cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 3,219 Documents
Pemilihan Umum di Indonesia dalam Perspektif Pancasila Arif Prasetyo Wibowo; Eka Wisnu Wardhana; T Heru Nurgiansah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3295

Abstract

AbstrakPelaksanaan pemilihan umum di Indonesia terus dibenahi agar sesuai dengan amanat konstitusi. Dimulai pada tahun 1955 sampai terakhir 2019. Pemilihan umum merupakan salah satu perwujudan dari sistem demokrasi yang dianut negara Indonesia. Hal ini sejalan dengan mandat sila keempat Pancasila. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui sejarah perkembangan pemilihan umum di Indonesia dalam perspektif Pancasila. Metode yang digunakan adalah literatur review berdasarkan artikel relavan yang diterbitkan di jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pemilihan umum di Indonesia sudah dilaksanakan sebagaimana mestinya. Perbaikan demi perbaikan terus dilakukan agar ke depan saat pelaksanaan pemilihan umum tahun 2024 dapat berjalan lancar.Kata Kunci: Pemilihan Umum, Demokrasi, Pancasila AbstractThe implementation of general elections in Indonesia continues to be improved to be in accordance with the mandate of the constitution. It started in 1955 until the last of 2019. The general election is one of the manifestations of the democratic system adopted by the Indonesian state. This is in line with the mandate of the fourth precept of Pancasila. The purpose of writing this article is to find out the history of the development of general elections in Indonesia from the perspective of Pancasila. The method used is literature review based on relavan articles published in accredited national journals and reputable international journals. The results showed that the implementation of general elections in Indonesia has been carried out as it should be. Improvements for the sake of improvement continue to be made so that in the future the implementation of the 2024 general elections can run smoothly.Keywords: General Elections, Democracy, Pancasila
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja pada Masa Pandemi terhadap Kinerja Pegawai di Puskesmas Kecamatan Banjarharjo Nur Annisa; Muhammad Syaifulloh; Nur Aisyah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3296

Abstract

Abstrak Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengukur berapa tingkat pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai Puskesmas Banjarharjo. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dimana data akan diukur menggunakan skala likert. Pengambilan data pada penelitian ini menggunkan data primer yang berupa kuisioner yang dibagikan kepada 86 pegawai Puskesmas. Dari hasil pengumpulan kuisioner, data akan diolah menggunakan bantuan aplikasi statistik yaitu SPSS versi 22, dengan analisis deskriptif, uji hipotesis dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian yang diperoleh dari data tersebut menunjukan bahwa variabel lingkungan kerja dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan dibuktikan hasil uji F sebesar 9,422 dengan probabilitas 0,000 lebih kecil dari 0,05. Sedangkan dalam uji T bahwa variabel lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan hasil nilai t hitung sebesar 4,210 > t tabel 1,988 dan variabel motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan hasil nilai t hitung sebesar 4.633 > t tabel 1,988. Kata Kunci: Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja, dan Kinerja Pegawai Abstract The purpose of this study is to measure the level of influence of the work environment and work motivation on the performance of employees of the Banjarharjo mas health center. The method carried out in this study uses quantitative methods, where the data will be measured using a likert scale. The data collection in this study used primary data in the form of questionnaires distributed to 86 employees of the Center for Public Health. From the results of the questionnaire collection, the data will be processed using the help of a statistical application, namely SPSS version 22, with descriptive analysis, hypothesis testing and classical assumption testing. The results of the study obtained from the data showed that the variables of the work environment and work motivation simultaneously affected employee performance by proving the results of the F test of 9.422 with a probability of 0.000 smaller than 0.05. Meanwhile, in the T test, the work environment variable affects employee performance with a calculated t value result of 4,210 > t table 1,988 and the work motivation variable affects employee performance with a calculated t value result of 4,633 > t table 1,988. Keywords: Work Environment, Work Motivation, Employee Performance
Hidden Kuriculum (Kurikulum Tersembunyi) Sebagai Wujud Pendidikan Karakter (Studi pada SMK Al-Wathan Ambon) Susanti Umagap; Lisye Salamor; Titus Gaite
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3298

Abstract

Abstrak Tujuan dari dilaksanakan penelitian ini bahwa untuk mengetahui bentuk dan aplikasi hidden curriculum di SMK Al-Wathan. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, yang mana bertujuan untuk mengetahui pendidikan karakter melalui hidden curriculum di SMK Al-Wathan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan adalah Hidden curriculum lebih mengutamakan pada pengembangan pengembangan sikap, karakter, kecakapan, dan keterampilan yang berguna bagi siswa dan dapat melengkapi pendidikan yang kurang dalam kurikulum formal. Hidden curriculum merupakan penyeimbang dalam pembelajaran di kelas yang didominasi untuk pengembangan ranah kognitif dan psikomotorik. Lulusan yang dihasilkan dari sebuah produk pendidikan yang menerapkan hidden curriculum selain cerdas intelektual juga matang secara emosional. Kaitannya dengan hidden curriculum dan pendidikan karakter, sebenarnya telah menginternalisasi nilai-nilai dalam setiap aktivitas di sekolah. Namun, internalisasi kurikulum tersembunyi merupakan kurikulum yang tidak tertulis, tidak direncanakan secara terprogram tapi keberadaannya berpengaruh pada perubahan tingkah laku peserta didik. Kata Kunci: Kurikulum, Pendidikan, Karakter Abstract The purpose of this research is to find out the forms and applications of hidden curriculum in Al-Wathan. The type of research used is descriptive qualitative researchers, which aims to determine the character education of mela hidden curriculum at SMK Al Wathan. The data collection techniques in this study are observation, interviews and documentation. The results of the research found are Hidden curriculum prioritizes the development of attitude, Character skills, and skills that are useful for students and can complement the education that is lacking in the formal curriculum Hidden clericulum is a balancer in learning in the classroom which is dominated for the development of cognitive and psychomotor domains. Graduates are produced and an educational product that applies a hidden curriculum in addition to intellectual intelligence as well emotionally mature, in relation to the hidden curriculum and character education, in fact it has internalized values ​​in every activity in school, especially in learning activities. Kulum that is not written, is not programmed, but its existence affect behavior changes students. Keywords: Curriculum, Education. Character
Penerapan Organisasi Pembelajar (Learning Organization) pada Maskapai Citilink di Bandar Udara Internasional Lombok Putri Sakinah; Dhiani Dyahjatmayanti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3310

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan organisasi pembelajaran (Learning Organization) pada Maskapai Citilink di Bandara Udara Internasional Lombok. Selain itu tujuan penelitian ini juga untuk mengetahui apa saja kendala yang dihadapi Maskapai Citilink dari penerapan pembelajar (learning organization) di Bandara Udara Internasional Lombok. Penelitian dilakukan pada tanggal 30 Maret 2022 sampai tanggal 02 April 2022 Pada Maskapai Citilink di Bandar Udara Internasional Lombok. Penelitian menggunakan desain penelitian kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari kuesioner organisasi pembelajaran dan wawancara mendalam. Sementara data sekunder berasal dari dokumen Maskapai Citilink seperti profil dan struktur organisasi maskapai Citilink. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara mendalam. Data yang diperoleh diuji keabsahannya dengan triangulasi dan validasi responden. Data dianalisis dengan analisis isi(content analysis). Hasil penelitian ini menunjukan seluruh komponen organisasi pembelajaran sudah mencapai hasil median. Jadi bisa disimpulkan bahwa perusahaan Citilink sudah menerapkan organisasi pembelajaran (learning organization) pada perusahaannya. Kendala-kendala yang dihadapi oleh perusahaan salah satunya di era pandemic saat ini, dimana terhambatnya pelayanan operasional yang disebabkan oleh pengecekan dokumen-dokumen penumpang dan pemakaian alat pelindung diri yang memperhambat pekerjaan.Kata Kunci: Organisasi Pembelajar (learning organization), Lingkungan Belajar Suportif, Proses dan Praktik Belajar, Kepemimpinan, Maskapai Citilink. AbstractThe purpose of this study was to analyze the application of the learning organization (Learning Organization) on Citilink Airlines at Lombok International Airport. In addition, the purpose of this study is also to find out what are the obstacles faced by Citilink Airlines from the implementation of learning organizations at Lombok International Airport. The study was conducted from March 30, 2022 to April 02, 2022 on Citilink Airlines at Lombok International Airport. The study used a qualitative research design. The data used are primary data and secondary data. Primary data comes from the learning organization questionnaire and in-depth interviews. While secondary data comes from Citilink Airline documents such as Citilink Airline profile and organizational structure. Data collection techniques with questionnaires and in-depth interviews. The data obtained were tested for validity by triangulation and respondent validation. Data were analyzed by content analysis. The results of this study indicate that all components of the learning organization have achieved the median result. So it can be concluded that the Citilink company has implemented a learning organization in its company. One of the constraints faced by the company is in the current pandemic era, where operational services are hampered due to checking passenger documents and the use of personal protective equipment that hinders work.Keywords: Learning Organization, supportive learning environment, learning process and practice, leadership, Citilink airline.
Pengaruh Strategi Inquiry terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Busyriatul Hasanah; Abdul Aziz; Eka Rahayu
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3311

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh strategi Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi experimental desaign. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 1 Krejengan, dengan jumlah 28 kelas VII-A sebagai kelas eksperimen, dan 32 kelas VII-B sebagai kelas kontrol. Penelitian  ini menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen tes yang digunakan berupa soal essay sebanyak 10 soal. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan posttest yang kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 22. Hasil pada penelitian ini menunjukkan nilai sig > 0.05. Maka,  dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Inquiry dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika kelas VII SMP Negeri 1 Krejengan.Kata Kunci: Strategi Inquiry, Kemampuan berpikir kritis, Matematika AbstractThe purpose of this study was to determine the effect of the Inquiry strategy on students’ critical thinking skills in mathematics. The research method used in this study is  quasi-experimental design. The sample in this study was class VII SMP Negeri 1 Krejengan, with a total of 28 classes VII-A as the experimental class and 32 classes VII-B as the control class. This study uses the Cluster Random Sampling technique. The test instrumen used in the form of essay question. Data collection in this study used a posttest which was then analyzed using SPSS version 22. The results in this study showed a sig value > 0.05. It can be concluded that the application of the Inquiry strategy can be concluded to improve students’ critical thinking skills in class VII mathematics at SMP Negeri 1 Krejengan. Keywords: Inquiry Strategy, Critical Thinking Skills, Mathematics
Desain Pembelajaran Mobile Learning untuk Memperkenalkan Sikap Tanggung Jawab di Sekolah Dasar Ika Lestari; Maratun Nafiah; Yesi Yesi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3313

Abstract

AbstrakSikap tanggung jawab adalah bentuk kepemilikan dan kepedulian dalam melaksanakan tindakan. Pengembangan bertujuan mengembangkan sebuah desain pembelajaran untuk memperkenalkan sikap tanggung jawab sebagai penunjang materi pembelajaran. Metode yang digunakan Research & Development, model yang dikembangkan dengan menggunakan; Analyze, Design, Develop, Implementation, dan Evaluation (ADDIE). Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 02 Toboali. Langkah-Langkah dalam penelitian ini, 1) menganalisis kebutuhan penelitian, 2) perancangan produk, 3) mengembangkan produk, 4) uji coba peserta didik, dan 5) evaluasi. Teknik analisis data menggunakan wawancara dan kuesioner. Hasil uji coba pengembangan di evaluasi oleh ahli media 93,33% ahli bahasa 94.23% dan ahli materi 87,5% dalam kategori sangat baik serta hasil uji coba pengguna one-to-one 87,5% dan small group 89,5% dalam kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa desain mobile learning untuk memperkenalkan sikap tanggung jawab dapat dikatakan layak digunakan di kelas tiga sekolah dasar.  Kata Kunci: Mobile Learning, Tanggung Jawab, PPKn AbstractThe attitude of responsibility is the form of ownership and concern in carrying out action. Development aims to develop a learning design to introduce attitude responsibility as a supporting of learning materials. The method used Research & Development, the model developed using; Analyze, Design, Develop, Implementation, and Evaluation (Addie). This research was conducted in the country's school of 02 Toboali. The steps in this study, 1) analyzed the needs of the study, 2) product design, 3) developed the product, 4) trials learners, and 5) evaluation. Data analysis techniques use interviews and questionnaires. The results of development tests in evaluation by media experts 93.33% linguist 94.23% and material experts 87.5% in excellent category and the results of one-to-one user testing 87.5% and Small Group 89.5% in excellent category. This shows that mobile design learning to introduce the attitude of responsibility can be said to be worth using in the first three elementary school.Keywords: Mobile Learning, Responsibility, Civic Education
Model Blended Learning: Cross-Sectional Efektivitas di Masa Post-Pandemi Covid-19 Suriaman Suriaman; Amisbah Ramly; Fazli Rachman; Sukmawati Sukmawati; Hendri Yawan; Iyan Nurdiyan Haris
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3321

Abstract

AbstrakKasus pandemi covid-19 mulai menurun pada tahun 2021 yang membuat beberapa institusi pendidikan mengeluarkan kebijakan akademik kepada dosennya untuk melaksanakan proses perkuliahan bisa dilakukan dengan menggunakan model blended learning. Di masa post-pandemi covid-19, perguruan tinggi bisa menggabungkan metode pembelajaran campuran antara tatap muka secara langsung maupun secara daring dalam satu semester perkuliahan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar efektivitas pembelajaran dengan model blended learning di masa post-pandemi covid-19 pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Sembilanbelas November Kolaka pada tahun akademik 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan jenis cross-sectional. Responden pada penelitian ini sebanyak 34 mahasiswa yang tersebar di 4 angkatan yang masih aktif dengan teknik penarikan sampel quota sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2,9% sangat setuju, 73,5% setuju, 17,6% cukup setuju, dan 5,9% kurang setuju jika model blended learning dari segi efektivitasnya pada proses perkuliahan membuat mahasiswa merasa puas selama pembelajaran berlangsung.Kata Kunci: Model Blended Learning, Post-Pandemi Covid-19, Mahasiswa AbstractThe cases of the covid-19 pandemic began to decline in 2021, which made some educational institutions have issued academic policies to their lecturers to implement a blended learning model in the learning process. In the post-covid-19 period, universities can implement the hybrid learning by blending the face-to-face learning and online learning in one semester but needs to follow the health protocols of Covid-19. The purpose of this study was to find out how effective the blended learning model during the post-covid-19 pandemic for the students of the Pancasila and Citizenship Education Study Program at Universitas Sembilanbelas November Kolaka in the 2021/2022 academic year. This research used quantitative approach and a survey through method with a cross-sectional type. Respondents in this study were 34 active students spread over 4 batches who were using quota sampling technique.  The results showed that 2,9% of respondents strongly agree, 73,5% of respondents agree, 17,6% of respondents quite agree, and 5,9% of respondents disagree if the implementation of blended learning model related to its effectiveness made the students fell satisfied during the learning process.Keywords: blended-learning model, post pandemic of covid-19, students
Penanggulangan Ancaman di Perairan Sulawesi dalam Rangka Mendukung Pertahanan Laut Indonesia Abdul Kodir; Agus Sudarya; Yusuf Ali
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3333

Abstract

AbstrakAncaman maritim seperti pencemaran, penangkapan ikan ilegal, penyelundupan ilegal, perdagangan manusia, penyelundupan manusia, pembajakan, perampokan laut, narkotika, eksplorasi dan eksploitasi kekayaan alam yang tidak terkontrol, pencurian benda-benda muatan kapal tenggelam, batas wilayah laut kejahatan lintas negara Indonesia merupakan negara maritim terbesar kedua di dunia dengan luas total perairan 6,4 juta kilometer persegi dan terdiri dari 17.504 pulau. Didominasi oleh perairan, Indonesia dihadapkan dengan sejumlah ancaman keamanan laut. Sedikitnya ada delapan bentuk ancaman faktual dan berpotensi terjadi di perairan Indonesia. Artikel ini menggunakan metode kualitatif didukung dengan studi pustaka. Ditinjau dari Keputusan Menteri Pertahanan No. Kep/435/M/V/2016 tentang Kebijakan Pertahanan Nasional 2017 menjelaskan makna kebijakan pertahanan melingkupi pengembangan, penempatan dan pemberdayaan pertahanan negara dengan dukungan kebijakan pengawasan dan anggaran.Kata Kunci: Laut Indonesia, Ancaman Laut Indonesia, Penanggulangan Ancaman AbstractMaritime threats such as pollution, illegal fishing, illegal smuggling, human trafficking, human smuggling, piracy, sea robbery, narcotics, uncontrolled exploration and exploitation of natural wealth, theft of sunken shiploads, sea boundaries of transnational crimes Indonesia is the second largest maritime country in the world with a total water area of 6.4 million square kilometers and consists of 17,504 islands. Dominated by waters, Indonesia is faced with a number of maritime security threats. There are at least eight forms of factual threats that have the potential to occur in Indonesian waters. This article uses qualitative methods supported by literature studies. Reviewed from the Decree of the Minister of Defense No. Kep/435/M/V/2016 concerning National Defense Policy 2017 explains the meaning of defense policy covering the development, placement and empowerment of state defense with the support of supervision and budget policies.Keywords: Indonesia's Sea, Indonesia's Sea Threats, Countering Threats
Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Perjudian Online Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Muhammad Yulianto; Titiek Guntari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3334

Abstract

AbstrakKarya ilmiah ini berjudul penegakan hukum terhadap tindak pidana judi online. Perkembangan teknologi yang pesat pada saat ini menjadi peluang besar bagi para pelaku kejahatan dalam melakukan kejahatannya. Tindak pidana perjudian ini sudah masuk ke dalam internet yang sekarang dikenal sebagai judi online. Dalam mengurangi tingkat kriminalitas tindak pidana judi online perlu diketahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana judi online dan upaya penanggulannya. Dan upaya penanggulangan itu yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penegakan hukum dan faktor-faktor yang menghambat upaya penegakan hukum, serta bagaimana penanggulangan tindak pidana perjudian online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum dan faktor-faktor upaya penegakan hukum serta penanggulangan tindak pidana perjudian online. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan normatif yuridis ditunjang dengan pendekatan yuridis empiris. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Pengolahan data dilakukan dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian dalam hal penegakan hukum tindak pidana perjudian online dalam proses penyelidikan dilakukan oleh direktorat cyber crime polri, sedangkan badan siber dan sandi negara mempunyai tugas dan mengatur regulasi dan pengawasan penggunaan internet yang ada di Indonesia. Dalam hal penanggulangan terhadap tindak pidana perjudian online yang dilakukan oleh pihak kepolisian adalah penanggulangan yang bersifat preventif dan represif.Kata Kunci: Penegakan hukum, Tindak Pidana, Judi online AbstractThis scientific work is entitled law enforcement against online gambling crimes. The rapid development of technology at this time is a great opportunity for criminals to commit their crimes. This criminal act of gambling has entered the internet which is now known as online gambling. In reducing the crime rate of online gambling crimes, it is necessary to know the factors that cause online gambling crimes to occur and their countermeasures. And the countermeasures that are the problem in this study are how law enforcement and the factors that hinder law enforcement efforts, as well as how to overcome online gambling crimes. This study aims to determine law enforcement and the factors of law enforcement efforts and overcome online gambling crimes. The research method used is with a juridical normative approach supported by an empirical juridical approach. The data collection method is carried out by literature research and field research. Data processing is carried out and analyzed qualitatively. The results of research in terms of law enforcement of online gambling crimes in the investigation process are carried out by the cyber crime directorate of the national police, while state cyber and password agencies have the task of and regulate the regulation and supervision of internet use in Indonesia. In terms of countermeasures against online gambling crimes committed by the police, it is a preventive and repressive countermeasure. Keywords: Law Enforcement, Crime, Online Gambling
Kontrak/Perjanjian Pemerintah Daerah dengan Pihak Swasta dalam Rangka Kerja Sama Pemanfaatan Aset Daerah Abu Nawas
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3335

Abstract

AbstrakPerubahan penyelenggaraan pemeritahan daerah dari Sentralisasi ke Desentralisasi sesuai undang-undang no.32 Tahun 2004 daerah diberihak, kewenangan dan tanggung jawab dalam pengelolaan barang milik daerah yang merupakan bagian dari kekayaan negara, untuk diamankan dan dipelihara baik fisik non fisik serta dapat digunakan untuk pelaksanaan tugas dan pelayanan serta dapat menciptaaakan lapangan kerja melalui pihak swasta. Berdasarkan temuan yang dilakukan dalam kontrak/ perjanjian pemanfaatan barang milik daerah dengan pihak laian (swasta) dalam bentuk sewa, kerjasama pemanfaatan, bangun serah guna dan bangun guna serah atas dasar perjanjian/kontak tejadi penyimpangan sehingga pemerintah mengalami kerugian, disebabkan dalam pembuatan kontrak/perjanjian tidak adanya mekanisme pertangung jawaban Kepala Daerah dan Kepala Satuan Kerja. Permasalahan yang sering dihadapi dan belum banyak dibahas, khususnya dibidang pemanfaatan aset daerah, memunculkan 2 (dua) pertanyaan: (1) Apakah kontrak/perjnjian tersebut telah memenuhi syarat-sayarat sahnya suatu kontrak/perjnajian dan tidak adanya pelangggaran azas kebebasan berkontrak (contractvrijheid beginselen)? (2) Apakah sebelum penandatanganan kontrak/pernjanjian telah memenuhi syarat-syarat sahnya suatu kontrak /perjnjian tidak terjadi penyalahgunaan keadaan (misbruik van omstandigheden)? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, selain menggunakan sumber-sumber literatur, juga akan dipadukan dengan pengalaman lapangan sehingga diharapkan akan dapat dihimpun masukan terhadap penyiapan sebuah kontrak/perjjanjian, sebelum kontrak ditandatangani, dilaksanakan, maupun akibat hukum yang terjadi manakala kontrak/perjnjian tersebut diingkari (wanprestasi) atau terjadi sengketa.Kata Kunci: Kontrak/perjanjian, Azas Kebebasan Berkontrak, Penyalahgunaan Keadaan, dan Pemanfaatan aset Daerah. AbstractThe change in the implementation of regional government from Centralization to Decentralization in accordance with law no.32 of 2004 regions are given the authority, authority and responsibility in the management of regional property that is part of the state's wealth, to be secured and maintained both non-physical and can be used for the implementation of duties and services and can create jobs through the private sector. Based on the findings made in the contract / agreement for the use of regional property with the laian (private) party in the form of leases, utilization cooperation, build a handover and build for the handover on the basis of the agreement / contact there are deviations so that the government suffers losses, caused by the making of contracts / agreements there is no mechanism for answering the Regional Head and Head of the Work Unit. Problems that are often faced and have not been discussed much, especially in the field of utilization of regional assets, raise 2 (two) questions: (1) Whether the contract / contract has met the requirements of the validity of a contract / agreement and the absence of violation of the principle of freedom of contract (contractvrijheid beginselen)? (2) Whether prior to the signing of the contract/agreement has fulfilled the conditions for the validity of a contract/contract there is no abuse of circumstances (e.g. van omstandigheden)? To answer the questions above, in addition to using literary sources, it will also be combined with field experience so that input can be gathered on the preparation of a contract / agreement, before the contract is signed, implemented, or legal consequences that occur when the contract / agreement is denied (default) or a dispute occurs.Keywords: Contracts/agreements, Principles of Freedom of Contract, Abuse of Circumstances, and Utilization of Regional assets.