cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PERBEDAAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN JAMBLANG BERDASARKAN PERBEDAAN KETINGGIAN TEMPAT TUMBUH MENGGUNAKAN METODE SPEKTROMETRI MASSA : TINJAUAN LITERATUR Kirana Azzahra Emil Musa; Riana Ardianti; Chaerunnisa Chaerunnisa; Abielza Yugha Geralda; Himyatul Hidayah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22437

Abstract

Tanaman yang dikenal dengan nama daun jamblang (Syzygium cumini L.) ini banyak ditanam masyarakat dan memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, antara lain berpotensi mengobati kanker karena termasuk steroid, tanin, fenol, alkaloid, saponin, dan flavonoid. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui Perbedaan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Jamblang. Berdasarkan Perbedaan Ketinggian Tempat Tumbuh menggunakan metode spektrometri massa yang dianalisis dari beberapa sumber jurnal yang sejenis. Metode penelitian yang digunakan yaitu tinjauan literatur atau literature review dengan mengambil data pada database jurnal yaitu Google Scholar. Jurnal yang diseleksi merupakan jurnal dalam kurun waktu 2013-2023 dengan kata kunci yang telah ditetapkan dan diambil 14 jurnal yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode spektrometri massa merupakan metode yang sesuai untuk digunakan dalam mengidelntifikasi Perbedaan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Jamblang Berdasarkan Perbedaan Ketinggian Tempat Tumbuh. Berdasarkan hasil literature review dari beberapa jurnal di dapatkan Perbedaan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Jamblang Berdasarkan Perbedaan Ketinggian Tempat Tumbuh yaitu perbedaan nyata kapasitas antioksidan ekstrak daun jamblang berdasarkan perubahan ketinggian lingkungan tumbuh tanaman. Dibandingkan daun jamblang yang ditanam di dataran rendah, daun jamblang yang ditanam di dataran tinggi seringkali mengandung lebih banyak antioksidan. Penyebabnya mungkin terkait dengan faktor lingkungan yang bergantung pada ketinggian termasuk suhu, intensitas sinar matahari, dan jenis tanah. Hasil ini memberikan wawasan baru yang penting mengenai kisaran bioaktivitas tanaman dan potensi menghasilkan produk dengan tingkat antioksidan optimal yang berasal dari daun Jamblang.
PROFIL ALUMNI DAN PENGGUNA LULUSAN : ANALISIS TRACER STUDY Saki, Vernonia Yora; Ambarsarie, Riry; Ashan, Hesty Rhaudha; Anggraini, Rizkianti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22451

Abstract

Tracer Study bertujuan untuk mendapatkan data lulusan, kesesuaian pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, transisi bekerja. Penelitian ini dilakukan sebagai bukti tanggung jawab perguruan tinggi terhadap lulusan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi dari alumni mengenai perkembangan kompetensi yang dibutuhkan pasar kerja untuk bahan perbaikan kurikulum, menginventarisasi manfaat yang diperoleh alumni selama menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, dan melakukan penelusuran tempat kerja, bidang kerja, waktu tunggu memperoleh pekerjaan, pekerjaan sekarang, dan informasi lainnya dari alumni Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional dimana pengumpulan data terjadi pada titik waktu tertentu. Adapun jumlah sampel adalah 221 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81,4% alumni sudah bekerja atau sudah berwirausaha, 51,1% alumni memiliki masa tunggu kurang dari 1 bulan dalam mendapatkan pekerjaannya setelah lulus, 30,3% alumni memiliki jenis pekerjaan usaha mandiri, dan 66,7% pengguna lulusan adalah sektor swasta, selain instansi Pendidikan dan instansi pemerintahan, dan pengguna lulusan adalah dari Pendidikan profesi dokter. Hasil dari Tracer Study ini akan memberikan manfaat secara langsung bagi FKIK UNIB karena selain menjadi monitoring, Tracer Study dapat berfungsi sebagai feedback bagi program studi untuk mengevaluasi dan memperbaiki kurikulum dan pengelolaan Perguruan Tinggi, agar lulusan dapat mengakomodasi kebutuhan/tuntutan masyarakat dan Perguruan Tinggi.
PENGARUH TERAPI TERTAWA DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK BUAYA Zulham Efendi; Dedi Adha; Afrizal Afrizal; Febriyanti Febriyanti; Mira Andika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22457

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan penting diseluruh dunia karena prevalensinya yang tinggi sebesar 31,7% pada tahun 2020 dan terus meningkat. Di Indonesia hipertensi merupakan masalah kesehatan nyata. Dimana prevalensi hipertensi lansia sebesar 45,9%. Salah satu terapi komplementer yang mudah dan efektif yang bisa dilakukan untuk mengatasi hipertensi pada lansia yaitu dengan terapi tawa. Terapi tertawa adalah terapi relaksasi, mencapai kegembiraan dan memicu endorphin yang menyebabkan penurunan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh terapi tawa terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya. Jenis penelitian ini adalah Quasy Experimental yaitu satu kelompok desain pra-pasca tes. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling (purposive sampling). Penelitian ini menggunakan rancangan pre-eksperimental design dengan pendekatan one-Group Pre-Post test design, teknik pengambilan sampel purposive sampling jumlah sampel 20 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan paired t test karena data berdistribusi normal. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value 0,000 sistole dan 0,000 diastole maka dapat disimpulkan ada pengaruh terapi tertawa terhadap tekanan darah lansia dengan hipertensi    di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai terapi komplementer bagi penderita hipertensi yang dapat akan digunakan oleh masyarakat.
SERUM MALONDIALDEHID PADA OBESITAS DAN NON OBESITAS Yulia Khairina Ashar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22473

Abstract

Obesitas dapat meningkatkan masalah kesehatan masyarakat karena merupakan faktor penyebab utama dalam pengembangan berbagai penyakit seperti dislipidemia, aterosklerosis, kardiovaskular dan lainnya. Hal tersebut terjadi melalui peningkatan produksi Reactive Oxygen Species (ROS). Peningkatan produksi ROS menyebabkan stres oksidatif hingga kerusakan sel. Stres oksidatif dalam tubuh dapat dilihat dari kadar Malondialdehyde (MDA) serum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan obesitas dengan kadar MDA serum orang yang obesitas dan non – obesitas. Jenis penelitian menggunakan desain case control study. Subjek penelitian berjumlah 35 orang yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu orang yang obesitas dan non – obesitas. Pengukuran kadar MDA serum dilakukan dengan metode TBARs (Thiobarbituric Acid and Reactive Substances) dengan spektrofotometri, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji T-Test Independent. Penelitian ini menghasilkan rata-rata kadar MDA serum yang obesitas adalah 1,7 ± 0,4 nmol/ml dan rata-rata kadar MDA serum yang non – obesitas adalah 1,5 ± 0,5 nmol/ml. Hal ini menunjukkan orang yang obesitas memiliki kadar MDA yang lebih tinggi dibandingkan orang yang non – obesitas, dengan nilai p=0,200 (p>0,05) yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata kadar MDA serum antara orang yang obesitas dengan non – obesitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata kadar MDA serum antara obesitas dengan non – obesitas.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BEBAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ( RSUD ) BANGKINANG Hidayat, Ridha; Agnesia , Yoana; Ernita, Ernita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.22497

Abstract

Pelayanan yang diberikan oleh perawat masih sering dikeluhkan oleh masyarakat. Sorotan terhadap kinerja perawat merupakan masalah yang harus segera ditanggulangi, sebab pelayanan keperawatan menentukan mutu pelayanan rumah sakit. Kinerja yang kurang baik akan berdampak terhadap rendahnya pelayanan, pasien akan merasa kurang nyaman dan tidak puas terhadap pelayanan. Kinerja dalam hal ini erat kaitannya dengan seberapa besar beban kerja perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan. Semakin rendah beban kerja perawat semakin baik kinerja yang akan di berikan. Beban kerja adalah sejumlah proses atau kegiatan yang harus diselesaikan oleh seseorang  pekerja  dalam  jangka  waktu tertentu.  Apabila  seorang pekerja mampu menyelesaikan dan menyesuaikan diri terhadap sejumlah tugas yang diberikan, maka hal tersebut tidak menjadi suatu beban kerja. namun jika pekerja tidak berhasil maka tugas dan kegiatan tersebut menjadi suatu beban kerja Kesimpulan penelitian adalah responden sebagian besar berusia dewasa muda (<40 tahun), hampir sebagian dengan pendidikan Ners, hampir seluruh lama kerja <5 tahun, dan sebagian kecil jabatan kerja sebagai perawat koordinator, hampir sebagian status pekerjaan sebagai honorer/ kontrak, hampir seluruh sudah menikah, sebagian besar memiliki motivasi kerja rendah dan sebagian besar dengan beban kerja tinggi.Ada hubungan antara umur dan motivasi dengan beban kerja pada perawat di RSUD Bangkinang. Ada hubungan antara pendidikan, lama bekerja, jabatan kerja, status pekerjaan, status pemikahan, dengan beban akerj pada perawat di RSUD Bangkinang. Disarankan agar pada pihak RSUD Bangkinang untuk rnelakukan evaluasi kinerja petugas kesehatan dalarn rangka rneningkatakan kinerja dan rnencegah dan atau rnengatasi beban kerja yang tinggi dengan cara rnengidentifikasi permasalahan dan intensitas beban kerja beserta kondisi (kelebihan dan kekurangan) petugas, dan rnernperbaiki kebijakan organ1sasi.
GAMBARAN HISTOPATOLOGI DAN UJI EFEKTIVITAS BIJI KETUMBAR (CORIANDRUM SATIVUM L) PADA GINJAL TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINDUKSI ALOKSAN Irza Haicha Pratama; Syahdina Saufa Yardha Chaniago; Ica Yulianti Pulungan; Angelika Sio Siagian; Laura Novi Silalahi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22574

Abstract

Diabetes mellitus merupakan gangguan metabolisme glukosa yang disebabkan oleh gangguan fungsi dalam tubuh. Tubuh seorang individu dengan diabetes tidak menghasilkan cukup insulin, yang menyebabkan kelebihan glukosa dalam darah. Komplikasi mikrovaskular yang paling umum adalah nefropati diabetik. Ketumbar secara tradisional digunakan sebagai stimulan, karminatif, antikonvulsan, diuretik dan antirematik, antiemetik dan berpotensi sebagai antioksidan. Sehingga peneliti tertarik untuk mengeksplorasi efektivitas dari nanopartikel biji ketumbar (Coriandrum sativum L.) terhadap komplikasi diabetes melitus pada tikus jantan sebagai hewan coba yang diinduksi aloksan, terutama terhadap mikrovaskularisasi ginjal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan memakai metode Post Test Only Control Group Design yang terdiri dari 5 kelompok perlakuan. Pada penelitian ini, nanopartiekl biji ketumbar diperoleh melalui proses sonifikasi. Hasil Penelitian ini secara jelas dapat dilihat bahwa Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada total score EGTI jaringan ginjal tikus pada seluruh kelompok perlakuan (Nilai P: 0.125). Pada korteks ginjal mayoritas glomerulus pada korteks ginjal mengalami kerusakan mulai dari penebalan kapsul bowman hingga fibrosis glomerulus. Sedangkan, pada medulla ginjal dapat dilihat berbagai derajat kerusakan tubulus ginjal mulai dari hilangnya brush border pada tubulus proksimal ginjal di korteks ginjal, hingga nekrosis pada tubulus dengan luas yang beragam. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa nanopartikel biji ketumbar memiliki efek proteksi terhadap kerusakan ginjal akibat diabetes.
GAMBARAN PERILAKU KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP PANDEMI COVID-19 DI KOTA SAWAHLUNTO Lanwiharta, Dinda; Ong, Hardianto Setiawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22708

Abstract

Penyebaran pandemi COVID-19 telah menimbulkan kekhawatiran di seluruh lapisan masyarakat. Berbagai upaya yang dapat dilakukan, termasuk perilaku kesehatan yang bisa diterapkan melalui pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap pencegahan COVID-19. Perilaku kesehatan adalah suatu respon seseorang untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan atau segala tindakan yang dilakukan secara sukarela oleh seseorang yang bermaksud untuk menjaga kesehatan atau mencegah penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran perilaku kesehatan masyarakat terhadap dampak pandemi COVID-19 di Kota Sawahlunto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif cross-sectional, dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Penelitian ini melibatkan 100 responden yang merupakan masyarakat Kota Sawahlunto. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku kesehatan masyarakat terhadap pandemi COVID-19 di Kota Sawahlunto sebagai berikut pengetahuan berada pada tingkat kategori baik dengan jumlah (100%) dan sikap berada pada tingkat kategori baik dengan jumlah (86%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa perilaku masyarakat terhadap pandemi COVID-19  di Kota Sawahlunto berada pada kategori baik.
PENGARUH STRESS TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2021 Moch Fikri Septyo Hadi; Noer Saelan Tajudin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22712

Abstract

Prestasi belajar yang baik merupakan tujuan atau motivasi mahasiswa dalam berkuliah, dan dapat menjadi pertimbangan dalam mencari pekerjaan nantinya. Terdapat berbagai hal yang dapat mempengaruhi prestasi belajar, salah satunya adalah stress. Literatur saat ini memberikan hasil yang beragam mengenai hubungan antara stress dengan prestasi belajar, sehingga akan diteliti pada penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Sampel penelitian adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2021 dengan menggunakan purposive sampling. Stress diukur dengan kuisioner Perceives Stress Scale (PSS) sedangkan prestasi belajar diukur dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Analisis dilakukan dengan uji chi-square menggunakan aplikasi SPSS for Windows versi 21.0. Mayoritas mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2021 mengalami stress sedang yaitu sebanyak 145 orang (70,4%) dan memiliki IPK ? 3 yaitu sebanyak 149 orang (72,3%). Terdapat hubungan antara stres dengan indeks prestasi belajar mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2021 (p=0,013).  Stress dapat mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. Sebaiknya dilakukan pemeriksaan psikiatri ke mahasiswa fakutlas kedokteran yang mengalami stress untuk mencegah penurunan prestasi belajar. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan pada angkatan yang berbeda untuk melihat pengaruh perbedaan semester pada tingkat stress dan IPK.
HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA, BESARAN UPAH DENGAN STRES KERJA PADA KARYAWAN PT. X Nasyidatul Ulya; Novendy Novendy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22737

Abstract

Dalam dunia kerja tentu banyak berbagai aspek yang dapat menimbulkan stres kerja. Stres dapat menyebabkan seseorang menjadi tidak produktif dalam pekerjaannya. Stres kerja pada karyawan dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, beban kerja yang terlalu berat, upah kerja, kondisi kesehatan, dan faktor individu lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban.kerja,.besaran.upah.dengan.stres.kerja.pada.karyawan di PT. X. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian sebanyak 200 karyawan pengelolaan limbah. Pengambilan data besaran upah dikumpulkan dengan wawancara, sedangkan penilaian stres kerja diperoleh menggunakan kuesioner dari Health and Safety Executive dan pengambilan data untuk kategori beban kerja didapatkan dengan cara menghitung rumus persentase beban kardiovaskuler. Pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Program for Social Science) untuk mengetahui hubungan antar variabel dengan menggunakan analitik statistik dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini yaitu responden paling banyak berusia 26-45 tahun (54,5%) dan lebih banyak karyawan yang berjenis kelamin laki-laki 168 orang (84%), karyawan yang sudah menikah sejumlah 161 orang (80,5%) dan karyawan yang bekerja <5 tahun sebanyak 101 orang (50,5%). Sebanyak 150 orang (75%) yang tidak menerima upah sesuai dengan UMK kota Karawang. Sedangkan dalam hal beban kerja, sebanyak 107 orang (53,5%) karyawan diperlukan perbaikan. Hasil dari stres kerja para karyawan banyak mengalami stres kerja sedang yaitu sebanyak 127 orang (63,5%). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja (p = 0,02), dan tidak terdapat hubungan antara upah dengan stres kerja (p = 0.103).
TINGKAT PENGETAHUAN IBU-IBU POSYANDU DESA SUKAMEKAR TERHADAP OBESITAS SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENYULUHAN Wina Hermawan; Meilani Kumala
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22747

Abstract

Epidemi obesitas dengan cepat menjadi tantangan terbesar kesehatan masyarakat global, peringkat tiga besar penyebab gangguan kesehatan kronis. Obesitas merupakan penyakit yang dapat terjadi pada semua golongan usia. Kejadian obesitas ini disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah asupan makanan. Terkadang seseorang tidak memperhatikan jenis makanan yang dimakan dan tanpa memperhatikan kalorinya sehingga mengalami kelebihan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan terhadap obesitas sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Metode yang digunakan adalah studi eksperimental  pre tes dan post tes desain dan dilakukan pada Ibu- ibu posyandu di Desa Sukamekar dengan responden sebanyak 66 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan sampel dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang mengenai definisi, faktor penyebab, dampak, pencegahan dan terapi obesitas dengan kuesioner pretes dan postes yang memiliki pertanyaan yang sama. Pengolahan data dilakukan dengan uji t berpasangan, hasil penelitian mendapatkan  p-value = 0,000 (p value <0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan obesitas.