cover
Contact Name
Ira Risye Manggribeth
Contact Email
risyemanggribeth@gmail.com
Phone
+6281340277108
Journal Mail Official
vivabio@unsrat.ac.id
Editorial Address
Biology Departement, Sam Ratulangi University, Manado
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Vivabio : Jurnal Pengabdian Multidisiplin
ISSN : 26851091     EISSN : 26851091     DOI : https://doi.org/10.35799/vivabio
VIVABIO adalah nama jurnal berkala ilmiah yang terbit 3 kali setahun yang memuat naskah atau artikel ilmiah hasil penerapan ilmu dan pengetahuan (Iptek) dalam bentuk pengabdian di masyarakat, hasil laporan kegiatan pelatihan dan pendampingan di masyarakat yang didasari gagasan ilmiah dan berdampak sosial humaniora. Pelaku pelaksana pengabdian dapat dilakukan oleh peneliti, akademisi, pendidik, rohaniawan, pemerintah dan masyarakat peduli sosial humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 154 Documents
Peningkatan Kewaspadaan Warga Terhadap Banjir Melalui Penerapan Alat Pemantau Ketinggian Air di Aliran Sungai Kalijompo Kabupaten Jember Ali Rizal Chaidir; Satryo Budi Utomo; Gusfan Halik; Gamma Aditya Rahardi Rahardi; Kurniawan Hidayat
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i2.46349

Abstract

Flooding is a natural phenomenon that occurs as a result of high rainfall resulting in excess water that is not accommodated by the system. In general, the impact of floods can be detrimental to the community, especially people who live on the outskirts of the river. Jember Regency is one of the regencies that has many rivers that have the potential to not be able to accommodate water in the rainy season, resulting in flooding, one of which is the Kalijompo River, which floods almost every year. The impact of flooding can be minimized with good development and an early warning system for residents. Technology is one way to make human work easier, one of which is to monitor a situation. The application of river flow monitoring technology can reduce the detrimental impact of flooding. This technology provides information to residents about water levels. The technology applied has sensors that can monitor the height of the river flow, the height of the river flow consists of four levels, namely normal to dangerous which is marked by an alarm sound, so that when a flood occurs at night residents can get up immediately to save themselves, then the detrimental impact of flooding can be reduced.
Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Mengenai Corona Virus Bagi Guru, Murid dan Orangtua di SD dan SMP Santa Theresia, Malalayang, Manado Novie rampengan; Starry Homenta Rampengan
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i2.46498

Abstract

Corona virus infection causes high morbidity and mortality, so that make limitation of public activity including online teaching and learning process. Since January 2022 with the high coverage of corona vaccinations and sloping of corona cases, face to face learning has been carried out in Indonesia with various rules such as teacher and education personnel must have been vaccinated at least 2 times, providing handwashing places, wearing masks, maintaining distance, children being picked up by parents and etc. So the purposes of this partnership is to increase the knowledge of the students, parents and teachers about the corona protocol in schools and what to do if someone is infected with corona, how to transmit corona, how to prevent corona, implementation of 5M program, providing nutrition to prevent transmission and reduce number of illness and death due to corona. This service is carried out in the form of health counseling about corona, where a knowledge questionnaire about corona is filled out before and after the counseling. In filling out the questionnaire before the corona counseling, only 30% knowledge was obtained and the results increased to 90% after the corona counseling was carried out. In conclusion, health education about corona is needed to increase the knowledge of students, parents and teachers at Santa Theresia Malalayang Elementary and Middle School, Manado City.
Percepatan Penyelesaian Skripsi Dan Publikasi Ilmiah Untuk Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Urai Salam; Patriantoro Patriantoro; Supriantini Supriantini
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i2.47796

Abstract

Completing a Skripsi and scientific publication is a significant challenge for many students. Despite finishing their courses early in the seventh semester, many have not begun working on their Skripsi, which is the first step towards scientific publication. Common obstacles they face include low scientific writing skills, waning motivation, and difficulty concentrating due to work commitments. To address these issues, a Community Service (PKM) program was implemented to assist students in completing their Skripsi. Prior to the PKM, a survey was conducted to assess students' progress and identify obstacles hindering their Skripsi writing. The PKM consisted of three webinar series attended by 64 students from various educational programs. The webinars featured four keynote speakers who presented motivational talks on Skripsi writing, quantitative and qualitative research designs, and tips on initiating research activities. The third meeting included three students presenting their research plans, with keynote speakers providing feedback to improve their research project quality. All webinar activities were recorded and published on a YouTube channel for later reference by students. Abstrak: Penyelesaian skripsi dan publikasi ilmiah menjadi tantangan bagi sebagaian besar mahasiswa. Banyak diantara meraka telah menyelesaikan kuliah mereka di semester ke tujuh, namun belum juga memulai mengerjakan skripsi yang merupakan langkah awal untuk publikasi ilmiah. Diantara permasalahan yang mereka hadapi adalah kemampuan menulis ilmiah yang rendah, motivasi yang semakin menurun dan konsentrasi yang berbagi karena pekerjaan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan bantuan kepada mahasiswa agar dapat focus kembali kepada penyelesaian skripsi mereka. Sebeluem kegiatan PKM dilaksanakan, disebarkan survey untuk mengetahui sejauhmana progress mereka menyelesaikan skripsi, dan permasalahan utama apa yang mereka hadapi sehingga mereka belum menyelesaikan tulisan mereka. PKM dilaksanakan dengan 3 webinar series yang diikuti oleh 64 mahasiswa yang berasal dari berbagai prodi kependidikan. Webinar tersebut menampilkan 4 narasumber berbicara tentang motivasi menulis skripsi, desain penelitian kuantitatif dan kualitatif, dan tips didalam memulai kegiatan riset. Webinar ketiga menampilkan 3 mahasiswa yang menampilkan research plan mereka. Semua kegiatan webinar series diunggah ke kanal YouTube yang dapat menjadi rujukan mahasiswa di kemudian hari.
Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Eco-Enzyme Dalam Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Rejasa Trisna Puspita Sari; Ida Nyoman Basmantra
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i2.46516

Abstract

The 2023 National Education University's Community Service Program (KKN) activities are currently trying to increase productivity on a household scale. One of the productivity efforts being made is by empowering the economy of the Rejasa Village community by taking the opportunity to provide socialization to the community so they can process kitchen organic waste into Eco-Enzyme. Eco-Enzyme is the result of fermentation of organic waste in the form of vegetable residues and fruit peels. Eco-Enzyme has many benefits. One of them is as a disinfectant, liquid organic fertilizer, and others. Eco-Enzyme is an environmentally friendly product made from household waste that does not use chemicals. This fertilizer is suitable for development in Rejasa Village, Penebel because the raw material is easily available in gardens or agriculture and has high economic value. In addition, the technique of making Eco-Enzyme is very easy and can increase the productivity of the people of Rejasa Village. Therefore, the existence of socialization activities to empower the community through the manufacture of Eco-Enzyme can provide direct benefits in improving the economy as well as the quality of human resources regarding the importance of protecting the environment.   ABSTRAK Kegiatan-kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Pendidikan Nasional 2023 saat ini berupaya meningkatkan produktivitas dalam skala rumah tangga. Salah satu upaya produktivitas yang dilakukan yaitu dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Rejasa yaitu dengan mengambil peluang untuk memberikan sosialisasi masyarakat agar bisa mengolah sampah organic dapur menjadi Eco Enzyme. Eco Enzyme adalah hasil fermentasi sampah organic berupa sisa-sisa sayuran dan kulit buah. Eco Enzyme memiliki banyak manfaat. Salah satunya sebagai disinfektan, pupuk organic cair, dan lainnya. Eco Enzyme merupakan produk ramah lingkungan berbahan limbah rumah tangga yang tidak menggunakan bahan kimia. Pupuk ini cocok dikembangkan di Desa Rejasa, Penebel karena bahan bakunya mudah didapat di kebun ataupun pertanian dan bernilai ekonomi tinggi. Selain itu, Teknik membuat Eco Enzyme sangat mudah dan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat Desa Rejasa. Oleh karena itu, adanya kegiatan sosialisasi untuk memberdayakan masyarakat melalui pembuatan Eco Enzyme dapat memberikan manfaat langsung dalam meningkatkan perekonomian sekaligus kualitas sumber daya manusia terhadap pentingnya menjaga lingkungan.  
Pelatihan Organisasi Dan Kepemimpinan Bagi Pemuda Vihara Muryantoro Di Kabupaten Jepara: Organizational and Leadership Training for Youth Muryantoro Monastery in Jepara Regency Widia Darma; Agus Subandi
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i2.48039

Abstract

Community service is carried out at the Muryantoro Monastery, Jepara district. Community service has a theme related to organizational training and Youth Leadership at Vihar Muryantoro. The service with the theme of organizational training and leadership is carried out because based on the analysis carried out there are various phenomena and problems related to organization and leadership such as low knowledge and training related to the organization and low demand for youth to take on the role of leaders in various activities and activities carried out. The service implementation methods include 1) socialization, 2) Discussion and Presentation, 3) Practice Methods. The results of community service are; able to grow motivation and knowledge, develop organizational skills and foster leadership spirit, provide new perspectives and real experience in running youth organizations and foster leadership spirit.   ABSTRAK Pengabdian pada masyarakat dilaksanakan di Vihara Muryantoro Kabupaten Jepara. Pengabdian pada masyarakat mengambil tema terkait dengan pelatihan organisasi dan Kepemimpinan pada Pemuda di Vihara Muryantoro. Pengabdian dengan tema pelatigan organisasi dan kepemimpinan dilakukan karena berdasarkan Analisa yang dilakukan terdapat berbagai fenomena dan persoalan terkait dengan organisasi dan kepemimpinan seperti rendahnya pengetahuan dan pelatihan terkait organisasi dan rendahnya minta pemuda dalam mengambil peran sebagai pemimpin dalam berbagai aktvitas dan kegiatan yang dilakukan. Metode implementasi pengabidian yaitu meliputi 1) sosialisasi, 2) Diskusi dan Persentasi, 3) Metode Praktek. Hasil dari pengabdian masyarakat yaitu; mampu menumbuhkan motivasi dan pengetahuan mengembangkan kemampuan berorganisasi dan menumbuhkan jiwa pemimpin,  memberikan cara pandang baru dan pengalaman secara nyata dalam menjalankan oraganisasi pemuda dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan.    
Inovasi Pisang Menjadi Cimol yang Disukai Konsumen Suprianto Suprianto; Bilqis Azzahra Kentju; Rika Harianti; Aldarisma Aldarisma; Andi Rizkiya Hasbi; Sapar Sapar
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i2.48692

Abstract

Utilization of Bananas into a creative food product that has selling value. The aim of the student-entrepreneurship creativity program (PKM-K) is to generate student motivation to become an entrepreneur in processing bananas into a valuable food product. Bananas are very useful for health, good for brain health, provide energy, improve digestion, control blood sugar levels, increase the immune system, and prevent stress. This Cimol Pisang product can also add value to creativity for an entrepreneur and can make consumers interested in buying Cimol Pisang products. The methods of implementing this program are input, process (production), output, and evaluation. The results of this program are input, conducting market surveys to determine market conditions. Next is a feasibility study of the business to be run. The last stage is the selection of materials and the provision of places as well as facilities and infrastructure to support the production process. Process (production), the process of making banana cimol starts from the preparation of materials and tools until the banana cimol is ready to be marketed. Output, which is the result of banana cimol creativity that is ready to be consumed and marketed to consumers. The last is evaluation, namely this stage is carried out when the production of cimol banana products has been completed. At this stage, we will review what deficiencies make consumers dissatisfied with consuming our products. The conclusion of the PKM-K program is that the utilization of bananas into banana Cimol food products that have a sale value can provide skills to students to remain innovative and creative in processing bananas, provide opportunities for students to practice entrepreneurship with a comprehensive understanding of entrepreneurial concepts, and build student enthusiasm to keep doing business. ABSTRAK Pemanfaatan Pisang menjadi produk makanan kreatif yang bernilai jual. Tujuan program kreativitas mahasiswa-kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengelolah Pisang menjadi produk makanan yang bernilai jual. Pisang sangat berguna untuk kesehatan, baik untuk kesehatan otak, menyediakan energi, memperlancar aliran pencernaan, mengendalikan kadar gula darah, membuat sistem kekebalan tubuh meningkat dan mencegah datangnya stres. Produk Cimol Pisang ini juga dapat menambah nilai kreatifitas untuk seorang wirausaha, dapat membuat konsumen menjadi tertarik untuk membeli produk Cimol Pisang. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, melakukan survei pasar untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya adalah studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi. Proses (produksi), proses pembuatan cimol pisang mulai dari persiapan bahan dan alat sampai cimol pisang siap dipasarkan. Output, yaitu hasil kreatifitas cimol pisang yang siap dikonsumsi dan dipasarkan kepada konsumen. Yang terakhir adalah evaluasi, yaitu tahapan ini dilaksanakan pada saat produksi produk cimol pisang telah selesai dilakukan. Pada tahap ini akan meninjau tentang kekurangan-kekurangan apa saja yang membuat konsumen tidak merasa puas mengonsumsi produk kami. Kesimpulan program PKM-K pemanfaatan pisang menjadi produk makanan cimol pisang yang bernilai jual dapat memeberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk tetep inovatif dan kreatif dalam mengolah pisang, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk praktik wirausaha dengan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif, dan membangun semangat mahasiswa untuk tetap berbisnis. ABSTRAK Pemanfaatan Pisang menjadi produk makanan kreatif yang bernilai jual. Tujuan program kreativitas mahasiswa-kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengelolah Pisang menjadi produk makanan yang bernilai jual. Pisang sangat berguna untuk kesehatan, baik untuk kesehatan otak, menyediakan energi, memperlancar aliran pencernaan, mengendalikan kadar gula darah, membuat sistem kekebalan tubuh meningkat dan mencegah datangnya stres. Produk Cimol Pisang ini juga dapat menambah nilai kreatifitas untuk seorang wirausaha, dapat membuat konsumen menjadi tertarik untuk membeli produk Cimol Pisang. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, melakukan survei pasar untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya adalah studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi. Proses (produksi), proses pembuatan cimol pisang mulai dari persiapan bahan dan alat sampai cimol pisang siap dipasarkan. Output, yaitu hasil kreatifitas cimol pisang yang siap dikonsumsi dan dipasarkan kepada konsumen. Yang terakhir adalah evaluasi, yaitu tahapan ini dilaksanakan pada saat produksi produk cimol pisang telah selesai dilakukan. Pada tahap ini akan meninjau tentang kekurangan-kekurangan apa saja yang membuat konsumen tidak merasa puas mengonsumsi produk kami. Kesimpulan program PKM-K pemanfaatan pisang menjadi produk makanan cimol pisang yang bernilai jual dapat memeberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk tetep inovatif dan kreatif dalam mengolah pisang, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk praktik wirausaha dengan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif, dan membangun semangat mahasiswa untuk tetap berbisnis.
Peningkatan Kompetensi Menyusun Laporan Keuangan bagi Koperasi Modern di Wilayah Kota Cimahi Jawa Barat Hastuti Hastuti; Yanti Rufaedah; Mia Rosmiati; Benny Barnas; Ita Susanti; Deni Mulyana
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i2.48556

Abstract

Cooperative financial reports are one of the conditions for holding an Annual Member Meeting and issuing cooperative identification numbers for the realization of modern cooperatives. Cooperatives in the Cimahi City area have not all been able to fulfill these requirements. This community service program is aimed at increasing the competency of compiling financial reports for cooperative bookkeeping officers in the Cimahi City area which will be held in September 2022. The method of implementation is by compiling guidelines for preparing cooperative financial reports based on SAK ETAP and then delivering them by providing training and mentoring for 5 mixed day activities. The training materials consist of legal aspects of modern cooperatives, management of modern cooperatives and preparation of cooperative financial reports. The implementation of the activity took place at the TechnoPark Building, Cimahi City, West Java, which was attended by 23 participants as representatives of cooperatives in the Cimahi City area, whose data was obtained from the Department of Trade, Cooperatives, Small and Medium Enterprises, and Industry of Cimahi City. Based on the assessment of the results of the evaluation of training materials, there was an increase in understanding for the training participants and as many as 18 participants (78%) increased their competence by being able to complete accounting cases in preparing cooperative financial reports and by correcting their cooperative financial reports independently. Evaluation is also carried out on the success of the implementation of this program as a whole.
Pengolahan Cabai Merah Besar Menjadi Selai icha; Rivaldi; Aqiedatul Izzah; Muh. Syafi’i Ma’arif; Aisyah Nur Sabina1; Rizky; Sapar
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2023): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i1.48662

Abstract

Processing large red peppers into jam. The purpose of the student-entrepreneurship creativity program (PKM-K) is to motivate students to become entrepreneurs in the use of agricultural products which are the main source of Indonesian income. Red chili (Capsicum annum, L) is one of the horticultural plants that has a fairly high economic value and rich in nutrients. The methods of implementing this program are input, process (production), output, and evaluation. The result of the program is input, conducting market surveys to find out market conditions. Next is a feasibility study of the business to be carried out. The last stage is the selection of materials and the provision of premises as well as facilities and infrastructure to support the production process. Process (production), the process of processing large red chili into jam starting from the preparation of ingredients and tools until the processed products in packaging are ready to be marketed. Output, which is a jam product in a jar size of approximately 100 grams that is ready to be used and marketed to consumers. The last is evaluation, at this stage, we will review what shortcomings make consumers dislike the taste or durability of jam when consuming our products. The conclusion of the PKM-K program is that big red chili, which is usually only used as a spice in the main food, can also be another product as a snack, and students learn entrepreneurship by utilizing agricultural products which are a milestone in the Indonesian economy. ABSTRAK Mengolah cabe merah besar menjadi selai. Tujuan program kreativitas mahasiswa-kewirausahaan (PKM-K) adalah memangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam pemanfaatan hasil tani yang menjadi sumber utama pendapatan Indonesia. Cabai merah (Capsicum annum,L) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi dan kaya akan gizi. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, melakukan survei pasar untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya adalah studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi. Proses (produksi), proses pengolahan cabai merah besar menjadi selai mulai dari persiapan bahan dan alat sampai hasil olahan dalam kemasan siap dipasarkan. Output, yaitu produk selai dalam kemasan toples ukuran kurang lebih 100 g yang siap digunakan dan dipasarkan kepada konsumen. Yang terakhir adalah evaluasi, yaitu tahapan untuk meninjau tentang kekurangan-kekurangan apa saja yang membuat konsumen tidak menyukai cita rasa maupun ketahanan selai saat mengkonsumsi produk kami. Kesimpulan program PKM-K adalah bahwa cabai merah besar yang biasanya hanya digunakan sebagai rempah pada makanan utama, bisa juga menjadi produk lain sebagai cemilan, dan Mahasiswa belajar berwirausaha dengan pemanfaatan hasil tani yang menjadi tonggak ekonomi Indonesia.  
Pemanfaatan Pati Sagu Menjadi Olahan Permen Sagu MUH. LIRAS; Nely Permata; Nurmasita Nur; Samrul; Muhammad Raihan; Andi Rizkiyah; Hasbi; Sapar
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 3 (2023): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i3.48708

Abstract

Utilization of sago starch into processed Sago candy. The aim of the student creativity program – entrepreneurship (PKM-K) is to motivate students to become entrepreneurs in processing sago starch into processed sago candy. The methods of implementing this program are input, process (production), output, and evaluation. The results of this program are input, conducting market surveys to determine market conditions. Then conducted interviews with five female students at the Muhammadiyah University of Palopo. Next is a feasibility study of the business to be run. The last stage is the selection of materials and the provision of places as well as facilities and infrastructure to support the production process. Process (production), the process of making sago candy starting from the preparation of materials and tools until the sago candy is ready to be marketed. Output, namely sago candy crafts that are ready to be used and marketed to consumers. The last is evaluation, namely this stage is carried out when the production of sago candy products has been completed. At this stage, we will review any deficiencies that make consumers uncomfortable consuming our products. The conclusion of the PKM-K program is that using sago starch into processed candies that are worth selling can provide skills to students to remain innovative and creative in processing sago starch, provide opportunities for students to practice entrepreneurship with a comprehensive understanding of entrepreneurial concepts, and build student enthusiasm to stay in business. Keywords: Entrepreneurship; sago starch; candy making. ABSTRAK Pemanfaatan pati sagu menjadi olahan permen Sagu. Tujuan program kreativitas mahasiswa – kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengolah pati sagu menjadi olahan permen sagu. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, melakukan survei pasar untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya melakukan wawancara kepada lima mahasiswi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palopo. Selanjutnya adalah studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi. Proses (produksi), proses pembuatan permen sagu mulai dari persiapan bahan dan alat sampai permen sagu siap dipasarkan. Output, yaitu hasil kerajinan permen sagu yang siap digunakan dan dipasarkan kepada konsumen. Yang terakhir adalah evaluasi, yaitu tahapan ini dilaksanakan pada saat produksi produk permen sagu telah selesai dilakukan. Pada tahap ini akan meninjau tentang kekurangan- kekurangan apa saja yang membuat konsumen tidak nyaman mengonsumsi produk kami. Kesimpulan program PKM-K pemanfaatan pati sagu menjadi olahan permen yang bernilai jual dapat memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk tetap inovatif dan kreatif dalam mengolah pati sagu, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk praktik wirausaha dengan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif, dan membangun semangat mahasiswa untuk tetap berbisnis.
Kreasi kudapan tradisional Janda-Janda menjadi kudapan sehat, bercita rasa dan bernilai jual Abdul Hafidz Fachry; Basruddin; Gita Adriani; Aida Fitriyah; Rijal
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 3 (2023): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i3.48064

Abstract

The creation of traditional Janda-Janda snacks becomes healthy, tasteful and marketable snacks. The purpose of the entrepreneurship student creativity program is to arouse student motivation in entrepreneurship and be creative in managing existing resources into something that is worth selling. Students can create new business opportunities to increase income and reduce unemployment. The methods of implementing this program are input, process, output and evaluation. The results of this program are inputs, namely conducting market surveys to determine market conditions, feasibility studies on the business to be run, selection of materials and provision of places and facilities and infrastructure to support the production process. Process, which is the process of making snacks starting from the preparation of ingredients and tools to snacks that are ready to be marketed. Output, which is the snack Janda-Janda Gulmer ready to be consumed and marketed to consumers. The last stage is evaluation, carried out when product production has been completed. Evaluate any problems and shortcomings that make consumers not happy or interested in our products. The conclusion of this program is that it is very useful for health and can increase student or household income, motivate students to remain innovative and creative in managing businesses and provide a comprehensive understanding of entrepreneurial concepts, maintain and improve product quality for the better. ABSTRAK Kreasi kudapan tradisional Janda-Janda menjadi kudapan sehat, bercita rasa dan bernilai jual. Tujuan program kreativitas mahasiswa kewirausahaan adalah membangkitkan motivasi mahasiswa dalam berwirausaha dan berkreasi dalam mengelola sumber daya yang ada menjadi sesuatu yang bernilai jual. Mahasiswa dapat menciptakan peluang usaha baru untuk menambah pendapatan dan dapat mengurangi pengangguran. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses, output dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, yaitu melakukan survei pasar untuk mengetahui kondisi pasar, studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan, pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi. Proses, yaitu proses pembuatan kudapan mulai dari persiapan bahan dan alat sampai kudapan yang siap dipasarkan. Output, yaitu kudapan Janda-Janda Gulmer yang siap dikonsumsi dan dipasarkan kepada konsumen. Tahapan terakhir adalah evaluasi, dilaksanakan pada saat produksi produk telah selesai dilakukan. Evaluasi permasalahan dan kekurangan apa saja yang membuat konsumen tidak berkenan atau berminat dengan produk kami. Kesimpulan program ini adalah sangat berguna untuk kesehatan dan dapat menambah pendapatan mahasiswa atau rumah tangga, memberi motivasi kepada mahasiswa untuk tetap inovatif dan kreatif dalam mengelola usaha serta memberikan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif, menjaga dan meningkatkan kualitas produk menjadi lebih baik.

Page 8 of 16 | Total Record : 154