cover
Contact Name
Prof. Dr. Suwarto, M.Pd
Contact Email
suwartowarto@yahoo.com
Phone
+6281329275915
Journal Mail Official
suwartowarto@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Letjend Sujono Humardani No. 1 Jombor Sukoharjo 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan
ISSN : 2715095X     EISSN : 26865041     DOI : https://doi.org/10.32585/jp.v29i2.647
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan gagasan atau karya inovatif di bidang pendidikan. Karya inovatif para guru dan dosen pembangunan sektor pendidikan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan institusi pendidikan menjadi fokus jurnal ini. 1. Media pembelajaran 2. Model Pembelajaran 3. Pendekatan Pembelajaran 4. Strategi Instruksional 5. Metode Intruksional 6. Teknik Pengajaran 7. Taktik Pengajaran
Articles 437 Documents
Model Pembelajaran Predict Observe Explain (POE): Dampaknya Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Stoikiometri Rahayu, Ayu; Adewia, Radiatul; Permana, Dian; Nasir, Agus
JURNAL PENDIDIKAN Vol 33 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v33i3.5320

Abstract

Pemecahan masalah adalah salah satu skill yang perlu dimiliki siswa di abad 21. Seseorang yang berpikir kritis, analitis, dan imajinatif akan mudah dalam pemecahan masalah kimia. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen, yang bermaksud mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah siswa setalah diimplementasikan model POE kelas X SMA Negeri 1 Pomalaa. Populasi sebanyak 278 yang kemudian menjadi sampel sebanyak 60 siswa melalui teknik random sampling. Kelas X.2 dijadikan sebagai kelas kontrol dan kelas X.6 dijadikan sebagai kelas eksperimen. Pendekatan pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi,wawancara,observasi dan ujian kemampuan pemecahan masalah.Analisis deskriptif dan inferensial, serta pengujian prasyarat dan hipotesis sebagi tahapan dari analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data yang dihasilkan terdistribusi normal dan homogen Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis berupa independent sample test post-test dengan nilai sig 0.000 kecil dari 0.05 sehingga dinyatakan bahwa ada pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa akibat dari penggunaan model Predict Observe Explain di kelas X SMA Negeri 1 Pomalaa pada materi stoikiometri.
Peningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa dengan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Terbimbing Materi Produksi Massal Kelas XII TPL Muginah; Santosa, Budi
JURNAL PENDIDIKAN Vol 33 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v33i3.5458

Abstract

Pada penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan kelas XII Teknik Pengelasan (TPL) dengan menggunakan model siklus oleh Kemmis & MC Taggart yang dilakukan dalam dua siklus dengan dua kali pertemuan untuk setiap siklus. Teknik analisa data menggunakan deskriptif kuantitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII TPL yang berjumlah 33 siswa. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran PjBL Terbimbing pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas XII TPL. Peningkatan keaktifan ini dapat dilihat dari indikator keaktifan. Berdasarkan seluruh indikator yang telah diamati peningkatan keaktifan siswa pada siklus I menunjukkan rata-rata persentase keaktifan siswa sebesar 70,23% , pada siklus II menunjukkan rata-rata persentase keaktifan siswa sebesar 84.77%. Maka, peningkatan rata-rata keaktifan belajar siswa meningkat sebesar 14.47%. Penerapan model pembelajaran Project Based Learning Terbimbing pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirusahaan (PKK) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut berdasarkan hasil tes belajar dari siklus I menunjukkan persentase ketuntasan sebesar 63,64% dengan rata-rata nilai siswa mencapai 73,79 dan 21 siswa sudah mencapai nilai Kreteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pada siklus II persentase ketuntasan belajar meningkat mencapai 100% dengan rata-rata nilai sebesar 82,27 dan jumlah siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 33 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran PjBL Terbimbing pada mata pelajaran PKK di SMK Negeri 1 Kaligondang.
Efektivitas Permainan Modifikasi Ular Tangga terhadap Kemampuan Mengenal Uang pada Siswa Tunagrahita Ringan Kelas V/C di SLB N 1 Bukittinggi Tanjung, Hilda; Budi, Setia; Damri, Damri; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Arnez, Gaby
JURNAL PENDIDIKAN Vol 33 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v33i3.5469

Abstract

Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu guna mengetahui efektivitas penggunaan permainan modifikasi ular tangga terhadap kemampuan mengenal uang siswa tunagrahita ringan kelas V/C di SLB N 1 Bukittinggi. Metode yang diaplikasikan yaitu metde eksperimen berbentuk Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. Subjek dalam penelitian ini, yaitu seorang anak kategori tunagrahita ringan kelas V di SLBN 1 Bukittinggi. Tes digunakan sebagai teknik pengumpulan data berupa beberapa butir soal dan teknik dan analisis visual grafik sebagai teknik analisis data. Setelah dilakukan riset selama 16 kali pengamatan diperoleh hasi pada setiap tahapan yaitu pada tahap baseline (A1) 25,92%, 29,62%, 29,62%, 29,62%. Pada pengamatan saat tahap intervensi dengan persentase 70,37%, 74,07%, 74,07%, 77,78%, 81,84%, 85,18%, 85,18%, 85,18%. Terakhir hasil tahap baseline (A2) dengan perolehan persentase yaitu 85,18%, 92,59%, 92,59%, 92,59%. Dari analisis tersebut penggunaan permainan modifikasi ular tangga efektif digunakan sehubung dengan meningkatnya kemampuan mengenal uang anak yang dialami pada tahap baseline (A1) ke tahap sesudah diberikan intervensi.
Meningkatkan Kemampuan Memasang Baju Berkancing Menggunakan Video Tutorial Pada Anak Disabilitas Intelektual Mawita, Siska; Setia Budi; Iswari, Mega; Zulmiyetri, Zulmiyetri
JURNAL PENDIDIKAN Vol 33 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v33i3.5485

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi dari permasalahan yang ditemukan di kelas IV SLB Negeri 2 Pariaman yang masih belum mampu memasang baju berkancing dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memasang baju berkancing melalui video tutorial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen berbentuk Single Subject Research (SSR). Desain Penelitian yang digunakan adalah Desain A-B. Desain A-B terdiri dari 2 Kondisi yaitu Baseline (A1) dan B (Intervensi). Hasil Penelitian menunjukkan dalam 12 kali pertemuan, yaitu pada kondisi Baseline (A1) dengan presentase 33%,33%,33%,33%. Pada Kondisi Intervensi (B) dengan presentase 42%, 42%, 50%, 58%, 67%, 83%, 83%, 83%. Berdasarkan hasil presentase penelitian tersebut dan analisis data baik dalam kondisi dan antar kondisi Video Tutorial dapat meningkatkan kemampuan memasang baju berkancing bagi anak disabilitas intelektual ringan kelas IV di SLB Negeri 2 Pariaman.
Strategi Coping Orang Dengan Hiv/Aids Dalam Menghadapi Stigma Masyarakat Di Wilayah Jakarta Timur Case Study Yayasan Tegak Tegar Dyo, Defradyo Ramadhan; Esterilita, Mari; Muhammad, Mahatir
JURNAL PENDIDIKAN Vol 33 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v33i3.5487

Abstract

Stigma terhadap ODHA masih menjadi hambatan utama karena menimbulkan ketakutan dan membuat masyarakat tidak mau untuk melakukan tes HIV/AIDS, rasa malu untuk memulai pengobatan, dan tidak mau untuk menerima pendidikan tentang HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bentuk stigma dan strategi coping orang dengan HIV/AIDS dalam menghadapi stigma masyarakat di wilayah Jakarta Timur case study Yayasan Tegak Tegar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi deskriptif. Data yang didapatkan melalui hasil wawancara, observasi dan dokumentasi serta penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ODHA mengalami stigma masyarakat dimana stigma tersebut datang dari lingkungan sekitar para informan menetap dan tinggal yaitu lingkungan keluarga, lingkungan bertetangga, dan lingkungan pendidikan yang bukan hanya dirasakan oleh informan melainkan anggota keluarganya. Menghadapi stigma yang dialami ODHA melakukan strategi coping yang berfokus pada masalah yaitu Planful problem solving dengan melakukan pertemuan oleh beberapa pihak – pihak yang bermasalah, kemudian confrontative coping untuk merubah suatu keadaan dan seeking social support atau memilih untuk meminta pendampingan kepada Yayasan yang berfokus di bidangnya terkait dengan permasalahan yang dihadapi. Adapun stategi coping lainnya yaitu strategi coping yang berfokus pada emosi diantaranya distancing yaitu dengan mengabaikannya akan stigma yang dialaminya dan positive reappraisal yang dilakukan dengan berfikir positif bahwa orang yang memberi stigma tidak mengetahui akan HIV/AIDS.
Meningkatkan Media Pancingan Huruf Untuk Meningkatkan Pengenalan Huruf Konsonan Pada Anak Tunagrahita Ringan Firnianti Putri, Dinda; Setia Budi; Iswari, Mega; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Arnez, Gaby
JURNAL PENDIDIKAN Vol 33 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v33i3.5498

Abstract

Abstrak: Penelitian dilatarbelakangi dari permasalahan yang ditemukan di kelas IV SLB Negeri 2 Pariaman yang masih belum mampu mengenal huruf konsonan D, F, G, H. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf konsonan D, F, G, H melalui media pancingan huruf. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen berbentuk Single Subject Research (SSR). Desain Penelitian yang digunakan adalah Desain A-B. Desain A-B terdiri dari 2 Kondisi yaitu Baseline (A1) dan B (Intervensi). Hasil Penelitian menunjukkan dalam 12 kali pertemuan, yaitu pada kondisi Baseline (A1) dengan presentase 25%,25%,25%,25%. Pada Kondisi Intervensi (B) dengan presentase 50%,50%,59%,67%,75%,84%,84%,84%. Berdasarkan hasil presentase penelitian tersebut dan analisis data baik dalam kondisi dan antar kondisi Media Pancingan Huruf dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf konsonan D, F, G, H bagi anak tunagrahita kelas IV SLB Negeri 2 Pariaman. Kata-kata Kunci: Tunagrahita, Media Pancingan Huruf. Huruf Konsonan
Pengaruh Kebiasaan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Akuntansi dengan Belejar Sebelum Ujian sebagai Variabel Moderator Siswa Jurusan Akuntansi SMK PGRI Pekanbaru Tahun Ajaran 2023/2024 Sukarni karni; Wulandini, Putri
JURNAL PENDIDIKAN Vol 33 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v33i3.5631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebiasaan belajar terhadap hasil belajar. Cara belajar akan dilihat dari cara belajar dirumah, cara belajar di sekolah dan cara belajar bersama sama teman sarta cara belajar menghapi ujian pada mata pelejaran Akuntansi di SMK PGRI Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksplanasi. Penelitian ini ditujukan kepada siswa kelas X dan XI AK SMK PGRI Pekanbaru dengan jumlah 140 orang, sedangkan sampelnya dihitung menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh jumlah sampel 103 orang. Adapun teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proporsional random sampling. Sedangkan untuk pengambilan data dalam penelitian ini adalah menggunakan angket. Analisis hipotesis yang digunakan adalah regresi berganda dengan memefaatkan SPSS. Hasil penelitian diperoleh adalah Pengaruh langsung belajar di rumah terhadap hasil belajar sebesar 0,150 dan pengaruh tidak langsung belajar di rumah terhadap hasil belajar sebesar 0,075, maka memiliki arti bahwa pengaruh tidak langsung lebih kecil dibandingkan dengan pengaruh langsung. Dapat disimpulkan bahwa belajar di rumah secara tidak langsung terhadap hasil belajar tidak berpengaruh secara siknifikan. Pengaruh langsung belajar di rumah terhadap hasil belajar sebesar 0, 476 . Sedangkan pengaruh tidak langsung belajar di sekolah terhadap hasil belajar adalah 0,193arti bahwa pengaruh tidak langsung lebih kecil dibandingkan dengan pengaruh langsung. Dapat disimpulkan bahwa belajar di sekolah secara tidak langsung terhadap hasil belajar tidak berpengaruh secara siknifikan,
Meningkatkan Keterampilan Membuat Sabun Cuci Piring melalui Model Project Based Learning pada Siswa Tunagrahita Ringan Erlina, Resti; Budi, Setia; Damri; Ardisal
JURNAL PENDIDIKAN Vol 33 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v33i3.5794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membuat sabun cuci piring melalui model Project Based Learning. Penelitian tindakan kelas akan berlangsung selama dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Proses mengumpulkan data dilakukan dengan memakai teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan setelah pemberian tindakan pada siklus I dan siklus II. Siswa yang berinisial KA dengan nilai kemampuan awal 42,19%, kemudian meningkat pada siklus I dengan nilai 66,07% dan siklus II dengan nilai 89,28%. Sedangkan pada siswa yang berinisial NA nilai kemampuan awal 46,87%, kemudian pada siklus I meningkat dengan nilai 71,42% dan siklus II dengan nilai 94,64%. Maka, kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah model Project Based Learning dapat meningkatkan keterampilan membuat sabun cuci piring pada siswa tunagrahita ringan.
Critical Discourse Analysis On Willow Trees Don’t Weep Novel Hidayah, S.S, M.A, Arini; Tri Widarwati, Nunun; Purwo Kusumo, Aji
JURNAL PENDIDIKAN Vol 34 No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v34i1.5950

Abstract

This research explains about critical discourse analysis of the novel Willow Trees Don’t Weep. It aims to understand the textual features, the discursive features, and the social features used in the novel Willow Trees Don’t Weep.The researcher used the approach of descriptive qualitative research method. The sources used in this research are: (1) documents, namely the novel Willow Trees Don’t Weep novel by Fadia Faqir and various writings or articles that support the research; and (2) informants, namely researchers who can collect data by interviewing a number of literary observers, educators/education experts. To analyze the data the writer use critical discourse analysis according to Fairclough’s theory. Conclusions are drawn based on all the things contained in data presentation. After the data are selected, classified and analyzed, the data are interpreted in critical discourse analysis which then draws a conclusion. The results of this study found 10 data in textual features, 20 data in discursive features, and 10 data in social. Textual Features, it displays forms of representation, relations, and identity. Sub-clause representations are shown in vocabulary and grammar. In this study, grammatical representations are shown more in the form of processes because they consist of actions, events, states, and mental processes. In discursive features, the context of Najwa's life and the discrimination she experienced also influenced the process. Next, the researcher analyzes how the relationship and similarities between the context presented in the discourse of the novel Willow Trees Don't Weep and the context with Najwa's real life. In Social Features, it shows that Najwa tries to change herself (physical appearance and habits) and adapts to the new culture that she meets, and she also tries to articulate her identity that influences her to strengthen her past identity or reaffirm to the new identity.
Gamified Flipped Classroom: Solusi Untuk Mendukung Stundent’s Emotional Engagement Nuriyah Musyafa, Wigi; Hikmawan, Rizki; Widodo, Suprih
JURNAL PENDIDIKAN Vol 34 No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v34i1.5998

Abstract

Pendidikan saat ini harus mampu membangun kemauan dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran. Salah satu upaya untuk mencapainya adalah meningkatkan keterlibatan siswa ketika pembelajaran berlangsung. Namun, selama masa transisi dari pembelajaran jarak jauh ke pembelajaran tatap muka keterlibatan siswa cenderung menurun khususnya di Kabupaten Purwakarta. Maka dari itu, diperlukan upaya guru untuk memfasilitasi siswa agar terlibat khususnya secara emosional. Gamified flipped classroom menjadi solusi praktis untuk memfasilitasi keterlibatan siswa secara emosional karena sifatnya yang menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterlibatan emosional ketika menggunakan gamified flipped classroom dan untuk mengetahui apakah gamified flipped classroom akan memberikan dampak keterlibatan emosional lebih baik dibandingkan dengan flipped classroom saja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain post-test only control group design. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas X pada program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak di salah satu sekolah menengah kejuruan di Purwakarta yang berjumlah 43 orang. Instrumen yang digunakan berupa non tes. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan keterlibatan emosional yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan nilai signifikansi sebesar 0,003, artinya kelas eksperimen yang diberi perlakuan gamified flipped classroom memiliki tingkat keterlibatan emosional yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol yang hanya diberi perlakuan berupa flipped classroom saja. Sehingga dapat dikatakan bahwa gamified flipped classroom adalah metode yang baik untuk meningkatkan keterlibatan emosional siswa.