cover
Contact Name
Kaharuddin
Contact Email
kaharazzam@gmail.com
Phone
+6285338614311
Journal Mail Official
jurnalkreatifpai2020@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima Gedung Lantai III, Jln. Anggrek No. 16 Ranggo NaE Kota Bima NTB, Telp. 0374-44646, Fax. 0373-45267
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 02167794     EISSN : 27456447     DOI : -
Kreatif : Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Agama Islam diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima. Jurnal ini memuat kajian-kajian keislaman yang meliputi Studi Pemikiran pendidikan Agama Islam. Terbit dua kali setahun, yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 130 Documents
PERAN ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ANAK DALAM KELUARGA Kaharuddin, Kahruddin; Muchlis, Muchlis
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 22 No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v22i1.2555

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Agama Islam Anak dalam Keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, karena data yang digunakan adalah data kualitatif yang didapat dari studi pustaka yang kemudian dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran orang tua terhadap pendidikan Agama Islam anak dalam keluarga; 1. Pembinaan etika untuk pergaulan sehari-hari. 2. Berdasarkan hasil analisis Kepedulian Orang Tua Terhadap Pendidikan Agama Islam Bagi Anak: 2. Pembinaan pribadi anak, mengembangkan pendidikan agama pada anak dan pembinaan etika untuk pergaulan sehari-hari. 3. Faktor Penyebab Tidak Terlaksananya Pendidikan Agama Islam Bagi Anak : tidak diminatinya pendidikan Agama Islam dan banyak yang mengejar pendidikan umum untuk mencari pekerjaan.
PARADIGMA ILMU INTEGRATIF PERSPEKTIF KUNTOWIJOYO Sriyono, Sriyono; Andhim, Muk; Ridwan, Mohammad
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 22 No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v22i1.2566

Abstract

The dichotomy between religion and science is one of the causes of the decline of Muslims. Kuntowijoyo offers an integrative scientific paradigm as a solution. This article examines Kuntowijoyo's thoughts from various primary and secondary literature with the aim of exploring the concept of an integrated scientific paradigm initiated by Kuntowijoyo. This type of research is library research with a qualitative approach. The data collection method is using documentation. The data analysis methods include reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this research reveal the concept of Kuntowijoyo's integrative science paradigm in the structure of the philosophy of science. The ontology is theo-anthropocentric monotheism, the epistemologies are integralization and objectification and the axiology is rahmatan lil-'alamin. Dikotomi antara agama dan sains menjadi salah satu sebab kemunduran umat Islam. Kuntowijoyo menawarkan sebuah paradigma keilmuan integratif sebagai solusinya. Artikel ini mengkaji pemikiran Kuntowijoyo dari berbagai literatur primer dan sekunder dengan tujuan menelusuri konsep paradigma keilmuan terpadu yang digagas Kuntowijoyo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Adapun metode analisis data berupa reduksi, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil dari penelitian ini mengungkap konsep paradigma ilmu integratif Kuntowijoyo dalam struktur filsafat ilmu. Ontologinya berupa tauhid teo-antroposentris, epistemologi berupa integralisasi dan objektivikasinya serta aksiologinya berupa rahmatan lil-‘alamin.
KONTRIBUSI ORGANISASI IKATAN WARGA ISLAM INALUM (IWII) DALAM MENINGKATKAN KESADARAN BERIBADAH DI MASJID AN-NUR PARITOHAN Siahaan, Azmi; Suaidi, Pan; Hafizhoh, Syari’ah
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 22 No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v22i1.2576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi Organisai IWII Paritohan dalam meningkatkan kesadaran jamaah untuk beribadah di masjid An-nur Paritohan. Dengan pokok pembahasan yakni bagaimana kontribusi dari Organisai IWII Paritohan dalam meningkatkan kesadaran jamaah, faktor-faktor apakah yang menjadi pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kesadaran beribadah di masjid An-Nur Paritohan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan: reduksi data, visualisasi data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Sedangkan uji keabsahan data berupa triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: kesadaran beribadah dapat ditingkatkan dengan program kegiatan : Menyediakan fasilitas beribadah yang lengkap dan nyaman, mengadakan pengajian rutinan anak-anak (asar dan magrib), perwiritan bapak-bapak dan ibu-ibu (kamis dan malam kamis), mengadakan buka bersama puasa wajib dan sunah (senin kamis), sahur bersama puasa wajib, membina dan mendukung kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran, membuat kegaitan di masjid An-Nur dalam peringatan hari besar Islam (peringatan tahun baru Islam, maulid nabi, isra’ mi’raj dan Halal bi halal, menjadikan masjid sebagai tempat solusi umat, menyiapkan makanan dan minuman gratis bagi jamaah yang menunggu masuk waktu shalat, mengapresiasi terhadap semangat ibadah anak-anak. Program yang dilakukan IWII Paritohan ini sudah sangat baik dalam mencapai tujuannya. Melalui program-program tersebut membuat warga sekitar Paritohan terbiasa untuk datang dan beribadah di masjid An-Nur Paritohan
PEMBELAJARAN TERPADU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN SAINS Khairudin, Khairudin
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 22 No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v22i1.2577

Abstract

Pembelajaran PAI dan Sains merupakan suatu model pendekatan dalam pembelajaran yang secara sengaja mengaitkan Pendidikan Agama Islam dengan beberapa aspek dalam antar mata pelajaran yang diintegrasikan. Dengan model integratif ini, maka siswa akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan secara utuh, sehingga pembelajaran menjadi bermakna bagi siswa. Bermakna dalam hal ini mengandung pengertian siswa secara tidak langsung mempelajari dan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari melalui pengalaman langsung dan nyata yang menghubungkan antar konsep antar mata pelajaran yang diintegrasikan. Pembelajaran pendidikan agama Islam memberi prioritas pada materi pembelajaran yang akan membantu untuk menghasilkan ilmuan-ilmuan, teknolog-teknolog, dan insinyur-insinyur, serta kelompok profesional lain, yang peran dan kontribusinya sangat penting bagi kemajuan. Pembelajaran terpadu pendidikan agama dan sains menghasilkan atau mendidik ilmuan-ilmuan, insinyur-insinyur, serta teknolog-teknolog “jenis baru” yang terinternalisasi di dalam dirinya kebijakan dan pengetahuan, iman spiritual dan pikiran rasional, kreativitas dan wawasan moral, kekuatan inovatif dan kebaikan etis, serta sensivitas ekologis berkembang sepenuhnya secara harmonis tanpa meruntuhkan kemungkinan bagi mereka untuk mencapai keunggulan dan kegemilangan dalam bidang dan spesialisasi masing-masing
URGENSI KECERDASAN SRIRITUAL DAN KECERDASAN SOSIAL DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Irwan, Irwan; Tobroni, Tobroni; Khozin, Khozin
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 22 No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v22i1.2580

Abstract

Kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial merupakan kecerdasan dasar yang diperlukan oleh setiap individu pada era kontemporer saat ini. Permasalahan yang terjadi di era kontemporer saat ini yang berkaitan Urgensi Kecerdasan Sriritual dan Kecerdasan Sosial dalam pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, pendekatan ini digunakan untuk menggambarkan, menjelaskan, dan menjawab secara rinci permasalahan yang diteliti dengan mempelajari semaksimal mungkin seorang individu maupun kelompok, atau mempelajari suatu peristiwa. Data penelitian bersumber dari bahan pustaka setelah mempelajari sejumlah literatur relevan terkait Urgensi Kecerdasan Sriritual dan Kecerdasan Sosial dalam pendidikan Agama Islam. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara kecerdasan spiritual dan kecerdasaan sosial. Dimana untuk membangun kecerdasan spiritual maka individu diharuskan berpedoman kepada Al-Qur’an dan Hadis agar mampu menggunakan kecerdasan sosialnya dengan baik dan benar. Peran Pendidikan Islam pada pembentukan kecerdasan spiritual di era kontemporer diharapkan mampu memperbaiki seluruh permasalahan sosial yang muncul di masyarakat yang dimulai dari kemampuan siswa membuat keputusan moral.
PENGARUH AKSES INTERNET TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MADRASAH S BINTANG Yanti, Farida Aprillia; Yulia, Fitria; Matondang, Ade Rahman
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 22 No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v22i1.2593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akses internet Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah S Bintang dan mengetahui dan Faktor penghambat dan pendukung Akses Internet terhadap Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di Madrasah Tsanawiyah S Bintang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif karena data yang kami ambil dalam bentuk angka dan akan diproses secara statistik. Hasil penelitian dapat diketahui nilai N adalah 76 dan nilai rtabel adalah 1.99. Dan berdasarkan dari hasil perhitungan, uji linearitas diperoleh F hitung = 1.397 dengan tingkat probabilitas 0,241a. Oleh karena probabilitas 0.241a < 0.05 maka distribusi data yang diteliti mengikuti bentuk linier (Ha ditolak, Ho diterima). Dengan kata lain dapat penulis simpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara akses internet terhadap aktifitas belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs S Bintang.
AGAMA DAN DEMOKRASI DALAM PEMIKIRAN ABDUL KARIM SORUSH (Relevansi dalam Keberagaman dan Problematika di Abad 21) Mulyadi, Wahyu
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 21 No 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v21i1.2602

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang mengadopsi sistim demokrasi, dan lebih populer dikenal dengan demokrasi pancasila. Yang di dalamnya terdapat berabagai keragaman suku bangsa dengan kekayaan sumber daya alam yang bervariasi. Suku bangsa dan agama terbesar di seluruh pelosok nusantara. Dan jika dilihat lebih teliti mulai dari Propinsi sampai Kabupaten/Kota, maka tidak ada satupun wilayah di Indonsia yang penduduknya homogen atau sama. Misalnya suku sama atau agama yang sama. Tetapi dengan keragaman suku bangsa dan agama yang berbeda, demokrasi mampu hadir untuk menyatukan diantara perbedan itu. Agama yang dipelopori sebagai suatu keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pada masing-masing diantara peredaan yang seharusnya menjadi ujung tombak untuk mengikat perbedaan, kadangkala diabaikan karena kita menatap bahwa demokrasi saja sudah cukup. Aplikasi sistem demokrasi tidak akan berkembang di Negara yang mengadopsi sistem demokrasi apabila tidak ada penyesuaian antara nalar (‘aql) dan wahyu (syar’)/demokrasi agama (Abdul Karim Soroush) dan tidak adanya integrasi dan iterkoneksi nash dan ‘ilm/“demokrasi agama” (M. Amin Abdullah). Arikel ini akan menyajikan pemikran Sorousuh tentang wacana agama dan demokrasi secara konseptual dan rasional. Serta membantah sebagian pengkritik bahwa agama dan demokrasi tidak tepat posisinya untuk jalan beriringan. Penulis melakukan studi literatur terhadap pemikiran Soroush dan relevansinya serta problematikanya pada fenomena kehidupan di Abad 21 sekarang ini.
ANALISIS PERKEMBANGAN AKHLAK PERSERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DI MAS AL WASHLIYAH KEDAISIANAM BATUBARA Mahmuda, Mahmuda; Trikusuma, Sulthoni; Yurmaini, Yurmaini
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 22 No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v22i1.2607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan akhlak siswa pada pembelajaran Agama Islam di MAS Al Washliyah Kedaisianam Batubara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa perkembangan akhlak pada siswa di MAS Al Washliyah Kedaisianam Batubara pembentukan akhlak pada siswa sudah berhasil dilakukan oleh pihak sekolah, hal ini dilakukan dengan cara melakukan koordinasi terhadap orang tua dalam mengembangkan akhlak siswa. faktor penghambat di MAS Al Washliyah Kedaisianam fasilitas untuk menunjang pembelajaran agama Islam belum memadai hanya ada musholla yang terdapat di dalam sekolah, faktor yang mendukung terbentuknya akhlak siswa di MAS Al Washliyah Kedaisianam Batubara diantaranya adalah adanya peraturan dan tata tertib sekolah, mulai dari tata tertib untuk siswa dan juga tata tertib bagi guru yang bertujuan untuk membentuk akhlak siswa agar berperilaku dan bersikap sesuai dengan akhlak yang mulia, seperti peraturan setiap hari jum‟at siswa MAS Al Washliyah Kedaisianam Batubara diwajibkan memakai baju muslim dan muslimah untuk pria memakai baju koko dan wanita memakai jilbab, diharapkan pembelajaran akhlak ini untuk terus menumbuhkan dan meningkatkan keimanan siswa yang diwujudkan dalam akhlaknya yang terpuji, melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan serta pengalaman siswa tentang akhlak Islam, sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang dan meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah Swt.
PERAN MAJELIS TAKLIM AL KAMAL DALAM MENINGKATKAN NILAI-NILAI SPIRITUAL BERIBADAH MASYARAKAT JALAN GARU II B Syahputra, Aidil; Riduan, Muhammad; Armanila, Armanila
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 22 No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v22i1.2609

Abstract

Artikelnya sedang kami proses publikasikan
KONSEP PENDIDIK DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN Hisyam, Muhammad; Nurilfayati, Nurilfayati
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2004): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v2i2.3356

Abstract

Mutu pendidikan Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan negara tetangga, dengan salah satu penyebab utamanya adalah kualitas guru. Kondisi ini mendorong upaya pencarian solusi yang lebih efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan, terutama dari perspektif keagamaan. Artikel ini mengkaji pandangan dan solusi yang ditawarkan oleh Al-Quran dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui peran pendidik. Metode tematik digunakan untuk mengidentifikasi nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran terkait tugas dan tanggung jawab pendidik. Al-Quran memberikan pedoman jelas mengenai tanggung jawab seorang pendidik, yang tidak hanya terbatas pada aspek pengajaran akademis, tetapi juga mencakup pembinaan moral dan spiritual siswa. Guru, sebagai pendidik, harus menjalankan tugasnya dengan kasih sayang, mengajarkan ilmu yang bermanfaat, serta mendidik siswa menjadi individu yang berakhlak mulia. Selain guru, tanggung jawab ini juga menjadi kewajiban orang tua dan masyarakat, menjadikannya sebuah tugas kolektif yang mulia dan penuh amanah. Tanggung jawab pendidikan ini harus dilaksanakan dengan kesadaran bahwa ia merupakan bagian dari tugas mulia yang diwariskan oleh para Rasul, dan harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan.

Page 9 of 13 | Total Record : 130