cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Pengaruh Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Gaya Anak Milenial Dan Etika Pancasila Denis Desfriyati; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.233 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2827

Abstract

AbstrakSaat memasuki era revolusi industri 4.0, tatanan kehidupan kita jadi mengacu pada dunia industri digital, begitu juga dengan halnya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Revolusi industri 4.0 menuntut setiap individu untuk berlari cepat agar menumbuh kembangkan kemampuan literasi teknologi, data, dan sumber daya manusia. Pancasila juga dijadikan sebagai dasar pengembangan IPTEK diharapkan memberi dampak luas pada kemaslahatan kehidupan bangsa Indonesia. IPTEK boleh berkembang dan maju, namun harus diimbangi juga dengan menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur ideologi bangsa di seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka dari itu semua yang akan terjadi di masa depan berada di tangan generasi selanjutnya, dan begitupun seterusnya. Generasi milenial adalah generasi yang tumbuh di era serba teknologi seperti di saat ini. Sudah banyak kemajuan baik dari segi transportasi, alat telekomunikasi, dan bahkan pendidikan. Generasi milenial bisa dibilang sudah tumbuh di zaman modern, dimana banyak kemudahan yang diberikan, salah satunya adalah media sosial. Media sosial juga dapat menggeserkan nilai-nilai sosial di dalam masyarakat, yang mana nilai sosial tersebut terkadang tergantikan dengan nilai buruk nya, sehingga tentunya akan merusak moral generasi muda. Maka ke depannya negara Indonesia akan memiliki penerus yang tidak baik, yang kemungkinan terburuknya dapat membuat Indonesia menjadi terbelakang dan mengancam keberlangsungan bangsa. Penelitian ini dilakukan dengan mode yang bersifat deskriptif kualitatif dan studi literature, yang berhubungan dengan topik dan masalah yang berhubungan dengan permasalahan yang berkaitan dengan topic “Pengaruh IPTEK pada Gaya Anak Milenial dan Etika Pancasila”. Kata kunci: Generasi Milenial, Etika Pancasila,  dan IPTEK  AbstractWhen entering the era of the industrial revolution 4.0, the order of our lives refers to the world of the digital industry, as well as in the field of science and technology (IPTEK). The industrial revolution 4.0 requires every individual to run fast in order to develop technological literacy skills, data, and human resources. Pancasila is also used as the basis for the development of science and technology, which is expected to have a broad impact on the benefit of the life of the Indonesian nation. Science and technology may develop and advance, but must also be balanced with maintaining and implementing the noble values of the nation's ideology in all aspects of national and state life. Therefore everything that will happen in the future is in the hands of the next generation, and so on. The millennial generation is a generation that grew up in an era of all-technology as it is today. There has been a lot of progress both in terms of transportation, telecommunications equipment, and even education. The millennial generation can be said to have grown up in modern times, where many conveniences are provided, one of which is social media. Social media can also shift social values in society, where these social values are sometimes replaced with bad values, so of course it will damage the morale of the younger generation. So in the future, the Indonesian state will have a bad successor, which in the worst case can make Indonesia backward and threaten the sustainability of the nation. This research was conducted with a qualitative descriptive mode and literature study, which deals with topics and problems related to the topic "The Influence of Science and Technology on Millennial Children's Style and Pancasila Ethics".Keywords: Millennial Generation, Pancasila Ethics, and Science and Technology
Kontribusi Pajak Reklame Dalam Meningkatkan Pendepatan Asli Daerah Di Kota Ambon Cornelia Sapulette; L. M. Metekohy; R. Bakker
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.249 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2828

Abstract

AbstrakTujuan dari dilaksanakan penelitian ini  bahwa untuk mengetahui Kontribusi Pajak Reklame Dalam Meningkatkan Pendepatan Asli Daerah Di Kota Ambon” ( Studi Pada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Ambon). Pajak daerah adalah pajak yang wewenang pungutannya ada pada daerah dan pembangunan daerah (Elita Dewi, 2002 : 60) Terkait dengan hal tersebut, maka ada berbagai hal yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Kota Ambon untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerahnya, yang salah satunya adalah melalui Pajak Reklame, berdasarkan surat keputusan Walikota Ambon sehingga dikeluarkannya suatu Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pajak Reklame mengganti Peraturan Daerah Kota Ambon Nomor 5 tahun 2001 Tentang Pajak Reklame. Tipe penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan yakni, observasi, wawancara dan Dokumentasi. Selanjutnya data yang dikumpulkan dianalisa secara deskriptif, kualitatif, dan menggunakan interactive models. Hasil penelitian yang ditemukan adalah Hasil penelitian adalah Proses pemanfaatan kontribusi pajak Reklame sebagai pendapat Asli Daerah dalam meningkatkan pembangunan di kota Ambon bahwa Pajak reklame merupakan sumber dan potensi penerimaan yang secara langsung dapat memberi  kontribusi terhadap pendapatan Asli daerah di Kota Ambon. Sehingga Proses pemanfaatan kontribusi pajak reklame sebagai pendapatan asli daerah dapat meningkatkan pembangunan di kota Ambon. Upaya dalam meningkatkan kontribusi pajak reklame sebagai pendapatan asli daerah untuk pembangunan di kota Ambon dilakukan dengan cara mengsosialisasikan maupun terkait dengan memperbaiki kinerja pegawai atau staf dalam meningkatkan penerimaan pajak reklameKata Kunci : Kontribusi, Pajak Reklame, PAD AbstractThe purpose of this research is to find out the contribution of advertising tax in increasing local revenue in Ambon City” (Study on the Ambon City Regional Tax and Levy Management Agency). Regional taxes are taxes whose levy authority is on the regions and regional development (Elita Dewi, 2002: 60) Related to this, there are various things that are done by the Regional Government, especially the Ambon City Government to increase its Regional Original Income, one of which is through Advertisement Tax, based on the Ambon Mayor's decision letter so that the issuance of a Regional Regulation Number 4 of 2009 concerning Advertising Tax replacing the Ambon City Regional Regulation Number 5 of 2001 concerning Advertising Tax. This type of research is descriptive qualitative and the data collection techniques used are observation, interviews and documentation. Furthermore, the data collected were analyzed descriptively, qualitatively, and using interactive models. The results of the research found are the results of the study are the process of utilizing the advertisement tax contribution as a regional original opinion in increasing development in the city of Ambon that the advertisement tax is a source and potential revenue that can directly contribute to regional original income in Ambon City. So that the process of utilizing the billboard tax contribution as local revenue can increase development in the city of Ambon. Efforts to increase the contribution of the billboard tax as local revenue for development in the city of Ambon are carried out by socializing or related to improving the performance of employees or staff in increasing advertisement tax revenues.Keywords: Contribution, Advertising Tax, PAD
Peran Kepolisian Dalam Menyelesaikan Tawuran Antar Warga Sebagai Upaya Mewujudkan Perilaku Warga Negara Yang Baik Brian Yesyurun Alberthus; L. M. Metekohy; R. Bakker
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.043 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2830

Abstract

AbstrakTujuan dari dilaksanakan penelitian ini  bahwa untuk mengetahui Peran Kepolisian Dalam Menyelesaikan Tawuran Antara Warga Sebagai Upaya Mewujudkan Perilaku Warga Negara Yang Baik Di Kelurahan Benteng Kota Ambon. Pancaran Kasih serta berbagai upaya prefentif dan persuasif  telah  ditempuh    dalam hal    ini    Kepolisian    sebagai    lembaga pengendalian   sosial   sering   disebut   juga lembaga   kontrol   sosial social   control. Lembaga   ini  muncul ditujukan  agar pengendalian  sosial  berjalan  efektif.  Salah satu upaya yang dilakukan Kepolisian untuk mengendalikan tawuran di kelurahan Benteng dengan  upaya  preventif namun masih saja terjadi tawuran. Oleh sebab itu perlu adanya langkah-langka bijak dan penegakan hukum yang dilakukan oleh Kepolisian sehingga tawuran benar-benar dapat diselesaikan. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripsi kualitatif, Subjek dalam  penelitian ini adalah dua warga dari RT 01/RW 07, dua orang warga dari RT 07/RW 07, ketua RW dan empat orang petugas kepolisian. Hasil penelitian yang ditemukan adalah Proses penyelesaian Tawuran warga di Kelurahan Benteng Oleh Kepolisian Pernah terjadi tawuran di RT 01/RW 07 dan RT 07/RW 07 di Kelurahan Benteng, dan yang menjadi latar belakang terjadinya tawuran tersebut adalah disebab oleh dendam lama, minuman keras, ingin mencari identitas diri dengan menonjolkan diri dengan perilaku-perilaku yang tidak baik Bila tawuran masih terjadi pada kelurahan benteng, tindakan yang harus dilakukan pihak kepolisian dalam menyelesaikan masalah tersebut yaitu tetap pada tindakan Preemtif, Preventif dan RepresifKata Kunci : Peran, Kepolisian, Tawuran AbstractThe purpose of this research is to find out the role of the police in resolving brawls between citizens as an effort to realize good citizen behavior in the Benteng Village, Ambon City. Pancaran Kasih as well as various preventive and persuasive efforts have been taken, in this case the Police as a social control institution are often called social control institutions. This institution appears intended for effective social control. One of the efforts made by the police is to control the brawl in the Benteng sub-district with preventive measures, but brawls still occur. Therefore, it is necessary to take wise steps and law enforcement carried out by the Police so that the brawl can really be resolved. The type of research used is qualitative descriptive research. The subjects in this study were two residents from RT 01/RW 07, two residents from RT 07/RW 07, the head of the RW and four police officers. The results of the research found were the process of solving the brawl of residents in Benteng Village by the Police. There had been a brawl in RT 01/RW 07 and RT 07/RW 07 in Benteng Village, and the background of the brawl was caused by old grudges, alcohol, want to find self-identity by presenting themselves with bad behavior. If brawls still occur in the fort village, the action that must be taken by the police in solving the problem is to stick to Preemptive, Preventive and Repressive actionsKeywords: Role, Police, Brawl
Peran Pemerintah Kota Ambon Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Dari Hasil Pajak Hiburan Bioskop Di Masa Pandemi Covid19 Yosiana Matheus; L. M. Metekohy; Jumiati Tuharea
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.391 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2831

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, Peran Pemerintah Kota Ambon Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Dari Hasil Pajak Hiburan Bioskop Dimasa Pandemi Covid19. Tipe penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan yakni, observasi, wawancara dan Dokumentasi. Selanjutnya data yang dikumpulkan dianalisa secara deskriptif, kualitatif, dan menggunakan interactive models. Hasil penelitian yang ditemukan adalah Mekanisme Penetapan Pembayaran Pajak Hiburan Bioskop Di Kota Ambon Sebelum Ada Pandemi Covid19 Dan Pada Masa Pandemi Covid19 bahwa tarif pajak bioskop yang disetorkan ke pemerintah kota ambon sebelum adanya pandemi covid19 dan sesudah pandemic covic 19 yaitu 10% sebagaimana ditetapkan dalam peraturan daerah Kota Ambon Nomor 3 Tahun 2012 tentang pajak Hiburan. Kendala tarif pajak bioskop yang di berikan sebelum adanya pandemi covid 19  dan   pada masa panmdemi covid19 yaitu sebelum pandemic tidak ada kendala soal tarif sementara pada pandemic aka kendala karena tempat bioskop tutup karena PSBB namun wajib pajak terus membayar pajak. Kendala tarif pajak bioskop yang di berikan sebelum adanya pandemi covid 19  dan   pada masa panmdemi covid19 yaitu sebelum pandemic tidak ada kendala soal tarif sementara pada pandemic aka kendala karena tempat bioskop tutup karena PSBB namun wajib pajak terus membayar pajak. Strategi Pemerintah Kota Ambon Dalam Meningkatkan Pajak Hiburan  Bioskop Dan Dapat Memanfaatkan Pajak Hiburan Bioskop Dimasa Pandemi Covid19 bahwa  Cara yang dilakukan pemerintah kota ambon supaya hubungan anatara pemerintah dengan pemilik bioskop di kota ambon tetap terjaga dan pemasukan pajak bioskop tetap ada dimasa pandemi covid19 dengan mengsosialisasikan perda tentang pajak hiburan kepada masyarakat dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Maka diharapakan peenrimaan pajak bioskop akan Kembali nomal. Setelah disetorkan pajak hiburan bioskop pemerintah memanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dengan demikian memberikan keseimpulan bahwa Pajak hiburan bioskop sudah membantu pemerintah kota ambon dalam meningkatkan  pendapatan daerahKata Kunci: Peran Pemerintah, Pajak Bioskop, Covid 19 AbstractThe purpose of this study was to determine the role of the Ambon City Government in Increasing Regional Original Income from Cinema Entertainment Tax Results during the Covid19 Pandemic. This type of research is descriptive qualitative and the data collection techniques used are observation, interviews and documentation. Furthermore, the data collected were analyzed descriptively, qualitatively, and using interactive models. The results of the research found were the Mechanism of Payment of Cinema Entertainment Taxes in Ambon City Before the Covid19 Pandemic and During the Covid19 Pandemic that the cinema tax rate deposited with the Ambon city government before the covid19 pandemic and after the COVID-19 pandemic was 10% as stipulated in regional regulations. Ambon City Number 3 of 2012 concerning Entertainment tax. The problem with the cinema tax rate that was given before the COVID-19 pandemic and during the COVID-19 pandemic, namely before the pandemic, there were no problems with temporary tariffs during the pandemic, because the cinema was closed due to PSBB but taxpayers continued to pay taxes. The problem with the cinema tax rate that was given before the COVID-19 pandemic and during the COVID-19 pandemic, namely before the pandemic, there were no problems with temporary tariffs during the pandemic, because the cinema was closed due to PSBB but taxpayers continued to pay taxes. The Ambon City Government Strategy in Increasing Cinema Entertainment Tax and Being Able to Take Advantage of Cinema Entertainment Tax During the Covid19 Pandemic That is the way the Ambon city government does so that the relationship between the government and cinema owners in Ambon city is maintained and cinema tax revenues remain during the covid19 pandemic by socializing the local regulation on entertainment tax to the public and improve services to the community. So it is hoped that cinema tax revenues will return to normal. After depositing the cinema entertainment tax, the government utilizes it for the benefit of the community thereby providing the conclusion that the cinema entertainment tax has helped the Ambon city government in increasing regional income.Keywords: Government Role, Cinema Tax, Covid 19
Kesiapan Sumber Daya Manusia Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Pada Masa Pandemi Covid-19 Menghadapi Society 5.0 Jefferson Benyamin; Hikmat Zakky Almubaroq
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.035 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2833

Abstract

AbstrakSociety 5.0 adalah bagian dari revolusi yang tidak hanya berfokus pada teknologi saja, melainkan fokus kepada manusia sebagai objek utama. Secara bersamaan tahun meluncurnya konsep society 5.0 dibarengi juga dengan munculnya pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 menyebabkan dampak yang besar bagi ketahanan Indonesia mulai dari sektor pangan, ekonomi, kesehatan dan tentunya pendidikan. Banyak sekali perubahan yang dihadapi akibat pandemi Covid-19, salah satunya yaitu perubahan yang terjadi di dalam Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta yakni, perubahan metode pembelajaran menjadi metode daring yang dilakukan untuk meminimalisir pandemi COVID-19 yang terjadi. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang baik sangat mendukung kinerja pegawai. Namun dalam implementasinya, kualitas sumber daya manusia (SDM) di Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta perlu diperhatikan karena SDM merupakan faktor utama penunjang dalam organisasi. Pada penelitian ini akan membahas tentang kesiapan dari SDM Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta di masa pandemi Covid-19 menuju society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa untuk mencapai tingkat kesiapan SDM Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta yang baik, maka pendidikan dan latihan dibidang TIK masih harus ditingkatkan agar tercapai kemampuan SDM yang maksimal dan adaptif kedepannya.Kata Kunci: Society 5.0, Pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta, Sumber Daya Manusia.AbstractSociety 5.0 is part of a revolution that focuses not only on technology, but focuses on humans as the main object. Simultaneously, the year of the launch of the concept of society 5.0 was also accompanied by the emergence of the Covid-19 pandemic. The Covid-19 pandemic has had a major impact on Indonesia's resilience starting from the food sector, economy, health and of course education. There are so many changes faced due to the Covid-19 pandemic, one of which is the changes that have occurred within the DKI Jakarta Provincial Education Office, namely, the change in learning methods to online methods carried out to minimize the COVID-19 pandemic that occurs. The good use of information and communication technology (ICT) is very supportive of employee performance. However, in its implementation, the quality of human resources (HR) in the Education Office of the DKI Jakarta Provincial Government needs to be considered because human resources are the main supporting factor in the organization. In this study, we will discuss the readiness of the human resources of the DKI Jakarta Provincial Government Education Office during the Covid-19 pandemic towards society 5.0. This research uses qualitative methods with a literature study approach. Based on the results of the study, it was concluded that to achieve a good level of human resource readiness for the DKI Jakarta Provincial Government Education Office, education and training in the field of ICT must still be improved in order to achieve maximum and adaptive HR capabilities in the future.Keywords: Society 5.0, Covid-19 Pandemic, DKI Jakarta Provincial Government Education Office, Human Resources.
Analisis Kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) Batu Bara Indonesia Untuk Ketahanan Energi Dan Mendukung Pertahanan Dessy Natalia; Donny Yoesgiantoro; Filda Citra Yusgiantoro
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.952 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2834

Abstract

AbstrakPertumbuhan ekonomi juga meningkatkan permintaan energi domestik. Kebutuhan akan energi perlahan meningkat seiring dengan populasi, pertumbuhan ekonomi, perubahan gaya hidup, dan urbanisasi yang menggunakan banyak energi. Hingga saat ini, sumber energi Indonesia masih didominasi oleh batu bara. Pada 1 Januari 2022, Pemerintah Indonesia mengambil langkah, yaitu kebijakan pelarangan ekspor batubara bagi pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) atau IUPK untuk tahap Operasi Produksi untuk jangka waktu tertentu. Langkah ini diambil Pemerintah dalam rangka memenuhi pasokan batubara nasional untuk sumber pembangkit listrik domestik. Hal ini menghasilkan respons terpisah bagi pihak-pihak kebijakan dalam dan luar negeri. Sebagai tambahan kebijakan tersebut mempengaruhi konsep ketahanan energi nasional 4A+1S: Ketersediaan, Aksesibilitas, Keterjangkauan, Penerimaan, dan Keberlanjutan. Kebijakan pengelolaan sumber daya energi nasional merupakan kekuatan pertahanan nasional. Energi mendukung pertahanan dan pertahanan melindungi energi sehingga segala bentuk kebijakan untuk kepentingan pemenuhan energi domestik akan mempengaruhi dinamika pertahanan negara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang berfokus pada penguraian masalah dengan memanfaatkan kajian pustaka.Kata Kunci: Ketahanan Energi, Batubara, Pertahanan, Kebijakan AbstractEconomic growth has also increased the demand for domestic energy. The need for energy slowly increases along with the population, economic growth, lifestyle changes, and urbanization that uses a lot of energy. Until now, Indonesia's energy source is still dominated by coal. On January 1, 2022, the Government of Indonesia took a step, namely a policy of banning coal exports for holders of Mining Business Permits (IUP) or IUPKs for the Production Operation stage for a specified period. This step was taken by the Government in order to meet the national supply of coal for domestic power generation sources. This resulted in a separate response for the domestic and foreign policy parties. In addition, the policy affects the concept of national energy security 4A+1S: Availability, Accessibility, Affordability, Acceptability, and Sustainability. The policy of managing national energy resources is a force for national defense. Energy supports defense and defense protects energy so that all forms of policies in the interest of fulfilling domestic energy will affect the dynamics of national defense. This study uses a qualitative research method that focuses on unraveling the problem by utilizing a literature review.Keywords: Energy Security, Coal, Defense, Policy
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Penumpang Selama Covid-19 Di Ruang Tunggu Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak Alisa Alisa; Raden Fatchul Hilal
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.474 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2837

Abstract

AbstrakTingkat kualitas pelayanan tidak dapat dinilai berdasarkan sudut pandang perusahaan tetapi harus dipandang dari sudut pandang penilaian pelanggan. Karena itu, dalam merumuskan strategi dan program pelayanan, perusahaan harus berorientasi pada kepentingan pelanggan dengan memperhatikan komponen kualitas pelayanan. Kualitas pelayanan yang diberikan sangat lah penting bagi pengguna jasa transportasi udara, penumpang harus merasa nyaman apalagi saat di ruang tunggu yang harus menunggu waktu untuk naik ke pesawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan penumpang di ruang tunggu Bandar udara internasional supadio Pontianak dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan penumpang di ruang tunggu Bandar udara internasional supadio Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan Penumpang yang pernah mendapatkan pelayanan diruang tunggu bandar udara internasional airport supadio Pontianak selama pandemi covid sebagai subyek. jumlah sampel penelitian sebanyak 100 responden yang ditentukan  dengan rumus solvin. Dari Penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil sebagai berikut: 1)Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kualitas pelayanan kepuasan penumpang saat covid-19 di rung tunggu bandar udara internasional supadio Pontianak. 2) Besarnya kualitas pelayanan terhadap kepuasan penumpang saat covid-19 di ruang tunggu di bandar udara internasional supadio Pontianak sebesar 49,0%.Kata Kunci:  Kualitas Pelayanan, Kepuasan Penumpang, Ruang Tunggu, Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak AbstractThe level of service quality cannot be judged based on the point of view of the  company but must be viewed from the point of view of customer assessment. Therefore, in formulating service strategies and programs, the company must be oriented towards the interests of customers by paying attention to the components of service quality. The quality of service provided is very important for users of air transportation services, passengers must feel comfortable, especially when in the waiting room who have to wait for the time to board the plane. This study aims to find out whether there is an effect of service quality on passenger satisfaction in the waiting room of Supadio Pontianak International Airport and to find out how much influence the quality of service has on passenger satisfaction in the waiting room of Supadio Pontianak International Airport. This study used quantitative methods, with   passengers who had received services in the waiting room of the international airport supadio Pontianak airport during the covid pandemic as subjects. the number of research samples was 100 respondents determined by the solvin formula. From the research that has been carried out, the following results are obtained: 1) There is a positive and significant influence between the quality of passenger satisfaction services during covid-19 at the waiting area of Pontianak supadio international airport. 2) The amount of service quality to passenger satisfaction during covid-19 in the waiting room at Pontianak supadio international airport was 49.0%. Keywords: Quality of Service, Passenger Satisfaction, Waiting Room, Supadio Pontianak International Airport.
Analisis Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Dinamika Lingkungan Strategis Di Kawasan Perairan Natuna Utara Fajar Gunawan Afandi; Donny Yoesgiantoro; Lukman Yudho Prakoso
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.527 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2839

Abstract

AbstrakKawasan Laut Natuna Utara menyimpan banyak potensi sumber daya alam. Selain melimpahnya sumber daya alam berupa potensi perikanan yang ada di kawasan perairan tersebut, Laut Natuna Utara juga terkenal dengan potensi migasnya yang diperkirakan mencapai 127 barel. Cadangan minyak yang tersimpan di kawasan ini mencapai 14 juta barel, sedangkan untuk cadangan gas bumi mencapai 112 juta barel. Melimpahnya cadangan migas yang ada di kawasan ini mengakibatkan terjadinya ketertarikan beberapa negara untuk mengakui kawasan Laut Natuna Utara sebagai bagian dari negara mereka. Indonesia sebagai negara berkembang dengan segala keterbatasannya dinilai kurang siap dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis di kawasan Laut Natuna Utara baik dari segi militer, ekonomi, maupun politik. Oleh sebab itu, kemampuan dan kekuatan militer serta ekonomi Indonesia perlu ditingkatkan sehingga mampu meningkatkan kekuatan diplomasi serta daya tangkal yang mampu memberikan efek gentar kepada negara lain.Kata Kunci: Natuna; Lingkungan keamanan strtaegis; keamanan AbstractThe North Natuna Sea area holds a lot of potential for natural resources. In addition to the abundance of natural resources in the form of fishery potential in the water area, the North Natuna Sea is also famous for its oil and gas potential which is estimated to reach 127 barrels. The oil reserves stored in this region reached 14 million barrels, while the natural gas reserves reached 112 million barrels. The abundance of oil and gas reserves in this region has resulted in the interest of several countries to recognize the North Natuna Sea area as part of their country. Indonesia as a developing country with all its limitations is considered unprepared in facing the dynamics of the strategic environment in the North Natuna Sea region both in terms of military, economic, and political aspects. Therefore, Indonesia's military and economic capabilities and strength need to be improved so that it can increase the strength of diplomacy and deterrence that can have a trepidation effect on other countries.Keywords: Natuna; Strtaegis security environment; security
Pancasila Penuntun Generasi Milenial Suzahra Salsabila; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.578 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2844

Abstract

AbstrakPancasila merupakan dasar Negara yang berupa lima dasar pebentuk ideologi bangsa, Pancasila dibuat dengan sebagaimana para pemdahuku menyesuaikan dengan identitas bangsa yang ingin dibentuk dan menggambarkan bangsa negara Indonesia. Pengamalan pancasila tentu saja sangat penting untuk keberlangsungan kesejahteraan negara karena memiliki dampak yang kuat dalam identitas bangsa, akan tetapi zaman semakin berubah, oengaruh asing terus masuk ditengah kesempatan yang ada, dibalik pembaharuan yang hadir pasti terselip hal kurang positif yang dapat memicu lunturnya nilai dari esensi pamcasila itu sendiri. Globalisasi yang terus mempengaruhi generasi milenial perlu diperhatikan agarvtidak memicu terjadinya hal kurang baik, oleh ksrena itu pancasila sangat berperan sebagai pemuntun generasi milenial dalam menuntuh arah perkembangan zaman. Generasi milennial merupakan mereka yang lahir antara tahun 1980an sampai dengan tahun 2000an, dimana mereka sudah terbiasa dengan dunia modern dan teknologi yang canggih bahwa merekapun merupakan generasi di usia produktif. Kata Kunci: Pancasila, Generasi Milenial   AbstractPancasila is the basis of the State in the form of five basic forms of national ideology, Pancasila is made as the local governments adjust to the identity of the nation they want to form and describe the nation state of Indonesia. The practice of pancasila is of course very important for the sustainability of state welfare because it has a strong impact on the identity of the nation, but the times are changing, foreign oengaruh continues to enter in the midst of existing opportunities, behind the renewal that is present, there must be a lack of positive things that can trigger the fading of the value of the essence of pamcasila itself. Globalization that continues to affect the millennial generation needs to be considered so that it does not trigger bad things to happen, by the ksrena, pancasila plays a very important role as a guide for the millennial generation in demanding the direction of the times. The millennial generation are those born between the 1980s and the 2000s, where they are used to the modern world and sophisticated technology that they are also a generation in the productive age.  Keywords: Pancasila, Millennial Generation
Implementasi Pendidikan Karakter Pancasila Di Lingkungan Sekolah Dasar Zulfa Paolina; Jihan Karimah; Delvarina Vandini; Siti Nuralisa; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.505 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2863

Abstract

AbstrakTujuan pendidikan karakter yang berkaitan dengan pembentukan mental dan sikap anak didik dikelola dengan menanamkan nilai-nilai islami dan nilai tradisional yang positif. Namun jika diamati dengan baik, tujuan utama pendidikan karakter bisa dikatakan gagal atau belum tercapai, hal itu dapat dilihat secara jelas di era globalisasi seperti sekarang ini. Era globalisasi menghadirkan teknologi informasi yang semakin canggih. Namun kemajuan teknologi membawa dampak yang negatif. Salah satunya yaitu kemerosotan akhlak dan sikap pancasila. Dari fenomena diatas sangat jelas bahwa permasalahan sebuah lembaga pendidikan adalah bagaimana sekolah tersebut dalam membentuk karakter yang baiki peserta didik. Mengingat semakin maraknya hal-hal negatif seperti yang telah dijelaskan diatas maka pembentukan karakter dan kepribadian anak sesuai dengan nilai keagamaan kebangsaan menjadi sebuah kebutuhan dan keharusan. Oleh karena itu penting sekali bagi kita dalam membentuk nilai-nilai karakter bangsa melalui metode pembiasaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pembiasaan dalam pembentukan karakter  di sekolah dasar Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunaka metode kualitatatif. Dari hasil analisis yang dilakukan penulis, Lingkungan pendidikan sekolah dasar sebenarnya selama ini sudah mengembangkan dan melaksanakan nilai-nilai pembentuk karakter melalui program operasional satuan pendidikan masing-masing. Hal ini merupakan prakondisi pendidikan karakter pada satuan pendidikan yang untuk selanjutnya diperkuat dengan beberapa nilai hasil kajian empirik Pusat Kurikulum. Nilai prakondisi yang dimaksud seperti: keagamaan, gotong royong, kebersihan, kedisiplinan, kebersamaan, peduli lingkungan, kerja keras, dan sebagainya.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pancasila, Sekolah Dasar AbstractThe purpose of character education related to the mental formation and attitudes of students is managed by instilling positive Islamic and traditional values. However, if observed properly, the main goal of character education can be said to have failed or has not been achieved, it can be seen clearly in the era of globalization as it is today. The era of globalization presents increasingly sophisticated information technology. However, technological advances have a negative impact. One of them is the decline in morals and attitudes of Pancasila. From the above phenomenon, it is very clear that the problem of an educational institution is how the school forms a good character for students. Given the increasing prevalence of negative things as described above, the formation of children's character and personality in accordance with national religious values becomes a necessity and necessity. Therefore, it is very important for us to shape the values of the nation's character through the habituation method. The purpose of this study was to determine how the application of the habituation method in character building in elementary schools. The method used in this study used a qualitative method. From the results of the analysis conducted by the author, the primary school education environment has actually developed and implemented character-building values through the operational programs of each educational unit. This is a precondition for character education in the education unit which will be further strengthened by several values from the results of an empirical study of the Curriculum Center. The precondition values in question are: religion, mutual cooperation, cleanliness, discipline, togetherness, environmental care, hard work, and so on.Keywords: Character Education, Pancasila, Elementary School

Page 50 of 168 | Total Record : 1679