cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
HUBUNGAN KOMUNIKASI INFORMASI EDUKASI (KIE) TENTANG TRIASE DENGAN KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG IGD RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH Aristal, Aristal; Suaib, Suaib; Januarista, Afrina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31477

Abstract

Tingginya jumlah pasien di IGD menyebabkan banyaknya keluhan dari keluarga terkait pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan manajemen triase, Triase merupakan sebuah mekanisme yang digunakan oleh para medis untuk memilah dan mengelompokkan pasien berdasarkan kegawatdaruratannya. Salah satu cara untuk mengurangi kecemasan adalah dengan memberikan pemahaman kepada keluarga pasien tentang triase melalui Komunikasi Informasi Edukasi (KIE). Tujuan penelitian ini adalah teranalisis hubungan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) tentang triase dengan kecemasan keluarga pasien di ruang IGD RSUD Undata, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini memakai desain cross sectional study dengan metode survei analitik. Sampel penelitian terdiri dari 96 responden dengan menggunakan kuesioner KIE dan Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS). Berdasarkan hasil uji Chi-square diperoleh p-value = 0,003 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) tentang triase dengan kecemasan keluarga pasien di ruang IGD RSUD Undata. Tingkat kecemasan di IGD RSUD Undata dipengaruhi oleh komunikasi informasi dan edukasi tentang triase. Oleh karena itu perawat di IGD sebaiknya memberikan informasi yang lebih jelas mengenai triase pada keluarga pasien untuk mengurangi kecemasan
PERBANDINGAN DISTORSI RADIOGRAF PERIAPIKAL, BITEWING DAN PANORAMIK DALAM DETEKSI KAVITAS PROKSIMAL Santosa, Yulistia Citra Wardani; Azhari, Azhari; Lita, Yurika A.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31962

Abstract

Pencitraan diagnostik membutuhkan gambaran radiografi dengan keakuratan yang tinggi. Seringkali terdapat perbedaan antara ukuran sebenarnya dari struktur anatomi pasien dan representasinya pada gambaran radiografi berupa distorsi geometri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya distorsi dari radiografi periapikal, bitewing, dan panoramik dalam mendeteksi kavitas proksimal dengan menggunakan Cone Beam Computed Tomography (CBCT) sebagai acuan. Empat gigi permanen manusia yang diekstraksi dilakukan eksposur menggunakan phospor plate system (Origo Express, Instrumentarium Dental, Tuusula, Finlandia) dengan digital bitewing intraoral dan periapikal teknik paralel. Program panoramik bitewing dan CBCT diperoleh dengan menggunakan unit sinar-X Digital Panoramic dan CBCT OrthopantomographTM, OP300 Maxio (Instrumentarium Dental, Tuusula, Finlandia). Semua gambar dievaluasi tiga kali menggunakan perangkat lunak Fiji ImageJ. Sebanyak delapan permukaan proksimal dinilai. Jarak horizontal, jarak vertikal, dan luas kavitas dihitung. Skor yang diperoleh dari ketiga teknik tersebut dibandingkan dengan gold standard CBCT menggunakan analisis korelasi Pearson. Korelasi terkuat pada variasi jarak horizontal A sebesar 0,728 untuk intraoral bitewing, pada jarak vertikal dan luas area sebesar 0,632 dan 0,869 untuk periapikal. Sedangkan pada variasi B korelasi paling kuat terdapat pada jarak horizontal sebesar 0,670, vertikal sebesar 0,341, dan luas area sebesar 0,916 untuk panoramik.Radiografi periapikal yang diikuti dengan intraoral bitewing lebih unggul dibandingkan panoramik program bitewing dalam mendeteksi kavitas proksimal.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT APARATUR SIPIL NEGARA DI PUSKESMAS SE KOTA TOMOHON Yaenuri, Petrus; Ma’rufi, Ma’rufi; Montolalu, Freddy Chandra; Zamli, Zamli
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31988

Abstract

Penelitian ini membahas faktor yang berhubungan dengan motivasi kerja perawat aparatur sipil negara di Puskesmas se-Kota Tomohon. Peneltian ini menggunakan desain yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat ASN yang bekerja aktif di Puskesmas Kota Tomohon jumlah 118 perawat. Sampel dalam penelitian ini yaitu jumlah populasi yaitu 118 perawat ASN yang bekerja di Puskesmas Kota Tomohon. Analisis data dalam penelitian yaitu analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan balas jasa dengan nilai p=0.000 (<0.05), kondisi lingkungan kerja p=0.000 (<0.05), kebijakan institusi p=0.000 (<0.05) dan supervisi p=0.000 (<0.05) dengan motivasi kerja Perawat ASN di Puskesmas se Kota Tomohon. Ditemukan juga bahwa kebijakan institusi merupakan variabel yang paling berperan dengan motivasi kerja Perawat ASN di Puskesmas se Kota Tomohon dengan nilai p=0.004 dan nilai PR=8.985. Diharapkan memerhatikan kesesuaian pemberian balas jasa dengan beban kerja masing-masing pegawai, melengkapi kebutuhan sarana dan prasarana dengan kebutuhan pekerjaan, membuat kebijakan yang lebih baik untuk memaksimalkan kinerja dan hasil yang diharapkan dan bisa memotivasi dan membantu seluruh pegawai untuk dapat bekerja dengan baik
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP PELAYANAN PERIJINAN TENAGA KESEHATAN DI DINAS PENANAMAN MODAL PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA TOMOHON Roja, Vionni Winich Sensia; Ilyas, Muhammad; Montolalu, Freddy Chandra; Zamli, Zamli
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32048

Abstract

Pelayanan publik oleh pegawai pemerintah kepada masyarakat di daerah masing-masing merupakan implikasi dari fungsi aparat negara sebagai pelayan masyarakat. Bila kualitas pelayanan kesehatan tidak senantiasa dipelihara dan ditingkatkan, besar kemungkinan jumlah pengguna layanan akan menyusut. Peneltian ini menggunakan desain yang bersifat cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan yang datang berkunjung DPMPTSP Kota Tomohon selang Januari-April 2024 dengan total 117 orang. Sampel penelitian menggunakan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 91 responden. Analisis data penelitian menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh antara Mutu layanan terhadap perizinan tenaga kesehatan di DPMPTSP Kota Tomohon dengan nilai p=0.009 (<0.05), terdapat pengaruh antara prosedur layanan Terhadap perizinan tenaga kesehatan di DPMPTSP Kota Tomohon dengan nilai p=0.000 (<0.05), terdapat pengaruh antara transparansi informasi layanan terhadap perizinan tenaga kesehatan di DPMPTSP dengan nilai p=0.000 (<0.05), terdapat pengaruh antara keterjangkauan layanan terhadap perizinan tenaga kesehatan di DPMPTSP Kota Tomohon dengan nilai p=0.000 (<0.05), terdapat pengaruh antara keadilan layanan terhadap perizinan tenaga kesehatan di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tomohon dengan nilai p=0.000 (<0.05) dan Mutu Pelayanan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap perizinan tenaga kesehatan di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tomohon dengan nilai PR=34.316
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PELAYANAN DI PUSKESMAS KOTA TOMOHON Londok, Inggrit Fredrika Vira; Ma'rufi, Ma'rufi; Montolalu, Freddy Chandra; Zamli, Zamli
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32078

Abstract

Puskesmas merupakan suatu penyedia jasa atau pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan melihat semakin tingginya tuntutan lingkungan terhadap kualitas pelayanan, diperlukan usaha peningkatan kinerja pelayanan dengan membandingkan antara layanan yang diharapkan dengan layanan yang dirasakan oleh masyarakat. Peneltian ini menggunakan desain yang bersifat cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah petugas pelayanan kesehatan Puskesmas Kota Tomohon sebanyak 299 orang. Sampel penelitian menggunakan teknik pengambilan sampel secara Random Sampling dengan perhitungan Rumus Slovin  dan jumlah sampel yang di dapatkan sebesar 171 responden. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan kedisiplinan petugas puskesmas dengan kinerja pelayanan di Puskesmas Kota Tomohon dengan nilai p=0.000 (<0.05), hubungan kualitas pelayanan dengan kinerja pelayanan di Puskesmas Kota Tomohon dengan nilai p=0.000 (<0.05), terdapat hubungan kompetensi dengan kinerja pelayanan di Puskesmas Kota Tomohon dengan nilai p=0.000 (<0.05), terdapat hubungan kelengkapan fasilitas dengan kinerja pelayanan di Puskesmas Kota Tomohon dengan nilai p=0.000 (<0.05) dan kualitas pelayanan merupakan variabel yang paling berperan dengan kinerja pelayanan di Puskesmas Kota Tomohon dengan nilai PR=15.883.
FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK DAUN KECOMBRANG (ETLINGERA ELATIOR (JACK) R.M.SM.) DAN UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS PENYEBAB JERAWAT Setiawan, Agus; Islamiyati, Dini; Safitri, Endang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32496

Abstract

Tanaman yang digunakan sebagai tanaman obat adalah salah satunya tanaman kecombrang. Tanaman kecombrang mengandung metabolit sekunder yang dapat bekerja untuk menghambat bakteri Staphylococcus aureus penyebab jerawat. Jerawat tidak selamanya berdampak fatal, tetapi cukup merisaukan karena dapat menurunkan kepercayaan diri, terutama bagi mereka yang peduli akan penampilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sediaan krim ekstrak daun kecombrang mempunyai zona hambat antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak daun kecombrang diformulasikan sebagai krim dengan konsentrasi 5%, 15% dan 25%. Evaluasi sediaan krim meliputi pengamatan organoleptik, pengamatan homogenitas, pengukuran pH, uji viskositas, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji tipe krim. Pengujian antibakteri dilakukan secara in vitro dengan metode kertas cakram terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Rata-rata diameter zona hambat antibakteri paling tinggi yaitu 7,33 mm pada sediaan krim ekstrak daun kecombrang dengan konsentrasi 25%.
EVALUASI PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DEMAM TIFOID ANAK DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD BUDHI ASIH JAKARTA TIMUR TAHUN 2023 Mulyani, Hanny; Sari, Dwi Puspita; Lukitasari, Nurraya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.29605

Abstract

Salmonella typhi merupakan bakteri penyebab penyakit tifoid yang ditandai dengan diare, muntah, anoreksia, dan mual. Di Indonesia, jumlah kasus demam tifoid setiap tahunnya dapat meningkat hingga 500 per 100.000 orang, dengan tingkat kematian sebesar 0,6 hingga 5%. 14,1 persen kasus penyakit tifoid di dunia mayoritas berasal dari Asia Tenggara. Jumlah kasus penyakit tifoid lebih tinggi terjadi pada anak, terutama anak usia sekolah. Peristiwa yang akan berdampak secara langsung pada hasil belajar anak. Dikarenakan antibiotik dapat diperoleh dengan mudah tanpa resep dokter, kasus yang sering terjadi pada pasien yaitu mengobati dengan antibiotik yang tidak rasional. Berdasarkan tinjauan diatas, maksud dari hasil observasi yaitu akan melaksanakan penelitian mengenai karakteristik pasien (umur, jenis kelamin, berat badan) dan profil pemberian antibiotik terhadap pasien demam tifoid terhadap usia anak di RSUD Budhi Asih Jakarta Timur tahun 2023.  Jenis penelitian tersebut adalah pengkajian observasi gambaran dan pengambilan sampel dengan cara total sampling, dokumentasi informasi dilaksanakan berdasarkan retrospektif dan metode analisis dalam bentuk tabel berupa persentase. Data yang didapatkan semua pasien demam tifoid anak (usia 6-10 tahun) sebanyak 112 pasien dan sesuai memenuhi kriteria inklusi. Karakteristik usia pasien terbanyak yaitu 6-7 tahun terdapat 58 pasien (52%), jenis kelamin terbanyak laki-laki yaitu 57 pasien (51%) dan berat badan dengan jumlah terbanyak terdapat pada berat badan 15-22 kg 58 pasien (52%) dan profil pemberian antibiotik yang digunakan yaitu ceftriaxone sebanyak 49 pasien (44%), cefixime sebanyak 31 pasien (28%), cefotaxime sebanyak 24 pasien (21%) dan azithromycin sebanyak 8 pasien (7%).
HUBUNGAN PENGETAHUAN KADER DENGAN PELAYANAN SISTEM LIMA MEJA DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATOH KOTA BANDA ACEH Risma, Adek Mailisa; Lastri, Surna; Maidar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30027

Abstract

Permasalahan posyandu yakni masih kurangnya pengetahuan para kader terkait dengan pelayanan sistem lima meja di posyandu. Selain itu, terdapat juga kader yang masih belum maksimal dalam memberikan penyuluhan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan kader dengan pelayanan sistem lima meja di Posyandu Wilayah Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2023. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh kader posyandu yang ada di wilayah Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh sebanyak 45 orang kader. Sampel dalam penelitian ini total dari kesuluruhan populasi sebanyak 45 kader posyandu. Penelitian ini dilaksanakan dengan cara wawancara dan dengan pengisian kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square melalui SPSS.Hasil analisis univariat data penelitian menunjukkan bahwa posyandu yang menerapkan pelayanan sistem lima meja sebanyak (82,2%). Sedangkan hasil dari analisis data bivariat Ada hubungan antara pengetahuan kader tentang pendaftaran pederapan Sistem Lima Meja di Posyandu dengan p-value 0,000, ada hubungan  antara pengetahuan kader tentang  penimbangan dengan p-value 0,001, ada hubungan antara pengetahuan kader tentang  pengisian KMS  dengan p-value 0,002, ada hubungan antara pengetahuan kader tentang penyuluhan kesehatan dengan p-value 0,000, ada hubungan antara pengetahuan kader tentang pelayanan kesehatan dengan nilai p-value 0,002.Peningkatan pengetahuan kader terbukti berperan penting dalam keberhasilan penerapan Sistem Lima Meja di Posyandu, yang telah diterapkan oleh mayoritas (82,2%) Posyandu. Hal ini menekankan pentingnya edukasi kader untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
HUBUNGAN POSTPARTUM DEPRESSION DAN STATUS GIZI BALITA DI KAPANEWON KASIHAN, BANTUL, D.I. YOGYAKARTA Ayu, Hikma; Hasanah, Laeli Nur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31902

Abstract

Postpartum depression (PPD) merupakan kondisi yang sering dialami oleh ibu setelah melahirkan dan dapat berdampak negatif pada perkembangan anak, termasuk status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan postpartum depression terhadap status gizi balita di Kapanewon Kasihan, Bantul, DIY. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sebanyak 68 ibu yang memiliki balita 0-24 bulan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Edinburgh Postpartum Depression scale (EPDS) yang diisi mandiri oleh responden dan pengukuran status gizi balita menggunakan metode antropometri dengan indeks berat badan menurut usia (BB/U). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah ibu dengan usia 20-35 tahun (86,8%) dengan tingkat pendidikan rendah (lulusan SD dan SMP) yang memiliki pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (86,8%) serta memiliki riwayat kelahiran normal (76,5%). Sebanyak ibu 30 ibu (44,1%) yang mengalami postpartum depression dan sebanyak 38 (55,9%) ibu yang tidak mengalami postpartum depression. Jumlah balita yang memiliki status gizi baik sebanyak 57 (83,8%) dan sebanyak 11 (16,2%) balita dengan status gizi malnutrisi. Tidak terdapat hubungan antara kejadian postpartum depression dengan status gizi balita (p>0.05) di Kapanewon Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain mungkin lebih berpengaruh terhadap status gizi balita sehingga intervensi yang lebih komprehensif diperlukan untuk meningkatkan status gizi balita dengan mempertimbangkan berbagai determinan kesehatan yang lebih luas.
HUBUNGAN BREASTFEEDING SELF EFFICACY DENGAN BERAT BADAN BAYI USIA 0-6 BULAN: Sari, Dwi Retno; Soelistyoningsih, Dwi; Amalia, Waifti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32099

Abstract

ASI esklusif diberikan enam bulan pertama kehidupan bayi tanpa makanan tambahan kecuali obat atau vitamin. Esklusif breastfeeding self-efficacy dapat membantu ibu membangun motivasi diri dalam pemberian ASI esklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan breastfeeding self-efficacy dengan berat badan bayi usia 0-6 bulan di Desa Kucur. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan metode sampel jenuh. Kriteria inklusi yaitu ibu yang menyusui ASI esklusif usia 0-6 bulan, sedangkan kriteria eksklusi yaitu ibu yang memberikan PMT dini. Data diambil menggunakan kuisioner BSES-SF yang terdiri dari 12 pertanyaan dan pengukuran berat badan bayi. Data dianalisis menggunakan uji Sommer’s D. Skor BSE dipengaruhi oleh faktor berat badan bayi usia 0-6 bulan dan hasil penelitian didapatkan skor BSE rendah sebanyak 11 (47,8%) namun berat badan terbanyak yaitu berat badan yang mengalami kenaikan sebanyak 11 (47,8%). Hal itu dipengaruhi faktor psikologis, faktor fisik ibu, makanan ibu, dan nutrisi bayi yang bisa didapatkan dari MPASI. Sebagian responden masih menganggap bahwa pemberian ASI esklusif saja tanpa makanan atau minuman pendamping lain masih menyebabkan bayi rewel dan nutrisi belum tercukupi sehingga ibu kurang percaya diri dalam menyusui bayinya. Terdapat hubungan breastfeeding self-efficacy dengan berat badan bayi usia 0-6 bulan  dengan nilai p-value 0,000 (<0,05), nilai (r) adalah 0,813 yang menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan hubungan yang sangat kuat.