cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU DAN PEKERJAAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) PADA KARYAWAN KANTOR DI DEPARTEMEN TAMBANG PT. SEMEN PADANG TAHUN 2023 Nababan, Desy Putri Wulandari; Jun Musnadi Is; Danvil Nabela; Onetusfifsi Putra; Wintah, Wintah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.30101

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan gangguan yang dialami oleh seseorang akibat memperoleh beban statis secara kontinyu pada periode atau jangka waktu lama yang berakibat pada kemunculan beragam keluhan, misalnya keluhan pada sendi, ligamen, serta tendon. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia, riwayat penyakit, perilaku merokok, waktu kerja dan postur kerja terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi yang diteliti adalah seluruh karyawan yang bekerja di Kantor Departemen Tambang PT. Semen Padang yaitu sebanyak 40 karyawan, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan metode wawancara menggunakan kuisioner dan observasi. Pengukuran nilai risiko postur kerja menggunakan Rapid Office Strain Assesment (ROSA) dan Nordic Body Map (NBM) untuk keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) pada karyawan kantor di Departemen Tambang PT. Semen Padang. Analisis uji statistik menggunakan uji chi-square. Penelitian ini dilakukan di Departemen Tambang PT. Semen Padang pada tanggal 03 Juli-31 Oktober 2023.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p= 0,490), riwayat penyakit (p= 0,195), perilaku merokok (0,068), waktu kerja (p= 1,000) dan postur kerja (p= 0,061) terhadap keluhan MSDs.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP POLA MAKAN DAN OBESITAS Susanti, Nofi; Tantri, Dinda Agus; Purba, Hairum Nafsiah; Boangmanalu, Lilis Karlina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30343

Abstract

Rendahnya tingkat pengetahuan dan kecenderungan kebiasaan makan yang tidak sehat, dengan prevalensi obesitas yang tinggi. Hal ini mungkin disebabkan oleh gaya hidup yang sibuk dan kurang perhatian terhadap pola makan. Diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap risiko kesehatan dari media sosial, khususnya terkait dengan pola makan dan obesitas, serta perlunya pengembangan program edukasi dan intervensi untuk pencegahan obesitas. Untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan mengenai pengaruh media sosial terhadap kebiasaan makan dan obesitas, serta untuk menyoroti pentingnya pengembangan program edukasi dan intervensi dalam pencegahan obesitas, terutama terkait dengan pengaruh media sosial. Metode  yang digunakan adalah metode survei analitik dengan pendekatan kuantitatif dan pendekatan cross-sectional. Tingkat pengetahuan mengenai pengaruh media sosial terhadap kebiasaan makan dan obesitas masih rendah di kalangan mahasiswa, pelajar, dan wirausahasta. Kebanyakan dari responden memiliki kebiasaan makan yang tidak sehat, dan prevalensi obesitas lebih tinggi pada wiraswasta. Tingkat pengetahuan yang rendah berkaitan dengan perilaku makan dan Indeks Massa Tubuh (IMT) responden. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh media sosial, terutama terkait dengan pola makan dan obesitas, serta perlunya pengembangan program edukasi dan intervensi dalam pencegahan obesitas. Prevalensi obesitas lebih tinggi pada wirausahasta, mungkin karena gaya hidup yang sibuk. Diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko kesehatan dari media sosial dan pengembangan program edukasi untuk pencegahan obesitas
ANALISIS PENGETAHUAN TENTANG KANKER SERVIKS DAN PERILAKU PENCEGAHAN KANKER SERVIKS PADA WANITA Susanti, Nofi; Mrp, Assyifa Deswita; Azwa, Nadia Amanda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30348

Abstract

Di dunia, setelah kanker payudara, kanker serviks merupakan penyakit keganasan kedua yang paling banyak menyerang perempuan, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Karena sebagian besar korban kanker serviks baru ditemukan dan didiagnosis pada stadium lanjut, maka peningkatan jumlah kasus baru di Indonesia setiap tahunnya menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan global, padahal kanker serviks dapat dicegah dan dideteksi pada stadium dini dengan pengetahuan dan pengetahuan yang tepat. kesadaran di kalangan wanita usia subur. melakukan deteksi dini. Kanker serviks dapat dihindari dengan imunisasi, tes Pap smear, dan menghindari faktor risiko yang berhubungan dengan penyakit tersebut. Untuk mengetahui tingkat kesadaran terhadap kanker serviks dan perilaku pencegahannya, serta memberikan saran pencegahan dan cara mengatasi masalah kanker serviks. Untuk menjelaskan tingkat kesadaran perempuan tentang kanker serviks dan pencegahannya, penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesadaran wanita terhadap kanker serviks dan tingkat kepeduliannya terhadap pencegahan penyakit. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar perempuan saat ini memiliki pemahaman yang kuat tentang kanker serviks dan strategi pencegahannya. Namun, wanita dari segala usia, termasuk pelajar, harus mendapat informasi yang baik tentang kanker serviks. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, kanker menempati urutan kedua secara global dalam hal penyebab kematian, yaitu 13% di belakang penyakit kardiovaskular. Berdasarkan penelitian, sebagian besar responden mengetahui risiko yang terkait dengan kanker serviks, dan berdasarkan tingkat pencegahannya, banyak wanita yang juga menyadari risiko tersebut dan mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari kanker serviks. dimulai dengan hal yang paling mendasar. Kanker serviks dapat dicegah dengan beberapa cara, seperti menghindari aktivitas seksual dini, memperoleh pendidikan yang baik, melakukan vaksinasi HPV, dan melakukan tes deteksi dini seperti Pap smear atau IVA.
HUBUNGAN FAKTOR DEMOGRAFI DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI PUSKESMAS PASSI BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Sugeha, Inti Rizcy Sari; Fatimawali, Fatimawali; Pertiwi, Junita Maja
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.30411

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara faktor demografi dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien dengan gangguan jiwa di Kecamatan Passi Barat. Penelitian menggunakan univariat, bivariat menggunakan uji chi square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil analisis univariat distribusi responden berdasarkan kepatuhan minum obat dengan mayoritas pada kategori kurang patuh sebanyak 62,5%, berdasarkan tingkat pengetahuan keluarga dengan mayoritas kurang baik sebanyak 56,25%, berdasarkan akses pelayanan Kesehatan dengan mayoritas pada kategori baik sebanayk 56,25%, berdasarkan dukungan keluarga dengan mayoritas kurang baik sebanyak 53,13%, berdasarkan status perkawinan keluarga dengan mayoritas pada kategori yang sudah menikah sebanyak 65,63%, berdasarkan status pekerjaan keluarga dengan mayoritas pada kategori bekerja sebanyak 56,25%, berdasarkan status ekonomi dengan mayoritas pada kategori ekonomi di atas UMK sebanyak 56,25%. Hasil bivariat uji chi square dijelaskan bahwa variabel yang menunjukkan nilai P < 0,05 adalah faktor pengetahuan keluarga, akses pelayanan Kesehatan, pekerjaan keluarga, status ekonomi keluarga, dan faktor dukungan keluarga. Berdasarkan Analisis Multivariat regresi logistik menunjukkan bahwa terdapat dua variabel bebas yaitu faktor pengetahuan dan faktor dukungan keluarga yang sangat berpengaruh signifikan dengan kepatuhan minum obat. Simpulan pada penelitian ini adalah tingkat pengetahuan keluarga dan dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat pasien dengan gangguan jiwa. Tingkat pengetahuan keluarga tentang penyakit jiwa memberikan dampak terhadap kepatuhan minum obat pada orang dengan gangguan jiwa, semakin baik pengetahuan, maka semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat.
CASE REPORT : EFEK PENGGUNAAN LOW DOSE KETAMIN 0,5 MG IV TERHADAP TERHADAP KEJADIAN POST AND PONV PASKA INSERSI LMA Rianti, Riska; Dwimartyono, Fendy; Abadi, Muh. Nur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30772

Abstract

Pendekatan multimodal analgesik non-opioid atau Opioid Free Anastesia  (OFA) ditujukan untuk mengoptimalkan opsi tambahan intraoperatif, Beberapa meta-analisis juga telah melaporkan efek menguntungkan dari ketamine pada proses pemulihan pasca operatif. ketamin dosis tinggi dilaporkan menyebabkan berbagai efek buruk dan harus dihindari. Namun, Pemberian ketamine dosis subanestesi 0,1-0,5 mg/kg IV merupakan salah satu obat yang dapat menggantikan opioid sebagai analgetik dengan memberikan efek samping minimal.  Kami melaporkan 6 kasus dengan diagnosis yang berbeda yang direncanakan tindakan operatif yang dikelola dengan anastesi umum dengan Laryngeal Mask Airway (LMA) dan menggunakan ketamin dosis rendah 0,5 mg/kgBB IV sebagai pengganti Opioid yaitu fentanyl. Setelah dilakukan insersi LMA dan pada proses  pemulihan pasca operatif  didapatkan hasil berupa efek Postoperatif Nausea and Vomiting (PONV) yang minimal dimana rata rata kasus mendapat skor 0 atau tidak mengalami mual maupun muntah, dan pada Postoperative Sore Throat (POST) score didapatkan hasil rata – rata skor nol dimana tidak ada yang mengalami nyeri maupun keluhan terkait tenggorokannya
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT CACINGAN PADA ANAK UMUR 6-10 TAHUN DI DESA RIKIT GAIB KABUPATEN GAYO LUES,ACEH Cakrawati, Rahmi; Zakaria, Radhiah; Arlianti, Nopa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30916

Abstract

Penyakit cacingan banyak ditemukan di daerah dengan kelembaban tinggi terutama pada kelompok masyarakat dengan kebersihan diri dan sanitasi lingkungan yang kurang baik. Anak-anak merupakan golongan yang sering terkena infeksi cacing karena sering berhubungan dengan tanah. Dampak infeksi cacingan terhadap kesehatan karena adanya cacing dalam usus akan menyebabkan kehilangan zat besi sehingga menimbulkan kekurangan gizi dan anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penyakit cacingan pada anak umur 6-10 tahun di Desa Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues. Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak umur 6-10 tahun di Desa Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues. Sampel berjumlah 58 responden menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan 26-31 Juli dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square melalui SPSS. Hasil analisis univariat 56,9% perilaku pencegahan penyakit cacingan responden kurang baik, 48,3% tidak ada mencuci tangan, 44,8% tidak ada memotong kuku, 43,1% tidak ada menggunakan alas kaki, 43,1% tidak ada menjaga kebersihan makanan, 67,2% tidak ada pemberian obat cacing. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan mencuci tangan (p-value 0,000), memotong kuku (p-value=0,000), menggunakan alas kaki (p-value=0,011), menjaga kebersihan makanan (p-value=0,031) dan pemberian obat cacing (p-value=0,000) dengan perilaku pencegahan penyakit cacingan pada anak umur 6-10 tahun di Desa Rikit Gaib Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan mencuci tangan, memotong kuku, penggunaan alas kaki, menjaga kebersihan makanan, dan pemberian obat cacing dengan perilaku pencegahan penyakit kecacingan pada anak usia 6-10 tahun di Desa Rikit Gaib, Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues.
IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD IR. SOEKARNO SUKOHARJO TAHUN 2022 Putri Cahyanti, Agilliya; Yulianti, Tri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30977

Abstract

Diabetes mellitus adalah suatu gangguan metabolik yang terjadi karena kelainan dari sekresi insulin, kerja insulin maupun keduanya. DRPs adalah keadaan terkait dengan pengobatan yang berpotensi menyebabkan kegagalan terapi obat dan terjadi secara nyata ataupun potensial yang dapat mengganggu outcome terapi yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian dari jenis kategori DRPs pada pasien diabetes mellitus tipe 2 meliputi ketidaktepatan pemilihan obat, interaksi obat, dosis obat kurang, dan dosis obat lebih di RSUD Ir.Soekarno Sukoharjo tahun 2022 pada pasien rawat jalan. Metode observasional digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data rekam medis secara retrospektif dan menganalisis data rekam medis secara deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan syarat data yang memenuhi kriteria inklusi. Kriteria inklusi pada penelitian ini mencakup data rekam medik lengkap pasien diabetes mellitus tipe 2 yaitu nomor rekam medis, diagnosis, jenis kelamin, obat-obatan yang diresepkan meliputi nama obat, dosis, dan frekuensi pemberian. Sampel pada penelitian ini yaitu sejumlah 131 pasien. Tidak semua kasus dapat dianalisis pada kategori ketidaktepatan pemilihan obat. Sebanyak 52 pasien (39,70%) yang memiliki data gula darah dikonversi ke HbA1c selanjutnya dapat dianalisis menurut algoritma terapi. Berdasarkan hasil identifikasi DRPs pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di instalasi rawat jalan RSUD Ir.Soekarno Sukoharjo tahun 2022 ini diperoleh ketidaktepatan pemilihan obat sebesar 12 kasus (9,16%), tidak ditemukan kasus dosis obat kurang (0%), dosis obat lebih 21 kasus (16,03%) dan interaksi obat tingkat minor sebesar 6 kasus (4,88%), moderate sebesar 43 kasus (34,96%), dan major sebesar 1 kasus (0,81%).
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG TINDAKAN SEKS PRANIKAH DI SMK PELAYARAN NIAGA PURNAH BAHARI MANADO Arunde, Dewi Sartika; Wagey, Freddy Welly; Tendean, Lydia E.N; Sinolungan, Jehosua S.V; Kaunang, Wulan P.J; Rogi, Johannes E.X
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31100

Abstract

Seks pranikah merupakan bentuk suatu penyimpangan tindakan seksual remaja. Tindakan seks pranikah menjadi sebuah permasalahan dan fenomena sosial yang semakin umum terlihat dalam masyarakat. Perilaku seksual yang tidak sehat di kalangan remaja khususnya remaja yang belum menikah cenderung meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja dengan perilaku seks pranikah di SMK Pelayaran Niaga Purnah Bahari, Manado. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMK Pelayaran Niaga Purnah Bahari Manado pada bulan April – Mei 2024. Populasi adalah remaja usia 15 – 18 tahun. Sampel berjumlah 44 orang. Tekhnik Pengambilan sampel yaitu Simple Random Sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa responden paling banyak terdistribusi pada usia 15 tahun (34.1%), jenis kelamin laki-laki 34 (77.3%), kelas I 26 (59.1%), Pengetahuan Baik 35 (79.5%), Sikap Negatif 29 (65.9%), tindakan tidak baik 30 (68.2%). Hasil analisis bivariat hubungan pengetahuan dengan tindakan seks pranikah nilai sig 2-Tailed 0,915 dengan nilai keeratan korelasi 0,016, hubungan sikap dengan tindakan seks pranikah nilai sig 2-Tailed 0,000 dengan nilai keeratan korelasi 0,950. Kesimpulan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan tindakan seks pranikah pada di SMK Pelayaran Niaga Purna Bahari Manado dan terdapat hubungan antara sikap dengan tindakan seks pranikah pada di SMK Pelayaran Niaga Purna Bahari Manado.
PREVALENSI DAN KARAKTERISTIK PENDERITA HIPERTENSI DI RSUD SUBANG Aulia Rusmawandi, Rifki; Tantoso, Lydia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31141

Abstract

Hipertensi merupakan keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik dan diastolik, hipertensi disebut sebagain silent killer. Berdasarkan data Riskesdas Provinsi Jawa Barat Tahun 2013, prevalensi hipertensi kabupaten Subang sebesar 35,4% atau tertinggi keempat di Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien hipertensi dan prevalensi kejadian hipertensi di RSUD Subang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Data yang digunakanan adalah data sekunder dengan menggunakan rekam medis. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 143 dan pengolahan sampel menggunakan aplikasi SPSS. Hasil pada penelitian adalah usia penderita hipertensi >60 tahun, tingkat pendidikan SD, pekerjaan ibu rumah tangga, indeks masa tubuh obesitas, mayoritas pasien tidak mempunyai kebiasaan merokok dan tidak minum alkohol. Prevalensi penderita hipertensi di RSUD Subang adalah penderita dengan pre hipertensi sebanyak 14%, hipertensi grade I 44,% dan penderita hipertensi grade II 41,3%.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SANITASI KAPAL PENUMPANG DI PELABUHAN SAMUDERA BITUNG Indriya Robot, Melisa; Kandou, Grace D.; Posangi, Jimmy; Manampiring, Aaltje E.; Rombot, Dina V.; Lefrandt, Lucia I. R.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31277

Abstract

Data dari KKP di Pelabuhan Samudera Bitung menunjukkan masih adanya kapal dengan vektor penularan penyakit dan sanitasi rendah, terutama terkait penyediaan air bersih dan keberadaan vektor seperti kecoa, lalat, dan tikus. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis pengetahuan, sikap ABK, ketersediaan SOP, dan peran petugas terkait sanitasi kapal, serta variabel yang paling berpengaruh pada sanitasi kapal penumpang di Pelabuhan Samudera Bitung. Penelitian ini merupakan survei analitik kuantitatif dengan menggunakan cross sectional study dan dilaksanakan di Pelabuhan Samudera Bitung, Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara, pada bulan Februari-Juli 2024. Digunakan rumus Lemeshow untuk menentukan jumlah populasi yang belum diketahui sehingga diperoleh sampel sebanyak 96 ABK dan diambil keterwakilan 32 ABK dari 3 kapal yang berlabuh di Pelabuhan Samudera Bitung yaitu Kapal Doro Londa, Tilong Kabila dan Sangiang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dari peneliti sebelumnya dan lembar observasi berupa check list dari Permenkes tentang Sertifikat Sanitasi Kapal. Data yang sudah terkumpul kemudian diolah dan analisis menggunakan komputer dan aplikasi SPSS Versi 24 berupa analisis univariat, bivariat uji chi square dan multivariat uji regresi logistik, hasil akhir data tersebut disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik responden umur paling banyak rentang usia ABK 46-55 tahun (36,5%), analisis univariat variabel pengetahuan ABK yang baik paling banyak (56,3%), sikap ABK yang kurang baik paling banyak (52,1%), ketersediaan SOP yang baik paling banyak (67,7%), peranan petugas yang baik paling banyak (53,1%) dan sanitasi kapal penumpang yang baik paling banyak (66,7%). Kesimpulan dari penelitian ini ialah terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap ABK, ketersediaan SOP dan peranan petugas dengan sanitasi kapal penumpang di pelabuhan samudera Bitung