cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Harga Tiket Terhadap Kepuasan Pelanggan Maskapai Penerbangan Nam Air Di Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak Matius Anjar Utama; Fryda Fatmayati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.519 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2912

Abstract

AbstrakPengaruh kualitas pelayanan dan harga tiket merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan terhadap suatu maskapai penerbangan. Seiring berkembangnya industri penerbangan, memberikan berbagai macam maskapai penerbangan yang menyesuaiakan dari segi kualitas pelayan dan harga tiket sehingga semakin menarik minat dari beberapa pelanggan beranekaragamnya materi pembelajaran dalam hal memberikan kualitas pelayanan kepada pelanggan. penelitian dengan judul “Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga Tiket Terhadap kepuasan Pelanggan di Maskapai Penerbangan Nam Air di Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak.” Memiliki tujuan penelitian yang diantaranya adalah : untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari Kualitas Pelayanan dan dan Harga Tiket baik secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan pelanggan di Maskapai Penerbangan Nam Air di Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang berkaitan dengan tanggapan penumpang, kajian pustaka, dan jurnal-jurnal mengenai promosi penjualan dan kualitas pelayanan. Data akan dianalisa dengan analisis regresi linier berganda. Landasan teori yang digunakan adalah kualitas pelayanan, harga tiket dan keuasan pelanggan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh kualitas pelayanan dan harga tiket baik secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan pelanggan Maskapai Penerbangan Nam Air di Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak. Hal tersebut dikarenakan nilai thitung > ttabel, untuk Variabel Kualitas Pelayanan adalah sebesar 8,202, dan Variabel Harga Tiket adalah sebesar 4,342. Kemudian hasil pengujian menunjukan bahwa nilai Fhitung adalah sebesar 181,207 > Ftabel sebesar 3,09. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa persentase pengaruh kualitas pelayanan dan harga tiket terhadap kepuasan pelanggan adalah sebesar 78,9%, sedangkan 21,1% dipengaruhi oleh faktor lain diluar dari kualitas pelayanan dan harga tiket.Kata Kunci: kualitas pelayanan, harga tiket, kepuasan pelanggan. AbstractThe influence of service quality and ticket prices is one of the important factors that can affect customer satisfaction with an airline. Along with the development of the aviation industry, providing various kinds of airlines that adjust in terms of service quality and ticket prices so as to attract the interest of several customers who have a variety of learning materials in terms of providing quality service to customers. research entitled "The Influence of Service Quality and Ticket Prices on Customer Satisfaction on Nam Air Airlines at Supadio Pontianak International Airport." Some of the research objectives include knowing whether there is an effect of Service Quality and Ticket Prices, either partially or simultaneously on customer satisfaction at Nam Air Airlines at Supadio International Airport, Pontianak. This study uses a quantitative approach method. The data sources used are primary and secondary data relating to passenger responses, literature review, and journals regarding sales promotion and service quality. The data will be analyzed by multiple linear regression analysis. The theoretical basis used is the quality of service, ticket prices and customer satisfaction. The results showed that there was an effect of service quality and ticket prices either partially or simultaneously on Nam Air's customer satisfaction at Supadio International Airport, Pontianak. This is because the value of tcount > ttable, for the Service Quality Variable is 8,202, and the Ticket Price Variable is 4,342. Then the test results show that the value of Fcount is 181.207 > Ftable of 3.09. The results also show that the percentage of the influence of service quality and ticket prices on customer satisfaction is 78.9%, while 21.1% is influenced by other factors outside of service quality and ticket prices. Keywords: service quality, ticket prices, customer satisfaction
Pengaruh Fasilitas Ruang Tunggu Domestik Pada Saat Pandemi Covid 19 Terhadap Tingkat Kepuasan Penumpang Di Bandar Udara Supadio Pontianak Kinanti Aris Maharani; Raden Fatchul Hilal
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.107 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2913

Abstract

AbstrakDisamping dari kerugian materil, pandemi covid-19 ini juga menyebabkan adanya kebjikan-kebijakan baru seperti harus menerapkan protokol kesehatan, penutupan layanan sementara dan kebijakan terkait kompensasi pegawai serta adanya perubahan situasi dalam dunia kerja. Dengan adanya penyediaan fasilitas-fasilitas yang memadai dapat mampu memberikan kenyamanan, kemudahan, dan keamanan bagi para penumpang dalam menilai suatu kualitas pelayanan. Kepuasan penumpang akan sangat berpengaruh pada saat covid-19 terhadap pengembangan fasilitas ruang tunggu yang diberikan. Penelitian ini memiliki tujua untuk mengetahui pengaruh fasilitas ruang tunggu domestik pada saat            pandemi Covid-19 terhadap tingkat kepuasan penumpang di terminal Bandar Udara Supadio Pontianak, dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh fasilitas ruang tunggu  domestik pada saat pandemi Covid-19 terhadap tingkat kepuasan penumpang di terminal Bandar Udara Supadio Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode kuntitatif dengan seluruh penumpang yang berada di ruang tunggu terminal domestik Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak selama masa Pandemi Covid-19 sebagai subyek penelitian. Jumlah sampel penelitian sebanyak 100 responden yang ditentukan dengan rumus solvin. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil sebagai berikut, 1) Variabel Kepuasan Penumpang berpengaruh terhadap variable Fasilitas Ruang Tunggu pada saat Pandemi Covid 19 di Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak. 2) Variabel Kepuasan Penumpang berpengaruh terhadap variabel Fasilitas Ruang Tunggu domestik dengan persentase sebesar 82,8% sedangkan sisanya 100%-82%= 17,2% di pengaruhi oleh factor lain yang tidak di teliti.Kata Kunci: Fasilitas Ruang Tunggu Domestik, Covid-19, Kepuasan Penumpang, Bandar Udara Supado AbstractIn addition to material losses, the Covid-19 pandemic has also caused new policies such as having to implement health protocols, temporary service closures and policies related to employee compensation as well as changes in the situation in the world of work. With the provision of adequate facilities, it can be able to provide comfort, convenience, and safety for passengers in assessing a quality of service. Passenger satisfaction will greatly affect the covid-19 period on the development of the waiting room facilities provided. This study aims to determine the influence of domestic waiting room facilities during the Covid-19 pandemic on the level of passenger satisfaction at the Pontianak Supadio Airport terminal, and to find out how much influence domestic waiting room facilities during the Covid-19 pandemic have on the level of passenger satisfaction at the Pontianak Supadio Airport terminal. This study used the kuntitative method with all passengers in the waiting room of the domestic terminal of Supadio Pontianak International Airport during the Covid-19 Pandemic as the subject of the study. The number of research samples was 100 respondents determined by the solvin formula. From the research conducted, the following results were obtained, 1) Passenger Satisfaction Variables affect the waiting room facilities variable during the Covid-19 Pandemic at Pontianak Supadio International Airport. 2) The Passenger Satisfaction variable affects the domestic Waiting Room Facility variable with a percentage of 82.8% while the remaining 100%-82%= 17.2% is influenced by other factors that are not studied.Keywords: Domestic Waiting Room Facilities, Covid-19, Passenger Satisfaction, Supado Airport
Model Evaluasi Pendidikan Kewarganegaraann (Tes) Ni Made Dwi Ayu Astari; I Gede Hendra Wiranata; Ni Made Friska Dewi Septianthari; Ni Made Miasari; I Nengah Suastika
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.23 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2914

Abstract

AbstrakPenilaian merupakan sesuatu yang sangat penting dan strategis dalam kegiatan pembelajaran. Dengan penilaian maka dapat diketahui seberapa besar keberhasilan siswa dalam menguasai kompetensi atau materi yang telah dibelajarkan oleh guru. Mengingat pentingnya pelaksanaan penilaian, maka perlu dilalukan sebuah penelitian kepustakaan mengenenai model evaluasi PKn (tes) dengan tujuan untuk mengetahui mengenai tujuan dan fungsi dari diadakannya penilaian PKn, prinsip dan jenis penilaian, serta syarat instrument tes PKn yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literasi atau studi kepustakaan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data yang diperoleh dari riset melalui membaca jurnal ilmiah, buku-buku referensi dan bahan publikasi untuk memperoleh informasi. Jenis pustaka yang digunakan dalam artikel ini adalah sumber tertulis yang terdiri dari 6 jurnal ilmiah mengenai evaluasi pembelajaran dan model evaluasi PKn. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, buku, makalah atau artikel, jurnal dan sebagainya. Dari data yang dikumpulkan, diperoleh hasil mengenai definisi test, prinsip-prinsip dalam penyusunan tes, syarat-syarat tes yang baik dan layak digunakan, serta komponen-komponen dalam penyusunan tabel spesifikasi tes.Kata Kunci: Evaluasi, PKn, Instrumen Tes AbstractAssessment is something very important and strategic in learning activities. With the assessment, it can be seen how much success students have in mastering the competencies or materials that have been taught by the teacher. Given the importance of carrying out an assessment, it is necessary to carry out a literature study on the Civics Education evaluation model (test) with the aim of knowing the objectives and functions of the Civics assessment, the principles and types of assessment, as well as the requirements for a good Civics test instrument. The research method used is a literacy study or literature study. The data collected in this study are in the form of data obtained from research through reading scientific journals, reference books and publication materials to obtain information. The type of literature used in this article is a written source consisting of 6 scientific journals regarding learning evaluation and Civics evaluation models. The data collection technique in this research is documentation, which is looking for data about things or variables in the form of notes, books, papers or articles, journals and so on. From the data collected, the results obtained regarding the definition of the test, the principles in the preparation of the test, the terms of a good and proper test, and the components in the preparation of the test specification table.Keywords: Evaluation, PKn. Instrument test
Peran Guru SD Dalam Membangun Etika Peserta Didik Di Sekolah Dasar Berdasarkan Pancasila Delia Disa Fadilla; Elza Alida Yasmin; Iis Inar; Ina Nailul Amaniah; Siti Nursaadah; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.142 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2917

Abstract

AbstrakAnak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah, sehingga apa yang didapatkan nya di sekolah akan mempengaruhi pembentukan karakternya. Di sinilah peran guru harus tampak karena pada usia sekolah dasar adalah usia untuk membentuk kepribadian anak, jika di sekolah anak tidak diajarkan cara bersikap yang baik, hal ini akan menjadi kebiasaan buruk. Dengan demikian, peneliti bertujuan menganalisa bagaimana peran guru SD terhadap etika peserta didik berdasarkan Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, data dalam penelitian ini diperoleh dengan membagikan kuesioner berbentuk google form kepada responden yang menjadi guru di SD. Hasil pengamatan jawaban semua responden menunjukkan bahwa mereka setuju akan pentingnya penerapan etika pada peserta didik dimana pun dan kapan pun berada. Solusi untuk mengatasi anak yang kurang memedulikan etika ialah dengan menasehati, memberikan contoh yang baik, membimbing, membuat aturan, melakukan pendekatan kepada peserta didik dengan sabar, lemah lembut ketika memberitahu peserta didik tentang mana yang benar dan mana yang salah.Kata Kunci: Krisis Moral, Anak-Anak, Guru AbstractChildren spend most of their time in school, so what they get at school will affect the formation of their character. This is where the role of the teacher must appear because at elementary school age is the age to shape the child's personality, if at school the child is not taught how to behave well, this will become a bad habit. Thus, the researcher aims to analyze how the role of elementary school teachers towards the ethics of students based on Pancasila. This study uses a qualitative approach. The data used in this research is primary data, the data in this study was obtained by distributing a questionnaire in the form of a google form to respondents who became teachers in elementary schools. The results of observing the answers of all respondents indicate that they agree on the importance of applying ethics to students wherever and whenever they are. The solution to dealing with children who do not care about ethics is to advise, set a good example, guide, make rules, approach students with patience, be gentle when telling students what is right and what is wrong.Keywords: Moral Crisis, Child, Teacher
Perilaku Bullying Yang Menyimpang Dari Nilai Pancasila Pada Siswa Sekolah Heti Novita Sari; Putri Pebriyani; Salsa Nurfarida; Muhammad Fadhil Suryanto; Puti Ageng Ambun Suri; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.529 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2922

Abstract

AbstrakKasus bullying sudah banyak terjadi di negara ini yang melibatkan siswa sekolah, bahkan dapat dikatakan perilaku bullying merupakan suatu tindakan yang melenceng dari nilai pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian, dampak, distribusi dan cara mengatasi bullying, penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur pada dasar teori, dampak, pembagian dan cara mengatasi bullying. Peneliti menyarankan agar guru dapat cepat tanggap atau responsif pada perilaku bullying di sekolah. Pada penelitian ini akan dikaji pula cara penanganan pada kasus bullying.Kata Kunci: Bullying, Nilai Pancasila, Siswa Sekolah AbstractThere have been many cases of bullying in this country involving school students, it can even be said that bullying behavior is an act that deviates from the values of Pancasila. This study aims to determine the meaning, impact, distribution and ways of dealing with bullying, this study uses a literature study approach on the basis of theory, impact, distribution and ways to overcome bullying. Researchers suggest that teachers can be responsive or responsive to bullying behavior in schools. This study will also examine how to handle bullying cases. Keywords: Bullying, Pancasila Values, Student
Konflik Dalam Perspektif Sistem Kepercayaan: Studi Kasus Diskriminasi Minoritas Agama Baha'i Di Kabupaten Pati Jawa Tengah Raundoh Tul Jannah; Endro Legowo; Achmed Sukendro
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.974 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2923

Abstract

AbstrakAgama Baha’i adalah salah satu agama monoteistikyang menekankan pada kesatuan spiritual bagi seluruh umat manusia yang berkembang di Indonesia salah satunya di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Namun, diskriminasi hak-hak sipil penganut kepercayaan minoritas ini masih belum terpenuhi. Studi kasus ini dihrapkan mampu menemukan apa saja bentuk-bentuk diskriminasi minoritas kepercayaan agama Baha’i yang ada di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pustaka dan pengumpulan data naratif. Hasil studi kasus menemukan bahwa masih banyak hak-hak sipil dari penganut kepercayaan agama Baha’i yang belum mendapatkan haknya. Seperti hak mendapatkan akta perkawinan, akta kelahiran, mendapatkan pendidikan agama di sekolah, hak adminitsrasi kependudukan hingga lahan pemakaman. Artinya kesenjangan dan diskriminasi karena kepercayaan masih banyak terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Selanjutnya, hal ini dapat menjadi pertimbangan pemerintah untuk memberikan hak kemanusiaan bagi penganut agama Baha’i sesuai Keppres Nomor 69 Tahun 2000 tentang pelarangan diskriminasi minoritas agama Baha’i. Kata Kunci: konflik kepercayaan, diskriminasi minoritas, Baha’i AbstractBaha'i religion is one of the monotheistic religions that emphasizes spiritual unity for all mankind that develops in Indonesia, one of which is in Pati Regency, Central Java. However, discrimination against the civil rights of adherents of this minority belief has not been fulfilled. This case study is expected to be able to find out what forms of discrimination against minorities of Baha'i religious beliefs exist in Pati Regency, Central Java. This research uses case study method of literature and narrative data collection. The results of the case study found that there are still many civil rights of adherents of the Baha'i religious belief who have not yet received their rights. Such as the right to get a marriage certificate, birth certificate, to get religious education at school, population administration rights to burial grounds. This means that gaps and discrimination due to trust still occur in Pati Regency, Central Java. Furthermore, this can be considered by the government to provide humanitarian rights for adherents of the Baha'i religion according to Presidential Decree No. 69 of 2000 concerning the prohibition of discrimination against Baha'i religious minorities.Keywords: conflict of belief, minority discrimination, Baha'i
Sanksi Hukum Bagi Demonstran Yang Membawa Senjata Tajam Di Wilayah Hukum DKI Jakarta Muhammad Tri Alfiansyah; Arrum Budi Leksono
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.752 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2925

Abstract

AbstrakKebebasan mengeluarkan pendapat dimuka umum di dalam konstitusi Indonesia Undang-Undang Dasar 1945 pasca Amandemen kedua telah diatur dalam pasal 28E ayat (3) yang menyatakan:“Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.” Yang dimaksutkan setiap orang berhak atas kebebasan mengeluarkan pendapat dapat berbentuk ungkapan atau pernyataan dimuka umum atau dalam bentuk tulisan ataupun juga dapat berbentuk sebuah aksi unjuk rasa atau demonstrasi. Unjuk rasa atau demonstrasi dalam kenyataan sehari-hari sering menimbulkan permasalahan dalam tingkatan pelaksanaan, meskipun telah dijamin dalam konstitusi kita namun tata cara dan pelaksanaan unjuk rasa seringkali melukai semangat demokrasi itu sendiri.Kata Kunci : Demonstran, senjata tajam AbstractFreedom of expression in public in the Indonesian constitution, the 1945 Constitution after the second Amendment has been regulated in Article 28E paragraph (3) which states: "Everyone has the right to freedom of association, assembly and expression." What is meant is that everyone has the right to freedom of expression, which can be in the form of an expression or statement in public or in written form or it can also take the form of a demonstration or demonstration. Demonstrations or demonstrations in everyday reality often cause problems at the implementation level, although it is guaranteed in our constitution, the procedures and implementation of demonstrations often hurt the spirit of democracy itself.Keywords: Demonstrators, sharp weapons
Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang Wira Bakti Mulyawan; Wiend Sakti Myharto
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.857 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2926

Abstract

AbstrakPerdagangan orang (human trafficking) bukan merupakan fenomena baru di dunia, bahkan ada negara-negara yang dianggap sebagai negara paling besar dalam terjadinya kejahatan perdagangan orang salah satunya adalah Indonesia. Kasus human trafficking di Indonesia merupakan akibat tidak hanya dari rendahnya sumber daya orang dan ekonomi melainkan juga akibat adanya krisis hukum. Rendahnya tingkat ekonomi dan kualitas SDM menjadi penyebab maraknya kasus perdagangan orang. Banyak masyarakat yang berpendidikan rendah dan tidak memiliki skill dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk bekerja dengan iming-imingakan mendapatkan hasil yang melimpah.Kata Kunci: Korban Human Trafficking, Perlindungan Hukum AbstrakTrafficking in persons (human trafficking) is not a new phenomenon in the world, there are even countries that are considered the biggest countries in the occurrence of crimes of trafficking in persons, one of which is Indonesia. The case of human trafficking in Indonesia is the result not only of low human and economic resources but also of the legal crisis. The low level of the economy and the quality of human resources are the causes of rampant cases of trafficking in persons. Many people who have low education and do not have the skills are used by irresponsible people to work with the lure of getting abundant results.Keywords: Human Trafficking Victims, Legal Protection 
Peran Generasi Milenial Sebagai Pemangku Dasar Ideologi Pancasila Annisa Anindya Ayu Aulia; Annisa Nurhayati; Nabila Nurmasrurroh; Vera Hagita Sari; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.616 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2927

Abstract

AbstrakGenerasi milenial sebagai pemangku dasar ideologi pancasila telah terjadi perubahan yang signifikan artinya bahwa fenomena nyata yang terjadi di lingkungan masyarakat merupakan dampak dari kurangnya penerapan nilai-nilai pancasila yang telah berlangsung sejak lama. Penelitian ini menggunakan Penelitian Kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui angket atau kuesioner. Metode penelitian kuantitatif merupakan metode pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian analisis data bersifat kuantitatif atau statistik bertujuan untuk menguji hipotesis yang ditetapkan. Tantangan yang dihadapi generasi milenial sebagai pemangku dasar ideologi Pancasila berdasarkan hasil survei yakni Kesenjangan sosial, Rasisme dan Fenomena LGBT di Indonesia. Hasil survei menyatakan kesenjangan sosial sebanyak 47,9% vote, Rasisme sebanyak 31,3 % dan fenomena LGBT di Indonesia sebanyak 14,6%. Generasi milenial sebagai pemangku dasar ideologi Pancasila dalam upaya mengimplementasikannya tidak semudah apa yang dibayangkan, karna secara fundamental bahwa dalam praktiknya generasi muda akan menghadapi tantangan yang sangat beragam. Bekerja sama dan bersifat selektif hal yang dapat dilakukan oleh generasi milenial dalam mempertahankan nilai-nilai Pancasila.Kata Kunci: Pancasila, Generasi milenial, Kesenjangan Sosial, Rasisme, LGBT AbstractThe millennial generation as the ideological base of pancasila there has been a change to significant it means a real phenomenon that happened in community circle is an worst impact of implementation pancasila values which has been going on for a long time. This research uses quantitative research with questionnaire method. The quantitative research is a data collection method which aims to test established hypothesis. The challenges faced by the millennial generation as the ideological basis of Pancasila based on survey resulted are social gap, racism, LGBT phenomenon in Indonesia. Survey resulted has claim that social gap 47,9% vote, racism  31,3% vote and LGBT phenomenon in Indonesia 14,6% vote as the ideological basis of Pancasila in an attempt of implementation is not easy imagined because fundamentally that in practice with millennial generation will face a variety of challenges. The best way that millennial generation can do is working together and being selective for maintain the values of Pancasila.Keywords: Pancasila, Generasi milenial, Kesenjangan sosial, Rasisme, LGBT
Penerapan Pancasila Dalam Mewadahi Perilaku Siswa Di Sekolah Dasar Wildan Pratama Hariansyah; Dian Anggara; Seli Aliani; Rika Hayani Putri; Astri Nuraeni; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.108 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2929

Abstract

AbstrakJenis  penelitian  yang  digunakan adalah deskriptif yakni dengan lebih menekankan pada kemampuan analisis   dan   penelaahan   terhadap   sumber-sumber dari kuesioner, artikel, dan Jurnal lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila melalui keteladanan (role model) dilakukan dengan cara meningkatkan sisi religius  siswa, memberikan  bimbingan  dan  melatih  ketaatan  siswa  untuk  mematuhi  tata  tertib, membangkitkan semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air, menanamkan sikap demokratis pada siswa, mengajarkan peduli  sosial  dan  tidak  apatis. Menurunnya  kesadaran  untuk  menghayati  dan  menjiwai  nila-nilai Pancasila  akan menyebabkan  terjadinya  degradasi  karakter  bangsa.  Jika  terus  dibiarkan akan berdampak pada moral dan akhlak generasi muda yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Pancasila melalui keteladaan dan pembiasaan.Kata Kunci: Pancasila, Karakter Pendidikan, Role Model AbstractThe type of research used is descriptive, namely by emphasizing more on the ability to analyze and review sources from questionnaires, articles, and other journals. The results showed that the implementation of Pancasila values through role models was carried out by improving the religious side of students, providing guidance and training students to comply with the rules of order, raising the spirit of nationality and love for the homeland, instilling democratic attitudes in students, teaching social care and not apathy. The decrease in awareness to live and animate the values of Pancasila will cause a degradation of the nation's character.  If it continues to be allowed, it will have an impact on the morals and morals of the younger generation which is not in accordance with the values of Pancasila. This study aims to know the application of Pancasila through example and habituation.Keywords: Pancasila, Educational Character, Role Model

Page 53 of 168 | Total Record : 1679