cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 1,162 Documents
ANALISIS YURIDIS PENGURANGAN PEMIDANAAN BAGI TERDAKWA PEREMPUAN PADA KASUS KORUPSI DI SETIAP TINGKATAN PENGADILAN Purba, Dhea Aulia M; Pandiangan, Hendri Jayadi; Sitanggang, Djernih
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejahatan korupsi dianggap sebagai pelanggaran yang sangat serius, dan oleh karena itu, dianggap sebagai tindak pidana khusus yang memiliki peraturan sanksi pidana yang spesifik. Hukuman terhadap korupsi adalah hasil dari pertanggungjawaban pidana atas perbuatan tersebut yang dilakukan oleh individu. Dalam menjatuhkan putusan pemidanaan hakim memperhatikan aspek-aspek yuridis maupun sosiologis yang akan menentukan minimal hingga maksimum hukuman atas tindak pidana yang telah dilakukan oleh terdakwa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan konseptual (conseptual approach), pendekatan perundang-undangan (statue approach), dan pendekatan kasus (case approach). Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa pertimbangan dasar hakim dalam menjatuhkan putusan pada kasus tindak pidana korupsi. dengan terdakwa perempuan dilatarbelakangi dengan pertimbangan filosofis, yuridis dan sosiologis terhadap tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa, sedangkan faktor pengurangan pemidanaan bagi terdakwa perempuan pada kasus korupsi di setiap tingkatan pengadilan pada kasus Flora Simbolon dari pengadilan tingkat pertama sampai pengadilan tingkat kasasi dalam Putusan No. 93/Pid-Sus-TPK/2018/PN Medan; Putusan No. 3/Pid-Sus-TPK/2019/PT Medan; serta Putusan MA No. 4263/Pid.Sus/2019 dilatarbelakangi oleh pertimbangan spesifik hakim terhadap fakta sosiologis dari terdakwa perempuan sebagai alasan meringankan sehingga hukuman pemidanaan bagi terdakwa dikurangi dari hukuman sebelumnya.
Analisis Kapasitas Parking Stand dan Pengembangan Apron Bandar Udara Sentani – Jayapura David Wenda; Efendy Tambunan; Risma M. Simanjuntak
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i1.2765

Abstract

Sentani Jayapura Airport is one of the airports in Papua Province and is the busiest airport serving domestic routes in Indonesia. Papua Province is experiencing growth and equitable growth. In 2018 the growth of 64,698 aircraft movements took off and landed every day. An average of 120 flights per day. In 2018 the movement growth of 64,698 aircraft took off and landed every day. An average of 120 flights per day. The method used for motion prediction is the linear trend method, using data information for the last 5 years (2015-2019) obtained by PT Angkasa Pura I Sentani Branch. The method used the Pignataro method to obtain the peak hour rate pattern for the current year, then use it to determine the number of aircraft movements for the planned year by multiplying the rate pattern obtained by the number of annual aircraft movements generated by the forecast. The capacity of the Sentani Papua Airport Apron is 38 parking stands but in operation it is only used as many as 27 parking stands consisting of large and small body aircraft. The number of parking stands needed for the next 10 years (2029) is 21 parking stands for the category of large-bodied aircraft types (narrow body). The results showed that for the next 10 years (2029) the capacity required geometric development / expansion of the apron with a length of 936 m and a width of 136 m
URGENSI KERJA SAMA INTERNASIONAL KEPOLISIAN INDONESIA DAN MALAYSIA DALAM PENANGGULANGAN KEJAHATAN LINTAS NEGARA PERDAGANGAN ORANG “TRAFFICKING IN PERSONS” Denny Simanjuntak
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i1.2768

Abstract

Abstrak:Perdagangan orang (trafficking in persons) merupakan kejahatan lintas negara yang meresahkan dan memerlukan perhatian serius dari berbagai negara seperti yang terjadi antara Indonesia dan Malaysia. Kejahatan perdagangan orang merupakan perbuatan yang bertentangan dengan harkat dan martabat dengan cara mengksploitasi manusia untuk tujuan komersial dan seringkali melibatkan jaringan lintas negara. Indonesia dan Malaysia, sebagai negara tetangga di Asia Tenggara, memiliki permasalahan serius terkait perdagangan orang, dan kerja sama antara kepolisian kedua negara menjadi sangat penting. Kejahatan ini merugikan korban dan melanggar Hak Asasi Manusia, dan upaya penanggulangannya memerlukan kerja sama yang erat antara lembaga penegak hukum, pemerintah, dan organisasi non-pemerintah. Kerja sama internasional sangat mendesak, mengingat aktivitas perdagangan orang melintasi batas negara dan melibatkan banyak pelaku dari berbagai negara. Dalam rangka melindungi hak-hak korban dan mengurangi dampak sosial serta ekonomi yang ditimbulkan oleh perdagangan orang, kerja sama internasional kepolisian Indonesia dan Malaysia menjadi salah satu kunci pendukung. Penulisan artikel tentang urgensi kerja sama ini memiliki relevansi dalam meningkatkan pemahaman tentang isu ini dan memberikan rekomendasi bagi upaya penanggulangan yang lebih efektif. Metode penulisan artikel yang digunakan adalah metode kualitatif. Teori yang digunakan dalam penulisan artikel adalah teori kejahatan transnasional, teori kerjasama internasional dan konsep perjanjian internasional. Hasil penulisan artikel menunjukkan bahwa Trafficking in persons (TIP) adalah kejahatan serius yang melibatkan eksploitasi manusia untuk tujuan komersial, seperti pekerja paksa dan perbudakan seksual. Karakteristik TIP meliputi penyelundupan, eksploitasi, jaringan kriminal terorganisir, dan target korban yang rentan. Indonesia dan Malaysia adalah negara yang neghadapi permasalahan TIP sebagai negara asal, transit, dan tujuan bagi korban. Kerja sama antara kepolisian Indonesia dan Malaysia sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan TIP, termasuk pertukaran informasi, penegakan hukum bersama, perlindungan korban, dan peningkatan kesadaran masyarakat. Perjanjian kerja sama antara kedua negara memperkuat kerja sama dalam pencegahan, penanggulangan, dan pemberantasan TIP, dengan fokus pada pertukaran informasi, penegakan hukum bersama, perlindungan korban, dan pencegahan. Urgensi kerja sama ini mencerminkan perlunya pendekatan komprehensif dan kolaboratif dalam melawan TIP, yang melibatkan perlindungan hak asasi manusia, pengungkapan jaringan TIP, dan penegakan hukum yang efektif. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan kasus TIP dapat berkurang, dan korban dapat dilindungi dari eksploitasi yang merugikan. Kata Kunci: TPPO, Trafficking in Persons, Human Trafficking
PENERAPAN KEMAMPUAN BERTAHAN MIGRASI SUKU JAWA DALAM KARIER BIROKRAT DAERAH Sukadi, Wartono
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i3.2769

Abstract

Penelitian ini menitik beratkan pada masalah kemampuan migrasi suku Jawa dalam karier birokrat daerah pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang merupakan Provinsi ke 34 termuda di Indonesia. Tiga pertanyaan yang dijawab dalam penelitian ini, yaitu: Bagaimana migrasi suku Jawa dalam meniti karir di Birokrasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara? Bagaimana kemampuan migrasi suku. Jawa dalam mempertahankan karirnya di Birokrasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara? Bagaimana kontribusi budaya Jawa dalam meniti karir di Birokrasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara ?. Penelitian adalah penelitian kualitatif analitik deskriptif dengan jenis penelitian femenologi. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, penelitian ini menggunakan teori resiliensi dalam mengeksplorasi proses kemampuan betahan suku Jawa dalam meniti karir di birokrasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, mulai dari resiliensi dalam meniti karir, resiliensi dalam mempertahankan karir dan kontribusi budaya Jawa dalam meniti karir di Birokrasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Kesimpulannya dari penelitian ini pertama, beberapa sikap hidup, adat Jawa yang paling mencolok diterapkan oleh para perantau Jawa yang berkarir di Birokrasi Pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara adalah sifat a)Ngeker, b) Lilo, sabar lan nerimo, c) Memayu hayuning bawana, d) Jejibahan, e) Karyenak tyasing sesama dan f) Eling. Kedua, bagi masyarakat Kalimantan Utara, perantau Jawa adalah salah satu suku yang ikut membangun dan mempertahankan peradaban di Kalimantan Utara. Stigma positif yang perantau Jawa dapatkan adalah karena para Perantau Jawa dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan masyarakat Kalimantan Utara, pribadi orang Jawa secara umum yang tidak neko- neko, luwes, suka menolong, ramah, sopan adalah salah satu dari sekian banyak alasan yang mendasari penilaian masyarakat setempat di Provinsi Kalimantan Utara. Ketiga, dalam hal kontribusi budaya Jawa dalam meniti karir di Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, maka orang Jawa memahami bahwa budaya Jawa berbeda dengan budaya daerah lain. Keberanekaragaman budaya bagi orang Jawa diakui sebagai sebuah kekayaan yang tidak perlu untuk dipertentangkan. Dari segala kemajemukan budaya yang ada, sebagai akibat dari ketersinggungan budaya Jawa dengan budaya masyarakat setempat di perantauan maupun masyarakat perantau dari suku budaya lainnya dapat disikapi secara arif, bijaksana dan penuh toleransi.
Perbandingan Kadar Bioetanol dari Hasil Hidrolisis Limbah Bonggol Jagung dan Ampas Tahu Yulianto, Achmad Rendy Dwi; Pangestu, Bagas Dwi; Arrunata, Daffa Yoganza; Sriana, Tun
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan pada energi fosil akan meningkat seiring berjalannya waktu, untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil perlu pengembangan energi hijau guna memenuhi kebutuhan sumber energi subsitusi seperti bioetanol. Bioetanol merupakan energi hijau ramah lingkungan yang didapat dari bahan baku tumbuhan yang mengandung selulosa dan hemiselulosa. Bahan baku biomassa berlignoselulosa diantaranya adalah limbah bonggol jagung dan ampas tahu. Produksi pipilan jagung yang menghasilkan limbah bonggol jagung pada tahun 2023 sebanyak 14,46 juta ton dan konsumsi tahu per kapita juga mengalami peningkatan. Secara rinci, rata-rata konsumsi tahu per kapita pada tahun 2022 yaitu sebesar 0,148 kg per minggu. Jumlah tersebut naik sebesar 2,63% pada tahun 2023 yaitu menjadi 0,152 kg per minggu. Data tersebut memberikan gambaran adanya potensi pencemaran lingkungan akibat peningkatan kegiatan industri yang dilakukan. Sebagai bahan baku pembuatan bioetanol, kandungan hemiselulosa dan selulosa menjadi parameter penting. Bonggol jagung memiliki kandungan hemiselulosa sebesar 39,8% dan selulosa 32,3-45,6%. Sedangkan pada ampas tahu hemiselulosa sebesar 40,49%, kemudian diikuti oleh selulosa sebesar 19,15%. Salah satu tahapan penting dalam pembuatan bioetanol adalah proses hidrolisis. Pada penelitian ini, proses hidrolisis dilakukan dengan menggunakan asam sulfat H2SO4. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan H2SO4 dengan kadar 5% pada sampel bonggol jagung telah menghasilkan kadar bioetanol yang lebih besar yaitu mencapai 3,1% volume dari pada H2SO4 dengan kadar 3% yang hanya mencapai 2,9% volume. Sedangkan pada sampel ampas tahu dengan kadar 5% dan 3% tidak menghasilkan bioetanol.
BIMBINGAN TEKNIS PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS PERIKANAN PADA SMART FISHERIES VILLAGE SUMBERDODOL, KECAMATAN PANEKAN, KABUPATEN MAGETAN, JAWA TIMUR Surahmat, Djoko; Nugraha, Jefri Putri; Waluyo, Buyung Purnomo
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) menetapkan 10 lokasi Smart Fisheries Village (SFV) di beberapa wilayah desa di Indonesia dengan mengangkat komoditas unggulan dari masing-masing wilayah tersebut, untuk mendukung implementasi program prioritas berbasis ekonomi biru. Salah satu Desa yang dicanangkan sebagai Smart Fisheries Village adalah Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dengan komoditas utamanya adalah ikan koi. Untuk itu, penting dilaksanakan bimbingan teknis mengenai pengembangan desa wisata berbasis perikanan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan oleh kelompok pengabdian masyarakat dari Program Studi Agribisnis Perikanan Politeknik KP Sidoarjo di Balai Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, serta kegiatan praktek langsung yang dilaksanakan di lahan Setongkrong yang menjadi lokasi Wisata Smart Fisheries Village Desa Sumberdodol. Kegiatan ini dilakukan melalui 3 tahapan yakni tahap awal adalah mempersiapkan materi bimbingan teknis serta mempersiapkan perlengkapan yang digunakan untuk sosialiasi kegiatan bimbingan teknis, tahap kedua adalah sosialisasi kegiatan dan penyebaran undangan kegiatan kepada peserta, tahap ketiga adalah pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis pada tanggal 16-17 November 2023. Adapun prinsip pengembangan produk desa wisata diantaranya keaslian, tradisi masyarakat setempat, keterlibatan masyarakat, sikap dan nilai, konservasi dan daya dukung, manajemen dan kelembagaan, SDM profesional, promosi dan pemasaran yang fokus serta efektif. Dilakukan kegiatan diskusi dan tanya jawab antara peserta bimbingan teknis dengan pemateri dan pembagian kuisioner pada para peserta terkait kegiatan desiminasi yang telah dilakukan. Hasil kuisioner terkait kesesuaian materi presentasi diseminasi yang diberikan secara keseluruhan menunjukkan 57,9% responden menilai sangat menarik, 36,8% menarik dan 7% menjawab cukup menarik.
Analisis Pengaruh Kampanye Digital Terhadap Persepsi Merek di Era Media Sosial Dirgantari, Annisagita Sungga; Kartutu, Stenus Jacub; Aladdin, Yuri Alfrin; Swastiningsih, Swastiningsih; Nahria, Nahria
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampanye digital semakin menjadi fokus utama perusahaan dalam memperkuat persepsi merek di era media sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kampanye digital terhadap persepsi merek di era media sosial menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan library research. Melalui tinjauan terhadap berbagai sumber literatur, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas kampanye digital dalam membentuk persepsi merek serta dampaknya terhadap perilaku konsumen. Temuan dari artikel ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai bagaimana kampanye digital dapat mempengaruhi persepsi merek di era media sosial, serta implikasinya bagi praktik pemasaran saat ini.
Peran Teknologi Cloud Computing dalam Transformasi Infrastruktur TI Perusahaan: Studi Analisis Implementasi di Industri Manufaktur Allo, Bartolomeus Rante; Naim, Yanto; Soleh, Oleh; Lazinu, Virjayanti; Nurkim, Nurkim
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi cloud computing telah menjadi pusat perhatian dalam transformasi infrastruktur TI perusahaan, khususnya di industri manufaktur. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi cloud computing dalam transformasi infrastruktur TI perusahaan melalui pendekatan kualitatif menggunakan metode studi literatur dan library research. Melalui tinjauan terhadap berbagai sumber literatur, artikel ini mengidentifikasi implikasi penggunaan teknologi cloud computing dalam meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, dan skalabilitas infrastruktur TI perusahaan manufaktur. Temuan dari penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana implementasi teknologi cloud computing dapat mendukung transformasi infrastruktur TI perusahaan dan meningkatkan daya saing di pasar global.
PENGARUH INOVASI PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN FURNITUR PADA SEGMEN RUMAH TANGGA DI SIDOARJO Marnoto, Marnoto; Dharmayanti, Diah; Rizky, Farid Al
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi kekayaan alam untuk produksi furnitur, ternyata hanya mampu mempruduksi dibawah 1% terhadap total produksi furnitur dunia, Peluang pasar dalam negeri yang besar belum mampu sepenuhnya dimanfaatkan oleh industri furnitur dalam negeri, sehingga 45% kebutuhan domestik masih mengandalkan pada furnitur dari luar negeri. ​​Penelitian ini membahas pengaruh inovasi produk, dan harga terhadap keputusan pembelian, dengan menggunakan metode penelilian kuantitatif exploratory menggunakan program SPSS 25.0. Variabel yang ditelitin adalah inovasi produk, dan harga sebagai variabel independent, dan keputusan pembelian sebagai variabel dependent dengan jumlah sampel sebanyak 110 responden untuk segmen rumah tangga di Kabupaten Sidoarjo. ​​Hasil penelitian menunjukan, bahwa inovasi produk dan harga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, hasil uji t menunjukan inovasi produk, dan harga secara parsial berpengaruh positipterhadap keputusan pembelian. Uji F terhadap inovasi produk dan harga secara simultan juga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian furnitur untuk segmen rumah tangga di Kabupaten Sidoarjo. ​​Dalam penelitian ini inovasi produk, dan harga meskipun berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, perlu dicari variabel lain yang berpengaruh yang mempengaruhi keputusan pembelian.
ANALISIS PENGARUH VARIASI UKURAN BUTIRAN AGREGAT KASAR TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL BETON Jihad, Ahmad; Kadir, Hamdan
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agregat Kasar menentukan besarnya rongga atau pori yang mungkin terjadi dalam campuran, agregat kasar sangat berperan penting dalam campuran, karena mempunyai daya tahan untuk memikul beban lalu lintas. Jika campuran agregat terdistribusi dari agregat berukuran besar sampai kecil secara merata, maka rongga atau pori yang terjadi akan sedikit. Hal ini disebabkan karena rongga yang terbentuk oleh susunan agregat berukuran besar, akan diisi oleh agregat berukuran kecil. Tetapi apabila distribusi agregat tidak sesuai maka akan menimbulkan terjadi rongga atau pori dalam campuran yang berdampak pada nilai kekuatan dan keawetan pada campuran. Dengan melakukan pengujian variasi ukuran butiran agregat kasar 1-2 dan agregat 0,5 -1 dimana presentase penggunaan agregat dari 90/10,80/20,70/30,60/40 dan 50/50 dalam campuran aspal akan diketahui seberapa besar pengaruh dari variasi terhadap karakteristik campuran aspal beton. Hasil pengujian karaktersitik Marshall menunjukan bahwa nilai stabilitas,flow,VIM,VMA,VFA,Density dan Marshal Quentient terbaik terdapat pada variasi agregat kasar 1-2 dan agregat 0,5 -1 adalah pada variasi agregat 70/30. Dengan nilai stabilitas sebesar 1288,5 kg,nilai flow sebesar 2.43 mm, VIM sebesar 3.91%, VMA sebesar 16.38%,VFA sebesar 76.29%, Density sebesar 2,29 kg/mm3 dan Marshal Quentient sebesar 530.58 kg/mm. dan kadar Aspal Optimum yang digunakan adalah 6 %.

Page 79 of 117 | Total Record : 1162