cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
pppmsyedza@gmail.com
Phone
+6282384992512
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes SYEDZA Saintika Padang Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
jurnal abdimas saintika
ISSN : 2746797X     EISSN : 27154424     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Saintika adalah jurnal scientific yang ditulis dalam bahasa Indonesia diterbitkan setiap Januari dan Agustus, proses submission manuscript dibuka setiap tahun. Submission manuscript dilakukan dengan metode Double Blind Peer Review dan Editorial Review sebelum diterima dan di publikasi. Jurnal Abdimas Saintika hanya menerima manuscript dalam bidang: Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB, Kebidanan Komunitas dan Reproduksi) Keperawatan (Keperawatan Anak, Medical Bedah, Jiwa, Gerontik, Komunitas, Gawatdarurat, Maternitas dan Manajemen) Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Publik) Biomedik (Farmako Kinetik dan Farmako Dinamik) Teknologi Laboratorium Medik Managemen Informasi Kesehatan
Articles 369 Documents
Upaya Meningkatkan Keberhasilan Menyusui Pada Ibu dan Teknik Pemberian MP-ASI Pada Anak Sebagai Langkah Awal Pencegahan Stunting Zeffira, Laura; Lestari, Dhyna L; Gusmira, Yuni Handayani; Eldrian, Febianne
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1583

Abstract

Memberikan ASI secara langsung dari ibu kepada bayi merupakan salah satu strategi yang efektif dan murah dalam upaya menurunkan angka kejadian stunting pada anak. Namun, di lapangan masih banyak ditemui kesalahan teknik menyusui yang berdampak kurang optimalnya manfaat yang diperoleh oleh bayi. Posisi dan perlekatan yang tidak benar juga berdampak kepada ibu yang sering merasakan sakit saat menyusui hingga stress yang membuat proses pemberian ASI secara langsung menjadi terhenti sebelum waktunya. Disamping itu, pemberian MP-ASI sebagai program lanjutan mulai usia anak 6 bulan juga sangat penting dalam mendukung nutrisi seorang anak. Pemilihan bahan makanan, porsi dan jadwal pemberian makan merupakan factor yang dapat mendukung kesuksesan dalam proses pemberian nutrisi.Oleh sebab itu, melalui kegiatan ini akan dilakukan hands on education kepada ibu hamil, ibu menyusui dan ibu yang memiliki anak balita di Kelurahan Koto Katiak Padang Panjang mengenai teknik menyusui yang benar, tips menghadapi masalah yang sering timbul dalam proses menyusui, serta prinsip pembuatan dan cara pemberian MPASI yang benar. Hasil kegiatan ini diperoleh pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan cukup baik, sehingga diharapkan dapat diaplikasikan dalam proses pemberian nutrisi pada anak. Kata Kunci: teknik menyusui, ASI, MP ASI, stunting
PENGETAHUAN PASIEN TENTANG HIPOTERMI Novita Amri
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1499

Abstract

Hipotermia adalah keadaan suhu inti tubuh dibawah 36ºC (normotermi: 36,6º C-37,5ºC). Hipotermia merupakan suatu kondisi kedaruratan medis yang dapat timbul ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada produksi panas. Ketika suhu tubuh turun, sistem saraf dan organ lain tidak dapat bekerja normal. Jika tidak ditindaklanjuti, hipotermia akhirnya dapat menyebabkan kegagalan jantung dan sistem pernapasan, dan bahkan kematian. Berdasarkan data yang diperoleh dari World Health Organization (WHO) jumlah pasien dengan tindakan operasi mencapai angka peningkatan yang sangat signifikan dari tahun ke tahun. Tujuan setelah diberi penyuluhan pasien mampu memahami tentang cara menjaga agar pasien tidak terjadi hipotermi lagi. Metode yang digunakan adalah Ceramah dan Tanya Jawab dengan media leaflet dan LCD. Oleh karena itu dalah hal ini dipelukan upaya pencegahan hipotermi pasien post operasi.Kata Kunci :Hipotermi, Pengetahuan
EDUKASI PENTINGNYA SASARAN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT REKSODIWIRYO KOTA PADANG ratna dewi, ratna indah; dafriani, putri
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1541

Abstract

Rumah sakit sebagai salah satu sarana Kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Perawat merupakan pemberi asuhan keperawatan kepada pasien serta memiliki tanggung jawab dan kewenangan untuk mengambil langkah – Langkah keperawatan dalam kesembuhan pasien dan keselamatan pasien (patient safety). Tujuan penelitian ini memberikan edukasi kepada perawat ruangan tentang pentingnya melaksanakan dengan konsisten sasaran keselamatan pasien. Kegiatan ini dilakukan terhadap 15 orang perawat di ruang interne, yang mana edukasi diberikan selama 45 menit. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan perawat serta pelaksanaan kegiatan dalam menjaga  keselamatan pasien (patient safety). Dengan peningkatan pengetahuan ini diharapkan perawat lebih mengoptimalkan lagi pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety).Kata Kunci : edukasi, patient safety, pengetahuan.
SOSIALISASI SUKSES ANAKKU SEHAT BANGSAKU KUAT PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN PASAR BARU KECAMATAN PADANG PANJANG BARAT TAHUN 2022 Rahmi, Dian; Rikayoni, Rikayoni; Suherlin, Nicen
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1600

Abstract

Stunting merupakan ancaman serius terhadap anak di Indonesia saat ini. Kondisi stuntingatau bertubuh pendek karena kekurangan gizi kini telah diderita sebanyak 8,8 juta anakIndonesia (Tirto,2016). Menurut amatan pakar gizi, angka ini meningkat sebesar 37,2 persendalam jangka waktu tiga tahun (Tirto,2016). Saat ini prevalensi stunting di Indonesia adalah37,2% atau 8 juta anak mengalami pertumbuhan tidak maksimal (Tribun Jateng 2019) Tujuankegiatan sosialisasi pencegahan stunting ini diharapkan nantinya angka stunting diKecamatan Padang Panjang Barat khususnya Kelurahan Pasar Baru mengalami penurunan.Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan melakukan sosialisasi danpendampingan kepada beberapa kader kesehatan yang nanti nya bisa memberikanpenyuluhan kesehatan sebagai tindakan mandiri kepada masyarakat tentang pencegahanstunting. Metode pengabdian kepada masyarakat dimulai dengan melakukan identifikasimasalah stunting yang terjadi di tengah-tengah masyarakat serta melakukan penyuluhanmengenai pencegahan stunting . Dari hasil pelaksanaan kegitan PKM yang telahdilaksanakan pada hari jumat tanggal 29 Juli 2022 jam 09.00 WIB yang bertempat di AulaKelurahan Pasar Baru dapat ditarik kesimpulan bahwa bahwa acara berjalan sesuai denganrencana dan berlangsung lancar. Peserta yang terdiri dari Kader Posyandu dan perwakilanwarga masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Hal tersebut terlihat daripertanyaan-pertanyaan yang disampaikan peserta kepada narasumber sehingga bertambahnyapengetahuan warga terhadap pencegahan stunting.Kata Kunci : Sosialisasi, Stunting
Disforia Gender Pada LGBT Ade Yuli Amellia; Riki Nova; Mutiara Annisa; Ade Teti Vani
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1647

Abstract

Disforia Gender (DG) ditujukan kepada individu-individu yang memiliki masalah dengan gender, yaitu adanya ketidaknyamanan secara afektif dan/atau kognitif dengan gender biologis yang ia miliki, dan/atau menginginkan adanya perubahan dari gender tersebut. Psikopatologi pada seorang DG dapat timbul akibat masalah yang ada dari dalam dirinya seperti rasa tidak nyaman, desakan keinginan yang tidak terwujud, rasa malu, juga dapat timbul akibat masalah dari luar dirinya seperti diskriminasi yang dilakukan orang lain, perlakuan yang tidak sesuai, atau penolakan secara sosial. Angka psikopatologi dan komorbiditas psikiatri ditemukan lebih banyak pada DG dewasa dibandingkan anak-anak. Gangguan psikiatri yang banyak dialami oleh pasien dewasa dengan DG di antaranya adalah gangguan depresi, kecemasan, dan ide atau perilaku bunuh diri. Penting bagi masyarakat diberikan edukasi dan pemahaman mengenai Disforia Gender pada LGBT sehingga masyarakat mendapat informasi yang tepat dan tidak lagi menambah stigma pada penderitanya namun menjadi bagian dari solusi bagi penderitanya.Kata Kunci: disforia, gender, LGBT
EFEKTIFITAS PENYULUHAN PHBS MELALUI MEDIA SPANDUK TERHADAP PENGETAHUAN TERKAIT PERILAKU MEROKOK MASYARAKAT DI RW 5 KELURAHAN PAKAN LABUAH Arikhman, Nova; Meilisa Rowi, Aisyiyah; Saputra, Dimas; Putri, Anisa; Prasetio, Gion Steven; Adilla, Friska
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1661

Abstract

Perilaku merokok merupakan perilaku yang membakar salah satu produk tembakau yang dimaksudkan untuk dibakar, dihisap dan atau dihirup termasuk rokok kretek, rokok putih, cerutu atau bentuk lainnya yang dihasilkan dari tanaman nicotina tabacum, nicotinarustica dan spesies lainnya atau sintetisnya yang asapnya mengandung nikotin dan tar, dengan atau tanpa bahan tambahan. Hasil menunjukkan adanya masyarakat yang berperilaku merokok sebanyak 33 orang. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu mampu mengimplementasikan IPTEKS yang dikuasai untuk mengindentifikasi masalah kesehatan masyarakat, menetapkan penyebab masalah serta memberikan alternatif penyelesaian masalah kesehatan di suatu wilayah. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Populasi pada penyuluhan ini yaitu masyarakat yang hadir pada saat penyuluhan yang berjumlah 11 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan, dimana skor pengetahuan sebelum penyuluhan yaitu 11.00 dan setelah penyuluhan sebesar 12.64. Saran untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahayanya perilaku merokok bisa digunakan dengan metode lain seperti promosi kesehatan massa atau kelompok misalnya menyampaikan informasi melalui khotbah Jumat dan acara Majelis Taklim.Kata Kunci: Merokok, Pretest dan Postest, Pengabdian Masyarakat
PENYULUHAN KESEHATAN ENAM LANGKAH MENCUCI TANGAN YANG BENAR DI SDN 13 SUNGAI PISANG Darma, Ika Yulia; Morika, Honesty Diana; Zaimy, Silvi; Idaman, Meldafia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1664

Abstract

Enam langkah cuci tangan yang baik dan benar merupakan salah satu indikator perilaku hidup bersih dan sehat. Sehingga anak sekolah dasar wajib mengetahui dan melaksanakan cuci tangan dengan baik untuk menjaga kesehatannya. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan Pendidikan kesehatan untuk siswa sekolah dasar mengenai cara melaksanakan cuci tangan yang baik dan benar. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan tentang mencuci tangan 6 (enam) langkah, manfaat mencuci tangan, dan mendemontrasikan tentang mencuci tangan 6 langkah oleh siswa SDN 13 Sungai Pisang. Kegiatan telah dilakukan pada hari Selasa, 11 Januari 2022 pukul 10.00 - 12. 00 WIB. Hasil pengabdian masyarakat diperoleh meningkatnya pengetahuan anak-anak terkait 6 (enam) langkah mencuci tangan yang benar.  
PELATIHAN KONFIGURASI KABEL LAN STRAIGHT DAN CROSSOVER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS SDM TENAGA KEPENDIDIKAN DI STIKES SYEDZA SAINTIKA Abdillah, Nurul; Ihksan, Muhammad; Susilo, Herman
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1665

Abstract

Kabel LAN (Local Area Network) jenis Straight dan Crossover merupakan kabel yang berguna untuk menghubungkan beberapa komputer/ perangkat dalam area yang terbatas contohnya seperti rumah, kantor, laboratorium, perkantoran. Kabel LAN Straight dan Crossover dapat digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan lainnya. Koneksi menggunakan LAN akan lebih stabil dan kencang dibanding kita menggunakan wireless LAN. Kabel LAN Straight dan Crossover juga digunakan saat kita ingin menghubungkan komputer dengan device lain, salah satu contohnya adalah saat kita ingin menghubungkan komputer dengan printer. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Syedza Saintika yaitu salah satu Perguruan Tinggi swasta di Nusantara yang bermodel Sekolah Tinggi, diurus oleh dikti dan tercatat kedalam kopertis wilayah 10. Salah satu aspek yang terdapat dalam tata kelola sistem pendidikan adalah tenaga kependidikan (Tendik). Dalam proses pekerjaan Tendik hampir semuanya menggunakan kabel LAN untuk akses jaringan ataupun perangkat seperti printer. Tapi belum semua Tendik yang paham cara menkonfigurasi kabel LAN Straight dan Crossover. Dengan memberikan pelatihan,  maka pengetahuan dan pemahaman Tendik menjadi meningkat tentang Konfigruasi Kabel LAN Straight dan Crossover. Mengingat besarnya manfaat kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, maka selanjutnya perlu diadakan sosialisasi dan pelatihan serupa kepada Tendik di sekolah tinggi lain, dengan materi yang sama dan menyediakan kesinambungan program pasca kegiatan pengabdian ini sehingga para Tendik benar-benar dapat memanfaatkan pengetahuan mereka.Kata Kunci: LAN; Straight; Crossover
PENYULUHAN KESEHATAN DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN TEKNIK SADARI PADA REMAJA PUTRI Cumayunaro, Ayuro; Yulia, Aida; Septia, Rima; Syaqilla Azizah, Vellina
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1674

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang mempunyai angka mortalitas cukup tinggi dan merupakan jenis keganasan yang paling sering menyerang wanita. Kanker payudara terjadi ketika sel-sel pada jaringan yang ada di payudara tumbuh tidak terkendali dan mengambil alih jaringan payudara yang sehat dan sekitarnya. Pencegahan kanker payudara secara dini sudah dapat dilakukan saat usia 10-24 tahun. Periksa  payudara sendiri atau SADARI merupakan cara paling sederhana untuk mendeteksi kanker payudara sedini mungkin. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan informasi kepada  remaja mengenai cara melakukan SADARI dengan benar dan dilakukan secara rutin, sehingga jika terdeteksi dari awal dapat ditangani secara cepat dan tepat. Bentuk rangakian kegiatan yang dilakukan penyampaian materi yang berisi materi tentang kanker payudara dan demonstrasi cara melakukan SADARI. Kegiatan pengabmas dilakukan pada hari Jumat, 4 November 2022 di SMA 16 Padang jam 08.30 – 09.30 WIB. Hasil pengabdian di harapkan dapat meningkatka pengetahuan remaja terkait dengan pentingnya melakukan deteksi dini kanker payudara dengan melakukan SADARI yang benar dan rutin.Kata Kunci: Deteksi Dini, Kanker Payudara, SADARI 
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA GIGITAN BINATANG DI DESA TANAH KAMPUNG Novita Amri
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1679

Abstract

Keracunan dan gigitan binatang berbisa merupakan kasus kegawatdaruratan yang sering terjadi di masyarakat. Kondisi keracunan dapat disebabkan karena kontak langsung baik secara sengaja maupun tidak disengaja, melalui sistem pernapasan, pencernaan, dan kulit. Gigitan binatang berbisa seperti gigitan ular maupun serangga dapat berdampak meracuni peredaran darah individu. Kedua kondisi tersebut harus mendapat pertolongan dengan cepat dan tepat, sehingga dampak lanjut seperti kecacatan organ maupun kematian dapat dicegah. Oleh sebab itu masyarakat perlu diberikan informasi tentang pertolongan pertama pada keracunan dan gigitan binatang beracun. Keracunan dan gigitan binatang berbisa adalah kondisi kedaruratan yang sering terjadi di masyarakat kita. Kedua kondisi tersebut dapat mengancam nyawa apabila penanganannya terlambat. Keterlambatan penanganan biasanya diakibatkan karena masyarakat awam belum tahu cara tepat penatalaksanaannya sehingga yang terjadi adalah kepanikan saat menghadapi kondisi tersebut.Kata kunci :Pertolongan pertama, Gigitan binatang