cover
Contact Name
Kaharuddin
Contact Email
kaharazzam@gmail.com
Phone
+6285338614311
Journal Mail Official
jurnalkreatifpai2020@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima Gedung Lantai III, Jln. Anggrek No. 16 Ranggo NaE Kota Bima NTB, Telp. 0374-44646, Fax. 0373-45267
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 02167794     EISSN : 27456447     DOI : -
Kreatif : Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Agama Islam diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima. Jurnal ini memuat kajian-kajian keislaman yang meliputi Studi Pemikiran pendidikan Agama Islam. Terbit dua kali setahun, yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 130 Documents
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER DAN NILAI-NILAI POSITIF DI ERA MODERN Aulia Nada, Maulidya
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 21 No 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v21i2.1727

Abstract

akan dipubliskan
KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM PROSES SUPERVISI PENDIDIKAN ISLAM Ilham, Ilham; Kaharuddin, Kaharuddin
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 21 No 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v21i2.1795

Abstract

Aspek yang mendukung pelaksanaan supervisi pendidikan Islam bagi supervisor adalah salah satunya berupaya memahami potensi yang dimiliki oleh manusia. Dalam Islam, potensi manusia dapat dikembangkan pada potensi akal, qolb, fitrah dan jasmani. Dalam pengajaran guru mengembangkan potensi tersebut agar manusia memiliki kecerdasan (psikis), perasaan (afektif) dan karakter yang baik yang mengarah pada indentitas keislaman. Peranan supervisi dalam pendidikan Islam adalah berusaha mengontrol dan mengawasi pengajaran yang dilakukan oleh guru agar tetap memberikan materi yang dibutuhkan oleh siswa.
PENDIDIKAN RAMAH ANAK DALAM PERSPEKTIF HADITS NABI Muchlis, Muchlis
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 21 No 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v21i2.1805

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk melihat konsep pendidikan ramah anak dalam perspektif hadits nabi. Metode yang dignakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Studi kepustakaan dapat diartikan sebagai sebuah rangkaian kegiatan dengan membaca dan menganalisi serta mengolah bahan penelitian. Hasil dari penelitian adalah bahwa Nabi Muhamamad dalam proses pendidikan kepada sahabatnya, menerapkan konsep pendidikan yang ramah anak. Hal itu dapat dilihat dari aspek: a) membiarkan anak menikmati dunianya, yaitu bermain, b) Pendidik hendaknya berkomunikasi dengan anak sesuai dengan tingkat kemampuan mereka, c) mengakomodasi pengetahuan dan pengalaman anak dengan penerapan pembelajaran apersepsi.
INTEGRASI FIQH IBADAH DALAM PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH Hamdan, Hamdan
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 21 No 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v21i2.1806

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap Integrasi fiqh Ibadah dalam pembelajaran agama Islam di sekolah melalui tinjauan literatur. Fiqh Ibadah adalah salah satu cabang ilmu fiqih yang membahas tentang hukum-hukum dan tata cara pelaksanaan ibadah dalam agama Islam. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Fenomenologi merupakan ilmu yang mempelajari fenomena atau gejala.Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa integrasi fiqh Ibadah dalam pembelajaran agama Islam di sekolah terdapat bagaimana cara implementasi integrasi fiqh ibadah dalam pendidikan islam. Adapun implementasi integrasi fiqh Ibadah dilakukan dengan cara mengintegrasikan materi fiqh Ibadah ke dalam kurikulum agama Islam yang ada di sekolah. Begitu juga dengan strategi yang dapat digunakan dalam integrasi fiqh Ibadah di antaranya adalah dengan membuat modul pembelajaran yang memadai, menggunakan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan siswa, dan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Selain itu juga, integrasi fiqh ibadah tidaklah mudah dan menghadapi berbagai tantangan. Beberapa tantangan tersebut antara lain adalah kurangnya pemahaman dan kesadaran guru terhadap pentingnya integrasi fiqh Ibadah dalam pembelajaran agama Islam, kurangnya sumber belajar yang memadai, perbedaan pemahaman dan praktik keagamaan di antara siswa, dan adanya konflik antara nilai-nilai keagamaan dan nilai-nilai sekuler.
KONSEP DAN IMPLEMENTASI KESETARAAN GENDER DALAM PENDIDIKAN ISLAM (STUDI KASUS DI MTSN 2 KOTA BIMA) Luthfiyah, Luthfiyah; Ruslan, Ruslan; Yaqin, Nurul; Fakhirah, Zakiatul
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 21 No 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v21i2.1821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghapus ideologi yang mengharuskan kedudukan perempuan berada dibawah laki-laki dan mengetahui konsep dan implementasi kesetaraan gender dalam pendidikan islam serta dilatarbelakangi permasalahan mengenai ketidakadilan gender yang beredar di kalangan masyarakat awam dan di dunia pendidikan. Penelitian ini dilakukan pada salah satu lembaga Madrasah Tsanawiyah yaitu tepatnya di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Bima. Penelitian ini pula mengadopsi jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dibantu dengan pedoman wawancara dan rekaman suara menggunakan handphone serta menggunakan pula teknik analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak ditemukannya ketidakadilan gender atau dengan kata lain bahwa kesetaraan gender telah diterapkan dalam pendidikan terutama pada pendidikan islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Bima, hal ini yang mengacu pada Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah yang menjelaskan tidak adanya diskriminasi terhadap perempuan, serta antara laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan dan peran yang sama dihadapan Allah dan didalam kehidupan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS MAHASISWA MELALUI METODE SELF-ASSESSMENT Waliyudin, Waliyudin; Annisah, Annisah
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 21 No 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v21i2.1822

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan metode self-assessment untuk meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa pada mata kuliah Intermediate Writing. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental dengan one group pre and post test design. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Taman Siswa Bima. Sampel pada penelitian ini adalah satu kelas yang mendapat perlakuan dengan menggunakan metode self-assessment. Sampelnya adalah semester II tahun pelajaran 2021/2022 yang terdiri dari 22 mahasiswa pada kelas mata kuliah Intermediate Writing. Pengambilan data dilakukan melalui beberapa langkah antara lain: a) pre-test dengan menggunakan tes essay, b) menilai kemampuan menulis mahasiswa dengan menggunakan metode self-assessment, c) post-test dengan menggunakan tes essay. Dalam pelaksanaan penelitian ini mahasiswa menulis 5 jenis teks, seperti teks deskriptif, opini, instruksi, recount, dan naratif. Mahasiswa menulis, menilai, dan mengevaluasi hasil tulisan mereka sendiri sebanyak 11 kali dengan menggunakan metode self-assessment.
PENDIDIKAN MORAL ANAK USIA SEKOLAH DASAR DALAM PERSPEKTIF AL-GAZALI DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Ilham, Ilham; Hermansyah, Hermansyah
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 21 No 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v21i2.1834

Abstract

Pendidikan moral dilakukan agar dapat membembentuk karakter siswa dan memperbaiki pendidikan di Indonesia. Pendidikan moral tidak hanya diterapkan pada mata pelajaran PKn dan agama melainkan pendidikan moral harus mampu menjadikan peserta didik berakhlak. Pendidikan moral masih sangat minim diaktualisasikan dalam kehidupan, kenyataannya masih banyak pergaulan bebas, judi online, tawuran, mabuk-mabukan dan masih banyak contoh kasus lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan bagaimana pendidikan moral siswa di SDN 29 Dompu (2) Untuk mengetahui bagaimana proses pendidikan moral dalam membentuk karakter Siswa dan, (3) Bagaimana Implikasi dari pendidikan moral dalam membentuk karakter siswa. Peneliti ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini peneliti bertindak sebagai instrumen kunci. Adapun Sumber data yaitu, kepala dan guru. Tehnik pengumpulan data yang digunakan ada tiga antara lain; observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mereduksi data yang tidak relevan, memaparkan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Konsep pendidikan moral di SDN 29 Dompu sudah sesuai dengan pandangan Imam Al-Ghazali yang menekankan pada pengajaran, keteladanan dan kognifistik. Selain itu, Imam Al-Ghazali juga memakai pendekatan behavioristik sebagai salah satu pendekatan dalam pendidikan yang dijalankan sehingga ada pendekatan yang baik antara guru dan murid. (2) Proses pendidikan moral yang diterapkan di tidak lepas dari metode seperti, ceramah, keteladanan, pembiasaan, metode nasehat, punishment dan reward. (3) Implikasi pendidikan moral yaitu dapat membawa perubahan yang baik, mulai dari kegiatan yang dilakukan siswa seperti sikap dan tutur kata yang baik.
STRATEGI INOVATIF MENYATUKAN TRADISI DAN MODERNITAS DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Missouri, Randitha
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 21 No 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v21i1.1820

Abstract

Artikel ini membahas strategi inovatif untuk menyatukan tradisi dan modernitas dalam manajemen pendidikan Islam melalui tinjauan konseptual yang komprehensif. Tantangan yang dihadapi oleh pendidikan Islam dalam mempertahankan nilai-nilai tradisional sambil mengikuti tuntutan zaman modern menjadi fokus utama. Pendekatan yang diajukan menekankan pentingnya memanfaatkan nilai-nilai fundamental Islam sebagai landasan, sambil mengintegrasikan teknologi dan metode pembelajaran modern untuk meningkatkan efektivitas sistem pendidikan. Dalam kerangka ini, peran utama pemimpin pendidikan, pengembangan kurikulum yang relevan, penerapan pembelajaran berbasis teknologi, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi poin-poin penting. Analisis yang disajikan menunjukkan bahwa dengan mengadopsi strategi ini, pendidikan Islam dapat mempertahankan identitasnya yang kuat sambil mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan global. Diharapkan bahwa kontribusi artikel ini akan memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan praktik manajemen pendidikan Islam yang inovatif dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI SPIRITUAL UNTUK MENINGKATKAN AKHLAK SISWA DI SMPN 2 KOTA BIMA Ilham, Ilham; Aprianingsih, Isratul
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 22 No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v22i1.2533

Abstract

Determine the implementation of spiritual values in this study aims to improve the morals of students at SMPN 2 Bima City. In this study using decriptive qualitative methods. While the subjects in this study were PAI teachers and students. Interview, observation, and documentation. Data analysis techniques, namely by collecting data, reducing data, presenting data, and drawing conclusions. Checking the validity of the findings, namely source triagulation and data triagulation. The results of the study state that: 1) Implementation of Spiritual Values to Improve morals Student get used to doing culture 3S, sebumi, memorizing short surahs, imtaq, and collecting infaq. Through their activities at school, students can demonstrate commendable character in the school environment, such as speaking kind and humble words to teachers and friends, and activities in accordance with beliefs in daily activities. 2) Obstacles in implementing spiritual values to improve student morals, are student awareness, limited time for implementation, inadequate worship facilities, student environment or association, and parents or family.
IMM DAN PERGERAKAN KEPEMIMPINAN MUHAMMADIYAH DI BIMA Jaya, Irfan; Ihlas, Ihlas
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 22 No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v22i1.2534

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan serta konstribusi kader IMM baik dalam lembaga pemerintahan maupun di amal usaha muhammadiya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan instrumen pengumpulan data berupa observasi dan wawancara berupa lembar pertanyaan (kusioner berisi pertanyaan). Adapun hasil dari penelitian ini adalah kader IMM telah mengambil posisi kepemimpinan di amal usaha muhammadiyah di Bima terhitung 60,7 % dari 30 responden. Di instansi pemerintahan 20 % dari 30 responden. lembaga independen 10 %. lembaga pendidikan terhitung 30 %. organasasi sosial 6,7 %. kesehatan terhitung 3,6%. Kemudian Konsep kepemimpinan yang diterapkan oleh kader IMM sangat berpengaruh terhadap kualitas kepemimpinan yang dijalankan. Serta dampak transformasi kepemimpinan IMM pada pergerakan kepemimpinan dalam mewujudkan misi muhammadiyah memiliki pengaruh positif yang secara konseptual maupun kontekstual 60 % dari 30 responden. Kemudian Tantangan terbesar yang dihadapi dalam proses transformasi kepemimpinan di IMM adalah resistensi anggota terdapat 53,3% dari 30 rensponden. Kemudian hubungan antar IMM dan pergerakan muhammadiyah sangat erat dan saling mendukung

Page 8 of 13 | Total Record : 130