cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
kmultidisiplin@uinsgd.ac.id
Editorial Address
A.H Nasution Street No.104
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Khazanah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 27462803     DOI : https://doi.org/10.15575
Jurnal Multidisiplin e-ISSN 2746-2803 merupakan media ilmiah sebagai wadah publikasi hasil penelitian, kajian pustaka, dan / atau gagasan dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal Khazanah Multidisiplin merupakan wadah publikasi bersama Ilmuwan Humaniora dan Ilmu Sosial, serta IPTEK yang bertujuan untuk mengembangkan peradaban manusia ke arah yang lebih baik, antara lain: Ilmu Sosial, Hukum dan Hukum Islam, Pendidikan, Politik, Sains dan Teknologi, dan Linguistik. Khazanah Multidisiplin adalah jurnal ilmiah berkala dua tahunan (satu tahun dua publikasi ) yang diterbitkan oleh Pusat Sistem Informasi Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 142 Documents
APAKAH CAMPUR KODE BAHASA PADA BALITA BAGIAN DARI LINGUISTIC NEO IMPERIALISM? Faizin, Barzan; Kalsum, Nyimas Umi
Khazanah Multidisiplin Vol 5, No 2 (2024): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v5i2.33346

Abstract

Interaksi anak balita dengan game online dan tayangan YouTube akan berpengaruh terhadap sikap dan perilaku kebahasaan campur code dalam komunikasi sehari-hari dengan orang-orang di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi jenis campur kode yang dipakai oleh anak beserta konteks tuturannya, dan mengungkap hegemoni bahasa Inggris terhadap bahasa lokal dan Indonesia. Metode yang dipakai dalam studi ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik untuk mendalami tuturan anak balita yang mencampurkan dua kode, dan pendekatan kritis untuk mengungkap dominasi kultural yang direpresentasikan dalam satuan kebahasaan campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode tipe Penyisipan menempati posisi teratas, yang diikuti campur kode tipe Pemanfaatan, Preferensi, Alternasi, dan terakhir Kongruen. Berdasarkan urutan pemakaian campur kode tersebut, paling tidak ada dua karakteristik pada aktivitas campur kode anak pertama, anak balita cenderung menyisipkan leksem bahasa asing dan gaul secara acak (manasuka) tanpa melihat konteks tuturan. Kedua, anak balita cenderung memilih leksem yang mudah diucapkan karena ia telah menghafalnya dari tontonan atau game yang berulang-ulang ia lihat di internet. Fenomena ini menegaskan berkembangnya neo-imperialsime bahasa karena dorongan yang kuat dari dalam masyarakat yang merasakan keuntungan ekonomis dari penguasaan bahasa Inggris dan rasa percaya diri penutur ketika mampu berbicara bahasa Inggris serta munculnya rasa rendah diri pada sebagian masyarakat Indonesia yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang rendah.
ANALISIS KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU DAN MURID DI PONDOK PESANTREN QODRATULLAH LANGKAN BANYUASIN DISESUAIKAN DENGAN KITAB TA’LIM MUTA’ALLIM Fahmi, Muhammad Syahid; MS, Ratu Mutialela Caropeboka; Isnawijayani, Isnawijayani; Zinaida, Rahma Santhi
Khazanah Multidisiplin Vol 5, No 1 (2024): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v5i1.34034

Abstract

Komunikasi dalam proses belajar mengajar, tidak selalu berjalan mulus, ada proses yang membuat para guru harus sabar dengan tingkah laku murid, hal tersebut bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti karakter dari guru dan murid itu sendiri, kurang terbukanya murid terhadap gurunya, tidak adanya empati guru kepada murid yang menghadapi masalah, selalu berfikir negatif kepada gurunya, sehingga dari hal tersebut dapat menyebabkan kerenggangan dalam komunikasi antara guru dan murid. Jika hal tersebut sering terjadi, maka proses komunikasi ini tidak sesuai dengan  prinsip dari teori Humanistik yang dibawakan oleh Joseph A. Davito tentang empat indikator yang terkait teori Humanistiknya yaitu, Keterbukaan, Empati, Sikap Mendukung, dan Sikap Positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep teori Humanistik Joseph A. Devito dengan kesesuaian dari konsep kitab Ta’lim Muta’allim dan menganalisis pola komunikasi guru dengan murid dalam kitab Ta’lim Muta’allim  di Pondok Pesantren Qodratullah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif, dengan lokasi penelitian di Pondok Pesantren Qodratullah Langkan, data ini dikumpulkan dengan menggunakan metode Observasi, Wawancara, Dokumentasi, dan Analisis Data. Responden dalam penilitian ini sebanyak 4 orang guru yang mengajar kitab Ta'lim Muta'allim, dan 20 orang murid yang sudah mempelajari kitab Ta'lim Muta'allim, yang terdiri dari 10 murid dari MTs Putra dan Putri, dan 10 Murid dari MA Putra dan Putri. Hasil penelitian menunjukkan Pola komunikasi interpersonal antara guru dan murid yang ada dalam kitab Ta’lim Muta’alim yang ada di bab IV sejalan dengan konsep humanistik yang digagas oleh Devito, dan sesuai dengan penerapan yang ada di Pondok Pesantren Qodratullah, yang mana dalam komunikasi interpersonal tersebut mengandung lima unsur yang telah ditekankan oleh Devito, yaitu: Keterbukaan, empati, sifat mendukung, sikap positif, dan kesetaraan.
RELASI KUASA DALAM PERENCANAAN PEMEKARAN WILAYAH : PERSFEKTIF ONTOLOGIS, EPISTIMOLOGIS, DAN AKSIOLOGIS Suherman, Diki; Munawir, Muhamad Anang; Salam, Fadlan Abdillah
Khazanah Multidisiplin Vol 5, No 2 (2024): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v5i2.37820

Abstract

Tulisan ini menjelaskan persolan keterlibatan relasi kekuasaan dalam perencanaan pemekaran wilayah yang ditinjau berdasarkan sudup pandang filsafat pengetahuan, baik secara ontologi, epistimologi dan aksiologi yang belum banyak dikaji secara eskplisit. Metode yang digunakan ialah studi literatur , yang diperoleh dari beberapa jurnal, buku, dokumentasi, penelitian sebelumnya yang berkenaan dengan topic yang dibahas baik filsafat ilmu, perencanaan wilayah/kota, pemekaran wilayah. Relasi kekuasaan dalam perencanaan pemekaran wilayah secara ontologis memperdalami esensi pengetahuan dari hal yang diteliti, Eksistensi Wilayah menjadi bagian dari ontologis yang tidak akan lepas dari relasi kekuasaan yang menumbuhkan pengetahuan baru sebagai hakikat pengetahuan yang perlu diketahui secara menyeluruh. Secara epistimologis penelitian ini tentunya menggunakan metode atau cara ilmiah untuk memperoleh validitas suatu kebenaran penelitian dengan membahas keterlibatan aktor penguasa yang memiliki peran penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat dengan menggunakan kuasa yang dimiliki dalam melakukan pemekaran wilayah yang berimplikasi besar pada hajat hidup orang banyak. Secara ontologis, penelitian ini tentunya perlu menekankan pada nilai (value), yang memiliki kegunaan dan manfaat yang dapat dirasakan oleh semua orang, dalam hal ini diharapkan penelitian ini bisa memberikan rekomendasi kebijakan untuk aktor yang terlibat dalam pemekaran wilayah, sebagai dasar ilmiah dalam pengambilan keputusan atau decision making yang akan membantu mengantisipasi kegagalan pemekaran wilayah dimasa mendatang.
SPEECH ACT OF ULEMA IN COVID-19 PREVENTION APPEAL Yuliyanti, Ai Yeni
Khazanah Multidisiplin Vol 3, No 2 (2022): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v3i2.30044

Abstract

Amid deep sadness because of this virus, ulema, as a reference for Muslims, have an important role. This study aims to analyze the speech acts of the ulema in the Friday sermon text at the Great Mosque of Bandung to prove the role of the ulema regarding the appeal for COVID-19 prevention and explore the speech acts of the ulema's directive related to the appeal. This research uses the Speech Act theory with qualitative methods. Data was collected by transcribing the Friday sermon video at the Great Mosque of Bandung during the New Normal period. The results showed that the data contained no assertive, directive, or expressive speech acts. Assertive speech acts dominate, followed by directive speech acts. This dominance is related to the text being a religious text containing religious propositions or teachings. There were also many directive speech acts because the ulema called for the government's appeal regarding the prevention of COVID-19. The dominant directive speech act is requestive. This finding shows that scholars prefer the language of invitation rather than orders. In addition, scholars very often use direct action directive speech acts.
KONSEP ETIKA JUAL BELI PERPEKTIF HADIS DAN IMPLEMENTASINYA DALAM TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR UJUNG BERUNG Burhan Setiadi, Asep
Khazanah Multidisiplin Vol 5, No 2 (2024): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v5i2.38374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah para pedagang di Pasar Ujung Berung menjalankan aktivitas jual beli sesuai dengan hadis etika bisnis Islam, yang mencakup sikap jujur, amanah, adil, tidak menjual barang haram, tidak bersumpah palsu, dan tidak melakukan perbuatan najasy (penipuan). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan 25 pedagang, 3 pembeli, dan 2 pengurus pasar sebagai sampel dari total 250 pedagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang di Pasar Ujung Berung memahami prinsip-prinsip etika bisnis Islam, meskipun sebagian hanya mengetahui dasarnya saja. Meskipun ada pedagang yang tidak pernah melanggar, terdapat juga pedagang yang masih melakukan praktik jual beli yang bertentangan dengan hadis etika bisnis. Kesimpulannya, para pedagang di pasar ini umumnya mengetahui hadis etika bisnis Islam, meskipun pemahaman mereka sering kali terbatas pada dasar-dasarnya, dan masih ada praktik jual beli yang tidak sesuai dengan hadis tersebut
UNDERSTANDING INDO-PACIFIC: A FOCUS ON THEORETICAL CONTEXT Mondal, Joyprokash
Khazanah Multidisiplin Vol 5, No 2 (2024): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v5i2.38368

Abstract

This study aims to examine whether traders in Ujung Berung Market carry out buying and selling activities in accordance with the hadith of Islamic business ethics, which include honesty, trustworthiness, fairness, not selling prohibited goods, not swearing falsely, and not committing najasy (fraud) acts. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, collecting data through interviews, observations, and documentation involving 25 traders, 3 buyers, and 2 market administrators as samples from a total of 250 traders. The results of the study indicate that most traders in Ujung Berung Market understand the principles of Islamic business ethics, although some only know the basics. Although there are traders who have never violated, there are also traders who still carry out buying and selling practices that are contrary to the hadith of business ethics. In conclusion, traders in this market generally know the hadith of Islamic business ethics, although their understanding is often limited to the basics, and there are still buying and selling practices that are not in accordance with the hadith. Keywords: Business ethics, Hadith science, Buying and selling, Hadith business ethics, Living hadith
DESAIN DAN ANALISIS SISTEM PEMBUANGAN PANAS RESIDU PASIF PADA MOLTEN SALT REACTOR EXPERIMENT (MSRE) 10 MW Nurhasanah, Siti
Khazanah Multidisiplin Vol 2, No 2 (2021): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v2i2.33636

Abstract

As one of the Generation IV reactors, the Molten Salt Reactor (MSR) has the advantage of meeting safety requirements. To enhance the inherent safety, it is necessary to develop a conceptual design of a passive residual heat removal system for the 10 MW Molten Salt Reactor Experiment (MSRE) designed by Oak Ridge National Laboratory (ORNL). The principle, main components and design parameters of the system were discussed, and the thermalhydraulic behaviours, such as natural circulation and heat removal capability, were numerically analysed in C++ code, especially for the bayonet cooling thimble. The results show that this system can effectively remove the decay heat in the molten salt in MSRE and has a heat removal rate close to the decay heat generation rate, thus causing the temperature of the molten salt to decrease stably. The width of the gas gap in the bayonet cooling thimble has little effect on the heat exchange or natural circulation inside the thimble, while the width of the vapour riser, although it has little effect on the heat transfer of the system, greatly affects the natural circulation. With the vapour riser width increasing from 3.6 to 5.1 mm, the mass flow rate increases from 1.9 kg/s to 4.79 kg/s. Finally, three operational schemes are proposed for the passive residual heat dissipation system, among which reducing the thimble cooling thimble to three quarters results in comprehensive performance.
Murur Sebagai Wujud Moderasi Dalam Pelaksanaan Ibadah Haji Karim, Abdul; Maulani, Maulani; Nurani, Qoim; Qaaf, Muhammad Alfath
Khazanah Multidisiplin Vol 5, No 1 (2024): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v5i2.36902

Abstract

Penelitian ini membahas tentang skema murur di Muzdalifah yang diterapkan pemerintah Indonesia pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2024. Secara spesifik penelitian ini menganalisis Keputusan Pengurus Besar Harian Syuriah Tentang Hasil Bahtul Masail Al Diniyyah Al- Waqiiyah dengan menggunakan pendekatan moderasi beragama. Melalui studi literatur dan menerapkan metode analisis deskriptif-analitis, penelitian ini menemukan bahwa murur di Muzdalifah merupakan aktualisasi dari moderasi beragama dalam pelaksanaan ibadah haji. Dari tiga pilar utama moderasi beragama; moderasi pemikiran, moderasi gerakan, dan moderasi perbuatan, murur di Muzdalifah termasuk dalam moderasi pemikiran. Murur di Muzdalifah sebagai bukti fleksibelitas pemahaman agama dalam memadukan konsep haji dengan kondisi jemaah haji tanpa menghilangkan substansi ibadah haji dan nilai-nilai spiritual yang mendasarinya dan dengan lahirnya keputusan Syuriah PBNU tentang murur di Muzdalifah memberi pandangan yang holistik dan inspiratif bagi umat muslim dalam menjalankan praktik ibadah yang lebih ramah dan inklusif di masa depan.
Tarkib Nama-Nama Hari Kiamat Pada Juz ‘Amma Ramdani, Aldi; Abdurrahman, Abdurrahman
Khazanah Multidisiplin Vol 4, No 2 (2023): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v4i2.30852

Abstract

Juz 'Amma is a section of the Quran that is commonly read by Muslims, and many people start their Quranic learning and memorization journey with Juz 'Amma. To better understand the meanings of the verses in Juz 'Amma, it is important to be familiar with the grammatical structures. The aim of this research is to simplify the understanding and provide a broader insight into the grammatical structures in Juz 'Amma. This research was conducted using a qualitative research approach and relied on the method of extracting information from literary sources. Based on the research findings, there are twenty-seven names for the Day of Judgment in the entire Quran, and nineteen verses in Juz 'Amma. These structures are divided into three categories: compound structures with twelve names, single structures with three names, and compound descriptive structures with four names.
ANALYSIS OF THE EFFECT OF ENTRY PATHWAYS ON STUDENT ACADEMIC ACHIEVEMENT AT UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG: A STUDY ON THE CLASS OF 2022 AND 2023 Priatna, Tedi; Khana, Muhammad Amar
Khazanah Multidisiplin Vol 5, No 2 (2024): Khazanah Multidisiplin
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kl.v5i2.40723

Abstract

This study aims to analyse the influence of admission pathways (SPAN PTKIN, UM PTKIN, and Independent) on students' academic performance at UIN Sunan Gunung Djati Bandung for the 2022 and 2023 cohorts. The research evaluates academic indicators such as GPA, credits taken, participation in seminars, and organisational involvement. Using a mixed-method design, quantitative data were collected through a questionnaire distributed to 560 students. Data were analysed with ANOVA and post hoc Games-Howell tests, while qualitative data explored students’ perceptions. Results indicate no significant differences in GPA, credits taken, seminar participation, or organisational involvement among students from different admission pathways. However, significant differences were found in the intensity of the study between UM-PTKIN and independent pathways. These findings suggest that UIN Sunan Gunung Djati Bandung has successfully implemented an inclusive education system, ensuring equal opportunities for all students regardless of their admission pathway. This study provides a comprehensive analysis of the impact of admission pathways on student performance at PTKIN, contributing to the discourse on higher education inclusivity in Indonesia.

Page 9 of 15 | Total Record : 142