bertambahnya masalah kesehatan seperti ketergantungan alkohol, sirosis hati, kanker dan cedera. Hubungan kausal terbaru oleh temuan penelitian adalah mengonsumsi alkohol mengakibatkan kejadian penyakit menular seperti tuberkulosis dan HIV/AIDS. Efek dari penggunaan alkohol adalah sekitar 3,3 juta kematian setiap tahun. Jadi, bahaya penggunaan alkohol menyumbang 5,9% dari semua kematian di seluruh dunia.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan niat mahasiswa di Surabaya untuk berhenti mengonsumsi minuman beralkohol.Metode: Penelitian dilakukan mulai dari Oktober 2017 – Oktober 2018. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang didukung dengan teknik in-depth interview. Informan dari penelitian ini terdiri dari dua kategori yaitu informan kunci dan informan. Adapun informan kunci adalah mahasiswa di Surabaya yang berusia 18-21 tahun, mengonsumsi minuman beralkohol dan memiliki keinginan untuk berhenti mengonsumsi minuman beralkohol. Sedangkan informan adalah teman dekat dari informan kunci. Jumlah informan penelitian adalah 18 orang. Informan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu informan kunci dan informan. Informan kunci terdiri dari 7 orang, sedangkan informan terdiri dari 6 orang teman dekat informan kunci dan 5 orang pengurus yayasan ORBIT (Our Right To Be Independent) Surabaya. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik snowball sampling yang dimulai dari informan kunci, kemudian informan kunci akan memberikan petunjuk untuk informan selanjutnya. Adapun analisis data dilakukan dengan melakukan pengambilan data hingga membuat kesimpulan.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan mempercayai adanya dampak negatif akibat dari mengonsumsi minuman tersebut.Kesimpulan: Sebagian besar informan kunci memiliki attitude toward behavior (sikap terhadap perilaku) positif untuk berhenti mengonsumsi minuman beralkohol yang berasal dari evaluasi saat mengonsumsi minuman beralkohol dan mempercayai adanya dampak negatif akibat dari mengonsumsi minuman tersebut. Saran untuk peneliti lainnya diharapkan agar dapat mencari intervensi yang efektif dalam penanganan penyalahgunaan alkohol di kalangan remaja.Kata kunci: mahasiswa, minuman beralkohol, sikap
Pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Rumah Tangga di Kota Surabaya Indonesia Fadila, Rena Azizul; Rachmayanti, Riris Diana
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.213-221

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Salah satu program yang dapat digunakan untuk memampukan anggota keluarga dalam pelaksanaan PHBS adalah melalui program PHBS rumah tangga. Dengan program PHBS ini, keluarga akan turut berperan aktif pada gerakan kesehatan di masyarakat. Hasil survey berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Surabaya tahun 2018 menunjukkan sebanyak 68,74% rumah tangga di Kota Surabaya telah menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sedangkan target dari Kementrian Kesehatan sebanyak 70%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, dan sikap masyarakat di tatanan rumah tangga dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai salah satu upaya dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat.Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik, desain yang digunakan adalah korelasional, dan pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada Januari 2020 di RW 9 Kelurahan Ujung. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 0-24 bulan sebanyak 85 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dengan metode simple random sampling yaitu sebanyak 71 orang. Pengetahuan dan sikap merupakan variabel independen, sedangkan perilaku hidup bersih dan sehat merupakan variabel dependen. Pengolahan data dapam penelitian ini menggunakan uji Spearman.Hasil: Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa p value pada variabel pengetahuan adalah 0,000 < α (0,05) dengan correlation coefficient p=0,678, sehingga dapat diartikan bahwa terdapat hubungan dengan keeratan yang kuat antara pengetahuan dengan PHBS. Sedangkan p value pada variabel sikap adalah p 0,000<α (0,05) dengan correlation coefficient p=0,705 yang menunjukkan adanya hubungan dengan keeratan yang kuat antara sikap dengan PHBS.Kesimpulan: Pengetahuan keluarga merupakan faktor utama pada penerapan PHBS di tatanan rumah tangga. Perlu adanya kerja sama antara lintas sektor untuk meningkatkan kegiatan penyuluhan dan emo demo guna meningkatkan pengetahuan masyarakat.Kata kunci: PHBS, perilaku, rumah tangga, pengetahuan, sikap 
Pendidikan Gizi tentang Anemia dan Konseling Kesehatan Mental pada Remaja melalui Program Kenal Sebaya Puspikawati, Septa Indra; Sebayang, Susy Katikana; Dewi, Desak Made Sintha Kurnia; Fadzilah, Rochmanita Ilvanadewi; Alfayad, Afan; Wardoyo, Dhea Aulia Hera; Pertiwi, Rina; Adnin, Arini Banowati Azalia; Devi, Sarda Ika; Manggali, Tyas Ratna; Septiani, Mela; Yunita, Dewi
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.278-283

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Anemia merupakan suatu kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari angka normal. Indonesia merupakan sebuah negara dengan kejadian anemia yang cukup tinggi. Prevalensi kejadian anemia yang terjadi pada Remaja Indonesia yaitu 32%, hal ini memiliki arti 3-4 dari 10 remaja di Indonesia menderita anemia. Program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) adalah salah satu cara yang dapat digunakan sebagai upaya di dalam penanganan anemia. Cakupan pemberian Tablet Tambah Darah pada remajaputri sebesar 76,2%, dengan 80,9% diantaranya mendapat TTD di sekolah. Remaja putri yang mendapat TTD di sekolah dan mengonsumi ≥52 butir hanya sebanyak 1,4%, sedangkan, 98,6% lainnya mengonsumsi <52 butir. Dengan demikian kesadaran remaja putri tentang pentingnya konsumsi TTD sebagai langkah untuk mencegah terjadinya anemia masih cukup rendah.Tujuan: Mengetahui perbedaan antara pengetahuan sebelum dan setelah pendidikan gizi tentang anemia pada remajaMetode: Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Banyuwangi. Dilaksanakan pada bulan Agustus 2021. Sasaran kegiatan adalah pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Banyuwangi.Hasil: Rata – rata skor pengetahuan meningkat sebesar 11,23. Sebanyak 75,3% siswa menjawab sangat setuju bahwa sosialisasi ini memberikan informasi baru.Kesimpulan: Edukasi tentang anemia dan TTD pada remaja dengan media video dan leaflet secara online dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia dan TTD.Kata kunci: remaja, anemia, tablet tambah darah
Counseling of Balanced Nutrition as an Effort to Increase Mother's Knowledge on Preventing Malnutrition (Case Study in Mojo Village, Kalitidu District, Bojonegoro Regency) Panjaitan, Christin; Astutik, Erni
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.222-228

Abstract

ABSTRACTBackground: Malnutrition is a nutritional problem in children under five that still occurs today, including in Indonesia. East Java is one of the province that contributes quite a lot of malnourished children under five. Long-term malnutrition will impact the quality of human resources.Objective: To analyze the relationship between providing balanced nutrition counseling with the increase of mother's knowledge to prevent malnutrition.Methods: The method used in this study is Quasi Experiment with one group pre-test and post-test design. The sampling technique is the total sampling method, the sample are all mothers who have children under five in Mojo Village, Kalitidu District, Bojonegoro Regency as many as 42 people. Mojo Village was selectedpurposively. The dependent T-test was used to measure the differences of the mother's knowledge level before and after the education being given. The response rate of this study is 71.4%.Results: The results showed that at the beginning of the session before the counseling being given, 50% of mothers had good knowledge, sufficient knowledge 40%, and lacked knowledge 10%. After the counseling was carried out, 60% of mothers had good knowledge and sufficient knowledge 40%. The mean score before counseling was 67.33 ± 15.30 and after counseling, it changed to 72.00 ± 9.90 (P <0.05).Conclusion: The provision of balanced nutrition counseling in Mojo Village is significantly associated with the increase of mother's knowledge to prevent malnutrition. The Nutritionist in Puskesmas and Posyandu cadres have an important role in providing nutrition education to mothers to prevent malnutrition.Keywords: balanced nutrition, counseling, knowledge, malnutrition
Analisis Pencatatan dan Pelaporan Penyakit Menular COVID-19 di Wilayah Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto dengan Metode Tracing Surveilans Alkatiri, Fahad Sultan
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.284-290

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Coronavirus merupakan jenis virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Menurut WHO, COVID-19 atau CoronaVirus Disease-2019 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan yaitu virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). WHO menetapkan wabah COVID-19 ini sebagai pandemic, karena telah menyebar keseluruh dunia. Sampai saat ini belum ada vaksin untuk mencegah infeksi Virus Corona atau COVID-19, namun dengan  menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin dapat memutus rantai penyebaran virus COVID-19.Tujuan:  untuk menganalisis proses pencatatan dan pelaporan wabah penyakit menular COVID-19 yang dilakukan oleh Surveilans COVID-19 Puskesmas Bangsal.Metode: Penelitian ini menggunakan metode pencatatan dan pelaporan dengan menelusuri orang yang terkonfirmasi COVID-19 dan mungkin telah melakukan kontak dengan keluarga maupun kerabat yang juga terinfeksi atau telah melakukan perjalanan ke kota yang bestatus zona merah .Hasil: Dari data yang didapatkan, tercatat masih banyaknya kasus Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 579 orang sejak Maret 2020 – Juli 2020, sedangkan kasus konfirmasi positif yang tercatat dari bulan Mei 2020 sampai dengan Agustus 2020 sebanyak 66 orang. Pencegahan penyebaran virus ini bisa dilakukan dengan menjalankan protokol Kesehatan yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan air bersih, menghindari kerumunan, mengurangi untuk melakukan kontak langsung dengan siapapun dan menjalani hidup sehat dan bersih.Kesimpulan: Pencatatan dan pelaporan yang dilakukan oleh Puskesmas Bangsal telah sesuai dengan pedoman KepMenkes HK.01.07/2020. Pencatatan kasus COVID-19 dilakukan dengan menggunakan form yang telah ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, sedangkan untuk pelaporan terdapat beberapa macam antara lain laporan penemuan kasus, laporan pengiriman dan pemeriksaan spesimen, laporan penyelidikan epidemiologi dan laporan pemantauan kontak erat.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) pada Remaja Putri Ardi, Alvi 'Izza
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.320-328

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Remaja putri sering mengalami masalah gizi kurang energi kronis. Kurang energi kronis merupakan kondisi yang terjadi karena asupan energi dan protein yang kurang dalam jangka waktu lama. Remaja putri usia 15-19 tahun memiliki proporsi yang paling tinggi diantara wanita usia subur yang mengalami kurang energi kronis pada tahun 2018. Usia remaja mengalami perubahan yang berlangsung cepat dalam hal pertumbuhan fisik, kognitif, dan psikososial. Kurang energi kronis dapat berdampak buruk bagi remaja putri hingga fase kehidupan selanjutnya. Tujuan: Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kurang energi kronis pada remaja putri. Metode: Jenis penelitian ini adalah studi literatur yang berasal dari Google Scholar. Referensi jurnal yang digunakan sebagai referensi berjumlah 6 jurnal yang relevan dengan topik studi literatur ini.Hasil: Variabel yang memiliki hubungan dengan kurang energi kronis pada remaja putri adalah pola makan (frekuensi makan dan jenis ragam makanan), asupan zat gizi (energi, protein, lemak, zat besi), body image, dan indeks massa tubuh menurut umur. Sebagian besar remaja putri yang memiliki pola makan yang tidak sesuai pedoman gizi seimbang, kurang asupan zat besi, dan body image negatif  mengalami kurang energi kronis. Remaja putri yang sebagian besar mempunyai asupan energi, protein, dan lemak yang baik tidak mengalami kurang energi kronis.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pola makan (frekuensi makan dan jenis ragam makanan), asupan zat gizi (energi, protein, lemak, zat besi), body image, dan indeks massa tubuh menurut umur dengan kurang energi kronis pada remaja putri. Indeks massa tubuh menurut umur memiliki hubungan yang sangat kuat dengan kurang energi kronis.Kata kunci: kurang energi kronis, remaja putri

Page 7 of 46 | Total Record : 459