cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
pppmsyedza@gmail.com
Phone
+6282384992512
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes SYEDZA Saintika Padang Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
jurnal abdimas saintika
ISSN : 2746797X     EISSN : 27154424     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Saintika adalah jurnal scientific yang ditulis dalam bahasa Indonesia diterbitkan setiap Januari dan Agustus, proses submission manuscript dibuka setiap tahun. Submission manuscript dilakukan dengan metode Double Blind Peer Review dan Editorial Review sebelum diterima dan di publikasi. Jurnal Abdimas Saintika hanya menerima manuscript dalam bidang: Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB, Kebidanan Komunitas dan Reproduksi) Keperawatan (Keperawatan Anak, Medical Bedah, Jiwa, Gerontik, Komunitas, Gawatdarurat, Maternitas dan Manajemen) Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Publik) Biomedik (Farmako Kinetik dan Farmako Dinamik) Teknologi Laboratorium Medik Managemen Informasi Kesehatan
Articles 369 Documents
OPTIMALISASI PENYELENGGARAAN PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH Popy Maryasel; Ria Desnita; Ikhsan Ibnu Tahta; Avelia Rahmayani; Defrima Oka Surya; Dika Dwi Muharamsyah
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1382

Abstract

Latar Belakang : Pembinaan dan pengembangan UKS merupakan salah satu upaya pemeliharaandan peningkatan kesehatan yang ditujukan kepada peserta didik sebagai sasaran utama untukmewujudkan sumber daya manusia yang sehat fisik, mental dan sosial serta memiliki produktivitasyang tinggi. SDN 13 Batu Gadang merupakan salah satu sekolah dasar negeri di Kota Padang yangmenjalankan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan memiliki guru pembina UKS serta kaderkesehatan dokter kecil. Hasil survey awal didapatkan informasi bahwa sejak pandemi COVID-19 ditahun 2020 kegiatan program UKS tidak berjalan dengan optimal. Sekolah memiliki keterbatasandalam penyelenggaran UKS selama pandemi COVID-19. Metode : Masalah belum optimalnyapelaksanaan UKS selama pandemi COVID-19 di SDN 13 Batu Gadang diatasi dengan memberikanpelatihan dan sosialisasi berkaitan dengan pelaksanaan UKS di masa Pandemi COVID-19 denganmelibatkan pihak Puskesmas, melakukan pembinaan dokter kecil sebagai kader kesehatan ciliksekolah dan penyegaran kembali ruangan UKS. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dari tanggal 7 Juni –30 Agustus 2021 secara tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan. Hasil: Setelahkegiatan pembinaan UKS di SDN 13 Batu Gadang didapatkan hasil terdapat peningkatan pengetahuandan keterampilan peserta didik tentang kesehatan, berfungsinya dokter kecil sebagai kader kesehatancilik di sekolah dan berfungsinya ruangan UKS.Kata Kunci : Kesehatan, Usaha Kesehatan Sekolah, Siswa,
TERAPI HIPNOTIS LIMA JARI UPAYA MENGELOLA KECEMASAN DI MASA PANDEMI VARIAN OMICRON Yola Yolanda; Ulfa Suryani; Rizka Ausrianti; Velga Yazia; Nur Gusti Adia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1401

Abstract

Faktor penyebab terjadinya kecemasan dimasa pandemi Covid-19 diantaranya, tidak ingin berkontak fisik dengan orang lain, takut akan di vaksin, dan takut kematian, serta selalu menerapkan 5M (Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas (Wahyudi, 2020). Tujuan dari kegiatan ini adalah resolusi (perubahan) permasalahan dengan segera, seseorang melakukan evaluative situation yaitu menilai ancaman virus covid-19 berdasarkan sikap, pengetahuan, kemampuan dan pengalaman masa lalu yang dimiliki. Jika stressor dinilai berbahaya maka reaksi kecemasan akan timbul. Reaksi kecemasan ini ada yang bersifat sesaat (sesaat anxiety) da nada yang bersifat permanen, beradaptasi dengan kondisi pandemi, mengatasi kecemasan di masa pandemi varian omicron dengan terapi hipnotis lima jari. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan adalah ceramah, demonstrasi dan diskusi. Hasil dari penyuluhan ini adalah responden mampu mengatasi kecemasan dengan cara terapi hipnotis lima jari.Kata Kunci : Terapi Hipnotis Lima Jari, Kecemasan, Pandemi Varian Omicron
Edukasi Alat dan Metode Kontrasepsi Efektif Jangka Panjang pada Pasangan Usia Subur di Kawasan Tempat Pembuangan Sampah Akhir Air Dingin Dian Furwasyih; Sunesni Sunesni; Dewi Susilawati; Putri Mayanda Sutami; Winda Karnia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1351

Abstract

ABSTRAK Tempat pembuangan sampah akhir (TPA) adalah salah satu kawasan kumuh yang ada di perkotaan. Status kesehatan ibu dan anak di kawasan TPA tidak memuaskan, dimana kunjungan antenatal rendah, prevalensi anemia selama kehamilan tinggi dan sebagian besar anak tidak diimunisasi. Tujuh dari 10 anak meninggal karena diare, infeksi saluran nafas akut, malnutrisi, dan campak. Di sekitar TPA Aia Dingin Kota Padang ada sekitar 40 ibu dan 75 orang balita yang bermukim. Permasalahan mitra diantaranya dari 18 ibu balita semuanya tidak menggunakan alat kontrasepsi yang dapat mengakibatkan angka kelahiran yang cukup tinggi, belum mempunyai pengetahuan yang cukup baik tentang metode kontrasepsi yang sesuai dan efektif jangka panjang. Solusi yang diberikan adalah edukasi alat dan metode kontrasepsi efektif pada PUS. Hasil kegiatan ada peningkatan skor pengetahuan mitra dari 2,44 menjadi 4,07. Ada 2 orang ibu yang memutuskan untuk menggunakan IUD setelah pemberian edukasi. Rata – rata skor kepuasan peserta adalah 40,88. Luaran kegiatan adalah video youtube dengan url https://youtu.be/tTb6MNozp7s dan publikasi artikel di jurnal pengabdian masyarakat. Diharapkan kegiatan edukasi ini dapat dilakukan lebih optimal sehingga para ibu dapat memutuskan dengan bijak untuk menggunakan alat kontrasepsi yang efektif dan jangka panjang. Kata Kunci: tempat pembuangan sampah akhir, edukasi kontrasepsi, program KB   ABSTRACT Final disposal site (TPA) is one of the slum district in urban areas. The health status of mothers and children in the TPA area is not satisfactory, where antenatal visits are low, anemia during pregnancy and most children are not immunized. Seven out of 10 children die from diarrhea, acute respiratory infections, malnutrition and measles. There are around 40 mothers and 75 children under five who live around the TPA Aia Dingin, Padang City,. Problems include 18 mothers of under five children do not use contraception which can result in a high birth rate, do not have sufficient knowledge about appropriate and effective long-term contraceptive methods. The solution given was education on effective contraceptive tools and methods in EFA. The results were increasing the partner knowledge scores from 2.44 to 4.07, there were 2 mothers who decided to use the IUD after providing education. The average participant satisfaction score was 40.88. The output of this activity were a youtube video with the url https://youtu.be/tTb6MNozp7s and publication in a community services journal. It is hoped that this educational activity can be carried out more optimally so that mothers can decide wisely to use effective and long-term contraceptives. Keywords: final disposal site, contraceptive education, FP program 
PEMBERIAN EDUKASI DAN PRAKTEK TENTANG CUCI TANGAN 6 LANGKAH BENAR DAN ETIKA BATUK PADA PESERTA PESANTREN RAMADHAN DI MESJID AL-MUHSININ Jl. KASIAK, GN. SARIK KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG Siska Ferilda; Sandra Tri Juli Fendri; Betty Fitriyastri; Elsa Marselinda
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1419

Abstract

Pesantren ramadhan di kota Pandang saat ini dilakukan secara luring di mesjid- mesjid maupu mushola, hal ini akan meningkat  potensi menjadi penularan covid-19. Tindakan pencegahan diperlukan agar penularan ini tidak terjadi. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pengetahuan berkaitan pencegahan penularan covid-19 seperti etika batuk/ bersin dan Cuci Tangan . Edukasi ini dilakukan secara luring di mesjid Muhsinin Jl. Kasiak, Gn. Sarik, Kec. Kuranji, Kota Padang dengan menggunakan ceramah dan Praktek cara cuci tangan dan etika batuk yang baik. Kegiatan ini juga dilakukan pengetahuan satriwan-satriwari dengan memberikan beberapa pertanyan dan mempraktekan kembali cara cuci tangan dan etika batuk. Dari hasil yang didapat dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan santriwan-santriwati dalam pengetahuan mengenai covid, cara cuci tangan dan juga etika batukKata Kunci: edukasi, cuci tangan, etika batuk
Optimalisasi Pemanfaatan Rimpang Jahe Untuk Pencegahan Covid 19 Di Kelurahan Legok Kota Jambi Miko Eka Putri; Mila Triana Sari
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1356

Abstract

Pandemi covid 19 masih melanda Kota Jambi. Untuk itu perlu pencegahan penularan dari orang ke orang Berdasarkan data sebelas Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi, Kota Jambi tercatat sebagai daerah dengan kasus positif COVID-19 tertinggi mencapai 1.815 orang, dengan 15 jumlah kematian dan sembuh sebanyak 1.357, dan salah satu penyebabnya dikarenakan sudah terjadi paparan virus dari lingkungan masyarakat itu sendiri atau biasa yang disebut terjadinya transmisi lokal penularan virus corona, (Kemendagri, 2020). Untuk itu perlu upaya meningkatkan daya tahan tubuh masyarat terutama warga Kelurahan Legok untuk mencegah covid 19 dengan memanfatkan rimpang Jahe. Tujuan dari pelaknasaan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemandirian dan kemampuan masyarakat untuk merawat anggota keluarganya sendiri melalui pemanfaatan rimpang jahe. Pengabdian ini terdiri atas 5 kegiatan yaitu pertama melakukan pretest, kedua memberikan pendidikan kepada masyarakat, ketiga meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola rimpang jahe menjadi minuman yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dan yang ke empat memberikan post test. Pengabdian dilaksanakan pada  jum’at 17 Desember 2021 didapatkan hasil  79% peserta dapat menjawab dengan benar. Setelah evaluasi dan post test dilakukan. Terlaksananya pretes , pemberian edukasi, post test dan simulasi pembuatan minuman rimpang jahe.
SCREENING, PENCEGAHAN DAN PENATALAKSANAAN STUNTING Nurul Indah Sari; Sandra Harianis; Dewi Erlina Asrita Sari
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1402

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak usia dibawah lima tahun (balita) yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis sehingga tinggi badan anak tersebut tidak sesuai dengan usianya (terlalu pendek). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir H. Zainal Arifin, SKM, MKes., menyebutkan bahwa angka stunting di Kabupaten Inhil per Februari 2020 sebesar 6,9 persen atau sebanyak 2.259 dari 43.453 balita dan bayi. Berdasarkan survey awal didapatkan bahwa beberapa dari ibu yang memiliki balita di Wilayah Kelurahan Tembilahan Hilir diketahui belum banyak terpapar mengenai stunting. Sehingga beberapa dari mereka beranggapan bahwa anak/ balitanya lebih pendek dari usianya adalah faktor genetik sehingga tidak memerlukan penanganan lebih lanjut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi pada ibu dan balita terkait pencegahan stunting, mengukur gizi balita, dan memberikan makanan tambahan pada balita. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2021, berlangsung  ± 4 jam dengan jumlah peserta 32 ibu dan balita. Simpulan dari hasil screening BB/U terdapat 12 balita yang gizi kurang, 6 balita sangat kurang, Sedangkan berdasarkan TB/U 4 balita yang pendek, 8 balita sangat pendek. Sebagian peserta selama ini belum mengetahui apa itu stunting dan bagaimana cara mencegah stunting pada balita. Dalam pelaksanaan pemberian makanan tambahan pada balita terlaksana dengan baik dan tertib.Kata Kunci: Screening, Pencegahan dan Penatalaksanaan Stunting
MEMBANGUN KEPUASAN PASIEN DENGAN MENINGKATKAN SERVICE QUALITY SECARA PRIMA Di KLINIK ANISA MEDICAL CENTRE Hayu Yolanda Utami; Rizky Natassia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1370

Abstract

Customer satisfaction is something that must be considered by service providers in order to increase the number of service users. Clinic is one of the service providers in this case is health services. In order for the services provided to be optimal, one of the efforts that must be considered by the clinical management is to improve the quality of services which include physical facilities, empathy, reliability, responsibility and assurance. These five dimensions must be considered by clinical management to increase user satisfaction of the health services it provides.
PENYULUHAN CARA MELINDUNGI DIRI DARI BAHAYA GADGET Prima Adelin; Meta Oktora; Rahma Triyana; Melya Susanti; Laura Zeffira; Dinda Muthia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1418

Abstract

Penggunaan gadget di era sekarang sudah menjadi hal yang biasa terutama sejak  tpandemi Covid-19 yang menjadikan kehidupan manusia lebih terikat lagi dengan gadget. Kegiatan berbelanja sampai dengan belajar  dilakukan secara daring dari rumah menggunakan gadget. Komisi Nasional Perlindungan Anak yang sejak 2016 sudah menangani 42 kasus anak yang mengalami kecanduan gadget. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan usaha edukasi kepada remaja terkait bahaya Hal ini salah satunya dilakukan melakui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa penyuluhan kepada siswa SMP. Kegiatan PkM ini dilaksanakan terhadap  65 siswa SMP peserta pesantern Ramadhan di Mesjid Baitul Haadi, Aurduri indah, Padang pada tanggal 17 April 2022. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menambah wawasan para pelajar SMP mengenai bahaya penggunaan gadget yang tidak tepat, serta diharapkan mereka memilki penambahan wawasan mengenai usaha-usaha yang bisa dilakukan untuk mencegah kecanduan gadget. Kata Kunci: gadget, kecanduan, pencegahan.
EDUKASI KELUARGA DAN MASYARAKAT DALAM UPAYA MENGATASI STIGMATISASI GANGGUAN JIWA DI DESA PENYENGAT OLAK MUARO JAMBI Daryanto Daryanto; Erna Heryani Heryani; Rohaida Rohaida; Mila Triana Sari
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1383

Abstract

Stigmatisasi pada orang dengan gangguan jiwa masih sering terjadi di lingkungan keluarga dan  masyarakat. Penderita gangguan jiwa di Desa penyengat Olak merupakan yang tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Penyengat Olak yaitu 18  orang. Keluarga dan masyarakat belum memahami cara mencegah stigmatisasi. Permasalahan Mitra adalah rendahnya pengetahuan keluarga dan masyarakat tentang stigmatisaasi gangguan jiwa. Edukasi keluarga dan masyarakat merupakan solusi untuk mengatasi stigmatisasi gangguan jiwa. Edukasi dilaksanakan dari bulan April sd Oktober 2021. Pertemuan edukasi dihadiri  41 orang yaitu keluarga pasien, kader kesehatan, perangkat desa, RT, tokoh Agama dan tenaga kesehatan. Peserta juga diberi buku pegangan cara mengatasi stigmatisasi gangguan jiwa. Evaluasi pemberian materi menggunakan kuesioner pengetahuan dan Standardized Stigmatization Quesionaire. Kegiatan edukasi dapat meningkatkan skor rerata pengetahuan stigmatisasi gangguan jiwa dari 5,7  menjadi 7,4 secara  signifikan (Pv 0,000). Skor stigmatisasi gangguan jiwa keluarga dan masyarakat dari rerata 29,83 menjadi 30,85 secara signifikan  (0,000). Hasil menunjukkan bahwa pemberian edukasi bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan tentang stigma dan mengurangi stigma gangguan jiwa. Keluarga dan masyarakat dapat menggunakan Buku Pegangan sebagai pedoman mencegah stigmatisasi. Perawat kesehatan Jiwa bersama Pemerintah Desa hendaknya membina keluarga pasien dan kader kesehatan guna mencegah stigmatisasi pada orang gangguan jiwa secara berkesinambungan.Kata Kunci: Edukasi Masyarakat, Keluarga, Stigmatisasi Gangguan Jiwa.
EDUKASI TENTANG GIZI SEIMBANG PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK BALITA GIZI KURANG Fenny Fernando; Melia Pebrina; Ramah Hayu
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1403

Abstract

Status gizi kurang merupakan salah satu masalah malnutrisi yang membutuhkan perhatian khusus dan perlu penanganan sejak dini. Hal ini karena kondisi kurang gizi dalam jangka lama dapat mempengaruhi pertumbuhan balita, gangguan system imun, dan resiko terkena penyakit infeksi serta meningkatkan resiko terjadinya kematian pada balita. Tujuan umum edukasi tentang gizi kurang adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang di kelurahan ketaping, kec batang anai kab. padang pariaman tahun 2022. Metode pemecahan masalah yang dilakukan adalah dengan cara memberikan edukasi mengenai perbaikan gizi kurang pada ibu yang memiliki anak Balita Gizi Kurang. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dari rumah ke rumah  untuk memberikan penyuluhan sebanyak 10 orang ibu beserta anaknya, pada saat penyuluhan didampingi 1 orang Bidan Koordinator, 1 orang Bidan Desa,  3 orang kader di  Hasil kegiatan didapatkan Peserta antusias terhadap edukasi yang disampaikan,. Rata –rata 90 pengetahuan ibu meningkat setelah diberikan penyuluhan. Hal ini membuktikan bahwa peserta memperhatikan materi yang disampaikan. Kesimpulan didapatkan edukasi tentang Gizi Seimbang  berdampak positif pada Ibu, sehingga ibu bisa menerapkan gizi seimbang pada BalitanyaKata kunci : Edukasi, Gizi Kurang, Balita