cover
Contact Name
Ira Risye Manggribeth
Contact Email
risyemanggribeth@gmail.com
Phone
+6281340277108
Journal Mail Official
vivabio@unsrat.ac.id
Editorial Address
Biology Departement, Sam Ratulangi University, Manado
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Vivabio : Jurnal Pengabdian Multidisiplin
ISSN : 26851091     EISSN : 26851091     DOI : https://doi.org/10.35799/vivabio
VIVABIO adalah nama jurnal berkala ilmiah yang terbit 3 kali setahun yang memuat naskah atau artikel ilmiah hasil penerapan ilmu dan pengetahuan (Iptek) dalam bentuk pengabdian di masyarakat, hasil laporan kegiatan pelatihan dan pendampingan di masyarakat yang didasari gagasan ilmiah dan berdampak sosial humaniora. Pelaku pelaksana pengabdian dapat dilakukan oleh peneliti, akademisi, pendidik, rohaniawan, pemerintah dan masyarakat peduli sosial humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
Alih Teknologi Pasca Panen dan Digital Marketing Jahe Organik di Sentrum Agraris Lotta Emma Mauren Moko; Dino Rahardiyan; Lanny Sitanayah; Djunaidy Budi Sanger
VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2022): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sentrum Agraris Lotta (SAL) merupakan organisasi non profit terletak di Desa Lotta Jaga II, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara mengorganisasi beberapa kelompok tani di Sulawesi Utara hingga Sulawesi Tengah yang bernaung di bawah Komisi PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi) Keuskupan Manado, Sulawesi Utara dengan luas lahan sekitar 6 hektar, SAL bukan hanya sebagai lahan pertanian-peternakan terpadu dan sentra untuk pelatihan dan diseminasi bagi kelompok tani khususnya petani organik. Teknologi pasca panen, proses hilirisasi dan distribusi komoditas menjadi persoalan utama bagi mitra SAL, dimana komoditas jahe yang saat ini dikembangkan belum ada sentuhan teknologi pasca panen yang bisa memperpanjang masa simpan produk, meningkatkan nilai tambah produk, serta ditunjang sistem pemasaran, dimana saat ini hanya mengandalkan sistem pemasaran tradisional. Tujuan kegiatan PKM adalah memberikan alih teknologi pasca panen dan digital marketing komoditas jahe organik di Sentrum Agraris Lotta.  Hasil evaluasi kegiatan PKM adalah terciptanya transfer teknologi sehingga terjadinya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan mitra khususnya teknologi pasca panen, alih teknologi pengelolaan sistem database logistik dan pengelolaan digital marketing bagi komoditas jahe organik.
Pemanfaatan Lahan Sempit Untuk Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Sempaja Timur Kota Samarinda Novianti Puspitasari
VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2022): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanasan global akibat efek rumah kaca dapat mempengaruhi kesehatan karena dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Pembuatan tanaman obat keluarga (TOGA) sangat tepat dilakukan untuk mencegah terjadinya perubahan iklim dan pemanasan global akibat efek rumah kaca. Hal tersebut karena tanaman obat memiliki kandungan atau zat aktif yang berfungsi untuk mencegah dan mengobati penyakit, baik itu penyakit yang disebabkan oleh cuaca maupun penyakit lainnya. Namun, proses budidaya TOGA terhambat karena menurut masyarakat hal tersebut membutuhkan lahan yang besar. Daerah perkotaan seperti di Kota Samarinda tergolong memiliki lahan yang relatif kecil untuk pelestarian lingkungan, tetapi daerah pekarangan rumah yang sempit sebenarnya masih dapat dimanfaatkan sebagai sarana budidaya tanaman pribadi khususnya TOGA. Program pengabdian masyarakat di Kelurahan Sempaja Timur merupakan program yang terkait tentang sistem budidaya tanaman dalam memanfaatkan lahan sempit untuk mendorong minat masyarakat dalam melestarikan lingkungan di area sekitar tempat tinggalnya. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah membuat rumah TOGA di wilayah Sempaja Timur bersama warga masyarakat dengan memanfaatkan beberapa limbah anorganik seperti ban bekas dan botol yang dijadikan media tanam TOGA. Pembuatan rumah TOGA merupakan program kerja kolaborasi dengan ketua wilayah RT dalam memenuhi persyaratan perlombaan Kampung Salai atau Sampah Bernilai yang akan diadakan di bulan November tahun 2022. Hasil kegiatan ini bersifat berkelanjutan dan memberikan kontribusi kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui tanaman herbal atau obat.
Efektivitas Project Based Learning Secara Online Pada Pelatihan Pengembangan Website Djoko Cahyo Utomo; Muhammad Riza Alifi; Bambang; Suprihanto; Didik Suwito
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i1.43922

Abstract

COVID-19 pandemic has transformed numerous activities, including training, which now held frequently with online learning. Web development training is one of training activities carried out in accordance with SKKNI standard, which’s greatly required in digital era. This web development training is delivered by the organizers and partners from universities. One of them is the Bandung State Polytechnic's Department of Computer Engineering and Informatics (JTK POLBAN). The training consists of five different activities: preparation, pre-test, implementation, post-test, and evaluation. This training was delivered utilizing various learning methods and the effectiveness of training was evaluated using pre-test and post-test results. Based on the results of the questionnaire, it know that Project Based Learning (PjBL) had the greatest impact on students’ ability to master subject. The effectiveness of learning for web development training using PjBL with online learning is deemed less effective,because the value only increases by 4.81% from pre-test to post-test. The number of participants was decreased by 65.91% after it was implemented. This was influenced by various factors, including technology, psychology, finance, time management, and balancing daily activities with education. Improving learning effectiveness can be accomplished by condensing implementation’s schedule to accommodate the endurance of participants from generation Z / iGen. Project Based Learning; Web Development Traning; SKKNI; Online Learning; Learning Effectiveness. ABSTRAKPandemi COVID-19 mengubah berbagai macam pelaksanaan kegiatan, termasuk kegiatan pelatihan yang saat ini sering diselengarakan dengan pembelajaran online. Pelatihan pengembangan web merupakan salah satu kegiatan pelatihan yang dilaksanakan dengan standar SKKNI yang diperlukan pada era digital. Pelatihan pengembangan web ini dilakukan oleh penyelenggara dan bekerja sama dengan mitra perguruan tinggi, dimana salah satunya adalah Jurusan Teknik Komputer & Informatika Politeknik Negeri Bandung (JTK POLBAN). Pelatihan dibagi menjadi 5 macam kegiatan yaitu, persiapan, pre-test, pelaksanaan, post-test dan evaluasi. Pelatihan ini dilakukan dengan berbagai metode pembelajaran yang kemudian diukur Efektivitasnya menggunakan nilai pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil pengukuran melalui kuesioner diketahui bahwa yang paling mempengaruhi penguasaan materi adalah Project Based Learning (PjBL). Efektivitas pembelajaran untuk pelatihan pengembangan web menggunakan PjBL secara online dinilai kurang efektif, hal ini dikarenakan hanya terdapat peningkatan nilai sebesar 4,81% dari pre-test terhadap post-test. Pelaksanaan pelatihan secara online ini juga mengalami penurunan jumlah peserta sebesar 65,91%, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor penghambat yang dihadapi peserta seperti teknologi, psikologis, keuangan, manajemen waktu, dan keseimbangan antara kegiatan sehari-hari dengan pendidikan. Peningkatan efektivitas pembelajaran dapat dilakukan dengan cara memadatkan jadwal pelaksanaan yang menyesuaikan dengan daya tahan dari peserta yang berasal dari generasi Z / iGen.Kata Kunci: Project Based Learning; Pelatihan Pengembangan Web; SKKNI; Pembelajaran Online; Efektivitas Pembelajaran.
Healthy Living Behavior Training as an Effort of Hypertension Problems Indra Elisabet Lalangpuling; Micahel Valery Tumbol; Allan J. Andaria
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i1.43930

Abstract

Based on Riskesdas data in 2018, the prevalence of hypertension based on the results of measurements in the population aged 18 years in Minahasa is 24.11%. The proportion of non-adherence to taking the medication regularly is still high. The proportion of routinely measuring blood pressure on a regular basis is still low. The purpose of this community service is to apply technology in the health sector to improve knowledge and skills, form independent community groups in implementing healthy lifestyle patterns in daily life in controlling blood pressure, being obedient and obedient in using drugs that have been prescribed by doctors. This activity was carried out in Kalasey 2 Village, Minahasa Regency. The method in implementing the activity begins with approaching and socializing the activity plan with the government and coordinating with the Tateli Health Center. The types of activities carried out are counseling on "Healthy Life Behavior Patterns in Daily Controlling Blood Pressure", free health checks for hypertension sufferers, counseling on drug classification, DAGUSIBU and obedient use of antihypertensive drugs, as well as training on the use of POCT/RDT medical devices and tensimeters and management family medicinal plant. The results achieved were that the community group was able to use medical devices for examination and monitoring of health conditions, able to process family medicinal plants, able to implement a healthy diet, able to implement a healthy lifestyle by not consuming alcohol and not smoking, able to comply with prescription antihypertensive drugs. ABSTRAK Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018, prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk umur 18 Tahun di Minahasa sebesar 24,11%. Proporsi ketidakpatuhan minum obat secara rutin masih tinggi. Proporsi kerutinan mengukur tekanan darah secara rutin masih rendah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah menerapkan teknologi dalam bidang kesehatan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan, membentuk kelompok masyarakat yang mandiri dalam menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam keseharian dalam mengendalikan tekanan darah, patuh dan taat dalam menggunakan obat yang telah diresepkan oleh dokter. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kalasey 2, Kabupaten Minahasa. Metode dalam pelaksanaan kegiatan diawali dengan melakukan pendekatan dan sosialisasi rencana kegiatan dengan pemerintah dan berkoordinasi dengan Puskesmas Tateli. Jenis kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan tentang “Pola Perilaku Hidup Sehat Dalam Keseharian Dalam Mengendalikan Tekanan Darah”, pemeriksaan kesehatan gratis kepada penderita hipertensi, penyuluhan penggolongan obat, DAGUSIBU dan taat menggunakan obat antihipertensi, serta pelatihan penggunaan alat kesehatan POCT/RDT dan tensimeter serta pengelolaan tanaman obat keluarga. Hasil yang dicapai adalah kelompok masyarakat mampu menggunakan alat kesehatan untuk pemeriksaan dan monitoring kondisi kesehatan, mampu mengolah tanaman obat keluarga, mampu menerapkan diet sehat, mampu menerapkan pola hidup sehat dengan tidak mengkonsumsi alkohol dan tidak merokok, mampu patuh dalam mengkonsumsi obat antihipertensi resep dokter. Kata Kunci: Hipertensi; DAGUSIBU; Tanaman Obat; Pola Hidup Sehat.
P PEMBERDAYAAN NELAYAN PENGGUNA KOMPRESOR SEBAGAI ALAT BANTU PENANGKAPAN IKAN DI DESA SIMUENG KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Hariyani Sambali, M.Sc.; Revols Dolfi Christian Pamikiran; Ivor Lembondorong Labaro
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2022): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v4i2.43940

Abstract

Fishing activities are done using various methods and equipment as an effort to raise the number of catches. Fishermen in Simueng, South Tabukan district, Sangihe Group of Islands, have used speargun and compressor to supply air for underwater breathing in night to dawn fishing. Community services were carried out in Simueng to alter the fishing method to be more environmental friendly, do not hazard the fishermen’s health, damage the coral reef. The community service was conducted through information extension, training, mentoring, and providing bottom gill net and outboard motor-boat for the fishermen group.  This activity has made the mentored fisher group change the habit onto bottom gill net operation. Despite lower income, the group members could feel the benefit of it, since they could safely make a living through fishing activities and have better physical conditions. Keywords: Fishermen; Compressor; empowerment; Simueng; Sangihe   ABSTRAK Kegiatan penangkapan ikan dilakukan dengan berbagai metode dan alat bantu sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah hasil tangkapan. Nelayan di Desa Simueng Kecamatan Tabukan Selatan Kepulauan Sangihe dalam operasi penangkapan ikan menggunakan panah ikan (speargun) dan alat bantu adalah kompresor untuk menyalurkan udara ketika menyelam. Kegiatan Pemberdayaan Pada Masyarakat (PPM) dilaksanakan di Desa Simueng adalah untuk mensosialisasi metode penangkapan ikan dengan metode ramah lingkungan dan tidak membahayakan kesehatan serta jiwa nelayan karena penggunaan kompresor. Metode pelaksanaan kegiatan PPM melalui penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan memberikan bantuan berupa jaring insang dasar serta perahu yang dilengkapi dengan mesin 5,5 hp kepada kelompok nelayan.  Hasil kegiatan adalah kelompok nelayan merubah metode penangkapan ikan, dimana kini telah beralih menggunakan jaring insang dasar.  Lebih lanjut, kelompok mitra merasakan bahwa dari segi pendapatan lebih kecil, namun mereka merasakan manfaat dari segi ketenangan karena tidak akan ditindak oleh aparat pemerintah dan kesehatan karena tubuh lebih bugar. Kata kunci: Nelayan;  Kompresor; Pemberdayaan; Simueng; Sangihe
PKM Pelatihan Pemanfaatan Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran Online Di Masa Pandemi Covid-19 Di SDM Lambanapu : Training on the Use of Google Classroom and Google Meet as an Online Learning Media During the Covid-19 Pandemic at Lambanapu Elementary School Anita Tamu Ina; Riwa Rambu Hada Enda; Vidriana Oktoviana Bano; Yohana Ndjoeroemana; Yohana Makaborang; Audrey Makatita
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i1.44106

Abstract

The education sector is one of the areas affected by the COVID-19 pandemic. The online learning system is also the only option in areas affected by Covid-19. One of the learning media applications used during this pandemic is Google Classroom. However, not all elementary schools, especially in East Sumba Regency, use online learning media because of the limited understanding of technology by educators. Therefore, training on the use of the Google Classroom online learning media application will help teachers to be able to carry out effective and efficient learning. The method used in this activity is the tutorial method and direct practice. This PKM activity was carried out at SD Masehi Lambanapu. The results of the implementation of this activity were that all 8 training participants at SD Masehi Lambanapu were satisfied and could understand the training materials well which they could apply in learning activities at school. Keywords:  Google Classroom; Learning Media; Pandemic Covid-19; Sumba Timur.   ABSTRAK Bidang pendidikan merupakan salah satu bidang yang terkena dampak pandemi Covid-19. Sistem pembelajaran online pun menjadi satu-satunya pilihan di daerah terdampak Covid-19. Salah satu aplikasi media pembelajaran yang digunakan di masa pandemi ini adalah Google Classroom. Namun, belum semua sekolah dasar khususnya di Kabupaten Sumba Timur menggunakan media pembelajaran online tersebut karena keterbatasan pemahaman teknologi para tenaga pendidik. Oleh karena itu, pelatihan pemanfaatan aplikasi media pembelajaran online Google Classroom akan membantu para guru untuk dapat melaksanakan pembelajaran yang efektif dan efisien. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode tutorial dan praktik langsung. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di SD Masehi Lambanapu. Adapun hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah seluruh peserta pelatihan yang berjumlah 8 orang guru di SD Masehi Lambanapu merasa sangat puas dan dapat memahami materi pelatihan dengan baik yang dapat mereka aplikasikan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Kata Kunci:  Google Classroom; Media Pembelajaran; Pandemic Covid-19; Sumba Timur.
Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Jamur Tiram bagi Kelompok Tani Hutan (KTH) Tunas Berkah Desa Jatimulya Kec. Wonosari Kab. Boalemo Satria Wati Pade; Deyvie Xyzquolyna; Minarni Tolapa2
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i1.44125

Abstract

The service partner, namely KTH Tunas Berkah, has several problems from year to year, namely the lack of education about the health benefits of oyster mushrooms and the lack of variations in processed oyster mushrooms. Based on these problems, partners were offered several solutions, namely socialization and counseling about product knowledge and the introduction of easy and preferred processing of processed products. This service activity involves 2 students as an off-campus learning process which is equivalent to 5 credits. Student activities will be monitored and evaluated based on the output produced by students. As for Partners, the proposing team will conduct regular monitoring and evaluation to ensure the sustainability of technology adoption developed by partners. In the socialization and counseling activities, the benefits of oyster mushrooms  for the health of the human body were conveyed. In product processing training activities, partners provide an alternative to processing oyster mushrooms into processed products of economic value with low production costs, namely by processing oyster mushrooms into frozen food in the form of nuggets and crackers. Keywords:  Oyster mushroom; Nugget; Crackers; KTH   ABSTRAK Mitra pengabdian yaitu KTH Tunas Berkah memiliki beberapa permasalahan dari tahun ke tahun yaitu kurangnya edukatif tentang manfaat kesehatan jamur tiram serta minimnya variasi olahan jamur tiram. Berdasarkan pemaslahan tersebut, mitra ditawari beberapa solusi yaitu sosialisasi dan penyuluhan tentang product knowledge dan introduksi pengolahan produk olahan yang mudah dan disukai.  Kegiatan pengabdian ini melibatkan mahasiswa sebanyak 2 orang sebagai proses pembelajaran di luar kampus yang setara dengan 5 SKS. Kegiatan mahasiswa akan dimonitoring dan evaluasi berdasarkan output yang dihasilkan  oleh  mahasiswa.  Sedangkan  untuk  Mitra,  tim  pengusul  akan  melakukan  monitoring  dan evaluasi secara berkala untuk memastikan keberlanjutan adopsi teknologi yang dikembangkan oleh mitra. Pada kegiatan soialisasi dan penyuluhan disampaikan mengenai manfaat jamur tiram untuk kesehatan tubuh manusia. Pada kegiatn pelatihan pengolahan produk, mitra memberikan alternatif pengolahan jamur tiram menjadi produk olahan bernilai ekonomis dengan biaya produksi rendah yaitu dengan mengolah jamur tiram menjadi  frozen food yaitu berupa nugget dan kerupuk. Kata Kunci:  Jamur tiram; Nugget; Kerupuk; KTH;
Pelatihan dan Pendampingan Model Promosi Online Diversifikasi Produk Kopi Sanggabuana (Kosa) di Desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang Citra Savitri; Syifa Pramudita Faddila; Neni Sumarni
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i1.44138

Abstract

This community service activity aims to provide training and assistance on online promotion models about the results of diversifying Sanggabuana (Kosa) coffee products in order to increase sales and expand product sales networks so that products are not only known in the surrounding area but globally.  The community service method used is training and mentoring on how to use the right promotion model for online businesses from diversifying coffee products (Kosa). The results obtained from this activity are expected to contribute to Mekarbuana Village in the form of an appropriate online promotion model that can be applied in introducing Sanggabuana (Kosa) coffee products which have an impact on increasing sales of products other than coffee. Keywords:  Online Promotion; Product Diversification; Sanggabuana Coffee ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan model promosi online tentang hasil diversifikasi produk kopi sanggabuana (kosa) agar dapat meningkatkan penjualan dan memperluas jaringan penjualan produk sehingga produk tidak hanya dikenal pada daerah sekitar saja namun secara global. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan tentang bagaimana model promosi yang tepat bagi bisnis online dari diversifikasi produk kopi (kosa). Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi Desa Mekarbuana dalam bentuk model promosi online yang tepat yang dapat diterapkan dalam mengenalkan produk kopi sanggabuana (kosa) yang memberikan dampak pada peningkatan penjualan produk selain kopi. Kata Kunci: Promosi Online; Diversifikasi Produk; Kopi Sanggabuana.
PENERAPAN TEKNOLOGI ATRACTOR CUMI KEPADA KELOMPOK NELAYAN : UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERAIRAN DI TELUK MANADO Wilhelmina Patty; Fransisco Pangalila; Irawan Ange
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i1.44141

Abstract

Squid represent marine resources that involves high economic value. Supply of squid eggs in waters is closely related to coastal water productivity.  Marine culture technology  like breeding  or hatchery need to balance squid fishing activity and to enhance stock of squid in nature. Attractor can be used to collect squid egg from nature. The squid egg collecting activity from nature can become additional  activity  or alternative  job  for fisherman.  For  this reasons,  in this  paper,  it will be to introduce  through  community  service  activity.The  method  of  construction  and  aplication  of  this attractor in the water will be introduced,  followed by observing the attachment  of squid eggs to the attractor.  This  activity  is also  an effort  to empower  fisherman  to recognize  technology  that  can increase the productivity of coastal water which are fishing grounds. Key words:  Squid;  Attractor; Fisherman Manado Bay   ABSTRAK Cumi-cumi merupakan salah satu sumber daya hayati laut yang bernilai ekonomis tinggi. Ketersediaan (supply) telur cumi di perairan sangat berhubungan dengan produktivitas perairan. Telur cumi-cumi dapat dikumpulkan dari alam dengan bantuan atraktor cumi-cumi.  Keunggulan dari atraktor cumi-cumi yaitu mampu menampung telur cumi-cumi dan sebagai habitat buatan bagi ikan-ikan kecil sehingga siklus hidup cumi-cumi maupun ikan dapat terjamin. Berbagai metode dan bentuk atractor sudah pernah diteliti dan diterapkan di wilayah perairan Teluk Manado. Untuk itu dalam tulisan ini akan disosialisasikan kepada kelompok nelayan lewat program pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan pengabdian ini juga akan diperkenalkan metode konstruksi dan penerapan atractor ini di dalam perairan, diikuti dengan pengamatan penempelan telur cumi pada atractor tersebut. Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya pemberdayaan nelayan untuk mengenal teknologi yang dapat meningkatkan produktifitas perairan wilayah pesisir yang merupakan fishing ground. Kata Kunci:  Atractor; Cumi; Nelayan; Teluk Manado     Key words: Squid;  Attractor; Fisherman Manado Bay  
Pengenalan Program Dekranasda Kota Probolinggo Sebagai Mitra Pemerintah Kota Probolinggo Dalam Pengembangan Pengrajin Berdaya Veronica Sri Astuti Nawangsih; Nurul Jannah Lailatul Fitria
VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2022): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v4i3.44199

Abstract

Economic development in Indonesia is concerned with the creative industry. The concept of UMKM/IKM in the creative industry is a suitable combination for Indonesia in the era of globalization. MSMEs/IKMs prioritize production with local materials or local potentials. The implementation of the creative industry by MSMEs/IKM needs support from the government. So that the government cooperates with Dekranasda partners who have tasks that are relevant to the creative industry. As in Probolinggo City, the Probolinggo City Government cooperates with the Probolinggo City Dekranasda partner. Various programs are implemented to support the creative industry, such as the latest program from the Dekranasda of Probolinggo City. The program is the Dekranasda Outlet and the Great UMIK Application in Supporting the Creative Industry. However, not much is known about the Probolinggo City Dekranasda and its programs. So that the service team carried out service activities for FISIP UPM students, especially those who were concerned with entrepreneurship. The goal is to introduce the Probolinggo City Dekranasda and its programs as well as provide insight and direction for students to get directly involved in the creative industry. This service activity is held in the form of empowerment with pre-test activities, lectures accompanied by discussions, post-tests, and distribution of post-activity e-books. This activity can achieve indicators of success as indicated by the comparison of the results of the pre-test and post-test. Partners who initially did not understand, did not know, and were not interested turned into understanding, more familiar, and interested.Keywords: Dekranasda; Partner Program; Craftsman; Empowered. ABSTRAKPembangunan perekonomian di Indonesia konsen dengan industri kreatif. Konsep UMKM/IKM pada industri kreatif menjadi perpaduan yang sesuai untuk Indonesia di era globalisasi. UMKM/IKM mengutamakan produksi dengan bahan lokal atau potensi khas daerah. Pelaksanaan industri kreatif oleh UMKM/IKM perlu dukungan dari pemerintah. Sehingga pemerintah menggandeng mitra Dekranasda yang memiliki tugas yang relevan dengan industri kreatif. Seperti di Kota Probolinggo, Pemerintah Kota Probolinggo bekerjasama dengan mitra Dekranasda Kota Probolinggo. Berbagai program dilaksanakan untuk mendukung industri kreatif seperti program terbaru Dekranasda Kota Probolinggo. Program tersebut adalah Gerai Dekranasda dan Aplikasi UMIK Hebat Dalam Mendukung Industri Kreatif. Akan tetapi masih belum banyak mengetahui Dekranasda Kota Probolinggo dan programnya. Sehingga tim pengabdian melakukan kegiatan pengabdian untuk mahasiswa FISIP UPM, khususnya yang konsen pada kewirausahaan. Tujuannya untuk mengenalkan Dekranasda Kota Probolinggo dan programnya serta memberikan wawasan dan araha untuk mahasiswa terjun langsung pada industri kreatif. Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan dengan bentuk pemberdayaan dengan kegiatan pre-test, ceramah disertai diskusi, post test, dan pembagiaan e-book pasca kegiatan. Kegiatan ini dapat mencapai indikator keberhasilan yang ditunjukkan dengan perbandingan hasil pre-test dan post-test. Mitra yang awalnya tidak paham, tidak mengenal, dan tidak tertarik berubah menjadi paham, lebih mengenal, dan tertarik.Kata Kunci: Dekranasda; Program Mitra; Pengrajin; Berdaya.

Page 7 of 14 | Total Record : 133